« Return to Thread: Bls: Re: The Lost Atlantis adalah Tatar Sunda

Re: Bls: Re: The Lost Atlantis adalah Tatar Sunda

by semar samiaji :: Rate this Message:

Reply to Author | View in Thread

ikutan yach....
 
manusia yang tergerak untuk menggali dan berupaya merangkai satu peradaban yang pernah ada akan selalu dihadapkan kepada apa yang disebut dengan "metode"...melalui makna kata itu, maka ujud dari metode pun bermacam-macam...ada yang melalui literatur, ada yang melalui ekspedisi baik secara umum atau pun khusus, ada yang melalui rangkaian keterangan demi keterangan atau pun lainnya dan atau saling merangkai dari metode (pendekatan) yang dipilihnya....
 
dalam proses tersebut, maka muncul penyebutan kata demi kata, misalnya..kata atlantis...kata ini pun disebutkan awalnya sebagai bentuk komunikasi antar sesama, namun secara esensi atau hakekatnya belum tentu hadir dalam tataran bentuk persepsi yang sama...alasan utamanya adalah hal tersebut dihadirkan melalui "kolaborasi" rangkaian dan pembuktian yang dilakoni oleh setiap diri, apakah yang bersangkutan adalah ahli atau pun tidak...yang menarik dari proses ini adalah "landasan" itikad yang dihadirkan oleh setiap diri...saya ambil contoh sederhana merujuk kepada apa yang rekan-rekan sering diskusikan...nama Tuhan disebutkan dalam berbagai nama...mana yang salah atau benar?...ujud benar adalah di dalam setiap keyakinan setiap diri khan?...kenapa bisa demikian?..karena adanya proses dalam diri melalui itikad dan tujuan setiap diri saat menjalani kehidupannya....dan kapan sesungguhnya atau sejatinya muncul kebenaran itu sendiri?...apakah di tangan
 manusianya itu sendiri?...atau apakah saat dihadirkan satu pintu yang perlu dilalui oleh setiap diri dalam keyakinan tersebut?...silahkan kaji...
 
kembali kepada apa yang dihadirkan dalam subyek ini....kita semua berupaya merangkai...berupaya memberikan kontribusi kepada apa yang dipahami...akan menjadi lebih baik lagi, ke mana harapan dan tujuan ini semua bisa dikolaborasikan dengan apa yang setiap diri yakini saat ini dan manfaat ke depannya...melalui pendekatan demikian, semoga titik terang tentang apa yang didiskusikan akan terbuka :-)...melalui itu kembalikan kepada subyek di atas, semoga jelas...simpen baik2...lalu mari kita jalan kehidupan dan saksikan apakah keyakinan demikian benar....kembali, pintu yang dihadirkan di muka perjalanan kitalah akan menjadi penentunya....
 
manusia bodoh ini hanya berbagi...bersyukur bangsa Indonesia dihadirkan sebuah pulau yang bernama "jawa"....bagi diri ini....inilah pulau di mana semua para leluhur berasal...tersebar dan menjalani perjalanan kehidupan selama beribu-ribu tahun...menyebar benih kehidupan bagi sesama...dan ternyata...sang awal akan juga bertemu dengan sang akhir....inilah makna wiwitan...inilah pintu bersama yang semua akan masuk ke dalamnya....hapunten...hapunten... ini adalah keyakinan ss melalui metode yang diri ini yakini sendiri...
 
salam awal ketemu akhir,
ss


--- On Tue, 6/30/09, Wal Suparmo <wal.suparmo@...> wrote:


From: Wal Suparmo <wal.suparmo@...>
Subject: Bls: [Spiritual-Indonesia] Re: The Lost Atlantis adalah Tatar Sunda
To: Spiritual-Indonesia@...
Date: Tuesday, June 30, 2009, 9:33 AM












Salam,
Khusus soal KOSMOS atau hanya dunia( ? ) saja, yang diciptakan dalam waktu 7 hari apalagi dengan penamaan hari  adalah KARANGAN manusia.
Yang menentukan satu hari adalah 12 jam dan sehari semalam 24, dan seminggu adalah 7 hari,apalagi nama2 dari hari, adalah manusia.
Rupanya manusia dengan kitab2 agamanya mau mengatur Tuhan/Allah.
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Sel, 30/6/09, Antonius Nurcahyo <anton.mondro@ gmail.com> menulis:


Dari: Antonius Nurcahyo <anton.mondro@ gmail.com>
Topik: [Spiritual-Indonesi a] Re: The Lost Atlantis adalah Tatar Sunda
Kepada: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Tanggal: Selasa, 30 Juni, 2009, 9:25 AM





Pertama, ada satu kesalahan pada email saya diawal:[Dr Purwadi (yg menggunakan berbagai sumber semisal Serat Mahaparwa)dalam bukunya History of JavaMelacak asal-usul tanah Jawa (buku The History of Javanyau Raffles)]. Maksud saya adalah bukunya Dr. Purwadi berbeda dengan bukunya Raffles.
Saya tertarik dengan komentar Dr. Santos yg diposting oleh Andy Nugraha di FB yg kemudian dicopas ama Mas Sony. (yg ternyata asalnya dari T.B's newsletter yg saya cari ndak ketemu2)
-ttg argumen beliau jika atlantis adalah juga taman firdaus dihubungkan dengan agama-agama yg ada. Menurut beliau harusnya jika firdaus itu ada agama tersebut memiliki informasi mengenai keberadaan si Atlantis. Make sense sekali. Hal ini kemudian menguatkan keyakinan saya bahwa setiap agama-agama tersebut adalah kesadaran yg dibatasi oleh geografis, artinya "hanya" kesadaran lokal. Lebih jauh lagi, kitab suci adalah produk kesadaran, kebijaksanaan yg bukan Tuhan langsung bersabda kepada manusia, tetapi hasil olah pikir yg dalam bahasanya Om Leo adalah hasil dari intuisi yg dikombinasikan dengan catatan-catatan yg ada pada jaman tersebut. Hal ini kemudian memberi penjelasan kenapa penciptaan dalam waktu  7 hari tidak cocok  dengan penemuan2 dari sisi ilmiah (termasuk juga umur bumi, kapan manusia pertama etc). Sehingga, bagi saya, kisah penciptaan dalam 7 hari adalah bentuk penyederhanaan dari proses penciptaan bumi yg masuk dalam akal mereka pada masa
 itu yg tidak bisa kita telan mentah2 dan hal ini juga tidak bisa kita gunakan sebagai justifikasi bahwa agama2 yg memiliki keyakinan bumi diciptakan dalam 7 hari adalah agama yg nggak bener (ini masalah keyakinan yg harus kita hormati).
- argumen Dr. Santos jika Atlantis di Asia (Indonesia). Pertama, saya tidak tahu benar tidaknya atlantis itu. Jika memang bangsa atlantis maju dan juga (kata  Andy) bahwa faktanya Atlantis itu tenggelam secara perlahan2. Ada cukup banyak waktu untuk memindahkan dan juga menyelamatkan diri beserta dengan kemajuan teknologi dan budayanya. (mohon cek dijurnal yg link-nya saya sertakan http://www2. biology.sc. chula.ac. th/web%20of% 20NHJCU%20PDF/ VorisSupplement. pdf  ).  Proses pemisahan pulau2 di Tatar Sunda tidak dalam 10-20 tahun, prosesnya lebih dari 5000 tahun, artinya jika atlantis maju dan pintar, dalam kurun selama itu, cukup waktu untuk menyadari dan mengambil tindakan, sehingga sisa-sisa kemajuan mereka bisa kita lihat. Kecuali jika atlantis benar tersapu tsunami dan gempa hebat trus kelelep. Jika Atlantis adalah Mahenjo Daro dan Harappa, artinya kita selama ini berlebihan (terlalu tinggi ekspektasi dalam menceritakan kemajuan bangsa
 Atlantis ini).
-a-

--- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, hendri simatupang <bang_iut@...> wrote:

>
> Sepertinya terlalu dipaksain bila Atlantis ada di-posisi Tatar Sunda,
> sependapat dengan uraian bung Anton.
> kabar terakhir seorang peneliti Russia menemukannya.
>
> hens
>
> =======
>
> LOCATION OF ATLANTIS CITY
>
>
> The City of Atlantis was destroyed by earthquakes, and major portions of the city sank into the sea, in 9,600 BC. The fertile farmlands of the Island of Atlantis sank and formed the Sea of Azov. Tsunamis sweep in over Atlantis City from the Black Sea.Shoals of mud blocked Kerch Strait, which blocked passage into the Sea of Azov.
> The historical Hill of Mithridat is located in the center of the Crimean city of Kerch. Beneath the hill are numerous underground rock quarries, rooms and catacombs, as described in Plato's Atlantis Dialogues.
> Fifty feet offshore in Kerch Strait, are clearly visible ruins of 7 feet thick stone walls and foundations of guard towers. The foundation stones of a defensive wall, 45 feet thick, have been located submerged in Taman Bay, on the Russian side of Kerch Strait.
> Atlantis City was founded by benevolent "gods" which united with primitive Earth-born Tribes. Numerous archeological sites of prehistoric Neanderthal settlements surround Kerch, Ukraine. This area was an ice age haven, which attracted a wide range of animals, including primitive man, to this fertile primeval paradise.
>
>
>
>
>
>
>
> The lost island of Atlantis has been found!
> Eleven thousand, six hundred years ago, the island of Atlantis disappeared beneath the Sea of Azov in "one terrible day and night." Suddenly the island of Atlantis was gone! A massive earthquake followed by the Great Atlantis flood was the most destructive event in Human history!
> Atlantis was located in southern Ukraine and Krasnodar Kray in southern Russia. The Island of Atlantis sank beneath the Sea of Azov! The former Soviet Union is a very surprising location for Atlantis. The Atlantis Motherland book reveals why the location has been kept secret, and why this well-kept secret has been revealed now.
> Atlantis was a man-made island!
> One of the reasons it had been impossible to locate Atlantis was because the island of Atlantis was an island surrounded by land! The Atlantis Motherland book explains that Plato's Atlantis Dialogues state that Atlantis was surrounded by a"boundless continent." The island of Atlantis was actually excavated, incorporating the natural features of a vast fertile plain, which contained a river delta. This plain was the former Azovian plain, which suddenly sank 11,600 years ago, and became the Sea of Azov.
> The first Atlantians excavated an "incredible ditch," around the plain, which extended 343 miles, from east to west, and 230 miles, from north to south! The length of the ditch-waterway was an incredible 1,150 miles! It was excavated to the depth of 100 feet, and was 607 feet wide. This man-made river carried abundant water, into the city, and then flowed through a channel, which emptied into the sea.
> The vast canal system of Atlantis
> Navigable canals were 100 feet wide, and were connected to the ditch at intervals of 11.5 miles, creating a massive criss-crossed transportation and irrigation system. (canals on map are not shown to scale) There were 60,000 farming lots within the extensive canal system! Large barges carried abundant loads of all kinds of fruits, vegetables, timber, metals and minerals into the City of Atlantis.
> This map is from page 95 of the Atlantis Motherland book, which reveals the fascinating history of Atlantis in a science-fiction story, which incorporates scientific facts to prove that Atlantis really did exist and that the many ruins, remnants, and magnificent treasures of our precious Motherland Atlantis, are silently waiting to be revealed, beneath the Sea of Azov.
>
> This map depicts this area as it existed in 9,600 BC. It conforms in every detail to the description of Atlantis recorded in Plato's Atlantis Dialogues. In recent times, the construction of the 300 mile long Krim' Kii Kanal (Shown in red on the map) revealed strong evidence that the ancient ditch followed the same route. Later cultures incorporated and extended remnants of the incredible ditch, which are known today as the Furrow of Osiris.
> The Atlantis Motherland book contains geography, bathymetry, hydrology and tectonic maps, photos and diagrams depicting the natural geography and layout of Atlantis. Over 200 full color images, richly portray the dramatic history, and vital relevance to our modern world, of our beloved ancestors; the mighty Atlantians, and their honorable adversaries, the Hellenes.
>
>
>
> http://www.atlantis -motherland. com/location01. html
>
> ========
> From: Antonius Nurcahyo anton.mondro@ ...
> To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
> Sent: Monday, June 29, 2009 2:02:41 PM
> Subject: [Spiritual-Indonesi a] Re: The Lost Atlantis adalah Tatar Sunda
>
>
>
>
>
> Dr Purwadi (yg menggunakan berbagai sumber semisal Serat Mahaparwa)dalam bukunya History of JavaMelacak asal-usul tanah Jawa (buku The History of Javanyau Raffles) mencatat bahwa Jawa pernah dihuni oleh para dewa selama 15 tahun (ini menjadi asal mula nama Jawa didapatkan), setelah itu para dewa muksa kembali ke puncak Gunung Tengguru tanah Hindi sehingga Jawa kembali sunyi.
> Kemudian datanglah Prabu Isaka (Ajisaka). Saat itu Jawa Sumatra dan Bali masih menjadi satu. Sehingga panjang sekali. Pertama kali Ajisaka menginjakkan kaki di Jawa, adalah di pesisir utara Jawa yg menurut hari Hindu menjelang hari Budha, menjelang masa Kartika dalam tahun Sambrama, Jaman pancamakala mencapai 768 tahun (nggak mudeng nih ama sistem penanggalan kayak gini).
> Awal mula Jawa di tempati adalah babad alasnya Ajisaka yaitu 1 Saka/tahun Jawa.
>
> (catatan: masih pengin mendiskusikan lebih lanjut, sebab jika dibenturkan dengan catatan ilmiah mengenai kapan pulau Jawa Sumatra dan Bali terpisah mash belum nyambung, sama dengan isu dalam the lost atlantis adalah tatar sunda)
>
> In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "Djoko Prasetyo" mangdipo@ .> wrote:
> >
> > Mas Sony,
> > Terima kasih informasinya.
> > Saya dulu pernah mengatakan/menanyak an siapa yang pertama menginjakkan kaki di Jawa.. Kalaupun sampai saat ini belum ada pembuktian yng akurat dan masih bersifat sebagai 'mitos', namun saya juga sudah bisa 'merasakan dan melihatnya'.
> > Untuk itu seperti apa yang juga sudah pernah dikatakan oleh Yesus: "Berbahagialah orang yang percaya, biarpun tidak melihatnya" itu masih ada relevansinya dengan topik ini.
> >
> > Satu hal perlu kita pahami adalah, jika berbicara/diskusi masalah seperti ini, harus bisa memisahkan/melepask an ruang dan waktu saat yang lalu, sekarang dan yang akan datang.
> >
> > Nuwun dan terima kasih, dipo
> > Powered by S9®
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "Sony H Waluyo" asonyhw@ >
> >
> > Date: Sat, 27 Jun 2009 04:28:53
> > To: Sony H Waluyo<asonyhw@ ...>
> > Subject: [Spiritual-Indonesi a] The Lost Atlantis adalah Tatar Sunda
> >
> >
> > The Lost Atlantis adalah Tatar Sunda
> >
> > (Posting Andy Nugraha di FB)
> >
> >
> >
> > Telah 9000 tahun berlalu sejak perang yang berlangsung antara mereka yang
> > tinggal di luar Pilar-Pilar Heracles dan mereka yang tinggal di dalamnya. Di
> > satu sisi, kota Athena dilaporkan menjadi pemimpin perlawanan sementara
> > pihak satunya dipimpin oleh raja-raja Atlantis, suatu pulau yang bahkan
> > lebih luas dibandingkan Libya dan Asia, yang kemudian tenggelam karena gempa
> > bumi, dan menjadi tembok tempur yang menghalangi seluruh pelayaran melalui
> > samudera itu"(Critias- 360SM)
> >
> > Konon hanya dua catatan yang menceritakan tentang Atlantis yaitu Dialog
> > Timeaus dan Critias, keduanya dicatat oleh Plato sekitar 360SM. Dialog ini
> > adalah percakapan antara Socrates (guru Plato), Hermocrates, Timeaus dan
> > Critias, Socrates menjelaskan tentang masyarakat ideal versinya, sementara
> > Timeaus dan Critias bercerita kisah yang bukan fiksi. Kisah ini merupakan
> > kisah konflik antara bangsa Athena dan Atlantis 9000 tahun sebelum masa
> > Plato. Kisah yang sudah terlupakan tetapi muncul kembali dibawa oleh Solon
> > (600 tahun SM), seorang Sage dari Hellena yang mendapatkan secara lisan dari
> > pendeta Mesir di Sais. Solon menyampaikan kisah ini kepada Dropides, kakek
> > buyut Critias. Dropides menyampaikannya kepada putranya, (yang juga bernama)
> > Critias, dan diteruskan kepada Critias, sang cucu.
> >
> > Selama lebih dari 2000 tahun, Atlantis menjadi dongeng dan banyak ilmuwan
> > yang tidak berani secara terang-terangan mengakui adanya Atlantis. Tetapi
> > sejak abad pertengahan, kisah Atlantis menjadi populer di dunia Barat.
> > Banyak yang menganggap Atlantis (jika ada) terletak di Samudra Atlantis,
> > bahkan ada yang menganggap Atlantis terletak di Amerka sampai Timur Tengah.
> > Para penduduknya dianggap sebagai Dewa, makhluk luar angkasa, atau bangsa
> > superior. Tetapi kebanyakan peneliti tidak memberikan bukti atau telaah yang
> > cukup. Sebagian besar hanya mengira-ngira. Salah satu peneliti yang
> > mengklaim telah menemukan Atlantis adalah Robert Sarmast, seorang arsitek
> > Amerika keturunan Persia. Ia menyebutkan bahwa Atlantis dan Taman Firdaus
> > adalah sama.
> >
> > Fakta menyebutkan bahwa benua Atlantis tenggelam secara perlahan-lahan
> > karena serangkaian bencana, termasuk gempa bumi. Hanya beberapa tempat di
> > bumi yang mempunya kecenderungan seperti itu dan Samudera Atlantis tidak
> > termasuk. Sarmast menunjukkan bahwa Laut Mediteranian adalah lokasi
> > atlantis, tepatnya sebelah tenggara Cyprus dan terkubur sedalam 1500 meter
> > di dalam air. Penelitian menunjukkan bahwa permukaan air di daerah
> > Mediterania 5000 tahun lalu jauh lebih rendah dibanding masa sekarang.
> >
> > Hal ini dibantah oleh Prof. Arysio Santos dari Brasil. Santos mengatakan
> > jika Atlantis dan Taman Firdaus adalah sama, maka seharusnya deskripsi ini
> > harus sejalan dengan seluruh tradisi keagamaan dan kepercayaan seperti
> > Budhisme, Hinduisme, Islam, Kristen, kepercayaan Indian Amerika dll, yang
> > menceritakan tentang Taman Firdaus, sebagai tempat asal mula manusia.
> > Santos menuduh penemuan Sarmast terlalu terburu-buru dan hanya menguntungkan
> > pihak-pihak tertentu. Dengan 'penemuan' Sarmast, kunjungan wisatawan ke
> > Cyprusmelonjak tajam. Para penyandang dana penelitian Sarmast, seperti
> > editor, produser film, agen media dll mendapat keuntungan besar. Jika
> > Sarmast benar, mereka juga akan terkenal dan jika tidak, mereka telah
> > mengantungi uang yang sangat besar. Sementara itu Dr. Pavlos Flurentzos,
> > seorang arkeolog Cyprus sendiri menolak penemuan Sarmast, karena Plato
> > secara tegas mengatakan bahwa Atlantis berada di luar Laut Mediterania.
> > Pernyataan ini didukung oleh Dr. Michel Morisseau, seorang ahli geologis
> > Perancis yang tinggal di pulau Cyprus. Dia mengatakan 'Aku sangat terkejut
> > mendegar berita (penemuan) itu karena tidak berhubungan sama sekali dengan
> > fakta geologis dan kita harus berhati-hati jika dalam mengumumkan hal
> > tersebut" nah kemudian Morisseau menantang Sarmant untuk debat terbuka.
> >
> > Hanya sehari setelah pengumumannya tanggal 14 November 2004, Sarmast telah
> > mendulang bantahan karena 'memilih' lokasi Atlantis di Mediterania yang
> > merupakan salah satu daerah paling sering dkunjungi peneliti, oceanographer
> > dan ahli volkanologis.
> > Santos menggunakan pendekatan yang berbeda dalam mengungkap lokasi Atlantis.
> > Mitos dan tradisi dari banyak bangsa bersumber dari banjir besar dan
> > hancurnya Taman Firdaus, sesuai dengan kisah Atlantis. Tidak dapat disangkal
> > bahwa Atlantis adalah Taman Firdaus itu. Jejak-jejak cerita Atlantis
> > menurutnya, dapat ditemukan di banyak sumber, tidak hanya pada dialog
> > Temaeus dan Critias. Misalnya:
> >
> > Alexander yang Agung, pernah melewati sepasang pilar emas Hercules dan
> > Dionysus (alias Atlas) dengan Hieroglyph yang sama ketika memasuki daerah
> > Timur (Indus). Atlas adalah saudara kembar Hercules. Dengan kata lain, ada
> > sepasang pilar Hercules dan Atlas di Gibraltar yang merupakan batas daerah
> > Barat, dan sepasang di ujung Indus sebagai abtas Timur.
> >
> > Dlam Critias disebutkan bahwa pada pilar emas tertulis hukum, aturan dan
> > keputusan raja yang ditulis dengan upacara pengorbanan banteng kepada
> > Poseidon. Upacara ini adalah khas Indus yang disebut sebagai Gomedha sebagai
> > peringatan atas hilangnya surga (Gomeda Dvipa). Contoh lain tradisi pilar
> > adalah Pilar Delhi yang didirikan oleh Raja Ashoka untuk memperingati
> > kemenangannya. Terbuat dari satu baja utuh tahan karat yang masih bertahan
> > hingga saat ini tanpa mengalami oksidasi sedikitpun. Suatu teknologi 2500
> > tahun lalu yang bisa jadi diwarisi dari Atlantis.
> >
> > Menurut Plato tembok Atlantis terbungkus emas, perak, perunggu, timah dan
> > tembaga. Pada masa itu hingga saat ini, hanya beberapa tempat di dunia yang
> > merupakan produsen timah utama. Salah satunya disebut Kepulauan Timah dan
> > Logam, Tashish, Tartessos dan nama lain, tidak lain adalah Indonesia. Jika
> > Plato benar, maka Atlantis sesungguhnya adalah Indonesia. 9000 tahun sebelum
> > 600SM, adalah masa kehancuran Atlantis. Jaman es terakhir yang menyebabkan
> > banjir besar terjadi tepat 9600SM (11.600 tahun lalu). Bagaimana Solon dapat
> > menunjukkan waktu dengan tepat?
> >
> > Bangsa Maya mempunyai mitos asal mula mereka berasal dari pulau atau benua
> > yang disebut sebagai Aztlan, leluhur mereka terpaksa mengungsi karena
> > bencana gunung berapi yang menenggelamkan tanah mereka. mereka melewati
> > kepulauan di Samudera Pasifik dan perjalanan ini ditulis dalam Codex
> > Boturini. Jika Aztlan adalah Atlantis, maka benua itu terletak di Timur
> > Jauh, seputar Indonesia
> >
> > Menurut Noel, ahli mitologi dari Perancis, mengatakan bahwa Taman Firdaus
> > Hinduisme disebut Svarna Dvipa (Pulau Emas) dalam Sansekerta. Svaran Dvipa
> > sekarang disebut Sumatera, dianggap Taman Firaus dan merupakan episentrum
> > bumi dan disebutPusar Bumi (Mangkubumi) .
> >
> > Di luar pembuktian di atas, masih banyak bukti lain yang dikemukakan oleh
> > Santos dengan memperhatikan geologis, arkeologis, dan tradisi oral maupun
> > lisan yang menunjukkan bahwa Atlantis kemungkinan besar terletak di regional
> > Lembah Indus yang membentang dari Asia kecil (india) hingga Indonesia dengan
> > pusat peradaban justru di Indoensia.
> >
> > Plato mengungkapkan tiga tempat dengan nama Atlantis, di mana satu adalah
> > pulau kecil sebagai ibukotanya. Dia juga menyebut "Yunani Kuno" sebagai
> > musuh dan penakluk Atlantis yang ia maksud sebagai bangsa Arya dan
> > Aryanavarta (Negara Para Arya), aTlantis yang tenggelam. Sisa-sisa Atlantis
> > sekarang memebentuk kepulauan Indoesia dengan sekian banyak gunung berapi
> > yang berada di atas permukaan laut ketika bencana datang. Daerah ini
> > kemudian disebut oleh bangsa Yunani sebagai wilayah Kematian yang tidak bisa
> > dilayari. Sebagian besar benua Atlantis tenggelam di bawah Laut Cina
> > Selatan.
> >
> > Wilayah Atlantis yang kedua adalah sebagian daerah India di mana sis-sisanya
> > masih bisa dilihat dari peninggalan di Lembah Indus dan Gangga dengan
> > warisan peradaban Harappa dan Mohenjo Daro.
> >
> > Dapat disimpulkan setelah manusia berpindah dari daerah padang rumpt dan
> > gurun Afrika, mereka menemukan iklim ideal untuk bertani dan mengembangkan
> > peradaban. Semua terjadi pada jaman Pleistocene (1, 8 juta lalu) yang
> > berakhir 11.600 tahun yang lalu. Pleistocene adalah zaman es dengan
> > permukaan air laut 100-150 meter dibawah saat ini. Ketia es mencair,
> > sebagian besar wilayah Indonesia dan sekitarnya hingga di bawah Laut Cina
> > Selatan terendam air dan menenggelamkan hampir 20 juta penduduknya. Atlantis
> > yang tenggelam ini disebut Atlantis Lemuria dan menjadi Wilayah Kematian.
> >
> > Penduduk Atlantis sendiri terbagi dua, yaitu Arya dan Dravida. Sebutan Tanah
> > Leluhur (Serendip) sebenarnya adalah bahasa Dravida dari Taprobane
> > (Sumatera), yang disebut sebagai Taman Firdaus. Tempat dengan sekian banyak
> > nama: Sheol (Neraka) oeh Yahudi untuk kawasan yang rusak. Hades oleh Yunani,
> > Amenti atau Punt oleh Mesir, Dilmun oleh Mesopotamia, Svarga oeh Hindu,
> > Avalon oleh Celts dan lain-lain.
> >
> > Apa yang diceritakan dalam kisah Injil tentang bencana besar sejalan dengan
> > yang dikisahkan Plato dan didukung oleh bukti geologis dan arkeologis.
> > Setiap kali kita berusaha untuk menemukan sumber dan catatan tersebut, kita
> > selalu berakhir pada India dan Indonesia sebagai dua Atlantis.
> > Indonesia pada masa itu disebut sebagai Ultima Thule (Batas Akhir),
> > perbatasan yang tidak boleh dilewati oleh kapal. Di sini teletak sepasang
> > Pilar Hercules dan Atlas, speerti si kembar Gemini, Castor dan Pollus yang
> > diambil dari tradisi Hindu, Kembar Ashvin. Sama sperti kebar Seth dan Osiris
> > di Mesir. Hercules berasa dari Bala Rama (Rama yang perkasa). Sementara
> > Atlas (Atlantis) adalah Krishna.
> >
> > Kembar ini merepresentasikan dua ras manusia berambut pirang (Aryo-Semites)
> > dan berambut kemerahan (Dravida) yang ditakdirkan untuk bersaing
> > memperebutkan dunia ini. Deduannya berasal dari Taman Firdaus (Lemuria).
> > Dari Lemuria lahirlah lima ras manusia: merah, putih, kuning, hitam dan
> > coklat.
> >
> > Perang perebutan ini digambarkan seperti Deva melawan Asura dalam Hindu,
> > atau Putra Terang melawan Putra Kegelapan dan juga disebut Kitab Wahyu di
> > Injil. Armageddon (bahasa Yahudi) sesungguhnya berarti Tempat Berkumpul,
> > sama seperti Shambhalla dalam bahasa Sansekerta. Artinya tempat dimana dua
> > pasukan bertemu untuk menyelesaikan perbedaan melalui perang dan menutup
> > jaman Kali Yuga.
> >
> > Edgar Cayce, yang dijuluki Sleeping Prophet, menyebut dua bangsa ini sebagai
> > Putra Hukum Tunggal dan Putra Belial yang sesungguhnya berasal dari satu
> > sumber tetapi kemudian memilih dua jalan berbeda dalam menangani
> > permasalahan mereka untuk menaklukkan dunia sementara Putra Hukum Tunggal
> > bertujuan untuk melestarikan apa yang ada.
> >
> > Setelah ribuan tahun berlalu, tidak peduli warna kulit atau kebangsaan kita,
> > manusia tetap belum bisa belajar dari pegnalaman. Perang yang terus-menerus,
> > pola pikir yang eksploitatif dan rasa superioritas terhadap kelompok lain
> > masih mewarnai jalan hidup dan kesadaran kita.
> >
> >
> > Disadur dari T.B's Newsletter
> >
> >
> > <http://www.facebook .com/photo. php?pid=30188821 &op=1&view= all&subj= 114491356
> > 411&aid=-1&oid= 114491356411& id=1462630306>
> >
> >
> >
> > Sony's comment:
> >
> >
> >
> > Syarat dpt dihasilkannya kebudayaan tinggi adalah tata perilku masyarakat yg
> > berbudi luhur. Nusantara sangat kaya dg aneka bentuk spiritual, yg disebut
> > kejawen saja ada berbagai aliran, yg disebut spiritual sunda juga berjibun
> > aliran, belum yg di kalimatan, sumatra dll.
> >
> > Jejak lain bisa dilihat dr uga wangsit siliwangi serta suatu klaim bhw batak
> > adalah suku salah satu israel yg hilang. Kajian antropologi ttg "pola
> > demokratis" dlm tata pergaulan keluarga batak sangat menarik dicermati.
> > Sementara itu di jawa pendopo adalah ajang demokrasi dan pusat managemen
> > ketatanegaraan dimana pemimpin entah raja, bupati atau lurah melakukan
> > dialog dg para pembantu dan rakyat mengatur pola pemerintahan dan
> > perdagangan.
> >
> > Sangat menarik jika melihat bagaimana belanda memutus pola dialog pendopo
> > (kerajaan/pemerinta han) dr kendali perdagangan dg memasukkan cina dan arab
> > sekaligus mendorong "kebencian" pribumi pd "pendatang".
> >
> > Putus hubungan antara pemerintahan dg perdagangan inilah yg merapuhkan daya
> > tahan ekonomi kerajaan2 Nusantara shg mjd lebih mudah dikendalikan oleh
> > orang2 asing, dan sementara itu kerajaan sbg pusat kebudayaan termasuk
> > spiritual makin rapuh.
> >
> >
> >
> > Salam damai selaras,
> >
>



Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!
















     

 « Return to Thread: Bls: Re: The Lost Atlantis adalah Tatar Sunda