« Return to Thread: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

Re: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen

by Jack Fanotona :: Rate this Message:

Reply to Author | View in Thread

*meLanjutan sebelumnya

Sebelum turun tangan...maka ada mulut..kalau ia benar2 punya nalar dan
linuwih..maka yang ia gunakan adalah berbicara baik2 sebelum main
tangan...
-> Seandainya bisa pakai mulut, masti pakai mulut pak.... seandainya Yesus salah maka pada saat itu para pedagang bersatu menggebuki Yesus,. .. tapi kenapa pedagang itu tidak membalas ? ... jawabnya satu: Pedagang itu salah karena Jualan di Bait Allah...

2000an mati adalah hasil negosiasi antara manusia dan setan...ini sama
saja menghalalkan mengikuti kemauan setan dengan mengorbankan mahluk
lain demi manusia...tuhan tidak berpihak..jika berpihak maka itu jelas
bukan tuhan dan cuma manusia biasa yang bias bahwa mahluk hidup hanya
manusia..padahal budaya jawa pada jaman purba mempunyai pandangan hidup
animisme atau kepercayaan adanya roh atau jiwa pada semua benda-benda,
tumbuh-tumbuhan, hewan dan juga pada manusia sendiri. dimana setiap
bagian kehidupan adalah "roh" tuhan. Di aliran Maneges [asal kata dari
teges] tidak ada jiwa yang lebih unggul untuk
menguasai jiwa yang lain. Jiwa itu ada jiwa yang rendah yaitu jiwa pada
umbuhan, Jiwa Menengah yaitu pada hewan dan jiwa
yang tinggi  yaitu pada manusia. Kualitas
jiwa tergantung budi pekerti, yaitu mendaki dari bawah ke atas. diantaranya adalah TIDAK       Merusak dan/atau membunuh sesama makhluk hidup
-> yah memang ini bedanya pengajaran Yesus, bagi Yesus 1 manusia lebih berharga dari 2000 babi... kalao pengajaran yang lain mungkin nilainya 1 manusia = 1 hewan ????

Inilah bodohnya anda...ajaran kejawent tidak mengajarkan jika
nafsunya tidak terlampiaskan boleh marah2 ngga karu-karuan!  tetapi
Nerimo ing pandum
-> terima kasih, mungkin saya memang bodoh. tapi bila saya menanam pohon mangga terus tidak berbuah-berbuah saya akan tebang pohon mangga saya, saya menebang pohon mangga yang saya tanam bukan karena marah karena Tidak menghasilkan. yah kalo anda nanam pohon trus ndak berbuah-berbuah anda tetap terima yah.. keputusan anda sendiri, kalau saya pohon yang saya tanam HARUS berbuah/menghasilkan.


Yup..jadi tidak perlu Yesus bukan untuk masuk surga
--> bagi kristen Harus Yesus untuk masuk surga kalo yang laen ya ... terserah nanti pada akhir jaman, ketika Yesus menghakimi dunia  maka orang yang percaya kepada dia Diselamatkan orang lain ... yah ... pake cara sendiri2 deh ... pasti ndak ke sorga ( ini versi kristen loh ... bukan kejawen )

-> Okey deh... memang pandangan berbeda, dipaksa sekalipun hasilnya pasti tidak akan sama. ... bagi saya budi perkerti membawa kebaikan tapi Pengajaran Yesus membawa KEHIDUPAN dan kualitas budi pekerti yang tinggi.

Thx







--- Pada Rab, 1/7/09, wirajhana eka <wirajhana@...> menulis:

Dari: wirajhana eka <wirajhana@...>
Topik: Re: [Spiritual-Indonesia] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
Kepada: Spiritual-Indonesia@...
Tanggal: Rabu, 1 Juli, 2009, 1:20 PM











   
           
           


     
      Jack,

note:
-> = jack
--> = saya

bagaimana dengan pecut ia memporakporandakan dagangan orang,
-> karena mereka berdagang di bait Allah coba kalo dagang dipasar PASTI tidak dipecut
-->

Sebelum turun tangan...maka ada mulut..kalau ia benar2 punya nalar dan linuwih..maka yang ia gunakan adalah berbicara baik2 sebelum main tangan...
itu bedanya ajaran emas dan loyang
bagaimana ia mengorbankan 2000an babi sebagai ganti tempat hantu..

->
Bagi Yesus 1 orang manusia lebih berharga dari 2000 an babi... ketika
anda harus memilih, anda harus bela 1 manusia atau 2000 babi
--> 2000an mati adalah hasil negosiasi antara manusia dan setan...ini sama saja menghalalkan mengikuti kemauan setan dengan mengorbankan mahluk lain demi manusia...tuhan tidak berpihak..jika berpihak maka itu jelas bukan tuhan dan cuma manusia biasa yang bias bahwa mahluk hidup hanya manusia..padahal budaya jawa pada jaman purba mempunyai pandangan hidup animisme atau kepercayaan adanya roh atau jiwa pada semua benda-benda, tumbuh-tumbuhan, hewan dan juga pada manusia sendiri. dimana setiap bagian kehidupan adalah "roh" tuhan. Di aliran Maneges [asal kata dari teges] tidak ada jiwa yang lebih unggul untuk
menguasai jiwa yang lain. Jiwa itu ada jiwa yang rendah yaitu jiwa pada umbuhan, Jiwa Menengah yaitu pada hewan dan jiwa
yang tinggi  yaitu pada manusia. Kualitas
jiwa tergantung budi pekerti, yaitu mendaki dari bawah ke atas. diantaranya adalah TIDAK       Merusak dan/atau membunuh sesama makhluk hidup


Nah...semakin terlihat bukan bedanya ajaran emas dan loyang


bagaimana ia
 ngamuk2 merasa tertipu mendatangi sebuah pohon yang ngga

ada buahnya ketika dalam keadaan lapar...
->
Ya, ia lah,.. kalo kita ke pohon mangga terus mangganya ndak berbuah
ya... kita ngamuk. coba situ punya kebon mangga terus pohonnya ndak
berbuah2 padahal sudah waktunya berbuah ... kan marah2 dong...
--->Inilah bodohnya anda...ajaran kejawent tidak mengajarkan jika nafsunya tidak terlampiaskan boleh marah2 ngga karu-karuan!  tetapi Nerimo ing pandum


Sekali lagi inilah bedanya ajaran emas dan loyang



bagaimana perbuatan baik sepuluh perintah tuhan belumlah cukup..
-> Yesus tidak meniadakan hukum Taurat
-->Yup..jadi tidak perlu Yesus bukan untuk masuk surga.



bagaimana ia tidak terima dan menyesali dirinya disalib dihadapan

tuhannya
-> Kata siapa dia menyesali dirinya disalib ? anda baca alkitab versi mana ? Yesus
menyerahkan hidup mati disalib untuk menggenapkan rencana TUHAN.
---> Ah baca baik2 alkitab anda..ia menghidari diri dari pendeta2 yahudi..setelah terpojok ia berlaga berserah..terbukti saat ia teriak, "Eli..eli mengapa kau tinggalkan aku"...ini kah laku nrimo??

ngga ngerti kejawen koq nyama2in!
Sekali lagi inilah bedanya ajaran emas dan loyang



Pekerti yang dimaksud dalam ajaran Yesus hanya egoisme bahwa tanpa yesus

yang ada hanya kesia2an..tidak mengenal adanya kemungkinan toleransi dan

sangat berlainan dengan budaya jawa.
-> Habis gimana dong Yesus sudah berbicara begitu. Hanya Yesuslah satu-satu nya Jalan
dan
kebenaran dan hidup yang laen .... Palsu. Terus budaya jawa tentang apa
nih ? Toleransi ? Yesus sangat toleransi dalam menjalani kehidupannya
tapi dalam dogma dan pandangan hidup Yesus memegang teguh prinsip
kebenaran Firman Allah
-->
Dalam kejawen tidak ada kata satu-satunya jalan! karena gusti itu wicaksono... jadi, ini semakin memperjelas kan bedannya loyang dan emas

Kesimpulan ( menurut saya )
Ya pasti
beda lah... menalar Ajaran Yesus dari sudut kejawen, kalo menalar
ajaran Yesus dari Alkitab pasti sama, kalo dari kejawen jelas beda.
Kalo setiap pengajaran seperti Islam, budha, hindu, kristen, katolik,
kejawen dll, ... dll,... buat apa Tuhan ( Yesus ) turun sendiri ke
dunia mengajarkan kebenaran ikutin aja salah satu yang ada, jadi ndak
usah ribut2.

Kesimpulan [hasil tanggapan]
Sepakat bahwa kejawen beda dengan ajaran Yesus..tidak masalah yesus ada atau tidak...Kualitas manusia tetap dinilai dari budi pekerti bukan dari harus ikut baru selamat.




2009/7/1 Jack Fanotona <jack_fanotona@ yahoo.com>


















   
           
           


     
     
Prilaku Yesus bukan budaya Jawa dan 100% bukan spiritualis kejawen.
->Memang benar, Yesus bukan budaya Jawa dan bukan 100% spiritual kejawen. Semua orang tahu Yesus itu orang Yahudi
(tidak salah )


ajarannya bukanlah orang yang nrimo dan berbuat tanpa pamrih!
->Memang benar ajaran Yesus bukan orang yang nrimo karena ajaran Yesus itu merubah hati anak kembali kepada Bapa disorga, dan kehidupan sorga adalah janji yang diberikan oleh Yesus ( tidak salah )


bagaimana dengan pecut ia memporakporandakan dagangan orang,
-> karena mereka berdagang di bait Allah coba kalo dagang dipasar PASTI tidak dipecut

bagaimana ia mengorbankan 2000an babi sebagai ganti tempat hantu..

-> Bagi Yesus 1 orang manusia lebih berharga dari 2000 an babi... ketika anda harus memilih, anda harus bela 1 manusia atau 2000 babi

bagaimana ia
 ngamuk2 merasa tertipu mendatangi sebuah pohon yang ngga

ada buahnya ketika dalam keadaan lapar...
-> Ya, ia lah,.. kalo kita ke pohon mangga terus mangganya ndak berbuah ya... kita ngamuk. coba situ punya kebon mangga terus pohonnya ndak berbuah2 padahal sudah waktunya berbuah ... kan marah2 dong...


bagaimana perbuatan baik sepuluh perintah tuhan belumlah cukup..
-> Yesus tidak meniadakan hukum Taurat

bagaimana ia tidak terima dan menyesali dirinya disalib dihadapan


tuhannya
-> Kata siapa dia menyesali dirinya disalib ? anda baca alkitab versi mana ? Yesus
menyerahkan hidup mati disalib untuk menggenapkan rencana TUHAN.

Pekerti yang dimaksud dalam ajaran Yesus hanya egoisme bahwa tanpa yesus


yang ada hanya kesia2an..tidak mengenal adanya kemungkinan toleransi dan

sangat berlainan dengan budaya jawa.
-> Habis gimana dong Yesus sudah berbicara begitu. Hanya Yesuslah satu-satu nya Jalan
dan kebenaran dan hidup yang laen .... Palsu. Terus budaya jawa tentang apa nih ? Toleransi ? Yesus sangat toleransi dalam menjalani kehidupannya tapi dalam dogma dan pandangan hidup Yesus memegang teguh prinsip kebenaran Firman Allah


Kesimpulan ( menurut saya )
Ya pasti beda lah... menalar Ajaran Yesus dari sudut kejawen, kalo menalar ajaran Yesus dari Alkitab pasti sama, kalo dari kejawen jelas beda. Kalo setiap pengajaran seperti Islam, budha, hindu, kristen, katolik, kejawen dll, ... dll,... buat apa Tuhan ( Yesus ) turun sendiri ke dunia mengajarkan kebenaran ikutin aja salah satu yang ada, jadi ndak usah ribut2.




--- Pada Rab, 1/7/09, Berlin Sianipar <berlin.sianipar@ gmail.com> menulis:


Dari: Berlin Sianipar <berlin.sianipar@ gmail.com>
Topik: Re: [Spiritual-Indonesi a] Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen
Kepada: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com

Tanggal: Rabu, 1 Juli, 2009, 11:10 AM








   
     
      Beberapa orang melihat debu di mata saudaranya, tapi dia tidak sadar bahwa ada batu kali di pelupuk matanya..

2009/7/1 wirajhana eka <wirajhana@gmail. com>



















   
           
           


     
      Prilaku Yesus bukan budaya Jawa dan 100% bukan spiritualis kejawen. Ia

dan ajarannya bukanlah orang yang nrimo dan berbuat tanpa pamrih!



bagaimana dengan pecut ia memporakporandakan dagangan orang,

bagaimana ia mengorbankan 2000an babi sebagai ganti tempat hantu..

bagaimana ia ngamuk2 merasa tertipu mendatangi sebuah pohon yang ngga

ada buahnya ketika dalam keadaan lapar...

bagaimana perbuatan baik sepuluh perintah tuhan belumlah cukup..

bagaimana ia tidak terima dan menyesali dirinya disalib dihadapan

tuhannya



Budaya jawa jelas lebih baik dibandingkan dengan ajaran yesus

dan ajaran Yesus menjadi lebih baik karena menggunakan "roh" budaya

Jawa!



Pekerti yang dimaksud dalam ajaran Yesus hanya egoisme bahwa tanpa yesus

yang ada hanya kesia2an..tidak mengenal adanya kemungkinan toleransi dan

sangat berlainan dengan budaya jawa.



Jadi sangat wajarlah sejarah telah menyaksikan bagaimana ajaran yesus

dalam nafas gospel..membunuhi jutaan manusia yang tidak mau menerima

Yesus diseluruh dunia.



Orang pandai dan "sadar" mengenal perbedaan loyang dan emas

Ajaran yesus cuma loyang yang terus menerus dipersamakan dengan ajaran

emas Kejawen

loyang ya loyang...emas ya emas...ngga akan pernah sama.

2009/7/1 leonardo rimba <leonardo_rimba@ yahoo.com>




















   
           
           


     
     


Oleh Sony H Waluyo di facebook. Komentar saya di paling bawah.


Menalar ajaran Yesus mestinya sampai masuk ke realita, utk membumi dan
kejawen bisa mjd alternatif yg menarik utk melihat bagaimana dasar2
ajaran yg sama telah mendarah daging dlm keseharian hidup orang
jawa/nusantara. ..



Kutipan2 bisa dicarikan contaoh konkritnya….tentu yg paling mudah yg
bisa ditemui dlm pengalaman hidup2 sehari2……shg gak bicara ttg hal di
awang2 dan mestinya praktis dan aplikatif dan sangat nalar….



Jika kata “surga” yg sering muncul di Injil berarti persatuan atau
melebur kembali….nalarnya, klo masih kotor gak mungkin bisa ngumpul
bersatu ….jika Allah itu maha pengampun, maka spy bisa melebur bersatu
roh manusia hrs memiliki kwalitas yg sama…..shg di Injil dikatakan
“hendaknya kamu sempurna spt Bapa sempurna adanya…..”



Apakah Yesus mengajarkan penebusan dosa utk menggenapi ketidaksempurnaan itu?



Bahwa setiap kali Ia menyembuhkan org sakit Ia berkata, dosamu
diampuni, bukan berarti bhw kesempurnaan itu akan digenapi oleh Yesus
dg cara semacam itu….Nalarnya, kasihan Yesus dong lempe2 tenan….
Nalarnya mudah, teman2 THS/pencak silat setelah mbantu teman2 yg sakit
dg tenaga dalam juga lempe2 perlu recovery….Romo Lukman diperkirakan
meninggal krn kecapekan…..Lah klo Yesus mesti nebus dosa semua manusia,
walah…..mblenger……dan klenger beneran....



Bagaimana mekanisme kesempurnaan itu bisa didptkan?



Saya paling demen ambil kutipan dialog nikodemus dg Yesus di Injil
Yohanes. Nikodemus ini ahli taurat maka kwalitas dialog ini sangat
penting...



Yesus mengatakan, ”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke
kerajaan Allah”....... lalu Yesus menambahkan ”manusia terdiri dr 2
unsur yakni daging dan roh”.....dg demikian bisa dipahami bahwa roh
mengalami kelahiran kembali dg raga2 yg berbeda2 dlm ruang dan waktu
berbeda utk menyempurnakan diri....shg layak utk melebur dan menyatu
kembali dg Bapa yg Maha Sempurna....



Bhw kesadaran manusia ada pd rohnya dg mudah dipahami dg cara
sederhana... ..melalui pengalaman tidihen..... Saat tindihen seseorg dg
mudah bisa melihat bahwa dirinya melayang diatas raganya yg terbaring
di tempat tidur....itu artinya dirinya bukanlah raga yg sedang
terbaring di tempat tidur itu....Dan roh itu kekal sedangkan raga yg
dipake sebagai baju utk hadir di dunia ini hanyalah sementara... melalui
poses kelahiran... tumuh dewasa...dan akan tiba waktunya expired alias
mati.....tapi yg mati kan hanya raganya bukan rohnya...... shg kata2
Yesus ”biarlah orang mati menguburkan orang mati” mjd sangat
jelas.....krn ”siapa yg menlaksanakan firman Bapa akan memiliki
kesadaran roh bukan kesadaran fisik/raga”.. ..



Shg keselamatan yg diajarkan oleh Yesus adalah melalui penyadaran
diri...dan perumpamaan2 yg diajarkannya, yg sifatnya latihan psikologi
itu adalah olah kejiwaan utk membantu penyadaran diri spy masuk ke
kesadaran roh....

Dan krn itu dg peringatan-peringat an 3, 7, 40, 100, 1000 hari orang
jawa/nusantara dg ajaran spiritualnya tahu persis bagaimana roh2 sering
masih mengalami semacam ”jetlag” ketika terlepas dari raganya yg
mati....butuh panduan dan bantuan doa yg sifatnya adalah membantu
mengingatkan spy mrk segera meninggalkan dunia fisik yg sudah bukan
lagi tempatnya utk masuk ke dunia/frekwensi lain ke apa yg disebut alam
jeda atau latu pangresikan (api penyucian) dan masuk ke training
lanjutan utk persiapan proses selanjutnya ke kelahiran baru (rebirth)
atau yg lebih akrab disebut reinkarnasi yg akan dipersiapkan raga baru
serta skenario pengalaman2 fisik baru sesuai dg kebutuhan perkembangan
kesadarannya shg rohnya memiliki kesempatan utk menyempurnakan
diri...dan tentu pemahaman ini sangat sejalan dg pesan yesus di
atas....”hendaknya lkamu sempurna spt Bapa sempurna adanya” dan pesan
”kamu hrs dilahirkan kembali agar bisa masuk ke kerajaan Allah”.



Bahwa ajaran2 Yesus menekankan budi pekerti bisa dilihat dr contoh riil yg aku lihat pagi ini.



Saat turun angkutan tadi tak lihat tukang ojek mengejar bis utk rebutan
calon penumpang dg resiko dirinya tertabrak bis itu sebab caranya
konyol....mereka memepet bis yg mencari posisi parkir spy masih ada
ruang disebelahnya agar mobil dr belakang yg akan terus masih bisa
jalan, tapi krn dipepet tkg2 ojek bis terpaksa gak bisa minggir,
minggir dikit tkg2 ojek itu bakal kesrempet atau tertabrak &
terlindas... konyolnya usaha yg nekad sering sia2 gak dapat penumpang
juga dan kadang mrk mudur begitu saja gak lihat lagi dg resiko ketabrak
mobil atau motor lain....tambah konyol utk balik ke posisi tunggu mrk
gak takut melawan arus dan jalan kencang....dan bukan sekali 2 kali
mereka nabrak pintu mobil yg sedang dibuka krn sering dg kencang nyelib
lewat sisi kiri....kalau saja mrk mau mengatur diri berjajar rapi dan
antre ambil penumpang, mrk tdk perlu mabil resiko konyol plus menghemat
bahan bakar serta suku cadang hanya utk mondar-mandir ngejar2
penumpang... sering kali bisa sampai 10 kali mondar-mandir baru mereka
dpt penumpang lagi.....



Pd dasarnya ajaran2 Yesus menggugah kesadaran semacam itu, berbagi
sumber penghidupan saling bantu, saling memaafkan jika ada salah shg
bisa mewujudkan cita2 menghadirkan kerajaan surga di atas bumi.....



Dan kalau kita org jawa/sunda/batak/ dayak/bali/sulawesi
dll mau mempelajari ajaran2 spiritual yg ada di nusantara ini jelas2
hal serupa diajarkan di dalam ajaran2 spiritual itu bahkan saking
akrabnya di telinga dan keseharian lalu malah dianggap remehan dan
ecek2 gak sepadan dg ajaran penebusan dosa...mabuuk rak?



Salam persaudaraan universal dlm damai selaras,



Dhemit Sonthul - SonyHW



(Saat Yesus menyembuhkan org yg kerasukan setan Ia menghardik setan itu
utk tdk mengatakan apa2 krn setan tahu siapa diriNya..... ...hihihi. ....)



* You are what you think about. Beware of your mind.


+

Komentar saya (Leonardo Rimba):

Beberapa tahun yg lalu saya bermimpi, dan di mimpi itu saya memperoleh
pengertian bahwa ternyata Kejawen itu mirip sekali dengan Kristen.

Pengertian yg di dapat dari dalam mimpi ini tentu saja tidak bisa dibagikan begitu saja karena orang akan tanya apa alasannya.

Saya
sendiri tidak tahu kenapa memperoleh mimpi seperti itu. Mungkin alam
bawah sadar di saya bisa menangkap nuansa kemiripan antara mistisisme
Kristen dan Kejawen. ... Read More

Kristen
yg asli itu MKG, manunggaling kawula lan gusti, ilmu makrifat. Yesus
mengajarkan hal yg sama dengan Syech Siti Jenar yg sebenarnya cuma
mengikuti tradisi budaya Jawa yg telah berlangsung selama ribuan tahun.

Tidak ada keselamatan yg perlu diperebutkan, dan yg perlu cuma hidup tenteram saja. Itu Kristen yg asli, dan itu pula Kejawen.

Very simple.






        New Email addresses available on Yahoo!  

Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.

Hurry before someone else does!
 

     

   
   
       
       
       
       


       


       
       
       
       
       




 

     

   
   
       
       
       
       


       


       
       
       
       
       




--
berlinsianipar. wordpress. com


 

     


         
       
       

       Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
 

     

   
   
       
       
       
       


       


       
       
       
       
       




 

     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

 « Return to Thread: Menalar Ajaran Yesus dr sudut Kejawen