Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

View: New views
20 Messages — Rating Filter:   Alert me  
< Prev | 1 - 2 | Next >

Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Sony H Waluyo :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen


Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan
kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2 ajaran
yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang jawa/nusantara...

Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya..tentu yg paling mudah yg bisa
ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2..shg gak bicara ttg hal di awang2 dan
mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar..

Jika kata "surga" yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau melebur
kembali..nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul bersatu ..jika
Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu roh manusia hrs
memiliki kwalitas yg sama...shg di Injil dikatakan "hendaknya kamu sempurna
spt Bapa sempurna adanya..."

Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan
itu?

Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni,
bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara semacam
itu..Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan.. Nalarnya mudah, teman2
THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam juga lempe2
perlu recovery..Romo Lukman diperkirakan meninggal krn kecapekan...Lah klo
Yesus mesti nebus dosa semua manusia, walah...mblenger..dan klenger
beneran....

Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?

Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil Yohanes.
Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat penting...

Yesus mengatakan, "kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan
Allah".......lalu Yesus menambahkan "manusia terdiri dr 2 unsur yakni daging
dan roh".....dg demikian bisa dipahami bahwa roh mengalami kelahiran kembali
dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda utk menyempurnakan
diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa yg Maha
Sempurna....

Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara
sederhana.....melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah
bisa melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat
tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat
tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk
hadir di dunia ini hanyalah sementara...melalui poses kelahiran...tumuh
dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan
hanya raganya bukan rohnya......shg kata2 Yesus "biarlah orang mati
menguburkan orang mati" mjd sangat jelas.....krn "siapa yg menlaksanakan
firman Bapa akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga"....

Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran diri...dan
perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu adalah olah
kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran roh....
Dan krn itu dg peringatan-peringatan 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang
jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering
masih mengalami semacam "jetlag" ketika terlepas dari raganya yg
mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu
mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi
tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda atau
latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk
persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth) atau yg lebih akrab
disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru serta skenario
pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan kesadarannya shg
rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan diri...dan tentu pemahaman ini
sangat sejalan dg pesan yesus di atas...."hendaknya lkamu sempurna spt Bapa
sempurna adanya" dan pesan "kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke
kerajaan Allah".

Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg
aku lihat pagi ini.

Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan
calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya
konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang
disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi krn
dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2 ojek itu
bakal kesrempet atau tertabrak & terlindas...konyolnya usaha yg nekad sering
sia2 gak dapat penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu saja gak lihat
lagi dg resiko ketabrak mobil atau motor lain....tambah konyol utk balik ke
posisi tunggu mrk gak takut melawan arus dan jalan kencang....dan bukan
sekali 2 kali mereka nabrak pintu mobil yg sedang dibuka krn sering dg
kencang nyelib lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau mengatur diri berjajar
rapi dan antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil resiko konyol plus
menghemat bahan bakar serta suku cadang hanya utk mondar-mandir ngejar2
penumpang...sering kali bisa sampai 10 kali mondar-mandir baru mereka dpt
penumpang lagi.....

Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber
penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa
mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....

Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/dayak/bali/sulawesi dll mau mempelajari
ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa diajarkan di
dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga dan keseharian
lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran penebusan
dosa...mabuuk rak?

Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,

Dhemit Sonthul - SonyHW

(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu utk
tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya........hihihi.....)

* You are what you think about. Beware of your mind.

 


Parent Message unknown Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by semar samiaji :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Masne....ibarat mata air mengalir apa adanya dalam kejernihan dan kesejukannya...tidak perlu dimasak lagi saat di minum....segar dan amat sangat nyaman....mengalir dalam ruang dan tempuhan waktu yang mengikuti ke mana air itu dialirkan dalam tatanan ruang yang dilewati...
 
saat itulah, air mulai berubah NAMA menjadi sungai, danau, coca cola, teh botol, kuah bakso, air cucian, es cincau, dsb....melalui setiap kata itu "hakekat" ujud keaslian air "disamarkan"...
 
salam water please,
ss

--- On Wed, 7/1/09, Sony H Waluyo <asonyhw@...> wrote:


From: Sony H Waluyo <asonyhw@...>
Subject: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: "Sony H Waluyo" <asonyhw@...>
Date: Wednesday, July 1, 2009, 12:38 PM










Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2 ajaran yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang jawa/nusantara. ..

Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg bisa ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di awang2 dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….

Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau melebur kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul bersatu ….jika Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu roh manusia hrs memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan “hendaknya kamu sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”

Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan itu?

Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni, bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara semacam itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan…. Nalarnya mudah, teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam juga lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan meninggal krn kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia, walah…..mblenger……dan klenger beneran....

Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?

Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil Yohanes. Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat penting...

Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan Allah”.......lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2 unsur yakni daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh mengalami kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda utk menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa yg Maha Sempurna....

Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara sederhana... ..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah bisa melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui poses kelahiran... tumuh dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2 Yesus ”biarlah orang mati menguburkan orang mati” mjd sangat jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan firman Bapa akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”....

Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran roh....
Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda atau latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth) atau yg lebih akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru serta skenario pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan kesadarannya shg rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan diri...dan tentu pemahaman ini sangat sejalan dg pesan yesus di atas....”hendaknya lkamu sempurna spt Bapa sempurna adanya” dan pesan ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan Allah”.

Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg aku lihat pagi ini.

Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi krn dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2 ojek itu bakal kesrempet atau tertabrak & terlindas... konyolnya usaha yg nekad sering sia2 gak dapat penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu saja gak lihat lagi dg resiko ketabrak mobil atau motor lain....tambah konyol utk balik ke posisi tunggu mrk gak takut melawan arus dan jalan kencang....dan bukan sekali 2 kali mereka nabrak pintu mobil yg sedang dibuka krn sering dg kencang nyelib lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau mengatur diri berjajar rapi dan antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil resiko konyol plus menghemat bahan bakar serta suku cadang hanya utk mondar-mandir ngejar2 penumpang...
 sering kali bisa sampai 10 kali mondar-mandir baru mereka dpt penumpang lagi.....

Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....

Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bal i/sulawesi dll mau mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran penebusan dosa...mabuuk rak?

Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,

Dhemit Sonthul - SonyHW

(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu utk tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. .... )

* You are what you think about. Beware of your mind.
 















     

Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Jesse Jopie Rotinsulu Jr :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas Aji,
Itu hanya metafora bukan absolut demikian peristiwanya.Semua Fa/Tao
ortodok adalah mata air - yang bersumber oleh Raja Fa yag berbeda2 yang
turun di tempat dan waktu yang berbeda.Hanya setelah Fa/Tao ortodok
terfragmentasi dan mulai hilang kemurniannya ketika manusia2 mulai
menafsir2kannya menurut pemikirannya sendiri sampai saat ini.

Sebab TINGKAT orang2 yang menafsirkan ini berada jauh dari KEDUDUKAN sang
master sebagai Raja Fa/Tathagata sehingga seperti membingkai luasnya
langit hanya seluas pemikirannya sendiri lalu menjebak orang agar
mengikutinya seperti membawa masuk orang dalam lubang buatannya sendiri.

Sesungguhnya hanya pada tingkat Raja Fa inilah yang dapat disebut sebagai
SANG SUMBER oleh manusia biasa dan MAMPU dikenali manusia ketika
membicarakanHukum/iFa/Tao Ortodok.Lebih tinggi lagi Fa/tao ortodok itu
bersumber BUKAN masyarakat manusia biasa yang DIAJARKAN sebab tidak ada
manusia biasa yang sanggup memahami - jadi bukan ini bagian yang
dibicarakan manusia.
salam,
jesseprakasa/falundafahao!!





semar samiaji <kind_evil_06@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 12:52
Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen













Masne....ibarat mata air mengalir apa adanya dalam kejernihan dan
kesejukannya...tidak perlu dimasak lagi saat di minum....segar dan amat
sangat nyaman....mengalir dalam ruang dan tempuhan waktu yang mengikuti ke
mana air itu dialirkan dalam tatanan ruang yang dilewati...
 
saat itulah, air mulai berubah NAMA menjadi sungai, danau, coca cola, teh
botol, kuah bakso, air cucian, es cincau, dsb....melalui setiap kata itu
"hakekat" ujud keaslian air "disamarkan"...
 
salam water please,
ss

--- On Wed, 7/1/09, Sony H Waluyo <asonyhw@...> wrote:

From: Sony H Waluyo <asonyhw@...>
Subject: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: "Sony H Waluyo" <asonyhw@...>
Date: Wednesday, July 1, 2009, 12:38 PM

Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan
kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2 ajaran
yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang jawa/nusantara.
..

Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg bisa
ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di awang2
dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….

Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau melebur
kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul bersatu ….jika
Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu roh manusia hrs
memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan “hendaknya kamu
sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”

Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan
itu?

Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni,
bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara
semacam itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan…. Nalarnya mudah,
teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam
juga lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan meninggal krn
kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia,
walah…..mblenger……dan klenger beneran....

Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?

Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil
Yohanes. Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat
penting...

Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan
Allah”.......lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2 unsur yakni
daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh mengalami
kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda utk
menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa
yg Maha Sempurna....

Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara sederhana...
..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah bisa
melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat
tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat
tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk
hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui poses kelahiran... tumuh
dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan
hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2 Yesus ”biarlah orang mati
menguburkan orang mati” mjd sangat jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan
firman Bapa akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”....

Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran
diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu
adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran
roh....
Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang
jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering
masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg
mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu
mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi
tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda
atau latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk
persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth) atau yg lebih
akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru serta skenario
pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan kesadarannya shg
rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan diri...dan tentu pemahaman
ini sangat sejalan dg pesan yesus di atas....”hendaknya lkamu sempurna spt
Bapa sempurna adanya” dan pesan ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa
masuk ke kerajaan Allah”.

Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg
aku lihat pagi ini.

Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan
calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya
konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang
disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi
krn dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2
ojek itu bakal kesrempet atau tertabrak & terlindas... konyolnya usaha yg
nekad sering sia2 gak dapat penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu
saja gak lihat lagi dg resiko ketabrak mobil atau motor lain....tambah
konyol utk balik ke posisi tunggu mrk gak takut melawan arus dan jalan
kencang....dan bukan sekali 2 kali mereka nabrak pintu mobil yg sedang
dibuka krn sering dg kencang nyelib lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau
mengatur diri berjajar rapi dan antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil
resiko konyol plus menghemat bahan bakar serta suku cadang hanya utk
mondar-mandir ngejar2 penumpang... sering kali bisa sampai 10 kali
mondar-mandir baru mereka dpt penumpang lagi.....

Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber
penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa
mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....

Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bal i/sulawesi dll mau
mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa
diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga
dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran
penebusan dosa...mabuuk rak?

Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,

Dhemit Sonthul - SonyHW

(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu
utk tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. ....
)

* You are what you think about. Beware of your mind.
 




Parent Message unknown Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by semar samiaji :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

he..he..he..Mas Jesse....kalimat yang tersampaikan sebelumnya merupakan "perlambang" dalam berbagai demensi...jika Mas sampaikan sebagai mana di bawah ini juga bisa...khan Mas sendiri sampaikan, setiap diri memiliki cara pandang atau demensi sendiri...
 
maka, peranan itikad jadi utama....melalui itikad inilah akan tercermin yang menggerakkan cara pandangnya...ijinkan ambil contoh, jika seseorang menekankan kepada tujuannya untuk menemukan sang sumber, maka dengan sendirinya cara pandang akan didominasi dengan demikian...dari titik pangkal inilah kemudian manusia menafsirkan atau menaggapi dengan apa yang bisa diterjemahkannya kepada diri dan juga sesama...
 
sinyal utamanya jelas koq Mas...jika masih ada jarak antara sumber dengan cara pandang demensinya, maka jelas itu adalah sinyal bagi setiap diri bahwa perlu adanya "penyempurnaan" dalam itikad...kenapa?..karena masih ada jarak di antaranya, apakah melalui kajian diri atau kah kajian dari sesama atau kah alam atau kah kolaborasi keseluruhan...
 
melalui apa yang tersampaikan ini, maka ss SANGAT yakin bahwa akhirnya SANG SUMBER mengajak kepada setiap diri manusia agar lebih mendekat dan mendekat dalam konteks apa yang ada di SANG SUMBER, setiap diri pun akan menerimanya. selama terus menyempurnakan demensi melalui itikad yang memang mampu menuntunnya mengarah demikian...
 
maka, setiap diri diberi kesempatan yang sama dalam konteks kehidupannya masing-masing...kembali kepada setiap diri mewujudkannya...maka, sejatinya tidak ada kotak di dalam kotak...yang ada justru diri adalah di dalam Kuasa dan IjinNYA yang dikotakkan oleh cara pandang manusia itu sendiri....kalau sudah begini, apakah perlu membicarkan SANG SUMBER?....ndak perlu lagi Mas....SANG SUMBER SUDAH BERSATU DAN UJUD DALAM HIDUP DAN KEHIDUPAN....manusia demikianlah yang Mas sampaikan sebagai manusia "bukan" biasa....jika Mas tanyakan kepada jenis manusia apakah demikian?....paling hanya senyum2 saja...he..he..he.he.he.he...
 
 
salam warna,
ss


--- On Wed, 7/1/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...> wrote:


From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: Spiritual-Indonesia@...
Cc: Spiritual-Indonesia@...
Date: Wednesday, July 1, 2009, 2:00 PM









Mas Aji,
Itu hanya metafora bukan absolut demikian peristiwanya. Semua Fa/Tao ortodok adalah mata air - yang bersumber oleh Raja Fa yag berbeda2 yang turun di tempat dan waktu yang berbeda.Hanya setelah Fa/Tao ortodok terfragmentasi dan mulai hilang kemurniannya ketika manusia2 mulai menafsir2kannya menurut pemikirannya sendiri sampai saat ini.

Sebab TINGKAT orang2 yang menafsirkan ini berada jauh dari KEDUDUKAN sang master sebagai Raja Fa/Tathagata sehingga seperti membingkai luasnya langit hanya seluas pemikirannya sendiri lalu menjebak orang agar mengikutinya seperti membawa masuk orang dalam lubang buatannya sendiri.

Sesungguhnya hanya pada tingkat Raja Fa inilah yang dapat disebut sebagai SANG SUMBER oleh manusia biasa dan MAMPU dikenali manusia ketika membicarakanHukum/ iFa/Tao Ortodok.Lebih tinggi lagi Fa/tao ortodok itu bersumber BUKAN masyarakat manusia biasa yang DIAJARKAN sebab tidak ada manusia biasa yang sanggup memahami - jadi bukan ini bagian yang dibicarakan manusia.
salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !








semar samiaji <kind_evil_06@ yahoo.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 12:52




Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com






To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


cc



Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen






















Masne....ibarat mata air mengalir apa adanya dalam kejernihan dan kesejukannya. ..tidak perlu dimasak lagi saat di minum....segar dan amat sangat nyaman....mengalir dalam ruang dan tempuhan waktu yang mengikuti ke mana air itu dialirkan dalam tatanan ruang yang dilewati...
 
saat itulah, air mulai berubah NAMA menjadi sungai, danau, coca cola, teh botol, kuah bakso, air cucian, es cincau, dsb....melalui setiap kata itu "hakekat" ujud keaslian air "disamarkan"...
 
salam water please,
ss

--- On Wed, 7/1/09, Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com> wrote:

From: Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com>
Subject: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: "Sony H Waluyo" <asonyhw@gmail. com>
Date: Wednesday, July 1, 2009, 12:38 PM

Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2 ajaran yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang jawa/nusantara. ..

Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg bisa ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di awang2 dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….

Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau melebur kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul bersatu ….jika Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu roh manusia hrs memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan “hendaknya kamu sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”

Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan itu?

Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni, bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara semacam itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan…. Nalarnya mudah, teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam juga lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan meninggal krn kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia, walah…..mblenger……dan klenger beneran....

Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?

Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil Yohanes. Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat penting...

Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan Allah”.......lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2 unsur yakni daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh mengalami kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda utk menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa yg Maha Sempurna....

Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara sederhana... ..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah bisa melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui poses kelahiran... tumuh dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2 Yesus ”biarlah orang mati menguburkan orang mati” mjd sangat jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan firman Bapa akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”....

Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran roh....
Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda atau latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth) atau yg lebih akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru serta skenario pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan kesadarannya shg rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan diri...dan tentu pemahaman ini sangat sejalan dg pesan yesus di atas....”hendaknya lkamu sempurna spt Bapa sempurna adanya” dan pesan ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan Allah”.

Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg aku lihat pagi ini.

Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi krn dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2 ojek itu bakal kesrempet atau tertabrak & terlindas... konyolnya usaha yg nekad sering sia2 gak dapat penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu saja gak lihat lagi dg resiko ketabrak mobil atau motor lain....tambah konyol utk balik ke posisi tunggu mrk gak takut melawan arus dan jalan kencang....dan bukan sekali 2 kali mereka nabrak pintu mobil yg sedang dibuka krn sering dg kencang nyelib lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau mengatur diri berjajar rapi dan antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil resiko konyol plus menghemat bahan bakar serta suku cadang hanya utk mondar-mandir ngejar2 penumpang...
 sering kali bisa sampai 10 kali mondar-mandir baru mereka dpt penumpang lagi.....

Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....

Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bal i/sulawesi dll mau mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran penebusan dosa...mabuuk rak?

Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,

Dhemit Sonthul - SonyHW

(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu utk tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. .... )

* You are what you think about. Beware of your mind.
 


















     

Parent Message unknown Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Jack Fanotona :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

*meLanjutan sebelumnya

Sebelum turun tangan...maka ada mulut..kalau ia benar2 punya nalar dan
linuwih..maka yang ia gunakan adalah berbicara baik2 sebelum main
tangan...
-> Seandainya bisa pakai mulut, masti pakai mulut pak.... seandainya Yesus salah maka pada saat itu para pedagang bersatu menggebuki Yesus,. .. tapi kenapa pedagang itu tidak membalas ? ... jawabnya satu: Pedagang itu salah karena Jualan di Bait Allah...

2000an mati adalah hasil negosiasi antara manusia dan setan...ini sama
saja menghalalkan mengikuti kemauan setan dengan mengorbankan mahluk
lain demi manusia...tuhan tidak berpihak..jika berpihak maka itu jelas
bukan tuhan dan cuma manusia biasa yang bias bahwa mahluk hidup hanya
manusia..padahal budaya jawa pada jaman purba mempunyai pandangan hidup
animisme atau kepercayaan adanya roh atau jiwa pada semua benda-benda,
tumbuh-tumbuhan, hewan dan juga pada manusia sendiri. dimana setiap
bagian kehidupan adalah "roh" tuhan. Di aliran Maneges [asal kata dari
teges] tidak ada jiwa yang lebih unggul untuk
menguasai jiwa yang lain. Jiwa itu ada jiwa yang rendah yaitu jiwa pada
umbuhan, Jiwa Menengah yaitu pada hewan dan jiwa
yang tinggi  yaitu pada manusia. Kualitas
jiwa tergantung budi pekerti, yaitu mendaki dari bawah ke atas. diantaranya adalah TIDAK       Merusak dan/atau membunuh sesama makhluk hidup
-> yah memang ini bedanya pengajaran Yesus, bagi Yesus 1 manusia lebih berharga dari 2000 babi... kalao pengajaran yang lain mungkin nilainya 1 manusia = 1 hewan ????

Inilah bodohnya anda...ajaran kejawent tidak mengajarkan jika
nafsunya tidak terlampiaskan boleh marah2 ngga karu-karuan!  tetapi
Nerimo ing pandum
-> terima kasih, mungkin saya memang bodoh. tapi bila saya menanam pohon mangga terus tidak berbuah-berbuah saya akan tebang pohon mangga saya, saya menebang pohon mangga yang saya tanam bukan karena marah karena Tidak menghasilkan. yah kalo anda nanam pohon trus ndak berbuah-berbuah anda tetap terima yah.. keputusan anda sendiri, kalau saya pohon yang saya tanam HARUS berbuah/menghasilkan.


Yup..jadi tidak perlu Yesus bukan untuk masuk surga
--> bagi kristen Harus Yesus untuk masuk surga kalo yang laen ya ... terserah nanti pada akhir jaman, ketika Yesus menghakimi dunia  maka orang yang percaya kepada dia Diselamatkan orang lain ... yah ... pake cara sendiri2 deh ... pasti ndak ke sorga ( ini versi kristen loh ... bukan kejawen )

-> Okey deh... memang pandangan berbeda, dipaksa sekalipun hasilnya pasti tidak akan sama. ... bagi saya budi perkerti membawa kebaikan tapi Pengajaran Yesus membawa KEHIDUPAN dan kualitas budi pekerti yang tinggi.

Thx







--- Pada Rab, 1/7/09, wirajhana eka <wirajhana@...> menulis:

Dari: wirajhana eka <wirajhana@...>
Topik: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
Kepada: Spiritual-Indonesia@...
Tanggal: Rabu, 1 Juli, 2009, 1:20 PM











   
           
           


     
      Jack,

note:
-> = jack
--> = saya

bagaimana dengan pecut ia memporakporandakan dagangan orang,
-> karena mereka berdagang di bait Allah coba kalo dagang dipasar PASTI tidak dipecut
-->

Sebelum turun tangan...maka ada mulut..kalau ia benar2 punya nalar dan linuwih..maka yang ia gunakan adalah berbicara baik2 sebelum main tangan...
itu bedanya ajaran emas dan loyang
bagaimana ia mengorbankan 2000an babi sebagai ganti tempat hantu..

->
Bagi Yesus 1 orang manusia lebih berharga dari 2000 an babi... ketika
anda harus memilih, anda harus bela 1 manusia atau 2000 babi
--> 2000an mati adalah hasil negosiasi antara manusia dan setan...ini sama saja menghalalkan mengikuti kemauan setan dengan mengorbankan mahluk lain demi manusia...tuhan tidak berpihak..jika berpihak maka itu jelas bukan tuhan dan cuma manusia biasa yang bias bahwa mahluk hidup hanya manusia..padahal budaya jawa pada jaman purba mempunyai pandangan hidup animisme atau kepercayaan adanya roh atau jiwa pada semua benda-benda, tumbuh-tumbuhan, hewan dan juga pada manusia sendiri. dimana setiap bagian kehidupan adalah "roh" tuhan. Di aliran Maneges [asal kata dari teges] tidak ada jiwa yang lebih unggul untuk
menguasai jiwa yang lain. Jiwa itu ada jiwa yang rendah yaitu jiwa pada umbuhan, Jiwa Menengah yaitu pada hewan dan jiwa
yang tinggi  yaitu pada manusia. Kualitas
jiwa tergantung budi pekerti, yaitu mendaki dari bawah ke atas. diantaranya adalah TIDAK       Merusak dan/atau membunuh sesama makhluk hidup


Nah...semakin terlihat bukan bedanya ajaran emas dan loyang


bagaimana ia
 ngamuk2 merasa tertipu mendatangi sebuah pohon yang ngga

ada buahnya ketika dalam keadaan lapar...
->
Ya, ia lah,.. kalo kita ke pohon mangga terus mangganya ndak berbuah
ya... kita ngamuk. coba situ punya kebon mangga terus pohonnya ndak
berbuah2 padahal sudah waktunya berbuah ... kan marah2 dong...
--->Inilah bodohnya anda...ajaran kejawent tidak mengajarkan jika nafsunya tidak terlampiaskan boleh marah2 ngga karu-karuan!  tetapi Nerimo ing pandum


Sekali lagi inilah bedanya ajaran emas dan loyang



bagaimana perbuatan baik sepuluh perintah tuhan belumlah cukup..
-> Yesus tidak meniadakan hukum Taurat
-->Yup..jadi tidak perlu Yesus bukan untuk masuk surga.



bagaimana ia tidak terima dan menyesali dirinya disalib dihadapan

tuhannya
-> Kata siapa dia menyesali dirinya disalib ? anda baca alkitab versi mana ? Yesus
menyerahkan hidup mati disalib untuk menggenapkan rencana TUHAN.
---> Ah baca baik2 alkitab anda..ia menghidari diri dari pendeta2 yahudi..setelah terpojok ia berlaga berserah..terbukti saat ia teriak, "Eli..eli mengapa kau tinggalkan aku"...ini kah laku nrimo??

ngga ngerti kejawen koq nyama2in!
Sekali lagi inilah bedanya ajaran emas dan loyang



Pekerti yang dimaksud dalam ajaran Yesus hanya egoisme bahwa tanpa yesus

yang ada hanya kesia2an..tidak mengenal adanya kemungkinan toleransi dan

sangat berlainan dengan budaya jawa.
-> Habis gimana dong Yesus sudah berbicara begitu. Hanya Yesuslah satu-satu nya Jalan
dan
kebenaran dan hidup yang laen .... Palsu. Terus budaya jawa tentang apa
nih ? Toleransi ? Yesus sangat toleransi dalam menjalani kehidupannya
tapi dalam dogma dan pandangan hidup Yesus memegang teguh prinsip
kebenaran Firman Allah
-->
Dalam kejawen tidak ada kata satu-satunya jalan! karena gusti itu wicaksono... jadi, ini semakin memperjelas kan bedannya loyang dan emas

Kesimpulan ( menurut saya )
Ya pasti
beda lah... menalar Ajaran Yesus dari sudut kejawen, kalo menalar
ajaran Yesus dari Alkitab pasti sama, kalo dari kejawen jelas beda.
Kalo setiap pengajaran seperti Islam, budha, hindu, kristen, katolik,
kejawen dll, ... dll,... buat apa Tuhan ( Yesus ) turun sendiri ke
dunia mengajarkan kebenaran ikutin aja salah satu yang ada, jadi ndak
usah ribut2.

Kesimpulan [hasil tanggapan]
Sepakat bahwa kejawen beda dengan ajaran Yesus..tidak masalah yesus ada atau tidak...Kualitas manusia tetap dinilai dari budi pekerti bukan dari harus ikut baru selamat.




2009/7/1 Jack Fanotona <jack_fanotona@ yahoo.com>


















   
           
           


     
     
Prilaku Yesus bukan budaya Jawa dan 100% bukan spiritualis kejawen.
->Memang benar, Yesus bukan budaya Jawa dan bukan 100% spiritual kejawen. Semua orang tahu Yesus itu orang Yahudi
(tidak salah )


ajarannya bukanlah orang yang nrimo dan berbuat tanpa pamrih!
->Memang benar ajaran Yesus bukan orang yang nrimo karena ajaran Yesus itu merubah hati anak kembali kepada Bapa disorga, dan kehidupan sorga adalah janji yang diberikan oleh Yesus ( tidak salah )


bagaimana dengan pecut ia memporakporandakan dagangan orang,
-> karena mereka berdagang di bait Allah coba kalo dagang dipasar PASTI tidak dipecut

bagaimana ia mengorbankan 2000an babi sebagai ganti tempat hantu..

-> Bagi Yesus 1 orang manusia lebih berharga dari 2000 an babi... ketika anda harus memilih, anda harus bela 1 manusia atau 2000 babi

bagaimana ia
 ngamuk2 merasa tertipu mendatangi sebuah pohon yang ngga

ada buahnya ketika dalam keadaan lapar...
-> Ya, ia lah,.. kalo kita ke pohon mangga terus mangganya ndak berbuah ya... kita ngamuk. coba situ punya kebon mangga terus pohonnya ndak berbuah2 padahal sudah waktunya berbuah ... kan marah2 dong...


bagaimana perbuatan baik sepuluh perintah tuhan belumlah cukup..
-> Yesus tidak meniadakan hukum Taurat

bagaimana ia tidak terima dan menyesali dirinya disalib dihadapan


tuhannya
-> Kata siapa dia menyesali dirinya disalib ? anda baca alkitab versi mana ? Yesus
menyerahkan hidup mati disalib untuk menggenapkan rencana TUHAN.

Pekerti yang dimaksud dalam ajaran Yesus hanya egoisme bahwa tanpa yesus


yang ada hanya kesia2an..tidak mengenal adanya kemungkinan toleransi dan

sangat berlainan dengan budaya jawa.
-> Habis gimana dong Yesus sudah berbicara begitu. Hanya Yesuslah satu-satu nya Jalan
dan kebenaran dan hidup yang laen .... Palsu. Terus budaya jawa tentang apa nih ? Toleransi ? Yesus sangat toleransi dalam menjalani kehidupannya tapi dalam dogma dan pandangan hidup Yesus memegang teguh prinsip kebenaran Firman Allah


Kesimpulan ( menurut saya )
Ya pasti beda lah... menalar Ajaran Yesus dari sudut kejawen, kalo menalar ajaran Yesus dari Alkitab pasti sama, kalo dari kejawen jelas beda. Kalo setiap pengajaran seperti Islam, budha, hindu, kristen, katolik, kejawen dll, ... dll,... buat apa Tuhan ( Yesus ) turun sendiri ke dunia mengajarkan kebenaran ikutin aja salah satu yang ada, jadi ndak usah ribut2.




--- Pada Rab, 1/7/09, Berlin Sianipar <berlin.sianipar@ gmail.com> menulis:


Dari: Berlin Sianipar <berlin.sianipar@ gmail.com>
Topik: Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
Kepada: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com

Tanggal: Rabu, 1 Juli, 2009, 11:10 AM








   
     
      Beberapa orang melihat debu di mata saudaranya, tapi dia tidak sadar bahwa ada batu kali di pelupuk matanya..

2009/7/1 wirajhana eka <wirajhana@gmail. com>



















   
           
           


     
      Prilaku Yesus bukan budaya Jawa dan 100% bukan spiritualis kejawen. Ia

dan ajarannya bukanlah orang yang nrimo dan berbuat tanpa pamrih!



bagaimana dengan pecut ia memporakporandakan dagangan orang,

bagaimana ia mengorbankan 2000an babi sebagai ganti tempat hantu..

bagaimana ia ngamuk2 merasa tertipu mendatangi sebuah pohon yang ngga

ada buahnya ketika dalam keadaan lapar...

bagaimana perbuatan baik sepuluh perintah tuhan belumlah cukup..

bagaimana ia tidak terima dan menyesali dirinya disalib dihadapan

tuhannya



Budaya jawa jelas lebih baik dibandingkan dengan ajaran yesus

dan ajaran Yesus menjadi lebih baik karena menggunakan "roh" budaya

Jawa!



Pekerti yang dimaksud dalam ajaran Yesus hanya egoisme bahwa tanpa yesus

yang ada hanya kesia2an..tidak mengenal adanya kemungkinan toleransi dan

sangat berlainan dengan budaya jawa.



Jadi sangat wajarlah sejarah telah menyaksikan bagaimana ajaran yesus

dalam nafas gospel..membunuhi jutaan manusia yang tidak mau menerima

Yesus diseluruh dunia.



Orang pandai dan "sadar" mengenal perbedaan loyang dan emas

Ajaran yesus cuma loyang yang terus menerus dipersamakan dengan ajaran

emas Kejawen

loyang ya loyang...emas ya emas...ngga akan pernah sama.

2009/7/1 leonardo rimba <leonardo_rimba@ yahoo.com>




















   
           
           


     
     


Oleh Sony H Waluyo di facebook. Komentar saya di paling bawah.


Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan
kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2
ajaran yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang
jawa/nusantara. ..



Kutipan2 bisa dicarikan contaoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg
bisa ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di
awang2 dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….



Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau
melebur kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul
bersatu ….jika Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu
roh manusia hrs memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan
“hendaknya kamu sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”



Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan itu?



Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu
diampuni, bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus
dg cara semacam itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan….
Nalarnya mudah, teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit
dg tenaga dalam juga lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan
meninggal krn kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia,
walah…..mblenger……dan klenger beneran....



Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?



Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil
Yohanes. Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat
penting...



Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke
kerajaan Allah”....... lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2
unsur yakni daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh
mengalami kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu
berbeda utk menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu
kembali dg Bapa yg Maha Sempurna....



Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara
sederhana... ..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg
mudah bisa melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring
di tempat tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang
terbaring di tempat tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg
dipake sebagai baju utk hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui
poses kelahiran... tumuh dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias
mati.....tapi yg mati kan hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2
Yesus ”biarlah orang mati menguburkan orang mati” mjd sangat
jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan firman Bapa akan memiliki
kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”.. ..



Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran
diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi
itu adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke
kesadaran roh....

Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang
jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering
masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg
mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu
mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan
lagi tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam
jeda atau latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training
lanjutan utk persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth)
atau yg lebih akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru
serta skenario pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan
kesadarannya shg rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan
diri...dan tentu pemahaman ini sangat sejalan dg pesan yesus di
atas....”hendaknya lkamu sempurna spt Bapa sempurna adanya” dan pesan
”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan Allah”.



Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg aku lihat pagi ini.



Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan
calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya
konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada
ruang disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa
jalan, tapi krn dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir,
minggir dikit tkg2 ojek itu bakal kesrempet atau tertabrak &
terlindas... konyolnya usaha yg nekad sering sia2 gak dapat penumpang
juga dan kadang mrk mudur begitu saja gak lihat lagi dg resiko ketabrak
mobil atau motor lain....tambah konyol utk balik ke posisi tunggu mrk
gak takut melawan arus dan jalan kencang....dan bukan sekali 2 kali
mereka nabrak pintu mobil yg sedang dibuka krn sering dg kencang nyelib
lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau mengatur diri berjajar rapi dan
antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil resiko konyol plus menghemat
bahan bakar serta suku cadang hanya utk mondar-mandir ngejar2
penumpang... sering kali bisa sampai 10 kali mondar-mandir baru mereka
dpt penumpang lagi.....



Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi
sumber penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg
bisa mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....



Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bali/sulawesi
dll mau mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2
hal serupa diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking
akrabnya di telinga dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan
ecek2 gak sepadan dg ajaran penebusan dosa...mabuuk rak?



Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,



Dhemit Sonthul - SonyHW



(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu
utk tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. ....)



* You are what you think about. Beware of your mind.


+

Komentar saya (Leonardo Rimba):

Beberapa tahun yg lalu saya bermimpi, dan di mimpi itu saya memperoleh
pengertian bahwa ternyata Kejawen itu mirip sekali dengan Kristen.

Pengertian yg di dapat dari dalam mimpi ini tentu saja tidak bisa dibagikan begitu saja karena orang akan tanya apa alasannya.

Saya
sendiri tidak tahu kenapa memperoleh mimpi seperti itu. Mungkin alam
bawah sadar di saya bisa menangkap nuansa kemiripan antara mistisisme
Kristen dan Kejawen. ... Read More

Kristen
yg asli itu MKG, manunggaling kawula lan gusti, ilmu makrifat. Yesus
mengajarkan hal yg sama dengan Syech Siti Jenar yg sebenarnya cuma
mengikuti tradisi budaya Jawa yg telah berlangsung selama ribuan tahun.

Tidak ada keselamatan yg perlu diperebutkan, dan yg perlu cuma hidup tenteram saja. Itu Kristen yg asli, dan itu pula Kejawen.

Very simple.






        New Email addresses available on Yahoo!  

Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.

Hurry before someone else does!
 

     

   
   
       
       
       
       


       


       
       
       
       
       




 

     

   
   
       
       
       
       


       


       
       
       
       
       




--
berlinsianipar. wordpress. com


 

     


         
       
       

       Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
 

     

   
   
       
       
       
       


       


       
       
       
       
       




 

     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Jesse Jopie Rotinsulu Jr :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas Aji,
:) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar
dan
memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber
maka
setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber
sendiri2.
Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada
tingkat
manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan
manusia.
Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah
Master
yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau
begini
dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu
lebar jauh dan
mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
Salam,
jesseprakasa/falundafahao!!





semar samiaji <kind_evil_06@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 14:50
Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen













he..he..he..Mas Jesse....kalimat yang tersampaikan sebelumnya merupakan
"perlambang" dalam berbagai demensi...jika Mas sampaikan sebagai mana di
bawah ini juga bisa...khan Mas sendiri sampaikan, setiap diri memiliki
cara pandang atau demensi sendiri...
 
maka, peranan itikad jadi utama....melalui itikad inilah akan tercermin
yang menggerakkan cara pandangnya...ijinkan ambil contoh, jika seseorang
menekankan kepada tujuannya untuk menemukan sang sumber, maka dengan
sendirinya cara pandang akan didominasi dengan demikian...dari titik
pangkal inilah kemudian manusia menafsirkan atau menaggapi dengan apa yang
bisa diterjemahkannya kepada diri dan juga sesama...
 
sinyal utamanya jelas koq Mas...jika masih ada jarak antara sumber dengan
cara pandang demensinya, maka jelas itu adalah sinyal bagi setiap diri
bahwa perlu adanya "penyempurnaan" dalam itikad...kenapa?..karena masih
ada jarak di antaranya, apakah melalui kajian diri atau kah kajian dari
sesama atau kah alam atau kah kolaborasi keseluruhan...
 
melalui apa yang tersampaikan ini, maka ss SANGAT yakin bahwa akhirnya
SANG SUMBER mengajak kepada setiap diri manusia agar lebih mendekat dan
mendekat dalam konteks apa yang ada di SANG SUMBER, setiap diri pun akan
menerimanya. selama terus menyempurnakan demensi melalui itikad yang
memang mampu menuntunnya mengarah demikian...
 
maka, setiap diri diberi kesempatan yang sama dalam konteks kehidupannya
masing-masing...kembali kepada setiap diri mewujudkannya...maka, sejatinya
tidak ada kotak di dalam kotak...yang ada justru diri adalah di dalam
Kuasa dan IjinNYA yang dikotakkan oleh cara pandang manusia itu
sendiri....kalau sudah begini, apakah perlu membicarkan SANG
SUMBER?....ndak perlu lagi Mas....SANG SUMBER SUDAH BERSATU DAN UJUD DALAM
HIDUP DAN KEHIDUPAN....manusia demikianlah yang Mas sampaikan sebagai
manusia "bukan" biasa....jika Mas tanyakan kepada jenis manusia apakah
demikian?....paling hanya senyum2 saja...he..he..he.he.he.he...
 
 
salam warna,
ss


--- On Wed, 7/1/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr
<jesse.rotinsulu@...> wrote:

From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: Spiritual-Indonesia@...
Cc: Spiritual-Indonesia@...
Date: Wednesday, July 1, 2009, 2:00 PM


Mas Aji,
Itu hanya metafora bukan absolut demikian peristiwanya. Semua Fa/Tao
ortodok adalah mata air - yang bersumber oleh Raja Fa yag berbeda2 yang
turun di tempat dan waktu yang berbeda.Hanya setelah Fa/Tao ortodok
terfragmentasi dan mulai hilang kemurniannya ketika manusia2 mulai
menafsir2kannya menurut pemikirannya sendiri sampai saat ini.

Sebab TINGKAT orang2 yang menafsirkan ini berada jauh dari KEDUDUKAN sang
master sebagai Raja Fa/Tathagata sehingga seperti membingkai luasnya
langit hanya seluas pemikirannya sendiri lalu menjebak orang agar
mengikutinya seperti membawa masuk orang dalam lubang buatannya sendiri.

Sesungguhnya hanya pada tingkat Raja Fa inilah yang dapat disebut sebagai
SANG SUMBER oleh manusia biasa dan MAMPU dikenali manusia ketika
membicarakanHukum/ iFa/Tao Ortodok.Lebih tinggi lagi Fa/tao ortodok itu
bersumber BUKAN masyarakat manusia biasa yang DIAJARKAN sebab tidak ada
manusia biasa yang sanggup memahami - jadi bukan ini bagian yang
dibicarakan manusia.
salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !





semar samiaji <kind_evil_06@ yahoo.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 12:52

Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen














Masne....ibarat mata air mengalir apa adanya dalam kejernihan dan
kesejukannya. ..tidak perlu dimasak lagi saat di minum....segar dan amat
sangat nyaman....mengalir dalam ruang dan tempuhan waktu yang mengikuti ke
mana air itu dialirkan dalam tatanan ruang yang dilewati...
 
saat itulah, air mulai berubah NAMA menjadi sungai, danau, coca cola, teh
botol, kuah bakso, air cucian, es cincau, dsb....melalui setiap kata itu
"hakekat" ujud keaslian air "disamarkan"...
 
salam water please,
ss

--- On Wed, 7/1/09, Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com> wrote:

From: Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com>
Subject: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: "Sony H Waluyo" <asonyhw@gmail. com>
Date: Wednesday, July 1, 2009, 12:38 PM
Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan
kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2 ajaran
yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang jawa/nusantara.
..

Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg bisa
ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di awang2
dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….

Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau melebur
kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul bersatu ….jika
Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu roh manusia hrs
memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan “hendaknya kamu
sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”

Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan
itu?

Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni,
bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara
semacam itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan…. Nalarnya mudah,
teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam
juga lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan meninggal krn
kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia,
walah…..mblenger……dan klenger beneran....

Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?

Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil
Yohanes. Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat
penting...

Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan
Allah”.......lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2 unsur yakni
daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh mengalami
kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda utk
menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa
yg Maha Sempurna....

Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara sederhana...
..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah bisa
melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat
tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat
tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk
hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui poses kelahiran... tumuh
dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan
hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2 Yesus ”biarlah orang mati
menguburkan orang mati” mjd sangat jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan
firman Bapa akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”....

Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran
diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu
adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran
roh....
Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang
jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering
masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg
mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu
mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi
tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda
atau latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk
persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth) atau yg lebih
akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru serta skenario
pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan kesadarannya shg
rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan diri...dan tentu pemahaman
ini sangat sejalan dg pesan yesus di atas....”hendaknya lkamu sempurna spt
Bapa sempurna adanya” dan pesan ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa
masuk ke kerajaan Allah”.

Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg
aku lihat pagi ini.

Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan
calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya
konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang
disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi
krn dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2
ojek itu bakal kesrempet atau tertabrak & terlindas... konyolnya usaha yg
nekad sering sia2 gak dapat penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu
saja gak lihat lagi dg resiko ketabrak mobil atau motor lain....tambah
konyol utk balik ke posisi tunggu mrk gak takut melawan arus dan jalan
kencang....dan bukan sekali 2 kali mereka nabrak pintu mobil yg sedang
dibuka krn sering dg kencang nyelib lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau
mengatur diri berjajar rapi dan antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil
resiko konyol plus menghemat bahan bakar serta suku cadang hanya utk
mondar-mandir ngejar2 penumpang... sering kali bisa sampai 10 kali
mondar-mandir baru mereka dpt penumpang lagi.....

Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber
penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa
mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....

Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bal i/sulawesi dll mau
mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa
diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga
dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran
penebusan dosa...mabuuk rak?

Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,

Dhemit Sonthul - SonyHW

(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu
utk tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. ....
)

* You are what you think about. Beware of your mind.
 






Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by David Silalahi :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

bung jesse,
saya tertarik proses kultivasi dalam falundafa..
bagaimana prosesnya itu boleh dijelaskan?
dan apa bedanya dengan proses yang lain?

2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>

>
>
>
> Mas Aji,
> :) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar dan
>
> memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
> mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber maka
> setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber
> sendiri2.
> Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada
> tingkat
> manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan
> manusia.
> Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah Master
>
> yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau
> begini
> dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu lebar
> jauh dan
> mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
> Salam,
> jesseprakasa/falundafahao!!
>
>
>
>
>  *semar samiaji <kind_evil_06@...>*
> Sent by: Spiritual-Indonesia@...
>
> 01/07/2009 14:50
>  Please respond to
> Spiritual-Indonesia@...
>
>   To
> Spiritual-Indonesia@...  cc
>   Subject
> Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
>
>
>
>
>
>
>
>
>  he..he..he..Mas Jesse....kalimat yang tersampaikan sebelumnya merupakan
> "perlambang" dalam berbagai demensi...jika Mas sampaikan sebagai mana di
> bawah ini juga bisa...khan Mas sendiri sampaikan, setiap diri memiliki cara
> pandang atau demensi sendiri...
>
>
> maka, peranan itikad jadi utama....melalui itikad inilah akan tercermin
> yang menggerakkan cara pandangnya...ijinkan ambil contoh, jika seseorang
> menekankan kepada tujuannya untuk menemukan sang sumber, maka dengan
> sendirinya cara pandang akan didominasi dengan demikian...dari titik pangkal
> inilah kemudian manusia menafsirkan atau menaggapi dengan apa yang bisa
> diterjemahkannya kepada diri dan juga sesama...
>
> sinyal utamanya jelas koq Mas...jika masih ada jarak antara sumber dengan
> cara pandang demensinya, maka jelas itu adalah sinyal bagi setiap diri bahwa
> perlu adanya "penyempurnaan" dalam itikad...kenapa?..karena masih ada jarak
> di antaranya, apakah melalui kajian diri atau kah kajian dari sesama atau
> kah alam atau kah kolaborasi keseluruhan...
>
> melalui apa yang tersampaikan ini, maka ss SANGAT yakin bahwa akhirnya SANG
> SUMBER mengajak kepada setiap diri manusia agar lebih mendekat dan mendekat
> dalam konteks apa yang ada di SANG SUMBER, setiap diri pun akan menerimanya.
> selama terus menyempurnakan demensi melalui itikad yang memang mampu
> menuntunnya mengarah demikian...
>
> maka, setiap diri diberi kesempatan yang sama dalam konteks kehidupannya
> masing-masing...kembali kepada setiap diri mewujudkannya...maka, sejatinya
> tidak ada kotak di dalam kotak...yang ada justru diri adalah di dalam Kuasa
> dan IjinNYA yang dikotakkan oleh cara pandang manusia itu sendiri....kalau
> sudah begini, apakah perlu membicarkan SANG SUMBER?....ndak perlu lagi
> Mas....SANG SUMBER SUDAH BERSATU DAN UJUD DALAM HIDUP DAN
> KEHIDUPAN....manusia demikianlah yang Mas sampaikan sebagai manusia "bukan"
> biasa....jika Mas tanyakan kepada jenis manusia apakah demikian?....paling
> hanya senyum2 saja...he..he..he.he.he.he...
>
>
> salam warna,
> ss
>
>
> --- On *Wed, 7/1/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr <
> jesse.rotinsulu@...>* wrote:
>
> From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
> To: Spiritual-Indonesia@...
> Cc: Spiritual-Indonesia@...
> Date: Wednesday, July 1, 2009, 2:00 PM
>
>
> Mas Aji,
> Itu hanya metafora bukan absolut demikian peristiwanya. Semua Fa/Tao
> ortodok adalah mata air - yang bersumber oleh Raja Fa yag berbeda2 yang
> turun di tempat dan waktu yang berbeda.Hanya setelah Fa/Tao ortodok
> terfragmentasi dan mulai hilang kemurniannya ketika manusia2 mulai
> menafsir2kannya menurut pemikirannya sendiri sampai saat ini.
>
> Sebab TINGKAT orang2 yang menafsirkan ini berada jauh dari KEDUDUKAN sang
> master sebagai Raja Fa/Tathagata sehingga seperti membingkai luasnya langit
> hanya seluas pemikirannya sendiri lalu menjebak orang agar mengikutinya
> seperti membawa masuk orang dalam lubang buatannya sendiri.
>
> Sesungguhnya hanya pada tingkat Raja Fa inilah yang dapat disebut sebagai
> SANG SUMBER oleh manusia biasa dan MAMPU dikenali manusia ketika
> membicarakanHukum/ iFa/Tao Ortodok.Lebih tinggi lagi Fa/tao ortodok itu
> bersumber BUKAN masyarakat manusia biasa yang DIAJARKAN sebab tidak ada
> manusia biasa yang sanggup memahami - jadi bukan ini bagian yang dibicarakan
> manusia.
> salam,
> jesseprakasa/ falundafahao! !
>
>
>
>
>  *semar samiaji <kind_evil_06@ yahoo.com>*
> Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
> 01/07/2009 12:52
>   Please respond to
> Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
>
>   To
> Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com  cc
>   Subject
> Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>  Masne....ibarat mata air mengalir apa adanya dalam kejernihan dan
> kesejukannya. ..tidak perlu dimasak lagi saat di minum....segar dan amat
> sangat nyaman....mengalir dalam ruang dan tempuhan waktu yang mengikuti ke
> mana air itu dialirkan dalam tatanan ruang yang dilewati...
>
> saat itulah, air mulai berubah NAMA menjadi sungai, danau, coca cola, teh
> botol, kuah bakso, air cucian, es cincau, dsb....melalui setiap kata itu
> "hakekat" ujud keaslian air "disamarkan"...
>
> salam water please,
> ss
>
> --- On *Wed, 7/1/09, Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com>* wrote:
>
> From: Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com>
> Subject: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
> To: "Sony H Waluyo" <asonyhw@gmail. com>
> Date: Wednesday, July 1, 2009, 12:38 PM
> *Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen*
>
> Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan
> kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2 ajaran
> yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang jawa/nusantara. ..
>
> Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg bisa
> ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di awang2 dan
> mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….
>
> Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau melebur
> kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul bersatu ….jika
> Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu roh manusia hrs
> memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan “hendaknya kamu sempurna
> spt Bapa sempurna adanya…..”
>
> Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan
> itu?
>
> Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni,
> bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara semacam
> itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan…. Nalarnya mudah, teman2
> THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam juga lempe2
> perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan meninggal krn kecapekan…..Lah klo
> Yesus mesti nebus dosa semua manusia, walah…..mblenger……dan klenger
> beneran....
>
> Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?
>
> Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil Yohanes.
> Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat penting...
>
> Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan
> Allah”.......lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2 unsur yakni daging
> dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh mengalami kelahiran kembali
> dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda utk menyempurnakan
> diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa yg Maha
> Sempurna....
>
> Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara sederhana...
> ..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah bisa
> melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat
> tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat
> tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk
> hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui poses kelahiran... tumuh
> dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan
> hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2 Yesus ”biarlah orang mati
> menguburkan orang mati” mjd sangat jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan
> firman Bapa akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”....
>
> Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran
> diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu
> adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran
> roh....
> Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang
> jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering
> masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg
> mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu
> mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi
> tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda atau
> latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk
> persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth) atau yg lebih akrab
> disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru serta skenario
> pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan kesadarannya shg
> rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan diri...dan tentu pemahaman ini
> sangat sejalan dg pesan yesus di atas....”hendaknya lkamu sempurna spt Bapa
> sempurna adanya” dan pesan ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke
> kerajaan Allah”.
>
> Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg
> aku lihat pagi ini.
>
> Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan
> calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya
> konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang
> disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi krn
> dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2 ojek itu
> bakal kesrempet atau tertabrak & terlindas... konyolnya usaha yg nekad
> sering sia2 gak dapat penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu saja gak
> lihat lagi dg resiko ketabrak mobil atau motor lain....tambah konyol utk
> balik ke posisi tunggu mrk gak takut melawan arus dan jalan kencang....dan
> bukan sekali 2 kali mereka nabrak pintu mobil yg sedang dibuka krn sering dg
> kencang nyelib lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau mengatur diri berjajar
> rapi dan antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil resiko konyol plus
> menghemat bahan bakar serta suku cadang hanya utk mondar-mandir ngejar2
> penumpang... sering kali bisa sampai 10 kali mondar-mandir baru mereka dpt
> penumpang lagi.....
>
> Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber
> penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa
> mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....
>
> Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bal i/sulawesi dll mau
> mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa
> diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga
> dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran
> penebusan dosa...mabuuk rak?
>
> Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,
>
> Dhemit Sonthul - SonyHW
>
> (Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu utk
> tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. .... )
>
> * You are what you think about. Beware of your mind.
>
>
>
>
>
>  
>



--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::

Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Jesse Jopie Rotinsulu Jr :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas David,
saya akan kirimkan via japri e-book Zhuan Falun ini adalah buku kultivasi
utama dari Falun DaFa biasanya sangat baik bila dibaca dulu sampai habis
sebab disitu kita akan mengukur pemahaman dan mempersiapkan diri untuk
pemahaman berikutnya.Juga setelah itu akan mudah menjelaskan apa perbedaan
dan apa persamaannya kultivasi di masa lalu dan kultivasi DaFa.
Perbedaan umum adalah Falun DaFa berasimilasi pada Karakter Asli alam
semesta ZHEN-SHAN-REN/ Sejati,Baik,Sabar merubah secara fundamental hati
kita dengan cara peningkatan terus menerus pada Xinxing/Budi
Pekerti/akhlak itu hal yang paling KRUSIAL dalam kultivasi.Kemudian DaFa
berkultivasi GANDA pada WATAK dan RAGA jadi ada latihan gerakan Gong yang
berfungsi untuk transformasi Benti ( tubuh fisik dan tubuh2 diruang lain)
dan memurnikan tubuh.Sedang belajar Fa sangat penting untuk kultivasi
WATAK dengan secara langsung agar Pikiran mampu membedakan hal yang baik
dan buruk juga dapat mengerti kriteria2 pada setiap tingkat dalam
kultivasi.Sehingga dalam keseharian dapat secara konkrit mengukur
berdasarkan Fa.Sehingga ketika hati dan pikiran menjadi baik mampu
melepaskan keterikatan hati secara berangsur2 dan membayar karma sehingga
terus menerus dapat meningkat.Detailnya mas David perlu langsung membaca
Zhuan Falun sendiri sebab pemahaman saya sesungguhnya membatasi pemahaman
mas David yang lain.
Salam,
jessepakasa/falundafahao!!




David Silalahi <davidfr766hi@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 15:22
Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen











bung jesse,
saya tertarik proses kultivasi dalam falundafa..
bagaimana prosesnya itu boleh dijelaskan?
dan apa bedanya dengan proses yang lain?

2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>



Mas Aji,
:) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar
dan
memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber
maka
setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber
sendiri2.
Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada
tingkat
manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan
manusia.
Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah
Master
yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau
begini
dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu
lebar jauh dan
mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
Salam,
jesseprakasa/falundafahao!!






semar samiaji <kind_evil_06@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 14:50


Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen















he..he..he..Mas Jesse....kalimat yang tersampaikan sebelumnya merupakan
"perlambang" dalam berbagai demensi...jika Mas sampaikan sebagai mana di
bawah ini juga bisa...khan Mas sendiri sampaikan, setiap diri memiliki
cara pandang atau demensi sendiri...
 
maka, peranan itikad jadi utama....melalui itikad inilah akan tercermin
yang menggerakkan cara pandangnya...ijinkan ambil contoh, jika seseorang
menekankan kepada tujuannya untuk menemukan sang sumber, maka dengan
sendirinya cara pandang akan didominasi dengan demikian...dari titik
pangkal inilah kemudian manusia menafsirkan atau menaggapi dengan apa yang
bisa diterjemahkannya kepada diri dan juga sesama...
 
sinyal utamanya jelas koq Mas...jika masih ada jarak antara sumber dengan
cara pandang demensinya, maka jelas itu adalah sinyal bagi setiap diri
bahwa perlu adanya "penyempurnaan" dalam itikad...kenapa?..karena masih
ada jarak di antaranya, apakah melalui kajian diri atau kah kajian dari
sesama atau kah alam atau kah kolaborasi keseluruhan...
 
melalui apa yang tersampaikan ini, maka ss SANGAT yakin bahwa akhirnya
SANG SUMBER mengajak kepada setiap diri manusia agar lebih mendekat dan
mendekat dalam konteks apa yang ada di SANG SUMBER, setiap diri pun akan
menerimanya. selama terus menyempurnakan demensi melalui itikad yang
memang mampu menuntunnya mengarah demikian...
 
maka, setiap diri diberi kesempatan yang sama dalam konteks kehidupannya
masing-masing...kembali kepada setiap diri mewujudkannya...maka, sejatinya
tidak ada kotak di dalam kotak...yang ada justru diri adalah di dalam
Kuasa dan IjinNYA yang dikotakkan oleh cara pandang manusia itu
sendiri....kalau sudah begini, apakah perlu membicarkan SANG
SUMBER?....ndak perlu lagi Mas....SANG SUMBER SUDAH BERSATU DAN UJUD DALAM
HIDUP DAN KEHIDUPAN....manusia demikianlah yang Mas sampaikan sebagai
manusia "bukan" biasa....jika Mas tanyakan kepada jenis manusia apakah
demikian?....paling hanya senyum2 saja...he..he..he.he.he.he...
 
 
salam warna,
ss


--- On Wed, 7/1/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr <
jesse.rotinsulu@...> wrote:

From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: Spiritual-Indonesia@...
Cc: Spiritual-Indonesia@...
Date: Wednesday, July 1, 2009, 2:00 PM


Mas Aji,
Itu hanya metafora bukan absolut demikian peristiwanya. Semua Fa/Tao
ortodok adalah mata air - yang bersumber oleh Raja Fa yag berbeda2 yang
turun di tempat dan waktu yang berbeda.Hanya setelah Fa/Tao ortodok
terfragmentasi dan mulai hilang kemurniannya ketika manusia2 mulai
menafsir2kannya menurut pemikirannya sendiri sampai saat ini.

Sebab TINGKAT orang2 yang menafsirkan ini berada jauh dari KEDUDUKAN sang
master sebagai Raja Fa/Tathagata sehingga seperti membingkai luasnya
langit hanya seluas pemikirannya sendiri lalu menjebak orang agar
mengikutinya seperti membawa masuk orang dalam lubang buatannya sendiri.

Sesungguhnya hanya pada tingkat Raja Fa inilah yang dapat disebut sebagai
SANG SUMBER oleh manusia biasa dan MAMPU dikenali manusia ketika
membicarakanHukum/ iFa/Tao Ortodok.Lebih tinggi lagi Fa/tao ortodok itu
bersumber BUKAN masyarakat manusia biasa yang DIAJARKAN sebab tidak ada
manusia biasa yang sanggup memahami - jadi bukan ini bagian yang
dibicarakan manusia.
salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !






semar samiaji <kind_evil_06@ yahoo.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 12:52

Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
















Masne....ibarat mata air mengalir apa adanya dalam kejernihan dan
kesejukannya. ..tidak perlu dimasak lagi saat di minum....segar dan amat
sangat nyaman....mengalir dalam ruang dan tempuhan waktu yang mengikuti ke
mana air itu dialirkan dalam tatanan ruang yang dilewati...
 
saat itulah, air mulai berubah NAMA menjadi sungai, danau, coca cola, teh
botol, kuah bakso, air cucian, es cincau, dsb....melalui setiap kata itu
"hakekat" ujud keaslian air "disamarkan"...
 
salam water please,
ss

--- On Wed, 7/1/09, Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com> wrote:

From: Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com>
Subject: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: "Sony H Waluyo" <asonyhw@gmail. com>
Date: Wednesday, July 1, 2009, 12:38 PM
Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan
kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2 ajaran
yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang jawa/nusantara.
..

Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg bisa
ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di awang2
dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….


Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau melebur
kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul bersatu ….jika
Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu roh manusia hrs
memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan “hendaknya kamu
sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”

Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan
itu?

Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni,
bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara
semacam itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan…. Nalarnya mudah,
teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam
juga lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan meninggal krn
kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia,
walah…..mblenger……dan klenger beneran....

Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?

Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil
Yohanes. Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat
penting...

Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan
Allah”.......lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2 unsur yakni
daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh mengalami
kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda utk
menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa
yg Maha Sempurna....

Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara sederhana...
..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah bisa
melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat
tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat
tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk
hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui poses kelahiran... tumuh
dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan
hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2 Yesus ”biarlah orang mati
menguburkan orang mati” mjd sangat jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan
firman Bapa akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”....

Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran
diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu
adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran
roh....
Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang
jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering
masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg
mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu
mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi
tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda
atau latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk
persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth) atau yg lebih
akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru serta skenario
pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan kesadarannya shg
rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan diri...dan tentu pemahaman
ini sangat sejalan dg pesan yesus di atas....”hendaknya lkamu sempurna spt
Bapa sempurna adanya” dan pesan ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa
masuk ke kerajaan Allah”.

Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg
aku lihat pagi ini.

Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan
calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya
konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang
disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi
krn dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2
ojek itu bakal kesrempet atau tertabrak & terlindas... konyolnya usaha yg
nekad sering sia2 gak dapat penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu
saja gak lihat lagi dg resiko ketabrak mobil atau motor lain....tambah
konyol utk balik ke posisi tunggu mrk gak takut melawan arus dan jalan
kencang....dan bukan sekali 2 kali mereka nabrak pintu mobil yg sedang
dibuka krn sering dg kencang nyelib lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau
mengatur diri berjajar rapi dan antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil
resiko konyol plus menghemat bahan bakar serta suku cadang hanya utk
mondar-mandir ngejar2 penumpang... sering kali bisa sampai 10 kali
mondar-mandir baru mereka dpt penumpang lagi.....

Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber
penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa
mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....

Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bal i/sulawesi dll mau
mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa
diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga
dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran
penebusan dosa...mabuuk rak?

Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,

Dhemit Sonthul - SonyHW

(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu
utk tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. ....
)

* You are what you think about. Beware of your mind.

 








--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::



Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by David Silalahi :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

makasih bung Jesse, emailnya sudah saya terima
sebetulnya saya sudah lirak-lirik falundafa sejak lama, semenjak masih belum
masuk ke indonesia.
maksud lirak-lirik disini hanyalah sebatas ingin mempelajari saja.

beberapa teman lain sudah ada yang berkomentar negatif tentang falundafa
ini, tapi seperti biasanya anak muda, makin dilarang makin penasaran.
sebelum saya baca saya ingin bertanya, apa pendapat bung Jesse tentang
bencana yang menimpa para praktisi falundafa ini?

2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>

>
>
>
> Mas David,
> saya akan kirimkan via japri e-book Zhuan Falun ini adalah buku kultivasi
> utama dari Falun DaFa biasanya sangat baik bila dibaca dulu sampai habis
> sebab disitu kita akan mengukur pemahaman dan mempersiapkan diri untuk
> pemahaman berikutnya.Juga setelah itu akan mudah menjelaskan apa perbedaan
> dan apa persamaannya kultivasi di masa lalu dan kultivasi DaFa.
> Perbedaan umum adalah Falun DaFa berasimilasi pada Karakter Asli alam
> semesta ZHEN-SHAN-REN/ Sejati,Baik,Sabar merubah secara fundamental hati
> kita dengan cara peningkatan terus menerus pada Xinxing/Budi Pekerti/akhlak
> itu hal yang paling KRUSIAL dalam kultivasi.Kemudian DaFa berkultivasi GANDA
> pada WATAK dan RAGA jadi ada latihan gerakan Gong yang berfungsi untuk
> transformasi Benti ( tubuh fisik dan tubuh2 diruang lain) dan memurnikan
> tubuh.Sedang belajar Fa sangat penting untuk kultivasi WATAK dengan secara
> langsung agar Pikiran mampu membedakan hal yang baik dan buruk juga dapat
> mengerti kriteria2 pada setiap tingkat dalam kultivasi.Sehingga dalam
> keseharian dapat secara konkrit mengukur berdasarkan Fa.Sehingga ketika hati
> dan pikiran menjadi baik mampu melepaskan keterikatan hati secara berangsur2
> dan membayar karma sehingga terus menerus dapat meningkat.Detailnya mas
> David perlu langsung membaca Zhuan Falun sendiri sebab pemahaman saya
> sesungguhnya membatasi pemahaman mas David yang lain.
> Salam,
> jessepakasa/falundafahao!!
>
>
>
>  *David Silalahi <davidfr766hi@...>*
> Sent by: Spiritual-Indonesia@...
>
> 01/07/2009 15:22
>   Please respond to
> Spiritual-Indonesia@...
>
>   To
> Spiritual-Indonesia@...  cc
>   Subject
> Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
>
>
>
>
>
>
>
>  bung jesse,
> saya tertarik proses kultivasi dalam falundafa..
> bagaimana prosesnya itu boleh dijelaskan?
> dan apa bedanya dengan proses yang lain?
>
> 2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <*jesse.rotinsulu@...*<jesse.rotinsulu@...>
> >
>
>
> Mas Aji,
> :) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar dan
>
> memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
> mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber maka
> setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber
> sendiri2.
> Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada
> tingkat
> manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan
> manusia.
> Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah Master
>
> yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau
> begini
> dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu lebar
> jauh dan
> mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
> Salam,
> jesseprakasa/falundafahao!!
>
>
>
>
>
>



--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::

Parent Message unknown Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by semar samiaji :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

ha..ha..ha..Mas Jesse...jika di forum ini ada yang demikian, apakah kemudian dikatakan itu sudah melampui dan juga merusak?...semua kembali kepada itikad dan kolaborasi demensi yang dihadirkan sebagai tanggapan diri saja...
 
sejatinya, ndak ada istilah master tanpa ada sebagian manusia lainnya yang menyatakan master...manusia berkomunikasi dalam tataran pemahaman...untuk tuju sesuatu khan?..jika kemudian ada yang tuju menjadi master..ya kembali kepada dirinya saja...jika sumber di atas sumber tidak dipahami dan dikaji, lalu bagaimana setiap diri bisa kaji apa itu makna kata master yang dibicarakan?...so, semua disampaikan apa adanya dalam itikad semua manusia memiliki kesempatan yang sama...jika dinalogkan seperti membuat kue...semua bahan dan resep sudah diberikan...mau dikerjakan jadi kue...atau pun tidak kembali ke diri aja...jika kemudian ada kuenya yang ndak ujud sebagai mana harapan resep, ya silahkan juga...kaji kembali...demikian seterusnya...hingga ujud...jika ini cara pandangnya, makhluk apa master itu sesungguhnya?.suri tauladan saja khan akhirnya? :-)
 
salam,
ss

--- On Wed, 7/1/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...> wrote:


From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: Spiritual-Indonesia@...
Cc: Spiritual-Indonesia@...
Date: Wednesday, July 1, 2009, 3:44 PM









Mas Aji,
:) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar dan
memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber maka
setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber sendiri2.
Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada tingkat
manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan manusia.
Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah Master
yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau begini
dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu lebar jauh dan
mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
Salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !








semar samiaji <kind_evil_06@ yahoo.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 14:50




Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com






To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


cc



Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen






















he..he..he.. Mas Jesse....kalimat yang tersampaikan sebelumnya merupakan "perlambang" dalam berbagai demensi...jika Mas sampaikan sebagai mana di bawah ini juga bisa...khan Mas sendiri sampaikan, setiap diri memiliki cara pandang atau demensi sendiri...
 
maka, peranan itikad jadi utama....melalui itikad inilah akan tercermin yang menggerakkan cara pandangnya.. .ijinkan ambil contoh, jika seseorang menekankan kepada tujuannya untuk menemukan sang sumber, maka dengan sendirinya cara pandang akan didominasi dengan demikian...dari titik pangkal inilah kemudian manusia menafsirkan atau menaggapi dengan apa yang bisa diterjemahkannya kepada diri dan juga sesama...
 
sinyal utamanya jelas koq Mas...jika masih ada jarak antara sumber dengan cara pandang demensinya, maka jelas itu adalah sinyal bagi setiap diri bahwa perlu adanya "penyempurnaan" dalam itikad...kenapa? ..karena masih ada jarak di antaranya, apakah melalui kajian diri atau kah kajian dari sesama atau kah alam atau kah kolaborasi keseluruhan. ..
 
melalui apa yang tersampaikan ini, maka ss SANGAT yakin bahwa akhirnya SANG SUMBER mengajak kepada setiap diri manusia agar lebih mendekat dan mendekat dalam konteks apa yang ada di SANG SUMBER, setiap diri pun akan menerimanya. selama terus menyempurnakan demensi melalui itikad yang memang mampu menuntunnya mengarah demikian...
 
maka, setiap diri diberi kesempatan yang sama dalam konteks kehidupannya masing-masing. ..kembali kepada setiap diri mewujudkannya. ..maka, sejatinya tidak ada kotak di dalam kotak...yang ada justru diri adalah di dalam Kuasa dan IjinNYA yang dikotakkan oleh cara pandang manusia itu sendiri....kalau sudah begini, apakah perlu membicarkan SANG SUMBER?....ndak perlu lagi Mas....SANG SUMBER SUDAH BERSATU DAN UJUD DALAM HIDUP DAN KEHIDUPAN... .manusia demikianlah yang Mas sampaikan sebagai manusia "bukan" biasa....jika Mas tanyakan kepada jenis manusia apakah demikian?... .paling hanya senyum2 saja...he..he. .he.he.he. he...
 
 
salam warna,
ss


--- On Wed, 7/1/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com> wrote:

From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Cc: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Date: Wednesday, July 1, 2009, 2:00 PM


Mas Aji,
Itu hanya metafora bukan absolut demikian peristiwanya. Semua Fa/Tao ortodok adalah mata air - yang bersumber oleh Raja Fa yag berbeda2 yang turun di tempat dan waktu yang berbeda.Hanya setelah Fa/Tao ortodok terfragmentasi dan mulai hilang kemurniannya ketika manusia2 mulai menafsir2kannya menurut pemikirannya sendiri sampai saat ini.

Sebab TINGKAT orang2 yang menafsirkan ini berada jauh dari KEDUDUKAN sang master sebagai Raja Fa/Tathagata sehingga seperti membingkai luasnya langit hanya seluas pemikirannya sendiri lalu menjebak orang agar mengikutinya seperti membawa masuk orang dalam lubang buatannya sendiri.

Sesungguhnya hanya pada tingkat Raja Fa inilah yang dapat disebut sebagai SANG SUMBER oleh manusia biasa dan MAMPU dikenali manusia ketika membicarakanHukum/ iFa/Tao Ortodok.Lebih tinggi lagi Fa/tao ortodok itu bersumber BUKAN masyarakat manusia biasa yang DIAJARKAN sebab tidak ada manusia biasa yang sanggup memahami - jadi bukan ini bagian yang dibicarakan manusia.
salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !








semar samiaji <kind_evil_06@ yahoo.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 12:52





Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com






To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


cc



Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen























Masne....ibarat mata air mengalir apa adanya dalam kejernihan dan kesejukannya. ..tidak perlu dimasak lagi saat di minum....segar dan amat sangat nyaman....mengalir dalam ruang dan tempuhan waktu yang mengikuti ke mana air itu dialirkan dalam tatanan ruang yang dilewati...
 
saat itulah, air mulai berubah NAMA menjadi sungai, danau, coca cola, teh botol, kuah bakso, air cucian, es cincau, dsb....melalui setiap kata itu "hakekat" ujud keaslian air "disamarkan"...
 
salam water please,
ss

--- On Wed, 7/1/09, Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com> wrote:

From: Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com>
Subject: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: "Sony H Waluyo" <asonyhw@gmail. com>
Date: Wednesday, July 1, 2009, 12:38 PM
Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2 ajaran yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang jawa/nusantara. ..

Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg bisa ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di awang2 dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….

Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau melebur kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul bersatu ….jika Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu roh manusia hrs memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan “hendaknya kamu sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”

Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan itu?

Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni, bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara semacam itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan…. Nalarnya mudah, teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam juga lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan meninggal krn kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia, walah…..mblenger……dan klenger beneran....

Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?

Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil Yohanes. Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat penting...

Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan Allah”.......lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2 unsur yakni daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh mengalami kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda utk menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa yg Maha Sempurna....

Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara sederhana... ..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah bisa melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui poses kelahiran... tumuh dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2 Yesus ”biarlah orang mati menguburkan orang mati” mjd sangat jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan firman Bapa akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”....

Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran roh....
Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda atau latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth) atau yg lebih akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru serta skenario pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan kesadarannya shg rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan diri...dan tentu pemahaman ini sangat sejalan dg pesan yesus di atas....”hendaknya lkamu sempurna spt Bapa sempurna adanya” dan pesan ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan Allah”.

Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg aku lihat pagi ini.

Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi krn dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2 ojek itu bakal kesrempet atau tertabrak & terlindas... konyolnya usaha yg nekad sering sia2 gak dapat penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu saja gak lihat lagi dg resiko ketabrak mobil atau motor lain....tambah konyol utk balik ke posisi tunggu mrk gak takut melawan arus dan jalan kencang....dan bukan sekali 2 kali mereka nabrak pintu mobil yg sedang dibuka krn sering dg kencang nyelib lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau mengatur diri berjajar rapi dan antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil resiko konyol plus menghemat bahan bakar serta suku cadang hanya utk mondar-mandir ngejar2 penumpang...
 sering kali bisa sampai 10 kali mondar-mandir baru mereka dpt penumpang lagi.....

Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....

Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bal i/sulawesi dll mau mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran penebusan dosa...mabuuk rak?

Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,

Dhemit Sonthul - SonyHW

(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu utk tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. .... )

* You are what you think about. Beware of your mind.
 




















     

Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Jesse Jopie Rotinsulu Jr :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas Aji yang baik,
hanya sharing saja mengoreksi yang mungkin saja dapat ditafsirkan
berbeda- yang penting niat baik :)  yah masing2 kembali ke dalam diri
saja...
Salam,
jesseprakasa/falundafahao!!



semar samiaji <kind_evil_06@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 16:15
Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen













ha..ha..ha..Mas Jesse...jika di forum ini ada yang demikian, apakah
kemudian dikatakan itu sudah melampui dan juga merusak?...semua kembali
kepada itikad dan kolaborasi demensi yang dihadirkan sebagai tanggapan
diri saja...
 
sejatinya, ndak ada istilah master tanpa ada sebagian manusia lainnya yang
menyatakan master...manusia berkomunikasi dalam tataran pemahaman...untuk
tuju sesuatu khan?..jika kemudian ada yang tuju menjadi master..ya kembali
kepada dirinya saja...jika sumber di atas sumber tidak dipahami dan
dikaji, lalu bagaimana setiap diri bisa kaji apa itu makna kata master
yang dibicarakan?...so, semua disampaikan apa adanya dalam itikad semua
manusia memiliki kesempatan yang sama...jika dinalogkan seperti membuat
kue...semua bahan dan resep sudah diberikan...mau dikerjakan jadi
kue...atau pun tidak kembali ke diri aja...jika kemudian ada kuenya yang
ndak ujud sebagai mana harapan resep, ya silahkan juga...kaji
kembali...demikian seterusnya...hingga ujud...jika ini cara pandangnya,
makhluk apa master itu sesungguhnya?.suri tauladan saja khan akhirnya? :-)
 
salam,
ss

--- On Wed, 7/1/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr
<jesse.rotinsulu@...> wrote:

From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: Spiritual-Indonesia@...
Cc: Spiritual-Indonesia@...
Date: Wednesday, July 1, 2009, 3:44 PM


Mas Aji,
:) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar
dan
memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber
maka
setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber
sendiri2.
Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada
tingkat
manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan
manusia.
Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah
Master
yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau
begini
dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu
lebar jauh dan
mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
Salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !





semar samiaji <kind_evil_06@ yahoo.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 14:50

Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen














he..he..he.. Mas Jesse....kalimat yang tersampaikan sebelumnya merupakan
"perlambang" dalam berbagai demensi...jika Mas sampaikan sebagai mana di
bawah ini juga bisa...khan Mas sendiri sampaikan, setiap diri memiliki
cara pandang atau demensi sendiri...
 
maka, peranan itikad jadi utama....melalui itikad inilah akan tercermin
yang menggerakkan cara pandangnya.. .ijinkan ambil contoh, jika seseorang
menekankan kepada tujuannya untuk menemukan sang sumber, maka dengan
sendirinya cara pandang akan didominasi dengan demikian...dari titik
pangkal inilah kemudian manusia menafsirkan atau menaggapi dengan apa yang
bisa diterjemahkannya kepada diri dan juga sesama...
 
sinyal utamanya jelas koq Mas...jika masih ada jarak antara sumber dengan
cara pandang demensinya, maka jelas itu adalah sinyal bagi setiap diri
bahwa perlu adanya "penyempurnaan" dalam itikad...kenapa? ..karena masih
ada jarak di antaranya, apakah melalui kajian diri atau kah kajian dari
sesama atau kah alam atau kah kolaborasi keseluruhan. ..
 
melalui apa yang tersampaikan ini, maka ss SANGAT yakin bahwa akhirnya
SANG SUMBER mengajak kepada setiap diri manusia agar lebih mendekat dan
mendekat dalam konteks apa yang ada di SANG SUMBER, setiap diri pun akan
menerimanya. selama terus menyempurnakan demensi melalui itikad yang
memang mampu menuntunnya mengarah demikian...
 
maka, setiap diri diberi kesempatan yang sama dalam konteks kehidupannya
masing-masing. ..kembali kepada setiap diri mewujudkannya. ..maka,
sejatinya tidak ada kotak di dalam kotak...yang ada justru diri adalah di
dalam Kuasa dan IjinNYA yang dikotakkan oleh cara pandang manusia itu
sendiri....kalau sudah begini, apakah perlu membicarkan SANG
SUMBER?....ndak perlu lagi Mas....SANG SUMBER SUDAH BERSATU DAN UJUD DALAM
HIDUP DAN KEHIDUPAN... .manusia demikianlah yang Mas sampaikan sebagai
manusia "bukan" biasa....jika Mas tanyakan kepada jenis manusia apakah
demikian?... .paling hanya senyum2 saja...he..he. .he.he.he. he...
 
 
salam warna,
ss


--- On Wed, 7/1/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@
bp.pratamagroup. com> wrote:

From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Cc: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Date: Wednesday, July 1, 2009, 2:00 PM


Mas Aji,
Itu hanya metafora bukan absolut demikian peristiwanya. Semua Fa/Tao
ortodok adalah mata air - yang bersumber oleh Raja Fa yag berbeda2 yang
turun di tempat dan waktu yang berbeda.Hanya setelah Fa/Tao ortodok
terfragmentasi dan mulai hilang kemurniannya ketika manusia2 mulai
menafsir2kannya menurut pemikirannya sendiri sampai saat ini.

Sebab TINGKAT orang2 yang menafsirkan ini berada jauh dari KEDUDUKAN sang
master sebagai Raja Fa/Tathagata sehingga seperti membingkai luasnya
langit hanya seluas pemikirannya sendiri lalu menjebak orang agar
mengikutinya seperti membawa masuk orang dalam lubang buatannya sendiri.

Sesungguhnya hanya pada tingkat Raja Fa inilah yang dapat disebut sebagai
SANG SUMBER oleh manusia biasa dan MAMPU dikenali manusia ketika
membicarakanHukum/ iFa/Tao Ortodok.Lebih tinggi lagi Fa/tao ortodok itu
bersumber BUKAN masyarakat manusia biasa yang DIAJARKAN sebab tidak ada
manusia biasa yang sanggup memahami - jadi bukan ini bagian yang
dibicarakan manusia.
salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !





semar samiaji <kind_evil_06@ yahoo.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 12:52

Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
















Masne....ibarat mata air mengalir apa adanya dalam kejernihan dan
kesejukannya. ..tidak perlu dimasak lagi saat di minum....segar dan amat
sangat nyaman....mengalir dalam ruang dan tempuhan waktu yang mengikuti ke
mana air itu dialirkan dalam tatanan ruang yang dilewati...
 
saat itulah, air mulai berubah NAMA menjadi sungai, danau, coca cola, teh
botol, kuah bakso, air cucian, es cincau, dsb....melalui setiap kata itu
"hakekat" ujud keaslian air "disamarkan"...
 
salam water please,
ss

--- On Wed, 7/1/09, Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com> wrote:

From: Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com>
Subject: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: "Sony H Waluyo" <asonyhw@gmail. com>
Date: Wednesday, July 1, 2009, 12:38 PM
Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan
kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2 ajaran
yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang jawa/nusantara.
..

Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg bisa
ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di awang2
dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….

Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau melebur
kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul bersatu ….jika
Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu roh manusia hrs
memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan “hendaknya kamu
sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”

Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan
itu?

Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni,
bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara
semacam itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan…. Nalarnya mudah,
teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam
juga lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan meninggal krn
kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia,
walah…..mblenger……dan klenger beneran....

Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?

Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil
Yohanes. Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat
penting...

Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan
Allah”.......lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2 unsur yakni
daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh mengalami
kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda utk
menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa
yg Maha Sempurna....

Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara sederhana...
..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah bisa
melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat
tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat
tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk
hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui poses kelahiran... tumuh
dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan
hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2 Yesus ”biarlah orang mati
menguburkan orang mati” mjd sangat jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan
firman Bapa akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”....

Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran
diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu
adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran
roh....
Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang
jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering
masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg
mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu
mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi
tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda
atau latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk
persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth) atau yg lebih
akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru serta skenario
pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan kesadarannya shg
rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan diri...dan tentu pemahaman
ini sangat sejalan dg pesan yesus di atas....”hendaknya lkamu sempurna spt
Bapa sempurna adanya” dan pesan ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa
masuk ke kerajaan Allah”.

Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg
aku lihat pagi ini.

Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan
calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya
konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang
disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi
krn dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2
ojek itu bakal kesrempet atau tertabrak & terlindas... konyolnya usaha yg
nekad sering sia2 gak dapat penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu
saja gak lihat lagi dg resiko ketabrak mobil atau motor lain....tambah
konyol utk balik ke posisi tunggu mrk gak takut melawan arus dan jalan
kencang....dan bukan sekali 2 kali mereka nabrak pintu mobil yg sedang
dibuka krn sering dg kencang nyelib lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau
mengatur diri berjajar rapi dan antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil
resiko konyol plus menghemat bahan bakar serta suku cadang hanya utk
mondar-mandir ngejar2 penumpang... sering kali bisa sampai 10 kali
mondar-mandir baru mereka dpt penumpang lagi.....

Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber
penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa
mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....

Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bal i/sulawesi dll mau
mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa
diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga
dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran
penebusan dosa...mabuuk rak?

Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,

Dhemit Sonthul - SonyHW

(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu
utk tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. ....
)

* You are what you think about. Beware of your mind.
 









Parent Message unknown Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by semar samiaji :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

iya Mas Jesse...sama-sama kita berbagi ya :-)...

--- On Wed, 7/1/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...> wrote:


From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: Spiritual-Indonesia@...
Cc: Spiritual-Indonesia@...
Date: Wednesday, July 1, 2009, 5:04 PM









Mas Aji yang baik,
hanya sharing saja mengoreksi yang mungkin saja dapat ditafsirkan
berbeda- yang penting niat baik :)  yah masing2 kembali ke dalam diri saja...
Salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !






semar samiaji <kind_evil_06@ yahoo.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 16:15




Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com






To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


cc



Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen






















ha..ha..ha.. Mas Jesse...jika di forum ini ada yang demikian, apakah kemudian dikatakan itu sudah melampui dan juga merusak?...semua kembali kepada itikad dan kolaborasi demensi yang dihadirkan sebagai tanggapan diri saja...
 
sejatinya, ndak ada istilah master tanpa ada sebagian manusia lainnya yang menyatakan master...manusia berkomunikasi dalam tataran pemahaman... untuk tuju sesuatu khan?..jika kemudian ada yang tuju menjadi master..ya kembali kepada dirinya saja...jika sumber di atas sumber tidak dipahami dan dikaji, lalu bagaimana setiap diri bisa kaji apa itu makna kata master yang dibicarakan? ...so, semua disampaikan apa adanya dalam itikad semua manusia memiliki kesempatan yang sama...jika dinalogkan seperti membuat kue...semua bahan dan resep sudah diberikan... mau dikerjakan jadi kue...atau pun tidak kembali ke diri aja...jika kemudian ada kuenya yang ndak ujud sebagai mana harapan resep, ya silahkan juga...kaji kembali...demikian seterusnya.. .hingga ujud...jika ini cara pandangnya, makhluk apa master itu sesungguhnya? .suri tauladan saja khan akhirnya? :-)
 
salam,
ss

--- On Wed, 7/1/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com> wrote:

From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Cc: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Date: Wednesday, July 1, 2009, 3:44 PM


Mas Aji,
:) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar dan
memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber maka
setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber sendiri2.
Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada tingkat
manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan manusia.
Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah Master
yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau begini
dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu lebar jauh dan
mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
Salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !








semar samiaji <kind_evil_06@ yahoo.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 14:50





Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com






To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


cc



Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen























he..he..he.. Mas Jesse....kalimat yang tersampaikan sebelumnya merupakan "perlambang" dalam berbagai demensi...jika Mas sampaikan sebagai mana di bawah ini juga bisa...khan Mas sendiri sampaikan, setiap diri memiliki cara pandang atau demensi sendiri...
 
maka, peranan itikad jadi utama....melalui itikad inilah akan tercermin yang menggerakkan cara pandangnya.. .ijinkan ambil contoh, jika seseorang menekankan kepada tujuannya untuk menemukan sang sumber, maka dengan sendirinya cara pandang akan didominasi dengan demikian...dari titik pangkal inilah kemudian manusia menafsirkan atau menaggapi dengan apa yang bisa diterjemahkannya kepada diri dan juga sesama...
 
sinyal utamanya jelas koq Mas...jika masih ada jarak antara sumber dengan cara pandang demensinya, maka jelas itu adalah sinyal bagi setiap diri bahwa perlu adanya "penyempurnaan" dalam itikad...kenapa? ..karena masih ada jarak di antaranya, apakah melalui kajian diri atau kah kajian dari sesama atau kah alam atau kah kolaborasi keseluruhan. ..
 
melalui apa yang tersampaikan ini, maka ss SANGAT yakin bahwa akhirnya SANG SUMBER mengajak kepada setiap diri manusia agar lebih mendekat dan mendekat dalam konteks apa yang ada di SANG SUMBER, setiap diri pun akan menerimanya. selama terus menyempurnakan demensi melalui itikad yang memang mampu menuntunnya mengarah demikian...
 
maka, setiap diri diberi kesempatan yang sama dalam konteks kehidupannya masing-masing. ..kembali kepada setiap diri mewujudkannya. ..maka, sejatinya tidak ada kotak di dalam kotak...yang ada justru diri adalah di dalam Kuasa dan IjinNYA yang dikotakkan oleh cara pandang manusia itu sendiri....kalau sudah begini, apakah perlu membicarkan SANG SUMBER?....ndak perlu lagi Mas....SANG SUMBER SUDAH BERSATU DAN UJUD DALAM HIDUP DAN KEHIDUPAN... .manusia demikianlah yang Mas sampaikan sebagai manusia "bukan" biasa....jika Mas tanyakan kepada jenis manusia apakah demikian?... .paling hanya senyum2 saja...he..he. .he.he.he. he...
 
 
salam warna,
ss


--- On Wed, 7/1/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com> wrote:

From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Cc: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Date: Wednesday, July 1, 2009, 2:00 PM


Mas Aji,
Itu hanya metafora bukan absolut demikian peristiwanya. Semua Fa/Tao ortodok adalah mata air - yang bersumber oleh Raja Fa yag berbeda2 yang turun di tempat dan waktu yang berbeda.Hanya setelah Fa/Tao ortodok terfragmentasi dan mulai hilang kemurniannya ketika manusia2 mulai menafsir2kannya menurut pemikirannya sendiri sampai saat ini.

Sebab TINGKAT orang2 yang menafsirkan ini berada jauh dari KEDUDUKAN sang master sebagai Raja Fa/Tathagata sehingga seperti membingkai luasnya langit hanya seluas pemikirannya sendiri lalu menjebak orang agar mengikutinya seperti membawa masuk orang dalam lubang buatannya sendiri.

Sesungguhnya hanya pada tingkat Raja Fa inilah yang dapat disebut sebagai SANG SUMBER oleh manusia biasa dan MAMPU dikenali manusia ketika membicarakanHukum/ iFa/Tao Ortodok.Lebih tinggi lagi Fa/tao ortodok itu bersumber BUKAN masyarakat manusia biasa yang DIAJARKAN sebab tidak ada manusia biasa yang sanggup memahami - jadi bukan ini bagian yang dibicarakan manusia.
salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !








semar samiaji <kind_evil_06@ yahoo.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 12:52





Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com






To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


cc



Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

























Masne....ibarat mata air mengalir apa adanya dalam kejernihan dan kesejukannya. ..tidak perlu dimasak lagi saat di minum....segar dan amat sangat nyaman....mengalir dalam ruang dan tempuhan waktu yang mengikuti ke mana air itu dialirkan dalam tatanan ruang yang dilewati...
 
saat itulah, air mulai berubah NAMA menjadi sungai, danau, coca cola, teh botol, kuah bakso, air cucian, es cincau, dsb....melalui setiap kata itu "hakekat" ujud keaslian air "disamarkan"...

salam water please,
ss

--- On Wed, 7/1/09, Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com> wrote:

From: Sony H Waluyo <asonyhw@gmail. com>
Subject: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: "Sony H Waluyo" <asonyhw@gmail. com>
Date: Wednesday, July 1, 2009, 12:38 PM
Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2 ajaran yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang jawa/nusantara. ..

Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg bisa ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di awang2 dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….

Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau melebur kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul bersatu ….jika Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu roh manusia hrs memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan “hendaknya kamu sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”

Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan itu?

Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni, bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara semacam itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan…. Nalarnya mudah, teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam juga lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan meninggal krn kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia, walah…..mblenger……dan klenger beneran....

Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?

Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil Yohanes. Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat penting...

Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan Allah”.......lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2 unsur yakni daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh mengalami kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda utk menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa yg Maha Sempurna....

Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara sederhana... ..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah bisa melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui poses kelahiran... tumuh dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2 Yesus ”biarlah orang mati menguburkan orang mati” mjd sangat jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan firman Bapa akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”....

Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran roh....
Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda atau latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth) atau yg lebih akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru serta skenario pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan kesadarannya shg rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan diri...dan tentu pemahaman ini sangat sejalan dg pesan yesus di atas....”hendaknya lkamu sempurna spt Bapa sempurna adanya” dan pesan ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan Allah”.

Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg aku lihat pagi ini.

Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi krn dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2 ojek itu bakal kesrempet atau tertabrak & terlindas... konyolnya usaha yg nekad sering sia2 gak dapat penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu saja gak lihat lagi dg resiko ketabrak mobil atau motor lain....tambah konyol utk balik ke posisi tunggu mrk gak takut melawan arus dan jalan kencang....dan bukan sekali 2 kali mereka nabrak pintu mobil yg sedang dibuka krn sering dg kencang nyelib lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau mengatur diri berjajar rapi dan antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil resiko konyol plus menghemat bahan bakar serta suku cadang hanya utk mondar-mandir ngejar2 penumpang...
 sering kali bisa sampai 10 kali mondar-mandir baru mereka dpt penumpang lagi.....

Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....

Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bal i/sulawesi dll mau mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran penebusan dosa...mabuuk rak?

Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,

Dhemit Sonthul - SonyHW

(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu utk tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. .... )

* You are what you think about. Beware of your mind.
























     

Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Jesse Jopie Rotinsulu Jr :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas David,
pelarangan terhadap Falun Dafa di China sungguh tidak beralasan hanya
kerjaan segelintir orang yang paranoid dari kelompok yang tak bertuhan
yang kebetulan berkuasa sebab saja ketika dalam waktu tidak sampai 10
tahun sudah mencapai ratusan juga orang yang berlatih Falun dafa di China
.Penindasan terhadap Tibet, agama Buddha dan membakar kitab2 suci -megusir
dan membunuh para Biksu/ Rahib Tao mengisinya dengan orang gajian mereka.
pelecehan terhadap misionaris Kristen dan muslim Uighur lalu Falun DaFa
lantas mengatakan Falun dafa sesat.Bagaimana orang komunis yang tak
mengakui Tuhan/Buddha, Tao,Shen dan Dewa dapat mengatakan kami sesat.

Sungguh yang terjadi diluar adalah propaganda bohong dan fitnah terhadap
Falun DaFa melalui video2 buatan mereka sendiri dan seluruh mas media yang
dikuasainya bahkan sampai diluar negri, pelanggaran HAM ditutupi- ribuan
orang telah mati akibat penyiksaan dan pengambilan organ tubuh yang dijual
ke luar negri.Ini sebuah GENOSIDA-kejahatan yang luar biasa keji yang
dilakukan oleh negara terhadap warga negaranya sendiri di motori oleh
segelintir orang dalam PKC ( partai Komunis China)..

Benar mas David penindasan makin berat Falun Dafa makin berkembang diluar
daratan tiongkok, sebenarnya ini adalah peran dari rekan2 yang sering
melakukan Klarifikasi Fakta mengatakan pada dunia bahwa kejadian yang
sesungguhnya adalah demikian juga lembaga2 independen yang melakukan
penyelidikan terhadap kasus2 pengambilan organ tubuh dan penyiksaan2
terhadap praktis Dafa.Akhirnya PBB juga banyak negara di dunia mengerti
keadaan sebenarnya banyak sekali penghargaan2 yang diperoleh Falun Dafa
karena manfaat yang nyata pada moraliitas dan kesehatan tubuh.Demikian mas
David pendapat pribadi menganai kejadian di China yang berhubungan dengan
Dafa.

Semua itu ujian bagi Dafa untuk menegakkan keperkasaan De bagi diri
praktisi Xiulian DaFa.
salam,
jesseprakasa/falundafahao!!




David Silalahi <davidfr766hi@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 16:04
Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen











makasih bung Jesse, emailnya sudah saya terima
sebetulnya saya sudah lirak-lirik falundafa sejak lama, semenjak masih
belum masuk ke indonesia.
maksud lirak-lirik disini hanyalah sebatas ingin mempelajari saja.

beberapa teman lain sudah ada yang berkomentar negatif tentang falundafa
ini, tapi seperti biasanya anak muda, makin dilarang makin penasaran.
sebelum saya baca saya ingin bertanya, apa pendapat bung Jesse tentang
bencana yang menimpa para praktisi falundafa ini?

2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>



Mas David,
saya akan kirimkan via japri e-book Zhuan Falun ini adalah buku kultivasi
utama dari Falun DaFa biasanya sangat baik bila dibaca dulu sampai habis
sebab disitu kita akan mengukur pemahaman dan mempersiapkan diri untuk
pemahaman berikutnya.Juga setelah itu akan mudah menjelaskan apa perbedaan
dan apa persamaannya kultivasi di masa lalu dan kultivasi DaFa.
Perbedaan umum adalah Falun DaFa berasimilasi pada Karakter Asli alam
semesta ZHEN-SHAN-REN/ Sejati,Baik,Sabar merubah secara fundamental hati
kita dengan cara peningkatan terus menerus pada Xinxing/Budi
Pekerti/akhlak itu hal yang paling KRUSIAL dalam kultivasi.Kemudian DaFa
berkultivasi GANDA pada WATAK dan RAGA jadi ada latihan gerakan Gong yang
berfungsi untuk transformasi Benti ( tubuh fisik dan tubuh2 diruang lain)
dan memurnikan tubuh.Sedang belajar Fa sangat penting untuk kultivasi
WATAK dengan secara langsung agar Pikiran mampu membedakan hal yang baik
dan buruk juga dapat mengerti kriteria2 pada setiap tingkat dalam
kultivasi.Sehingga dalam keseharian dapat secara konkrit mengukur
berdasarkan Fa.Sehingga ketika hati dan pikiran menjadi baik mampu
melepaskan keterikatan hati secara berangsur2 dan membayar karma sehingga
terus menerus dapat meningkat.Detailnya mas David perlu langsung membaca
Zhuan Falun sendiri sebab pemahaman saya sesungguhnya membatasi pemahaman
mas David yang lain.
Salam,
jessepakasa/falundafahao!!





David Silalahi <davidfr766hi@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 15:22


Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen












bung jesse,
saya tertarik proses kultivasi dalam falundafa..
bagaimana prosesnya itu boleh dijelaskan?
dan apa bedanya dengan proses yang lain?

2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>


Mas Aji,
:) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar
dan
memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber
maka
setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber
sendiri2.
Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada
tingkat
manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan
manusia.
Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah
Master
yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau
begini
dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu
lebar jauh dan
mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
Salam,
jesseprakasa/falundafahao!!








--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::


Parent Message unknown Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Wal Suparmo :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Salam,
Pak Fanatona memang benar.
Ajaran agama Jawa adalah MANGHAYU HAYUNING BAWONO yang artinya membuat dunia dan isinya ( manusia dam semua makluk) menjadi indah dan bahagia.Kejawen setalah ribuan tahun tidak perduli orang lain beragama apa karena terbukti menerima agama yang menyerbu Nusantara yaitu yang pertama agama Hindhu,Budha lalu Islam dan akhirnya Kristen.Karena manusia hidup harus bertanggungjawab terhadap LAKUNYA
SENDIRI ( tidak mnyakiti atau berbuat sehingga orang lain menderita dan berbuat baik supaya lain orang berbahagia) I, yang menanam padi akan menuai padi.Yang menanam rumput akan menulai rumput sesuai nalar atau OTAK yang sehat yaitu hukum SEBAB AKIBAT..
Sedangkan agama dari Timur Tengah( kecuali Yahudi) yaitu Kristen ( ajaran para MURIDNYA  Tuhan Jesus) dan Islam ( PENGKUTNYA Allah  Mohammad ) yang banyak MEMELINTIR ajaran mereka untuk kepentingannya sediri. Tujuannya  MENJAJAH SECARA SIPIRITUAL semua manusia di dunia.Semua harus menjadi Kristen atau Islam dengan berbagai tipuan acaman dan iming2 seperti NERAKA, KESELAMATAN,KEBAHAGAAN( rakhmatan) dsb..Dan  itu sangat berhasil karena setelah ribuan tahun dapat mencuci otak ala komunis  para pengikutnya sedari dalam kandungan padahal setelah ribuan tahun TERBUKTI agama itu tidak membuat manusia dan dunia lebih baik, bahkan lebih terpuruk lagi seperti sekarang dengan permusuhan antara agama bahkan ANTAR agama sendiri.
Wasalam,
Wal Suparmo
--- Pada Rab, 1/7/09, Jack Fanotona <jack_fanotona@...> menulis:

Dari: Jack Fanotona <jack_fanotona@...>
Topik: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
Kepada: Spiritual-Indonesia@...
Tanggal: Rabu, 1 Juli, 2009, 11:51 AM











   
           
           


     
      Prilaku Yesus bukan budaya Jawa dan 100% bukan spiritualis kejawen.
->Memang benar, Yesus bukan budaya Jawa dan bukan 100% spiritual kejawen. Semua orang tahu Yesus itu orang Yahudi
(tidak salah )

ajarannya bukanlah orang yang nrimo dan berbuat tanpa pamrih!
->Memang benar ajaran Yesus bukan orang yang nrimo karena ajaran Yesus itu merubah hati anak kembali kepada Bapa disorga, dan kehidupan sorga adalah janji yang diberikan oleh Yesus ( tidak salah )

bagaimana dengan pecut ia memporakporandakan dagangan orang,
-> karena mereka berdagang di bait Allah coba kalo dagang dipasar PASTI tidak dipecut

bagaimana ia mengorbankan 2000an babi sebagai ganti tempat hantu..
-> Bagi Yesus 1 orang manusia lebih berharga dari 2000 an babi... ketika anda harus memilih, anda harus bela 1 manusia atau 2000 babi

bagaimana ia
 ngamuk2 merasa tertipu mendatangi sebuah pohon yang ngga

ada buahnya ketika dalam keadaan lapar...
-> Ya, ia lah,.. kalo kita ke pohon mangga terus mangganya ndak berbuah ya... kita ngamuk. coba situ punya kebon mangga terus pohonnya ndak berbuah2 padahal sudah waktunya berbuah ... kan marah2 dong...

bagaimana perbuatan baik sepuluh perintah tuhan belumlah cukup..
-> Yesus tidak meniadakan hukum Taurat

bagaimana ia tidak terima dan menyesali dirinya disalib dihadapan

tuhannya
-> Kata siapa dia menyesali dirinya disalib ? anda baca alkitab versi mana ? Yesus
menyerahkan hidup mati disalib untuk menggenapkan rencana TUHAN.

Pekerti yang dimaksud dalam ajaran Yesus hanya egoisme bahwa tanpa yesus

yang ada hanya kesia2an..tidak mengenal adanya kemungkinan toleransi dan

sangat berlainan dengan budaya jawa.
-> Habis gimana dong Yesus sudah berbicara begitu. Hanya Yesuslah satu-satu nya Jalan
dan kebenaran dan hidup yang laen .... Palsu. Terus budaya jawa tentang apa nih ? Toleransi ? Yesus sangat toleransi dalam menjalani kehidupannya tapi dalam dogma dan pandangan hidup Yesus memegang teguh prinsip kebenaran Firman Allah

Kesimpulan ( menurut saya )
Ya pasti beda lah... menalar Ajaran Yesus dari sudut kejawen, kalo menalar ajaran Yesus dari Alkitab pasti sama, kalo dari kejawen jelas beda. Kalo setiap pengajaran seperti Islam, budha, hindu, kristen, katolik, kejawen dll, ... dll,... buat apa Tuhan ( Yesus ) turun sendiri ke dunia mengajarkan kebenaran ikutin aja salah satu yang ada, jadi ndak usah ribut2.



--- Pada Rab, 1/7/09, Berlin Sianipar <berlin.sianipar@ gmail.com> menulis:

Dari: Berlin Sianipar <berlin.sianipar@ gmail.com>
Topik: Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
Kepada: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Tanggal: Rabu, 1 Juli, 2009, 11:10 AM








   
     
      Beberapa orang melihat debu di mata saudaranya, tapi dia tidak sadar bahwa ada batu kali di pelupuk matanya..

2009/7/1 wirajhana eka <wirajhana@gmail. com>


















   
           
           


     
      Prilaku Yesus bukan budaya Jawa dan 100% bukan spiritualis kejawen. Ia

dan ajarannya bukanlah orang yang nrimo dan berbuat tanpa pamrih!



bagaimana dengan pecut ia memporakporandakan dagangan orang,

bagaimana ia mengorbankan 2000an babi sebagai ganti tempat hantu..

bagaimana ia ngamuk2 merasa tertipu mendatangi sebuah pohon yang ngga

ada buahnya ketika dalam keadaan lapar...

bagaimana perbuatan baik sepuluh perintah tuhan belumlah cukup..

bagaimana ia tidak terima dan menyesali dirinya disalib dihadapan

tuhannya



Budaya jawa jelas lebih baik dibandingkan dengan ajaran yesus

dan ajaran Yesus menjadi lebih baik karena menggunakan "roh" budaya

Jawa!



Pekerti yang dimaksud dalam ajaran Yesus hanya egoisme bahwa tanpa yesus

yang ada hanya kesia2an..tidak mengenal adanya kemungkinan toleransi dan

sangat berlainan dengan budaya jawa.



Jadi sangat wajarlah sejarah telah menyaksikan bagaimana ajaran yesus

dalam nafas gospel..membunuhi jutaan manusia yang tidak mau menerima

Yesus diseluruh dunia.



Orang pandai dan "sadar" mengenal perbedaan loyang dan emas

Ajaran yesus cuma loyang yang terus menerus dipersamakan dengan ajaran

emas Kejawen

loyang ya loyang...emas ya emas...ngga akan pernah sama.

2009/7/1 leonardo rimba <leonardo_rimba@ yahoo.com>



















   
           
           


     
     

Oleh Sony H Waluyo di facebook. Komentar saya di paling bawah.


Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan
kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2
ajaran yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang
jawa/nusantara. ..



Kutipan2 bisa dicarikan contaoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg
bisa ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di
awang2 dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….



Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau
melebur kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul
bersatu ….jika Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu
roh manusia hrs memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan
“hendaknya kamu sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”



Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan itu?



Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu
diampuni, bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus
dg cara semacam itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan….
Nalarnya mudah, teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit
dg tenaga dalam juga lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan
meninggal krn kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia,
walah…..mblenger……dan klenger beneran....



Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?



Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil
Yohanes. Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat
penting...



Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke
kerajaan Allah”....... lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2
unsur yakni daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh
mengalami kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu
berbeda utk menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu
kembali dg Bapa yg Maha Sempurna....



Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara
sederhana... ..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg
mudah bisa melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring
di tempat tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang
terbaring di tempat tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg
dipake sebagai baju utk hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui
poses kelahiran... tumuh dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias
mati.....tapi yg mati kan hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2
Yesus ”biarlah orang mati menguburkan orang mati” mjd sangat
jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan firman Bapa akan memiliki
kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”.. ..



Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran
diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi
itu adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke
kesadaran roh....

Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang
jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering
masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg
mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu
mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan
lagi tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam
jeda atau latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training
lanjutan utk persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth)
atau yg lebih akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru
serta skenario pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan
kesadarannya shg rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan
diri...dan tentu pemahaman ini sangat sejalan dg pesan yesus di
atas....”hendaknya lkamu sempurna spt Bapa sempurna adanya” dan pesan
”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan Allah”.



Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg aku lihat pagi ini.



Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan
calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya
konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada
ruang disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa
jalan, tapi krn dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir,
minggir dikit tkg2 ojek itu bakal kesrempet atau tertabrak &
terlindas... konyolnya usaha yg nekad sering sia2 gak dapat penumpang
juga dan kadang mrk mudur begitu saja gak lihat lagi dg resiko ketabrak
mobil atau motor lain....tambah konyol utk balik ke posisi tunggu mrk
gak takut melawan arus dan jalan kencang....dan bukan sekali 2 kali
mereka nabrak pintu mobil yg sedang dibuka krn sering dg kencang nyelib
lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau mengatur diri berjajar rapi dan
antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil resiko konyol plus menghemat
bahan bakar serta suku cadang hanya utk mondar-mandir ngejar2
penumpang... sering kali bisa sampai 10 kali mondar-mandir baru mereka
dpt penumpang lagi.....



Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi
sumber penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg
bisa mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....



Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bali/sulawesi
dll mau mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2
hal serupa diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking
akrabnya di telinga dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan
ecek2 gak sepadan dg ajaran penebusan dosa...mabuuk rak?



Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,



Dhemit Sonthul - SonyHW



(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu
utk tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. ....)



* You are what you think about. Beware of your mind.


+

Komentar saya (Leonardo Rimba):

Beberapa tahun yg lalu saya bermimpi, dan di mimpi itu saya memperoleh
pengertian bahwa ternyata Kejawen itu mirip sekali dengan Kristen.

Pengertian yg di dapat dari dalam mimpi ini tentu saja tidak bisa dibagikan begitu saja karena orang akan tanya apa alasannya.

Saya
sendiri tidak tahu kenapa memperoleh mimpi seperti itu. Mungkin alam
bawah sadar di saya bisa menangkap nuansa kemiripan antara mistisisme
Kristen dan Kejawen. ... Read More

Kristen
yg asli itu MKG, manunggaling kawula lan gusti, ilmu makrifat. Yesus
mengajarkan hal yg sama dengan Syech Siti Jenar yg sebenarnya cuma
mengikuti tradisi budaya Jawa yg telah berlangsung selama ribuan tahun.

Tidak ada keselamatan yg perlu diperebutkan, dan yg perlu cuma hidup tenteram saja. Itu Kristen yg asli, dan itu pula Kejawen.

Very simple.





        New Email addresses available on Yahoo!  

Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.

Hurry before someone else does!
 

     

   
   
       
       
       
       


       


       
       
       
       
       




 

     

   
   
       
       
       
       


       


       
       
       
       
       




--
berlinsianipar. wordpress. com


 

     


         
       
       

       Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
 

     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


      Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

Parent Message unknown Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Wal Suparmo :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Salam,
Menurut saya pelarangan terhadap Falundafa bersifat POLITIS. Karena bisa menjadi organisasi  besar yang berdisiplin ada terdapat risiko besar untuk melawan negara( komunis).
Wasalam,
Wal Suparmo
--- Pada Rab, 1/7/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...> menulis:

Dari: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
Topik: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
Kepada: Spiritual-Indonesia@...
Cc: Spiritual-Indonesia@...
Tanggal: Rabu, 1 Juli, 2009, 5:20 PM











   
           
           


     
     

Mas David,

pelarangan terhadap Falun Dafa di China
sungguh tidak beralasan hanya kerjaan segelintir orang yang paranoid dari
kelompok yang tak bertuhan yang kebetulan berkuasa sebab saja ketika dalam
waktu tidak sampai 10 tahun sudah mencapai ratusan juga orang yang berlatih
Falun dafa di China.Penindasan terhadap Tibet, agama Buddha dan membakar
kitab2 suci -megusir dan membunuh para Biksu/ Rahib Tao mengisinya dengan
orang gajian mereka. pelecehan terhadap misionaris Kristen dan muslim Uighur
lalu Falun DaFa lantas mengatakan Falun dafa sesat.Bagaimana orang komunis
yang tak mengakui Tuhan/Buddha, Tao,Shen dan Dewa dapat mengatakan kami
sesat.



Sungguh yang terjadi diluar adalah propaganda
bohong dan fitnah terhadap Falun DaFa melalui video2 buatan mereka sendiri
dan seluruh mas media yang dikuasainya bahkan sampai diluar negri, pelanggaran
HAM ditutupi- ribuan orang telah mati akibat penyiksaan dan pengambilan
organ tubuh yang dijual ke luar negri.Ini sebuah GENOSIDA-kejahatan yang
luar biasa keji yang dilakukan oleh negara terhadap warga negaranya sendiri
di motori oleh segelintir orang dalam PKC ( partai Komunis China)..



Benar mas David penindasan makin berat
Falun Dafa makin berkembang diluar daratan tiongkok, sebenarnya ini adalah
peran dari rekan2 yang sering melakukan Klarifikasi Fakta mengatakan pada
dunia bahwa kejadian yang sesungguhnya adalah demikian juga lembaga2 independen
yang melakukan penyelidikan terhadap kasus2 pengambilan organ tubuh dan
penyiksaan2 terhadap praktis Dafa.Akhirnya PBB juga banyak negara di dunia
mengerti keadaan sebenarnya banyak sekali penghargaan2 yang diperoleh Falun
Dafa karena manfaat yang nyata pada moraliitas dan kesehatan tubuh.Demikian
mas David pendapat pribadi menganai kejadian di China yang berhubungan
dengan Dafa.



Semua itu ujian bagi Dafa untuk menegakkan
keperkasaan De bagi diri praktisi Xiulian DaFa.

salam,

jesseprakasa/ falundafahao! !










David Silalahi <davidfr766hi@ gmail.com>


Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 16:04



Please respond to

Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com






To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


cc




Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran
Yesus dr sudut Kejawen

























makasih bung Jesse, emailnya sudah saya terima

sebetulnya saya sudah lirak-lirik falundafa sejak lama, semenjak masih
belum masuk ke indonesia.

maksud lirak-lirik disini hanyalah sebatas ingin mempelajari saja.



beberapa teman lain sudah ada yang berkomentar negatif tentang falundafa
ini, tapi seperti biasanya anak muda, makin dilarang makin penasaran.

sebelum saya baca saya ingin bertanya, apa pendapat bung Jesse tentang
bencana yang menimpa para praktisi falundafa ini?



2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com>






Mas David,

saya akan kirimkan via japri e-book Zhuan Falun ini adalah buku kultivasi
utama dari Falun DaFa biasanya sangat baik bila dibaca dulu sampai habis
sebab disitu kita akan mengukur pemahaman dan mempersiapkan diri untuk
pemahaman berikutnya.Juga setelah itu akan mudah menjelaskan apa perbedaan
dan apa persamaannya kultivasi di masa lalu dan kultivasi DaFa.


Perbedaan umum adalah Falun DaFa berasimilasi pada Karakter Asli alam semesta
ZHEN-SHAN-REN/ Sejati,Baik, Sabar merubah secara fundamental hati kita dengan
cara peningkatan terus menerus pada Xinxing/Budi Pekerti/akhlak itu hal
yang paling KRUSIAL dalam kultivasi.Kemudian DaFa berkultivasi GANDA pada
WATAK dan RAGA jadi ada latihan gerakan Gong yang berfungsi untuk transformasi
Benti ( tubuh fisik dan tubuh2 diruang lain) dan memurnikan tubuh.Sedang
belajar Fa sangat penting untuk kultivasi WATAK dengan secara langsung
agar Pikiran mampu membedakan hal yang baik dan buruk juga dapat mengerti
kriteria2 pada setiap tingkat dalam kultivasi.Sehingga dalam keseharian
dapat secara konkrit mengukur berdasarkan Fa.Sehingga ketika hati dan pikiran
menjadi baik mampu melepaskan keterikatan hati secara berangsur2 dan membayar
karma sehingga terus menerus dapat meningkat.Detailnya mas David perlu
langsung membaca Zhuan Falun sendiri sebab pemahaman saya sesungguhnya
membatasi pemahaman mas David yang lain.

Salam,

jessepakasa/ falundafahao! !











David Silalahi
<davidfr766hi@ gmail.com>


Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com

01/07/2009 15:22






Please respond to

Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com






To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com



cc




Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a]
Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen








Salam, Menurut saya pelarangan terhadap


















bung jesse,

saya tertarik proses kultivasi dalam falundafa..

bagaimana prosesnya itu boleh dijelaskan?

dan apa bedanya dengan proses yang lain?



2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com>





Mas Aji,

:) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar
dan

memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang

mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber
maka

setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber sendiri2.


Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada
tingkat

manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan
manusia.

Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah Master


yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau
begini

dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu lebar
jauh dan

mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.


Salam,

jesseprakasa/ falundafahao! !

















--

Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?

Lihat di: www.belanjaantar. multiply. com



:: ...we should cherish the life we live... ::



 

     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com

Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by David Silalahi :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

makasih bung Jesse, sebetulnya maksud pertanyaan saya bukan itu.
maksudnya mungkin lebih kepada makna kata2 bung Jesse ini:
Semua itu ujian bagi Dafa untuk menegakkan keperkasaan De bagi diri praktisi
Xiulian DaFa.

jadi sebetulnya apa pendapat bung Jesse sebagai penggiat ajaran falundafa
sehingga bisa dikatakan "menegakkan keperkasaan De "?


2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>

>
>
>
> Mas David,
> pelarangan terhadap Falun Dafa di China sungguh tidak beralasan hanya
> kerjaan segelintir orang yang paranoid dari kelompok yang tak bertuhan yang
> kebetulan berkuasa sebab saja ketika dalam waktu tidak sampai 10 tahun sudah
> mencapai ratusan juga orang yang berlatih Falun dafa di China.Penindasan
> terhadap Tibet, agama Buddha dan membakar kitab2 suci -megusir dan membunuh
> para Biksu/ Rahib Tao mengisinya dengan orang gajian mereka. pelecehan
> terhadap misionaris Kristen dan muslim Uighur lalu Falun DaFa lantas
> mengatakan Falun dafa sesat.Bagaimana orang komunis yang tak mengakui
> Tuhan/Buddha, Tao,Shen dan Dewa dapat mengatakan kami sesat.
>
> Sungguh yang terjadi diluar adalah propaganda bohong dan fitnah terhadap
> Falun DaFa melalui video2 buatan mereka sendiri dan seluruh mas media yang
> dikuasainya bahkan sampai diluar negri, pelanggaran HAM ditutupi- ribuan
> orang telah mati akibat penyiksaan dan pengambilan organ tubuh yang dijual
> ke luar negri.Ini sebuah GENOSIDA-kejahatan yang luar biasa keji yang
> dilakukan oleh negara terhadap warga negaranya sendiri di motori oleh
> segelintir orang dalam PKC ( partai Komunis China)..
>
> Benar mas David penindasan makin berat Falun Dafa makin berkembang diluar
> daratan tiongkok, sebenarnya ini adalah peran dari rekan2 yang sering
> melakukan Klarifikasi Fakta mengatakan pada dunia bahwa kejadian yang
> sesungguhnya adalah demikian juga lembaga2 independen yang melakukan
> penyelidikan terhadap kasus2 pengambilan organ tubuh dan penyiksaan2
> terhadap praktis Dafa.Akhirnya PBB juga banyak negara di dunia mengerti
> keadaan sebenarnya banyak sekali penghargaan2 yang diperoleh Falun Dafa
> karena manfaat yang nyata pada moraliitas dan kesehatan tubuh.Demikian mas
> David pendapat pribadi menganai kejadian di China yang berhubungan dengan
> Dafa.
>
> Semua itu ujian bagi Dafa untuk menegakkan keperkasaan De bagi diri
> praktisi Xiulian DaFa.
> salam,
> jesseprakasa/falundafahao!!
>
>
>
>  *David Silalahi <davidfr766hi@...>*
> Sent by: Spiritual-Indonesia@...
>
> 01/07/2009 16:04
>   Please respond to
> Spiritual-Indonesia@...
>
>   To
> Spiritual-Indonesia@...  cc
>   Subject
> Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
>
>
>
>
>
>
>
>  makasih bung Jesse, emailnya sudah saya terima
> sebetulnya saya sudah lirak-lirik falundafa sejak lama, semenjak masih
> belum masuk ke indonesia.
> maksud lirak-lirik disini hanyalah sebatas ingin mempelajari saja.
>
> beberapa teman lain sudah ada yang berkomentar negatif tentang falundafa
> ini, tapi seperti biasanya anak muda, makin dilarang makin penasaran.
> sebelum saya baca saya ingin bertanya, apa pendapat bung Jesse tentang
> bencana yang menimpa para praktisi falundafa ini?
>
> 2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <*jesse.rotinsulu@...*<jesse.rotinsulu@...>
> >
>
>
> Mas David,
> saya akan kirimkan via japri e-book Zhuan Falun ini adalah buku kultivasi
> utama dari Falun DaFa biasanya sangat baik bila dibaca dulu sampai habis
> sebab disitu kita akan mengukur pemahaman dan mempersiapkan diri untuk
> pemahaman berikutnya.Juga setelah itu akan mudah menjelaskan apa perbedaan
> dan apa persamaannya kultivasi di masa lalu dan kultivasi DaFa.
> Perbedaan umum adalah Falun DaFa berasimilasi pada Karakter Asli alam
> semesta ZHEN-SHAN-REN/ Sejati,Baik,Sabar merubah secara fundamental hati
> kita dengan cara peningkatan terus menerus pada Xinxing/Budi Pekerti/akhlak
> itu hal yang paling KRUSIAL dalam kultivasi.Kemudian DaFa berkultivasi GANDA
> pada WATAK dan RAGA jadi ada latihan gerakan Gong yang berfungsi untuk
> transformasi Benti ( tubuh fisik dan tubuh2 diruang lain) dan memurnikan
> tubuh.Sedang belajar Fa sangat penting untuk kultivasi WATAK dengan secara
> langsung agar Pikiran mampu membedakan hal yang baik dan buruk juga dapat
> mengerti kriteria2 pada setiap tingkat dalam kultivasi.Sehingga dalam
> keseharian dapat secara konkrit mengukur berdasarkan Fa.Sehingga ketika hati
> dan pikiran menjadi baik mampu melepaskan keterikatan hati secara berangsur2
> dan membayar karma sehingga terus menerus dapat meningkat.Detailnya mas
> David perlu langsung membaca Zhuan Falun sendiri sebab pemahaman saya
> sesungguhnya membatasi pemahaman mas David yang lain.
> Salam,
> jessepakasa/falundafahao!!
>
>
>
>  *David Silalahi <**davidfr766hi@...* <davidfr766hi@...>*>*
> Sent by: *Spiritual-Indonesia@...*<Spiritual-Indonesia@...>
>
> 01/07/2009 15:22
>
>
>   Please respond to*
> **Spiritual-Indonesia@...*<Spiritual-Indonesia@...>
>
>   To
> *Spiritual-Indonesia@...*<Spiritual-Indonesia@...>
> cc
>   Subject
> Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
>
>
>
>
>
>
>
>
>  bung jesse,
> saya tertarik proses kultivasi dalam falundafa..
> bagaimana prosesnya itu boleh dijelaskan?
> dan apa bedanya dengan proses yang lain?
>
> 2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <*jesse.rotinsulu@...*<jesse.rotinsulu@...>>
>
>
>
> Mas Aji,
> :) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar dan
>
> memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
> mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber maka
> setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber
> sendiri2.
> Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada
> tingkat
> manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan
> manusia.
> Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah Master
>
> yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau
> begini
> dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu lebar
> jauh dan
> mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
> Salam,
> jesseprakasa/falundafahao!!
>
>
>
>
>
>
>
>
> --
> Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
> Lihat di: *www.belanjaantar.multiply.com*<http://www.belanjaantar.multiply.com/>
>
> :: ...we should cherish the life we live... ::
>
>
>  
>



--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::

Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Jesse Jopie Rotinsulu Jr :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Pak Wal,
Betul...semua itu ketakutan PKC yang berlebihan sedang DaFa adalah ajaran
XiuLian- ajaran balik ke asal kembali ke jati diri yang asli  tidak
dijinkan oleh Shifu masuk dalam politik ketika masuk maka sudah menjadi
ajaran sesat.Praktisi yang karena pekerjaannya maka dia bepolitik tidak
ada sangkut pautnya dengan ajaran DaFa.Justru XiuLian DaFa pada nama dan
kepentingan ditengah manusia biasa berangsur2 dilepaskan.Sesungguhnya DAFA
adalah tanpa bentuk -juga bukan suatu bentuk organisasi.Hanya dalam suatu
negara tertentu ada hal2 formal tertentu seperti ijin2 tertentu harus
dilengkapi sehingga ada hal yang tak dapat dihindari harus ada
sekretariat/ tempat yang dapat dihubungi dan beberapa hal untuk hanya
memenuhi persyaratan suatu negara-  TAPI  jauh dari bentuk organisasi
sebab di setiap tempat latihan di negara apapun TIDAK dijinkan memegang
uang apalagi menerima sumbangan apapun dari luar.Tidak ada iuran dan
daftar anggota juga peraturan2 yang mengikat apapun semua berjalan
berdasarkan disiplin pribadi dan kerelaan hati.Bahkan siapapun dapat masuk
dan keluar tidak ada ikatan apapun- semua hanya berdasarkan kesadaran
sendiri.Kami masih harus mengikuti peraturan formal dengan baik dinegara
dimanapun dafa berada.
Salam,
jesseprakasa/falundafahao!!




Wal Suparmo <wal.suparmo@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 17:27
Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen













Salam,
Menurut saya pelarangan terhadap Falundafa bersifat POLITIS. Karena bisa
menjadi organisasi  besar yang berdisiplin ada terdapat risiko besar untuk
melawan negara( komunis).
Wasalam,
Wal Suparmo
--- Pada Rab, 1/7/09, Jesse Jopie Rotinsulu Jr
<jesse.rotinsulu@...> menulis:

Dari: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
Topik: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
Kepada: Spiritual-Indonesia@...
Cc: Spiritual-Indonesia@...
Tanggal: Rabu, 1 Juli, 2009, 5:20 PM


Mas David,
pelarangan terhadap Falun Dafa di China sungguh tidak beralasan hanya
kerjaan segelintir orang yang paranoid dari kelompok yang tak bertuhan
yang kebetulan berkuasa sebab saja ketika dalam waktu tidak sampai 10
tahun sudah mencapai ratusan juga orang yang berlatih Falun dafa di
China.Penindasan terhadap Tibet, agama Buddha dan membakar kitab2 suci
-megusir dan membunuh para Biksu/ Rahib Tao mengisinya dengan orang gajian
mereka. pelecehan terhadap misionaris Kristen dan muslim Uighur lalu Falun
DaFa lantas mengatakan Falun dafa sesat.Bagaimana orang komunis yang tak
mengakui Tuhan/Buddha, Tao,Shen dan Dewa dapat mengatakan kami sesat.

Sungguh yang terjadi diluar adalah propaganda bohong dan fitnah terhadap
Falun DaFa melalui video2 buatan mereka sendiri dan seluruh mas media yang
dikuasainya bahkan sampai diluar negri, pelanggaran HAM ditutupi- ribuan
orang telah mati akibat penyiksaan dan pengambilan organ tubuh yang dijual
ke luar negri.Ini sebuah GENOSIDA-kejahatan yang luar biasa keji yang
dilakukan oleh negara terhadap warga negaranya sendiri di motori oleh
segelintir orang dalam PKC ( partai Komunis China)..

Benar mas David penindasan makin berat Falun Dafa makin berkembang diluar
daratan tiongkok, sebenarnya ini adalah peran dari rekan2 yang sering
melakukan Klarifikasi Fakta mengatakan pada dunia bahwa kejadian yang
sesungguhnya adalah demikian juga lembaga2 independen yang melakukan
penyelidikan terhadap kasus2 pengambilan organ tubuh dan penyiksaan2
terhadap praktis Dafa.Akhirnya PBB juga banyak negara di dunia mengerti
keadaan sebenarnya banyak sekali penghargaan2 yang diperoleh Falun Dafa
karena manfaat yang nyata pada moraliitas dan kesehatan tubuh.Demikian mas
David pendapat pribadi menganai kejadian di China yang berhubungan dengan
Dafa.

Semua itu ujian bagi Dafa untuk menegakkan keperkasaan De bagi diri
praktisi Xiulian DaFa.
salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !




David Silalahi <davidfr766hi@ gmail.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 16:04

Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com



To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen












makasih bung Jesse, emailnya sudah saya terima
sebetulnya saya sudah lirak-lirik falundafa sejak lama, semenjak masih
belum masuk ke indonesia.
maksud lirak-lirik disini hanyalah sebatas ingin mempelajari saja.

beberapa teman lain sudah ada yang berkomentar negatif tentang falundafa
ini, tapi seperti biasanya anak muda, makin dilarang makin penasaran.
sebelum saya baca saya ingin bertanya, apa pendapat bung Jesse tentang
bencana yang menimpa para praktisi falundafa ini?

2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com>


Mas David,
saya akan kirimkan via japri e-book Zhuan Falun ini adalah buku kultivasi
utama dari Falun DaFa biasanya sangat baik bila dibaca dulu sampai habis
sebab disitu kita akan mengukur pemahaman dan mempersiapkan diri untuk
pemahaman berikutnya.Juga setelah itu akan mudah menjelaskan apa perbedaan
dan apa persamaannya kultivasi di masa lalu dan kultivasi DaFa.
Perbedaan umum adalah Falun DaFa berasimilasi pada Karakter Asli alam
semesta ZHEN-SHAN-REN/ Sejati,Baik, Sabar merubah secara fundamental hati
kita dengan cara peningkatan terus menerus pada Xinxing/Budi
Pekerti/akhlak itu hal yang paling KRUSIAL dalam kultivasi.Kemudian DaFa
berkultivasi GANDA pada WATAK dan RAGA jadi ada latihan gerakan Gong yang
berfungsi untuk transformasi Benti ( tubuh fisik dan tubuh2 diruang lain)
dan memurnikan tubuh.Sedang belajar Fa sangat penting untuk kultivasi
WATAK dengan secara langsung agar Pikiran mampu membedakan hal yang baik
dan buruk juga dapat mengerti kriteria2 pada setiap tingkat dalam
kultivasi.Sehingga dalam keseharian dapat secara konkrit mengukur
berdasarkan Fa.Sehingga ketika hati dan pikiran menjadi baik mampu
melepaskan keterikatan hati secara berangsur2 dan membayar karma sehingga
terus menerus dapat meningkat.Detailnya mas David perlu langsung membaca
Zhuan Falun sendiri sebab pemahaman saya sesungguhnya membatasi pemahaman
mas David yang lain.
Salam,
jessepakasa/ falundafahao! !




David Silalahi <davidfr766hi@ gmail.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
01/07/2009 15:22


Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com



To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen




Salam, Menurut saya pelarangan terhadap








bung jesse,
saya tertarik proses kultivasi dalam falundafa..
bagaimana prosesnya itu boleh dijelaskan?
dan apa bedanya dengan proses yang lain?

2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com>

Mas Aji,
:) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar
dan
memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber
maka
setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber
sendiri2.
Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada
tingkat
manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan
manusia.
Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah
Master
yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau
begini
dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu
lebar jauh dan
mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
Salam,
jesseprakasa/ falundafahao! !








--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar. multiply. com

:: ...we should cherish the life we live... ::



Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!


Parent Message unknown Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Ika Polim :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

ha3X!!!

saya tertarik dgn ungkapan anda yg mengatakan bahwa 'roh itu kekal, badan itu sementara"! .

saya pikir kalau pernyataan 'roh itu kekal' hanya kesimpulan yg terburu-buru!

mungkin andapun tahu ungkapan Injil yang mengatakan "alfa dan omega", ungkapan itu menunjuk "suatu awal" yang walaupun tak tertangkap nalar, namun kita bisa merasakan bahwa "ada suatu awal" yg artinya 'ada suatu batas tertinggi atau terjauh' yang dimilikinya! demikian juga dgn 'omega' dan atau 'roh' tsb diatas!!!

ika. .

--- On Wed, 7/1/09, Sony H Waluyo <asonyhw@...> wrote:

From: Sony H Waluyo <asonyhw@...>
Subject: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
To: "Sony H Waluyo" <asonyhw@...>
Date: Wednesday, July 1, 2009, 1:38 AM











   
           
           


     
     







Menalar Ajaran Yesus dr sudut
Kejawen



Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk
membumi dan kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2
ajaran yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang
jawa/nusantara. ..



Kutipan2 bisa dicarikan contoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg bisa
ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di
awang2 dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….



Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau
melebur kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul
bersatu ….jika Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu
roh manusia hrs memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan
“hendaknya kamu sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”



Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan itu?



Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu diampuni, bukan
berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus dg cara semacam
itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan…. Nalarnya mudah,
teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit dg tenaga dalam juga
lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan meninggal krn
kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia,
walah…..mblenger……dan klenger beneran....



Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?



Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil Yohanes.
Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat penting...



Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke
kerajaan Allah”.......lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2
unsur yakni daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh
mengalami kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu berbeda
utk menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu kembali dg Bapa yg
Maha Sempurna....



Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara
sederhana... ..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg mudah
bisa melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring di tempat
tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang terbaring di tempat tidur
itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg dipake sebagai baju utk hadir di
dunia ini hanyalah sementara... melalui poses kelahiran... tumuh dewasa...dan
akan tiba waktunya expired alias mati.....tapi yg mati kan hanya raganya bukan
rohnya...... shg kata2 Yesus ”biarlah orang mati menguburkan orang
mati” mjd sangat jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan firman Bapa
akan memiliki kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”....



Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran diri...dan
perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi itu adalah olah
kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke kesadaran roh....

Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang
jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering masih
mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg
mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu mengingatkan
spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan lagi tempatnya utk masuk
ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam jeda atau latu pangresikan (api
penyucian) dan masuk ke training lanjutan utk persiapan proses selanjutnya ke kelahiran
baru (rebirth) atau yg lebih akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan
raga baru serta skenario pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan
perkembangan kesadarannya shg rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan
diri...dan tentu pemahaman ini sangat sejalan dg pesan yesus di
atas....”hendaknya lkamu sempurna spt Bapa sempurna adanya” dan
pesan ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan
Allah”.



Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg aku
lihat pagi ini.



Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan calon
penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya konyol....mereka
memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada ruang disebelahnya agar
mobil dr belakang yg akan terus masih bisa jalan, tapi krn dipepet tkg2 ojek
bis terpaksa gak bisa minggir, minggir dikit tkg2 ojek itu bakal kesrempet atau
tertabrak & terlindas... konyolnya usaha yg nekad sering sia2 gak dapat
penumpang juga dan kadang mrk mudur begitu saja gak lihat lagi dg resiko
ketabrak mobil atau motor lain....tambah konyol utk balik ke posisi tunggu mrk
gak takut melawan arus dan jalan kencang....dan bukan sekali 2 kali mereka
nabrak pintu mobil yg sedang dibuka krn sering dg kencang nyelib lewat sisi
kiri....kalau saja mrk mau mengatur diri berjajar rapi dan antre ambil
penumpang, mrk tdk perlu mabil resiko konyol plus menghemat bahan bakar serta
suku cadang hanya utk mondar-mandir ngejar2 penumpang... sering kali bisa sampai
10 kali mondar-mandir baru mereka dpt penumpang lagi.....



Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi sumber
penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg bisa mewujudkan
cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....



Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bal i/sulawesi dll mau
mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2 hal serupa
diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking akrabnya di telinga dan
keseharian lalu malah dianggap remehan dan ecek2 gak sepadan dg ajaran
penebusan dosa...mabuuk rak?



Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,



Dhemit Sonthul - SonyHW



(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu utk tdk
mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. .... )



* You are what you think about. Beware of your mind.  

  







 

     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


     

Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Jesse Jopie Rotinsulu Jr :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas David yang baik,
DE adalah lawan dari karma.Dia adalah suatu materi, substansi berwarna
putih yang berada di luar tubuh.DE ini adalah dasar eksistensi dari materi
dia diperoleh dari transfomasi karma setelah mengalamai penderitaan maka
karma akan hilang dan berubah menjadi DE.Juga mendapatkan dengan
perbuatan2 baik.Semua ajaran apapun termasuk agama intinya adalah
bagaimana memperoleh DE ini. Karena dasar dari materi maka jika dalam diri
seorang manusia jika memiliki sedikit DE maka sungguh menderita mencari
makan dengan mengemis saja sangat susah.Sebaliknya orang yang memiliki DE
sangat banyak apapun yang diinginkan dapat ditukar dengan DE ini seperti
kaya, kedudukan, keberuntungan segalanya adalah dengan hasil penukaran
dengan DE ini. DE ini adalah hal yang sangat berharga luar biasa sangat
berharga sebab lahir dapat dibawa mati dapat dibawa- sedang segala materi
dan kedudukan di dunia tidak ada yang dapat dibawa mati.Memiliki
keperkasaan De contoh sederhana adalah seseorang yang memiliki banyak DE
apapun yang diinginkan/ diwujudkan akan berhasil siapapun tidak dapat
mengganggunya walau bahkan terlihat tidak memiliki kecakapan tertentu tapi
dia mampu melakukannya.Itu kira2 apa yang disebut dalam banyak budaya
sebagai BERKAH yang luar biasa.Umumnya DE karena berasimilasi dengan
karakter asli alam semesta ZHEN-SHAN-REN/Sejati,Baik,Sabar dalam bentuk
kualitas moral/budi pekerti/akhlak.Demikian Fa yang aku pahami .
salam,
jesseprakasa/falundafahao!!




David Silalahi <davidfr766hi@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 17:29
Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen











makasih bung Jesse, sebetulnya maksud pertanyaan saya bukan itu.
maksudnya mungkin lebih kepada makna kata2 bung Jesse ini:
Semua itu ujian bagi Dafa untuk menegakkan keperkasaan De bagi diri
praktisi Xiulian DaFa.

jadi sebetulnya apa pendapat bung Jesse sebagai penggiat ajaran falundafa
sehingga bisa dikatakan "menegakkan keperkasaan De "?


2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>



Mas David,
pelarangan terhadap Falun Dafa di China sungguh tidak beralasan hanya
kerjaan segelintir orang yang paranoid dari kelompok yang tak bertuhan
yang kebetulan berkuasa sebab saja ketika dalam waktu tidak sampai 10
tahun sudah mencapai ratusan juga orang yang berlatih Falun dafa di
China.Penindasan terhadap Tibet, agama Buddha dan membakar kitab2 suci
-megusir dan membunuh para Biksu/ Rahib Tao mengisinya dengan orang gajian
mereka. pelecehan terhadap misionaris Kristen dan muslim Uighur lalu Falun
DaFa lantas mengatakan Falun dafa sesat.Bagaimana orang komunis yang tak
mengakui Tuhan/Buddha, Tao,Shen dan Dewa dapat mengatakan kami sesat.

Sungguh yang terjadi diluar adalah propaganda bohong dan fitnah terhadap
Falun DaFa melalui video2 buatan mereka sendiri dan seluruh mas media yang
dikuasainya bahkan sampai diluar negri, pelanggaran HAM ditutupi- ribuan
orang telah mati akibat penyiksaan dan pengambilan organ tubuh yang dijual
ke luar negri.Ini sebuah GENOSIDA-kejahatan yang luar biasa keji yang
dilakukan oleh negara terhadap warga negaranya sendiri di motori oleh
segelintir orang dalam PKC ( partai Komunis China)..

Benar mas David penindasan makin berat Falun Dafa makin berkembang diluar
daratan tiongkok, sebenarnya ini adalah peran dari rekan2 yang sering
melakukan Klarifikasi Fakta mengatakan pada dunia bahwa kejadian yang
sesungguhnya adalah demikian juga lembaga2 independen yang melakukan
penyelidikan terhadap kasus2 pengambilan organ tubuh dan penyiksaan2
terhadap praktis Dafa.Akhirnya PBB juga banyak negara di dunia mengerti
keadaan sebenarnya banyak sekali penghargaan2 yang diperoleh Falun Dafa
karena manfaat yang nyata pada moraliitas dan kesehatan tubuh.Demikian mas
David pendapat pribadi menganai kejadian di China yang berhubungan dengan
Dafa.

Semua itu ujian bagi Dafa untuk menegakkan keperkasaan De bagi diri
praktisi Xiulian DaFa.
salam,
jesseprakasa/falundafahao!!





David Silalahi <davidfr766hi@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 16:04


Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen













makasih bung Jesse, emailnya sudah saya terima
sebetulnya saya sudah lirak-lirik falundafa sejak lama, semenjak masih
belum masuk ke indonesia.
maksud lirak-lirik disini hanyalah sebatas ingin mempelajari saja.

beberapa teman lain sudah ada yang berkomentar negatif tentang falundafa
ini, tapi seperti biasanya anak muda, makin dilarang makin penasaran.
sebelum saya baca saya ingin bertanya, apa pendapat bung Jesse tentang
bencana yang menimpa para praktisi falundafa ini?

2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>


Mas David,
saya akan kirimkan via japri e-book Zhuan Falun ini adalah buku kultivasi
utama dari Falun DaFa biasanya sangat baik bila dibaca dulu sampai habis
sebab disitu kita akan mengukur pemahaman dan mempersiapkan diri untuk
pemahaman berikutnya.Juga setelah itu akan mudah menjelaskan apa perbedaan
dan apa persamaannya kultivasi di masa lalu dan kultivasi DaFa.
Perbedaan umum adalah Falun DaFa berasimilasi pada Karakter Asli alam
semesta ZHEN-SHAN-REN/ Sejati,Baik,Sabar merubah secara fundamental hati
kita dengan cara peningkatan terus menerus pada Xinxing/Budi
Pekerti/akhlak itu hal yang paling KRUSIAL dalam kultivasi.Kemudian DaFa
berkultivasi GANDA pada WATAK dan RAGA jadi ada latihan gerakan Gong yang
berfungsi untuk transformasi Benti ( tubuh fisik dan tubuh2 diruang lain)
dan memurnikan tubuh.Sedang belajar Fa sangat penting untuk kultivasi
WATAK dengan secara langsung agar Pikiran mampu membedakan hal yang baik
dan buruk juga dapat mengerti kriteria2 pada setiap tingkat dalam
kultivasi.Sehingga dalam keseharian dapat secara konkrit mengukur
berdasarkan Fa.Sehingga ketika hati dan pikiran menjadi baik mampu
melepaskan keterikatan hati secara berangsur2 dan membayar karma sehingga
terus menerus dapat meningkat.Detailnya mas David perlu langsung membaca
Zhuan Falun sendiri sebab pemahaman saya sesungguhnya membatasi pemahaman
mas David yang lain.
Salam,
jessepakasa/falundafahao!!





David Silalahi <davidfr766hi@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 15:22



Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen













bung jesse,
saya tertarik proses kultivasi dalam falundafa..
bagaimana prosesnya itu boleh dijelaskan?
dan apa bedanya dengan proses yang lain?

2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>

Mas Aji,
:) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar
dan
memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber
maka
setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber
sendiri2.
Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada
tingkat
manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan
manusia.
Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah
Master
yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau
begini
dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu
lebar jauh dan
mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
Salam,
jesseprakasa/falundafahao!!








--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::





--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::


Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by noyra.de :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


Oom Jesse ,
Mungkin ini yang saya lihat dan saya  sebut sebagai ASAP PUTIH yang bisa menggugurkan Karma Negative.

Karena Asap2 kelabu itu yang terjadi akibat dari perbuatan2 negative , bisa disirnakan  dengan ASAP PUTIH yang muncul dari sifat atau perbuatan yg baik.

Demikian kesaksian saya. Thank for info sehingga saya semakin paham tentang rahasia semesta


Regard
Alexiandra HC


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>

Date: Wed, 1 Jul 2009 19:22:41
To: <Spiritual-Indonesia@...>
Cc: <Spiritual-Indonesia@...>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen


Mas David yang baik,
DE adalah lawan dari karma.Dia adalah suatu materi, substansi berwarna
putih yang berada di luar tubuh.DE ini adalah dasar eksistensi dari materi
dia diperoleh dari transfomasi karma setelah mengalamai penderitaan maka
karma akan hilang dan berubah menjadi DE.Juga mendapatkan dengan
perbuatan2 baik.Semua ajaran apapun termasuk agama intinya adalah
bagaimana memperoleh DE ini. Karena dasar dari materi maka jika dalam diri
seorang manusia jika memiliki sedikit DE maka sungguh menderita mencari
makan dengan mengemis saja sangat susah.Sebaliknya orang yang memiliki DE
sangat banyak apapun yang diinginkan dapat ditukar dengan DE ini seperti
kaya, kedudukan, keberuntungan segalanya adalah dengan hasil penukaran
dengan DE ini. DE ini adalah hal yang sangat berharga luar biasa sangat
berharga sebab lahir dapat dibawa mati dapat dibawa- sedang segala materi
dan kedudukan di dunia tidak ada yang dapat dibawa mati.Memiliki
keperkasaan De contoh sederhana adalah seseorang yang memiliki banyak DE
apapun yang diinginkan/ diwujudkan akan berhasil siapapun tidak dapat
mengganggunya walau bahkan terlihat tidak memiliki kecakapan tertentu tapi
dia mampu melakukannya.Itu kira2 apa yang disebut dalam banyak budaya
sebagai BERKAH yang luar biasa.Umumnya DE karena berasimilasi dengan
karakter asli alam semesta ZHEN-SHAN-REN/Sejati,Baik,Sabar dalam bentuk
kualitas moral/budi pekerti/akhlak.Demikian Fa yang aku pahami .
salam,
jesseprakasa/falundafahao!!




David Silalahi <davidfr766hi@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 17:29
Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen











makasih bung Jesse, sebetulnya maksud pertanyaan saya bukan itu.
maksudnya mungkin lebih kepada makna kata2 bung Jesse ini:
Semua itu ujian bagi Dafa untuk menegakkan keperkasaan De bagi diri
praktisi Xiulian DaFa.

jadi sebetulnya apa pendapat bung Jesse sebagai penggiat ajaran falundafa
sehingga bisa dikatakan "menegakkan keperkasaan De "?


2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>



Mas David,
pelarangan terhadap Falun Dafa di China sungguh tidak beralasan hanya
kerjaan segelintir orang yang paranoid dari kelompok yang tak bertuhan
yang kebetulan berkuasa sebab saja ketika dalam waktu tidak sampai 10
tahun sudah mencapai ratusan juga orang yang berlatih Falun dafa di
China.Penindasan terhadap Tibet, agama Buddha dan membakar kitab2 suci
-megusir dan membunuh para Biksu/ Rahib Tao mengisinya dengan orang gajian
mereka. pelecehan terhadap misionaris Kristen dan muslim Uighur lalu Falun
DaFa lantas mengatakan Falun dafa sesat.Bagaimana orang komunis yang tak
mengakui Tuhan/Buddha, Tao,Shen dan Dewa dapat mengatakan kami sesat.

Sungguh yang terjadi diluar adalah propaganda bohong dan fitnah terhadap
Falun DaFa melalui video2 buatan mereka sendiri dan seluruh mas media yang
dikuasainya bahkan sampai diluar negri, pelanggaran HAM ditutupi- ribuan
orang telah mati akibat penyiksaan dan pengambilan organ tubuh yang dijual
ke luar negri.Ini sebuah GENOSIDA-kejahatan yang luar biasa keji yang
dilakukan oleh negara terhadap warga negaranya sendiri di motori oleh
segelintir orang dalam PKC ( partai Komunis China)..

Benar mas David penindasan makin berat Falun Dafa makin berkembang diluar
daratan tiongkok, sebenarnya ini adalah peran dari rekan2 yang sering
melakukan Klarifikasi Fakta mengatakan pada dunia bahwa kejadian yang
sesungguhnya adalah demikian juga lembaga2 independen yang melakukan
penyelidikan terhadap kasus2 pengambilan organ tubuh dan penyiksaan2
terhadap praktis Dafa.Akhirnya PBB juga banyak negara di dunia mengerti
keadaan sebenarnya banyak sekali penghargaan2 yang diperoleh Falun Dafa
karena manfaat yang nyata pada moraliitas dan kesehatan tubuh.Demikian mas
David pendapat pribadi menganai kejadian di China yang berhubungan dengan
Dafa.

Semua itu ujian bagi Dafa untuk menegakkan keperkasaan De bagi diri
praktisi Xiulian DaFa.
salam,
jesseprakasa/falundafahao!!





David Silalahi <davidfr766hi@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 16:04


Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen













makasih bung Jesse, emailnya sudah saya terima
sebetulnya saya sudah lirak-lirik falundafa sejak lama, semenjak masih
belum masuk ke indonesia.
maksud lirak-lirik disini hanyalah sebatas ingin mempelajari saja.

beberapa teman lain sudah ada yang berkomentar negatif tentang falundafa
ini, tapi seperti biasanya anak muda, makin dilarang makin penasaran.
sebelum saya baca saya ingin bertanya, apa pendapat bung Jesse tentang
bencana yang menimpa para praktisi falundafa ini?

2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>


Mas David,
saya akan kirimkan via japri e-book Zhuan Falun ini adalah buku kultivasi
utama dari Falun DaFa biasanya sangat baik bila dibaca dulu sampai habis
sebab disitu kita akan mengukur pemahaman dan mempersiapkan diri untuk
pemahaman berikutnya.Juga setelah itu akan mudah menjelaskan apa perbedaan
dan apa persamaannya kultivasi di masa lalu dan kultivasi DaFa.
Perbedaan umum adalah Falun DaFa berasimilasi pada Karakter Asli alam
semesta ZHEN-SHAN-REN/ Sejati,Baik,Sabar merubah secara fundamental hati
kita dengan cara peningkatan terus menerus pada Xinxing/Budi
Pekerti/akhlak itu hal yang paling KRUSIAL dalam kultivasi.Kemudian DaFa
berkultivasi GANDA pada WATAK dan RAGA jadi ada latihan gerakan Gong yang
berfungsi untuk transformasi Benti ( tubuh fisik dan tubuh2 diruang lain)
dan memurnikan tubuh.Sedang belajar Fa sangat penting untuk kultivasi
WATAK dengan secara langsung agar Pikiran mampu membedakan hal yang baik
dan buruk juga dapat mengerti kriteria2 pada setiap tingkat dalam
kultivasi.Sehingga dalam keseharian dapat secara konkrit mengukur
berdasarkan Fa.Sehingga ketika hati dan pikiran menjadi baik mampu
melepaskan keterikatan hati secara berangsur2 dan membayar karma sehingga
terus menerus dapat meningkat.Detailnya mas David perlu langsung membaca
Zhuan Falun sendiri sebab pemahaman saya sesungguhnya membatasi pemahaman
mas David yang lain.
Salam,
jessepakasa/falundafahao!!





David Silalahi <davidfr766hi@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
01/07/2009 15:22



Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen













bung jesse,
saya tertarik proses kultivasi dalam falundafa..
bagaimana prosesnya itu boleh dijelaskan?
dan apa bedanya dengan proses yang lain?

2009/7/1 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>

Mas Aji,
:) kalau pernyataan mas Aji itu hanya sebagai perlambang maka itu benar
dan
memang benar semua orang akan menerima sesuai dengan tingkat yang
mampu di sadarinya sendiri.Maksud aku menceritakan apa itu Sang Sumber
maka
setiap Fa/tao/ Hukum Ortodok yag turun ke dunia memiliki Sang sumber
sendiri2.
Jika membicarakan Sumber malampaui itu - maka itu bukanlah ajaran pada
tingkat
manusia biasa- juga bila diajarkan tidak dijinkan akan merusak tatanan
manusia.
Jadi sesungguhnya membicarakan sang sumber bagi manusia biasa adalah
Master
yang membawa ajaran bukan pengikut2Nya yang mentafsirkan ajaran beliau
begini
dan begitu hingga rusak.Seringkali suka membicarakan hal yang terlalu
lebar jauh dan
mengambil keuntungan dari itu semoga tidak demikian.
Salam,
jesseprakasa/falundafahao!!








--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::





--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::


< Prev | 1 - 2 | Next >