|
View:
New views
2 Messages
—
Rating Filter:
Alert me
|
|
|
|
|
|
Re: KebenaranJadi ingat simbah yg nyari2 kacamatane
. Blang gentak dicari sana-sini jebul nangkring di jidat
toblasssss
mbaahhh...mbaaahhhh...
Dan . sering kali kita mendasarkan argumen2 pada "kasunyatan" sebatas yg bisa disadari semata walau yg tdk disadari itu nangkring di depan mata Celakanya, kadang2 ilusi juga dijadikan alat pembenaran .. bujubuneng.... Salam damai selaras... SonyHW --- In Spiritual-Indonesia@..., "Sony H Waluyo" <asonyhw@...> wrote: > > Istriku mengeluhkan kebiasaanku yg suka tidak dengar panggilannya saat aku fokus asyik nonton tv. > > Kesadaran akan ada dan tiada ternyata relatif⦠> > > > Saat hening kita menyadari adanya suara2 jangkrik atau kepak kelewawar, yg mungkin tak terdengar saat pikiran sibuk dengan hal2 lain⦠> > Sesuatu seringkali kita yakini keberadaannya karena kita menyadari keberadaannya⦠> > ...dan yg lepas dari kesadaraan kita seringkali kita nilai sebagai tidak ada.... > > > > Dalam mencari kebenaranpun akhirnya mjd relative tergantung dr luasnya wawasan dan sudut pandang kita, > > ...semakin luas wawasannya dan mampu melihat dg berbagai sudut pandang makin luas cakupan kebijaksaanaanya dalam menilai kebenaran. > > > > Keberadaan atom sebagai suatu bagian kecil dari materi baru disadari setelah manusia menemukan alat untuk mengalisa materi dan ternyata kebenaran mengenai satuan terkecil dari materi dikoreksi kembali ketika manusia mampu menemukan bahwa satuan terkecil dari materi adalah benang-benang energi menurut ilmu fisika. > > > > Benarkah demikian? > > Pengetahuan spiritual mengatakan bahwa di dalam sebutir pasir terdapat sebuah alam semesta. > > > > Dan selanjutnya, apakah yg berlalu itu benar-benar ada ataukah hanya sebuah ilusi? > > > > Salam damai selaras, > > > > Sony H Waluyo > > * You are what you think about. Beware of your mind. > |
| Free embeddable forum powered by Nabble | Forum Help |