AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )

View: New views
12 Messages — Rating Filter:   Alert me  

AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )

by Sudrajat IDSRG Ass MGR OPS :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

 
“ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada  artinya
bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang
bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar-
an, termasuk manusia. Dalam memberi arti
 pada alam semesta itulah, manusia sekaligus
 menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan
memang untuk itulah ia diadakan. Melupa –
kan tugas mendasar itu sama saja menurun-
kan derajatnya sendiri. “    
 
 
 
 
Dear all,  para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua.
 
Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian /
explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri
manusia.., sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham
perbedaan manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari
dulu sampai sekarang.
 
Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di sekitar..di
sekeliling kehidupan manusia itu sendiri.  Memang diperlukan sedikit ke
arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas
membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa
: Tubuh manusia dan alam sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG
MASA.
 
Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan
sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak
bermanfaat.
 
------- >>
 
1. Pada umumnya..manusia.., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh
Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia
lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan  zat yang amat  sangat
dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur
lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis..sudah disediakan oleh
alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi
ada . Air..laut..menguap..karena terik panas matahari.., gumpalan
awan..naik ..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir
kembali ke laut.
Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air :
Filosofi Air
Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna, dalam arti
yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmunya
itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan.
Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung sifat-
sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya
lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan.

Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah
Air mematikan api dan membersihkan kotoran.
Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri
Dalam bentuk uap dan kembali mengembun.
Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu
Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok
untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.


Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati
Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati.
Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun
Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.
Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang
Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.

(* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu )
 
2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus
dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini  kita berkesempatan untuk
memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan
hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju –
membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai
sebuah proses perubahan kesadaran  “ yang idealnya harus bertambah maju
dan anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas
memperhatikan, merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran
sendiri apa adanya, sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini
sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya..sejalan dengan peningkatan
kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan alam semesta
apa adanya…serta…mencoba menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang
maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan.
 
3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di
bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di
hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek
men cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan
berbahagia di tempat alaminya.  Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa
penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari
sini..mengalir apa adanya..?.  Cobalah .., hai manusia memperhatikan
serigala, harimau, monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak
anak mereka di hutan  . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan
penghakiman.
 
4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak
bijaksana JIKA  bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi  atau
ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru
Mursyid, guru spiritual ). Siapapun harus  melakukan perjalanannya
sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru
dari dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk
latihan meditasi ).
 
5.Sebuah proses perjalanan..hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan.
Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang
cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta
peta perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam
serangkaian makna makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga
didalam tubuh. Ketekunan mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah
jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana semestinya perjalanan
diri ini menuju.
 
---------- >>
 
( bersambung – segera )
 

Bls: to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )

by Utju Ali Basya :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message





KANG Mas Sudrajat

Sekedar urun rembug
bersama issue ini

Terima kasih

Mengenal Allah

Mengapa kita
perlu membahas masalah ma'rifatullah?

 Tidak akan ada gerak tanpa motivasi. Tentu saja upaya untuk mengetahui masalah asal-usul
keberadaan semesta juga tidak dapat terlaksana tanpa motivasi dan dorongan. Para filsuf dan ilmuwan menyebutkan tiga faktor
fundamental dalam rangka mengenal Tuhan. Faktor tersebut senada dengan apa
disinggung secara jelas oleh al-Qur'an, antara lain:

      a. Motivasi Akal

      b. Motivasi Fitri

      c. Motivasi Kasih

a. Motivasi Akal

      Setiap manusia
pecinta kesempurnaan. Kecintaan ini bersifat substansial dan merata. Hanya
saja, setiap orang melihat kesempurnaannya pada suatu hal tertentu, lalu
mengusahakannya. Ada sekelompok orang yang, alih-alih mengejar air, mengejar
kepuasan dan kesempurnaan semu serta mengira bahwa itu adalah realitas.
Motivasi ini kerap disebut sebagai "naluri mencari keuntungan dan
menghindari kerugian". Lantaran naluri ini, manusia melihat dirinya memiliki
tugas untuk menyikapi secara serius hubungannya dengan segala hal yang
bertalian dengan nasibnya (dari perspektif untung dan rugi). Akan tetapi,
menyebut kecintaan ini sebagai naluri (gharizah) bukanlah suatu hal yang
mudah, karena naluri biasanya digunakan pada hal-hal yang memiliki efek tanpa
intervensi pemikiran dalam pelbagai perbuatan manusia atau segala makhluk
lainya. Atas alasan ini, dalam urusan dunia fauna, istilah ini juga sering
dipakai.

      Oleh karena itu,
lebih baik kita menggunakan istilah "kecendrungan-kecendrungan
transendental" yang digunakan oleh sebagian orang dalam masalah ini.
Secara umum, cinta pada kesempurnaan dan cenderung kepada keuntungan spiritual
dan material serta menghindar dari segala bentuk kerugian mengarahkan seseorang
untuk meneliti kemungkinan (ihtimâl) diperoleh atau tidaknya. Yakni, semakin
kemungkinan memperoleh keuntungan itu kuat, atau semakin terjadinya kerugian
itu besar, penelitian atas masalah ini semakin penting. Adalah mustahil bagi
seseorang yang memberikan kemungkinan tentang suatu perkara yang akan
menentukan nasibnya, namun ia tidak memandang dirinya bertanggung jawab untuk
meneliti perkara tersebut. Dalam kategori ini, iman kepada Allah dan pengkajian
agama merupakan perkara yang niscaya. Sebab, teks-teks agama banyak memuat
persoalan nasib dan persoalan baik-buruk perilaku manusia yang berhubungan erat
dengan iman. Dalam menjelaskan masalah ini, sebagian orang membawakan beberapa
perumpamaan. Misalnya, "Anggaplah kita melihat seseorang yang berada di
persimpangan dua jalan. Kepada dirinya ia berkata, 'Tinggal di tempat ini
sangat berbahaya, dan memilih jalan ini juga berbahaya, sedangkan jalan yang
lain adalah jalan keselamatan.' Kemudian, ia menguraikan indikasi-indikasi dan
bukti-bukti untuk keduanya. Tentu, ia perlu meneliti dua jalan di hadapannya
itu. Mengabaikan kedua-duanya adalah bertentangan dengan akal sehat."
Kaidah akal "menghindari kerugian yang mungkin ada" yang popular ini
merupakan turunan dari motivasi akal. Kepada Nabi saw., Al-Qur'an menegaskan, "Katakanlah,
'Bagaimanakah pendapat Kamu seandainya Al-Qur'an ini berasal dari sisi Allah,
kemudian Kamu mengingkarinya, siapakah yang lebih sesat dari orang yang selalu
berada dalam penyimpangan yang jauh?'" (Qs. Fushshilat [41]: 52) Tentu
saja, ayat ini tidak ditujukan kepada mereka yang enggan menggunakan
argumentasi logis. Sejatinya, bila ayat ini ditujukan kepada orang-orang keras
kepala, pongah, dan fanatik, maka ia menyatakan bahwa sekiranya Anda menolak
mutlak akan kebenaran Al-Qur'an, Tauhid dan adanya kehidupan setelah kematian (ma'âd),
niscaya tidak ada argumentasi yang dapat menafikan semua kebenaran ini. Dengan
demikian, kemungkinan yang tersisa adalah bahwa ajakan Al-Qur'an dan perkara
hari kebangkitan sungguh sebuah kebenaran. Pada titik ini, pikirkanlah nasib
buruk yang kelak akan Anda hadapi akibat kesesatan dan penentangan tak berdasar
yang Anda lakukan terhadap ajakan Ilahi ini. Pesan ayat ini serupa dengan apa
yang disampaikan oleh para Imam Maksum a.s. dalam menghadapi orang-orang yang
keras kepala pada kesempatan terakhir, sebagaimana hadis yang diriwayatkan
dalam Al-Kâfî.

      Marilah kita simak
bersama! Banyak informasi yang telah disampaikan kepada Imam Ash-Shadiq a.s.
tentang Ibn Abi Al-Aujah; seorang materialis dan ateis. Sampai akhirnya mereka
bertemu di musim haji. Sebagian dari sahabat Imam berkata, "Rupanya Ibn
Abi al-Aujah kini telah memeluk Islam". Imam berkata, "Ia kini lebih
gelap dan lebih buta hatinya. Ia tidak akan pernah menjadi Muslim".
Tatkala melihat Imam, ia berkata, "Salam Sejahtera, wahai Tuanku!"
Imam menjawab dengan melontarkan pertanyaan kepadanya, "Untuk apa engkau
datang kemari?" Ia menjawab, "Di samping sudah menjadi kebiasaan
kami, juga tradisi lingkungan menuntut demikian, aku hendak menyaksikan
perbuatan orang-orang ini yang biasa dilakukan oleh para jin; menggundul kepala
dan melempar jumrah." Imam berkata, "Engkau masih saja tetap sesat
dan keras kepala, Wahai Abdul Karim." Sebelum Ibn Abi al-Aujah menjawab,
Imam segera menukas, "Di musim haji ini, bukanlah tempat untuk
berdebat!" Lalu beliau menepikan aba'ah-nya seraya berkata, "jika
benar seperti yang kau katakan bahwa Allah dan Hari Kiamat itu tidak ada
-padahal tidaklah demikian- maka di samping kami adalah orang-orang selamat,
engkau juga demikian. Namun, jika benar apa yang kami yakini -dan memang
demikian kenyataannya- maka kami termasuk orang-orang selamat, sedangkan engkau
pasti binasa." Ibn Abi al-Aujah menatap orang-orang yang menyertainya dan
berkata, "Di lubuk hatiku yang paling dalam aku merasakan luka. Bawalah
aku kembali!" Mereka membawanya pulang. Tidak lama setelah itu, ia
meninggal.

b. Motivasi Kasih

      Sebuah pepatah
mengatakan, "Al-Insân 'abidul ihsân" (Manusia adalah hamba
kebaikan). Dengan kandungan yang sama, Imam Ali a.s. pernah berkata,
"Al-Insân 'abdul ihsân" (Manusia adalah hamba kebaikan). Pada
hadis lain, ia juga menegaskan, "Bil Ihsân tumlakul qulûb"
(Dengan perbuatan baik, hati akan tertaklukkan). Juga sebuah hadis yang dinukil
dari Imam Ali a.s. mengatakan: "Wa afdhil man syi'ta takun
amîrah(u)" (Lakukan kebaikan kepada siapa saja, niscaya engkau menjadi
tuannya). Akar dari semua pesan itu dapat dijumpai pada hadis Rasulullah saw.,
bahwa "Sesungguhnya Allah Swt. telah menjadikan hati takluk kepada siapa
saja yang berbuat baik kepadanya dan murka terhadap siapa saja yang berlaku
buruk kepadanya." Kesimpulan dari semua itu ialah; barangsiapa berbuat
khidmat atau kebaikan kepada orang lain, niscaya ia (penerima kebaikan itu)
memiliki kecendrungan untuk mengenal pelaku kebaikan itu dan berterima kasih
kepadanya. Dan semakin tinggi nilai sebuah kebaikan, semakin takluk pula hati
penerima dan semakin tinggi keinginannya untuk mengenal pemberi kebaikan itu.
Namun, harus diperhatikan bahwa konsep "bersyukur kepada pemberi
kebaikan" terlebih dahulu diakui oleh rasa kasih, jauh sebelum dibenarkan
oleh akal sehat. Kami ingin mengakhiri bagian ini dengan sebuah syair dari
pujangga Arab ternama sebagai sebuah isyarat kecil;

      Berbuat baiklah
kepada insan,

      Niscaya hati
mereka takluk kepada tuan,

      Demikianlah insan adalah budak ihsan.

      Dalam hadis Imam
al-Baqir a.s. dikatakan, "Pada suatu malam, Rasulullah saw. berada di
rumah 'Aisyah. 'Aisyah bertanya kepada beliau, 'Mengapa Anda begitu
bersusah-payah untuk beribadah padahal Allah swt. telah mengampuni segala dosa
Anda, baik yang telah terjadi maupun yang akan datang?' Nabi saw. menjawab,
'Apakah tidak pantas aku menjadi hamba yang bersyukur?'"

b. Motivasi Fitrah

      Maksud fitrah di
sini ialah perasaan-perasaan dan pengetahuan jiwa yang tidak memerlukan
penalaran rasional. Ketika kita melihat sebuah pemandangan yang indah, atau
sekuntum bunga yang semerbak mewangi dan warnanya yang mempesona, kita
merasakan ketertarikan dan gairah di dalam diri kita. Ketertarikan ini disebut
sebagai kecintaan kepada keindahan. Kita tidak memerlukan penalaran untuk
mencntai keindahan ini. Ya, cinta keindahan adalah satu dari sekian
kecendrungan transendental jiwa manusia. Upaya mengarahkan diri kepada agama,
khususnya mengenal Tuhan, tidak hanya merupakan salah satu perasaan esensial
(dzati) dalam relung jiwa manusia, tetapi juga sebagai salah satu dorongan yang
paling kuat dalam fitrah dan jiwa seluruh manusia. Berdasarkan dalil ini, tidak
satu kaum atau bangsa pun, di masa lalu atau kini, yang tidak menjadikan
pikiran dan ruh sebagai hakim atas jenis agama atau ideologi. Dan kenyataan ini menunjukkan kemendasaran perasaan
mendalam ini.

      Al-Qur'an,
ketika menuturkan pengutusan nabi-nabi besar, seringkali menandaskan bahwa
risalah utama mereka ialah memerangi syirik dan penyembahan berhala, bukan
membuktikan keberadaan Tuhan, karena masalah terakhir ini memang telah tertanam
di dalam lubuk hati setiap manusia. Dengan kata lain, manusia tidak menuntut
masalah ini untuk menanamkannya pada setiap lubuk hati manusia. Akan tetapi,
para nabi menuntut bagaimana menyirami pokok masalah itu dan membunuh hama dan belukar yang
acapkali membuat kering dan layu pokok tersebut. Ungkapan "allâ ta'budû
illallâh" atau "allâ ta'budû illâ iyyâh" (jangan
sembah selain Allah) diterangkan dalam bentuk menegasikan berhala-berhala,
bukan menetapkan keberadaan Tuhan. Pelbagai ucapan para nabi tentang realita
ini telah diuraikan dengan jelas di dalam Al-Qur'an, di antaranya dakwah Nabi
saw , Nabi Nuh , Nabi Yusuf , dan Nabi Hud .

      Terlepas dari
semua ini, jiwa kita memiliki perasaan-perasaan fitri lain yang sangat
mendasar. Di antaranya, ketertarikan yang luar biasa kepada pengetahuan. Apakah
mungkin kita menyaksikan sistem menakjubkan di alam semesta yang luas ini tanpa
kita terdesak untuk mengenal pencipta sistemnya? Apakah mungkin seorang ilmuwan
yang telah meluangkan waktu dan susah-payah selama puluhan tahun untuk mengenal
kehidupan habitat semut, atau ilmuwan yang lainnya dengan cucuran keringat
telah menghabiskan waktu selama puluhan tahun untuk meneliti habitat burung,
pepohonan, atau ikan-ikan di laut, tanpa tersisa dorongan selain cinta terhadap
pengetahuan yang terpatri dalam lubuk hatinya? Apakah mungkin para ilmuwan ini
tidak ingin mengenal sumber sejati samudera tak-bertepi ini semenjak azal
(primordial) hingga abad (eternal)? Ketertarikan kepada pengetahuan adalah
motivasi yang mengajak kita kepada ma'rifatullâh (mengenal Tuhan). Alhasil,
Akal kita menuntun kita kepada pengenalan kepada Tuhan ini, rasa kasih menarik
kita kepada keinginan untuk itu, dan fitrah kitalah yang mendorong kita
bergerak ke arahnya.

Citato: 110 Isu-isu Teologi Kontemporer

 

 



"Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH"   TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA  JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA  Semoga Bermanfaat.
           Salam      Utju Ali Basya     Hp:+6281377273456    

--- Pada Sen, 26/10/09, Sudrajat <sudrajat@...> menulis:

Dari: Sudrajat <sudrajat@...>
Judul: [Spiritual-Indonesia] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 1 )
Kepada: persaudaraan_universal@..., "'Berkas Cahaya Kesadaran'" <BeCeKa@...>, diskusi_gantharwa@..., Spiritual-Indonesia@...
Cc: "Hanida Widyaningtyas" <hwidyaningtyas@...>, syafroni@...
Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 6:56 AM






 




   
                 







  

“ Sehebat alam semesta,
ia tak akan ada  artinya  

bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang

bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar-

an, termasuk manusia. Dalam memberi arti

 pada alam semesta itulah,
manusia sekaligus

 menjadi saksi kebesaran sang
Pencipta. Dan

memang untuk itulah ia diadakan. Melupa –

kan tugas mendasar itu sama
saja menurun-

kan derajatnya sendiri.
“      



  



  

  

  

Dear all,  para sahabat arief
billah.. para kadhag sedulur semua.

  

Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian /
explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia..,
sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan
manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai
sekarang.

  

Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di
sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri.  Memang diperlukan sedikit ke arifan dari
dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya
manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam
sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA.

  

Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan
sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat.

  

------- >>

  

1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh
Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih
banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan  zat yang amat 
sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur
lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan oleh alam
ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada .
Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai
akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut.

Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air :

Filosofi Air

Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang
sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan
ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan,
keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung
sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya
lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan.



Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah

Air mematikan api dan membersihkan kotoran.

Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan
diri

Dalam bentuk uap dan kembali mengembun.

Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu

Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok

untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.



 

Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati

Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala
kerendahan hati.

Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun

Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.

Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang

Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.



(* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin
Kung Fu )

  

2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus
dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini  kita berkesempatan untuk memelajari diri
sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan,
serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju – membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas .
Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran  “ yang idealnya harus bertambah maju dan
anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan,
merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya,
sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya
pula. Seterusnya.. sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia
mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya…serta…mencoba
menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna..,
dan manusia bilang : Tuhan.

  

3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di
bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di
hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men
cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia
di tempat alaminya.  Tanpa kata kata,
tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa
belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. 
Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung
dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan  . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan
dan penghakiman.  

  

4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak
bijaksana JIKA  bila diwakili, bisa diatur,
mau dipengaruhi  atau ditentukan berhasil
tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ).
Siapapun harus  melakukan perjalanannya
sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru dari
dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi
).

  

5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan.
Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung
spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan
yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna
kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari
diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana
semestinya perjalanan diri ini menuju.

  

---------- >>

  

( bersambung – segera )

  







 

     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

Bls: to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )

by Wal Suparmo :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Salam,
Terimakasih diberi dongeng sebelum tidur sesuai kecerdasan yang mencertakannya.
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Sen, 26/10/09, Utju Ali Basya <ua.basya@...> menulis:

Dari: Utju Ali Basya <ua.basya@...>
Judul: Bls: [Spiritual-Indonesia]to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 1 )
Kepada: Spiritual-Indonesia@...
Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 10:22 PM






 




   
                   

KANG Mas Sudrajat  

Sekedar urun rembug
bersama issue ini

Terima kasih

Mengenal Allah

Mengapa kita
perlu membahas masalah ma'rifatullah?

 Tidak akan ada gerak tanpa motivasi. Tentu saja upaya untuk mengetahui masalah asal-usul
keberadaan semesta juga tidak dapat terlaksana tanpa motivasi dan dorongan. Para filsuf dan ilmuwan menyebutkan tiga faktor
fundamental dalam rangka mengenal Tuhan. Faktor tersebut senada dengan apa
disinggung secara jelas oleh al-Qur'an, antara lain:

      a. Motivasi Akal

      b. Motivasi Fitri

      c. Motivasi Kasih

a. Motivasi Akal

      Setiap manusia
pecinta kesempurnaan. Kecintaan ini bersifat substansial dan merata. Hanya
saja, setiap orang melihat kesempurnaannya pada suatu hal tertentu, lalu
mengusahakannya. Ada sekelompok orang yang, alih-alih mengejar air, mengejar
kepuasan dan kesempurnaan semu serta mengira bahwa itu adalah realitas.
Motivasi ini kerap disebut sebagai "naluri mencari keuntungan dan
menghindari kerugian". Lantaran naluri ini, manusia melihat dirinya memiliki
tugas untuk menyikapi secara serius hubungannya dengan segala hal yang
bertalian dengan nasibnya (dari perspektif untung dan rugi). Akan tetapi,
menyebut kecintaan ini sebagai naluri (gharizah) bukanlah suatu hal yang
mudah, karena naluri biasanya digunakan pada hal-hal yang memiliki efek tanpa
intervensi pemikiran dalam pelbagai perbuatan manusia atau segala makhluk
lainya. Atas alasan ini, dalam urusan dunia fauna, istilah ini juga sering
dipakai.

      Oleh karena itu,
lebih baik kita menggunakan istilah "kecendrungan- kecendrungan
transendental" yang digunakan oleh sebagian orang dalam masalah ini.
Secara umum, cinta pada kesempurnaan dan cenderung kepada keuntungan spiritual
dan material serta menghindar dari segala bentuk kerugian mengarahkan seseorang
untuk meneliti kemungkinan (ihtimâl) diperoleh atau tidaknya. Yakni, semakin
kemungkinan memperoleh keuntungan itu kuat, atau semakin terjadinya kerugian
itu besar, penelitian atas masalah ini semakin penting. Adalah mustahil bagi
seseorang yang memberikan kemungkinan tentang suatu perkara yang akan
menentukan nasibnya, namun ia tidak memandang dirinya bertanggung jawab untuk
meneliti perkara tersebut. Dalam kategori ini, iman kepada Allah dan pengkajian
agama merupakan perkara yang niscaya. Sebab, teks-teks agama banyak memuat
persoalan nasib dan persoalan baik-buruk perilaku manusia yang berhubungan erat
dengan iman. Dalam menjelaskan masalah ini, sebagian orang membawakan beberapa
perumpamaan. Misalnya, "Anggaplah kita melihat seseorang yang berada di
persimpangan dua jalan. Kepada dirinya ia berkata, 'Tinggal di tempat ini
sangat berbahaya, dan memilih jalan ini juga berbahaya, sedangkan jalan yang
lain adalah jalan keselamatan. ' Kemudian, ia menguraikan indikasi-indikasi dan
bukti-bukti untuk keduanya. Tentu, ia perlu meneliti dua jalan di hadapannya
itu. Mengabaikan kedua-duanya adalah bertentangan dengan akal sehat."
Kaidah akal "menghindari kerugian yang mungkin ada" yang popular ini
merupakan turunan dari motivasi akal. Kepada Nabi saw., Al-Qur'an menegaskan, "Katakanlah,
'Bagaimanakah pendapat Kamu seandainya Al-Qur'an ini berasal dari sisi Allah,
kemudian Kamu mengingkarinya, siapakah yang lebih sesat dari orang yang selalu
berada dalam penyimpangan yang jauh?'" (Qs. Fushshilat [41]: 52) Tentu
saja, ayat ini tidak ditujukan kepada mereka yang enggan menggunakan
argumentasi logis. Sejatinya, bila ayat ini ditujukan kepada orang-orang keras
kepala, pongah, dan fanatik, maka ia menyatakan bahwa sekiranya Anda menolak
mutlak akan kebenaran Al-Qur'an, Tauhid dan adanya kehidupan setelah kematian (ma'âd),
niscaya tidak ada argumentasi yang dapat menafikan semua kebenaran ini. Dengan
demikian, kemungkinan yang tersisa adalah bahwa ajakan Al-Qur'an dan perkara
hari kebangkitan sungguh sebuah kebenaran. Pada titik ini, pikirkanlah nasib
buruk yang kelak akan Anda hadapi akibat kesesatan dan penentangan tak berdasar
yang Anda lakukan terhadap ajakan Ilahi ini. Pesan ayat ini serupa dengan apa
yang disampaikan oleh para Imam Maksum a.s. dalam menghadapi orang-orang yang
keras kepala pada kesempatan terakhir, sebagaimana hadis yang diriwayatkan
dalam Al-Kâfî.

      Marilah kita simak
bersama! Banyak informasi yang telah disampaikan kepada Imam Ash-Shadiq a.s.
tentang Ibn Abi Al-Aujah; seorang materialis dan ateis. Sampai akhirnya mereka
bertemu di musim haji. Sebagian dari sahabat Imam berkata, "Rupanya Ibn
Abi al-Aujah kini telah memeluk Islam". Imam berkata, "Ia kini lebih
gelap dan lebih buta hatinya. Ia tidak akan pernah menjadi Muslim".
Tatkala melihat Imam, ia berkata, "Salam Sejahtera, wahai Tuanku!"
Imam menjawab dengan melontarkan pertanyaan kepadanya, "Untuk apa engkau
datang kemari?" Ia menjawab, "Di samping sudah menjadi kebiasaan
kami, juga tradisi lingkungan menuntut demikian, aku hendak menyaksikan
perbuatan orang-orang ini yang biasa dilakukan oleh para jin; menggundul kepala
dan melempar jumrah." Imam berkata, "Engkau masih saja tetap sesat
dan keras kepala, Wahai Abdul Karim." Sebelum Ibn Abi al-Aujah menjawab,
Imam segera menukas, "Di musim haji ini, bukanlah tempat untuk
berdebat!" Lalu beliau menepikan aba'ah-nya seraya berkata, "jika
benar seperti yang kau katakan bahwa Allah dan Hari Kiamat itu tidak ada
-padahal tidaklah demikian- maka di samping kami adalah orang-orang selamat,
engkau juga demikian. Namun, jika benar apa yang kami yakini -dan memang
demikian kenyataannya- maka kami termasuk orang-orang selamat, sedangkan engkau
pasti binasa." Ibn Abi al-Aujah menatap orang-orang yang menyertainya dan
berkata, "Di lubuk hatiku yang paling dalam aku merasakan luka. Bawalah
aku kembali!" Mereka membawanya pulang. Tidak lama setelah itu, ia
meninggal.

b. Motivasi Kasih

      Sebuah pepatah
mengatakan, "Al-Insân 'abidul ihsân" (Manusia adalah hamba
kebaikan). Dengan kandungan yang sama, Imam Ali a.s. pernah berkata,
"Al-Insân 'abdul ihsân" (Manusia adalah hamba kebaikan). Pada
hadis lain, ia juga menegaskan, "Bil Ihsân tumlakul qulûb"
(Dengan perbuatan baik, hati akan tertaklukkan) . Juga sebuah hadis yang dinukil
dari Imam Ali a.s. mengatakan: "Wa afdhil man syi'ta takun
amîrah(u)" (Lakukan kebaikan kepada siapa saja, niscaya engkau menjadi
tuannya). Akar dari semua pesan itu dapat dijumpai pada hadis Rasulullah saw.,
bahwa "Sesungguhnya Allah Swt. telah menjadikan hati takluk kepada siapa
saja yang berbuat baik kepadanya dan murka terhadap siapa saja yang berlaku
buruk kepadanya." Kesimpulan dari semua itu ialah; barangsiapa berbuat
khidmat atau kebaikan kepada orang lain, niscaya ia (penerima kebaikan itu)
memiliki kecendrungan untuk mengenal pelaku kebaikan itu dan berterima kasih
kepadanya. Dan semakin tinggi nilai sebuah kebaikan, semakin takluk pula hati
penerima dan semakin tinggi keinginannya untuk mengenal pemberi kebaikan itu.
Namun, harus diperhatikan bahwa konsep "bersyukur kepada pemberi
kebaikan" terlebih dahulu diakui oleh rasa kasih, jauh sebelum dibenarkan
oleh akal sehat. Kami ingin mengakhiri bagian ini dengan sebuah syair dari
pujangga Arab ternama sebagai sebuah isyarat kecil;

      Berbuat baiklah
kepada insan,

      Niscaya hati
mereka takluk kepada tuan,

      Demikianlah insan adalah budak ihsan.

      Dalam hadis Imam
al-Baqir a.s. dikatakan, "Pada suatu malam, Rasulullah saw. berada di
rumah 'Aisyah. 'Aisyah bertanya kepada beliau, 'Mengapa Anda begitu
bersusah-payah untuk beribadah padahal Allah swt. telah mengampuni segala dosa
Anda, baik yang telah terjadi maupun yang akan datang?' Nabi saw. menjawab,
'Apakah tidak pantas aku menjadi hamba yang bersyukur?'"

b. Motivasi Fitrah

      Maksud fitrah di
sini ialah perasaan-perasaan dan pengetahuan jiwa yang tidak memerlukan
penalaran rasional. Ketika kita melihat sebuah pemandangan yang indah, atau
sekuntum bunga yang semerbak mewangi dan warnanya yang mempesona, kita
merasakan ketertarikan dan gairah di dalam diri kita. Ketertarikan ini disebut
sebagai kecintaan kepada keindahan. Kita tidak memerlukan penalaran untuk
mencntai keindahan ini. Ya, cinta keindahan adalah satu dari sekian
kecendrungan transendental jiwa manusia. Upaya mengarahkan diri kepada agama,
khususnya mengenal Tuhan, tidak hanya merupakan salah satu perasaan esensial
(dzati) dalam relung jiwa manusia, tetapi juga sebagai salah satu dorongan yang
paling kuat dalam fitrah dan jiwa seluruh manusia. Berdasarkan dalil ini, tidak
satu kaum atau bangsa pun, di masa lalu atau kini, yang tidak menjadikan
pikiran dan ruh sebagai hakim atas jenis agama atau ideologi. Dan kenyataan ini menunjukkan kemendasaran perasaan
mendalam ini.

      Al-Qur'an,
ketika menuturkan pengutusan nabi-nabi besar, seringkali menandaskan bahwa
risalah utama mereka ialah memerangi syirik dan penyembahan berhala, bukan
membuktikan keberadaan Tuhan, karena masalah terakhir ini memang telah tertanam
di dalam lubuk hati setiap manusia. Dengan kata lain, manusia tidak menuntut
masalah ini untuk menanamkannya pada setiap lubuk hati manusia. Akan tetapi,
para nabi menuntut bagaimana menyirami pokok masalah itu dan membunuh hama dan belukar yang
acapkali membuat kering dan layu pokok tersebut. Ungkapan "allâ ta'budû
illallâh" atau "allâ ta'budû illâ iyyâh" (jangan
sembah selain Allah) diterangkan dalam bentuk menegasikan berhala-berhala,
bukan menetapkan keberadaan Tuhan. Pelbagai ucapan para nabi tentang realita
ini telah diuraikan dengan jelas di dalam Al-Qur'an, di antaranya dakwah Nabi
saw , Nabi Nuh , Nabi Yusuf , dan Nabi Hud .  

      Terlepas dari
semua ini, jiwa kita memiliki perasaan-perasaan fitri lain yang sangat
mendasar. Di antaranya, ketertarikan yang luar biasa kepada pengetahuan. Apakah
mungkin kita menyaksikan sistem menakjubkan di alam semesta yang luas ini tanpa
kita terdesak untuk mengenal pencipta sistemnya? Apakah mungkin seorang ilmuwan
yang telah meluangkan waktu dan susah-payah selama puluhan tahun untuk mengenal
kehidupan habitat semut, atau ilmuwan yang lainnya dengan cucuran keringat
telah menghabiskan waktu selama puluhan tahun untuk meneliti habitat burung,
pepohonan, atau ikan-ikan di laut, tanpa tersisa dorongan selain cinta terhadap
pengetahuan yang terpatri dalam lubuk hatinya? Apakah mungkin para ilmuwan ini
tidak ingin mengenal sumber sejati samudera tak-bertepi ini semenjak azal
(primordial) hingga abad (eternal)? Ketertarikan kepada pengetahuan adalah
motivasi yang mengajak kita kepada ma'rifatullâh (mengenal Tuhan). Alhasil,
Akal kita menuntun kita kepada pengenalan kepada Tuhan ini, rasa kasih menarik
kita kepada keinginan untuk itu, dan fitrah kitalah yang mendorong kita
bergerak ke arahnya.

Citato: 110 Isu-isu Teologi Kontemporer

  

  



"Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH"   TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA  JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA  Semoga Bermanfaat.
           Salam      Utju Ali Basya     Hp:+6281377273456    

--- Pada Sen, 26/10/09, Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com> menulis:

Dari: Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com>
Judul: [Spiritual-Indonesi a] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 1 )
Kepada: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com, "'Berkas Cahaya Kesadaran'" <BeCeKa@yahoogroups. com>, diskusi_gantharwa@ googlegroups. com, Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Cc: "Hanida Widyaningtyas" <hwidyaningtyas@ maitland- smith.co. id>, syafroni@mkpi. panasonic. co.id
Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 6:56 AM






 

   
                 







  

“ Sehebat alam semesta,
ia tak akan ada  artinya  

bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang

bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar-

an, termasuk manusia. Dalam memberi arti

 pada alam semesta itulah,
manusia sekaligus

 menjadi saksi kebesaran sang
Pencipta. Dan

memang untuk itulah ia diadakan. Melupa –

kan tugas mendasar itu sama
saja menurun-

kan derajatnya sendiri.
“      



  



  

  

  

Dear all,  para sahabat arief
billah.. para kadhag sedulur semua.

  

Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian /
explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia..,
sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan
manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai
sekarang.

  

Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di
sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri.  Memang diperlukan sedikit ke arifan dari
dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya
manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam
sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA.

  

Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan
sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat.

  

------- >>

  

1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh
Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih
banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan  zat yang amat 
sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur
lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan oleh alam
ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada .
Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai
akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut.

Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air :

Filosofi Air

Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang
sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan
ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan,
keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung
sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya
lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan.



Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah

Air mematikan api dan membersihkan kotoran.

Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan
diri

Dalam bentuk uap dan kembali mengembun.

Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu

Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok

untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.



 

Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati

Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala
kerendahan hati.

Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun

Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.

Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang

Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.



(* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin
Kung Fu )

  

2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus
dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini  kita berkesempatan untuk memelajari diri
sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan,
serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju – membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas .
Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran  “ yang idealnya harus bertambah maju dan
anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan,
merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya,
sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya
pula. Seterusnya.. sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia
mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya…serta…mencoba
menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna..,
dan manusia bilang : Tuhan.

  

3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di
bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di
hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men
cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia
di tempat alaminya.  Tanpa kata kata,
tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa
belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. 
Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung
dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan  . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan
dan penghakiman.  

  

4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak
bijaksana JIKA  bila diwakili, bisa diatur,
mau dipengaruhi  atau ditentukan berhasil
tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ).
Siapapun harus  melakukan perjalanannya
sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru dari
dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi
).

  

5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan.
Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung
spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan
yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna
kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari
diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana
semestinya perjalanan diri ini menuju.

  

---------- >>

  

( bersambung – segera )

  







 

     


         
       
       

       Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
 

     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


      Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser. Dapatkan IE8 di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

Re: Bls: to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )

by asubardja :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Kebanyakan manusia mdern yang cerdas dan berpendidikan tinggi tetap cemas melepaskan pegangan terhadap dogma agama. Mereka biasanya malu nalu tak pernah komen dalam perbincangan mengenai hal ini. mengatakan tak percaya, takut, mengatakan percaya seratus persen juga bingung.

Bagaimana pendapat sdr Utju, Panji, dan lain lain?





--- In Spiritual-Indonesia@..., Wal Suparmo <wal.suparmo@...> wrote:

>
> Salam,
> Terimakasih diberi dongeng sebelum tidur sesuai kecerdasan yang mencertakannya.
> Wasalam,
> Wal Suparmo
>
> --- Pada Sen, 26/10/09, Utju Ali Basya <ua.basya@...> menulis:
>
> Dari: Utju Ali Basya <ua.basya@...>
> Judul: Bls: [Spiritual-Indonesia]to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 1 )
> Kepada: Spiritual-Indonesia@...
> Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 10:22 PM
>
>
>
>
>
>
>  
>
>
>
>
>    
>                    
>
> KANG Mas Sudrajat  
>
> Sekedar urun rembug
> bersama issue ini
>
> Terima kasih
>
> Mengenal Allah
>
> Mengapa kita
> perlu membahas masalah ma'rifatullah?
>
>  Tidak akan ada gerak tanpa motivasi. Tentu saja upaya untuk mengetahui masalah asal-usul
> keberadaan semesta juga tidak dapat terlaksana tanpa motivasi dan dorongan. Para filsuf dan ilmuwan menyebutkan tiga faktor
> fundamental dalam rangka mengenal Tuhan. Faktor tersebut senada dengan apa
> disinggung secara jelas oleh al-Qur'an, antara lain:
>
>       a. Motivasi Akal
>
>       b. Motivasi Fitri
>
>       c. Motivasi Kasih
>
> a. Motivasi Akal
>
>       Setiap manusia
> pecinta kesempurnaan. Kecintaan ini bersifat substansial dan merata. Hanya
> saja, setiap orang melihat kesempurnaannya pada suatu hal tertentu, lalu
> mengusahakannya. Ada sekelompok orang yang, alih-alih mengejar air, mengejar
> kepuasan dan kesempurnaan semu serta mengira bahwa itu adalah realitas.
> Motivasi ini kerap disebut sebagai "naluri mencari keuntungan dan
> menghindari kerugian". Lantaran naluri ini, manusia melihat dirinya memiliki
> tugas untuk menyikapi secara serius hubungannya dengan segala hal yang
> bertalian dengan nasibnya (dari perspektif untung dan rugi). Akan tetapi,
> menyebut kecintaan ini sebagai naluri (gharizah) bukanlah suatu hal yang
> mudah, karena naluri biasanya digunakan pada hal-hal yang memiliki efek tanpa
> intervensi pemikiran dalam pelbagai perbuatan manusia atau segala makhluk
> lainya. Atas alasan ini, dalam urusan dunia fauna, istilah ini juga sering
> dipakai.
>
>       Oleh karena itu,
> lebih baik kita menggunakan istilah "kecendrungan- kecendrungan
> transendental" yang digunakan oleh sebagian orang dalam masalah ini.
> Secara umum, cinta pada kesempurnaan dan cenderung kepada keuntungan spiritual
> dan material serta menghindar dari segala bentuk kerugian mengarahkan seseorang
> untuk meneliti kemungkinan (ihtimâl) diperoleh atau tidaknya. Yakni, semakin
> kemungkinan memperoleh keuntungan itu kuat, atau semakin terjadinya kerugian
> itu besar, penelitian atas masalah ini semakin penting. Adalah mustahil bagi
> seseorang yang memberikan kemungkinan tentang suatu perkara yang akan
> menentukan nasibnya, namun ia tidak memandang dirinya bertanggung jawab untuk
> meneliti perkara tersebut. Dalam kategori ini, iman kepada Allah dan pengkajian
> agama merupakan perkara yang niscaya. Sebab, teks-teks agama banyak memuat
> persoalan nasib dan persoalan baik-buruk perilaku manusia yang berhubungan erat
> dengan iman. Dalam menjelaskan masalah ini, sebagian orang membawakan beberapa
> perumpamaan. Misalnya, "Anggaplah kita melihat seseorang yang berada di
> persimpangan dua jalan. Kepada dirinya ia berkata, 'Tinggal di tempat ini
> sangat berbahaya, dan memilih jalan ini juga berbahaya, sedangkan jalan yang
> lain adalah jalan keselamatan. ' Kemudian, ia menguraikan indikasi-indikasi dan
> bukti-bukti untuk keduanya. Tentu, ia perlu meneliti dua jalan di hadapannya
> itu. Mengabaikan kedua-duanya adalah bertentangan dengan akal sehat."
> Kaidah akal "menghindari kerugian yang mungkin ada" yang popular ini
> merupakan turunan dari motivasi akal. Kepada Nabi saw., Al-Qur'an menegaskan, "Katakanlah,
> 'Bagaimanakah pendapat Kamu seandainya Al-Qur'an ini berasal dari sisi Allah,
> kemudian Kamu mengingkarinya, siapakah yang lebih sesat dari orang yang selalu
> berada dalam penyimpangan yang jauh?'" (Qs. Fushshilat [41]: 52) Tentu
> saja, ayat ini tidak ditujukan kepada mereka yang enggan menggunakan
> argumentasi logis. Sejatinya, bila ayat ini ditujukan kepada orang-orang keras
> kepala, pongah, dan fanatik, maka ia menyatakan bahwa sekiranya Anda menolak
> mutlak akan kebenaran Al-Qur'an, Tauhid dan adanya kehidupan setelah kematian (ma'âd),
> niscaya tidak ada argumentasi yang dapat menafikan semua kebenaran ini. Dengan
> demikian, kemungkinan yang tersisa adalah bahwa ajakan Al-Qur'an dan perkara
> hari kebangkitan sungguh sebuah kebenaran. Pada titik ini, pikirkanlah nasib
> buruk yang kelak akan Anda hadapi akibat kesesatan dan penentangan tak berdasar
> yang Anda lakukan terhadap ajakan Ilahi ini. Pesan ayat ini serupa dengan apa
> yang disampaikan oleh para Imam Maksum a.s. dalam menghadapi orang-orang yang
> keras kepala pada kesempatan terakhir, sebagaimana hadis yang diriwayatkan
> dalam Al-Kâfî.
>
>       Marilah kita simak
> bersama! Banyak informasi yang telah disampaikan kepada Imam Ash-Shadiq a.s.
> tentang Ibn Abi Al-Aujah; seorang materialis dan ateis. Sampai akhirnya mereka
> bertemu di musim haji. Sebagian dari sahabat Imam berkata, "Rupanya Ibn
> Abi al-Aujah kini telah memeluk Islam". Imam berkata, "Ia kini lebih
> gelap dan lebih buta hatinya. Ia tidak akan pernah menjadi Muslim".
> Tatkala melihat Imam, ia berkata, "Salam Sejahtera, wahai Tuanku!"
> Imam menjawab dengan melontarkan pertanyaan kepadanya, "Untuk apa engkau
> datang kemari?" Ia menjawab, "Di samping sudah menjadi kebiasaan
> kami, juga tradisi lingkungan menuntut demikian, aku hendak menyaksikan
> perbuatan orang-orang ini yang biasa dilakukan oleh para jin; menggundul kepala
> dan melempar jumrah." Imam berkata, "Engkau masih saja tetap sesat
> dan keras kepala, Wahai Abdul Karim." Sebelum Ibn Abi al-Aujah menjawab,
> Imam segera menukas, "Di musim haji ini, bukanlah tempat untuk
> berdebat!" Lalu beliau menepikan aba'ah-nya seraya berkata, "jika
> benar seperti yang kau katakan bahwa Allah dan Hari Kiamat itu tidak ada
> -padahal tidaklah demikian- maka di samping kami adalah orang-orang selamat,
> engkau juga demikian. Namun, jika benar apa yang kami yakini -dan memang
> demikian kenyataannya- maka kami termasuk orang-orang selamat, sedangkan engkau
> pasti binasa." Ibn Abi al-Aujah menatap orang-orang yang menyertainya dan
> berkata, "Di lubuk hatiku yang paling dalam aku merasakan luka. Bawalah
> aku kembali!" Mereka membawanya pulang. Tidak lama setelah itu, ia
> meninggal.
>
> b. Motivasi Kasih
>
>       Sebuah pepatah
> mengatakan, "Al-Insân 'abidul ihsân" (Manusia adalah hamba
> kebaikan). Dengan kandungan yang sama, Imam Ali a.s. pernah berkata,
> "Al-Insân 'abdul ihsân" (Manusia adalah hamba kebaikan). Pada
> hadis lain, ia juga menegaskan, "Bil Ihsân tumlakul qulûb"
> (Dengan perbuatan baik, hati akan tertaklukkan) . Juga sebuah hadis yang dinukil
> dari Imam Ali a.s. mengatakan: "Wa afdhil man syi'ta takun
> amîrah(u)" (Lakukan kebaikan kepada siapa saja, niscaya engkau menjadi
> tuannya). Akar dari semua pesan itu dapat dijumpai pada hadis Rasulullah saw.,
> bahwa "Sesungguhnya Allah Swt. telah menjadikan hati takluk kepada siapa
> saja yang berbuat baik kepadanya dan murka terhadap siapa saja yang berlaku
> buruk kepadanya." Kesimpulan dari semua itu ialah; barangsiapa berbuat
> khidmat atau kebaikan kepada orang lain, niscaya ia (penerima kebaikan itu)
> memiliki kecendrungan untuk mengenal pelaku kebaikan itu dan berterima kasih
> kepadanya. Dan semakin tinggi nilai sebuah kebaikan, semakin takluk pula hati
> penerima dan semakin tinggi keinginannya untuk mengenal pemberi kebaikan itu.
> Namun, harus diperhatikan bahwa konsep "bersyukur kepada pemberi
> kebaikan" terlebih dahulu diakui oleh rasa kasih, jauh sebelum dibenarkan
> oleh akal sehat. Kami ingin mengakhiri bagian ini dengan sebuah syair dari
> pujangga Arab ternama sebagai sebuah isyarat kecil;
>
>       Berbuat baiklah
> kepada insan,
>
>       Niscaya hati
> mereka takluk kepada tuan,
>
>       Demikianlah insan adalah budak ihsan.
>
>       Dalam hadis Imam
> al-Baqir a.s. dikatakan, "Pada suatu malam, Rasulullah saw. berada di
> rumah 'Aisyah. 'Aisyah bertanya kepada beliau, 'Mengapa Anda begitu
> bersusah-payah untuk beribadah padahal Allah swt. telah mengampuni segala dosa
> Anda, baik yang telah terjadi maupun yang akan datang?' Nabi saw. menjawab,
> 'Apakah tidak pantas aku menjadi hamba yang bersyukur?'"
>
> b. Motivasi Fitrah
>
>       Maksud fitrah di
> sini ialah perasaan-perasaan dan pengetahuan jiwa yang tidak memerlukan
> penalaran rasional. Ketika kita melihat sebuah pemandangan yang indah, atau
> sekuntum bunga yang semerbak mewangi dan warnanya yang mempesona, kita
> merasakan ketertarikan dan gairah di dalam diri kita. Ketertarikan ini disebut
> sebagai kecintaan kepada keindahan. Kita tidak memerlukan penalaran untuk
> mencntai keindahan ini. Ya, cinta keindahan adalah satu dari sekian
> kecendrungan transendental jiwa manusia. Upaya mengarahkan diri kepada agama,
> khususnya mengenal Tuhan, tidak hanya merupakan salah satu perasaan esensial
> (dzati) dalam relung jiwa manusia, tetapi juga sebagai salah satu dorongan yang
> paling kuat dalam fitrah dan jiwa seluruh manusia. Berdasarkan dalil ini, tidak
> satu kaum atau bangsa pun, di masa lalu atau kini, yang tidak menjadikan
> pikiran dan ruh sebagai hakim atas jenis agama atau ideologi. Dan kenyataan ini menunjukkan kemendasaran perasaan
> mendalam ini.
>
>       Al-Qur'an,
> ketika menuturkan pengutusan nabi-nabi besar, seringkali menandaskan bahwa
> risalah utama mereka ialah memerangi syirik dan penyembahan berhala, bukan
> membuktikan keberadaan Tuhan, karena masalah terakhir ini memang telah tertanam
> di dalam lubuk hati setiap manusia. Dengan kata lain, manusia tidak menuntut
> masalah ini untuk menanamkannya pada setiap lubuk hati manusia. Akan tetapi,
> para nabi menuntut bagaimana menyirami pokok masalah itu dan membunuh hama dan belukar yang
> acapkali membuat kering dan layu pokok tersebut. Ungkapan "allâ ta'budû
> illallâh" atau "allâ ta'budû illâ iyyâh" (jangan
> sembah selain Allah) diterangkan dalam bentuk menegasikan berhala-berhala,
> bukan menetapkan keberadaan Tuhan. Pelbagai ucapan para nabi tentang realita
> ini telah diuraikan dengan jelas di dalam Al-Qur'an, di antaranya dakwah Nabi
> saw , Nabi Nuh , Nabi Yusuf , dan Nabi Hud .  
>
>       Terlepas dari
> semua ini, jiwa kita memiliki perasaan-perasaan fitri lain yang sangat
> mendasar. Di antaranya, ketertarikan yang luar biasa kepada pengetahuan. Apakah
> mungkin kita menyaksikan sistem menakjubkan di alam semesta yang luas ini tanpa
> kita terdesak untuk mengenal pencipta sistemnya? Apakah mungkin seorang ilmuwan
> yang telah meluangkan waktu dan susah-payah selama puluhan tahun untuk mengenal
> kehidupan habitat semut, atau ilmuwan yang lainnya dengan cucuran keringat
> telah menghabiskan waktu selama puluhan tahun untuk meneliti habitat burung,
> pepohonan, atau ikan-ikan di laut, tanpa tersisa dorongan selain cinta terhadap
> pengetahuan yang terpatri dalam lubuk hatinya? Apakah mungkin para ilmuwan ini
> tidak ingin mengenal sumber sejati samudera tak-bertepi ini semenjak azal
> (primordial) hingga abad (eternal)? Ketertarikan kepada pengetahuan adalah
> motivasi yang mengajak kita kepada ma'rifatullâh (mengenal Tuhan). Alhasil,
> Akal kita menuntun kita kepada pengenalan kepada Tuhan ini, rasa kasih menarik
> kita kepada keinginan untuk itu, dan fitrah kitalah yang mendorong kita
> bergerak ke arahnya.
>
> Citato: 110 Isu-isu Teologi Kontemporer
>
>  Â 
>
>  Â 
>
>
>
> "Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH"   TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA  JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA  Semoga Bermanfaat.
>            Salam  Â Â Â  Utju Ali Basya     Hp:+6281377273456    
>
> --- Pada Sen, 26/10/09, Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com> menulis:
>
> Dari: Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com>
> Judul: [Spiritual-Indonesi a] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 1 )
> Kepada: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com, "'Berkas Cahaya Kesadaran'" <BeCeKa@yahoogroups. com>, diskusi_gantharwa@ googlegroups. com, Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
> Cc: "Hanida Widyaningtyas" <hwidyaningtyas@ maitland- smith.co. id>, syafroni@mkpi. panasonic. co.id
> Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 6:56 AM
>
>
>
>
>
>
>  
>
>    
>                  
>
>
>
>
>
>
>
>  Â 
>
> “ Sehebat alam semesta,
> ia tak akan ada  artinya  
>
> bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang
>
> bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar-
>
> an, termasuk manusia. Dalam memberi arti
>
>  pada alam semesta itulah,
> manusia sekaligus
>
>  menjadi saksi kebesaran sang
> Pencipta. Dan
>
> memang untuk itulah ia diadakan. Melupa â€"
>
> kan tugas mendasar itu sama
> saja menurun-
>
> kan derajatnya sendiri.
> “      
>
>
>
>  Â 
>
>
>
>  Â 
>
>  Â 
>
>  Â 
>
> Dear all,  para sahabat arief
> billah.. para kadhag sedulur semua.
>
>  Â 
>
> Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian /
> explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia..,
> sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan
> manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai
> sekarang.
>
>  Â 
>
> Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di
> sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri.  Memang diperlukan sedikit ke arifan dari
> dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya
> manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam
> sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA.
>
>  Â 
>
> Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan
> sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat.
>
>  Â 
>
> ------- >>
>
>  Â 
>
> 1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh
> Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih
> banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan  zat yang amat 
> sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur
> lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan oleh alam
> ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada .
> Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai
> akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut.
>
> Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air :
>
> Filosofi Air
>
> Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang
> sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan
> ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan,
> keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung
> sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya
> lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan.
>
>
>
> Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah
>
> Air mematikan api dan membersihkan kotoran.
>
> Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan
> diri
>
> Dalam bentuk uap dan kembali mengembun.
>
> Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu
>
> Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok
>
> untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.
>
>
>
>  
>
> Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati
>
> Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala
> kerendahan hati.
>
> Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun
>
> Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.
>
> Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang
>
> Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.
>
>
>
> (* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin
> Kung Fu )
>
>  Â 
>
> 2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus
> dimanfaatkan karena dalam proses â€" tahap ini  kita berkesempatan untuk memelajari diri
> sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan,
> serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju â€" membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas .
> Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran  “ yang idealnya harus bertambah maju dan
> anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan,
> merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya,
> sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya
> pula. Seterusnya.. sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia
> mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya…serta…mencoba
> menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna..,
> dan manusia bilang : Tuhan.
>
>  Â 
>
> 3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di
> bukit â€" gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di
> hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men
> cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia
> di tempat alaminya.  Tanpa kata kata,
> tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa
> belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. 
> Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung
> dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan  . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan
> dan penghakiman.  
>
>  Â 
>
> 4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak
> bijaksana JIKA  bila diwakili, bisa diatur,
> mau dipengaruhi  atau ditentukan berhasil
> tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ).
> Siapapun harus  melakukan perjalanannya
> sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan â€" bimbingan guru dari
> dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi
> ).
>
>  Â 
>
> 5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan.
> Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung
> spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan
> yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna
> kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari
> diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana
> semestinya perjalanan diri ini menuju.
>
>  Â 
>
> ---------- >>
>
>  Â 
>
> ( bersambung â€" segera )
>
>  Â 
>
>
>
>
>
>
>
>  
>
>      
>
>
>
>
>
>
>        Lebih aman saat online.
> Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
>  
>
>      
>
>    
>    
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>       Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser. Dapatkan IE8 di sini!
> http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer
>



Re: Bls: to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )

by Wal Suparmo :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Salam,
SEKALI LAGI.
 Ini akibat cuciotak agama ala komunis yang telah dilakukan ber-abad2 sedari dalam kandungan oleh orang tua dan linkungan.
Tambahan:
Sampai Tan Malaka  sebagai orang Minanghkaua tetapi  komunis saja masih terpengaruh indoktrinasi agama, dan mengajurkan Komintern( Pusat Pimpinan Komunis Dunia di  Moskow) untuk mengadakan kerja sama dean Pan Islamisme.Singga Tan Malaka ditendang keluar dan lalu menggelandang ke China,Vietnam,Filipina dan akhirnya mati mengenaskan ditembak TNI di Indonesia.
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Sel, 27/10/09, asubardja <asubardja@...> menulis:

Dari: asubardja <asubardja@...>
Judul: Re: Bls: [Spiritual-Indonesia]to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 1 )
Kepada: Spiritual-Indonesia@...
Tanggal: Selasa, 27 Oktober, 2009, 9:44 AM






 




   
                  Kebanyakan manusia mdern yang cerdas dan berpendidikan tinggi tetap cemas melepaskan pegangan terhadap dogma agama. Mereka biasanya malu nalu tak pernah komen dalam perbincangan mengenai hal ini. mengatakan tak percaya, takut, mengatakan percaya seratus persen juga bingung.



Bagaimana pendapat sdr Utju, Panji, dan lain lain?



--- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, Wal Suparmo <wal.suparmo@ ...> wrote:

>

> Salam,

> Terimakasih diberi dongeng sebelum tidur sesuai kecerdasan yang mencertakannya.

> Wasalam,

> Wal Suparmo

>

> --- Pada Sen, 26/10/09, Utju Ali Basya <ua.basya@.. .> menulis:

>

> Dari: Utju Ali Basya <ua.basya@.. .>

> Judul: Bls: [Spiritual-Indonesi a]to ;Kang mas Sudrajat/ AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 1 )

> Kepada: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com

> Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 10:22 PM

>

>

>

>

>

>

>  

>

>

>

>

>    

>                    

>

> KANG Mas Sudrajat  

>

> Sekedar urun rembug

> bersama issue ini

>

> Terima kasih

>

> Mengenal Allah

>

> Mengapa kita

> perlu membahas masalah ma'rifatullah?

>

>  Tidak akan ada gerak tanpa motivasi. Tentu saja upaya untuk mengetahui masalah asal-usul

> keberadaan semesta juga tidak dapat terlaksana tanpa motivasi dan dorongan. Para filsuf dan ilmuwan menyebutkan tiga faktor

> fundamental dalam rangka mengenal Tuhan. Faktor tersebut senada dengan apa

> disinggung secara jelas oleh al-Qur'an, antara lain:

>

>       a. Motivasi Akal

>

>       b. Motivasi Fitri

>

>       c. Motivasi Kasih

>

> a. Motivasi Akal

>

>       Setiap manusia

> pecinta kesempurnaan. Kecintaan ini bersifat substansial dan merata. Hanya

> saja, setiap orang melihat kesempurnaannya pada suatu hal tertentu, lalu

> mengusahakannya. Ada sekelompok orang yang, alih-alih mengejar air, mengejar

> kepuasan dan kesempurnaan semu serta mengira bahwa itu adalah realitas.

> Motivasi ini kerap disebut sebagai "naluri mencari keuntungan dan

> menghindari kerugian". Lantaran naluri ini, manusia melihat dirinya memiliki

> tugas untuk menyikapi secara serius hubungannya dengan segala hal yang

> bertalian dengan nasibnya (dari perspektif untung dan rugi). Akan tetapi,

> menyebut kecintaan ini sebagai naluri (gharizah) bukanlah suatu hal yang

> mudah, karena naluri biasanya digunakan pada hal-hal yang memiliki efek tanpa

> intervensi pemikiran dalam pelbagai perbuatan manusia atau segala makhluk

> lainya. Atas alasan ini, dalam urusan dunia fauna, istilah ini juga sering

> dipakai.

>

>       Oleh karena itu,

> lebih baik kita menggunakan istilah "kecendrungan- kecendrungan

> transendental" yang digunakan oleh sebagian orang dalam masalah ini.

> Secara umum, cinta pada kesempurnaan dan cenderung kepada keuntungan spiritual

> dan material serta menghindar dari segala bentuk kerugian mengarahkan seseorang

> untuk meneliti kemungkinan (ihtimâl) diperoleh atau tidaknya. Yakni, semakin

> kemungkinan memperoleh keuntungan itu kuat, atau semakin terjadinya kerugian

> itu besar, penelitian atas masalah ini semakin penting. Adalah mustahil bagi

> seseorang yang memberikan kemungkinan tentang suatu perkara yang akan

> menentukan nasibnya, namun ia tidak memandang dirinya bertanggung jawab untuk

> meneliti perkara tersebut. Dalam kategori ini, iman kepada Allah dan pengkajian

> agama merupakan perkara yang niscaya. Sebab, teks-teks agama banyak memuat

> persoalan nasib dan persoalan baik-buruk perilaku manusia yang berhubungan erat

> dengan iman. Dalam menjelaskan masalah ini, sebagian orang membawakan beberapa

> perumpamaan. Misalnya, "Anggaplah kita melihat seseorang yang berada di

> persimpangan dua jalan. Kepada dirinya ia berkata, 'Tinggal di tempat ini

> sangat berbahaya, dan memilih jalan ini juga berbahaya, sedangkan jalan yang

> lain adalah jalan keselamatan. ' Kemudian, ia menguraikan indikasi-indikasi dan

> bukti-bukti untuk keduanya. Tentu, ia perlu meneliti dua jalan di hadapannya

> itu. Mengabaikan kedua-duanya adalah bertentangan dengan akal sehat."

> Kaidah akal "menghindari kerugian yang mungkin ada" yang popular ini

> merupakan turunan dari motivasi akal. Kepada Nabi saw., Al-Qur'an menegaskan, "Katakanlah,

> 'Bagaimanakah pendapat Kamu seandainya Al-Qur'an ini berasal dari sisi Allah,

> kemudian Kamu mengingkarinya, siapakah yang lebih sesat dari orang yang selalu

> berada dalam penyimpangan yang jauh?'" (Qs. Fushshilat [41]: 52) Tentu

> saja, ayat ini tidak ditujukan kepada mereka yang enggan menggunakan

> argumentasi logis. Sejatinya, bila ayat ini ditujukan kepada orang-orang keras

> kepala, pongah, dan fanatik, maka ia menyatakan bahwa sekiranya Anda menolak

> mutlak akan kebenaran Al-Qur'an, Tauhid dan adanya kehidupan setelah kematian (ma'âd),

> niscaya tidak ada argumentasi yang dapat menafikan semua kebenaran ini. Dengan

> demikian, kemungkinan yang tersisa adalah bahwa ajakan Al-Qur'an dan perkara

> hari kebangkitan sungguh sebuah kebenaran. Pada titik ini, pikirkanlah nasib

> buruk yang kelak akan Anda hadapi akibat kesesatan dan penentangan tak berdasar

> yang Anda lakukan terhadap ajakan Ilahi ini. Pesan ayat ini serupa dengan apa

> yang disampaikan oleh para Imam Maksum a.s. dalam menghadapi orang-orang yang

> keras kepala pada kesempatan terakhir, sebagaimana hadis yang diriwayatkan

> dalam Al-Kâfî.

>

>       Marilah kita simak

> bersama! Banyak informasi yang telah disampaikan kepada Imam Ash-Shadiq a.s.

> tentang Ibn Abi Al-Aujah; seorang materialis dan ateis. Sampai akhirnya mereka

> bertemu di musim haji. Sebagian dari sahabat Imam berkata, "Rupanya Ibn

> Abi al-Aujah kini telah memeluk Islam". Imam berkata, "Ia kini lebih

> gelap dan lebih buta hatinya. Ia tidak akan pernah menjadi Muslim".

> Tatkala melihat Imam, ia berkata, "Salam Sejahtera, wahai Tuanku!"

> Imam menjawab dengan melontarkan pertanyaan kepadanya, "Untuk apa engkau

> datang kemari?" Ia menjawab, "Di samping sudah menjadi kebiasaan

> kami, juga tradisi lingkungan menuntut demikian, aku hendak menyaksikan

> perbuatan orang-orang ini yang biasa dilakukan oleh para jin; menggundul kepala

> dan melempar jumrah." Imam berkata, "Engkau masih saja tetap sesat

> dan keras kepala, Wahai Abdul Karim." Sebelum Ibn Abi al-Aujah menjawab,

> Imam segera menukas, "Di musim haji ini, bukanlah tempat untuk

> berdebat!" Lalu beliau menepikan aba'ah-nya seraya berkata, "jika

> benar seperti yang kau katakan bahwa Allah dan Hari Kiamat itu tidak ada

> -padahal tidaklah demikian- maka di samping kami adalah orang-orang selamat,

> engkau juga demikian. Namun, jika benar apa yang kami yakini -dan memang

> demikian kenyataannya- maka kami termasuk orang-orang selamat, sedangkan engkau

> pasti binasa." Ibn Abi al-Aujah menatap orang-orang yang menyertainya dan

> berkata, "Di lubuk hatiku yang paling dalam aku merasakan luka. Bawalah

> aku kembali!" Mereka membawanya pulang. Tidak lama setelah itu, ia

> meninggal.

>

> b. Motivasi Kasih

>

>       Sebuah pepatah

> mengatakan, "Al-Insân 'abidul ihsân" (Manusia adalah hamba

> kebaikan). Dengan kandungan yang sama, Imam Ali a.s. pernah berkata,

> "Al-Insân 'abdul ihsân" (Manusia adalah hamba kebaikan). Pada

> hadis lain, ia juga menegaskan, "Bil Ihsân tumlakul qulûb"

> (Dengan perbuatan baik, hati akan tertaklukkan) . Juga sebuah hadis yang dinukil

> dari Imam Ali a.s. mengatakan: "Wa afdhil man syi'ta takun

> amîrah(u)" (Lakukan kebaikan kepada siapa saja, niscaya engkau menjadi

> tuannya). Akar dari semua pesan itu dapat dijumpai pada hadis Rasulullah saw.,

> bahwa "Sesungguhnya Allah Swt. telah menjadikan hati takluk kepada siapa

> saja yang berbuat baik kepadanya dan murka terhadap siapa saja yang berlaku

> buruk kepadanya." Kesimpulan dari semua itu ialah; barangsiapa berbuat

> khidmat atau kebaikan kepada orang lain, niscaya ia (penerima kebaikan itu)

> memiliki kecendrungan untuk mengenal pelaku kebaikan itu dan berterima kasih

> kepadanya. Dan semakin tinggi nilai sebuah kebaikan, semakin takluk pula hati

> penerima dan semakin tinggi keinginannya untuk mengenal pemberi kebaikan itu.

> Namun, harus diperhatikan bahwa konsep "bersyukur kepada pemberi

> kebaikan" terlebih dahulu diakui oleh rasa kasih, jauh sebelum dibenarkan

> oleh akal sehat. Kami ingin mengakhiri bagian ini dengan sebuah syair dari

> pujangga Arab ternama sebagai sebuah isyarat kecil;

>

>       Berbuat baiklah

> kepada insan,

>

>       Niscaya hati

> mereka takluk kepada tuan,

>

>       Demikianlah insan adalah budak ihsan.

>

>       Dalam hadis Imam

> al-Baqir a.s. dikatakan, "Pada suatu malam, Rasulullah saw. berada di

> rumah 'Aisyah. 'Aisyah bertanya kepada beliau, 'Mengapa Anda begitu

> bersusah-payah untuk beribadah padahal Allah swt. telah mengampuni segala dosa

> Anda, baik yang telah terjadi maupun yang akan datang?' Nabi saw. menjawab,

> 'Apakah tidak pantas aku menjadi hamba yang bersyukur?'"

>

> b. Motivasi Fitrah

>

>       Maksud fitrah di

> sini ialah perasaan-perasaan dan pengetahuan jiwa yang tidak memerlukan

> penalaran rasional. Ketika kita melihat sebuah pemandangan yang indah, atau

> sekuntum bunga yang semerbak mewangi dan warnanya yang mempesona, kita

> merasakan ketertarikan dan gairah di dalam diri kita. Ketertarikan ini disebut

> sebagai kecintaan kepada keindahan. Kita tidak memerlukan penalaran untuk

> mencntai keindahan ini. Ya, cinta keindahan adalah satu dari sekian

> kecendrungan transendental jiwa manusia. Upaya mengarahkan diri kepada agama,

> khususnya mengenal Tuhan, tidak hanya merupakan salah satu perasaan esensial

> (dzati) dalam relung jiwa manusia, tetapi juga sebagai salah satu dorongan yang

> paling kuat dalam fitrah dan jiwa seluruh manusia. Berdasarkan dalil ini, tidak

> satu kaum atau bangsa pun, di masa lalu atau kini, yang tidak menjadikan

> pikiran dan ruh sebagai hakim atas jenis agama atau ideologi. Dan kenyataan ini menunjukkan kemendasaran perasaan

> mendalam ini.

>

>       Al-Qur'an,

> ketika menuturkan pengutusan nabi-nabi besar, seringkali menandaskan bahwa

> risalah utama mereka ialah memerangi syirik dan penyembahan berhala, bukan

> membuktikan keberadaan Tuhan, karena masalah terakhir ini memang telah tertanam

> di dalam lubuk hati setiap manusia. Dengan kata lain, manusia tidak menuntut

> masalah ini untuk menanamkannya pada setiap lubuk hati manusia. Akan tetapi,

> para nabi menuntut bagaimana menyirami pokok masalah itu dan membunuh hama dan belukar yang

> acapkali membuat kering dan layu pokok tersebut. Ungkapan "allâ ta'budû

> illallâh" atau "allâ ta'budû illâ iyyâh" (jangan

> sembah selain Allah) diterangkan dalam bentuk menegasikan berhala-berhala,

> bukan menetapkan keberadaan Tuhan. Pelbagai ucapan para nabi tentang realita

> ini telah diuraikan dengan jelas di dalam Al-Qur'an, di antaranya dakwah Nabi

> saw , Nabi Nuh , Nabi Yusuf , dan Nabi Hud .  

>

>       Terlepas dari

> semua ini, jiwa kita memiliki perasaan-perasaan fitri lain yang sangat

> mendasar. Di antaranya, ketertarikan yang luar biasa kepada pengetahuan. Apakah

> mungkin kita menyaksikan sistem menakjubkan di alam semesta yang luas ini tanpa

> kita terdesak untuk mengenal pencipta sistemnya? Apakah mungkin seorang ilmuwan

> yang telah meluangkan waktu dan susah-payah selama puluhan tahun untuk mengenal

> kehidupan habitat semut, atau ilmuwan yang lainnya dengan cucuran keringat

> telah menghabiskan waktu selama puluhan tahun untuk meneliti habitat burung,

> pepohonan, atau ikan-ikan di laut, tanpa tersisa dorongan selain cinta terhadap

> pengetahuan yang terpatri dalam lubuk hatinya? Apakah mungkin para ilmuwan ini

> tidak ingin mengenal sumber sejati samudera tak-bertepi ini semenjak azal

> (primordial) hingga abad (eternal)? Ketertarikan kepada pengetahuan adalah

> motivasi yang mengajak kita kepada ma'rifatullâh (mengenal Tuhan). Alhasil,

> Akal kita menuntun kita kepada pengenalan kepada Tuhan ini, rasa kasih menarik

> kita kepada keinginan untuk itu, dan fitrah kitalah yang mendorong kita

> bergerak ke arahnya.

>

> Citato: 110 Isu-isu Teologi Kontemporer

>

>  Â 

>

>  Â 

>

>

>

> "Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH"   TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA  JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA  Semoga Bermanfaat.

>            Salam  Â Â Â  Utju Ali Basya     Hp:+6281377273456    

>

> --- Pada Sen, 26/10/09, Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com> menulis:

>

> Dari: Sudrajat <sudrajat@srg- mscid.com>

> Judul: [Spiritual-Indonesi a] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 1 )

> Kepada: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com, "'Berkas Cahaya Kesadaran'" <BeCeKa@yahoogroups . com>, diskusi_gantharwa@ googlegroups. com, Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com

> Cc: "Hanida Widyaningtyas" <hwidyaningtyas@ maitland- smith.co. id>, syafroni@mkpi. panasonic. co.id

> Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 6:56 AM

>

>

>

>

>

>

>  

>

>    

>                  

>

>

>

>

>

>

>

>  Â 

>

> “ Sehebat alam semesta,

> ia tak akan ada  artinya  

>

> bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang

>

> bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar-

>

> an, termasuk manusia. Dalam memberi arti

>

>  pada alam semesta itulah,

> manusia sekaligus

>

>  menjadi saksi kebesaran sang

> Pencipta. Dan

>

> memang untuk itulah ia diadakan. Melupa â€"

>

> kan tugas mendasar itu sama

> saja menurun-

>

> kan derajatnya sendiri.

> “      

>

>

>

>  Â 

>

>

>

>  Â 

>

>  Â 

>

>  Â 

>

> Dear all,  para sahabat arief

> billah.. para kadhag sedulur semua.

>

>  Â 

>

> Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian /

> explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia..,

> sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan

> manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai

> sekarang.

>

>  Â 

>

> Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di

> sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri.  Memang diperlukan sedikit ke arifan dari

> dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya

> manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam

> sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA.

>

>  Â 

>

> Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan

> sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat.

>

>  Â 

>

> ------- >>

>

>  Â 

>

> 1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh

> Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih

> banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan  zat yang amat 

> sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur

> lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan oleh alam

> ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada .

> Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai

> akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut.

>

> Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air :

>

> Filosofi Air

>

> Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang

> sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan

> ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan,

> keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung

> sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya

> lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan.

>

>

>

> Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah

>

> Air mematikan api dan membersihkan kotoran.

>

> Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan

> diri

>

> Dalam bentuk uap dan kembali mengembun.

>

> Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu

>

> Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok

>

> untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.

>

>

>

>  

>

> Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati

>

> Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala

> kerendahan hati.

>

> Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun

>

> Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.

>

> Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang

>

> Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.

>

>

>

> (* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin

> Kung Fu )

>

>  Â 

>

> 2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus

> dimanfaatkan karena dalam proses â€" tahap ini  kita berkesempatan untuk memelajari diri

> sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan,

> serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju â€" membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas .

> Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran  “ yang idealnya harus bertambah maju dan

> anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan,

> merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya,

> sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya

> pula. Seterusnya.. sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia

> mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya…serta…mencoba

> menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna..,

> dan manusia bilang : Tuhan.

>

>  Â 

>

> 3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di

> bukit â€" gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di

> hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men

> cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia

> di tempat alaminya.  Tanpa kata kata,

> tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa

> belajar dari sini..mengalir apa adanya..?. 

> Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung

> dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan  . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan

> dan penghakiman.  

>

>  Â 

>

> 4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak

> bijaksana JIKA  bila diwakili, bisa diatur,

> mau dipengaruhi  atau ditentukan berhasil

> tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ).

> Siapapun harus  melakukan perjalanannya

> sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan â€" bimbingan guru dari

> dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi

> ).

>

>  Â 

>

> 5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan.

> Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung

> spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan

> yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna

> kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari

> diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana

> semestinya perjalanan diri ini menuju.

>

>  Â 

>

> ---------- >>

>

>  Â 

>

> ( bersambung â€" segera )

>

>  Â 

>

>

>

>

>

>

>

>  

>

>      

>

>

>

>

>

>

>        Lebih aman saat online.

> Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!

>  

>

>      

>

>    

>    

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>       Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser. Dapatkan IE8 di sini!

> http://downloads. yahoo.com/ id/internetexplo rer

>




 

     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


      "Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang!
http://id.mail.yahoo.com"

to mas Utju Ali B [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )

by Sudrajat IDSRG Ass MGR OPS :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

 
Dear  mas Utju Ali B
Terima kasih..tanggapan..yang masuk ke SI. Tapi terdelete. Maaf.
 
Ya.., sudah senada..jika di selaraskan dengan konsep Makrifatullah.
 
Awaludin ma’rifatullah,  saya tanyakan kepada bapak Kyai Lutfi. Dan
..dijawab dengan Marifat Fi’il / Al Fa’al.
 
Dan yang ingin saya tulis di serial agama saat ini…--> adalah meng
explore Ke ajaiban apa saja yang sudah di ketahui oleh manusia dan
penghayatan apa bila di pelajari dari sisi spiritual , ya..tubuh manusia
sebagai miniatur alam semesta.
 
Makrifatullah.., bukan sekedar konsep.., sebab ada ilmunya..ada
pelajarannya..ada Mursyid yang mengajari dan membimbing lebih lanjut.
 
Namun.., ini..adalah baru  awal dari perjalanan manusia.
 
Monggo, dipun intip..di tanggapi lebih lanjut / di koreksi.bila ada
kekeliruan . dalam menulis serial “ Agama saat ini…… “.
 
Matur nuwun
Sudrajat
 
 
-----Original Message-----
From: persaudaraan_universal@...
[mailto:persaudaraan_universal@...] On Behalf Of Sudrajat
Sent: Monday, October 26, 2009 1:57 PM
To: persaudaraan_universal@...; 'Berkas Cahaya Kesadaran';
diskusi_gantharwa@...; Spiritual-Indonesia@...
Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@...
Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI
( 1 )
 
 
 
“ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada  artinya
bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang
bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar-
an, termasuk manusia. Dalam memberi arti
 pada alam semesta itulah, manusia sekaligus
 menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan
memang untuk itulah ia diadakan. Melupa –
kan tugas mendasar itu sama saja menurun-
kan derajatnya sendiri. “    
 
 
 

Re: to mas Utju Ali B [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )

by bens.sudjanto :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Sudah senada mas Drajat, hanya tak seirama kalau 'padang pasir'. Kalau 'padang angin atau irama lautan teduh' ya baru nglaras.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Sudrajat" <sudrajat@...>
Date: Wed, 28 Oct 2009 13:30:13
To: <persaudaraan_universal@...>; <Spiritual-Indonesia@...>
Subject: [Spiritual-Indonesia] to mas Utju Ali B [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 1 )

 
Dear  mas Utju Ali B
Terima kasih..tanggapan..yang masuk ke SI. Tapi terdelete. Maaf.
 
Ya.., sudah senada..jika di selaraskan dengan konsep Makrifatullah.
 
Awaludin ma’rifatullah,  saya tanyakan kepada bapak Kyai Lutfi. Dan
..dijawab dengan Marifat Fi’il / Al Fa’al.
 
Dan yang ingin saya tulis di serial agama saat ini…--> adalah meng
explore Ke ajaiban apa saja yang sudah di ketahui oleh manusia dan
penghayatan apa bila di pelajari dari sisi spiritual , ya..tubuh manusia
sebagai miniatur alam semesta.
 
Makrifatullah.., bukan sekedar konsep.., sebab ada ilmunya..ada
pelajarannya..ada Mursyid yang mengajari dan membimbing lebih lanjut.
 
Namun.., ini..adalah baru  awal dari perjalanan manusia.
 
Monggo, dipun intip..di tanggapi lebih lanjut / di koreksi.bila ada
kekeliruan . dalam menulis serial “ Agama saat ini…… “.
 
Matur nuwun
Sudrajat
 
 
-----Original Message-----
From: persaudaraan_universal@...
[mailto:persaudaraan_universal@...] On Behalf Of Sudrajat
Sent: Monday, October 26, 2009 1:57 PM
To: persaudaraan_universal@...; 'Berkas Cahaya Kesadaran';
diskusi_gantharwa@...; Spiritual-Indonesia@...
Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@...
Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI
( 1 )
 
 
 
“ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada  artinya
bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang
bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar-
an, termasuk manusia. Dalam memberi arti
 pada alam semesta itulah, manusia sekaligus
 menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan
memang untuk itulah ia diadakan. Melupa –
kan tugas mendasar itu sama saja menurun-
kan derajatnya sendiri. “    
 
 
 


AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 )

by Sudrajat IDSRG Ass MGR OPS :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

 
UNIVERSAL  INVOCATION
Written by Annie Besant
 
 
 
*        O hidden life , vibrant in every atom
(    O Hidup tersembunyi , bergetar di dalam setiap atom )
 
 
*        O hidden Light , shinning in every creature
(   O  Cahaya tersembunyi , bersinar di dalam setiap makhluk )
 
 
*        O hidden Love, embracing all in oneness
(   O kasih tersembunyi, melingkupi semua di dalam ke Tunggalan )
 
 
May all who feel themselves as one with thee, know they are therefore
one with every other.
( Oleh karena itu, bolehlah semua yang merasakan diri mereka sendiri
sebagai Tunggal denganMu, mengetahui bahwa mereka adalah Tunggal dengan
setiap yang lainnya )
 
------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------- >>
 
 
 
6. Setiap makhluk di kehidupan ini ketika di urai pada dasarnya
memang hanya tersusun dari dua unsur : material dan Spiritual. Ke dua
unsur alam yang cenderung menyatu dan terpisah secara berulang tanpa
akhir inilah yang membentuk siklus kehidupan semesta.Dari penciptaan
menuju kiamat dan berawal lagi pada proses penciptaan. Bila material
semesta meliputi galaksi , bintang, dan segala benda semesta lain,
sedangkan spirit semesta raya boleh dibilang..dikenal dengan kata Tuhan.
Tidakkah di ujung penguraian tubuh sebagai unsur material diri, setiap
manusia juga memiliki unsur spiritual yang diberi nama Jiwa..atau apapun
namanya. Di refleksikan ke duanya, maka di unsur material tubuh adalah
sebuah semesta kecil, dan di unsur spiritual, jiwa berposisi sebagai
Tuhan kecil yang ada di dalam diri manusia.
7. Ya…mencoba mengintip apa apa yang bekerja di dalam
Tubuh.manusia..dicoba di bandingkan dengan yang ada di lingkungan.di
alam semesta.., semoga ada hikmah.pelajaran diri ..jejaj jejak rahasia
alam semesta dan rahasia Tuhan meskipun hanya fatamorgana. Tuhan Besar
Sang Tunggal.sang maha sumber Hidup sudah berbicara dengan diam,
manusialah..yang harus pro aktip dan pasip..untuk dengan arief diri
membaca..”aku adalah alam semesta kecil.
Berikut beberapa butir mutiara dari para Sufi, Yogi, Guru Suci..:
-          “ Siapa saja yang bisa memahami tubuh dan kehidupannya, dia
bisa memahami semesta. Siapa saja memahami diri sejatinya, dia memahami
Tuhan “
-          “ Rahasia Tuhan ada di dalam diri manusia. Kehendak
Tuhan..juga kehendak Manusia.”
8. Apakah bisa kita coba bayangkan dan pelajari..bahwa ledakan
besar apda awal terbentuknya alam semesta memiliki kemiripan dengan
pembelahan sel benih setelah suatu proses pembuahan sel telur oleh
sperma ?. Ada proses Big bang..ada proses black hole..yang amat sangat
luar biasa. Menengok alam semesta keci dengan lensa lain.., seluruh ciri
ciri organ dalam sistem tubuh manusia pada suatu ketika tersalin dalam
suatu DNA / deoxycribo nucleic acid. DNA hanya bisa dilihat dengan
mikroskop elektron..aneh bin ajaib..DNA mampu membawa cetak biru diri
manusiake dalam milyard an kode kode genetik. (bandingkan dengan Chip
buatan manusia ). DNA juga mampu menampung kode kode ingatan yang berisi
program cerdas tentang bagaimana nantinya jantung, paru paru,
ginjal,otak, lambung dan organ lain akan berkerja  setelah tubuh janin
terbentuk.
9. Merenung…tentang sekitar 100 juta sel sperma..per milliter
cairan sperma yang masing masing memiliki kemungkinan sama untuk kelak
menyatu dengan sel telur..dan menjadi tubuh manusia. Mereka (sperma)
berlomba lomba..lari sekuat tenaga agar bisa sampai ketujuannya (
permulaan / awal Ego bisa dilihat dari sini sekaligus kecerdasan yang
sangat cerdas ). Bila satu dari sekian juta sel sperma berhasil menembus
dinding sel telur, maka lapisan sel telur akan segera mengeras sehingga
sel sperma lain tidak akan bisa masuk/membuahinya. Proses awal
penciptaan “alam semesta kecil “ segera dimulai.  Begitu..bagian diri
kita yang berasal dri ayah menyatu dengan bagian diri kita dari ibu,
maka penyatuan ini selanjutnya diikuti dengan pembelahan pembelahan.
Terus membelah ..terus membelah membentuk tubuh beserta system organ
lainnya . system pencernaan, system peredaran darah, system pernapasan,
system saraf-otot-tulang, system hormonal dan system system lainnya,
semua terbentuk mengikuti aturan yang sudah terprogram dalam DNA kita.
 
10.
Jantung berdenyut memompa darah kira kira 70 X ( antara 60 – 80 ) dalam
satu menit. Setiap kali jantung berdenyut memompa darah, banyaknya
adalah kira kira 70 ml. maka dalam waktu satu menit jantung akan memompa
darah sebanyak  70 X 70 ml = 4.900 ml atau  4,9 liter.
Dalam waktu satu jam  :  294 liter. Dalam satu hari :  7056  liter.
Menghubungkan 100 triliun sel pada tubuh manusia , bekerja tanpa
berhenti sepanjang hidup.
 
Jantung terdiri dari 2 lapisan otot pericardium yang selalu memperoleh
cairan khusus untuk melunasi jantung supaya bebas dan mudah berkontraksi
melakukan tugasnya. Cairan yang merupakan oli ini adalalh diolah oleh
organ adrenal yang bekerja sama dengan hati/lever. Mengatur tekanan
darah; memompakan sejumlah darah yang diperlukan menuruti kondisi yang
berubah ubah.
Semua organ di dalam tubuh mempunyai kebutuhan yang berbeda beda dan
semua kebutuhan dilayani melalui urat urat / pembuluh darah, Semua jenis
kebutuhan diangkut oleh darah ke segala penjuru tubuh yang dirobah
secara kimia di dalam darah itu sendiri. Alirah darah harus lancar ,
tidak boleh ada endapan darah.Kualitas darah harus baik, karena darah
juga bertugas meyembuhkan penyakit membunuh kuman penyakit.
Tubuh kita terdiri dari 70 - 75 % air. Untuk menggerakan air dalam tubuh
dilakukan oleh Jantung/ pompa ajaib yang bekerja tanpa henti.
( cobalah…sebelum tidur..mengucapkan dengan  bahasa rasa yang lembut
penuh kasih sayang..” wahai Jantungku…saya terima kasih sekali atas
bantuan serta kerja
saja yang baik selama ini. Semoga kita bisa saling mangasihi seterusnya
)
Sel sel tubuh kita / bagian bagian terkecil dari daging atau organ hanya
dapat hidup antara 100 – 120 hari lalu ia akan mati. Berjuta juta sel
yang mati akan diangkut ke tempat pembuangan yaitu melalui saringan
ginjal bersama air kencing/kemih. Air merupakan alat pengangkutan semua
sampah sampah ini kea lat sekresi sehingga metabolisme berjalan dengan
baik. Sebagian kotoran dikeluarkan melalui keringat. Air juga bertugas
mengangkut zat zat makanan, menjaga suhu tubuh, membawa oksigen dan
membawa sari sari makanan.
 
Penggunaan air pada tubuh manusia tak obahnya sebagaimana pentingnya oli
sebagai pelumas mesin. Semua gerakan gerakan tubuh seperti kaki, tangan,
kepala dll, akan dapat bergerak bebas tanpa ada kelainan/rasa sakit,
jikalau air selalu cukup. Kekayaan air di dalam tubuh akan membuat
seluruh zat zat makanan menjadi berfungsi, bisa mengobati segala jenis
penyakit.
 
--------------- >>
 
( bersambung )
 
 
 
-----Original Message-----
From: persaudaraan_universal@...
[mailto:persaudaraan_universal@...] On Behalf Of Sudrajat
Sent: Monday, October 26, 2009 1:57 PM
To: persaudaraan_universal@...; 'Berkas Cahaya Kesadaran';
diskusi_gantharwa@...; Spiritual-Indonesia@...
Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@...
Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI
( 1 )
 
 
 
“ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada  artinya
bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang
bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar-
an, termasuk manusia. Dalam memberi arti
 pada alam semesta itulah, manusia sekaligus
 menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan
memang untuk itulah ia diadakan. Melupa –
kan tugas mendasar itu sama saja menurun-
kan derajatnya sendiri. “    
 
 
 
 
Dear all,  para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua.
 
Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian /
explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri
manusia.., sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham
perbedaan manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari
dulu sampai sekarang.
 
Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di sekitar..di
sekeliling kehidupan manusia itu sendiri.  Memang diperlukan sedikit ke
arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas
membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa
: Tubuh manusia dan alam sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG
MASA.
 
Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan
sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak
bermanfaat.
 
------- >>
 
1. Pada umumnya..manusia.., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh
Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia
lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan  zat yang amat  sangat
dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur
lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis..sudah disediakan oleh
alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi
ada . Air..laut..menguap..karena terik panas matahari.., gumpalan
awan..naik ..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir
kembali ke laut.
Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air :
Filosofi Air
Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna, dalam arti
yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmunya
itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan.
Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung sifat-
sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya
lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan.

Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah
Air mematikan api dan membersihkan kotoran.
Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri
Dalam bentuk uap dan kembali mengembun.
Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu
Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok
untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.


Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati
Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati.
Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun
Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.
Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang
Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.

(* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu )
 
2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus
dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini  kita berkesempatan untuk
memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan
hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju –
membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai
sebuah proses perubahan kesadaran  “ yang idealnya harus bertambah maju
dan anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas
memperhatikan, merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran
sendiri apa adanya, sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini
sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya..sejalan dengan peningkatan
kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan alam semesta
apa adanya…serta…mencoba menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang
maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan.
 
3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di
bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di
hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek
men cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan
berbahagia di tempat alaminya.  Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa
penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari
sini..mengalir apa adanya..?.  Cobalah .., hai manusia memperhatikan
serigala, harimau, monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak
anak mereka di hutan  . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan
penghakiman.
 
4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak
bijaksana JIKA  bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi  atau
ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru
Mursyid, guru spiritual ). Siapapun harus  melakukan perjalanannya
sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru
dari dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk
latihan meditasi ).
 
5.Sebuah proses perjalanan..hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan.
Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang
cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta
peta perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam
serangkaian makna makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga
didalam tubuh. Ketekunan mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah
jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana semestinya perjalanan
diri ini menuju.
 
---------- >>
 
( bersambung – segera )
 


Re: AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 )

by bens.sudjanto :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

We are the dancing atoms, the light of the darkness which embrace us and gives space to dance internally.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Sudrajat" <sudrajat@...>
Date: Wed, 28 Oct 2009 14:43:31
To: <persaudaraan_universal@...>; 'Berkas Cahaya Kesadaran'<BeCeKa@...>; <diskusi_gantharwa@...>; <Spiritual-Indonesia@...>
Cc: 'Hanida Widyaningtyas'<hwidyaningtyas@...>; <syafroni@...>
Subject: [Spiritual-Indonesia] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 2  )

 
UNIVERSAL  INVOCATION
Written by Annie Besant
 
 
 
*        O hidden life , vibrant in every atom
(    O Hidup tersembunyi , bergetar di dalam setiap atom )
 
 
*        O hidden Light , shinning in every creature
(   O  Cahaya tersembunyi , bersinar di dalam setiap makhluk )
 
 
*        O hidden Love, embracing all in oneness
(   O kasih tersembunyi, melingkupi semua di dalam ke Tunggalan )
 
 
May all who feel themselves as one with thee, know they are therefore
one with every other.
( Oleh karena itu, bolehlah semua yang merasakan diri mereka sendiri
sebagai Tunggal denganMu, mengetahui bahwa mereka adalah Tunggal dengan
setiap yang lainnya )
 
------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------- >>
 
 
 
6. Setiap makhluk di kehidupan ini ketika di urai pada dasarnya
memang hanya tersusun dari dua unsur : material dan Spiritual. Ke dua
unsur alam yang cenderung menyatu dan terpisah secara berulang tanpa
akhir inilah yang membentuk siklus kehidupan semesta.Dari penciptaan
menuju kiamat dan berawal lagi pada proses penciptaan. Bila material
semesta meliputi galaksi , bintang, dan segala benda semesta lain,
sedangkan spirit semesta raya boleh dibilang..dikenal dengan kata Tuhan.
Tidakkah di ujung penguraian tubuh sebagai unsur material diri, setiap
manusia juga memiliki unsur spiritual yang diberi nama Jiwa..atau apapun
namanya. Di refleksikan ke duanya, maka di unsur material tubuh adalah
sebuah semesta kecil, dan di unsur spiritual, jiwa berposisi sebagai
Tuhan kecil yang ada di dalam diri manusia.
7. Ya…mencoba mengintip apa apa yang bekerja di dalam
Tubuh.manusia..dicoba di bandingkan dengan yang ada di lingkungan.di
alam semesta.., semoga ada hikmah.pelajaran diri ..jejaj jejak rahasia
alam semesta dan rahasia Tuhan meskipun hanya fatamorgana. Tuhan Besar
Sang Tunggal.sang maha sumber Hidup sudah berbicara dengan diam,
manusialah..yang harus pro aktip dan pasip..untuk dengan arief diri
membaca..”aku adalah alam semesta kecil.
Berikut beberapa butir mutiara dari para Sufi, Yogi, Guru Suci..:
-          “ Siapa saja yang bisa memahami tubuh dan kehidupannya, dia
bisa memahami semesta. Siapa saja memahami diri sejatinya, dia memahami
Tuhan “
-          “ Rahasia Tuhan ada di dalam diri manusia. Kehendak
Tuhan..juga kehendak Manusia.”
8. Apakah bisa kita coba bayangkan dan pelajari..bahwa ledakan
besar apda awal terbentuknya alam semesta memiliki kemiripan dengan
pembelahan sel benih setelah suatu proses pembuahan sel telur oleh
sperma ?. Ada proses Big bang..ada proses black hole..yang amat sangat
luar biasa. Menengok alam semesta keci dengan lensa lain.., seluruh ciri
ciri organ dalam sistem tubuh manusia pada suatu ketika tersalin dalam
suatu DNA / deoxycribo nucleic acid. DNA hanya bisa dilihat dengan
mikroskop elektron..aneh bin ajaib..DNA mampu membawa cetak biru diri
manusiake dalam milyard an kode kode genetik. (bandingkan dengan Chip
buatan manusia ). DNA juga mampu menampung kode kode ingatan yang berisi
program cerdas tentang bagaimana nantinya jantung, paru paru,
ginjal,otak, lambung dan organ lain akan berkerja  setelah tubuh janin
terbentuk.
9. Merenung…tentang sekitar 100 juta sel sperma..per milliter
cairan sperma yang masing masing memiliki kemungkinan sama untuk kelak
menyatu dengan sel telur..dan menjadi tubuh manusia. Mereka (sperma)
berlomba lomba..lari sekuat tenaga agar bisa sampai ketujuannya (
permulaan / awal Ego bisa dilihat dari sini sekaligus kecerdasan yang
sangat cerdas ). Bila satu dari sekian juta sel sperma berhasil menembus
dinding sel telur, maka lapisan sel telur akan segera mengeras sehingga
sel sperma lain tidak akan bisa masuk/membuahinya. Proses awal
penciptaan “alam semesta kecil “ segera dimulai.  Begitu..bagian diri
kita yang berasal dri ayah menyatu dengan bagian diri kita dari ibu,
maka penyatuan ini selanjutnya diikuti dengan pembelahan pembelahan.
Terus membelah ..terus membelah membentuk tubuh beserta system organ
lainnya . system pencernaan, system peredaran darah, system pernapasan,
system saraf-otot-tulang, system hormonal dan system system lainnya,
semua terbentuk mengikuti aturan yang sudah terprogram dalam DNA kita.
 
10.
Jantung berdenyut memompa darah kira kira 70 X ( antara 60 – 80 ) dalam
satu menit. Setiap kali jantung berdenyut memompa darah, banyaknya
adalah kira kira 70 ml. maka dalam waktu satu menit jantung akan memompa
darah sebanyak  70 X 70 ml = 4.900 ml atau  4,9 liter.
Dalam waktu satu jam  :  294 liter. Dalam satu hari :  7056  liter.
Menghubungkan 100 triliun sel pada tubuh manusia , bekerja tanpa
berhenti sepanjang hidup.
 
Jantung terdiri dari 2 lapisan otot pericardium yang selalu memperoleh
cairan khusus untuk melunasi jantung supaya bebas dan mudah berkontraksi
melakukan tugasnya. Cairan yang merupakan oli ini adalalh diolah oleh
organ adrenal yang bekerja sama dengan hati/lever. Mengatur tekanan
darah; memompakan sejumlah darah yang diperlukan menuruti kondisi yang
berubah ubah.
Semua organ di dalam tubuh mempunyai kebutuhan yang berbeda beda dan
semua kebutuhan dilayani melalui urat urat / pembuluh darah, Semua jenis
kebutuhan diangkut oleh darah ke segala penjuru tubuh yang dirobah
secara kimia di dalam darah itu sendiri. Alirah darah harus lancar ,
tidak boleh ada endapan darah.Kualitas darah harus baik, karena darah
juga bertugas meyembuhkan penyakit membunuh kuman penyakit.
Tubuh kita terdiri dari 70 - 75 % air. Untuk menggerakan air dalam tubuh
dilakukan oleh Jantung/ pompa ajaib yang bekerja tanpa henti.
( cobalah…sebelum tidur..mengucapkan dengan  bahasa rasa yang lembut
penuh kasih sayang..” wahai Jantungku…saya terima kasih sekali atas
bantuan serta kerja
saja yang baik selama ini. Semoga kita bisa saling mangasihi seterusnya
)
Sel sel tubuh kita / bagian bagian terkecil dari daging atau organ hanya
dapat hidup antara 100 – 120 hari lalu ia akan mati. Berjuta juta sel
yang mati akan diangkut ke tempat pembuangan yaitu melalui saringan
ginjal bersama air kencing/kemih. Air merupakan alat pengangkutan semua
sampah sampah ini kea lat sekresi sehingga metabolisme berjalan dengan
baik. Sebagian kotoran dikeluarkan melalui keringat. Air juga bertugas
mengangkut zat zat makanan, menjaga suhu tubuh, membawa oksigen dan
membawa sari sari makanan.
 
Penggunaan air pada tubuh manusia tak obahnya sebagaimana pentingnya oli
sebagai pelumas mesin. Semua gerakan gerakan tubuh seperti kaki, tangan,
kepala dll, akan dapat bergerak bebas tanpa ada kelainan/rasa sakit,
jikalau air selalu cukup. Kekayaan air di dalam tubuh akan membuat
seluruh zat zat makanan menjadi berfungsi, bisa mengobati segala jenis
penyakit.
 
--------------- >>
 
( bersambung )
 
 
 
-----Original Message-----
From: persaudaraan_universal@...
[mailto:persaudaraan_universal@...] On Behalf Of Sudrajat
Sent: Monday, October 26, 2009 1:57 PM
To: persaudaraan_universal@...; 'Berkas Cahaya Kesadaran';
diskusi_gantharwa@...; Spiritual-Indonesia@...
Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@...
Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI
( 1 )
 
 
 
“ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada  artinya
bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang
bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar-
an, termasuk manusia. Dalam memberi arti
 pada alam semesta itulah, manusia sekaligus
 menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan
memang untuk itulah ia diadakan. Melupa –
kan tugas mendasar itu sama saja menurun-
kan derajatnya sendiri. “    
 
 
 
 
Dear all,  para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua.
 
Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian /
explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri
manusia.., sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham
perbedaan manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari
dulu sampai sekarang.
 
Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di sekitar..di
sekeliling kehidupan manusia itu sendiri.  Memang diperlukan sedikit ke
arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas
membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa
: Tubuh manusia dan alam sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG
MASA.
 
Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan
sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak
bermanfaat.
 
------- >>
 
1. Pada umumnya..manusia.., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh
Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia
lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan  zat yang amat  sangat
dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur
lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis..sudah disediakan oleh
alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi
ada . Air..laut..menguap..karena terik panas matahari.., gumpalan
awan..naik ..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir
kembali ke laut.
Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air :
Filosofi Air
Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna, dalam arti
yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmunya
itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan.
Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung sifat-
sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya
lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan.

Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah
Air mematikan api dan membersihkan kotoran.
Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri
Dalam bentuk uap dan kembali mengembun.
Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu
Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok
untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.


Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati
Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati.
Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun
Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.
Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang
Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.

(* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu )
 
2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus
dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini  kita berkesempatan untuk
memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan
hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju –
membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai
sebuah proses perubahan kesadaran  “ yang idealnya harus bertambah maju
dan anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas
memperhatikan, merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran
sendiri apa adanya, sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini
sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya..sejalan dengan peningkatan
kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan alam semesta
apa adanya…serta…mencoba menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang
maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan.
 
3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di
bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di
hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek
men cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan
berbahagia di tempat alaminya.  Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa
penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari
sini..mengalir apa adanya..?.  Cobalah .., hai manusia memperhatikan
serigala, harimau, monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak
anak mereka di hutan  . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan
penghakiman.
 
4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak
bijaksana JIKA  bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi  atau
ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru
Mursyid, guru spiritual ). Siapapun harus  melakukan perjalanannya
sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru
dari dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk
latihan meditasi ).
 
5.Sebuah proses perjalanan..hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan.
Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang
cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta
peta perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam
serangkaian makna makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga
didalam tubuh. Ketekunan mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah
jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana semestinya perjalanan
diri ini menuju.
 
---------- >>
 
( bersambung – segera )
 



Bls: AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 )

by Bambang Kandoe :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

ertine boso jawane opo tho mas.
"We are the dancing atoms, the light of the darkness which embrace us and gives space to dance internally."



________________________________
Dari: "bens.sudjanto@..." <bens.sudjanto@...>
Kepada: SI-mail <Spiritual-Indonesia@...>
Terkirim: Rab, 28 Oktober, 2009 15:13:58
Judul: Re: [Spiritual-Indonesia] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 2  )

 
We are the dancing atoms, the light of the darkness which embrace us and gives space to dance internally.

Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From:  "Sudrajat" <sudrajat@srg- mscid.com>
Date: Wed, 28 Oct 2009 14:43:31 +0700
To: <persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com>; 'Berkas Cahaya Kesadaran'<BeCeKa@yahoogroups. com>; <diskusi_gantharwa@ googlegroups. com>; <Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com>
Cc: 'Hanida Widyaningtyas'<hwidyaningtyas@ maitland- smith.co. id>; <syafroni@mkpi. panasonic. co.id>
Subject: [Spiritual-Indonesi a] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI                    ( 2  )
 
 
UNIVERSAL  INVOCATION
Written by Annie Besant
 
 
 
·        O hidden life , vibrant in every
atom
(    O Hidup tersembunyi , bergetar di dalam setiap atom )
 
 
·        O hidden Light , shinning in
every creature
(   O  Cahaya tersembunyi , bersinar di dalam
setiap makhluk )
 
 
·        O hidden Love, embracing all in
oneness
(   O kasih tersembunyi, melingkupi semua di
dalam ke Tunggalan )
 
 
May all who feel themselves as
one with thee, know they are therefore one with every other.
( Olehkarena itu, bolehlah semua yang merasakan
diri mereka sendiri sebagai Tunggal denganMu, mengetahui bahwa mereka adalah
Tunggal dengan setiap yang lainnya )
 
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- ---------
>>
 
 
 
        1. Setiap makhluk di kehidupan ini ketika di urai pada dasarnya memang hanya tersusun dari dua unsur : material dan Spiritual. Ke dua unsur alam yang cenderung menyatu dan terpisah secara berulang tanpa akhir inilah yang membentuk siklus kehidupan semesta.Dari penciptaan menuju kiamat dan berawal lagi pada proses penciptaan. Bila material semesta meliputi galaksi , bintang, dan segala benda semesta lain, sedangkan spirit semesta raya boleh dibilang..dikenal dengan kata Tuhan. Tidakkah di ujung penguraian tubuh sebagai unsur material diri, setiap manusia juga memiliki unsur spiritual yang diberi nama Jiwa..atau apapun namanya. Di refleksikan ke duanya, maka di unsur material tubuh adalah sebuah semesta kecil, dan di unsur spiritual, jiwa berposisi sebagai Tuhan kecil yang ada di dalam diri manusia.
        2. Ya…mencoba mengintip apa apa yang bekerja di dalam Tubuh.manusia..dicoba di bandingkan dengan yang ada di lingkungan.di alam semesta.., semoga ada hikmah.pelajaran diri ..jejaj jejak rahasia alam semesta dan rahasia Tuhan meskipun hanya fatamorgana. Tuhan Besar Sang Tunggal.sang maha sumber Hidup sudah berbicara dengan diam, manusialah..yang harus pro aktip dan pasip..untuk dengan arief diri membaca..”aku adalah alam semesta kecil.
Berikut beberapa butir
mutiara dari para Sufi, Yogi, Guru Suci..:
-          “ Siapasaja
yang bisa memahami tubuh dan kehidupannya, dia bisa memahami semesta. Siapa
saja memahami diri sejatinya, dia memahami Tuhan “
-          “ RahasiaTuhan
ada di dalam diri manusia. Kehendak Tuhan..juga kehendak Manusia.”
        1. Apakah bisa kita coba bayangkan dan pelajari..bahwa ledakan besar apda awal terbentuknya alam semesta memiliki kemiripan dengan pembelahan sel benih setelah suatu proses pembuahan sel telur oleh sperma ?. Adaproses Big bang..ada proses black hole..yang amat sangat luar biasa. Menengok alam semesta keci dengan lensa lain.., seluruh ciri ciri organ dalam sistem tubuh manusia pada suatu ketika tersalin dalam suatu DNA / deoxycribo nucleic acid. DNA hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron..anehbin ajaib..DNA mampu membawa cetak biru diri manusiake dalam milyard an kode kode genetik. (bandingkan dengan Chip buatan manusia ). DNA juga mampu menampung kode kode ingatan yang berisi program cerdas tentang bagaimana nantinya jantung, paru paru, ginjal,otak, lambung dan organ lain akan berkerja  setelah tubuh janin terbentuk.
        2. Merenung…tentang sekitar 100 juta sel sperma..per milliter cairan sperma yang masing masing memiliki kemungkinan sama untuk kelak menyatu dengan sel telur..dan menjadi tubuh manusia. Mereka (sperma) berlomba lomba..lari sekuat tenaga agar bisa sampai ketujuannya ( permulaan / awal Ego bisa dilihat dari sini sekaligus kecerdasan yang sangat cerdas ). Bila satu dari sekian juta sel sperma berhasil menembus dinding sel telur, maka lapisan sel telur akan segera mengeras sehingga sel sperma lain tidak akan bisa masuk/membuahinya. Proses awal penciptaan “alam semesta kecil “ segera dimulai.  Begitu..bagian diri kita yang berasal dri ayah menyatu dengan bagian diri kita dari ibu, maka penyatuan ini selanjutnya diikuti dengan pembelahan pembelahan. Terus membelah ..terus membelah membentuk tubuh beserta system organ lainnya . system pencernaan, system peredaran darah, system pernapasan, system saraf-otot-tulang, system hormonal dan system system
 lainnya, semua terbentuk mengikuti aturan yang sudah terprogram dalam DNA kita.
 
10.
Jantung berdenyut memompa darah kira kira 70 X ( antara 60
– 80 ) dalam satu menit. Setiap kali jantung berdenyut memompa darah,
banyaknya adalah kira kira 70 ml. maka dalam waktu satu menit jantung akan
memompa darah sebanyak  70 X 70 ml = 4.900 ml atau  4,9 liter.
Dalam waktu satu jam  :  294 liter. Dalam satu hari :  7056  liter.
Menghubungkan 100 triliun sel pada tubuh manusia , bekerja tanpa berhenti sepanjang hidup.
 
Jantung terdiri dari 2 lapisan otot pericardium yang
selalu memperoleh cairan khusus untuk melunasi jantung supaya bebas dan mudah
berkontraksi melakukan tugasnya. Cairan yang merupakan oli
ini adalalh diolah oleh organ adrenal yang bekerja sama dengan hati/lever. Mengatur tekanan darah; memompakan
sejumlah darah yang diperlukan menuruti kondisi yang berubah ubah.
Semua organ di dalam tubuh mempunyai kebutuhan yang berbeda beda dan semua kebutuhan dilayani melalui urat urat /
pembuluh darah, Semua jenis kebutuhan diangkut oleh darah ke segala penjuru
tubuh yang dirobah secara kimia di dalam darah itu sendiri. Alirah darah harus lancar , tidak boleh ada endapan darah.Kualitas darah harus
baik, karena darah juga bertugas meyembuhkan penyakit membunuh kuman penyakit.
Tubuh kita terdiri dari 70 - 75 % air. Untuk menggerakan air dalam tubuh dilakukan oleh Jantung/
pompa ajaib yang bekerja tanpa henti.
( cobalah…sebelum tidur..mengucapkan dengan  bahasa rasa yang lembut penuh kasih sayang..” wahai
Jantungku…saya terima kasih sekali atas bantuan serta kerja
saja yang baik selama ini. Semoga
kita bisa saling mangasihi seterusnya )
Sel sel tubuh kita / bagian bagian terkecil dari daging atau organ
hanya dapat hidup antara 100 – 120 hari lalu ia akan mati. Berjuta juta sel yang mati akan diangkut ke
tempat pembuangan yaitu melalui saringan ginjal bersama air kencing/kemih. Air merupakan alat pengangkutan semua sampah sampah ini kea lat
sekresi sehingga metabolisme berjalan dengan baik. Sebagian
kotoran dikeluarkan melalui keringat. Air juga bertugas
mengangkut zat zat makanan, menjaga suhu tubuh, membawa oksigen dan membawa
sari sari makanan.
 
Penggunaan air pada tubuh manusia tak obahnya
sebagaimana pentingnya oli sebagai pelumas mesin. Semua
gerakan gerakan tubuh seperti kaki, tangan, kepala dll, akan dapat bergerak bebas tanpa ada kelainan/rasa sakit, jikalau air selalu cukup.
Kekayaan air di dalam tubuh akan membuat seluruh zat
zat makanan menjadi berfungsi, bisa mengobati segala jenis penyakit.
 
------------ --- >>
 
( bersambung)
 
 
 
-----Original Message-----
From: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com[mailto:persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com] On Behalf Of Sudrajat
Sent: Monday, October 26, 20091:57 PM
To: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com; 'Berkas Cahaya Kesadaran'; diskusi_gantharwa@ googlegroups. com;
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@mkpi. panasonic. co.id
Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )
 
 
 
“ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada
artinya
bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang
bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar-
an, termasuk manusia. Dalam memberi arti
 pada alam semesta itulah, manusia sekaligus
 menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan
memang untuk itulah ia diadakan. Melupa –
kantugas mendasar itu sama saja menurun-
kanderajatnya sendiri.
“    
 
 
 
 
Dear all,  para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua.
 
Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian /
explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia..,
sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan
manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai sekarang.
 
Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di
sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri.  Memang diperlukan
sedikit ke arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas
membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh
manusia dan alam sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA.
 
Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan
sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat.
 
------- >>
 
1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan
tubuh Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia
lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan  zat yang
amat  sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat /
unsur lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan
oleh alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada
. Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik
..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut.
Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air :
Filosofi Air
Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna,
dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan
ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan,
keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung
sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya
lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan.

Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah
Air mematikan api dan membersihkan kotoran.
Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan
diri
Dalam bentuk uap dan kembali mengembun.
Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu
Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok
untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.


Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati
Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala
kerendahan hati.
Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun
Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.
Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang
Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.

(* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin
Kung Fu )
 
2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus
dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini  kita berkesempatan
untuk memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan
hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju –
membentang luas..di  medan
kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai sebuah proses perubahan
kesadaran  “ yang idealnya harus bertambah maju dan anggun serta
mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan, merasakan,
menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya, sehingga kita bisa
memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya.. sejalan
dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan
alam semesta apa adanya…serta…mencoba menyadari keberadaan sesuatu
Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan.
 
3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di
bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di
hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men
cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia
di tempat alaminya.  Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa penghakiman,
tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari sini..mengalir apa
adanya..?.  Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau,
monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan
 . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan penghakiman.
 
4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak
bijaksana JIKA  bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi  atau
ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru
spiritual ). Siapapun harus  melakukan perjalanannya sendiri dan syukur
syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru dari dalam melalui
pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi ).
 
5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses
perjuangan. Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang
cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta
perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna
makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan
mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun
ke arah mana semestinya perjalanan diri ini menuju.
 
---------- >>
 
( bersambung – segera )
 
   


      Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Re: AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 )

by Adi Brama :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

so ????
What about if our atoms are a universe ???
Salam,

 



________________________________
From: "bens.sudjanto@..." <bens.sudjanto@...>
To: SI-mail <Spiritual-Indonesia@...>
Sent: Wed, October 28, 2009 3:13:58 PM
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 )

 
We are the dancing atoms, the light of the darkness which embrace us and gives space to dance internally.

Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From: "Sudrajat" <sudrajat@srg- mscid.com>
Date: Wed, 28 Oct 2009 14:43:31 +0700
To: <persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com>; 'Berkas Cahaya Kesadaran'<BeCeKa@yahoogroups. com>; <diskusi_gantharwa@ googlegroups. com>; <Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com>
Cc: 'Hanida Widyaningtyas'<hwidyaningtyas@ maitland- smith.co. id>; <syafroni@mkpi. panasonic. co.id>
Subject: [Spiritual-Indonesi a] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 2 )
 
 
UNIVERSAL  INVOCATION
Written by Annie Besant
 
 
 
·        O hidden life , vibrant in every atom
(    O Hidup tersembunyi , bergetar di dalam setiap atom )
 
 
·        O hidden Light , shinning in every creature
(   O  Cahaya tersembunyi , bersinar di dalam setiap makhluk )
 
 
·        O hidden Love, embracing all in oneness
(   O kasih tersembunyi, melingkupi semua di dalam ke Tunggalan )
 
 
May all who feel themselves as one with thee, know they are therefore one with every other.
( Olehkarena itu, bolehlah semua yang merasakan diri mereka sendiri sebagai Tunggal denganMu, mengetahui bahwa mereka adalah Tunggal dengan setiap yang lainnya )
 
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- >>
 
 
 
        1. Setiap makhluk di kehidupan ini ketika di urai pada dasarnya memang hanya tersusun dari dua unsur : material dan Spiritual. Ke dua unsur alam yang cenderung menyatu dan terpisah secara berulang tanpa akhir inilah yang membentuk siklus kehidupan semesta.Dari penciptaan menuju kiamat dan berawal lagi pada proses penciptaan. Bila material semesta meliputi galaksi , bintang, dan segala benda semesta lain, sedangkan spirit semesta raya boleh dibilang..dikenal dengan kata Tuhan. Tidakkah di ujung penguraian tubuh sebagai unsur material diri, setiap manusia juga memiliki unsur spiritual yang diberi nama Jiwa..atau apapun namanya. Di refleksikan ke duanya, maka di unsur material tubuh adalah sebuah semesta kecil, dan di unsur spiritual, jiwa berposisi sebagai Tuhan kecil yang ada di dalam diri manusia.
        2. Ya…mencoba mengintip apa apa yang bekerja di dalam Tubuh.manusia..dicoba di bandingkan dengan yang ada di lingkungan.di alam semesta.., semoga ada hikmah.pelajaran diri ..jejaj jejak rahasia alam semesta dan rahasia Tuhan meskipun hanya fatamorgana. Tuhan Besar Sang Tunggal.sang maha sumber Hidup sudah berbicara dengan diam, manusialah..yang harus pro aktip dan pasip..untuk dengan arief diri membaca..”aku adalah alam semesta kecil.
Berikut beberapa butir mutiara dari para Sufi, Yogi, Guru Suci..:
-          “ Siapasaja yang bisa memahami tubuh dan kehidupannya, dia bisa memahami semesta. Siapa saja memahami diri sejatinya, dia memahami Tuhan “
-          “ RahasiaTuhan ada di dalam diri manusia. Kehendak Tuhan..juga kehendak Manusia.”
        1. Apakah bisa kita coba bayangkan dan pelajari..bahwa ledakan besar apda awal terbentuknya alam semesta memiliki kemiripan dengan pembelahan sel benih setelah suatu proses pembuahan sel telur oleh sperma ?. Adaproses Big bang..ada proses black hole..yang amat sangat luar biasa. Menengok alam semesta keci dengan lensa lain.., seluruh ciri ciri organ dalam sistem tubuh manusia pada suatu ketika tersalin dalam suatu DNA / deoxycribo nucleic acid. DNA hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron..anehbin ajaib..DNA mampu membawa cetak biru diri manusiake dalam milyard an kode kode genetik. (bandingkan dengan Chip buatan manusia ). DNA juga mampu menampung kode kode ingatan yang berisi program cerdas tentang bagaimana nantinya jantung, paru paru, ginjal,otak, lambung dan organ lain akan berkerja  setelah tubuh janin terbentuk.
        2. Merenung…tentang sekitar 100 juta sel sperma..per milliter cairan sperma yang masing masing memiliki kemungkinan sama untuk kelak menyatu dengan sel telur..dan menjadi tubuh manusia. Mereka (sperma) berlomba lomba..lari sekuat tenaga agar bisa sampai ketujuannya ( permulaan / awal Ego bisa dilihat dari sini sekaligus kecerdasan yang sangat cerdas ). Bila satu dari sekian juta sel sperma berhasil menembus dinding sel telur, maka lapisan sel telur akan segera mengeras sehingga sel sperma lain tidak akan bisa masuk/membuahinya. Proses awal penciptaan “alam semesta kecil “ segera dimulai.  Begitu..bagian diri kita yang berasal dri ayah menyatu dengan bagian diri kita dari ibu, maka penyatuan ini selanjutnya diikuti dengan pembelahan pembelahan. Terus membelah ..terus membelah membentuk tubuh beserta system organ lainnya . system pencernaan, system peredaran darah, system pernapasan, system saraf-otot-tulang, system hormonal dan system system
 lainnya, semua terbentuk mengikuti aturan yang sudah terprogram dalam DNA kita.
 
10.
Jantung berdenyut memompa darah kira kira 70 X ( antara 60 – 80 ) dalam satu menit. Setiap kali jantung berdenyut memompa darah, banyaknya adalah kira kira 70 ml. maka dalam waktu satu menit jantung akan memompa darah sebanyak  70 X 70 ml = 4.900 ml atau  4,9 liter.
Dalam waktu satu jam  :  294 liter. Dalam satu hari :  7056  liter.
Menghubungkan 100 triliun sel pada tubuh manusia , bekerja tanpa berhenti sepanjang hidup.
 
Jantung terdiri dari 2 lapisan otot pericardium yang selalu memperoleh cairan khusus untuk melunasi jantung supaya bebas dan mudah berkontraksi melakukan tugasnya. Cairan yang merupakan oli ini adalalh diolah oleh organ adrenal yang bekerja sama dengan hati/lever. Mengatur tekanan darah; memompakan sejumlah darah yang diperlukan menuruti kondisi yang berubah ubah.
Semua organ di dalam tubuh mempunyai kebutuhan yang berbeda beda dan semua kebutuhan dilayani melalui urat urat / pembuluh darah, Semua jenis kebutuhan diangkut oleh darah ke segala penjuru tubuh yang dirobah secara kimia di dalam darah itu sendiri. Alirah darah harus lancar , tidak boleh ada endapan darah.Kualitas darah harus baik, karena darah juga bertugas meyembuhkan penyakit membunuh kuman penyakit.
Tubuh kita terdiri dari 70 - 75 % air. Untuk menggerakan air dalam tubuh dilakukan oleh Jantung/ pompa ajaib yang bekerja tanpa henti.
( cobalah…sebelum tidur..mengucapkan dengan  bahasa rasa yang lembut penuh kasih sayang..” wahai Jantungku…saya terima kasih sekali atas bantuan serta kerja
saja yang baik selama ini. Semoga kita bisa saling mangasihi seterusnya )
Sel sel tubuh kita / bagian bagian terkecil dari daging atau organ hanya dapat hidup antara 100 – 120 hari lalu ia akan mati. Berjuta juta sel yang mati akan diangkut ke tempat pembuangan yaitu melalui saringan ginjal bersama air kencing/kemih. Air merupakan alat pengangkutan semua sampah sampah ini kea lat sekresi sehingga metabolisme berjalan dengan baik. Sebagian kotoran dikeluarkan melalui keringat. Air juga bertugas mengangkut zat zat makanan, menjaga suhu tubuh, membawa oksigen dan membawa sari sari makanan.
 
Penggunaan air pada tubuh manusia tak obahnya sebagaimana pentingnya oli sebagai pelumas mesin. Semua gerakan gerakan tubuh seperti kaki, tangan, kepala dll, akan dapat bergerak bebas tanpa ada kelainan/rasa sakit, jikalau air selalu cukup. Kekayaan air di dalam tubuh akan membuat seluruh zat zat makanan menjadi berfungsi, bisa mengobati segala jenis penyakit.
 
------------ --- >>
 
( bersambung)
 
 
 
-----Original Message-----
From: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com[mailto:persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com] On Behalf Of Sudrajat
Sent: Monday, October 26, 20091:57 PM
To: persaudaraan_ universal@ yahoogroups. com; 'Berkas Cahaya Kesadaran'; diskusi_gantharwa@ googlegroups. com; Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Cc: Hanida Widyaningtyas; syafroni@mkpi. panasonic. co.id
Subject: [p_u] AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 1 )
 
 
 
“ Sehebat alam semesta, ia tak akan ada  artinya
bila tak ada yang melihatnya. Padahal yang
bisa melihatnya hanyalah yang berkesadar-
an, termasuk manusia. Dalam memberi arti
 pada alam semesta itulah, manusia sekaligus
 menjadi saksi kebesaran sang Pencipta. Dan
memang untuk itulah ia diadakan. Melupa –
kantugas mendasar itu sama saja menurun-
kanderajatnya sendiri. “    
 
 
 
 
Dear all,  para sahabat arief billah.. para kadhag sedulur semua.
 
Perkenan , untuk mencoba menulis .butir butir wacana penggalian / explore Kecerdasan Spiritual - kesadaran illahi yang ada di diri manusia.., sebagai upaya penyeimbang…akan fakta adanya banyak paham perbedaan manusia (dengan segala kelebihan dan kekurangan nya ) dari dulu sampai sekarang.
 
Butir butir pelajaran..tersebar sangat tak terbatas , ada di sekitar..di sekeliling kehidupan manusia itu sendiri.  Memang diperlukan sedikit ke arifan dari dalam manusia itu sendiri..agar bisa cukup jeli, cerdas membaca kitab sucinya manusia..yang tidak pernah berubah sepanjang masa : Tubuh manusia dan alam sekeliling manusia…YA..AGAMA MANUSIA SEPANJANG MASA.
 
Semoga..butir buti mutiara ini..info kasih ini.., bisa dikembangkan sendiri sendiri..oleh para sahabat semua. Dan semoga ada kelak bermanfaat.
 
------- >>
 
1. Pada umumnya..manusia. ., bisa dikatakan ada tubuh Jasmani dan tubuh Ruhani. Tubuh Jasmani..ada unsur Udara, Api, Air, Tanah. Tubuh manusia lebih banyak unsur air/zat cairnya. Air…merupakan  zat yang amat  sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia ( disamping Oksigen dan zat / unsur lainnya). Air dan Oksigen (dalam Udara)..gratis. .sudah disediakan oleh alam ini..sejak dari jaman dahulu..sebelum keberadaan manusia di bumi ada . Air..laut..menguap. .karena terik panas matahari.., gumpalan awan..naik ..sampai akhirnya..turun kembali menjadi hujan..mengalir kembali ke laut.
Tidak ada salahnya..mengenal Filosofi air :
Filosofi Air
Air adalah simbol dari para praktisi Tai-Chi yang sempurna, dalam arti yang telah sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmunya itu. Hidupnya akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan. Tapi bukan berarti sempurna dengan mutlak. Dalam air terkandung sifat- sifat kebebasan, spontan, kerendahan hati, dan kekuatan dalam daya lenting untuk menerima perubahan tanpa kecemasan dan ketegangan.

Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah
Air mematikan api dan membersihkan kotoran.
Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri
Dalam bentuk uap dan kembali mengembun.
Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu
Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok
untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.


Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati
Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati.
Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun
Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.
Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang
Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.

(* Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu )
 
2. Menjadi manusia adalah anugerah yang patut disyukuri, sekaligus dimanfaatkan karena dalam proses – tahap ini  kita berkesempatan untuk memelajari diri sendiri dan merenung lebih dalam untuk mengerti tujuan hidup dan kehidupan, serta berjalan dalam evolusi kesadaran menuju – membentang luas..di medan kesadaran illahi yang tidak terbatas . Sebagai sebuah proses perubahan kesadaran  “ yang idealnya harus bertambah maju dan anggun serta mulia “ , mari berharap dengan cukup ikhlas memperhatikan, merasakan, menerima sera memahami tubuh dan pikiran sendiri apa adanya, sehingga kita bisa memahami hidup dan kehidupan ini sebagaimana apa adanya pula. Seterusnya.. sejalan dengan peningkatan kualitas kesadaran ..manusia mencoba memahami keberadaan alam semesta apa adanya…serta…mencoba menyadari keberadaan sesuatu Kecerdasan yang maha amat dahsyat dan sempurna.., dan manusia bilang : Tuhan.
 
3. Pohon kelapa tumbuh di pantai yang panas. Pohon cemara tumbuh di bukit – gunung yang sejuk, Ikan berenang di air, serigala berlari di hutan. Ketika hujan turun, ayam berlari mencari tempat berteduh, bebek men cemplungkan dirinya di kolam. Semua cukup bahkan nyaris sempurna dan berbahagia di tempat alaminya.  Tanpa kata kata, tanpa analisa, tanpa penghakiman, tanpa pembandingan. Akankan manusia bisa belajar dari sini..mengalir apa adanya..?.  Cobalah .., hai manusia memperhatikan serigala, harimau, monyet, burung dalam melahirkan dan membesarkan anak anak mereka di hutan  . Semuanya berjalan mengalir tanpa ketakutan dan penghakiman.
 
4. Sebuah proses perjalanan kesadaran diri manusia, sangatlah tidak bijaksana JIKA  bila diwakili, bisa diatur, mau dipengaruhi  atau ditentukan berhasil tidaknya oleh orang lain ( termasuk para guru Mursyid, guru spiritual ). Siapapun harus  melakukan perjalanannya sendiri dan syukur syukur bisa mendapatkan tuntunan – bimbingan guru dari dalam melalui pelatihan pengenalan diri seutuhnya ( termasuk latihan meditasi ).
 
5.Sebuah proses perjalanan.. hakekatnya adalah sebuah proses perjuangan. Keberhasilan dan kegagalan adalah resiko dari setiap pilihan ( yang cenderung spekulatif ) langkah yang diambil. Alam hanya menyediakan peta peta perjalanan yang harus dibaca secara jeli dan arif, dalam serangkaian makna makna kehidupan, tidak saja di laur tetapi juga didalam tubuh. Ketekunan mempelajari diri akan menghadirkan sejumlah jalan jalan terbuka yang menuntun ke arah mana semestinya perjalanan diri ini menuju.
 
---------- >>
 
( bersambung – segera )
 



     

AGAMA SAAT INI..AGAMA SEPANJANG MASA --> KE ARIFAN ILLAHI ( 3 )

by Sudrajat IDSRG Ass MGR OPS :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

G  A  Y   A  T   R  I     M  A  N  T  R   A
 
 
          A U  M.  
 BHUR  BHUVAH  SVAHA
          TAT SAVITUR  VARENYUM
          BHARGO  DEVASYA  DHEEMAHI
          DHIYO  YO  NAFH  PRACHODAYAT
          OM …..SHANTI,   SHANTI,  SHANTI
 
          Kami  bermeditasi pada Ibu Ilahi ( bumi, Atmosfir, langit ).
          Berilah kami cahaya cemerlang seperti kekuatan Matahari.
          Singkirkan semua kegelapan dalam diri kami, dan bangkitkan
          Serta kuatkan kecerdasan dna kemampuan diskriminasi kami
          Dan dapat meng insyafi KEBENARAN  -  TUHAN.
 
 
 
 
Dear all my brother(s) and my sisters.
 
Fyi.., lanjutannya.
 
 
11. Pemampatan unsur-unsur material alam semesta menjadi sekumpulan
massa padat yang konon terjadi sebelum alam semesta terbentuk, tampak
mirip sekali dengan terpusatnya kode genetik dari tubuh Ayah (DNA dalam
sebuah sel sperma) dan kode data genetik ibu (DNA sebuah sel telur ).
Big bang serupa dengan pembelahan sel yang terjadi setelah kedua bagian
dkrikita saling bertemu dalam proses pembuahan. Proses terbentuknya
galaksi, bintang, planet, bulan dst. Adalah mirip proses ketika oragn
dan sistem organ dalam tubuh mulai terbentuk. Tubuh manusia diperkirakan
terdiri atas 50 Triliun sel/DNA. Rangkaian genetik dalam 50 triliun sel
di tubuh manusia panjangnya bisa mencapai 50 miliar mil atau setera
dengan 100.000 kali jarak bumi ke bulan. Dalam Weda…pernah mengatakan
bahwa kecerdasan jagat raya membentang dari yang lebih kecil dari yang
terkecil sampai yang lebih besar dari yang terbesar. Dan DNA merupakan
bukti fisik dari itu. Maha kecil sekaligus mahabesar. Mirip dengan sifat
Tuhan yang sering disebutkan oleh para guru suci.
 
12. Sel – sel awal kita berisi konsep-konsep orang tua. Juga rekaman
perjalanan tubuh, pikiran, jiwa orang tua. Diterangi cahaya ini, adakah
alasan untuk tidak menghormati orang tua ?. Energi-energi semesta yang
tersimpan dalam molekul-molekul nutrisi masuk melalui tubuh ibu, Cinta
kasih semesta terserap ke dalam diri kita melalui ibu. Adakah utang yang
lebih besar dari ini ?. Peran Tuhan dalam penciptaan kita tampaknya bisa
dirunut arahnya semenjak energi cinta kasih berperan mempertemukan kedua
orang tua kita. Ada peran Energi yang menggerakan sel sperma dan sel
telur. Energi pula yang menyebabkan terjadinya proses pembuahan sel
benih untuk menjadi makhluk bernama manusia. Energi Maha kuasa (Tuhan )
ini berada di seluruh sel dalam diri manusia ?. Sayangnya , energi itu
kerap digunakan untuk hal-hal yang justru menjauh dari sifat-sifat
hakiki energi Semesta. Barangkali karena manusai tidak menyadari wajah
Tuhan ?. Lalu seperti apa wajah Tuhan di dunia ini ?.  Takala
merenungkan..menghayati akan peran Tuhan , sang energi Cinta kasih
sebagai pencipta seluruh isi alam semesta.., adakah kita menghormat
makhluk lain..layaknya kita juga mengetahui bahwa ada Tuhan di situ.
Membunuh binatang hanya sekedar membela kenikmatan lidah sesaat..=
setara kita juga melukai kesadaran dimana juga Tuhan ada di situ. Kita
semua lahir dari sekumpulan cinta kasih. Kita adalah benih benih cinta
kasih. cinta kasih yang terus bertumbuh menjadi dewasa. Manakala dari
benih cinta semesta yang juga dibesarkan oleh cinta kasih alam itu
ternyata kita tumbuh menjadi pohon pohon yang kehilangan cinta kasih,
selayaknya kita mulai menengok ke dalam diri. Tidakkah di dalam sedang
tumbuh benalu benalu kekerasan, iri hati, kedengkian menutupi indahnya
kesejatian diri yang seharusnya penuh cinta kasih ?. saatnya kini
merabas benalu benalu agar energi kehidupan tidak sia sia terserap ke
dalm diri kita.
 
13. Mengingat setiap sel tubuh juga memiliki ingatan dan kecerdasannya
masing masing, maka input itu juga akan tersimpan dalam memori yang ada
pada tiap tiap sel. Dengan demikian , sakit satu sel akan menimbulkan
sakit pada sel lainnya. Bahagia pada sel-sel otak akibat kebahagiaan
pikiran juga akan menimbulkan kebahagiaan pada semua sel tubuh. Bahwa
para ahli fisika dan kimia menyatakan setiap zat/atom memiliki energi.
Energi ini tidak berbentuk, tidak diciptakan, dan tidak bisa
dimusnahkan. Tetapi bisa berubah menjadi energi jenis lain, karena itu
sesungguhnya energi tak pernah habis (Hk.Kekekalan energi). Ya..energi
ini..sangat kecil..sekaligus sangat besar…, .lalu bisakah kita
menyebutnya Tuhan ?. Ada kerja sama yang sangat harmonis..nyaris
sempurna..kerja sama yang saling membantu.., saling merasakan kebutuhan
masing masing antara sel sel di dalam tubuh. Adakah di luar tubuh..,
yaitu manusia itu sendiri…terjalin kerja sama yang bisa saling merasakan
dan saling membantu ?.
 
14. Dalam diri manusia ..ada kesadaran Tubuh phisik/raga.., ada
kesadaran Jiwa..dan ditengahnya ada penghubung ..yaitu..PIKIRAN .sebagai
jembatan penghubung. Keseimbangan di antara ke tiga perangkat
ini..adalah ideal , bagus..untuk diri ini melakukan perjalanan mencari
kesejatian. Jiwa yang belum seimbang karena tubuh dan pikiran masih
terombang ambing , akan mementaskan dualitas yang saling bermusuhan.Di
ujung perjalanan  , takala keseimbangan holistik dalam tubuh, pikiran
dan jiwa tercapai , maka segala dualitas melebur dalam sebuah
kesempurnaan. Tanda tanda seseorang sedang belajar seimbang , dia akan
keras / disiplin pada diri sendiri tetapi lembut kepada orang lain.
Sabar , ikhlas tanpa beban..layaknya orang tua yang mencintai anaknya.
Sisi maskulin dan feminin berperan dalam kebersamaan dan keseimbangan
langkah langkah harmoni. Tubuh – Pikiran dan Jiwa perlu latihan latihan
yang terprogram secara holistik – berkesinambungan terus menerus.
 
15. Adrenal adalah suatu organ pada ujung setiap ginjal, berfungsi untuk
memproduksi beberapa kelenjar, all :
-         Adrenalin : Oli untuk memperlancar tugas jantung
-         Cortizon   : Oli untuk persediaan tulang
-         Hormon    :  sumber tenaga/energi
-         Zat lain lain
 
Hati/lever : sebuah pabrik kimia raksasa. Semua zat makanan diangkut
dari pencernaan dibawa ke hati  untuk diproses menjadi berbagai jenis
zat sesuai dengan kebutuhan organ. Hati juga membentuk sel darah merah
untuk membangun perkembangan tubuh. Hati turut menetralkan gula dalam
darah setelah bekerja sama dengan insulin yang diproduksi oleh pancreas.
Juga melenyapkan segala zat racun yang berasal dari makanan dan minuman
yang kurang bersih yang memudahkan pekerjaan ginjal melakukan
penyaringan. Tetapi hati hanya mampu melenyapkan za racun dalam jumlah
terbatas. Dengan kata lain : menunjang logistic system kekebalan;
Membersihkan bakteri; menghasilkan sumber energi tubuh; Menyimpan darah,
memproduksi sel darah merah baru dan menggantikan sel darah mati.
 
Getah bening adalah kelenjar kelenjar yang memproduksi antibody atau
darah putih sebagai pasukan pembunuh kuman kuman.
 
Pankreas adalah sebuah organ yang berbentuk memanjang dari organ usus 12
jari sampau ujung ginjal kiri atau limpa.
Pankreas dapat rusak kalau sering minum air dingin atau air es.
Pankreas berfungsi memproduksi kelenjar :
- Tripsin                       :  bekerja untuk mencerna protein
- Lipase                        :  berkerja sama dengan empedu mencerna
lemak
- Insulin                        :  untuk mengendalikan kadar gula dalam
darah
 
Otak  memiliki komponen air sebanyak  90  %.
Sementara darah memiliki komponen air 95 %  --  Minim manusia normal : 2
liter sehari agar
Terjaga saringan ginjal/glomerulus. Kurang air..akibatnya ginjal
berkerja extra keras menyaring darah…kemungkinan bisa menyebabkan
perobekan glomerulus.
 
Diabetes Melitus / penyakit gula / penyakit kencing manis
Kadar gula yang normal didalam tubuh : 80 – 120 mg %. Bila kurang maka
tubuh akan lemas, dan bila lebih bisa menimbulkan penyakit
gula/diabetes. Ciri cirinya all : Sering kencing; mata menjadi kabur;
impotent; syaraf menjadi terganggu, ginjal turut menderita, makan banyak
berat badan menurun.  -- > yang pasti cek laboratorium. Diabetes adalah
penyakit dimana kadar gula dalam darah meninggi, disebabkan oleh kadar
insulin yang rendah.Insulin hormon yang diproduksi kelenjar pancreas,
berguna untuk mengatur kadar gula. Penyakit Diabetes sangat sulit
diobati dan dapat berlangsung seumur hidup
 
Limpa. Berkontribusi pada produksi sel , fagositosis, perlindungan sel
darah merah dan pembangunan kekebalan. Penyaringan sel sel darah,
menggantikan fungsi sumsum tulang, menghasilkan sel darah dan
toksifikasi.
 
Paru Paru. Organ pada system pernasan dan berhubungan dengan system
peredaran darah. Menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari
darah.
 
Ginjal . Setiap ginjal mempunyai 7 buah medulla. Setiap medulla
mempunyai banyak benang benang yang berbentuk garis garis dan mempunyai
ribuan saringan halus yang hanya dapat dilihat dengan microscop. Pada
ujung medulla terdapat sebuah lubang umum. Setiap ginjal mempunyai kira
kira 1 juta  buah lubang saringan. Bila saringan tertutup lebih dari
500.000  maka akan mengalami kesakitan yang begitu berat.
Darah kotor memasuki ginjal dan mengalir di seluruh ruangan kortex.
Ginjal berfungsi untuk menyaring semua kotoran , juga bertindak sebagai
organ untuk menjaga keseimbangan air, garam dan asam basa di dalam
tubuh.
-------- >>
 
( bersambung )