« Return to Thread: Struktur Alam Semesta dari Dafa

Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by the_most_braveheart :: Rate this Message:

Reply to Author | View in Thread

mantap Mas..Hati saya juga senang membaca artikel ini..
--- In Spiritual-Indonesia@..., Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...> wrote:

>
> Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> ------------------------------------------------------------------
>
> KATA  ULASAN
>
>
>         Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
> Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
>
> Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
> ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
> dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai
> kategori bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut
> riset. Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada
> kitab suci, itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa
> Buddha secara jelas dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari
> partikel, molekul sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang
> lebih besar, meliputi segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia
> adalah karakter alam semesta Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda
> pada tingkat yang berbeda, yang disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut
> Fa oleh aliran Buddha.
>
> Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
> dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, “Sekarang sudah zaman elektronik,
> ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah
> terbang ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang
> seperti itu ?”  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak
> mampu menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap
> merupakan misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang
> terbang amat tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik
> yang dihuni umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu
> memahami sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari
> pemahaman sejati akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan
> tidak berani menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani
> mengakui realitas fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu
> konservatif, tidak ingin dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas
> tradisional. Jika ingin tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang
> waktu dan tubuh manusia, Fa Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara
> sejati dapat membedakan baik dan jahat, benar dan salah, menghapus segala
> pandangan salah dan memberikan pandangan yang benar.
>
> Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga
> terefleksi dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah
> tidak berani disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang
> yang keras kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan
> hal itu sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah
> mengingkari hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang
> yang kurang suka berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum
> maju. Jika umat manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam
> semesta, mengubah mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh
> suatu kemajuan pesat. Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak
> terukur tak berbatas bagi umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah
> satu-satunya yang dapat menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia,
> eksistensi materi berbagai ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
>
> Li Hongzhi
> 2 Juni 1992
>
> .:.
>
> *Struktur Alam SemestA*
>
> Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
> :::
> [1 of 4] CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan komposisi dari ruang dari alam
> semesta ini. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
> dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
> juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
> bisa memahaminya. Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak dapat
> dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam
> semesta dengan jelas. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam
> semesta yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan
> dari sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika,
> Saya menjelaskan bahwa wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
> seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
> satu alam semesta. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau batasan.
> Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
> berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
> Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
> alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
> didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam
> semesta lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus
> atom, nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk
> molekul-molekul. Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk
> partikel-partikel yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini
> yang Saya telah jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem
> semacam ini. Bahasa tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak
> mampu mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
> kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
> kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
> alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
> memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
> dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni
> datang dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks
> dari satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel
> kecil membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
> membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
> seluruh badan langit.
> Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
> puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar
> yang digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar
> tahun dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa,
> seseorang masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam
> semesta â€" bukan berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan
> alam semesta demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang
> manusia, mereka sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang
> lalu, Saya katakan bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu,
> hanya dapat dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang
> tidak terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya
> juga mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita
> manusia hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
> Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
> Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti.
> Partikel terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan
> partikel terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia
> berada tepat di antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan
> bintang-bintang. Tepat di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari
> sudut lain, sangatlah kecil.
> Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang
> ilmuwan-ilmuwan tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul
> adalah dibutuhkan satu barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom
> untuk mencapai ke molekul. Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil
> partikel, semakin besar volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang
> sebuah tingkat daripada sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini
> sangat besar, sementara semakin besar butiran dari materi atau partikel,
> semakin kecil volume ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu
> memasuki ruang itu, kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih
> luas. Tentu saja, hanya dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru
> bisa memasuki ruang itu. Jika kamu mencoba untuk mengertinya dengan
> pikiran-pikiran, konsep-konsep dan cara-cara pemahaman manusia pada dunia
> fisik sekarang, tidak akan masuk akal bagimu dan kamu tidak akan memasuki
> kondisi tersebut juga. Manusia mengaku bahwa ilmu pengetahuan mereka
> begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan tidak melampaui ruang dari
> tingkat molekul, atau pun bisa melihat ruang-ruang lain, dan tetapi
> manusia puas terhadap diri mereka sendiri. Apalagi melihat ruang yang
> terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah pemisahan sistem-sistem
> ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara atom-atom dan nukleus
> atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, dan ruang juga
> masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. Mengenai berapa
> tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, ia tidak bisa
> dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka kalpa yang
> digunakan oleh Buddha-Buddha.
> Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
> apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah
> tahu apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta,
> dan tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta
> ini akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
> mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> kultivator-kultivator bisa â€" satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
> Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
> tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
> dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan
> enam nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan
> merebak jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi
> Dewa-Dewa tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu
> ilmu pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
> mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena
> tidak adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral
> manusia tidak bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia
> bisa terus mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan
> peralatan manusia untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan
> melihatnya semua dengan sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta
> itu. Jika kamu ingin mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
> Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada
> ini. Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
> banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
> jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
> materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti
> baja, besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll,
> dll. Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh
> molekul-molekul dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat
> dari ruang/dimensi dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang
> terkomposisikan sedikit lebih kecil daripada partikel-partikel dari
> tingkat terbesar ini, kamu tidak akan bisa melihatnya. Lalu
> molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat dimensi dengan
> partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. Banyak, banyak
> tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil dan
> partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
> dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik
> (bisa dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia
> bisa melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa
> melihat dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah
> sederhana.
> Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
> banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
> apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
> semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
> berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami
> alam semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
> ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih
> pencapaian yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik
> awalnya salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan
> yang agak besar dari kebenaran.
> Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
> pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
> keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya
> bahwa perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi
> tidak kuat sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa
> manusia menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
> menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
> evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya,
> penuh dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
> penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
> ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
> bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
> muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah
> kata tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan
> moral, banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa
> lampau, banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana
> orang-orang berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat
> merah, dengan jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu
> periode akan datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada
> anjing. Banyak orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai
> anak-anak, memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang
> bermerek, membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak
> sendiri. Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya
> juga telah bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di
> Amerika. Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4
> dolar". Dia sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus
> memberitahukan kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada
> manusia di atas Bumi ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia,
> segala hal lainnya eksis di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk
> dan tumbuh-tumbuhan diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk
> manusia, dibentuk untuk manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak
> akan ada yang eksis jika bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga
> untuk manusia. Segalanya di atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang
> ini semua konsep-konsep ini berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa
> disamakan dengan manusia ?! Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh
> manusia dan menjadi masternya, yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana
> itu bisa terjadi ? Karena paling mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau
> Buddha melalui kultivasi. Disamping itu, asal mereka semua dari
> tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal kehidupan-kehidupan ini
> diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara sambil lalu isu ini telah
> dibahas.
> Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
> evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
> dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang
> selamat pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan
> sejarah sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu
> kembali. Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi
> beberapa kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem;
> banyak penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan
> menekankan teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak
> bisa menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa
> manusia dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan
> bukti-bukti tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang
> modern semua mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh
> orang-orang Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan
> orang-orang Mesir masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa
> mempunyai pengertian yang salah tentang sejarah mereka sendiri.
> Piramida-piramida dan orang-orang Mesir sama sekali tidak ada hubungannya
> satu sama lain. Piramida-piramida tersebut dibangun pada satu peradaban
> pra-sejarah, dan tenggelam di bawah air selama perubahan benua. Ketika
> peradaban berikutnya akan dimulai dan benua-baru diciptakan, ia muncul
> dari dasar air. Kelompok orang-orangnya telah lama punah, dan kemudian
> datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah menemukan fungsi piramida yang
> demikian, orang-orang Mesir membangun beberapa piramida-piramida yang
> lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik untuk menempatkan peti mati di
> dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di dalamnya. Beberapa baru saja
> dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat lampau. Orang-orang
> sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka sebenarnya berasal dari
> periode apa. Sejarahnya kacau.
> Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
> Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
> sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan
> hanya sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
> langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan
> secara detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya
> dengan Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah
> banjir besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah
> dua ribu meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya
> orang-orang yang menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita
> dari Bahtera Nabi Nuh adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan
> orang-orang Barat seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam
> kondisi rusak. Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan
> pegunungan Kunlun, seperti orang-orang desa, beruntung selamat.
> Orang-orang Cina yang tinggal di Pegunungan Kunlun selamat. Karena
> kebudayaan yang berkembang dengan baik di Timur pada masa itu, Hetu
> (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai Luo), I Ching (Buku
> Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan lain-lain diwariskan dari
> masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini atau itu dari generasi
> berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya memodifikasinya dan
> mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama sekali bukan
> diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan pra-sejarah.
> Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi disimpan pada
> masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi semakin sedikit
> dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, Cina menjadi
> bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam dalam asal
> sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa setelah
> kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada waktu itu,
> pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu adalah
> area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai
> tahap sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
> pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka
> mempunyai banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa
> dijelaskan. Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan
> alam semesta tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada
> banyak ilmuwan yang melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan
> yang salah. Khususnya, ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam
> bidang-bidang mereka masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi.
> Mereka membuat definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan
> demikian membentuk suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini
> adalah murid-murid yang belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2
> yang berpikiran terbuka. Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi
> tersebut benar di dalam batasan cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu
> temukan mereka salah dan membatasi begitu kamu melampaui pengertiannya dan
> cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang benar-benar membuat suatu pencapaian
> adalah seseorang yang berani mendobrak keluar dari batasan-batasan ini.
> Einstein juga tidak terkecuali; apa yang dikatakannya adalah benar di
> dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi melampaui cakrawala ini, apa
> yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah begitu ? Semakin
> mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi meningkat, semakin
> kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa pemahaman pada
> tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
> pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang
> materi dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim
> kecil di dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping
> itu, hanyalah terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang
> Saya baru saja jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil,
> sistem dari setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi
> begini yang tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu â€" pemahaman
> dari suatu ruang kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai
> ilmu pengetahuan manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari
> pijakan yang salah. Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia,
> lebih kompleks lagi. Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita
> berbicara lebih lagi, akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang
> mana sangat rumit. Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi
> tingkatnya diajarkan, orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia
> mempunyai mentalitas manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa
> akan percaya ketika mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai
> mentalitas Dewa-Dewa. Karena mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara
> berpikir mereka sepenuhnya berbeda dari manusia.
>
> [2 of 4] Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
> Yuan Siao Thn 2003
> T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
> diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
> masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh,
> yang terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak
> datang maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang
> lain, betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
> dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang
> dimensi yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam
> ruang dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda,
> sedangkan anda tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi
> yang eksis semacam itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia
> tidak mempengaruhi anda. Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan
> sedikit kepada kalian tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan
> meriah)
> Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
> anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing,
> kalian juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan,
> bunga. Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi
> pada badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada.
> Dengan demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari
> partikel yang setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar
> juga ada binatang, tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu
> besarnya bahkan mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada
> planet tingkat rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel
> besar pada partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit
> ada singa, yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit
> ada manusia, yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan.
> Kehidupan ada rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya.
> Raja dari satu kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut,
> semua yang berada dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang
> besar kecilnya berbeda. Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat
> partikel terbesar, yang juga merupakan raja dari segala makhluk,
> partikelnya akan termanifestasi pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
> materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat
> begitu banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali
> bukanlah milik satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun
> mereka semua hidup disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk
> bersangkutan dan rajanya sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan
> dengan kehidupan yang lain. Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka
> saling menyilang dalam seluruh ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka
> mempunyai sistim yang berdiri sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka
> singa mempunyai raja, apel juga mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai
> raja, pohon juga mempunyai raja, tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai
> raja, segala kehidupan dalam ruang dimensi yang setara semuanya eksis
> bersilangan seperti itu, manusia dapat tembus melewati kehidupan raksasa,
> setiap saat setiap waktu juga ada unsur kehidupan yang sangat mikrokosmis
> mengalir melewati tubuh manusia biasa. Bagian permukaan kalian ada Fashen
> saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi kalian yang telah berhasil
> dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat,
> dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat, siapapun tidak dapat
> menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini sangatlah rumit, saya telah
> menceritakan lagi satu macam keadaan struktur alam semesta kepada kalian.
> (tepuk tangan meriah)
>
> Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> [3 of 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> kehidupan di berbagai tingkat.
> 81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
> tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
> mana?
> Guru:  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir
> pasir yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung.
> Ada jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat
> dari badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan
> tanpa mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
> kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan
> kurang dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah
> sesuatu yang terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada
> kehidupan yang tak terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak
> kehidupan yang ada di Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat
> dipahami oleh imajinasi manusia.
>
> [4 of 4] Alam Semesta â€" Pemusnahan alam & pemusnahan individu
> 97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
> Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?
> Guru:  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
> mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi
> pemusnahan didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan
> pada tingkat tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan
> tersisa. Situasi ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang
> dimusnahkan secara individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu
> adalah dimusnahkan selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka
> bahkan ketika mereka mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang
> mereka. Tetapi peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi
> dalam sekejap, segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu
> saja hal tersebut lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
>
>
> TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
>
> Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas
> Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
> foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama
> dengan kita.
>
> Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di
> rumah rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai
> Buddha yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar.
> Kadang-kadang ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar
> jendela, saya melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan
> kosmik. Guru memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya,
> berdiri di sampingnya. Mereka luar biasa agung.
>
> Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar
> Fa, pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat
> Fashen Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga
> melihat Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei
> 2001, saya mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan
> praktisi menurut petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan.
> Ada makhluk jahat dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang
> bendera dan menabuh genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada
> kita. Beberapa dari mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka,
> alien dan juga beberapa dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung,
> sebesar gunung dan sebesar bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada
> hari-hari itu, saya akan memancarkan pikiran lurus pada siang tengah hari
> dan malam hari. Saya memancarkan pikiran lurus untuk pertama kalinya pada
> waktu pagi hari selama setengah jam.
>
> Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
> melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
> saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
> saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
> Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
> Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
> melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga
> lotus terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus,
> kapal tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah
> dunia yang sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak
> Buddha, Dao dan dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang
> mendengar ceramah Fa yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan
> banyak simbol swastika di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak
> gambar Taichi di tubuh mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya
> kembali.
>
> Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> memancarkan pikiran lurus.
>
> Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
> beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis
> dan iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui
> lebih banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan
> seterusnya. Suatu hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan
> berpikir bahwa saya telah terbang keluar dari alam semesta terakhir,
> karena saya tidak melihat apa-apa namun hanya tubuh gong Guru yang agung.
> Ketika saya melihat ke bawah, saya melihat tingkat-tingkat badan langit.
> Saya terbang ke atas dalam waktu yang lama dan tidak melihat apapun, maka
> saya kembali. Pada hari berikutnya, setelah saya melakukan latihan, saya
> menemukan bahwa jauh dari kosmos yang telah saya keluar, masih ada kosmos
> lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya memusnahkan kejahatan selagi
> terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa tempat dimana saya sedang lewati
> melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya adalah kosong. Saya tidak tahu
> apa nama tempat dimana saya berada, tetapi sistem kosmos ini berbeda
> dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa besarnya sehingga tidak dapat
> dihitung dengan angka dalam milyaran atau bahkan triyunan. Pada hari
> ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar.
> Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas kosmos, kelihatannya
> seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, saya melalui alam
> semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, dan banyak alam
> semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah kosmos yang
> makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat dilindungi
> oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai dewa, namun
> mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. Mereka dapat
> melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai kekuatan yang
> lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi iblis-iblis dan
> roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka setiap hari,
> rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. Kita
> melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati bermilyar-milyar
> sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya hanya merasa
> bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
>
> Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam
> hari, saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh
> saya akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar
> dari setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya
> saya terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus,
> dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di
> dalam kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung
> jumlahnya seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem
> kosmik. Untuk membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya
> saya sebutkan, saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah
> melalui kosmos besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan
> [swastika] di setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar
> dan saya melihat semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah
> pori di kulit saya.
>
> Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam
> dunia yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat
> menyebut namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di
> luar penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang
> sangat rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia,
> seluruh dunia merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk
> didalam bunga lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil.
> Disana ada bunga lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar
> dunia ini, dan di luar dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang
> bahkan lebih besar, dan lebih maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih
> besar tak terhitung jumlahnya, dan seterusnya. Didalam beberapa dunia,
> makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat
> tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, dan beberapa kelihatan seperti
> anak kecil, namun mereka jauh luar biasa lebih indah yang tak terhitung
> bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi Dafa turun, mereka
> bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan membentuk hubungan
> dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya terbang ke atas
> dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya mengetahui
> semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah saya
> musnahkan.
>
> Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
> kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
> melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
> Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
> saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru
> di Zhuan Falun tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak
> terhitung jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi.
> Seseorang pada tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi
> makhluk-makhluk pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang
> sangat-sangat kotor dari setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa,
> melakukan latihan gerakan dan memancarkan pikiran lurus setiap hari.
> Kadang-kadang saya juga pergi keluar untuk melakukan klarifikasi fakta
> sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos yang bahkan lebih tinggi, dan
> Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua memiliki Falun emas pada tubuh
> mereka. Sekalipun telah melewati sebuah sistem kosmos yang besar, lebih
> besar dari pada "sistem kosmik besar," saya melihat makhluk-makhluk di
> sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya hanya dapat Menyebutnya
> sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya bertanya kepada guru
> mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui sistem kosmik yang tak
> terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu tahu, lakukan
> kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa yang telah
> saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka seperti
> itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos yang
> tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan Fa).
> Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di sana
> ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang
> lebih besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada
> ruang-ruang kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak
> ada kata-kata yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah
> lihat. Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah.
> Sebuah dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak
> terhitung jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya
> sendiri, dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga
> terdiri dari partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung
> jumlahnya, dan seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki
> makin banyak Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada
> setiap pori kulit mereka.
>
> Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
> mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak
> membicarakannya di sini.
>
> Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
> ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
> keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
> pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta
> dalam Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak
> ada satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
> mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
>
> Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
> melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
>
> Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> dengan belas kasih anda.
>
>
>
>
> TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
>
>
> Dafa Yang Maha Agung
>
> Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari
> dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
> Source :
>
>
> Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan
> saya, saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004,
> saya praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
> mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
> dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
> banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
> tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus
> menjerit-jerit ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya
> lihat. Waktu itu semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau
> orang kerauhan (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya
> malah terus menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu
> terus saya lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan.
> Besoknya tetap saya melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di
> sekitar rumah dan saya langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi
> panik dengan kondisi saya tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit
> bebai dewa (dirasuki mahluk puti kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke
> beberapa orang pintar atau dukun, tidak juga membuahkan hasil apa-apa?
> tetap saja saya selalu melihat mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya
> terbiasa melihat mahluk-mahluk tersebut.
>
> Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
> misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak
> saya menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
> kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
> buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
> aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
> dan tidak menyeramkan lagi.
>
> Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
> bertanya “apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?” saya bilang
> lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
> Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
> latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu “dulu itu Dewi tidak kena
> penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
> terbuka”
>
> Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata
> saya terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai,
> saya merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
> yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
> Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
>
> Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
>
> Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
>
> Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
> naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
> saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau
> tingkat-tingkat alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa
> takut, tapi saya diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke
> atas. Akhirnya saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa
> tanah lapangan yang sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya
> sangat indah sekali. Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di
> pinggir lapangan tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya
> seperti bangunan Cina. Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan
> gerakan Falun Dafa, pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai
> kasaya kuning, ada yang memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya
> ungu, ada yang memakai pakaian kaos putih yang ada lambang Falun seperti
> yang dimiliki kakak saya dan lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan
> gerakan Falun Dafa tersebut ada Buddha emas sangat besar dan tinggi yang
> sedang meditasi, saya tahu beliau adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat
> tersebut. Waktu itu ada orang yang sedang menonton latihan tersebut
> mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak seperti bahasa manusia, tapi
> anehnya saya bisa mengerti dan bisa bercakap-capak dengan orang tersebut.
> Orang tersebut memaksa saya pergi dari tempat tersebut untuk diajak dan
> ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan lebih indah, begitu kata dia, tapi
> saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya hanya mau menonton latihan Falun
> Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik saya terus…akhirnya saya putuskan
> untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya sampai dibawah, saya melihat
> teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu itu saya geleng-geleng
> kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke atas.
>
> Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya
> energi yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang
> sangat besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada
> Buddha, Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai
> saya tidak bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
>
> Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
> yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan
> ingin masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk
> tersebut tidak bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga
> pernah di ganggu oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya,
> berkali-kali naga merah tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat
> gerogi dan ketakutan, tapi saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah
> tersebut berbalik lari dan energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar
> sampai ke balik awan-awan sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh
> Buddha Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu
> itu saya sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau
> karena saking tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau.
> Waktu itu saya bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu
> tidak menjawab pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas
> secepat kilat menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah
> berapa milyad tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba
> saya di ajak keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam
> semesta dari luar bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya
> sangat terang sekali, waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah
> ke atas, menujukkan tubuh alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara
> sedikit pun pada saya. Bumi kita ini tidak kelihatan sama sekali,
> tingkat-tingkat tubuh alam semesta saja seperti bulatan kecil-kecil
> kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan sulit saya
> mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun ke bumi oleh Shifu.
>
> Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
> Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
>
>
> Catatan :
> Fa â€" hukum/ajaran/dharma/dhamma
> Da Fa (dibaca ‘Ta Fa’) â€" Maha Hukum
> Fa Lun â€" Roda Hukum
> Zhen-Shan-Ren â€" Sejati, Baik dan Sabar
>


 « Return to Thread: Struktur Alam Semesta dari Dafa