« Return to Thread: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Sony Waluyo :: Rate this Message:

Reply to Author | View in Thread

Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen


Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan
kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2 ajaran
yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang jawa/nusantara...

Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya..tentu yg paling mudah yg bisa
ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2..shg gak bicara ttg hal di awang2 dan
mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar..

Jika kata "surga" yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau melebur
kembali..nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul bersatu ..jika
Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu roh manusia hrs
memiliki kwalitas yg sama...shg di Injil dikatakan "hendaknya kamu sempurna
spt Bapa sempurna adanya..."

Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan
itu?

Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni,
bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara semacam
itu..Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan.. Nalarnya mudah, teman2
THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam juga lempe2
perlu recovery..Romo Lukman diperkirakan meninggal krn kecapekan...Lah klo
Yesus mesti nebus dosa semua manusia, walah...mblenger..dan klenger
beneran....

Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?

Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil Yohanes.
Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat penting...

Yesus mengatakan, "kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan
Allah".......lalu Yesus menambahkan "manusia terdiri dr 2 unsur yakni daging
dan roh".....dg demikian bisa dipahami bahwa roh mengalami kelahiran kembali
dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda utk menyempurnakan
diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa yg Maha
Sempurna....

Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara
sederhana.....melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah
bisa melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat
tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat
tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk
hadir di dunia ini hanyalah sementara...melalui poses kelahiran...tumuh
dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan
hanya raganya bukan rohnya......shg kata2 Yesus "biarlah orang mati
menguburkan orang mati" mjd sangat jelas.....krn "siapa yg menlaksanakan
firman Bapa akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga"....

Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran diri...dan
perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu adalah olah
kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran roh....
Dan krn itu dg peringatan-peringatan 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang
jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering
masih mengalami semacam "jetlag" ketika terlepas dari raganya yg
mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu
mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi
tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda atau
latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk
persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth) atau yg lebih akrab
disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru serta skenario
pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan kesadarannya shg
rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan diri...dan tentu pemahaman ini
sangat sejalan dg pesan yesus di atas...."hendaknya lkamu sempurna spt Bapa
sempurna adanya" dan pesan "kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke
kerajaan Allah".

Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg
aku lihat pagi ini.

Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan
calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya
konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang
disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi krn
dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2 ojek itu
bakal kesrempet atau tertabrak & terlindas...konyolnya usaha yg nekad sering
sia2 gak dapat penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu saja gak lihat
lagi dg resiko ketabrak mobil atau motor lain....tambah konyol utk balik ke
posisi tunggu mrk gak takut melawan arus dan jalan kencang....dan bukan
sekali 2 kali mereka nabrak pintu mobil yg sedang dibuka krn sering dg
kencang nyelib lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau mengatur diri berjajar
rapi dan antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil resiko konyol plus
menghemat bahan bakar serta suku cadang hanya utk mondar-mandir ngejar2
penumpang...sering kali bisa sampai 10 kali mondar-mandir baru mereka dpt
penumpang lagi.....

Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber
penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa
mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....

Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/dayak/bali/sulawesi dll mau mempelajari
ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa diajarkan di
dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga dan keseharian
lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran penebusan
dosa...mabuuk rak?

Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,

Dhemit Sonthul - SonyHW

(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu utk
tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya........hihihi.....)

* You are what you think about. Beware of your mind.

 

 « Return to Thread: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen