|
View:
New views
12 Messages
—
Rating Filter:
Alert me
|
|
|
AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) Sehebat alam semesta, ia tak akan ada artinya bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar- an, termasuk manusia. Dalam memberi arti pada alam semesta itulah, manusia sekaligus menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan memang untuk itulah ia diadakan. Melupa kan tugas mendasar itu sama saja menurun- kan derajatnya sendiri. Dear all, para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua. Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian / explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia.., sebagai upaya penyeimbang akan fakta adanya banyak paham perbedaan manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai sekarang. Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri. Memang diperlukan sedikit ke arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam sekeliling manusia YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA. Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat. ------- >> 1. Pada umumnya..manusia.., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air merupakan zat yang amat sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis..sudah disediakan oleh alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada . Air..laut..menguap..karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut. Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air : Filosofi Air Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan. Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah Air mematikan api dan membersihkan kotoran. Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri Dalam bentuk uap dan kembali mengembun. Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali. Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati. Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan. Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang Namun selalu menang pada akhir perjuangannya. (* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu ) 2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus dimanfaatkan karena dalam proses tahap ini kita berkesempatan untuk memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran yang idealnya harus bertambah maju dan anggun serta mulia , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan, merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya, sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya..sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya serta mencoba menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan. 3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di bukit gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia di tempat alaminya. Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan penghakiman. 4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak bijaksana JIKA bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi atau ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ). Siapapun harus melakukan perjalanannya sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan bimbingan guru dari dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi ). 5.Sebuah proses perjalanan..hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan. Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana semestinya perjalanan diri ini menuju. ---------- >> ( bersambung segera ) |
|
|
Bls: to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )KANG Mas Sudrajat Sekedar urun rembug bersama issue ini Terima kasih Mengenal Allah Mengapa kita perlu membahas masalah ma'rifatullah? Tidak akan ada gerak tanpa motivasi. Tentu saja upaya untuk mengetahui masalah asal-usul keberadaan semesta juga tidak dapat terlaksana tanpa motivasi dan dorongan. Para filsuf dan ilmuwan menyebutkan tiga faktor fundamental dalam rangka mengenal Tuhan. Faktor tersebut senada dengan apa disinggung secara jelas oleh al-Qur'an, antara lain: a. Motivasi Akal b. Motivasi Fitri c. Motivasi Kasih a. Motivasi Akal Setiap manusia pecinta kesempurnaan. Kecintaan ini bersifat substansial dan merata. Hanya saja, setiap orang melihat kesempurnaannya pada suatu hal tertentu, lalu mengusahakannya. Ada sekelompok orang yang, alih-alih mengejar air, mengejar kepuasan dan kesempurnaan semu serta mengira bahwa itu adalah realitas. Motivasi ini kerap disebut sebagai "naluri mencari keuntungan dan menghindari kerugian". Lantaran naluri ini, manusia melihat dirinya memiliki tugas untuk menyikapi secara serius hubungannya dengan segala hal yang bertalian dengan nasibnya (dari perspektif untung dan rugi). Akan tetapi, menyebut kecintaan ini sebagai naluri (gharizah) bukanlah suatu hal yang mudah, karena naluri biasanya digunakan pada hal-hal yang memiliki efek tanpa intervensi pemikiran dalam pelbagai perbuatan manusia atau segala makhluk lainya. Atas alasan ini, dalam urusan dunia fauna, istilah ini juga sering dipakai. Oleh karena itu, lebih baik kita menggunakan istilah "kecendrungan-kecendrungan transendental" yang digunakan oleh sebagian orang dalam masalah ini. Secara umum, cinta pada kesempurnaan dan cenderung kepada keuntungan spiritual dan material serta menghindar dari segala bentuk kerugian mengarahkan seseorang untuk meneliti kemungkinan (ihtimâl) diperoleh atau tidaknya. Yakni, semakin kemungkinan memperoleh keuntungan itu kuat, atau semakin terjadinya kerugian itu besar, penelitian atas masalah ini semakin penting. Adalah mustahil bagi seseorang yang memberikan kemungkinan tentang suatu perkara yang akan menentukan nasibnya, namun ia tidak memandang dirinya bertanggung jawab untuk meneliti perkara tersebut. Dalam kategori ini, iman kepada Allah dan pengkajian agama merupakan perkara yang niscaya. Sebab, teks-teks agama banyak memuat persoalan nasib dan persoalan baik-buruk perilaku manusia yang berhubungan erat dengan iman. Dalam menjelaskan masalah ini, sebagian orang membawakan beberapa perumpamaan. Misalnya, "Anggaplah kita melihat seseorang yang berada di persimpangan dua jalan. Kepada dirinya ia berkata, 'Tinggal di tempat ini sangat berbahaya, dan memilih jalan ini juga berbahaya, sedangkan jalan yang lain adalah jalan keselamatan.' Kemudian, ia menguraikan indikasi-indikasi dan bukti-bukti untuk keduanya. Tentu, ia perlu meneliti dua jalan di hadapannya itu. Mengabaikan kedua-duanya adalah bertentangan dengan akal sehat." Kaidah akal "menghindari kerugian yang mungkin ada" yang popular ini merupakan turunan dari motivasi akal. Kepada Nabi saw., Al-Qur'an menegaskan, "Katakanlah, 'Bagaimanakah pendapat Kamu seandainya Al-Qur'an ini berasal dari sisi Allah, kemudian Kamu mengingkarinya, siapakah yang lebih sesat dari orang yang selalu berada dalam penyimpangan yang jauh?'" (Qs. Fushshilat [41]: 52) Tentu saja, ayat ini tidak ditujukan kepada mereka yang enggan menggunakan argumentasi logis. Sejatinya, bila ayat ini ditujukan kepada orang-orang keras kepala, pongah, dan fanatik, maka ia menyatakan bahwa sekiranya Anda menolak mutlak akan kebenaran Al-Qur'an, Tauhid dan adanya kehidupan setelah kematian (ma'âd), niscaya tidak ada argumentasi yang dapat menafikan semua kebenaran ini. Dengan demikian, kemungkinan yang tersisa adalah bahwa ajakan Al-Qur'an dan perkara hari kebangkitan sungguh sebuah kebenaran. Pada titik ini, pikirkanlah nasib buruk yang kelak akan Anda hadapi akibat kesesatan dan penentangan tak berdasar yang Anda lakukan terhadap ajakan Ilahi ini. Pesan ayat ini serupa dengan apa yang disampaikan oleh para Imam Maksum a.s. dalam menghadapi orang-orang yang keras kepala pada kesempatan terakhir, sebagaimana hadis yang diriwayatkan dalam Al-Kâfî. Marilah kita simak bersama! Banyak informasi yang telah disampaikan kepada Imam Ash-Shadiq a.s. tentang Ibn Abi Al-Aujah; seorang materialis dan ateis. Sampai akhirnya mereka bertemu di musim haji. Sebagian dari sahabat Imam berkata, "Rupanya Ibn Abi al-Aujah kini telah memeluk Islam". Imam berkata, "Ia kini lebih gelap dan lebih buta hatinya. Ia tidak akan pernah menjadi Muslim". Tatkala melihat Imam, ia berkata, "Salam Sejahtera, wahai Tuanku!" Imam menjawab dengan melontarkan pertanyaan kepadanya, "Untuk apa engkau datang kemari?" Ia menjawab, "Di samping sudah menjadi kebiasaan kami, juga tradisi lingkungan menuntut demikian, aku hendak menyaksikan perbuatan orang-orang ini yang biasa dilakukan oleh para jin; menggundul kepala dan melempar jumrah." Imam berkata, "Engkau masih saja tetap sesat dan keras kepala, Wahai Abdul Karim." Sebelum Ibn Abi al-Aujah menjawab, Imam segera menukas, "Di musim haji ini, bukanlah tempat untuk berdebat!" Lalu beliau menepikan aba'ah-nya seraya berkata, "jika benar seperti yang kau katakan bahwa Allah dan Hari Kiamat itu tidak ada -padahal tidaklah demikian- maka di samping kami adalah orang-orang selamat, engkau juga demikian. Namun, jika benar apa yang kami yakini -dan memang demikian kenyataannya- maka kami termasuk orang-orang selamat, sedangkan engkau pasti binasa." Ibn Abi al-Aujah menatap orang-orang yang menyertainya dan berkata, "Di lubuk hatiku yang paling dalam aku merasakan luka. Bawalah aku kembali!" Mereka membawanya pulang. Tidak lama setelah itu, ia meninggal. b. Motivasi Kasih Sebuah pepatah mengatakan, "Al-Insân 'abidul ihsân" (Manusia adalah hamba kebaikan). Dengan kandungan yang sama, Imam Ali a.s. pernah berkata, "Al-Insân 'abdul ihsân" (Manusia adalah hamba kebaikan). Pada hadis lain, ia juga menegaskan, "Bil Ihsân tumlakul qulûb" (Dengan perbuatan baik, hati akan tertaklukkan). Juga sebuah hadis yang dinukil dari Imam Ali a.s. mengatakan: "Wa afdhil man syi'ta takun amîrah(u)" (Lakukan kebaikan kepada siapa saja, niscaya engkau menjadi tuannya). Akar dari semua pesan itu dapat dijumpai pada hadis Rasulullah saw., bahwa "Sesungguhnya Allah Swt. telah menjadikan hati takluk kepada siapa saja yang berbuat baik kepadanya dan murka terhadap siapa saja yang berlaku buruk kepadanya." Kesimpulan dari semua itu ialah; barangsiapa berbuat khidmat atau kebaikan kepada orang lain, niscaya ia (penerima kebaikan itu) memiliki kecendrungan untuk mengenal pelaku kebaikan itu dan berterima kasih kepadanya. Dan semakin tinggi nilai sebuah kebaikan, semakin takluk pula hati penerima dan semakin tinggi keinginannya untuk mengenal pemberi kebaikan itu. Namun, harus diperhatikan bahwa konsep "bersyukur kepada pemberi kebaikan" terlebih dahulu diakui oleh rasa kasih, jauh sebelum dibenarkan oleh akal sehat. Kami ingin mengakhiri bagian ini dengan sebuah syair dari pujangga Arab ternama sebagai sebuah isyarat kecil; Berbuat baiklah kepada insan, Niscaya hati mereka takluk kepada tuan, Demikianlah insan adalah budak ihsan. Dalam hadis Imam al-Baqir a.s. dikatakan, "Pada suatu malam, Rasulullah saw. berada di rumah 'Aisyah. 'Aisyah bertanya kepada beliau, 'Mengapa Anda begitu bersusah-payah untuk beribadah padahal Allah swt. telah mengampuni segala dosa Anda, baik yang telah terjadi maupun yang akan datang?' Nabi saw. menjawab, 'Apakah tidak pantas aku menjadi hamba yang bersyukur?'" b. Motivasi Fitrah Maksud fitrah di sini ialah perasaan-perasaan dan pengetahuan jiwa yang tidak memerlukan penalaran rasional. Ketika kita melihat sebuah pemandangan yang indah, atau sekuntum bunga yang semerbak mewangi dan warnanya yang mempesona, kita merasakan ketertarikan dan gairah di dalam diri kita. Ketertarikan ini disebut sebagai kecintaan kepada keindahan. Kita tidak memerlukan penalaran untuk mencntai keindahan ini. Ya, cinta keindahan adalah satu dari sekian kecendrungan transendental jiwa manusia. Upaya mengarahkan diri kepada agama, khususnya mengenal Tuhan, tidak hanya merupakan salah satu perasaan esensial (dzati) dalam relung jiwa manusia, tetapi juga sebagai salah satu dorongan yang paling kuat dalam fitrah dan jiwa seluruh manusia. Berdasarkan dalil ini, tidak satu kaum atau bangsa pun, di masa lalu atau kini, yang tidak menjadikan pikiran dan ruh sebagai hakim atas jenis agama atau ideologi. Dan kenyataan ini menunjukkan kemendasaran perasaan mendalam ini. Al-Qur'an, ketika menuturkan pengutusan nabi-nabi besar, seringkali menandaskan bahwa risalah utama mereka ialah memerangi syirik dan penyembahan berhala, bukan membuktikan keberadaan Tuhan, karena masalah terakhir ini memang telah tertanam di dalam lubuk hati setiap manusia. Dengan kata lain, manusia tidak menuntut masalah ini untuk menanamkannya pada setiap lubuk hati manusia. Akan tetapi, para nabi menuntut bagaimana menyirami pokok masalah itu dan membunuh hama dan belukar yang acapkali membuat kering dan layu pokok tersebut. Ungkapan "allâ ta'budû illallâh" atau "allâ ta'budû illâ iyyâh" (jangan sembah selain Allah) diterangkan dalam bentuk menegasikan berhala-berhala, bukan menetapkan keberadaan Tuhan. Pelbagai ucapan para nabi tentang realita ini telah diuraikan dengan jelas di dalam Al-Qur'an, di antaranya dakwah Nabi saw , Nabi Nuh , Nabi Yusuf , dan Nabi Hud . Terlepas dari semua ini, jiwa kita memiliki perasaan-perasaan fitri lain yang sangat mendasar. Di antaranya, ketertarikan yang luar biasa kepada pengetahuan. Apakah mungkin kita menyaksikan sistem menakjubkan di alam semesta yang luas ini tanpa kita terdesak untuk mengenal pencipta sistemnya? Apakah mungkin seorang ilmuwan yang telah meluangkan waktu dan susah-payah selama puluhan tahun untuk mengenal kehidupan habitat semut, atau ilmuwan yang lainnya dengan cucuran keringat telah menghabiskan waktu selama puluhan tahun untuk meneliti habitat burung, pepohonan, atau ikan-ikan di laut, tanpa tersisa dorongan selain cinta terhadap pengetahuan yang terpatri dalam lubuk hatinya? Apakah mungkin para ilmuwan ini tidak ingin mengenal sumber sejati samudera tak-bertepi ini semenjak azal (primordial) hingga abad (eternal)? Ketertarikan kepada pengetahuan adalah motivasi yang mengajak kita kepada ma'rifatullâh (mengenal Tuhan). Alhasil, Akal kita menuntun kita kepada pengenalan kepada Tuhan ini, rasa kasih menarik kita kepada keinginan untuk itu, dan fitrah kitalah yang mendorong kita bergerak ke arahnya. Citato: 110 Isu-isu Teologi Kontemporer "Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH" TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA Semoga Bermanfaat. Salam Utju Ali Basya Hp:+6281377273456 --- Pada Sen, 26/10/09, Sudrajat <sudrajat@...> menulis: Dari: Sudrajat <sudrajat@...> Judul: [Spiritual-Indonesia] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) Kepada: persaudaraan_universal@..., "'Berkas Cahaya Kesadaran'" <BeCeKa@...>, diskusi_gantharwa@..., Spiritual-Indonesia@... Cc: "Hanida Widyaningtyas" <hwidyaningtyas@...>, syafroni@... Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 6:56 AM “ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada artinya bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar- an, termasuk manusia. Dalam memberi arti pada alam semesta itulah, manusia sekaligus menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan memang untuk itulah ia diadakan. Melupa – kan tugas mendasar itu sama saja menurun- kan derajatnya sendiri. “ Dear all, para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua. Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian / explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia.., sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai sekarang. Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri. Memang diperlukan sedikit ke arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA. Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat. ------- >> 1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan zat yang amat sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan oleh alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada . Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut. Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air : Filosofi Air Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan. Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah Air mematikan api dan membersihkan kotoran. Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri Dalam bentuk uap dan kembali mengembun. Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali. Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati. Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan. Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang Namun selalu menang pada akhir perjuangannya. (* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu ) 2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini kita berkesempatan untuk memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju – membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran “ yang idealnya harus bertambah maju dan anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan, merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya, sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya.. sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya…serta…mencoba menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan. 3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia di tempat alaminya. Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan penghakiman. 4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak bijaksana JIKA bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi atau ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ). Siapapun harus melakukan perjalanannya sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru dari dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi ). 5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan. Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana semestinya perjalanan diri ini menuju. ---------- >> ( bersambung – segera ) Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini! http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/ |
|
|
Bls: to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )Salam,
Terimakasih diberi dongeng sebelum tidur sesuai kecerdasan yang mencertakannya. Wasalam, Wal Suparmo --- Pada Sen, 26/10/09, Utju Ali Basya <ua.basya@...> menulis: Dari: Utju Ali Basya <ua.basya@...> Judul: Bls: [Spiritual-Indonesia]to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) Kepada: Spiritual-Indonesia@... Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 10:22 PM KANG Mas Sudrajat Sekedar urun rembug bersama issue ini Terima kasih Mengenal Allah Mengapa kita perlu membahas masalah ma'rifatullah? Tidak akan ada gerak tanpa motivasi. Tentu saja upaya untuk mengetahui masalah asal-usul keberadaan semesta juga tidak dapat terlaksana tanpa motivasi dan dorongan. Para filsuf dan ilmuwan menyebutkan tiga faktor fundamental dalam rangka mengenal Tuhan. Faktor tersebut senada dengan apa disinggung secara jelas oleh al-Qur'an, antara lain: a. Motivasi Akal b. Motivasi Fitri c. Motivasi Kasih a. Motivasi Akal Setiap manusia pecinta kesempurnaan. Kecintaan ini bersifat substansial dan merata. Hanya saja, setiap orang melihat kesempurnaannya pada suatu hal tertentu, lalu mengusahakannya. Ada sekelompok orang yang, alih-alih mengejar air, mengejar kepuasan dan kesempurnaan semu serta mengira bahwa itu adalah realitas. Motivasi ini kerap disebut sebagai "naluri mencari keuntungan dan menghindari kerugian". Lantaran naluri ini, manusia melihat dirinya memiliki tugas untuk menyikapi secara serius hubungannya dengan segala hal yang bertalian dengan nasibnya (dari perspektif untung dan rugi). Akan tetapi, menyebut kecintaan ini sebagai naluri (gharizah) bukanlah suatu hal yang mudah, karena naluri biasanya digunakan pada hal-hal yang memiliki efek tanpa intervensi pemikiran dalam pelbagai perbuatan manusia atau segala makhluk lainya. Atas alasan ini, dalam urusan dunia fauna, istilah ini juga sering dipakai. Oleh karena itu, lebih baik kita menggunakan istilah "kecendrungan- kecendrungan transendental" yang digunakan oleh sebagian orang dalam masalah ini. Secara umum, cinta pada kesempurnaan dan cenderung kepada keuntungan spiritual dan material serta menghindar dari segala bentuk kerugian mengarahkan seseorang untuk meneliti kemungkinan (ihtimâl) diperoleh atau tidaknya. Yakni, semakin kemungkinan memperoleh keuntungan itu kuat, atau semakin terjadinya kerugian itu besar, penelitian atas masalah ini semakin penting. Adalah mustahil bagi seseorang yang memberikan kemungkinan tentang suatu perkara yang akan menentukan nasibnya, namun ia tidak memandang dirinya bertanggung jawab untuk meneliti perkara tersebut. Dalam kategori ini, iman kepada Allah dan pengkajian agama merupakan perkara yang niscaya. Sebab, teks-teks agama banyak memuat persoalan nasib dan persoalan baik-buruk perilaku manusia yang berhubungan erat dengan iman. Dalam menjelaskan masalah ini, sebagian orang membawakan beberapa perumpamaan. Misalnya, "Anggaplah kita melihat seseorang yang berada di persimpangan dua jalan. Kepada dirinya ia berkata, 'Tinggal di tempat ini sangat berbahaya, dan memilih jalan ini juga berbahaya, sedangkan jalan yang lain adalah jalan keselamatan. ' Kemudian, ia menguraikan indikasi-indikasi dan bukti-bukti untuk keduanya. Tentu, ia perlu meneliti dua jalan di hadapannya itu. Mengabaikan kedua-duanya adalah bertentangan dengan akal sehat." Kaidah akal "menghindari kerugian yang mungkin ada" yang popular ini merupakan turunan dari motivasi akal. Kepada Nabi saw., Al-Qur'an menegaskan, "Katakanlah, 'Bagaimanakah pendapat Kamu seandainya Al-Qur'an ini berasal dari sisi Allah, kemudian Kamu mengingkarinya, siapakah yang lebih sesat dari orang yang selalu berada dalam penyimpangan yang jauh?'" (Qs. Fushshilat [41]: 52) Tentu saja, ayat ini tidak ditujukan kepada mereka yang enggan menggunakan argumentasi logis. Sejatinya, bila ayat ini ditujukan kepada orang-orang keras kepala, pongah, dan fanatik, maka ia menyatakan bahwa sekiranya Anda menolak mutlak akan kebenaran Al-Qur'an, Tauhid dan adanya kehidupan setelah kematian (ma'âd), niscaya tidak ada argumentasi yang dapat menafikan semua kebenaran ini. Dengan demikian, kemungkinan yang tersisa adalah bahwa ajakan Al-Qur'an dan perkara hari kebangkitan sungguh sebuah kebenaran. Pada titik ini, pikirkanlah nasib buruk yang kelak akan Anda hadapi akibat kesesatan dan penentangan tak berdasar yang Anda lakukan terhadap ajakan Ilahi ini. Pesan ayat ini serupa dengan apa yang disampaikan oleh para Imam Maksum a.s. dalam menghadapi orang-orang yang keras kepala pada kesempatan terakhir, sebagaimana hadis yang diriwayatkan dalam Al-Kâfî. Marilah kita simak bersama! Banyak informasi yang telah disampaikan kepada Imam Ash-Shadiq a.s. tentang Ibn Abi Al-Aujah; seorang materialis dan ateis. Sampai akhirnya mereka bertemu di musim haji. Sebagian dari sahabat Imam berkata, "Rupanya Ibn Abi al-Aujah kini telah memeluk Islam". Imam berkata, "Ia kini lebih gelap dan lebih buta hatinya. Ia tidak akan pernah menjadi Muslim". Tatkala melihat Imam, ia berkata, "Salam Sejahtera, wahai Tuanku!" Imam menjawab dengan melontarkan pertanyaan kepadanya, "Untuk apa engkau datang kemari?" Ia menjawab, "Di samping sudah menjadi kebiasaan kami, juga tradisi lingkungan menuntut demikian, aku hendak menyaksikan perbuatan orang-orang ini yang biasa dilakukan oleh para jin; menggundul kepala dan melempar jumrah." Imam berkata, "Engkau masih saja tetap sesat dan keras kepala, Wahai Abdul Karim." Sebelum Ibn Abi al-Aujah menjawab, Imam segera menukas, "Di musim haji ini, bukanlah tempat untuk berdebat!" Lalu beliau menepikan aba'ah-nya seraya berkata, "jika benar seperti yang kau katakan bahwa Allah dan Hari Kiamat itu tidak ada -padahal tidaklah demikian- maka di samping kami adalah orang-orang selamat, engkau juga demikian. Namun, jika benar apa yang kami yakini -dan memang demikian kenyataannya- maka kami termasuk orang-orang selamat, sedangkan engkau pasti binasa." Ibn Abi al-Aujah menatap orang-orang yang menyertainya dan berkata, "Di lubuk hatiku yang paling dalam aku merasakan luka. Bawalah aku kembali!" Mereka membawanya pulang. Tidak lama setelah itu, ia meninggal. b. Motivasi Kasih Sebuah pepatah mengatakan, "Al-Insân 'abidul ihsân" (Manusia adalah hamba kebaikan). Dengan kandungan yang sama, Imam Ali a.s. pernah berkata, "Al-Insân 'abdul ihsân" (Manusia adalah hamba kebaikan). Pada hadis lain, ia juga menegaskan, "Bil Ihsân tumlakul qulûb" (Dengan perbuatan baik, hati akan tertaklukkan) . Juga sebuah hadis yang dinukil dari Imam Ali a.s. mengatakan: "Wa afdhil man syi'ta takun amîrah(u)" (Lakukan kebaikan kepada siapa saja, niscaya engkau menjadi tuannya). Akar dari semua pesan itu dapat dijumpai pada hadis Rasulullah saw., bahwa "Sesungguhnya Allah Swt. telah menjadikan hati takluk kepada siapa saja yang berbuat baik kepadanya dan murka terhadap siapa saja yang berlaku buruk kepadanya." Kesimpulan dari semua itu ialah; barangsiapa berbuat khidmat atau kebaikan kepada orang lain, niscaya ia (penerima kebaikan itu) memiliki kecendrungan untuk mengenal pelaku kebaikan itu dan berterima kasih kepadanya. Dan semakin tinggi nilai sebuah kebaikan, semakin takluk pula hati penerima dan semakin tinggi keinginannya untuk mengenal pemberi kebaikan itu. Namun, harus diperhatikan bahwa konsep "bersyukur kepada pemberi kebaikan" terlebih dahulu diakui oleh rasa kasih, jauh sebelum dibenarkan oleh akal sehat. Kami ingin mengakhiri bagian ini dengan sebuah syair dari pujangga Arab ternama sebagai sebuah isyarat kecil; Berbuat baiklah kepada insan, Niscaya hati mereka takluk kepada tuan, Demikianlah insan adalah budak ihsan. Dalam hadis Imam al-Baqir a.s. dikatakan, "Pada suatu malam, Rasulullah saw. berada di rumah 'Aisyah. 'Aisyah bertanya kepada beliau, 'Mengapa Anda begitu bersusah-payah untuk beribadah padahal Allah swt. telah mengampuni segala dosa Anda, baik yang telah terjadi maupun yang akan datang?' Nabi saw. menjawab, 'Apakah tidak pantas aku menjadi hamba yang bersyukur?'" b. Motivasi Fitrah Maksud fitrah di sini ialah perasaan-perasaan dan pengetahuan jiwa yang tidak memerlukan penalaran rasional. Ketika kita melihat sebuah pemandangan yang indah, atau sekuntum bunga yang semerbak mewangi dan warnanya yang mempesona, kita merasakan ketertarikan dan gairah di dalam diri kita. Ketertarikan ini disebut sebagai kecintaan kepada keindahan. Kita tidak memerlukan penalaran untuk mencntai keindahan ini. Ya, cinta keindahan adalah satu dari sekian kecendrungan transendental jiwa manusia. Upaya mengarahkan diri kepada agama, khususnya mengenal Tuhan, tidak hanya merupakan salah satu perasaan esensial (dzati) dalam relung jiwa manusia, tetapi juga sebagai salah satu dorongan yang paling kuat dalam fitrah dan jiwa seluruh manusia. Berdasarkan dalil ini, tidak satu kaum atau bangsa pun, di masa lalu atau kini, yang tidak menjadikan pikiran dan ruh sebagai hakim atas jenis agama atau ideologi. Dan kenyataan ini menunjukkan kemendasaran perasaan mendalam ini. Al-Qur'an, ketika menuturkan pengutusan nabi-nabi besar, seringkali menandaskan bahwa risalah utama mereka ialah memerangi syirik dan penyembahan berhala, bukan membuktikan keberadaan Tuhan, karena masalah terakhir ini memang telah tertanam di dalam lubuk hati setiap manusia. Dengan kata lain, manusia tidak menuntut masalah ini untuk menanamkannya pada setiap lubuk hati manusia. Akan tetapi, para nabi menuntut bagaimana menyirami pokok masalah itu dan membunuh hama dan belukar yang acapkali membuat kering dan layu pokok tersebut. Ungkapan "allâ ta'budû illallâh" atau "allâ ta'budû illâ iyyâh" (jangan sembah selain Allah) diterangkan dalam bentuk menegasikan berhala-berhala, bukan menetapkan keberadaan Tuhan. Pelbagai ucapan para nabi tentang realita ini telah diuraikan dengan jelas di dalam Al-Qur'an, di antaranya dakwah Nabi saw , Nabi Nuh , Nabi Yusuf , dan Nabi Hud . Terlepas dari semua ini, jiwa kita memiliki perasaan-perasaan fitri lain yang sangat mendasar. Di antaranya, ketertarikan yang luar biasa kepada pengetahuan. Apakah mungkin kita menyaksikan sistem menakjubkan di alam semesta yang luas ini tanpa kita terdesak untuk mengenal pencipta sistemnya? Apakah mungkin seorang ilmuwan yang telah meluangkan waktu dan susah-payah selama puluhan tahun untuk mengenal kehidupan habitat semut, atau ilmuwan yang lainnya dengan cucuran keringat telah menghabiskan waktu selama puluhan tahun untuk meneliti habitat burung, pepohonan, atau ikan-ikan di laut, tanpa tersisa dorongan selain cinta terhadap pengetahuan yang terpatri dalam lubuk hatinya? Apakah mungkin para ilmuwan ini tidak ingin mengenal sumber sejati samudera tak-bertepi ini semenjak azal (primordial) hingga abad (eternal)? Ketertarikan kepada pengetahuan adalah motivasi yang mengajak kita kepada ma'rifatullâh (mengenal Tuhan). Alhasil, Akal kita menuntun kita kepada pengenalan kepada Tuhan ini, rasa kasih menarik kita kepada keinginan untuk itu, dan fitrah kitalah yang mendorong kita bergerak ke arahnya. Citato: 110 Isu-isu Teologi Kontemporer "Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH" TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA Semoga Bermanfaat. Salam Utju Ali Basya Hp:+6281377273456 --- Pada Sen, 26/10/09, Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com> menulis: Dari: Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com> Judul: [Spiritual-Indonesi a] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) Kepada: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com, "'Berkas Cahaya Kesadaran'" <BeCeKa@yahoogroups. com>, diskusi_gantharwa@ googlegroups. com, Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com Cc: "Hanida Widyaningtyas" <hwidyaningtyas@ maitland- smith.co. id>, syafroni@mkpi. panasonic. co.id Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 6:56 AM “ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada artinya bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar- an, termasuk manusia. Dalam memberi arti pada alam semesta itulah, manusia sekaligus menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan memang untuk itulah ia diadakan. Melupa – kan tugas mendasar itu sama saja menurun- kan derajatnya sendiri. “ Dear all, para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua. Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian / explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia.., sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai sekarang. Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri. Memang diperlukan sedikit ke arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA. Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat. ------- >> 1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan zat yang amat sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan oleh alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada . Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut. Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air : Filosofi Air Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan. Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah Air mematikan api dan membersihkan kotoran. Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri Dalam bentuk uap dan kembali mengembun. Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali. Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati. Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan. Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang Namun selalu menang pada akhir perjuangannya. (* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu ) 2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini kita berkesempatan untuk memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju – membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran “ yang idealnya harus bertambah maju dan anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan, merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya, sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya.. sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya…serta…mencoba menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan. 3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia di tempat alaminya. Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan penghakiman. 4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak bijaksana JIKA bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi atau ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ). Siapapun harus melakukan perjalanannya sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru dari dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi ). 5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan. Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana semestinya perjalanan diri ini menuju. ---------- >> ( bersambung – segera ) Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini! Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser. Dapatkan IE8 di sini! http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer |
|
|
Re: Bls: to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )Kebanyakan manusia mdern yang cerdas dan berpendidikan tinggi tetap cemas melepaskan pegangan terhadap dogma agama. Mereka biasanya malu nalu tak pernah komen dalam perbincangan mengenai hal ini. mengatakan tak percaya, takut, mengatakan percaya seratus persen juga bingung.
Bagaimana pendapat sdr Utju, Panji, dan lain lain? --- In Spiritual-Indonesia@..., Wal Suparmo <wal.suparmo@...> wrote: > > Salam, > Terimakasih diberi dongeng sebelum tidur sesuai kecerdasan yang mencertakannya. > Wasalam, > Wal Suparmo > > --- Pada Sen, 26/10/09, Utju Ali Basya <ua.basya@...> menulis: > > Dari: Utju Ali Basya <ua.basya@...> > Judul: Bls: [Spiritual-Indonesia]to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) > Kepada: Spiritual-Indonesia@... > Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 10:22 PM > > > > > > >  > > > > > > > > KANG Mas Sudrajat > > Sekedar urun rembug > bersama issue ini > > Terima kasih > > Mengenal Allah > > Mengapa kita > perlu membahas masalah ma'rifatullah? > >  Tidak akan ada gerak tanpa motivasi. Tentu saja upaya untuk mengetahui masalah asal-usul > keberadaan semesta juga tidak dapat terlaksana tanpa motivasi dan dorongan. Para filsuf dan ilmuwan menyebutkan tiga faktor > fundamental dalam rangka mengenal Tuhan. Faktor tersebut senada dengan apa > disinggung secara jelas oleh al-Qur'an, antara lain: > >       a. Motivasi Akal > >       b. Motivasi Fitri > >       c. Motivasi Kasih > > a. Motivasi Akal > >       Setiap manusia > pecinta kesempurnaan. Kecintaan ini bersifat substansial dan merata. Hanya > saja, setiap orang melihat kesempurnaannya pada suatu hal tertentu, lalu > mengusahakannya. Ada sekelompok orang yang, alih-alih mengejar air, mengejar > kepuasan dan kesempurnaan semu serta mengira bahwa itu adalah realitas. > Motivasi ini kerap disebut sebagai "naluri mencari keuntungan dan > menghindari kerugian". Lantaran naluri ini, manusia melihat dirinya memiliki > tugas untuk menyikapi secara serius hubungannya dengan segala hal yang > bertalian dengan nasibnya (dari perspektif untung dan rugi). Akan tetapi, > menyebut kecintaan ini sebagai naluri (gharizah) bukanlah suatu hal yang > mudah, karena naluri biasanya digunakan pada hal-hal yang memiliki efek tanpa > intervensi pemikiran dalam pelbagai perbuatan manusia atau segala makhluk > lainya. Atas alasan ini, dalam urusan dunia fauna, istilah ini juga sering > dipakai. > >       Oleh karena itu, > lebih baik kita menggunakan istilah "kecendrungan- kecendrungan > transendental" yang digunakan oleh sebagian orang dalam masalah ini. > Secara umum, cinta pada kesempurnaan dan cenderung kepada keuntungan spiritual > dan material serta menghindar dari segala bentuk kerugian mengarahkan seseorang > untuk meneliti kemungkinan (ihtimâl) diperoleh atau tidaknya. Yakni, semakin > kemungkinan memperoleh keuntungan itu kuat, atau semakin terjadinya kerugian > itu besar, penelitian atas masalah ini semakin penting. Adalah mustahil bagi > seseorang yang memberikan kemungkinan tentang suatu perkara yang akan > menentukan nasibnya, namun ia tidak memandang dirinya bertanggung jawab untuk > meneliti perkara tersebut. Dalam kategori ini, iman kepada Allah dan pengkajian > agama merupakan perkara yang niscaya. Sebab, teks-teks agama banyak memuat > persoalan nasib dan persoalan baik-buruk perilaku manusia yang berhubungan erat > dengan iman. Dalam menjelaskan masalah ini, sebagian orang membawakan beberapa > perumpamaan. Misalnya, "Anggaplah kita melihat seseorang yang berada di > persimpangan dua jalan. Kepada dirinya ia berkata, 'Tinggal di tempat ini > sangat berbahaya, dan memilih jalan ini juga berbahaya, sedangkan jalan yang > lain adalah jalan keselamatan. ' Kemudian, ia menguraikan indikasi-indikasi dan > bukti-bukti untuk keduanya. Tentu, ia perlu meneliti dua jalan di hadapannya > itu. Mengabaikan kedua-duanya adalah bertentangan dengan akal sehat." > Kaidah akal "menghindari kerugian yang mungkin ada" yang popular ini > merupakan turunan dari motivasi akal. Kepada Nabi saw., Al-Qur'an menegaskan, "Katakanlah, > 'Bagaimanakah pendapat Kamu seandainya Al-Qur'an ini berasal dari sisi Allah, > kemudian Kamu mengingkarinya, siapakah yang lebih sesat dari orang yang selalu > berada dalam penyimpangan yang jauh?'" (Qs. Fushshilat [41]: 52) Tentu > saja, ayat ini tidak ditujukan kepada mereka yang enggan menggunakan > argumentasi logis. Sejatinya, bila ayat ini ditujukan kepada orang-orang keras > kepala, pongah, dan fanatik, maka ia menyatakan bahwa sekiranya Anda menolak > mutlak akan kebenaran Al-Qur'an, Tauhid dan adanya kehidupan setelah kematian (ma'âd), > niscaya tidak ada argumentasi yang dapat menafikan semua kebenaran ini. Dengan > demikian, kemungkinan yang tersisa adalah bahwa ajakan Al-Qur'an dan perkara > hari kebangkitan sungguh sebuah kebenaran. Pada titik ini, pikirkanlah nasib > buruk yang kelak akan Anda hadapi akibat kesesatan dan penentangan tak berdasar > yang Anda lakukan terhadap ajakan Ilahi ini. Pesan ayat ini serupa dengan apa > yang disampaikan oleh para Imam Maksum a.s. dalam menghadapi orang-orang yang > keras kepala pada kesempatan terakhir, sebagaimana hadis yang diriwayatkan > dalam Al-Kâfî. > >       Marilah kita simak > bersama! Banyak informasi yang telah disampaikan kepada Imam Ash-Shadiq a.s. > tentang Ibn Abi Al-Aujah; seorang materialis dan ateis. Sampai akhirnya mereka > bertemu di musim haji. Sebagian dari sahabat Imam berkata, "Rupanya Ibn > Abi al-Aujah kini telah memeluk Islam". Imam berkata, "Ia kini lebih > gelap dan lebih buta hatinya. Ia tidak akan pernah menjadi Muslim". > Tatkala melihat Imam, ia berkata, "Salam Sejahtera, wahai Tuanku!" > Imam menjawab dengan melontarkan pertanyaan kepadanya, "Untuk apa engkau > datang kemari?" Ia menjawab, "Di samping sudah menjadi kebiasaan > kami, juga tradisi lingkungan menuntut demikian, aku hendak menyaksikan > perbuatan orang-orang ini yang biasa dilakukan oleh para jin; menggundul kepala > dan melempar jumrah." Imam berkata, "Engkau masih saja tetap sesat > dan keras kepala, Wahai Abdul Karim." Sebelum Ibn Abi al-Aujah menjawab, > Imam segera menukas, "Di musim haji ini, bukanlah tempat untuk > berdebat!" Lalu beliau menepikan aba'ah-nya seraya berkata, "jika > benar seperti yang kau katakan bahwa Allah dan Hari Kiamat itu tidak ada > -padahal tidaklah demikian- maka di samping kami adalah orang-orang selamat, > engkau juga demikian. Namun, jika benar apa yang kami yakini -dan memang > demikian kenyataannya- maka kami termasuk orang-orang selamat, sedangkan engkau > pasti binasa." Ibn Abi al-Aujah menatap orang-orang yang menyertainya dan > berkata, "Di lubuk hatiku yang paling dalam aku merasakan luka. Bawalah > aku kembali!" Mereka membawanya pulang. Tidak lama setelah itu, ia > meninggal. > > b. Motivasi Kasih > >       Sebuah pepatah > mengatakan, "Al-Insân 'abidul ihsân" (Manusia adalah hamba > kebaikan). Dengan kandungan yang sama, Imam Ali a.s. pernah berkata, > "Al-Insân 'abdul ihsân" (Manusia adalah hamba kebaikan). Pada > hadis lain, ia juga menegaskan, "Bil Ihsân tumlakul qulûb" > (Dengan perbuatan baik, hati akan tertaklukkan) . Juga sebuah hadis yang dinukil > dari Imam Ali a.s. mengatakan: "Wa afdhil man syi'ta takun > amîrah(u)" (Lakukan kebaikan kepada siapa saja, niscaya engkau menjadi > tuannya). Akar dari semua pesan itu dapat dijumpai pada hadis Rasulullah saw., > bahwa "Sesungguhnya Allah Swt. telah menjadikan hati takluk kepada siapa > saja yang berbuat baik kepadanya dan murka terhadap siapa saja yang berlaku > buruk kepadanya." Kesimpulan dari semua itu ialah; barangsiapa berbuat > khidmat atau kebaikan kepada orang lain, niscaya ia (penerima kebaikan itu) > memiliki kecendrungan untuk mengenal pelaku kebaikan itu dan berterima kasih > kepadanya. Dan semakin tinggi nilai sebuah kebaikan, semakin takluk pula hati > penerima dan semakin tinggi keinginannya untuk mengenal pemberi kebaikan itu. > Namun, harus diperhatikan bahwa konsep "bersyukur kepada pemberi > kebaikan" terlebih dahulu diakui oleh rasa kasih, jauh sebelum dibenarkan > oleh akal sehat. Kami ingin mengakhiri bagian ini dengan sebuah syair dari > pujangga Arab ternama sebagai sebuah isyarat kecil; > >       Berbuat baiklah > kepada insan, > >       Niscaya hati > mereka takluk kepada tuan, > >       Demikianlah insan adalah budak ihsan. > >       Dalam hadis Imam > al-Baqir a.s. dikatakan, "Pada suatu malam, Rasulullah saw. berada di > rumah 'Aisyah. 'Aisyah bertanya kepada beliau, 'Mengapa Anda begitu > bersusah-payah untuk beribadah padahal Allah swt. telah mengampuni segala dosa > Anda, baik yang telah terjadi maupun yang akan datang?' Nabi saw. menjawab, > 'Apakah tidak pantas aku menjadi hamba yang bersyukur?'" > > b. Motivasi Fitrah > >       Maksud fitrah di > sini ialah perasaan-perasaan dan pengetahuan jiwa yang tidak memerlukan > penalaran rasional. Ketika kita melihat sebuah pemandangan yang indah, atau > sekuntum bunga yang semerbak mewangi dan warnanya yang mempesona, kita > merasakan ketertarikan dan gairah di dalam diri kita. Ketertarikan ini disebut > sebagai kecintaan kepada keindahan. Kita tidak memerlukan penalaran untuk > mencntai keindahan ini. Ya, cinta keindahan adalah satu dari sekian > kecendrungan transendental jiwa manusia. Upaya mengarahkan diri kepada agama, > khususnya mengenal Tuhan, tidak hanya merupakan salah satu perasaan esensial > (dzati) dalam relung jiwa manusia, tetapi juga sebagai salah satu dorongan yang > paling kuat dalam fitrah dan jiwa seluruh manusia. Berdasarkan dalil ini, tidak > satu kaum atau bangsa pun, di masa lalu atau kini, yang tidak menjadikan > pikiran dan ruh sebagai hakim atas jenis agama atau ideologi. Dan kenyataan ini menunjukkan kemendasaran perasaan > mendalam ini. > >       Al-Qur'an, > ketika menuturkan pengutusan nabi-nabi besar, seringkali menandaskan bahwa > risalah utama mereka ialah memerangi syirik dan penyembahan berhala, bukan > membuktikan keberadaan Tuhan, karena masalah terakhir ini memang telah tertanam > di dalam lubuk hati setiap manusia. Dengan kata lain, manusia tidak menuntut > masalah ini untuk menanamkannya pada setiap lubuk hati manusia. Akan tetapi, > para nabi menuntut bagaimana menyirami pokok masalah itu dan membunuh hama dan belukar yang > acapkali membuat kering dan layu pokok tersebut. Ungkapan "allâ ta'budû > illallâh" atau "allâ ta'budû illâ iyyâh" (jangan > sembah selain Allah) diterangkan dalam bentuk menegasikan berhala-berhala, > bukan menetapkan keberadaan Tuhan. Pelbagai ucapan para nabi tentang realita > ini telah diuraikan dengan jelas di dalam Al-Qur'an, di antaranya dakwah Nabi > saw , Nabi Nuh , Nabi Yusuf , dan Nabi Hud . > >       Terlepas dari > semua ini, jiwa kita memiliki perasaan-perasaan fitri lain yang sangat > mendasar. Di antaranya, ketertarikan yang luar biasa kepada pengetahuan. Apakah > mungkin kita menyaksikan sistem menakjubkan di alam semesta yang luas ini tanpa > kita terdesak untuk mengenal pencipta sistemnya? Apakah mungkin seorang ilmuwan > yang telah meluangkan waktu dan susah-payah selama puluhan tahun untuk mengenal > kehidupan habitat semut, atau ilmuwan yang lainnya dengan cucuran keringat > telah menghabiskan waktu selama puluhan tahun untuk meneliti habitat burung, > pepohonan, atau ikan-ikan di laut, tanpa tersisa dorongan selain cinta terhadap > pengetahuan yang terpatri dalam lubuk hatinya? Apakah mungkin para ilmuwan ini > tidak ingin mengenal sumber sejati samudera tak-bertepi ini semenjak azal > (primordial) hingga abad (eternal)? Ketertarikan kepada pengetahuan adalah > motivasi yang mengajak kita kepada ma'rifatullâh (mengenal Tuhan). Alhasil, > Akal kita menuntun kita kepada pengenalan kepada Tuhan ini, rasa kasih menarik > kita kepada keinginan untuk itu, dan fitrah kitalah yang mendorong kita > bergerak ke arahnya. > > Citato: 110 Isu-isu Teologi Kontemporer > >  > >  > > > > "Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH" TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA Semoga Bermanfaat. >           Salam    Utju Ali Basya  Hp:+6281377273456  > > --- Pada Sen, 26/10/09, Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com> menulis: > > Dari: Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com> > Judul: [Spiritual-Indonesi a] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) > Kepada: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com, "'Berkas Cahaya Kesadaran'" <BeCeKa@yahoogroups. com>, diskusi_gantharwa@ googlegroups. com, Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com > Cc: "Hanida Widyaningtyas" <hwidyaningtyas@ maitland- smith.co. id>, syafroni@mkpi. panasonic. co.id > Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 6:56 AM > > > > > > >  > > > > > > > > > > >  > > â Sehebat alam semesta, > ia tak akan ada artinya > > bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang > > bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar- > > an, termasuk manusia. Dalam memberi arti > >  pada alam semesta itulah, > manusia sekaligus > >  menjadi saksi kebesaran sang > Pencipta. Dan > > memang untuk itulah ia diadakan. Melupa â" > > kan tugas mendasar itu sama > saja menurun- > > kan derajatnya sendiri. > â    > > > >  > > > >  > >  > >  > > Dear all, para sahabat arief > billah.. para kadhag sedulur semua. > >  > > Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian / > explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia.., > sebagai upaya penyeimbangâ¦akan fakta adanya banyak paham perbedaan > manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai > sekarang. > >  > > Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di > sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri. Memang diperlukan sedikit ke arifan dari > dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya > manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam > sekeliling manusiaâ¦YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA. > >  > > Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan > sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat. > >  > > ------- >> > >  > > 1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh > Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih > banyak unsur air/zat cairnya. Airâ¦merupakan zat yang amat > sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur > lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan oleh alam > ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada . > Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai > akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut. > > Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air : > > Filosofi Air > > Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang > sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan > ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, > keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung > sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya > lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan. > > > > Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah > > Air mematikan api dan membersihkan kotoran. > > Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan > diri > > Dalam bentuk uap dan kembali mengembun. > > Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu > > Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok > > untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali. > > > > > > Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati > > Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala > kerendahan hati. > > Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun > > Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan. > > Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang > > Namun selalu menang pada akhir perjuangannya. > > > > (* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin > Kung Fu ) > >  > > 2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus > dimanfaatkan karena dalam proses â" tahap ini kita berkesempatan untuk memelajari diri > sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan, > serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju â" membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . > Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran  â yang idealnya harus bertambah maju dan > anggun serta mulia â , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan, > merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya, > sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya > pula. Seterusnya.. sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia > mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanyaâ¦sertaâ¦mencoba > menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna.., > dan manusia bilang : Tuhan. > >  > > 3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di > bukit â" gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di > hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men > cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia > di tempat alaminya.  Tanpa kata kata, > tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa > belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. > Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung > dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan  . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan > dan penghakiman. > >  > > 4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak > bijaksana JIKA  bila diwakili, bisa diatur, > mau dipengaruhi  atau ditentukan berhasil > tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ). > Siapapun harus melakukan perjalanannya > sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan â" bimbingan guru dari > dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi > ). > >  > > 5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan. > Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung > spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan > yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna > kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari > diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana > semestinya perjalanan diri ini menuju. > >  > > ---------- >> > >  > > ( bersambung â" segera ) > >  > > > > > > > > > > > > > > > > > Lebih aman saat online. > Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini! > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser. Dapatkan IE8 di sini! > http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer > |
|
|
Re: Bls: to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )Salam,
SEKALI LAGI. Ini akibat cuciotak agama ala komunis yang telah dilakukan ber-abad2 sedari dalam kandungan oleh orang tua dan linkungan. Tambahan: Sampai Tan Malaka sebagai orang Minanghkaua tetapi komunis saja masih terpengaruh indoktrinasi agama, dan mengajurkan Komintern( Pusat Pimpinan Komunis Dunia di Moskow) untuk mengadakan kerja sama dean Pan Islamisme.Singga Tan Malaka ditendang keluar dan lalu menggelandang ke China,Vietnam,Filipina dan akhirnya mati mengenaskan ditembak TNI di Indonesia. Wasalam, Wal Suparmo --- Pada Sel, 27/10/09, asubardja <asubardja@...> menulis: Dari: asubardja <asubardja@...> Judul: Re: Bls: [Spiritual-Indonesia]to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) Kepada: Spiritual-Indonesia@... Tanggal: Selasa, 27 Oktober, 2009, 9:44 AM Kebanyakan manusia mdern yang cerdas dan berpendidikan tinggi tetap cemas melepaskan pegangan terhadap dogma agama. Mereka biasanya malu nalu tak pernah komen dalam perbincangan mengenai hal ini. mengatakan tak percaya, takut, mengatakan percaya seratus persen juga bingung. Bagaimana pendapat sdr Utju, Panji, dan lain lain? --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, Wal Suparmo <wal.suparmo@ ...> wrote: > > Salam, > Terimakasih diberi dongeng sebelum tidur sesuai kecerdasan yang mencertakannya. > Wasalam, > Wal Suparmo > > --- Pada Sen, 26/10/09, Utju Ali Basya <ua.basya@.. .> menulis: > > Dari: Utju Ali Basya <ua.basya@.. .> > Judul: Bls: [Spiritual-Indonesi a]to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) > Kepada: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com > Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 10:22 PM > > > > > > >  > > > > > > > > KANG Mas Sudrajat > > Sekedar urun rembug > bersama issue ini > > Terima kasih > > Mengenal Allah > > Mengapa kita > perlu membahas masalah ma'rifatullah? > >  Tidak akan ada gerak tanpa motivasi. Tentu saja upaya untuk mengetahui masalah asal-usul > keberadaan semesta juga tidak dapat terlaksana tanpa motivasi dan dorongan. Para filsuf dan ilmuwan menyebutkan tiga faktor > fundamental dalam rangka mengenal Tuhan. Faktor tersebut senada dengan apa > disinggung secara jelas oleh al-Qur'an, antara lain: > >       a. Motivasi Akal > >       b. Motivasi Fitri > >       c. Motivasi Kasih > > a. Motivasi Akal > >       Setiap manusia > pecinta kesempurnaan. Kecintaan ini bersifat substansial dan merata. Hanya > saja, setiap orang melihat kesempurnaannya pada suatu hal tertentu, lalu > mengusahakannya. Ada sekelompok orang yang, alih-alih mengejar air, mengejar > kepuasan dan kesempurnaan semu serta mengira bahwa itu adalah realitas. > Motivasi ini kerap disebut sebagai "naluri mencari keuntungan dan > menghindari kerugian". Lantaran naluri ini, manusia melihat dirinya memiliki > tugas untuk menyikapi secara serius hubungannya dengan segala hal yang > bertalian dengan nasibnya (dari perspektif untung dan rugi). Akan tetapi, > menyebut kecintaan ini sebagai naluri (gharizah) bukanlah suatu hal yang > mudah, karena naluri biasanya digunakan pada hal-hal yang memiliki efek tanpa > intervensi pemikiran dalam pelbagai perbuatan manusia atau segala makhluk > lainya. Atas alasan ini, dalam urusan dunia fauna, istilah ini juga sering > dipakai. > >       Oleh karena itu, > lebih baik kita menggunakan istilah "kecendrungan- kecendrungan > transendental" yang digunakan oleh sebagian orang dalam masalah ini. > Secara umum, cinta pada kesempurnaan dan cenderung kepada keuntungan spiritual > dan material serta menghindar dari segala bentuk kerugian mengarahkan seseorang > untuk meneliti kemungkinan (ihtimâl) diperoleh atau tidaknya. Yakni, semakin > kemungkinan memperoleh keuntungan itu kuat, atau semakin terjadinya kerugian > itu besar, penelitian atas masalah ini semakin penting. Adalah mustahil bagi > seseorang yang memberikan kemungkinan tentang suatu perkara yang akan > menentukan nasibnya, namun ia tidak memandang dirinya bertanggung jawab untuk > meneliti perkara tersebut. Dalam kategori ini, iman kepada Allah dan pengkajian > agama merupakan perkara yang niscaya. Sebab, teks-teks agama banyak memuat > persoalan nasib dan persoalan baik-buruk perilaku manusia yang berhubungan erat > dengan iman. Dalam menjelaskan masalah ini, sebagian orang membawakan beberapa > perumpamaan. Misalnya, "Anggaplah kita melihat seseorang yang berada di > persimpangan dua jalan. Kepada dirinya ia berkata, 'Tinggal di tempat ini > sangat berbahaya, dan memilih jalan ini juga berbahaya, sedangkan jalan yang > lain adalah jalan keselamatan. ' Kemudian, ia menguraikan indikasi-indikasi dan > bukti-bukti untuk keduanya. Tentu, ia perlu meneliti dua jalan di hadapannya > itu. Mengabaikan kedua-duanya adalah bertentangan dengan akal sehat." > Kaidah akal "menghindari kerugian yang mungkin ada" yang popular ini > merupakan turunan dari motivasi akal. Kepada Nabi saw., Al-Qur'an menegaskan, "Katakanlah, > 'Bagaimanakah pendapat Kamu seandainya Al-Qur'an ini berasal dari sisi Allah, > kemudian Kamu mengingkarinya, siapakah yang lebih sesat dari orang yang selalu > berada dalam penyimpangan yang jauh?'" (Qs. Fushshilat [41]: 52) Tentu > saja, ayat ini tidak ditujukan kepada mereka yang enggan menggunakan > argumentasi logis. Sejatinya, bila ayat ini ditujukan kepada orang-orang keras > kepala, pongah, dan fanatik, maka ia menyatakan bahwa sekiranya Anda menolak > mutlak akan kebenaran Al-Qur'an, Tauhid dan adanya kehidupan setelah kematian (ma'âd), > niscaya tidak ada argumentasi yang dapat menafikan semua kebenaran ini. Dengan > demikian, kemungkinan yang tersisa adalah bahwa ajakan Al-Qur'an dan perkara > hari kebangkitan sungguh sebuah kebenaran. Pada titik ini, pikirkanlah nasib > buruk yang kelak akan Anda hadapi akibat kesesatan dan penentangan tak berdasar > yang Anda lakukan terhadap ajakan Ilahi ini. Pesan ayat ini serupa dengan apa > yang disampaikan oleh para Imam Maksum a.s. dalam menghadapi orang-orang yang > keras kepala pada kesempatan terakhir, sebagaimana hadis yang diriwayatkan > dalam Al-Kâfî. > >       Marilah kita simak > bersama! Banyak informasi yang telah disampaikan kepada Imam Ash-Shadiq a.s. > tentang Ibn Abi Al-Aujah; seorang materialis dan ateis. Sampai akhirnya mereka > bertemu di musim haji. Sebagian dari sahabat Imam berkata, "Rupanya Ibn > Abi al-Aujah kini telah memeluk Islam". Imam berkata, "Ia kini lebih > gelap dan lebih buta hatinya. Ia tidak akan pernah menjadi Muslim". > Tatkala melihat Imam, ia berkata, "Salam Sejahtera, wahai Tuanku!" > Imam menjawab dengan melontarkan pertanyaan kepadanya, "Untuk apa engkau > datang kemari?" Ia menjawab, "Di samping sudah menjadi kebiasaan > kami, juga tradisi lingkungan menuntut demikian, aku hendak menyaksikan > perbuatan orang-orang ini yang biasa dilakukan oleh para jin; menggundul kepala > dan melempar jumrah." Imam berkata, "Engkau masih saja tetap sesat > dan keras kepala, Wahai Abdul Karim." Sebelum Ibn Abi al-Aujah menjawab, > Imam segera menukas, "Di musim haji ini, bukanlah tempat untuk > berdebat!" Lalu beliau menepikan aba'ah-nya seraya berkata, "jika > benar seperti yang kau katakan bahwa Allah dan Hari Kiamat itu tidak ada > -padahal tidaklah demikian- maka di samping kami adalah orang-orang selamat, > engkau juga demikian. Namun, jika benar apa yang kami yakini -dan memang > demikian kenyataannya- maka kami termasuk orang-orang selamat, sedangkan engkau > pasti binasa." Ibn Abi al-Aujah menatap orang-orang yang menyertainya dan > berkata, "Di lubuk hatiku yang paling dalam aku merasakan luka. Bawalah > aku kembali!" Mereka membawanya pulang. Tidak lama setelah itu, ia > meninggal. > > b. Motivasi Kasih > >       Sebuah pepatah > mengatakan, "Al-Insân 'abidul ihsân" (Manusia adalah hamba > kebaikan). Dengan kandungan yang sama, Imam Ali a.s. pernah berkata, > "Al-Insân 'abdul ihsân" (Manusia adalah hamba kebaikan). Pada > hadis lain, ia juga menegaskan, "Bil Ihsân tumlakul qulûb" > (Dengan perbuatan baik, hati akan tertaklukkan) . Juga sebuah hadis yang dinukil > dari Imam Ali a.s. mengatakan: "Wa afdhil man syi'ta takun > amîrah(u)" (Lakukan kebaikan kepada siapa saja, niscaya engkau menjadi > tuannya). Akar dari semua pesan itu dapat dijumpai pada hadis Rasulullah saw., > bahwa "Sesungguhnya Allah Swt. telah menjadikan hati takluk kepada siapa > saja yang berbuat baik kepadanya dan murka terhadap siapa saja yang berlaku > buruk kepadanya." Kesimpulan dari semua itu ialah; barangsiapa berbuat > khidmat atau kebaikan kepada orang lain, niscaya ia (penerima kebaikan itu) > memiliki kecendrungan untuk mengenal pelaku kebaikan itu dan berterima kasih > kepadanya. Dan semakin tinggi nilai sebuah kebaikan, semakin takluk pula hati > penerima dan semakin tinggi keinginannya untuk mengenal pemberi kebaikan itu. > Namun, harus diperhatikan bahwa konsep "bersyukur kepada pemberi > kebaikan" terlebih dahulu diakui oleh rasa kasih, jauh sebelum dibenarkan > oleh akal sehat. Kami ingin mengakhiri bagian ini dengan sebuah syair dari > pujangga Arab ternama sebagai sebuah isyarat kecil; > >       Berbuat baiklah > kepada insan, > >       Niscaya hati > mereka takluk kepada tuan, > >       Demikianlah insan adalah budak ihsan. > >       Dalam hadis Imam > al-Baqir a.s. dikatakan, "Pada suatu malam, Rasulullah saw. berada di > rumah 'Aisyah. 'Aisyah bertanya kepada beliau, 'Mengapa Anda begitu > bersusah-payah untuk beribadah padahal Allah swt. telah mengampuni segala dosa > Anda, baik yang telah terjadi maupun yang akan datang?' Nabi saw. menjawab, > 'Apakah tidak pantas aku menjadi hamba yang bersyukur?'" > > b. Motivasi Fitrah > >       Maksud fitrah di > sini ialah perasaan-perasaan dan pengetahuan jiwa yang tidak memerlukan > penalaran rasional. Ketika kita melihat sebuah pemandangan yang indah, atau > sekuntum bunga yang semerbak mewangi dan warnanya yang mempesona, kita > merasakan ketertarikan dan gairah di dalam diri kita. Ketertarikan ini disebut > sebagai kecintaan kepada keindahan. Kita tidak memerlukan penalaran untuk > mencntai keindahan ini. Ya, cinta keindahan adalah satu dari sekian > kecendrungan transendental jiwa manusia. Upaya mengarahkan diri kepada agama, > khususnya mengenal Tuhan, tidak hanya merupakan salah satu perasaan esensial > (dzati) dalam relung jiwa manusia, tetapi juga sebagai salah satu dorongan yang > paling kuat dalam fitrah dan jiwa seluruh manusia. Berdasarkan dalil ini, tidak > satu kaum atau bangsa pun, di masa lalu atau kini, yang tidak menjadikan > pikiran dan ruh sebagai hakim atas jenis agama atau ideologi. Dan kenyataan ini menunjukkan kemendasaran perasaan > mendalam ini. > >       Al-Qur'an, > ketika menuturkan pengutusan nabi-nabi besar, seringkali menandaskan bahwa > risalah utama mereka ialah memerangi syirik dan penyembahan berhala, bukan > membuktikan keberadaan Tuhan, karena masalah terakhir ini memang telah tertanam > di dalam lubuk hati setiap manusia. Dengan kata lain, manusia tidak menuntut > masalah ini untuk menanamkannya pada setiap lubuk hati manusia. Akan tetapi, > para nabi menuntut bagaimana menyirami pokok masalah itu dan membunuh hama dan belukar yang > acapkali membuat kering dan layu pokok tersebut. Ungkapan "allâ ta'budû > illallâh" atau "allâ ta'budû illâ iyyâh" (jangan > sembah selain Allah) diterangkan dalam bentuk menegasikan berhala-berhala, > bukan menetapkan keberadaan Tuhan. Pelbagai ucapan para nabi tentang realita > ini telah diuraikan dengan jelas di dalam Al-Qur'an, di antaranya dakwah Nabi > saw , Nabi Nuh , Nabi Yusuf , dan Nabi Hud . > >       Terlepas dari > semua ini, jiwa kita memiliki perasaan-perasaan fitri lain yang sangat > mendasar. Di antaranya, ketertarikan yang luar biasa kepada pengetahuan. Apakah > mungkin kita menyaksikan sistem menakjubkan di alam semesta yang luas ini tanpa > kita terdesak untuk mengenal pencipta sistemnya? Apakah mungkin seorang ilmuwan > yang telah meluangkan waktu dan susah-payah selama puluhan tahun untuk mengenal > kehidupan habitat semut, atau ilmuwan yang lainnya dengan cucuran keringat > telah menghabiskan waktu selama puluhan tahun untuk meneliti habitat burung, > pepohonan, atau ikan-ikan di laut, tanpa tersisa dorongan selain cinta terhadap > pengetahuan yang terpatri dalam lubuk hatinya? Apakah mungkin para ilmuwan ini > tidak ingin mengenal sumber sejati samudera tak-bertepi ini semenjak azal > (primordial) hingga abad (eternal)? Ketertarikan kepada pengetahuan adalah > motivasi yang mengajak kita kepada ma'rifatullâh (mengenal Tuhan). Alhasil, > Akal kita menuntun kita kepada pengenalan kepada Tuhan ini, rasa kasih menarik > kita kepada keinginan untuk itu, dan fitrah kitalah yang mendorong kita > bergerak ke arahnya. > > Citato: 110 Isu-isu Teologi Kontemporer > >  > >  > > > > "Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH" TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA Semoga Bermanfaat. >           Salam    Utju Ali Basya  Hp:+6281377273456  > > --- Pada Sen, 26/10/09, Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com> menulis: > > Dari: Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com> > Judul: [Spiritual-Indonesi a] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) > Kepada: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com, "'Berkas Cahaya Kesadaran'" <BeCeKa@yahoogroups . com>, diskusi_gantharwa@ googlegroups. com, Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com > Cc: "Hanida Widyaningtyas" <hwidyaningtyas@ maitland- smith.co. id>, syafroni@mkpi. panasonic. co.id > Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 6:56 AM > > > > > > >  > > > > > > > > > > >  > > “ Sehebat alam semesta, > ia tak akan ada artinya > > bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang > > bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar- > > an, termasuk manusia. Dalam memberi arti > >  pada alam semesta itulah, > manusia sekaligus > >  menjadi saksi kebesaran sang > Pencipta. Dan > > memang untuk itulah ia diadakan. Melupa â€" > > kan tugas mendasar itu sama > saja menurun- > > kan derajatnya sendiri. > “    > > > >  > > > >  > >  > >  > > Dear all, para sahabat arief > billah.. para kadhag sedulur semua. > >  > > Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian / > explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia.., > sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan > manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai > sekarang. > >  > > Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di > sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri. Memang diperlukan sedikit ke arifan dari > dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya > manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam > sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA. > >  > > Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan > sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat. > >  > > ------- >> > >  > > 1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh > Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih > banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan zat yang amat > sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur > lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan oleh alam > ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada . > Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai > akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut. > > Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air : > > Filosofi Air > > Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang > sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan > ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, > keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung > sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya > lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan. > > > > Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah > > Air mematikan api dan membersihkan kotoran. > > Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan > diri > > Dalam bentuk uap dan kembali mengembun. > > Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu > > Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok > > untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali. > > > > > > Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati > > Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala > kerendahan hati. > > Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun > > Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan. > > Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang > > Namun selalu menang pada akhir perjuangannya. > > > > (* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin > Kung Fu ) > >  > > 2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus > dimanfaatkan karena dalam proses â€" tahap ini kita berkesempatan untuk memelajari diri > sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan, > serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju â€" membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . > Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran  “ yang idealnya harus bertambah maju dan > anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan, > merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya, > sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya > pula. Seterusnya.. sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia > mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya…serta…mencoba > menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna.., > dan manusia bilang : Tuhan. > >  > > 3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di > bukit â€" gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di > hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men > cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia > di tempat alaminya.  Tanpa kata kata, > tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa > belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. > Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung > dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan  . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan > dan penghakiman. > >  > > 4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak > bijaksana JIKA  bila diwakili, bisa diatur, > mau dipengaruhi  atau ditentukan berhasil > tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ). > Siapapun harus melakukan perjalanannya > sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan â€" bimbingan guru dari > dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi > ). > >  > > 5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan. > Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung > spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan > yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna > kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari > diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana > semestinya perjalanan diri ini menuju. > >  > > ---------- >> > >  > > ( bersambung â€" segera ) > >  > > > > > > > > > > > > > > > > > Lebih aman saat online. > Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini! > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser. Dapatkan IE8 di sini! > http://downloads. yahoo.com/ id/internetexplo rer > "Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com" |
|
|
to mas Utju Ali B [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )Dear mas Utju Ali B Terima kasih..tanggapan..yang masuk ke SI. Tapi terdelete. Maaf. Ya.., sudah senada..jika di selaraskan dengan konsep Makrifatullah. Awaludin marifatullah, saya tanyakan kepada bapak Kyai Lutfi. Dan ..dijawab dengan Marifat Fiil / Al Faal. Dan yang ingin saya tulis di serial agama saat ini --> adalah meng explore Ke ajaiban apa saja yang sudah di ketahui oleh manusia dan penghayatan apa bila di pelajari dari sisi spiritual , ya..tubuh manusia sebagai miniatur alam semesta. Makrifatullah.., bukan sekedar konsep.., sebab ada ilmunya..ada pelajarannya..ada Mursyid yang mengajari dan membimbing lebih lanjut. Namun.., ini..adalah baru awal dari perjalanan manusia. Monggo, dipun intip..di tanggapi lebih lanjut / di koreksi.bila ada kekeliruan . dalam menulis serial Agama saat ini . Matur nuwun Sudrajat -----Original Message----- From: persaudaraan_universal@... [mailto:persaudaraan_universal@...] On Behalf Of Sudrajat Sent: Monday, October 26, 2009 1:57 PM To: persaudaraan_universal@...; 'Berkas Cahaya Kesadaran'; diskusi_gantharwa@...; Spiritual-Indonesia@... Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@... Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) Sehebat alam semesta, ia tak akan ada artinya bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar- an, termasuk manusia. Dalam memberi arti pada alam semesta itulah, manusia sekaligus menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan memang untuk itulah ia diadakan. Melupa kan tugas mendasar itu sama saja menurun- kan derajatnya sendiri. |
|
|
Re: to mas Utju Ali B [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )Sudah senada mas Drajat, hanya tak seirama kalau 'padang pasir'. Kalau 'padang angin atau irama lautan teduh' ya baru nglaras.
Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Sudrajat" <sudrajat@...> Date: Wed, 28 Oct 2009 13:30:13 To: <persaudaraan_universal@...>; <Spiritual-Indonesia@...> Subject: [Spiritual-Indonesia] to mas Utju Ali B [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) Dear mas Utju Ali B Terima kasih..tanggapan..yang masuk ke SI. Tapi terdelete. Maaf. Ya.., sudah senada..jika di selaraskan dengan konsep Makrifatullah. Awaludin ma’rifatullah, saya tanyakan kepada bapak Kyai Lutfi. Dan ..dijawab dengan Marifat Fi’il / Al Fa’al. Dan yang ingin saya tulis di serial agama saat ini…--> adalah meng explore Ke ajaiban apa saja yang sudah di ketahui oleh manusia dan penghayatan apa bila di pelajari dari sisi spiritual , ya..tubuh manusia sebagai miniatur alam semesta. Makrifatullah.., bukan sekedar konsep.., sebab ada ilmunya..ada pelajarannya..ada Mursyid yang mengajari dan membimbing lebih lanjut. Namun.., ini..adalah baru awal dari perjalanan manusia. Monggo, dipun intip..di tanggapi lebih lanjut / di koreksi.bila ada kekeliruan . dalam menulis serial “ Agama saat ini…… “. Matur nuwun Sudrajat -----Original Message----- From: persaudaraan_universal@... [mailto:persaudaraan_universal@...] On Behalf Of Sudrajat Sent: Monday, October 26, 2009 1:57 PM To: persaudaraan_universal@...; 'Berkas Cahaya Kesadaran'; diskusi_gantharwa@...; Spiritual-Indonesia@... Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@... Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) “ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada artinya bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar- an, termasuk manusia. Dalam memberi arti pada alam semesta itulah, manusia sekaligus menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan memang untuk itulah ia diadakan. Melupa – kan tugas mendasar itu sama saja menurun- kan derajatnya sendiri. “ |
|
|
AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 )UNIVERSAL INVOCATION Written by Annie Besant * O hidden life , vibrant in every atom ( O Hidup tersembunyi , bergetar di dalam setiap atom ) * O hidden Light , shinning in every creature ( O Cahaya tersembunyi , bersinar di dalam setiap makhluk ) * O hidden Love, embracing all in oneness ( O kasih tersembunyi, melingkupi semua di dalam ke Tunggalan ) May all who feel themselves as one with thee, know they are therefore one with every other. ( Oleh karena itu, bolehlah semua yang merasakan diri mereka sendiri sebagai Tunggal denganMu, mengetahui bahwa mereka adalah Tunggal dengan setiap yang lainnya ) ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ --------------------------------------- >> 6. Setiap makhluk di kehidupan ini ketika di urai pada dasarnya memang hanya tersusun dari dua unsur : material dan Spiritual. Ke dua unsur alam yang cenderung menyatu dan terpisah secara berulang tanpa akhir inilah yang membentuk siklus kehidupan semesta.Dari penciptaan menuju kiamat dan berawal lagi pada proses penciptaan. Bila material semesta meliputi galaksi , bintang, dan segala benda semesta lain, sedangkan spirit semesta raya boleh dibilang..dikenal dengan kata Tuhan. Tidakkah di ujung penguraian tubuh sebagai unsur material diri, setiap manusia juga memiliki unsur spiritual yang diberi nama Jiwa..atau apapun namanya. Di refleksikan ke duanya, maka di unsur material tubuh adalah sebuah semesta kecil, dan di unsur spiritual, jiwa berposisi sebagai Tuhan kecil yang ada di dalam diri manusia. 7. Ya mencoba mengintip apa apa yang bekerja di dalam Tubuh.manusia..dicoba di bandingkan dengan yang ada di lingkungan.di alam semesta.., semoga ada hikmah.pelajaran diri ..jejaj jejak rahasia alam semesta dan rahasia Tuhan meskipun hanya fatamorgana. Tuhan Besar Sang Tunggal.sang maha sumber Hidup sudah berbicara dengan diam, manusialah..yang harus pro aktip dan pasip..untuk dengan arief diri membaca..aku adalah alam semesta kecil. Berikut beberapa butir mutiara dari para Sufi, Yogi, Guru Suci..: - Siapa saja yang bisa memahami tubuh dan kehidupannya, dia bisa memahami semesta. Siapa saja memahami diri sejatinya, dia memahami Tuhan - Rahasia Tuhan ada di dalam diri manusia. Kehendak Tuhan..juga kehendak Manusia. 8. Apakah bisa kita coba bayangkan dan pelajari..bahwa ledakan besar apda awal terbentuknya alam semesta memiliki kemiripan dengan pembelahan sel benih setelah suatu proses pembuahan sel telur oleh sperma ?. Ada proses Big bang..ada proses black hole..yang amat sangat luar biasa. Menengok alam semesta keci dengan lensa lain.., seluruh ciri ciri organ dalam sistem tubuh manusia pada suatu ketika tersalin dalam suatu DNA / deoxycribo nucleic acid. DNA hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron..aneh bin ajaib..DNA mampu membawa cetak biru diri manusiake dalam milyard an kode kode genetik. (bandingkan dengan Chip buatan manusia ). DNA juga mampu menampung kode kode ingatan yang berisi program cerdas tentang bagaimana nantinya jantung, paru paru, ginjal,otak, lambung dan organ lain akan berkerja setelah tubuh janin terbentuk. 9. Merenung tentang sekitar 100 juta sel sperma..per milliter cairan sperma yang masing masing memiliki kemungkinan sama untuk kelak menyatu dengan sel telur..dan menjadi tubuh manusia. Mereka (sperma) berlomba lomba..lari sekuat tenaga agar bisa sampai ketujuannya ( permulaan / awal Ego bisa dilihat dari sini sekaligus kecerdasan yang sangat cerdas ). Bila satu dari sekian juta sel sperma berhasil menembus dinding sel telur, maka lapisan sel telur akan segera mengeras sehingga sel sperma lain tidak akan bisa masuk/membuahinya. Proses awal penciptaan alam semesta kecil segera dimulai. Begitu..bagian diri kita yang berasal dri ayah menyatu dengan bagian diri kita dari ibu, maka penyatuan ini selanjutnya diikuti dengan pembelahan pembelahan. Terus membelah ..terus membelah membentuk tubuh beserta system organ lainnya . system pencernaan, system peredaran darah, system pernapasan, system saraf-otot-tulang, system hormonal dan system system lainnya, semua terbentuk mengikuti aturan yang sudah terprogram dalam DNA kita. 10. Jantung berdenyut memompa darah kira kira 70 X ( antara 60 80 ) dalam satu menit. Setiap kali jantung berdenyut memompa darah, banyaknya adalah kira kira 70 ml. maka dalam waktu satu menit jantung akan memompa darah sebanyak 70 X 70 ml = 4.900 ml atau 4,9 liter. Dalam waktu satu jam : 294 liter. Dalam satu hari : 7056 liter. Menghubungkan 100 triliun sel pada tubuh manusia , bekerja tanpa berhenti sepanjang hidup. Jantung terdiri dari 2 lapisan otot pericardium yang selalu memperoleh cairan khusus untuk melunasi jantung supaya bebas dan mudah berkontraksi melakukan tugasnya. Cairan yang merupakan oli ini adalalh diolah oleh organ adrenal yang bekerja sama dengan hati/lever. Mengatur tekanan darah; memompakan sejumlah darah yang diperlukan menuruti kondisi yang berubah ubah. Semua organ di dalam tubuh mempunyai kebutuhan yang berbeda beda dan semua kebutuhan dilayani melalui urat urat / pembuluh darah, Semua jenis kebutuhan diangkut oleh darah ke segala penjuru tubuh yang dirobah secara kimia di dalam darah itu sendiri. Alirah darah harus lancar , tidak boleh ada endapan darah.Kualitas darah harus baik, karena darah juga bertugas meyembuhkan penyakit membunuh kuman penyakit. Tubuh kita terdiri dari 70 - 75 % air. Untuk menggerakan air dalam tubuh dilakukan oleh Jantung/ pompa ajaib yang bekerja tanpa henti. ( cobalah sebelum tidur..mengucapkan dengan bahasa rasa yang lembut penuh kasih sayang.. wahai Jantungku saya terima kasih sekali atas bantuan serta kerja saja yang baik selama ini. Semoga kita bisa saling mangasihi seterusnya ) Sel sel tubuh kita / bagian bagian terkecil dari daging atau organ hanya dapat hidup antara 100 120 hari lalu ia akan mati. Berjuta juta sel yang mati akan diangkut ke tempat pembuangan yaitu melalui saringan ginjal bersama air kencing/kemih. Air merupakan alat pengangkutan semua sampah sampah ini kea lat sekresi sehingga metabolisme berjalan dengan baik. Sebagian kotoran dikeluarkan melalui keringat. Air juga bertugas mengangkut zat zat makanan, menjaga suhu tubuh, membawa oksigen dan membawa sari sari makanan. Penggunaan air pada tubuh manusia tak obahnya sebagaimana pentingnya oli sebagai pelumas mesin. Semua gerakan gerakan tubuh seperti kaki, tangan, kepala dll, akan dapat bergerak bebas tanpa ada kelainan/rasa sakit, jikalau air selalu cukup. Kekayaan air di dalam tubuh akan membuat seluruh zat zat makanan menjadi berfungsi, bisa mengobati segala jenis penyakit. --------------- >> ( bersambung ) -----Original Message----- From: persaudaraan_universal@... [mailto:persaudaraan_universal@...] On Behalf Of Sudrajat Sent: Monday, October 26, 2009 1:57 PM To: persaudaraan_universal@...; 'Berkas Cahaya Kesadaran'; diskusi_gantharwa@...; Spiritual-Indonesia@... Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@... Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) Sehebat alam semesta, ia tak akan ada artinya bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar- an, termasuk manusia. Dalam memberi arti pada alam semesta itulah, manusia sekaligus menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan memang untuk itulah ia diadakan. Melupa kan tugas mendasar itu sama saja menurun- kan derajatnya sendiri. Dear all, para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua. Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian / explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia.., sebagai upaya penyeimbang akan fakta adanya banyak paham perbedaan manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai sekarang. Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri. Memang diperlukan sedikit ke arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam sekeliling manusia YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA. Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat. ------- >> 1. Pada umumnya..manusia.., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air merupakan zat yang amat sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis..sudah disediakan oleh alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada . Air..laut..menguap..karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut. Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air : Filosofi Air Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan. Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah Air mematikan api dan membersihkan kotoran. Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri Dalam bentuk uap dan kembali mengembun. Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali. Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati. Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan. Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang Namun selalu menang pada akhir perjuangannya. (* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu ) 2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus dimanfaatkan karena dalam proses tahap ini kita berkesempatan untuk memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran yang idealnya harus bertambah maju dan anggun serta mulia , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan, merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya, sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya..sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya serta mencoba menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan. 3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di bukit gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia di tempat alaminya. Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan penghakiman. 4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak bijaksana JIKA bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi atau ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ). Siapapun harus melakukan perjalanannya sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan bimbingan guru dari dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi ). 5.Sebuah proses perjalanan..hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan. Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana semestinya perjalanan diri ini menuju. ---------- >> ( bersambung segera ) |
|
|
Re: AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 )We are the dancing atoms, the light of the darkness which embrace us and gives space to dance internally.
Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Sudrajat" <sudrajat@...> Date: Wed, 28 Oct 2009 14:43:31 To: <persaudaraan_universal@...>; 'Berkas Cahaya Kesadaran'<BeCeKa@...>; <diskusi_gantharwa@...>; <Spiritual-Indonesia@...> Cc: 'Hanida Widyaningtyas'<hwidyaningtyas@...>; <syafroni@...> Subject: [Spiritual-Indonesia] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 ) UNIVERSAL INVOCATION Written by Annie Besant * O hidden life , vibrant in every atom ( O Hidup tersembunyi , bergetar di dalam setiap atom ) * O hidden Light , shinning in every creature ( O Cahaya tersembunyi , bersinar di dalam setiap makhluk ) * O hidden Love, embracing all in oneness ( O kasih tersembunyi, melingkupi semua di dalam ke Tunggalan ) May all who feel themselves as one with thee, know they are therefore one with every other. ( Oleh karena itu, bolehlah semua yang merasakan diri mereka sendiri sebagai Tunggal denganMu, mengetahui bahwa mereka adalah Tunggal dengan setiap yang lainnya ) ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ --------------------------------------- >> 6. Setiap makhluk di kehidupan ini ketika di urai pada dasarnya memang hanya tersusun dari dua unsur : material dan Spiritual. Ke dua unsur alam yang cenderung menyatu dan terpisah secara berulang tanpa akhir inilah yang membentuk siklus kehidupan semesta.Dari penciptaan menuju kiamat dan berawal lagi pada proses penciptaan. Bila material semesta meliputi galaksi , bintang, dan segala benda semesta lain, sedangkan spirit semesta raya boleh dibilang..dikenal dengan kata Tuhan. Tidakkah di ujung penguraian tubuh sebagai unsur material diri, setiap manusia juga memiliki unsur spiritual yang diberi nama Jiwa..atau apapun namanya. Di refleksikan ke duanya, maka di unsur material tubuh adalah sebuah semesta kecil, dan di unsur spiritual, jiwa berposisi sebagai Tuhan kecil yang ada di dalam diri manusia. 7. Ya…mencoba mengintip apa apa yang bekerja di dalam Tubuh.manusia..dicoba di bandingkan dengan yang ada di lingkungan.di alam semesta.., semoga ada hikmah.pelajaran diri ..jejaj jejak rahasia alam semesta dan rahasia Tuhan meskipun hanya fatamorgana. Tuhan Besar Sang Tunggal.sang maha sumber Hidup sudah berbicara dengan diam, manusialah..yang harus pro aktip dan pasip..untuk dengan arief diri membaca..”aku adalah alam semesta kecil. Berikut beberapa butir mutiara dari para Sufi, Yogi, Guru Suci..: - “ Siapa saja yang bisa memahami tubuh dan kehidupannya, dia bisa memahami semesta. Siapa saja memahami diri sejatinya, dia memahami Tuhan “ - “ Rahasia Tuhan ada di dalam diri manusia. Kehendak Tuhan..juga kehendak Manusia.” 8. Apakah bisa kita coba bayangkan dan pelajari..bahwa ledakan besar apda awal terbentuknya alam semesta memiliki kemiripan dengan pembelahan sel benih setelah suatu proses pembuahan sel telur oleh sperma ?. Ada proses Big bang..ada proses black hole..yang amat sangat luar biasa. Menengok alam semesta keci dengan lensa lain.., seluruh ciri ciri organ dalam sistem tubuh manusia pada suatu ketika tersalin dalam suatu DNA / deoxycribo nucleic acid. DNA hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron..aneh bin ajaib..DNA mampu membawa cetak biru diri manusiake dalam milyard an kode kode genetik. (bandingkan dengan Chip buatan manusia ). DNA juga mampu menampung kode kode ingatan yang berisi program cerdas tentang bagaimana nantinya jantung, paru paru, ginjal,otak, lambung dan organ lain akan berkerja setelah tubuh janin terbentuk. 9. Merenung…tentang sekitar 100 juta sel sperma..per milliter cairan sperma yang masing masing memiliki kemungkinan sama untuk kelak menyatu dengan sel telur..dan menjadi tubuh manusia. Mereka (sperma) berlomba lomba..lari sekuat tenaga agar bisa sampai ketujuannya ( permulaan / awal Ego bisa dilihat dari sini sekaligus kecerdasan yang sangat cerdas ). Bila satu dari sekian juta sel sperma berhasil menembus dinding sel telur, maka lapisan sel telur akan segera mengeras sehingga sel sperma lain tidak akan bisa masuk/membuahinya. Proses awal penciptaan “alam semesta kecil “ segera dimulai. Begitu..bagian diri kita yang berasal dri ayah menyatu dengan bagian diri kita dari ibu, maka penyatuan ini selanjutnya diikuti dengan pembelahan pembelahan. Terus membelah ..terus membelah membentuk tubuh beserta system organ lainnya . system pencernaan, system peredaran darah, system pernapasan, system saraf-otot-tulang, system hormonal dan system system lainnya, semua terbentuk mengikuti aturan yang sudah terprogram dalam DNA kita. 10. Jantung berdenyut memompa darah kira kira 70 X ( antara 60 – 80 ) dalam satu menit. Setiap kali jantung berdenyut memompa darah, banyaknya adalah kira kira 70 ml. maka dalam waktu satu menit jantung akan memompa darah sebanyak 70 X 70 ml = 4.900 ml atau 4,9 liter. Dalam waktu satu jam : 294 liter. Dalam satu hari : 7056 liter. Menghubungkan 100 triliun sel pada tubuh manusia , bekerja tanpa berhenti sepanjang hidup. Jantung terdiri dari 2 lapisan otot pericardium yang selalu memperoleh cairan khusus untuk melunasi jantung supaya bebas dan mudah berkontraksi melakukan tugasnya. Cairan yang merupakan oli ini adalalh diolah oleh organ adrenal yang bekerja sama dengan hati/lever. Mengatur tekanan darah; memompakan sejumlah darah yang diperlukan menuruti kondisi yang berubah ubah. Semua organ di dalam tubuh mempunyai kebutuhan yang berbeda beda dan semua kebutuhan dilayani melalui urat urat / pembuluh darah, Semua jenis kebutuhan diangkut oleh darah ke segala penjuru tubuh yang dirobah secara kimia di dalam darah itu sendiri. Alirah darah harus lancar , tidak boleh ada endapan darah.Kualitas darah harus baik, karena darah juga bertugas meyembuhkan penyakit membunuh kuman penyakit. Tubuh kita terdiri dari 70 - 75 % air. Untuk menggerakan air dalam tubuh dilakukan oleh Jantung/ pompa ajaib yang bekerja tanpa henti. ( cobalah…sebelum tidur..mengucapkan dengan bahasa rasa yang lembut penuh kasih sayang..” wahai Jantungku…saya terima kasih sekali atas bantuan serta kerja saja yang baik selama ini. Semoga kita bisa saling mangasihi seterusnya ) Sel sel tubuh kita / bagian bagian terkecil dari daging atau organ hanya dapat hidup antara 100 – 120 hari lalu ia akan mati. Berjuta juta sel yang mati akan diangkut ke tempat pembuangan yaitu melalui saringan ginjal bersama air kencing/kemih. Air merupakan alat pengangkutan semua sampah sampah ini kea lat sekresi sehingga metabolisme berjalan dengan baik. Sebagian kotoran dikeluarkan melalui keringat. Air juga bertugas mengangkut zat zat makanan, menjaga suhu tubuh, membawa oksigen dan membawa sari sari makanan. Penggunaan air pada tubuh manusia tak obahnya sebagaimana pentingnya oli sebagai pelumas mesin. Semua gerakan gerakan tubuh seperti kaki, tangan, kepala dll, akan dapat bergerak bebas tanpa ada kelainan/rasa sakit, jikalau air selalu cukup. Kekayaan air di dalam tubuh akan membuat seluruh zat zat makanan menjadi berfungsi, bisa mengobati segala jenis penyakit. --------------- >> ( bersambung ) -----Original Message----- From: persaudaraan_universal@... [mailto:persaudaraan_universal@...] On Behalf Of Sudrajat Sent: Monday, October 26, 2009 1:57 PM To: persaudaraan_universal@...; 'Berkas Cahaya Kesadaran'; diskusi_gantharwa@...; Spiritual-Indonesia@... Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@... Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) “ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada artinya bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar- an, termasuk manusia. Dalam memberi arti pada alam semesta itulah, manusia sekaligus menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan memang untuk itulah ia diadakan. Melupa – kan tugas mendasar itu sama saja menurun- kan derajatnya sendiri. “ Dear all, para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua. Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian / explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia.., sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai sekarang. Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri. Memang diperlukan sedikit ke arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA. Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat. ------- >> 1. Pada umumnya..manusia.., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan zat yang amat sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis..sudah disediakan oleh alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada . Air..laut..menguap..karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut. Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air : Filosofi Air Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan. Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah Air mematikan api dan membersihkan kotoran. Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri Dalam bentuk uap dan kembali mengembun. Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali. Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati. Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan. Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang Namun selalu menang pada akhir perjuangannya. (* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu ) 2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini kita berkesempatan untuk memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju – membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran “ yang idealnya harus bertambah maju dan anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan, merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya, sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya..sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya…serta…mencoba menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan. 3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia di tempat alaminya. Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan penghakiman. 4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak bijaksana JIKA bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi atau ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ). Siapapun harus melakukan perjalanannya sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru dari dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi ). 5.Sebuah proses perjalanan..hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan. Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana semestinya perjalanan diri ini menuju. ---------- >> ( bersambung – segera ) |
|
|
Bls: AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 )ertine boso jawane opo tho mas.
"We are the dancing atoms, the light of the darkness which embrace us and gives space to dance internally." ________________________________ Dari: "bens.sudjanto@..." <bens.sudjanto@...> Kepada: SI-mail <Spiritual-Indonesia@...> Terkirim: Rab, 28 Oktober, 2009 15:13:58 Judul: Re: [Spiritual-Indonesia] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 ) We are the dancing atoms, the light of the darkness which embrace us and gives space to dance internally. Powered by Telkomsel BlackBerry® ________________________________ From: "Sudrajat" <sudrajat@srg- mscid.com> Date: Wed, 28 Oct 2009 14:43:31 +0700 To: <persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com>; 'Berkas Cahaya Kesadaran'<BeCeKa@yahoogroups. com>; <diskusi_gantharwa@ googlegroups. com>; <Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com> Cc: 'Hanida Widyaningtyas'<hwidyaningtyas@ maitland- smith.co. id>; <syafroni@mkpi. panasonic. co.id> Subject: [Spiritual-Indonesi a] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 ) UNIVERSAL INVOCATION Written by Annie Besant · O hidden life , vibrant in every atom ( O Hidup tersembunyi , bergetar di dalam setiap atom ) · O hidden Light , shinning in every creature ( O Cahaya tersembunyi , bersinar di dalam setiap makhluk ) · O hidden Love, embracing all in oneness ( O kasih tersembunyi, melingkupi semua di dalam ke Tunggalan ) May all who feel themselves as one with thee, know they are therefore one with every other. ( Olehkarena itu, bolehlah semua yang merasakan diri mereka sendiri sebagai Tunggal denganMu, mengetahui bahwa mereka adalah Tunggal dengan setiap yang lainnya ) ------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- >> 1. Setiap makhluk di kehidupan ini ketika di urai pada dasarnya memang hanya tersusun dari dua unsur : material dan Spiritual. Ke dua unsur alam yang cenderung menyatu dan terpisah secara berulang tanpa akhir inilah yang membentuk siklus kehidupan semesta.Dari penciptaan menuju kiamat dan berawal lagi pada proses penciptaan. Bila material semesta meliputi galaksi , bintang, dan segala benda semesta lain, sedangkan spirit semesta raya boleh dibilang..dikenal dengan kata Tuhan. Tidakkah di ujung penguraian tubuh sebagai unsur material diri, setiap manusia juga memiliki unsur spiritual yang diberi nama Jiwa..atau apapun namanya. Di refleksikan ke duanya, maka di unsur material tubuh adalah sebuah semesta kecil, dan di unsur spiritual, jiwa berposisi sebagai Tuhan kecil yang ada di dalam diri manusia. 2. Ya…mencoba mengintip apa apa yang bekerja di dalam Tubuh.manusia..dicoba di bandingkan dengan yang ada di lingkungan.di alam semesta.., semoga ada hikmah.pelajaran diri ..jejaj jejak rahasia alam semesta dan rahasia Tuhan meskipun hanya fatamorgana. Tuhan Besar Sang Tunggal.sang maha sumber Hidup sudah berbicara dengan diam, manusialah..yang harus pro aktip dan pasip..untuk dengan arief diri membaca..”aku adalah alam semesta kecil. Berikut beberapa butir mutiara dari para Sufi, Yogi, Guru Suci..: - “ Siapasaja yang bisa memahami tubuh dan kehidupannya, dia bisa memahami semesta. Siapa saja memahami diri sejatinya, dia memahami Tuhan “ - “ RahasiaTuhan ada di dalam diri manusia. Kehendak Tuhan..juga kehendak Manusia.” 1. Apakah bisa kita coba bayangkan dan pelajari..bahwa ledakan besar apda awal terbentuknya alam semesta memiliki kemiripan dengan pembelahan sel benih setelah suatu proses pembuahan sel telur oleh sperma ?. Adaproses Big bang..ada proses black hole..yang amat sangat luar biasa. Menengok alam semesta keci dengan lensa lain.., seluruh ciri ciri organ dalam sistem tubuh manusia pada suatu ketika tersalin dalam suatu DNA / deoxycribo nucleic acid. DNA hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron..anehbin ajaib..DNA mampu membawa cetak biru diri manusiake dalam milyard an kode kode genetik. (bandingkan dengan Chip buatan manusia ). DNA juga mampu menampung kode kode ingatan yang berisi program cerdas tentang bagaimana nantinya jantung, paru paru, ginjal,otak, lambung dan organ lain akan berkerja setelah tubuh janin terbentuk. 2. Merenung…tentang sekitar 100 juta sel sperma..per milliter cairan sperma yang masing masing memiliki kemungkinan sama untuk kelak menyatu dengan sel telur..dan menjadi tubuh manusia. Mereka (sperma) berlomba lomba..lari sekuat tenaga agar bisa sampai ketujuannya ( permulaan / awal Ego bisa dilihat dari sini sekaligus kecerdasan yang sangat cerdas ). Bila satu dari sekian juta sel sperma berhasil menembus dinding sel telur, maka lapisan sel telur akan segera mengeras sehingga sel sperma lain tidak akan bisa masuk/membuahinya. Proses awal penciptaan “alam semesta kecil “ segera dimulai. Begitu..bagian diri kita yang berasal dri ayah menyatu dengan bagian diri kita dari ibu, maka penyatuan ini selanjutnya diikuti dengan pembelahan pembelahan. Terus membelah ..terus membelah membentuk tubuh beserta system organ lainnya . system pencernaan, system peredaran darah, system pernapasan, system saraf-otot-tulang, system hormonal dan system system lainnya, semua terbentuk mengikuti aturan yang sudah terprogram dalam DNA kita. 10. Jantung berdenyut memompa darah kira kira 70 X ( antara 60 – 80 ) dalam satu menit. Setiap kali jantung berdenyut memompa darah, banyaknya adalah kira kira 70 ml. maka dalam waktu satu menit jantung akan memompa darah sebanyak 70 X 70 ml = 4.900 ml atau 4,9 liter. Dalam waktu satu jam : 294 liter. Dalam satu hari : 7056 liter. Menghubungkan 100 triliun sel pada tubuh manusia , bekerja tanpa berhenti sepanjang hidup. Jantung terdiri dari 2 lapisan otot pericardium yang selalu memperoleh cairan khusus untuk melunasi jantung supaya bebas dan mudah berkontraksi melakukan tugasnya. Cairan yang merupakan oli ini adalalh diolah oleh organ adrenal yang bekerja sama dengan hati/lever. Mengatur tekanan darah; memompakan sejumlah darah yang diperlukan menuruti kondisi yang berubah ubah. Semua organ di dalam tubuh mempunyai kebutuhan yang berbeda beda dan semua kebutuhan dilayani melalui urat urat / pembuluh darah, Semua jenis kebutuhan diangkut oleh darah ke segala penjuru tubuh yang dirobah secara kimia di dalam darah itu sendiri. Alirah darah harus lancar , tidak boleh ada endapan darah.Kualitas darah harus baik, karena darah juga bertugas meyembuhkan penyakit membunuh kuman penyakit. Tubuh kita terdiri dari 70 - 75 % air. Untuk menggerakan air dalam tubuh dilakukan oleh Jantung/ pompa ajaib yang bekerja tanpa henti. ( cobalah…sebelum tidur..mengucapkan dengan bahasa rasa yang lembut penuh kasih sayang..” wahai Jantungku…saya terima kasih sekali atas bantuan serta kerja saja yang baik selama ini. Semoga kita bisa saling mangasihi seterusnya ) Sel sel tubuh kita / bagian bagian terkecil dari daging atau organ hanya dapat hidup antara 100 – 120 hari lalu ia akan mati. Berjuta juta sel yang mati akan diangkut ke tempat pembuangan yaitu melalui saringan ginjal bersama air kencing/kemih. Air merupakan alat pengangkutan semua sampah sampah ini kea lat sekresi sehingga metabolisme berjalan dengan baik. Sebagian kotoran dikeluarkan melalui keringat. Air juga bertugas mengangkut zat zat makanan, menjaga suhu tubuh, membawa oksigen dan membawa sari sari makanan. Penggunaan air pada tubuh manusia tak obahnya sebagaimana pentingnya oli sebagai pelumas mesin. Semua gerakan gerakan tubuh seperti kaki, tangan, kepala dll, akan dapat bergerak bebas tanpa ada kelainan/rasa sakit, jikalau air selalu cukup. Kekayaan air di dalam tubuh akan membuat seluruh zat zat makanan menjadi berfungsi, bisa mengobati segala jenis penyakit. ------------ --- >> ( bersambung) -----Original Message----- From: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com[mailto:persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com] On Behalf Of Sudrajat Sent: Monday, October 26, 20091:57 PM To: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com; 'Berkas Cahaya Kesadaran'; diskusi_gantharwa@ googlegroups. com; Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@mkpi. panasonic. co.id Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) “ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada artinya bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar- an, termasuk manusia. Dalam memberi arti pada alam semesta itulah, manusia sekaligus menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan memang untuk itulah ia diadakan. Melupa – kantugas mendasar itu sama saja menurun- kanderajatnya sendiri. “ Dear all, para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua. Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian / explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia.., sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai sekarang. Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri. Memang diperlukan sedikit ke arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA. Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat. ------- >> 1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan zat yang amat sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan oleh alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada . Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut. Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air : Filosofi Air Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan. Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah Air mematikan api dan membersihkan kotoran. Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri Dalam bentuk uap dan kembali mengembun. Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali. Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati. Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan. Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang Namun selalu menang pada akhir perjuangannya. (* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu ) 2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini kita berkesempatan untuk memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju – membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran “ yang idealnya harus bertambah maju dan anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan, merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya, sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya.. sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya…serta…mencoba menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan. 3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia di tempat alaminya. Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan penghakiman. 4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak bijaksana JIKA bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi atau ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ). Siapapun harus melakukan perjalanannya sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru dari dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi ). 5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan. Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana semestinya perjalanan diri ini menuju. ---------- >> ( bersambung – segera ) Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/ |
|
|
Re: AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 )so ????
What about if our atoms are a universe ??? Salam, ________________________________ From: "bens.sudjanto@..." <bens.sudjanto@...> To: SI-mail <Spiritual-Indonesia@...> Sent: Wed, October 28, 2009 3:13:58 PM Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 ) We are the dancing atoms, the light of the darkness which embrace us and gives space to dance internally. Powered by Telkomsel BlackBerry® ________________________________ From: "Sudrajat" <sudrajat@srg- mscid.com> Date: Wed, 28 Oct 2009 14:43:31 +0700 To: <persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com>; 'Berkas Cahaya Kesadaran'<BeCeKa@yahoogroups. com>; <diskusi_gantharwa@ googlegroups. com>; <Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com> Cc: 'Hanida Widyaningtyas'<hwidyaningtyas@ maitland- smith.co. id>; <syafroni@mkpi. panasonic. co.id> Subject: [Spiritual-Indonesi a] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 ) UNIVERSAL INVOCATION Written by Annie Besant · O hidden life , vibrant in every atom ( O Hidup tersembunyi , bergetar di dalam setiap atom ) · O hidden Light , shinning in every creature ( O Cahaya tersembunyi , bersinar di dalam setiap makhluk ) · O hidden Love, embracing all in oneness ( O kasih tersembunyi, melingkupi semua di dalam ke Tunggalan ) May all who feel themselves as one with thee, know they are therefore one with every other. ( Olehkarena itu, bolehlah semua yang merasakan diri mereka sendiri sebagai Tunggal denganMu, mengetahui bahwa mereka adalah Tunggal dengan setiap yang lainnya ) ------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- >> 1. Setiap makhluk di kehidupan ini ketika di urai pada dasarnya memang hanya tersusun dari dua unsur : material dan Spiritual. Ke dua unsur alam yang cenderung menyatu dan terpisah secara berulang tanpa akhir inilah yang membentuk siklus kehidupan semesta.Dari penciptaan menuju kiamat dan berawal lagi pada proses penciptaan. Bila material semesta meliputi galaksi , bintang, dan segala benda semesta lain, sedangkan spirit semesta raya boleh dibilang..dikenal dengan kata Tuhan. Tidakkah di ujung penguraian tubuh sebagai unsur material diri, setiap manusia juga memiliki unsur spiritual yang diberi nama Jiwa..atau apapun namanya. Di refleksikan ke duanya, maka di unsur material tubuh adalah sebuah semesta kecil, dan di unsur spiritual, jiwa berposisi sebagai Tuhan kecil yang ada di dalam diri manusia. 2. Ya…mencoba mengintip apa apa yang bekerja di dalam Tubuh.manusia..dicoba di bandingkan dengan yang ada di lingkungan.di alam semesta.., semoga ada hikmah.pelajaran diri ..jejaj jejak rahasia alam semesta dan rahasia Tuhan meskipun hanya fatamorgana. Tuhan Besar Sang Tunggal.sang maha sumber Hidup sudah berbicara dengan diam, manusialah..yang harus pro aktip dan pasip..untuk dengan arief diri membaca..”aku adalah alam semesta kecil. Berikut beberapa butir mutiara dari para Sufi, Yogi, Guru Suci..: - “ Siapasaja yang bisa memahami tubuh dan kehidupannya, dia bisa memahami semesta. Siapa saja memahami diri sejatinya, dia memahami Tuhan “ - “ RahasiaTuhan ada di dalam diri manusia. Kehendak Tuhan..juga kehendak Manusia.” 1. Apakah bisa kita coba bayangkan dan pelajari..bahwa ledakan besar apda awal terbentuknya alam semesta memiliki kemiripan dengan pembelahan sel benih setelah suatu proses pembuahan sel telur oleh sperma ?. Adaproses Big bang..ada proses black hole..yang amat sangat luar biasa. Menengok alam semesta keci dengan lensa lain.., seluruh ciri ciri organ dalam sistem tubuh manusia pada suatu ketika tersalin dalam suatu DNA / deoxycribo nucleic acid. DNA hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron..anehbin ajaib..DNA mampu membawa cetak biru diri manusiake dalam milyard an kode kode genetik. (bandingkan dengan Chip buatan manusia ). DNA juga mampu menampung kode kode ingatan yang berisi program cerdas tentang bagaimana nantinya jantung, paru paru, ginjal,otak, lambung dan organ lain akan berkerja setelah tubuh janin terbentuk. 2. Merenung…tentang sekitar 100 juta sel sperma..per milliter cairan sperma yang masing masing memiliki kemungkinan sama untuk kelak menyatu dengan sel telur..dan menjadi tubuh manusia. Mereka (sperma) berlomba lomba..lari sekuat tenaga agar bisa sampai ketujuannya ( permulaan / awal Ego bisa dilihat dari sini sekaligus kecerdasan yang sangat cerdas ). Bila satu dari sekian juta sel sperma berhasil menembus dinding sel telur, maka lapisan sel telur akan segera mengeras sehingga sel sperma lain tidak akan bisa masuk/membuahinya. Proses awal penciptaan “alam semesta kecil “ segera dimulai. Begitu..bagian diri kita yang berasal dri ayah menyatu dengan bagian diri kita dari ibu, maka penyatuan ini selanjutnya diikuti dengan pembelahan pembelahan. Terus membelah ..terus membelah membentuk tubuh beserta system organ lainnya . system pencernaan, system peredaran darah, system pernapasan, system saraf-otot-tulang, system hormonal dan system system lainnya, semua terbentuk mengikuti aturan yang sudah terprogram dalam DNA kita. 10. Jantung berdenyut memompa darah kira kira 70 X ( antara 60 – 80 ) dalam satu menit. Setiap kali jantung berdenyut memompa darah, banyaknya adalah kira kira 70 ml. maka dalam waktu satu menit jantung akan memompa darah sebanyak 70 X 70 ml = 4.900 ml atau 4,9 liter. Dalam waktu satu jam : 294 liter. Dalam satu hari : 7056 liter. Menghubungkan 100 triliun sel pada tubuh manusia , bekerja tanpa berhenti sepanjang hidup. Jantung terdiri dari 2 lapisan otot pericardium yang selalu memperoleh cairan khusus untuk melunasi jantung supaya bebas dan mudah berkontraksi melakukan tugasnya. Cairan yang merupakan oli ini adalalh diolah oleh organ adrenal yang bekerja sama dengan hati/lever. Mengatur tekanan darah; memompakan sejumlah darah yang diperlukan menuruti kondisi yang berubah ubah. Semua organ di dalam tubuh mempunyai kebutuhan yang berbeda beda dan semua kebutuhan dilayani melalui urat urat / pembuluh darah, Semua jenis kebutuhan diangkut oleh darah ke segala penjuru tubuh yang dirobah secara kimia di dalam darah itu sendiri. Alirah darah harus lancar , tidak boleh ada endapan darah.Kualitas darah harus baik, karena darah juga bertugas meyembuhkan penyakit membunuh kuman penyakit. Tubuh kita terdiri dari 70 - 75 % air. Untuk menggerakan air dalam tubuh dilakukan oleh Jantung/ pompa ajaib yang bekerja tanpa henti. ( cobalah…sebelum tidur..mengucapkan dengan bahasa rasa yang lembut penuh kasih sayang..” wahai Jantungku…saya terima kasih sekali atas bantuan serta kerja saja yang baik selama ini. Semoga kita bisa saling mangasihi seterusnya ) Sel sel tubuh kita / bagian bagian terkecil dari daging atau organ hanya dapat hidup antara 100 – 120 hari lalu ia akan mati. Berjuta juta sel yang mati akan diangkut ke tempat pembuangan yaitu melalui saringan ginjal bersama air kencing/kemih. Air merupakan alat pengangkutan semua sampah sampah ini kea lat sekresi sehingga metabolisme berjalan dengan baik. Sebagian kotoran dikeluarkan melalui keringat. Air juga bertugas mengangkut zat zat makanan, menjaga suhu tubuh, membawa oksigen dan membawa sari sari makanan. Penggunaan air pada tubuh manusia tak obahnya sebagaimana pentingnya oli sebagai pelumas mesin. Semua gerakan gerakan tubuh seperti kaki, tangan, kepala dll, akan dapat bergerak bebas tanpa ada kelainan/rasa sakit, jikalau air selalu cukup. Kekayaan air di dalam tubuh akan membuat seluruh zat zat makanan menjadi berfungsi, bisa mengobati segala jenis penyakit. ------------ --- >> ( bersambung) -----Original Message----- From: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com[mailto:persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com] On Behalf Of Sudrajat Sent: Monday, October 26, 20091:57 PM To: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com; 'Berkas Cahaya Kesadaran'; diskusi_gantharwa@ googlegroups. com; Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@mkpi. panasonic. co.id Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 ) “ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada artinya bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar- an, termasuk manusia. Dalam memberi arti pada alam semesta itulah, manusia sekaligus menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan memang untuk itulah ia diadakan. Melupa – kantugas mendasar itu sama saja menurun- kanderajatnya sendiri. “ Dear all, para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua. Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian / explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia.., sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai sekarang. Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri. Memang diperlukan sedikit ke arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA. Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat. ------- >> 1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan zat yang amat sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan oleh alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada . Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut. Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air : Filosofi Air Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan. Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah Air mematikan api dan membersihkan kotoran. Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri Dalam bentuk uap dan kembali mengembun. Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali. Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati. Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan. Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang Namun selalu menang pada akhir perjuangannya. (* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu ) 2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini kita berkesempatan untuk memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju – membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran “ yang idealnya harus bertambah maju dan anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan, merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya, sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya.. sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya…serta…mencoba menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan. 3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia di tempat alaminya. Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan penghakiman. 4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak bijaksana JIKA bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi atau ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ). Siapapun harus melakukan perjalanannya sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru dari dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi ). 5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan. Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana semestinya perjalanan diri ini menuju. ---------- >> ( bersambung – segera ) |
|
|
AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 3 )G A Y A T R I M A N T R A
A U M. BHUR BHUVAH SVAHA TAT SAVITUR VARENYUM BHARGO DEVASYA DHEEMAHI DHIYO YO NAFH PRACHODAYAT OM ..SHANTI, SHANTI, SHANTI Kami bermeditasi pada Ibu Ilahi ( bumi, Atmosfir, langit ). Berilah kami cahaya cemerlang seperti kekuatan Matahari. Singkirkan semua kegelapan dalam diri kami, dan bangkitkan Serta kuatkan kecerdasan dna kemampuan diskriminasi kami Dan dapat meng insyafi KEBENARAN - TUHAN. Dear all my brother(s) and my sisters. Fyi.., lanjutannya. 11. Pemampatan unsur-unsur material alam semesta menjadi sekumpulan massa padat yang konon terjadi sebelum alam semesta terbentuk, tampak mirip sekali dengan terpusatnya kode genetik dari tubuh Ayah (DNA dalam sebuah sel sperma) dan kode data genetik ibu (DNA sebuah sel telur ). Big bang serupa dengan pembelahan sel yang terjadi setelah kedua bagian dkrikita saling bertemu dalam proses pembuahan. Proses terbentuknya galaksi, bintang, planet, bulan dst. Adalah mirip proses ketika oragn dan sistem organ dalam tubuh mulai terbentuk. Tubuh manusia diperkirakan terdiri atas 50 Triliun sel/DNA. Rangkaian genetik dalam 50 triliun sel di tubuh manusia panjangnya bisa mencapai 50 miliar mil atau setera dengan 100.000 kali jarak bumi ke bulan. Dalam Weda pernah mengatakan bahwa kecerdasan jagat raya membentang dari yang lebih kecil dari yang terkecil sampai yang lebih besar dari yang terbesar. Dan DNA merupakan bukti fisik dari itu. Maha kecil sekaligus mahabesar. Mirip dengan sifat Tuhan yang sering disebutkan oleh para guru suci. 12. Sel sel awal kita berisi konsep-konsep orang tua. Juga rekaman perjalanan tubuh, pikiran, jiwa orang tua. Diterangi cahaya ini, adakah alasan untuk tidak menghormati orang tua ?. Energi-energi semesta yang tersimpan dalam molekul-molekul nutrisi masuk melalui tubuh ibu, Cinta kasih semesta terserap ke dalam diri kita melalui ibu. Adakah utang yang lebih besar dari ini ?. Peran Tuhan dalam penciptaan kita tampaknya bisa dirunut arahnya semenjak energi cinta kasih berperan mempertemukan kedua orang tua kita. Ada peran Energi yang menggerakan sel sperma dan sel telur. Energi pula yang menyebabkan terjadinya proses pembuahan sel benih untuk menjadi makhluk bernama manusia. Energi Maha kuasa (Tuhan ) ini berada di seluruh sel dalam diri manusia ?. Sayangnya , energi itu kerap digunakan untuk hal-hal yang justru menjauh dari sifat-sifat hakiki energi Semesta. Barangkali karena manusai tidak menyadari wajah Tuhan ?. Lalu seperti apa wajah Tuhan di dunia ini ?. Takala merenungkan..menghayati akan peran Tuhan , sang energi Cinta kasih sebagai pencipta seluruh isi alam semesta.., adakah kita menghormat makhluk lain..layaknya kita juga mengetahui bahwa ada Tuhan di situ. Membunuh binatang hanya sekedar membela kenikmatan lidah sesaat..= setara kita juga melukai kesadaran dimana juga Tuhan ada di situ. Kita semua lahir dari sekumpulan cinta kasih. Kita adalah benih benih cinta kasih. cinta kasih yang terus bertumbuh menjadi dewasa. Manakala dari benih cinta semesta yang juga dibesarkan oleh cinta kasih alam itu ternyata kita tumbuh menjadi pohon pohon yang kehilangan cinta kasih, selayaknya kita mulai menengok ke dalam diri. Tidakkah di dalam sedang tumbuh benalu benalu kekerasan, iri hati, kedengkian menutupi indahnya kesejatian diri yang seharusnya penuh cinta kasih ?. saatnya kini merabas benalu benalu agar energi kehidupan tidak sia sia terserap ke dalm diri kita. 13. Mengingat setiap sel tubuh juga memiliki ingatan dan kecerdasannya masing masing, maka input itu juga akan tersimpan dalam memori yang ada pada tiap tiap sel. Dengan demikian , sakit satu sel akan menimbulkan sakit pada sel lainnya. Bahagia pada sel-sel otak akibat kebahagiaan pikiran juga akan menimbulkan kebahagiaan pada semua sel tubuh. Bahwa para ahli fisika dan kimia menyatakan setiap zat/atom memiliki energi. Energi ini tidak berbentuk, tidak diciptakan, dan tidak bisa dimusnahkan. Tetapi bisa berubah menjadi energi jenis lain, karena itu sesungguhnya energi tak pernah habis (Hk.Kekekalan energi). Ya..energi ini..sangat kecil..sekaligus sangat besar , .lalu bisakah kita menyebutnya Tuhan ?. Ada kerja sama yang sangat harmonis..nyaris sempurna..kerja sama yang saling membantu.., saling merasakan kebutuhan masing masing antara sel sel di dalam tubuh. Adakah di luar tubuh.., yaitu manusia itu sendiri terjalin kerja sama yang bisa saling merasakan dan saling membantu ?. 14. Dalam diri manusia ..ada kesadaran Tubuh phisik/raga.., ada kesadaran Jiwa..dan ditengahnya ada penghubung ..yaitu..PIKIRAN .sebagai jembatan penghubung. Keseimbangan di antara ke tiga perangkat ini..adalah ideal , bagus..untuk diri ini melakukan perjalanan mencari kesejatian. Jiwa yang belum seimbang karena tubuh dan pikiran masih terombang ambing , akan mementaskan dualitas yang saling bermusuhan.Di ujung perjalanan , takala keseimbangan holistik dalam tubuh, pikiran dan jiwa tercapai , maka segala dualitas melebur dalam sebuah kesempurnaan. Tanda tanda seseorang sedang belajar seimbang , dia akan keras / disiplin pada diri sendiri tetapi lembut kepada orang lain. Sabar , ikhlas tanpa beban..layaknya orang tua yang mencintai anaknya. Sisi maskulin dan feminin berperan dalam kebersamaan dan keseimbangan langkah langkah harmoni. Tubuh Pikiran dan Jiwa perlu latihan latihan yang terprogram secara holistik berkesinambungan terus menerus. 15. Adrenal adalah suatu organ pada ujung setiap ginjal, berfungsi untuk memproduksi beberapa kelenjar, all : - Adrenalin : Oli untuk memperlancar tugas jantung - Cortizon : Oli untuk persediaan tulang - Hormon : sumber tenaga/energi - Zat lain lain Hati/lever : sebuah pabrik kimia raksasa. Semua zat makanan diangkut dari pencernaan dibawa ke hati untuk diproses menjadi berbagai jenis zat sesuai dengan kebutuhan organ. Hati juga membentuk sel darah merah untuk membangun perkembangan tubuh. Hati turut menetralkan gula dalam darah setelah bekerja sama dengan insulin yang diproduksi oleh pancreas. Juga melenyapkan segala zat racun yang berasal dari makanan dan minuman yang kurang bersih yang memudahkan pekerjaan ginjal melakukan penyaringan. Tetapi hati hanya mampu melenyapkan za racun dalam jumlah terbatas. Dengan kata lain : menunjang logistic system kekebalan; Membersihkan bakteri; menghasilkan sumber energi tubuh; Menyimpan darah, memproduksi sel darah merah baru dan menggantikan sel darah mati. Getah bening adalah kelenjar kelenjar yang memproduksi antibody atau darah putih sebagai pasukan pembunuh kuman kuman. Pankreas adalah sebuah organ yang berbentuk memanjang dari organ usus 12 jari sampau ujung ginjal kiri atau limpa. Pankreas dapat rusak kalau sering minum air dingin atau air es. Pankreas berfungsi memproduksi kelenjar : - Tripsin : bekerja untuk mencerna protein - Lipase : berkerja sama dengan empedu mencerna lemak - Insulin : untuk mengendalikan kadar gula dalam darah Otak memiliki komponen air sebanyak 90 %. Sementara darah memiliki komponen air 95 % -- Minim manusia normal : 2 liter sehari agar Terjaga saringan ginjal/glomerulus. Kurang air..akibatnya ginjal berkerja extra keras menyaring darah kemungkinan bisa menyebabkan perobekan glomerulus. Diabetes Melitus / penyakit gula / penyakit kencing manis Kadar gula yang normal didalam tubuh : 80 120 mg %. Bila kurang maka tubuh akan lemas, dan bila lebih bisa menimbulkan penyakit gula/diabetes. Ciri cirinya all : Sering kencing; mata menjadi kabur; impotent; syaraf menjadi terganggu, ginjal turut menderita, makan banyak berat badan menurun. -- > yang pasti cek laboratorium. Diabetes adalah penyakit dimana kadar gula dalam darah meninggi, disebabkan oleh kadar insulin yang rendah.Insulin hormon yang diproduksi kelenjar pancreas, berguna untuk mengatur kadar gula. Penyakit Diabetes sangat sulit diobati dan dapat berlangsung seumur hidup Limpa. Berkontribusi pada produksi sel , fagositosis, perlindungan sel darah merah dan pembangunan kekebalan. Penyaringan sel sel darah, menggantikan fungsi sumsum tulang, menghasilkan sel darah dan toksifikasi. Paru Paru. Organ pada system pernasan dan berhubungan dengan system peredaran darah. Menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah. Ginjal . Setiap ginjal mempunyai 7 buah medulla. Setiap medulla mempunyai banyak benang benang yang berbentuk garis garis dan mempunyai ribuan saringan halus yang hanya dapat dilihat dengan microscop. Pada ujung medulla terdapat sebuah lubang umum. Setiap ginjal mempunyai kira kira 1 juta buah lubang saringan. Bila saringan tertutup lebih dari 500.000 maka akan mengalami kesakitan yang begitu berat. Darah kotor memasuki ginjal dan mengalir di seluruh ruangan kortex. Ginjal berfungsi untuk menyaring semua kotoran , juga bertindak sebagai organ untuk menjaga keseimbangan air, garam dan asam basa di dalam tubuh. -------- >> ( bersambung ) |
| Free embeddable forum powered by Nabble | Forum Help |