|
View:
New views
6 Messages
—
Rating Filter:
Alert me
|
| < Prev | 1 - 2 - 3 | Next > |
|
|
Falsafah PadmaFalsafah Padma (Taratai) Pada beberapa literatur arkeologi, arca-arca Dewa sering digambarkan sedang duduk memegang bunga kesayangannya ini, satu-satunya bunga yang dianggap layak untuk dipersembahkan kepada Sang Penguasa Tertinggi, Tuhan Yang Maha Esa. Walau benih bunga ini hidup hanya dengan berakar dari lumpur yang sering dianggap hina dan kotor, siraman hujan yang walaupun hanya sekejap akan memekarkan kuncupnya, mempersembahkan keanggunan kelopaknya kepada alam semesta raya. Delapan kelopak dengan tepung sari yang berada di tengah sering disimbolkan sebagai kemampuannya menyapa seluruh delapan penjuru mata angin. Meski akarnya tumbuh di dalam lumpur, bunganya tetap elok di bawah sinar matahari. Dengan daya tahannya yang tinggi walau terpuruk saat kemarau, ia masih tetap dapat hidup dalam umbinya. Hanya dengan bantuan sedikit hujan, kuncup bunga akan segera mekar kembali di tengah hijau dedaunan. Ia tidak akan basah walau terkena air. Setiap air akan selalu mengalir turun, seakan selalu membasuh bunga ini dari kotoran-kotoran yang ada. Inilah mengapa setangkai Padma sering dianggap sebagai lambang kesucian yang bebas dari keterikatan. Regards, h3rm4n |
|
|
Re: Falsafah PadmaLotus/padma/teratai adalah simbol -
status pencapaian diatas permukaan air. "Herman Adriansyah" <hmadriansyah@...> Sent by: Spiritual-Indonesia@... 05/12/2008 15:06 Please respond to Spiritual-Indonesia@... To Spiritual-Indonesia@... cc Subject [Spiritual-Indonesia] Falsafah Padma Falsafah Padma (Taratai) Pada beberapa literatur arkeologi, arca-arca Dewa sering digambarkan sedang duduk memegang bunga kesayangannya ini, satu-satunya bunga yang dianggap layak untuk dipersembahkan kepada Sang Penguasa Tertinggi, Tuhan Yang Maha Esa. Walau benih bunga ini hidup hanya dengan berakar dari lumpur yang sering dianggap hina dan kotor, siraman hujan yang walaupun hanya sekejap akan memekarkan kuncupnya, mempersembahkan keanggunan kelopaknya kepada alam semesta raya. Delapan kelopak dengan tepung sari yang berada di tengah sering disimbolkan sebagai kemampuannya menyapa seluruh delapan penjuru mata angin. Meski akarnya tumbuh di dalam lumpur, bunganya tetap elok di bawah sinar matahari. Dengan daya tahannya yang tinggi walau terpuruk saat kemarau, ia masih tetap dapat hidup dalam umbinya. Hanya dengan bantuan sedikit hujan, kuncup bunga akan segera mekar kembali di tengah hijau dedaunan. Ia tidak akan basah walau terkena air. Setiap air akan selalu mengalir turun, seakan selalu membasuh bunga ini dari kotoran-kotoran yang ada. Inilah mengapa setangkai Padma sering dianggap sebagai lambang kesucian yang bebas dari keterikatan. Regards, h3rm4n |
|
|
Bls: Tahukah Andakenapa Anda membicarakan ELANG...RAJAWALI...GARUDA...dan lalu Anda bertanya tentang MANUSIA.
suwun. --- Pada Jum, 5/12/08, Herman Adriansyah <hmadriansyah@...> menulis: Dari: Herman Adriansyah <hmadriansyah@...> Topik: [Spiritual-Indonesia] Tahukah Anda Kepada: Spiritual-Indonesia@... Tanggal: Jumat, 5 Desember, 2008, 7:53 AM Tahukah Anda Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di dunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Akan tetapi, untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40. Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga sangat menyulitkannya di saat terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan — suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari. Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti, dan tinggal di sana selama proses transformasi berlangsung. Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar- cakarnya. Ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia baru akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang pun mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, barulah elang tersebut mulai menjalani sisa 30 tahun kehidupan dengan penuh energi…………. Lalu Bagaimana dengan kita? Manusia? Salam h3rm4n Buat sendiri desain eksklusif Messenger Pingbox Anda sekarang! Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/ |
|
|
Re: Bls: Tahukah AndaManusia diciptakan dengan penuh rasa cinta kasih.
Lepaskanlah baju kesombongamu jika kau ingin mendapatkan cinta kasih sejati Salam Cinta kasih ________________________________ From: Bambang Kandoe <bamsdoe@...> To: Spiritual-Indonesia@... Sent: Friday, December 5, 2008 7:55:23 AM Subject: Bls: [Spiritual-Indonesia] Tahukah Anda kenapa Anda membicarakan ELANG...RAJAWALI. ..GARUDA. ..dan lalu Anda bertanya tentang MANUSIA. suwun. --- Pada Jum, 5/12/08, Herman Adriansyah <hmadriansyah@ yahoo.co. id> menulis: Dari: Herman Adriansyah <hmadriansyah@ yahoo.co. id> Topik: [Spiritual-Indonesi a] Tahukah Anda Kepada: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com Tanggal: Jumat, 5 Desember, 2008, 7:53 AM Tahukah Anda Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di dunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Akan tetapi, untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40. Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga sangat menyulitkannya di saat terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan — suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari. Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti, dan tinggal di sana selama proses transformasi berlangsung. Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar- cakarnya. Ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia baru akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang pun mulai dapat terbang kembali.. Dengan paruh dan cakar baru, barulah elang tersebut mulai menjalani sisa 30 tahun kehidupan dengan penuh energi…………. Lalu Bagaimana dengan kita? Manusia? Salam h3rm4n ________________________________ Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru Lengkap dengan segala yang Anda sukai tentang Messenger! |
|
|
Re: Bls: Tahukah AndaMas Ndoe,
Bukan Elangnya yang jadi focus, tapi usahanya dalam proses untuk survive itu yang ingin saya jadikan cermin, khususnya untuk saya pribadi, bisa dan mampukah saya melakukan seperti sang Elang untuk tetap Survive. Salam Survive H3rm4n Mbak Emil, Apakah Elang diciptakan bukan dengan Cinta Kasih Juga Dimanakah yang menyiratkan kesombongannya??? Salam Cinta kasih H3rm4n --- In Spiritual-Indonesia@..., Bambang Kandoe <bamsdoe@...> wrote: > > kenapa Anda membicarakan ELANG...RAJAWALI...GARUDA...dan lalu Anda bertanya tentang MANUSIA. > > > > suwun. > > > --- Pada Jum, 5/12/08, Herman Adriansyah <hmadriansyah@...> menulis: > Dari: Herman Adriansyah <hmadriansyah@...> > Topik: [Spiritual-Indonesia] Tahukah Anda > Kepada: Spiritual-Indonesia@... > Tanggal: Jumat, 5 Desember, 2008, 7:53 AM > > > > > > > > > > > > > > Tahukah Anda > > Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di > > dunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. > > Akan tetapi, untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus > > membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40. > > Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya > > panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. > > Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan > > tebal, sehingga sangat menyulitkannya di saat terbang. > > Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, > > atau mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan â" > > suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari. > > Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang > > ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, > > berhenti, dan tinggal di sana selama proses transformasi berlangsung. > > Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai > > paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama > > menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia > > harus mencabut satu persatu cakar- cakarnya. Ketika cakar yang baru > > sudah tumbuh, ia baru akan mencabut bulu badannya satu demi satu. > > Suatu proses yang panjang dan menyakitkan. > > Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang > > pun mulai dapat terbang kembali. > > Dengan paruh dan cakar baru, barulah elang tersebut mulai menjalani > > sisa 30 tahun kehidupan dengan penuh energiâ¦â¦â¦â¦. > > > > Lalu Bagaimana dengan kita? Manusia? > > > > Salam > > h3rm4n > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Buat sendiri desain eksklusif Messenger Pingbox Anda mudah. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/ > |
|
|
RE: Tahukah AndaSalam,
Saya tidak tahu apakah ini suatu KEBETULAN tetapi kawan saya di Waingapu(Sumba) mempunai BURUNG KAKATUA yang sudah TIGA GENERASI dimiliki sedari kakeknya.Bisa dihitung umur kakek dan ayahnya dan umurnya dia sendiri pasti lebih dari 70 tahun.Burung ini sudah mengabisan ATAP SENG berpuluh lembar dengan paruhnya karena paruhnya kalau tidak diasah akan menjadi semakin besar. Burung ini selama ber-puluh2 tahun dirantai dan mungkin seumur hidup.Manusia laknat yang memelihara burung karena jika burung tidak bisa terbang sama dengan manusia tidak bisa/boleh berjalan ( seumur hidup). Terkutuklah orang yang memeliara burung atau unggas di dalam kandang atau dirantai sehingga tidak dapat terbang. Wasalamm Wal Suparmo --- Pada Jum, 5/12/08, adji mudhita <sangwaktu@...> menulis: Dari: adji mudhita <sangwaktu@...> Topik: RE: [Spiritual-Indonesia] Tahukah Anda Kepada: Spiritual-Indonesia@... Tanggal: Jumat, 5 Desember, 2008, 3:05 PM Mas Herman, Satu kisah yang sangat inspiratif. Mirip-mirip dengan metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu ya :-) Salam, Adji . -----Original Message----- From: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com [mailto:Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com] On Behalf Of Herman Adriansyah Sent: 05 Desember 2008 14:54 To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com Subject: [Spiritual-Indonesi a] Tahukah Anda Tahukah Anda Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di dunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Akan tetapi, untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40. Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga sangat menyulitkannya di saat terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan - suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari. Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti, dan tinggal di sana selama proses transformasi berlangsung. Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar- cakarnya. Ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia baru akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang pun mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, barulah elang tersebut mulai menjalani sisa 30 tahun kehidupan dengan penuh energi..... Lalu Bagaimana dengan kita? Manusia? Salam h3rm4n Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/ |
| < Prev | 1 - 2 - 3 | Next > |
| Free embeddable forum powered by Nabble | Forum Help |