|
View:
New views
5 Messages
—
Rating Filter:
Alert me
|
|
|
MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDAMENEMUKAN KEJENIUSAN ANDA From : RICH KID SMART KID By : Robert T. Kiyosaki Ayah pandai saya benar-benar yakin bahwa setiap anak mempunyai karunia menjadi jenius, meski seandainya mereka tidak berprestasi baik di sekolah. Ia tidak setuju bahwa seorang jenius adalah seorang yang duduk di kelas dan mengetahui semua jawaban yang benar. Ia tidak setuju bahwa seorang jenius adalah seseorang yang lebih pintar daripada semua orang lain. Ia benar-benar yakin bahwa kita masing-masing mempunyai karunia, dan bahwa seorang jenius hanyalah orang yang cukup beruntung bisa menemukan karunianya dan kemudian menemukan cara untuk menyumbangkan karunia itu. Untuk membuat menarik pelajarannya tentang topik jenius, ia sering menuturkan sebuah kisah kepada kami. Ia berkata, “Sebelum kalian masing-masing dilahirkan, kalian diberi karunia memberi. Masalahnya, tidak ada yang memberitahukan bahwa kalian diberi karunia ini. Tidak ada yang memberitahukan apa yang harus kalian lakukan setelah menemukannya. Setelah kalian lahir, tugas kalian adalah menemukan karunia kalian dan memberikannya… kepada semua orang. Jika kalian memberikan karunia kalian, hidup kalian akan dipenuhi keajaiban.” Ayah pandai saya menulis kata “jenius” dengan cara: JENI-IN-US (Jin-di dalam-diri kita). Saat melanjutkan ceritanya, ia berkata, “Seorang jenius adalah seseorang yang menemukan jin di dalam dirinya. Seperti Aladin menemukan jin di dalam botol, kita masing-masing juga harus menemukan jin dalam diri kita. Inilah asal kata jenius. Seorang jenius adalah seseorang yang menemukan manusia ajaib di dalam dirinya. Seorang jenius adalah seseorang yang menemukan karunia yang diberikan kepadanya.” Ayah pandai saya kemudian menambahkan peringatan ini: “Ketika kalian menemukan jin kalian, dia akan memberikan tiga permohonan. Jin kalian akan mengatakan, ‘Permohonan nomor satu adalah Apakah kalian akan memberi karunia ini kepada diri sendiri? Permohonan nomor dua adalah Apakah kalian akan memberi karunia ini hanya kepada orang-orang yang kalian cintai dan dekat dengan kalian? Atau permohonan nomor tiga, Apakah kalian akan menyumbangkan karunia kalian?’” Sudah jelas, pelajaran dalam kisah ini adalah kami, anak-anak, harus memilih permohonan nomor tiga. Pelajaran ayah pandai saya selalu berakhir dengan ucapan, “Dunia penuh dengan jenius. Masing-masing dari kita adalah jenius. Masalahnya, sebagian dari kita mengunci kejeniusan kita rapat-rapat di dalam botol. Terlalu banyak dari kita yang memilih menggunakan kejeniusan ini hanya untuk diri sendiri atau untuk mereka yang kita cintai. Jin akan keluar dari dalam botol hanya ketika kita memilih permohonan nomor tiga. Keajaiban hanya terjadi ketika kita memilih untuk menyumbangkan karunia kita.” Kedua ayah saya mempercayai keajaiban memberi. Seorang ayah mengajari kami untuk membangun bisnis yang melayani sebanyak mungkin orang. Ayah yang lain mengajari kami untuk menemukan karunia yang diberikan kepada kami, menemukan jeni-in-us, dan membiarkan keajaiban mengalir ke luar dari botol. "Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH" TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA Semoga Bermanfaat. Salam Utju Ali Basya Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com |
|
|
Re: MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDAAyah pandai saya mengatakan "ada sesuatu didalam dirimu" Tapiiiii...?!? sampai saat ini usia sudah mulai sepuh perlahan tapi pasti heheeeee.. (Wlo masih Balita sih, Bawah Lima puluh Ta'un) Belum menemukan Jin didalam tuh..!! mm..adakah cara kusus menemukan Jin tersebut..!?! "Memberi" dengan senang hati dan bahagia bila melihat seseorang bahagia, senang, ktika saya memberi.. Memberi tahukan info, Memberi tahukan gosip hari ini, Memberitahukan ada warung dengan menu baru..dan lain2.. Yeah..kira2 seperti itu Bapa Ucu.. salam power by nanda BakiakBerry® -----Original Message----- From: Utju Ali Basya <ua.basya@...> Date: Tue, 3 Nov 2009 15:01:20 To: <spiritual-indonesia@...> Subject: [SPIRITUAL-INDONESIA] MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDA MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDA From : RICH KID SMART KID By : Robert T. Kiyosaki Ayah pandai saya benar-benar yakin bahwa setiap anak mempunyai karunia menjadi jenius, meski seandainya mereka tidak berprestasi baik di sekolah. Ia tidak setuju bahwa seorang jenius adalah seorang yang duduk di kelas dan mengetahui semua jawaban yang benar. Ia tidak setuju bahwa seorang jenius adalah seseorang yang lebih pintar daripada semua orang lain. Ia benar-benar yakin bahwa kita masing-masing mempunyai karunia, dan bahwa seorang jenius hanyalah orang yang cukup beruntung bisa menemukan karunianya dan kemudian menemukan cara untuk menyumbangkan karunia itu. Untuk membuat menarik pelajarannya tentang topik jenius, ia sering menuturkan sebuah kisah kepada kami. Ia berkata, “Sebelum kalian masing-masing dilahirkan, kalian diberi karunia memberi. Masalahnya, tidak ada yang memberitahukan bahwa kalian diberi karunia ini. Tidak ada yang memberitahukan apa yang harus kalian lakukan setelah menemukannya. Setelah kalian lahir, tugas kalian adalah menemukan karunia kalian dan memberikannya… kepada semua orang. Jika kalian memberikan karunia kalian, hidup kalian akan dipenuhi keajaiban.” Ayah pandai saya menulis kata “jenius” dengan cara: JENI-IN-US (Jin-di dalam-diri kita). Saat melanjutkan ceritanya, ia berkata, “Seorang jenius adalah seseorang yang menemukan jin di dalam dirinya. Seperti Aladin menemukan jin di dalam botol, kita masing-masing juga harus menemukan jin dalam diri kita. Inilah asal kata jenius. Seorang jenius adalah seseorang yang menemukan manusia ajaib di dalam dirinya. Seorang jenius adalah seseorang yang menemukan karunia yang diberikan kepadanya.” Ayah pandai saya kemudian menambahkan peringatan ini: “Ketika kalian menemukan jin kalian, dia akan memberikan tiga permohonan. Jin kalian akan mengatakan, ‘Permohonan nomor satu adalah Apakah kalian akan memberi karunia ini kepada diri sendiri? Permohonan nomor dua adalah Apakah kalian akan memberi karunia ini hanya kepada orang-orang yang kalian cintai dan dekat dengan kalian? Atau permohonan nomor tiga, Apakah kalian akan menyumbangkan karunia kalian?’” Sudah jelas, pelajaran dalam kisah ini adalah kami, anak-anak, harus memilih permohonan nomor tiga. Pelajaran ayah pandai saya selalu berakhir dengan ucapan, “Dunia penuh dengan jenius. Masing-masing dari kita adalah jenius. Masalahnya, sebagian dari kita mengunci kejeniusan kita rapat-rapat di dalam botol. Terlalu banyak dari kita yang memilih menggunakan kejeniusan ini hanya untuk diri sendiri atau untuk mereka yang kita cintai. Jin akan keluar dari dalam botol hanya ketika kita memilih permohonan nomor tiga. Keajaiban hanya terjadi ketika kita memilih untuk menyumbangkan karunia kita.” Kedua ayah saya mempercayai keajaiban memberi. Seorang ayah mengajari kami untuk membangun bisnis yang melayani sebanyak mungkin orang. Ayah yang lain mengajari kami untuk menemukan karunia yang diberikan kepada kami, menemukan jeni-in-us, dan membiarkan keajaiban mengalir ke luar dari botol. "Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH" TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA Semoga Bermanfaat. Salam Utju Ali Basya Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com |
|
|
Re: MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDAJin bakiak kadang2 kan ketemu he he he
--- In Spiritual-Indonesia@..., "Nanda" <anandaput@...> wrote: > > > Ayah pandai saya mengatakan "ada sesuatu didalam dirimu" > > > Tapiiiii...?!? > > sampai saat ini usia sudah mulai sepuh perlahan tapi pasti heheeeee.. > (Wlo masih Balita sih, Bawah Lima puluh Ta'un) > > > Belum menemukan Jin didalam tuh..!! > > > mm..adakah cara kusus menemukan Jin tersebut..!?! > > > "Memberi" dengan senang hati dan bahagia bila melihat seseorang bahagia, senang, ktika saya memberi.. > > > Memberi tahukan info, Memberi tahukan gosip hari ini, Memberitahukan ada warung dengan menu baru..dan lain2.. > > > Yeah..kira2 seperti itu Bapa Ucu.. > > > > > salam > power by nanda BakiakBerry® > > -----Original Message----- > From: Utju Ali Basya <ua.basya@...> > Date: Tue, 3 Nov 2009 15:01:20 > To: <spiritual-indonesia@...> > Subject: [SPIRITUAL-INDONESIA] MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDA > > > > > > MENEMUKAN KEJENIUSAN > ANDA > > From : RICH KID SMART KID > > By : Robert T. Kiyosaki > >  > > Ayah > pandai saya benar-benar yakin bahwa setiap anak mempunyai karunia menjadi > jenius, meski seandainya mereka tidak berprestasi baik di sekolah. Ia tidak > setuju bahwa seorang jenius adalah seorang yang duduk di kelas dan mengetahui > semua jawaban yang benar. Ia tidak setuju bahwa seorang jenius adalah seseorang > yang lebih pintar daripada semua orang lain. Ia benar-benar yakin bahwa kita > masing-masing mempunyai karunia, dan bahwa seorang > jenius hanyalah orang yang cukup beruntung bisa menemukan karunianya dan > kemudian menemukan cara untuk menyumbangkan karunia itu. > > Untuk > membuat menarik pelajarannya tentang topik jenius, ia sering menuturkan sebuah > kisah kepada kami. Ia > berkata, âSebelum kalian masing-masing dilahirkan, kalian diberi karunia memberi. > Masalahnya, tidak ada yang memberitahukan bahwa kalian diberi karunia ini. > Tidak ada yang memberitahukan apa yang harus kalian lakukan setelah > menemukannya. Setelah > kalian lahir, tugas kalian adalah menemukan karunia kalian dan > memberikannya⦠kepada semua orang. Jika kalian memberikan karunia > kalian, hidup kalian akan dipenuhi keajaiban.â > > Ayah pandai saya menulis kata âjeniusâ > dengan cara: JENI-IN-US (Jin-di dalam-diri kita). > > Saat melanjutkan ceritanya, ia berkata, âSeorang > jenius adalah seseorang yang menemukan jin di dalam dirinya. Seperti Aladin > menemukan jin di dalam botol, kita masing-masing juga harus menemukan jin dalam > diri kita. Inilah asal kata jenius. Seorang jenius adalah seseorang yang > menemukan manusia ajaib di dalam dirinya. Seorang jenius adalah seseorang yang > menemukan karunia yang diberikan kepadanya.â > > Ayah pandai saya kemudian menambahkan > peringatan ini: âKetika kalian menemukan jin kalian, dia akan memberikan tiga > permohonan. Jin kalian akan mengatakan, âPermohonan nomor satu adalah Apakah > kalian akan memberi karunia ini kepada diri sendiri? Permohonan nomor dua > adalah Apakah kalian akan memberi karunia ini hanya kepada orang-orang yang > kalian cintai dan dekat dengan kalian? Atau permohonan nomor tiga, Apakah > kalian akan menyumbangkan karunia kalian?ââ > > Sudah jelas, pelajaran dalam kisah ini > adalah kami, anak-anak, harus memilih permohonan nomor tiga. Pelajaran ayah > pandai saya selalu berakhir dengan ucapan, âDunia penuh dengan jenius. Masing-masing > dari kita adalah jenius. Masalahnya, sebagian dari kita mengunci kejeniusan > kita rapat-rapat di dalam botol. Terlalu banyak dari kita yang memilih > menggunakan kejeniusan ini hanya untuk diri sendiri atau untuk mereka yang kita > cintai. Jin akan keluar dari dalam botol hanya ketika kita memilih permohonan > nomor tiga. Keajaiban hanya terjadi ketika kita > memilih untuk menyumbangkan karunia kita.â > > Kedua ayah saya mempercayai keajaiban memberi. > Seorang ayah mengajari kami untuk membangun bisnis yang melayani sebanyak > mungkin orang. Ayah yang lain mengajari kami untuk menemukan karunia yang > diberikan kepada kami, menemukan jeni-in-us, > dan membiarkan keajaiban mengalir ke luar dari botol. > > > > "Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH" TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA Semoga Bermanfaat. >           Salam    Utju Ali Basya  > > > > Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! > http://id.answers.yahoo.com > |
|
|
Re: Re: MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDAHiHiHiiiii..hiyaaaa sih tauk ajah deh mbah Mun.. Galakkan Jin Bkiak deh, ssshhhhttt..nda mah anteng deh, Cumaaaa..suka toal toel ngajak bcanda klo dicuekin hihihihiiiii.. (Ga kok baiiiik koook, sebelum ada Bakiak petok petok) udah ah.. power by nanda BakiakBerry® -----Original Message----- From: "Sunmoon" <albertgo_2000@...> Date: Wed, 04 Nov 2009 00:47:44 To: <Spiritual-Indonesia@...> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDA Jin bakiak kadang2 kan ketemu he he he --- In Spiritual-Indonesia@..., "Nanda" <anandaput@...> wrote: > > > Ayah pandai saya mengatakan "ada sesuatu didalam dirimu" > > > Tapiiiii...?!? > > sampai saat ini usia sudah mulai sepuh perlahan tapi pasti heheeeee.. > (Wlo masih Balita sih, Bawah Lima puluh Ta'un) > > > Belum menemukan Jin didalam tuh..!! > > > mm..adakah cara kusus menemukan Jin tersebut..!?! > > > "Memberi" dengan senang hati dan bahagia bila melihat seseorang bahagia, senang, ktika saya memberi.. > > > Memberi tahukan info, Memberi tahukan gosip hari ini, Memberitahukan ada warung dengan menu baru..dan lain2.. > > > Yeah..kira2 seperti itu Bapa Ucu.. > > > > > salam > power by nanda BakiakBerry® > > -----Original Message----- > From: Utju Ali Basya <ua.basya@...> > Date: Tue, 3 Nov 2009 15:01:20 > To: <spiritual-indonesia@...> > Subject: [SPIRITUAL-INDONESIA] MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDA > > > > > > MENEMUKAN KEJENIUSAN > ANDA > > From : RICH KID SMART KID > > By : Robert T. Kiyosaki > >  > > Ayah > pandai saya benar-benar yakin bahwa setiap anak mempunyai karunia menjadi > jenius, meski seandainya mereka tidak berprestasi baik di sekolah. Ia tidak > setuju bahwa seorang jenius adalah seorang yang duduk di kelas dan mengetahui > semua jawaban yang benar. Ia tidak setuju bahwa seorang jenius adalah seseorang > yang lebih pintar daripada semua orang lain. Ia benar-benar yakin bahwa kita > masing-masing mempunyai karunia, dan bahwa seorang > jenius hanyalah orang yang cukup beruntung bisa menemukan karunianya dan > kemudian menemukan cara untuk menyumbangkan karunia itu. > > Untuk > membuat menarik pelajarannya tentang topik jenius, ia sering menuturkan sebuah > kisah kepada kami. Ia > berkata, “Sebelum kalian masing-masing dilahirkan, kalian diberi karunia memberi. > Masalahnya, tidak ada yang memberitahukan bahwa kalian diberi karunia ini. > Tidak ada yang memberitahukan apa yang harus kalian lakukan setelah > menemukannya. Setelah > kalian lahir, tugas kalian adalah menemukan karunia kalian dan > memberikannya… kepada semua orang. Jika kalian memberikan karunia > kalian, hidup kalian akan dipenuhi keajaiban.â€� > > Ayah pandai saya menulis kata “jeniusâ€� > dengan cara: JENI-IN-US (Jin-di dalam-diri kita). > > Saat melanjutkan ceritanya, ia berkata, “Seorang > jenius adalah seseorang yang menemukan jin di dalam dirinya. Seperti Aladin > menemukan jin di dalam botol, kita masing-masing juga harus menemukan jin dalam > diri kita. Inilah asal kata jenius. Seorang jenius adalah seseorang yang > menemukan manusia ajaib di dalam dirinya. Seorang jenius adalah seseorang yang > menemukan karunia yang diberikan kepadanya.â€� > > Ayah pandai saya kemudian menambahkan > peringatan ini: “Ketika kalian menemukan jin kalian, dia akan memberikan tiga > permohonan. Jin kalian akan mengatakan, ‘Permohonan nomor satu adalah Apakah > kalian akan memberi karunia ini kepada diri sendiri? Permohonan nomor dua > adalah Apakah kalian akan memberi karunia ini hanya kepada orang-orang yang > kalian cintai dan dekat dengan kalian? Atau permohonan nomor tiga, Apakah > kalian akan menyumbangkan karunia kalian?’â€� > > Sudah jelas, pelajaran dalam kisah ini > adalah kami, anak-anak, harus memilih permohonan nomor tiga. Pelajaran ayah > pandai saya selalu berakhir dengan ucapan, “Dunia penuh dengan jenius. Masing-masing > dari kita adalah jenius. Masalahnya, sebagian dari kita mengunci kejeniusan > kita rapat-rapat di dalam botol. Terlalu banyak dari kita yang memilih > menggunakan kejeniusan ini hanya untuk diri sendiri atau untuk mereka yang kita > cintai. Jin akan keluar dari dalam botol hanya ketika kita memilih permohonan > nomor tiga. Keajaiban hanya terjadi ketika kita > memilih untuk menyumbangkan karunia kita.â€� > > Kedua ayah saya mempercayai keajaiban memberi. > Seorang ayah mengajari kami untuk membangun bisnis yang melayani sebanyak > mungkin orang. Ayah yang lain mengajari kami untuk menemukan karunia yang > diberikan kepada kami, menemukan jeni-in-us, > dan membiarkan keajaiban mengalir ke luar dari botol. > > > > "Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH" TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA Semoga Bermanfaat. >           Salam    Utju Ali Basya  > > > > Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! > http://id.answers.yahoo.com > |
|
|
Re: MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDAmenarik euy
jin dalam diri kita pikir-pikir benar euy jin ini kena kita elus-elus agar bisa keluar untuk minta petunjuk euy salam, Ngad ________________________________ From: Utju Ali Basya <ua.basya@...> To: spiritual-indonesia@... Sent: Wed, November 4, 2009 7:01:20 AM Subject: [SPIRITUAL-INDONESIA] MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDA MENEMUKAN KEJENIUSAN ANDA From : RICH KID SMART KID By : Robert T. Kiyosaki Ayah pandai saya benar-benar yakin bahwa setiap anak mempunyai karunia menjadi jenius, meski seandainya mereka tidak berprestasi baik di sekolah. Ia tidak setuju bahwa seorang jenius adalah seorang yang duduk di kelas dan mengetahui semua jawaban yang benar. Ia tidak setuju bahwa seorang jenius adalah seseorang yang lebih pintar daripada semua orang lain. Ia benar-benar yakin bahwa kita masing-masing mempunyai karunia, dan bahwa seorang jenius hanyalah orang yang cukup beruntung bisa menemukan karunianya dan kemudian menemukan cara untuk menyumbangkan karunia itu. Untuk membuat menarik pelajarannya tentang topik jenius, ia sering menuturkan sebuah kisah kepada kami. Ia berkata, “Sebelum kalian masing-masing dilahirkan, kalian diberi karunia memberi. Masalahnya, tidak ada yang memberitahukan bahwa kalian diberi karunia ini. Tidak ada yang memberitahukan apa yang harus kalian lakukan setelah menemukannya. Setelah kalian lahir, tugas kalian adalah menemukan karunia kalian dan memberikannya… kepada semua orang. Jika kalian memberikan karunia kalian, hidup kalian akan dipenuhi keajaiban.” Ayah pandai saya menulis kata “jenius” dengan cara: JENI-IN-US (Jin-di dalam-diri kita). Saat melanjutkan ceritanya, ia berkata, “Seorang jenius adalah seseorang yang menemukan jin di dalam dirinya. Seperti Aladin menemukan jin di dalam botol, kita masing-masing juga harus menemukan jin dalam diri kita. Inilah asal kata jenius. Seorang jenius adalah seseorang yang menemukan manusia ajaib di dalam dirinya. Seorang jenius adalah seseorang yang menemukan karunia yang diberikan kepadanya.” Ayah pandai saya kemudian menambahkan peringatan ini: “Ketika kalian menemukan jin kalian, dia akan memberikan tiga permohonan. Jin kalian akan mengatakan, ‘Permohonan nomor satu adalah Apakah kalian akan memberi karunia ini kepada diri sendiri? Permohonan nomor dua adalahApakah kalian akan memberi karunia ini hanya kepada orang-orang yang kalian cintai dan dekat dengan kalian? Atau permohonan nomor tiga, Apakah kalian akan menyumbangkan karunia kalian?’” Sudah jelas, pelajaran dalam kisah ini adalah kami, anak-anak, harus memilih permohonan nomor tiga. Pelajaran ayah pandai saya selalu berakhir dengan ucapan, “Dunia penuh dengan jenius. Masing-masing dari kita adalah jenius. Masalahnya, sebagian dari kita mengunci kejeniusan kita rapat-rapat di dalam botol. Terlalu banyak dari kita yang memilih menggunakan kejeniusan ini hanya untuk diri sendiri atau untuk mereka yang kita cintai. Jin akan keluar dari dalam botol hanya ketika kita memilih permohonan nomor tiga. Keajaiban hanya terjadi ketika kita memilih untuk menyumbangkan karunia kita.” Kedua ayah saya mempercayai keajaiban memberi. Seorang ayah mengajari kami untuk membangun bisnis yang melayani sebanyak mungkin orang. Ayah yang lain mengajari kami untuk menemukan karunia yang diberikan kepada kami, menemukan jeni-in-us, dan membiarkan keajaiban mengalir ke luar dari botol. "Dengan ILMU hidup menjadi MUDAH, dengan IMAN hidup menjadi TERARAH dengan SENI hidup menjadi INDAH" TULISLAH WALAU HANYA SATU KATA JIKA ITU BERMANFAAT BAGI SESAMA Semoga Bermanfaat. Salam Utju Ali Basya ________________________________ Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! |
| Free embeddable forum powered by Nabble | Forum Help |