Struktur Alam Semesta dari Dafa

View: New views
20 Messages — Rating Filter:   Alert me  
< Prev | 1 - 2 - 3 - 4 | Next >

Struktur Alam Semesta dari Dafa

by Jesse Jopie Rotinsulu Jr :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
------------------------------------------------------------------

KATA  ULASAN


        Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.

Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai
kategori bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut
riset. Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada
kitab suci, itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa
Buddha secara jelas dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari
partikel, molekul sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang
lebih besar, meliputi segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia
adalah karakter alam semesta Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda
pada tingkat yang berbeda, yang disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut
Fa oleh aliran Buddha.

Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, “Sekarang sudah zaman elektronik,
ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah
terbang ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang
seperti itu ?”  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak
mampu menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap
merupakan misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang
terbang amat tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik
yang dihuni umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu
memahami sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari
pemahaman sejati akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan
tidak berani menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani
mengakui realitas fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu
konservatif, tidak ingin dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas
tradisional. Jika ingin tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang
waktu dan tubuh manusia, Fa Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara
sejati dapat membedakan baik dan jahat, benar dan salah, menghapus segala
pandangan salah dan memberikan pandangan yang benar.

Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga
terefleksi dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah
tidak berani disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang
yang keras kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan
hal itu sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah
mengingkari hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang
yang kurang suka berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum
maju. Jika umat manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam
semesta, mengubah mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh
suatu kemajuan pesat. Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak
terukur tak berbatas bagi umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah
satu-satunya yang dapat menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia,
eksistensi materi berbagai ruang, jiwa serta segenap alam semesta.

Li Hongzhi
2 Juni 1992

.:.

*Struktur Alam SemestA*

Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
:::
[1 of 4] CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan komposisi dari ruang dari alam
semesta ini. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
bisa memahaminya. Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak dapat
dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam
semesta dengan jelas. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam
semesta yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan
dari sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika,
Saya menjelaskan bahwa wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
satu alam semesta. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau batasan.
Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam
semesta lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus
atom, nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk
molekul-molekul. Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk
partikel-partikel yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini
yang Saya telah jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem
semacam ini. Bahasa tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak
mampu mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni
datang dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks
dari satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel
kecil membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
seluruh badan langit.
Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar
yang digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar
tahun dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa,
seseorang masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam
semesta – bukan berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan
alam semesta demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang
manusia, mereka sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang
lalu, Saya katakan bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu,
hanya dapat dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang
tidak terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya
juga mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita
manusia hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti.
Partikel terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan
partikel terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia
berada tepat di antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan
bintang-bintang. Tepat di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari
sudut lain, sangatlah kecil.
Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang
ilmuwan-ilmuwan tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul
adalah dibutuhkan satu barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom
untuk mencapai ke molekul. Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil
partikel, semakin besar volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang
sebuah tingkat daripada sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini
sangat besar, sementara semakin besar butiran dari materi atau partikel,
semakin kecil volume ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu
memasuki ruang itu, kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih
luas. Tentu saja, hanya dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru
bisa memasuki ruang itu. Jika kamu mencoba untuk mengertinya dengan
pikiran-pikiran, konsep-konsep dan cara-cara pemahaman manusia pada dunia
fisik sekarang, tidak akan masuk akal bagimu dan kamu tidak akan memasuki
kondisi tersebut juga. Manusia mengaku bahwa ilmu pengetahuan mereka
begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan tidak melampaui ruang dari
tingkat molekul, atau pun bisa melihat ruang-ruang lain, dan tetapi
manusia puas terhadap diri mereka sendiri. Apalagi melihat ruang yang
terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah pemisahan sistem-sistem
ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara atom-atom dan nukleus
atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, dan ruang juga
masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. Mengenai berapa
tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, ia tidak bisa
dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka kalpa yang
digunakan oleh Buddha-Buddha.
Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah
tahu apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta,
dan tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta
ini akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan
enam nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan
merebak jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi
Dewa-Dewa tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu
ilmu pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena
tidak adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral
manusia tidak bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia
bisa terus mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan
peralatan manusia untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan
melihatnya semua dengan sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta
itu. Jika kamu ingin mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada
ini. Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti
baja, besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll,
dll. Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh
molekul-molekul dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat
dari ruang/dimensi dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang
terkomposisikan sedikit lebih kecil daripada partikel-partikel dari
tingkat terbesar ini, kamu tidak akan bisa melihatnya. Lalu
molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat dimensi dengan
partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. Banyak, banyak
tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil dan
partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik
(bisa dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia
bisa melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa
melihat dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah
sederhana.
Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami
alam semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih
pencapaian yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik
awalnya salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan
yang agak besar dari kebenaran.
Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya
bahwa perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi
tidak kuat sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa
manusia menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya,
penuh dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah
kata tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan
moral, banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa
lampau, banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana
orang-orang berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat
merah, dengan jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu
periode akan datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada
anjing. Banyak orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai
anak-anak, memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang
bermerek, membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak
sendiri. Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya
juga telah bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di
Amerika. Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4
dolar". Dia sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus
memberitahukan kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada
manusia di atas Bumi ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia,
segala hal lainnya eksis di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk
dan tumbuh-tumbuhan diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk
manusia, dibentuk untuk manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak
akan ada yang eksis jika bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga
untuk manusia. Segalanya di atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang
ini semua konsep-konsep ini berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa
disamakan dengan manusia ?! Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh
manusia dan menjadi masternya, yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana
itu bisa terjadi ? Karena paling mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau
Buddha melalui kultivasi. Disamping itu, asal mereka semua dari
tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal kehidupan-kehidupan ini
diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara sambil lalu isu ini telah
dibahas.
Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang
selamat pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan
sejarah sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu
kembali. Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi
beberapa kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem;
banyak penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan
menekankan teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak
bisa menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa
manusia dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan
bukti-bukti tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang
modern semua mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh
orang-orang Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan
orang-orang Mesir masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa
mempunyai pengertian yang salah tentang sejarah mereka sendiri.
Piramida-piramida dan orang-orang Mesir sama sekali tidak ada hubungannya
satu sama lain. Piramida-piramida tersebut dibangun pada satu peradaban
pra-sejarah, dan tenggelam di bawah air selama perubahan benua. Ketika
peradaban berikutnya akan dimulai dan benua-baru diciptakan, ia muncul
dari dasar air. Kelompok orang-orangnya telah lama punah, dan kemudian
datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah menemukan fungsi piramida yang
demikian, orang-orang Mesir membangun beberapa piramida-piramida yang
lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik untuk menempatkan peti mati di
dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di dalamnya. Beberapa baru saja
dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat lampau. Orang-orang
sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka sebenarnya berasal dari
periode apa. Sejarahnya kacau.
Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan
hanya sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan
secara detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya
dengan Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah
banjir besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah
dua ribu meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya
orang-orang yang menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita
dari Bahtera Nabi Nuh adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan
orang-orang Barat seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam
kondisi rusak. Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan
pegunungan Kunlun, seperti orang-orang desa, beruntung selamat.
Orang-orang Cina yang tinggal di Pegunungan Kunlun selamat. Karena
kebudayaan yang berkembang dengan baik di Timur pada masa itu, Hetu
(Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai Luo), I Ching (Buku
Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan lain-lain diwariskan dari
masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini atau itu dari generasi
berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya memodifikasinya dan
mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama sekali bukan
diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan pra-sejarah.
Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi disimpan pada
masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi semakin sedikit
dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, Cina menjadi
bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam dalam asal
sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa setelah
kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada waktu itu,
pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu adalah
area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai
tahap sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka
mempunyai banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa
dijelaskan. Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan
alam semesta tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada
banyak ilmuwan yang melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan
yang salah. Khususnya, ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam
bidang-bidang mereka masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi.
Mereka membuat definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan
demikian membentuk suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini
adalah murid-murid yang belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2
yang berpikiran terbuka. Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi
tersebut benar di dalam batasan cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu
temukan mereka salah dan membatasi begitu kamu melampaui pengertiannya dan
cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang benar-benar membuat suatu pencapaian
adalah seseorang yang berani mendobrak keluar dari batasan-batasan ini.
Einstein juga tidak terkecuali; apa yang dikatakannya adalah benar di
dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi melampaui cakrawala ini, apa
yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah begitu ? Semakin
mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi meningkat, semakin
kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa pemahaman pada
tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang
materi dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim
kecil di dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping
itu, hanyalah terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang
Saya baru saja jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil,
sistem dari setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi
begini yang tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman
dari suatu ruang kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai
ilmu pengetahuan manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari
pijakan yang salah. Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia,
lebih kompleks lagi. Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita
berbicara lebih lagi, akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang
mana sangat rumit. Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi
tingkatnya diajarkan, orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia
mempunyai mentalitas manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa
akan percaya ketika mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai
mentalitas Dewa-Dewa. Karena mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara
berpikir mereka sepenuhnya berbeda dari manusia.

[2 of 4] Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
Yuan Siao Thn 2003
T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh,
yang terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak
datang maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang
lain, betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang
dimensi yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam
ruang dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda,
sedangkan anda tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi
yang eksis semacam itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia
tidak mempengaruhi anda. Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan
sedikit kepada kalian tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan
meriah)
Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing,
kalian juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan,
bunga. Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi
pada badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada.
Dengan demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari
partikel yang setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar
juga ada binatang, tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu
besarnya bahkan mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada
planet tingkat rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel
besar pada partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit
ada singa, yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit
ada manusia, yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan.
Kehidupan ada rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya.
Raja dari satu kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut,
semua yang berada dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang
besar kecilnya berbeda. Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat
partikel terbesar, yang juga merupakan raja dari segala makhluk,
partikelnya akan termanifestasi pada berbagai tingkatan dibawahnya.
Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat
begitu banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali
bukanlah milik satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun
mereka semua hidup disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk
bersangkutan dan rajanya sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan
dengan kehidupan yang lain. Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka
saling menyilang dalam seluruh ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka
mempunyai sistim yang berdiri sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka
singa mempunyai raja, apel juga mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai
raja, pohon juga mempunyai raja, tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai
raja, segala kehidupan dalam ruang dimensi yang setara semuanya eksis
bersilangan seperti itu, manusia dapat tembus melewati kehidupan raksasa,
setiap saat setiap waktu juga ada unsur kehidupan yang sangat mikrokosmis
mengalir melewati tubuh manusia biasa. Bagian permukaan kalian ada Fashen
saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi kalian yang telah berhasil
dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat,
dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat, siapapun tidak dapat
menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini sangatlah rumit, saya telah
menceritakan lagi satu macam keadaan struktur alam semesta kepada kalian.
(tepuk tangan meriah)

Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
[3 of 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
kehidupan di berbagai tingkat.
81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
mana?
Guru:  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir
pasir yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung.
Ada jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat
dari badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan
tanpa mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan
kurang dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah
sesuatu yang terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada
kehidupan yang tak terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak
kehidupan yang ada di Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat
dipahami oleh imajinasi manusia.

[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu
97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?
Guru:  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi
pemusnahan didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan
pada tingkat tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan
tersisa. Situasi ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang
dimusnahkan secara individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu
adalah dimusnahkan selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka
bahkan ketika mereka mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang
mereka. Tetapi peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi
dalam sekejap, segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu
saja hal tersebut lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.


TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):

Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas
Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama
dengan kita.

Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di
rumah rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai
Buddha yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar.
Kadang-kadang ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar
jendela, saya melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan
kosmik. Guru memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya,
berdiri di sampingnya. Mereka luar biasa agung.

Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar
Fa, pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat
Fashen Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga
melihat Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei
2001, saya mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan
praktisi menurut petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan.
Ada makhluk jahat dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang
bendera dan menabuh genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada
kita. Beberapa dari mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka,
alien dan juga beberapa dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung,
sebesar gunung dan sebesar bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada
hari-hari itu, saya akan memancarkan pikiran lurus pada siang tengah hari
dan malam hari. Saya memancarkan pikiran lurus untuk pertama kalinya pada
waktu pagi hari selama setengah jam.

Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga
lotus terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus,
kapal tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah
dunia yang sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak
Buddha, Dao dan dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang
mendengar ceramah Fa yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan
banyak simbol swastika di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak
gambar Taichi di tubuh mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya
kembali.

Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
memancarkan pikiran lurus.

Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis
dan iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui
lebih banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan
seterusnya. Suatu hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan
berpikir bahwa saya telah terbang keluar dari alam semesta terakhir,
karena saya tidak melihat apa-apa namun hanya tubuh gong Guru yang agung.
Ketika saya melihat ke bawah, saya melihat tingkat-tingkat badan langit.
Saya terbang ke atas dalam waktu yang lama dan tidak melihat apapun, maka
saya kembali. Pada hari berikutnya, setelah saya melakukan latihan, saya
menemukan bahwa jauh dari kosmos yang telah saya keluar, masih ada kosmos
lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya memusnahkan kejahatan selagi
terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa tempat dimana saya sedang lewati
melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya adalah kosong. Saya tidak tahu
apa nama tempat dimana saya berada, tetapi sistem kosmos ini berbeda
dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa besarnya sehingga tidak dapat
dihitung dengan angka dalam milyaran atau bahkan triyunan. Pada hari
ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar.
Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas kosmos, kelihatannya
seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, saya melalui alam
semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, dan banyak alam
semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah kosmos yang
makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat dilindungi
oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai dewa, namun
mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. Mereka dapat
melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai kekuatan yang
lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi iblis-iblis dan
roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka setiap hari,
rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. Kita
melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati bermilyar-milyar
sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya hanya merasa
bahwa saya naik ke atas sangat cepat.

Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam
hari, saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh
saya akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar
dari setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya
saya terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus,
dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di
dalam kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung
jumlahnya seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem
kosmik. Untuk membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya
saya sebutkan, saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah
melalui kosmos besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan
[swastika] di setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar
dan saya melihat semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah
pori di kulit saya.

Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam
dunia yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat
menyebut namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di
luar penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang
sangat rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia,
seluruh dunia merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk
didalam bunga lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil.
Disana ada bunga lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar
dunia ini, dan di luar dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang
bahkan lebih besar, dan lebih maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih
besar tak terhitung jumlahnya, dan seterusnya. Didalam beberapa dunia,
makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat
tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, dan beberapa kelihatan seperti
anak kecil, namun mereka jauh luar biasa lebih indah yang tak terhitung
bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi Dafa turun, mereka
bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan membentuk hubungan
dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya terbang ke atas
dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya mengetahui
semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah saya
musnahkan.

Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru
di Zhuan Falun tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak
terhitung jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi.
Seseorang pada tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi
makhluk-makhluk pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang
sangat-sangat kotor dari setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa,
melakukan latihan gerakan dan memancarkan pikiran lurus setiap hari.
Kadang-kadang saya juga pergi keluar untuk melakukan klarifikasi fakta
sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos yang bahkan lebih tinggi, dan
Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua memiliki Falun emas pada tubuh
mereka. Sekalipun telah melewati sebuah sistem kosmos yang besar, lebih
besar dari pada "sistem kosmik besar," saya melihat makhluk-makhluk di
sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya hanya dapat Menyebutnya
sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya bertanya kepada guru
mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui sistem kosmik yang tak
terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu tahu, lakukan
kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa yang telah
saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka seperti
itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos yang
tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan Fa).
Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di sana
ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang
lebih besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada
ruang-ruang kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak
ada kata-kata yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah
lihat. Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah.
Sebuah dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak
terhitung jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya
sendiri, dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga
terdiri dari partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung
jumlahnya, dan seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki
makin banyak Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada
setiap pori kulit mereka.

Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak
membicarakannya di sini.

Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta
dalam Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak
ada satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.

Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.

Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
dengan belas kasih anda.




TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):


Dafa Yang Maha Agung

Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari
dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
Source :


Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan
saya, saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004,
saya praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus
menjerit-jerit ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya
lihat. Waktu itu semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau
orang kerauhan (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya
malah terus menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu
terus saya lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan.
Besoknya tetap saya melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di
sekitar rumah dan saya langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi
panik dengan kondisi saya tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit
bebai dewa (dirasuki mahluk puti kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke
beberapa orang pintar atau dukun, tidak juga membuahkan hasil apa-apa?
tetap saja saya selalu melihat mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya
terbiasa melihat mahluk-mahluk tersebut.

Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak
saya menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
dan tidak menyeramkan lagi.

Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
bertanya “apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?” saya bilang
lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu “dulu itu Dewi tidak kena
penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
terbuka”

Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata
saya terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai,
saya merasa sangat aneh kok bias begitu ?
Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.

Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.

Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.

Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau
tingkat-tingkat alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa
takut, tapi saya diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke
atas. Akhirnya saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa
tanah lapangan yang sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya
sangat indah sekali. Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di
pinggir lapangan tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya
seperti bangunan Cina. Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan
gerakan Falun Dafa, pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai
kasaya kuning, ada yang memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya
ungu, ada yang memakai pakaian kaos putih yang ada lambang Falun seperti
yang dimiliki kakak saya dan lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan
gerakan Falun Dafa tersebut ada Buddha emas sangat besar dan tinggi yang
sedang meditasi, saya tahu beliau adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat
tersebut. Waktu itu ada orang yang sedang menonton latihan tersebut
mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak seperti bahasa manusia, tapi
anehnya saya bisa mengerti dan bisa bercakap-capak dengan orang tersebut.
Orang tersebut memaksa saya pergi dari tempat tersebut untuk diajak dan
ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan lebih indah, begitu kata dia, tapi
saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya hanya mau menonton latihan Falun
Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik saya terus…akhirnya saya putuskan
untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya sampai dibawah, saya melihat
teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu itu saya geleng-geleng
kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke atas.

Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya
energi yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang
sangat besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada
Buddha, Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai
saya tidak bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.

Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan
ingin masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk
tersebut tidak bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga
pernah di ganggu oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya,
berkali-kali naga merah tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat
gerogi dan ketakutan, tapi saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah
tersebut berbalik lari dan energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar
sampai ke balik awan-awan sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh
Buddha Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu
itu saya sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau
karena saking tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau.
Waktu itu saya bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu
tidak menjawab pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas
secepat kilat menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah
berapa milyad tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba
saya di ajak keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam
semesta dari luar bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya
sangat terang sekali, waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah
ke atas, menujukkan tubuh alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara
sedikit pun pada saya. Bumi kita ini tidak kelihatan sama sekali,
tingkat-tingkat tubuh alam semesta saja seperti bulatan kecil-kecil
kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan sulit saya
mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun ke bumi oleh Shifu.

Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….


Catatan :
Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma
Da Fa (dibaca ‘Ta Fa’) – Maha Hukum
Fa Lun – Roda Hukum
Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar

Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by the_most_braveheart :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

mantap Mas..Hati saya juga senang membaca artikel ini..
--- In Spiritual-Indonesia@..., Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...> wrote:

>
> Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> ------------------------------------------------------------------
>
> KATA  ULASAN
>
>
>         Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
> Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
>
> Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
> ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
> dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai
> kategori bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut
> riset. Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada
> kitab suci, itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa
> Buddha secara jelas dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari
> partikel, molekul sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang
> lebih besar, meliputi segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia
> adalah karakter alam semesta Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda
> pada tingkat yang berbeda, yang disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut
> Fa oleh aliran Buddha.
>
> Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
> dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, “Sekarang sudah zaman elektronik,
> ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah
> terbang ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang
> seperti itu ?”  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak
> mampu menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap
> merupakan misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang
> terbang amat tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik
> yang dihuni umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu
> memahami sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari
> pemahaman sejati akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan
> tidak berani menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani
> mengakui realitas fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu
> konservatif, tidak ingin dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas
> tradisional. Jika ingin tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang
> waktu dan tubuh manusia, Fa Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara
> sejati dapat membedakan baik dan jahat, benar dan salah, menghapus segala
> pandangan salah dan memberikan pandangan yang benar.
>
> Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga
> terefleksi dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah
> tidak berani disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang
> yang keras kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan
> hal itu sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah
> mengingkari hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang
> yang kurang suka berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum
> maju. Jika umat manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam
> semesta, mengubah mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh
> suatu kemajuan pesat. Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak
> terukur tak berbatas bagi umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah
> satu-satunya yang dapat menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia,
> eksistensi materi berbagai ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
>
> Li Hongzhi
> 2 Juni 1992
>
> .:.
>
> *Struktur Alam SemestA*
>
> Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
> :::
> [1 of 4] CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan komposisi dari ruang dari alam
> semesta ini. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
> dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
> juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
> bisa memahaminya. Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak dapat
> dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam
> semesta dengan jelas. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam
> semesta yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan
> dari sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika,
> Saya menjelaskan bahwa wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
> seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
> satu alam semesta. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau batasan.
> Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
> berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
> Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
> alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
> didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam
> semesta lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus
> atom, nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk
> molekul-molekul. Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk
> partikel-partikel yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini
> yang Saya telah jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem
> semacam ini. Bahasa tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak
> mampu mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
> kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
> kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
> alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
> memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
> dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni
> datang dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks
> dari satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel
> kecil membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
> membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
> seluruh badan langit.
> Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
> puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar
> yang digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar
> tahun dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa,
> seseorang masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam
> semesta â€" bukan berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan
> alam semesta demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang
> manusia, mereka sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang
> lalu, Saya katakan bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu,
> hanya dapat dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang
> tidak terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya
> juga mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita
> manusia hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
> Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
> Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti.
> Partikel terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan
> partikel terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia
> berada tepat di antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan
> bintang-bintang. Tepat di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari
> sudut lain, sangatlah kecil.
> Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang
> ilmuwan-ilmuwan tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul
> adalah dibutuhkan satu barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom
> untuk mencapai ke molekul. Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil
> partikel, semakin besar volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang
> sebuah tingkat daripada sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini
> sangat besar, sementara semakin besar butiran dari materi atau partikel,
> semakin kecil volume ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu
> memasuki ruang itu, kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih
> luas. Tentu saja, hanya dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru
> bisa memasuki ruang itu. Jika kamu mencoba untuk mengertinya dengan
> pikiran-pikiran, konsep-konsep dan cara-cara pemahaman manusia pada dunia
> fisik sekarang, tidak akan masuk akal bagimu dan kamu tidak akan memasuki
> kondisi tersebut juga. Manusia mengaku bahwa ilmu pengetahuan mereka
> begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan tidak melampaui ruang dari
> tingkat molekul, atau pun bisa melihat ruang-ruang lain, dan tetapi
> manusia puas terhadap diri mereka sendiri. Apalagi melihat ruang yang
> terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah pemisahan sistem-sistem
> ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara atom-atom dan nukleus
> atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, dan ruang juga
> masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. Mengenai berapa
> tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, ia tidak bisa
> dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka kalpa yang
> digunakan oleh Buddha-Buddha.
> Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
> apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah
> tahu apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta,
> dan tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta
> ini akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
> mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> kultivator-kultivator bisa â€" satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
> Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
> tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
> dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan
> enam nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan
> merebak jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi
> Dewa-Dewa tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu
> ilmu pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
> mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena
> tidak adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral
> manusia tidak bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia
> bisa terus mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan
> peralatan manusia untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan
> melihatnya semua dengan sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta
> itu. Jika kamu ingin mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
> Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada
> ini. Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
> banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
> jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
> materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti
> baja, besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll,
> dll. Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh
> molekul-molekul dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat
> dari ruang/dimensi dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang
> terkomposisikan sedikit lebih kecil daripada partikel-partikel dari
> tingkat terbesar ini, kamu tidak akan bisa melihatnya. Lalu
> molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat dimensi dengan
> partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. Banyak, banyak
> tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil dan
> partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
> dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik
> (bisa dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia
> bisa melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa
> melihat dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah
> sederhana.
> Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
> banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
> apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
> semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
> berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami
> alam semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
> ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih
> pencapaian yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik
> awalnya salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan
> yang agak besar dari kebenaran.
> Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
> pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
> keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya
> bahwa perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi
> tidak kuat sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa
> manusia menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
> menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
> evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya,
> penuh dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
> penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
> ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
> bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
> muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah
> kata tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan
> moral, banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa
> lampau, banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana
> orang-orang berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat
> merah, dengan jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu
> periode akan datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada
> anjing. Banyak orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai
> anak-anak, memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang
> bermerek, membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak
> sendiri. Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya
> juga telah bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di
> Amerika. Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4
> dolar". Dia sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus
> memberitahukan kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada
> manusia di atas Bumi ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia,
> segala hal lainnya eksis di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk
> dan tumbuh-tumbuhan diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk
> manusia, dibentuk untuk manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak
> akan ada yang eksis jika bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga
> untuk manusia. Segalanya di atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang
> ini semua konsep-konsep ini berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa
> disamakan dengan manusia ?! Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh
> manusia dan menjadi masternya, yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana
> itu bisa terjadi ? Karena paling mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau
> Buddha melalui kultivasi. Disamping itu, asal mereka semua dari
> tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal kehidupan-kehidupan ini
> diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara sambil lalu isu ini telah
> dibahas.
> Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
> evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
> dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang
> selamat pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan
> sejarah sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu
> kembali. Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi
> beberapa kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem;
> banyak penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan
> menekankan teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak
> bisa menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa
> manusia dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan
> bukti-bukti tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang
> modern semua mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh
> orang-orang Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan
> orang-orang Mesir masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa
> mempunyai pengertian yang salah tentang sejarah mereka sendiri.
> Piramida-piramida dan orang-orang Mesir sama sekali tidak ada hubungannya
> satu sama lain. Piramida-piramida tersebut dibangun pada satu peradaban
> pra-sejarah, dan tenggelam di bawah air selama perubahan benua. Ketika
> peradaban berikutnya akan dimulai dan benua-baru diciptakan, ia muncul
> dari dasar air. Kelompok orang-orangnya telah lama punah, dan kemudian
> datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah menemukan fungsi piramida yang
> demikian, orang-orang Mesir membangun beberapa piramida-piramida yang
> lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik untuk menempatkan peti mati di
> dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di dalamnya. Beberapa baru saja
> dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat lampau. Orang-orang
> sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka sebenarnya berasal dari
> periode apa. Sejarahnya kacau.
> Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
> Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
> sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan
> hanya sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
> langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan
> secara detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya
> dengan Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah
> banjir besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah
> dua ribu meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya
> orang-orang yang menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita
> dari Bahtera Nabi Nuh adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan
> orang-orang Barat seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam
> kondisi rusak. Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan
> pegunungan Kunlun, seperti orang-orang desa, beruntung selamat.
> Orang-orang Cina yang tinggal di Pegunungan Kunlun selamat. Karena
> kebudayaan yang berkembang dengan baik di Timur pada masa itu, Hetu
> (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai Luo), I Ching (Buku
> Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan lain-lain diwariskan dari
> masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini atau itu dari generasi
> berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya memodifikasinya dan
> mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama sekali bukan
> diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan pra-sejarah.
> Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi disimpan pada
> masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi semakin sedikit
> dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, Cina menjadi
> bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam dalam asal
> sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa setelah
> kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada waktu itu,
> pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu adalah
> area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai
> tahap sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
> pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka
> mempunyai banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa
> dijelaskan. Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan
> alam semesta tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada
> banyak ilmuwan yang melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan
> yang salah. Khususnya, ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam
> bidang-bidang mereka masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi.
> Mereka membuat definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan
> demikian membentuk suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini
> adalah murid-murid yang belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2
> yang berpikiran terbuka. Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi
> tersebut benar di dalam batasan cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu
> temukan mereka salah dan membatasi begitu kamu melampaui pengertiannya dan
> cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang benar-benar membuat suatu pencapaian
> adalah seseorang yang berani mendobrak keluar dari batasan-batasan ini.
> Einstein juga tidak terkecuali; apa yang dikatakannya adalah benar di
> dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi melampaui cakrawala ini, apa
> yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah begitu ? Semakin
> mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi meningkat, semakin
> kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa pemahaman pada
> tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
> pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang
> materi dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim
> kecil di dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping
> itu, hanyalah terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang
> Saya baru saja jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil,
> sistem dari setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi
> begini yang tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu â€" pemahaman
> dari suatu ruang kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai
> ilmu pengetahuan manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari
> pijakan yang salah. Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia,
> lebih kompleks lagi. Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita
> berbicara lebih lagi, akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang
> mana sangat rumit. Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi
> tingkatnya diajarkan, orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia
> mempunyai mentalitas manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa
> akan percaya ketika mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai
> mentalitas Dewa-Dewa. Karena mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara
> berpikir mereka sepenuhnya berbeda dari manusia.
>
> [2 of 4] Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
> Yuan Siao Thn 2003
> T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
> diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
> masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh,
> yang terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak
> datang maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang
> lain, betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
> dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang
> dimensi yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam
> ruang dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda,
> sedangkan anda tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi
> yang eksis semacam itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia
> tidak mempengaruhi anda. Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan
> sedikit kepada kalian tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan
> meriah)
> Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
> anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing,
> kalian juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan,
> bunga. Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi
> pada badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada.
> Dengan demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari
> partikel yang setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar
> juga ada binatang, tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu
> besarnya bahkan mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada
> planet tingkat rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel
> besar pada partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit
> ada singa, yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit
> ada manusia, yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan.
> Kehidupan ada rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya.
> Raja dari satu kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut,
> semua yang berada dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang
> besar kecilnya berbeda. Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat
> partikel terbesar, yang juga merupakan raja dari segala makhluk,
> partikelnya akan termanifestasi pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
> materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat
> begitu banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali
> bukanlah milik satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun
> mereka semua hidup disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk
> bersangkutan dan rajanya sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan
> dengan kehidupan yang lain. Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka
> saling menyilang dalam seluruh ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka
> mempunyai sistim yang berdiri sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka
> singa mempunyai raja, apel juga mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai
> raja, pohon juga mempunyai raja, tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai
> raja, segala kehidupan dalam ruang dimensi yang setara semuanya eksis
> bersilangan seperti itu, manusia dapat tembus melewati kehidupan raksasa,
> setiap saat setiap waktu juga ada unsur kehidupan yang sangat mikrokosmis
> mengalir melewati tubuh manusia biasa. Bagian permukaan kalian ada Fashen
> saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi kalian yang telah berhasil
> dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat,
> dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat, siapapun tidak dapat
> menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini sangatlah rumit, saya telah
> menceritakan lagi satu macam keadaan struktur alam semesta kepada kalian.
> (tepuk tangan meriah)
>
> Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> [3 of 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> kehidupan di berbagai tingkat.
> 81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
> tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
> mana?
> Guru:  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir
> pasir yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung.
> Ada jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat
> dari badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan
> tanpa mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
> kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan
> kurang dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah
> sesuatu yang terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada
> kehidupan yang tak terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak
> kehidupan yang ada di Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat
> dipahami oleh imajinasi manusia.
>
> [4 of 4] Alam Semesta â€" Pemusnahan alam & pemusnahan individu
> 97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
> Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?
> Guru:  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
> mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi
> pemusnahan didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan
> pada tingkat tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan
> tersisa. Situasi ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang
> dimusnahkan secara individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu
> adalah dimusnahkan selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka
> bahkan ketika mereka mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang
> mereka. Tetapi peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi
> dalam sekejap, segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu
> saja hal tersebut lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
>
>
> TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
>
> Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas
> Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
> foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama
> dengan kita.
>
> Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di
> rumah rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai
> Buddha yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar.
> Kadang-kadang ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar
> jendela, saya melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan
> kosmik. Guru memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya,
> berdiri di sampingnya. Mereka luar biasa agung.
>
> Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar
> Fa, pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat
> Fashen Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga
> melihat Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei
> 2001, saya mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan
> praktisi menurut petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan.
> Ada makhluk jahat dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang
> bendera dan menabuh genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada
> kita. Beberapa dari mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka,
> alien dan juga beberapa dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung,
> sebesar gunung dan sebesar bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada
> hari-hari itu, saya akan memancarkan pikiran lurus pada siang tengah hari
> dan malam hari. Saya memancarkan pikiran lurus untuk pertama kalinya pada
> waktu pagi hari selama setengah jam.
>
> Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
> melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
> saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
> saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
> Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
> Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
> melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga
> lotus terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus,
> kapal tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah
> dunia yang sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak
> Buddha, Dao dan dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang
> mendengar ceramah Fa yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan
> banyak simbol swastika di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak
> gambar Taichi di tubuh mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya
> kembali.
>
> Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> memancarkan pikiran lurus.
>
> Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
> beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis
> dan iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui
> lebih banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan
> seterusnya. Suatu hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan
> berpikir bahwa saya telah terbang keluar dari alam semesta terakhir,
> karena saya tidak melihat apa-apa namun hanya tubuh gong Guru yang agung.
> Ketika saya melihat ke bawah, saya melihat tingkat-tingkat badan langit.
> Saya terbang ke atas dalam waktu yang lama dan tidak melihat apapun, maka
> saya kembali. Pada hari berikutnya, setelah saya melakukan latihan, saya
> menemukan bahwa jauh dari kosmos yang telah saya keluar, masih ada kosmos
> lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya memusnahkan kejahatan selagi
> terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa tempat dimana saya sedang lewati
> melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya adalah kosong. Saya tidak tahu
> apa nama tempat dimana saya berada, tetapi sistem kosmos ini berbeda
> dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa besarnya sehingga tidak dapat
> dihitung dengan angka dalam milyaran atau bahkan triyunan. Pada hari
> ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar.
> Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas kosmos, kelihatannya
> seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, saya melalui alam
> semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, dan banyak alam
> semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah kosmos yang
> makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat dilindungi
> oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai dewa, namun
> mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. Mereka dapat
> melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai kekuatan yang
> lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi iblis-iblis dan
> roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka setiap hari,
> rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. Kita
> melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati bermilyar-milyar
> sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya hanya merasa
> bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
>
> Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam
> hari, saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh
> saya akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar
> dari setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya
> saya terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus,
> dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di
> dalam kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung
> jumlahnya seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem
> kosmik. Untuk membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya
> saya sebutkan, saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah
> melalui kosmos besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan
> [swastika] di setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar
> dan saya melihat semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah
> pori di kulit saya.
>
> Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam
> dunia yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat
> menyebut namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di
> luar penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang
> sangat rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia,
> seluruh dunia merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk
> didalam bunga lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil.
> Disana ada bunga lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar
> dunia ini, dan di luar dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang
> bahkan lebih besar, dan lebih maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih
> besar tak terhitung jumlahnya, dan seterusnya. Didalam beberapa dunia,
> makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat
> tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, dan beberapa kelihatan seperti
> anak kecil, namun mereka jauh luar biasa lebih indah yang tak terhitung
> bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi Dafa turun, mereka
> bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan membentuk hubungan
> dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya terbang ke atas
> dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya mengetahui
> semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah saya
> musnahkan.
>
> Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
> kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
> melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
> Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
> saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru
> di Zhuan Falun tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak
> terhitung jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi.
> Seseorang pada tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi
> makhluk-makhluk pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang
> sangat-sangat kotor dari setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa,
> melakukan latihan gerakan dan memancarkan pikiran lurus setiap hari.
> Kadang-kadang saya juga pergi keluar untuk melakukan klarifikasi fakta
> sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos yang bahkan lebih tinggi, dan
> Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua memiliki Falun emas pada tubuh
> mereka. Sekalipun telah melewati sebuah sistem kosmos yang besar, lebih
> besar dari pada "sistem kosmik besar," saya melihat makhluk-makhluk di
> sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya hanya dapat Menyebutnya
> sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya bertanya kepada guru
> mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui sistem kosmik yang tak
> terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu tahu, lakukan
> kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa yang telah
> saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka seperti
> itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos yang
> tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan Fa).
> Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di sana
> ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang
> lebih besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada
> ruang-ruang kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak
> ada kata-kata yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah
> lihat. Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah.
> Sebuah dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak
> terhitung jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya
> sendiri, dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga
> terdiri dari partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung
> jumlahnya, dan seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki
> makin banyak Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada
> setiap pori kulit mereka.
>
> Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
> mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak
> membicarakannya di sini.
>
> Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
> ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
> keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
> pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta
> dalam Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak
> ada satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
> mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
>
> Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
> melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
>
> Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> dengan belas kasih anda.
>
>
>
>
> TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
>
>
> Dafa Yang Maha Agung
>
> Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari
> dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
> Source :
>
>
> Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan
> saya, saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004,
> saya praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
> mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
> dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
> banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
> tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus
> menjerit-jerit ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya
> lihat. Waktu itu semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau
> orang kerauhan (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya
> malah terus menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu
> terus saya lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan.
> Besoknya tetap saya melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di
> sekitar rumah dan saya langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi
> panik dengan kondisi saya tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit
> bebai dewa (dirasuki mahluk puti kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke
> beberapa orang pintar atau dukun, tidak juga membuahkan hasil apa-apa?
> tetap saja saya selalu melihat mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya
> terbiasa melihat mahluk-mahluk tersebut.
>
> Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
> misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak
> saya menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
> kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
> buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
> aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
> dan tidak menyeramkan lagi.
>
> Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
> bertanya “apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?” saya bilang
> lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
> Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
> latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu “dulu itu Dewi tidak kena
> penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
> terbuka”
>
> Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata
> saya terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai,
> saya merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
> yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
> Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
>
> Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
>
> Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
>
> Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
> naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
> saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau
> tingkat-tingkat alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa
> takut, tapi saya diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke
> atas. Akhirnya saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa
> tanah lapangan yang sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya
> sangat indah sekali. Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di
> pinggir lapangan tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya
> seperti bangunan Cina. Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan
> gerakan Falun Dafa, pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai
> kasaya kuning, ada yang memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya
> ungu, ada yang memakai pakaian kaos putih yang ada lambang Falun seperti
> yang dimiliki kakak saya dan lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan
> gerakan Falun Dafa tersebut ada Buddha emas sangat besar dan tinggi yang
> sedang meditasi, saya tahu beliau adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat
> tersebut. Waktu itu ada orang yang sedang menonton latihan tersebut
> mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak seperti bahasa manusia, tapi
> anehnya saya bisa mengerti dan bisa bercakap-capak dengan orang tersebut.
> Orang tersebut memaksa saya pergi dari tempat tersebut untuk diajak dan
> ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan lebih indah, begitu kata dia, tapi
> saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya hanya mau menonton latihan Falun
> Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik saya terus…akhirnya saya putuskan
> untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya sampai dibawah, saya melihat
> teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu itu saya geleng-geleng
> kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke atas.
>
> Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya
> energi yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang
> sangat besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada
> Buddha, Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai
> saya tidak bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
>
> Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
> yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan
> ingin masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk
> tersebut tidak bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga
> pernah di ganggu oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya,
> berkali-kali naga merah tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat
> gerogi dan ketakutan, tapi saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah
> tersebut berbalik lari dan energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar
> sampai ke balik awan-awan sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh
> Buddha Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu
> itu saya sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau
> karena saking tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau.
> Waktu itu saya bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu
> tidak menjawab pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas
> secepat kilat menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah
> berapa milyad tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba
> saya di ajak keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam
> semesta dari luar bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya
> sangat terang sekali, waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah
> ke atas, menujukkan tubuh alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara
> sedikit pun pada saya. Bumi kita ini tidak kelihatan sama sekali,
> tingkat-tingkat tubuh alam semesta saja seperti bulatan kecil-kecil
> kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan sulit saya
> mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun ke bumi oleh Shifu.
>
> Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
> Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
>
>
> Catatan :
> Fa â€" hukum/ajaran/dharma/dhamma
> Da Fa (dibaca ‘Ta Fa’) â€" Maha Hukum
> Fa Lun â€" Roda Hukum
> Zhen-Shan-Ren â€" Sejati, Baik dan Sabar
>



Re: Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by Jesse Jopie Rotinsulu Jr :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas Bambang yang punya braveheart,
dibaca lagi dibaca lagi selalu ada hal baru yang muncul :)
Silahkan mampir ke www.falundafa.or.id disana ada banyak
materi ceramah Fa yang lain yang juga sangat bagus- download gratis.
Sesungguhnya materi2 ceramah Fa ini hanya sebagai PENUNJANG dari
buku kultivasi utama ZHUAN FALUN agar lebih mudah dipahami.
Itu ajaran KULTIVASI ada banyak hal sesungguhnya bila manusia
tidak berkultivasi membuat hati bergejolak/ bingung- hanya ketika hatinya
SUDAH SIAP dia akan mudah mengerti.
Salam,
jesseprakasa/falundafahao!!




"the_most_braveheart" <the_most_braveheart@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
02/07/2009 16:34
Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
[Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa











mantap Mas..Hati saya juga senang membaca artikel ini..
--- In Spiritual-Indonesia@..., Jesse Jopie Rotinsulu Jr
<jesse.rotinsulu@...> wrote:

>
> Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> ----------------------------------------------------------
>
> KATA ULASAN
>
>
> Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di
dunia.
> Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
>
> Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua

> ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang
telah
> dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai
> kategori bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut
> riset. Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada
> kitab suci, itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa
> Buddha secara jelas dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai
dari
> partikel, molekul sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang

> lebih besar, meliputi segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia
> adalah karakter alam semesta Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda

> pada tingkat yang berbeda, yang disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut

> Fa oleh aliran Buddha.
>
> Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik

> dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, “Sekarang sudah zaman
elektronik,
> ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah
> terbang ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul
usang
> seperti itu ?” Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun
tidak
> mampu menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap
> merupakan misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang
> terbang amat tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang
fisik
> yang dihuni umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya
mampu
> memahami sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari
> pemahaman sejati akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan
> tidak berani menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani
> mengakui realitas fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu
> konservatif, tidak ingin dan tidak mau mengubah pemikiran dari
mentalitas
> tradisional. Jika ingin tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang
> waktu dan tubuh manusia, Fa Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara

> sejati dapat membedakan baik dan jahat, benar dan salah, menghapus
segala
> pandangan salah dan memberikan pandangan yang benar.
>
> Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga
> terefleksi dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah
> tidak berani disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang

> yang keras kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan
mengatakan
> hal itu sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah
> mengingkari hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang
> yang kurang suka berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan
belum
> maju. Jika umat manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam
> semesta, mengubah mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh
> suatu kemajuan pesat. Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak

> terukur tak berbatas bagi umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah
> satu-satunya yang dapat menjelaskan dengan sempurna tentang umat
manusia,

> eksistensi materi berbagai ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
>
> Li Hongzhi
> 2 Juni 1992
>
> .:.
>
> *Struktur Alam SemestA*
>
> Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
> :::
> [1 of 4] CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan komposisi dari ruang dari alam
> semesta ini. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk
menjabarkannya
> dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai,
pikiranmu
> juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak

> bisa memahaminya. Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
dapat
> dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam
> semesta dengan jelas. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu,
alam
> semesta yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang
wawasan
> dari sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke
Amerika,
> Saya menjelaskan bahwa wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar
galaksi
> seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar)
menyusun
> satu alam semesta. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
batasan.
> Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang

> berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam
begini.
> Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini
menyusun
> alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa

> didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam
> semesta lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus

> atom, nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk
> molekul-molekul. Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk

> partikel-partikel yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini

> yang Saya telah jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem
> semacam ini. Bahasa tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia
tidak
> mampu mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini,
beginilah
> kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah
kamu
> kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti

> alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa

> memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis
ke
> dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni
> datang dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam
konteks
> dari satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel
> kecil membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel
besar
> membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di

> seluruh badan langit.
> Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan

> puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar
> yang digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua
milyar
> tahun dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa,
> seseorang masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam
> semesta â€" bukan berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak
lapisan
> alam semesta demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang
> manusia, mereka sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu
yang
> lalu, Saya katakan bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik
debu,
> hanya dapat dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang
yang
> tidak terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini?
Saya
> juga mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita
> manusia hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah
partikel.
> Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil
yang

> Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti.
> Partikel terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan
> partikel terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia
> berada tepat di antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan
> bintang-bintang. Tepat di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari
> sudut lain, sangatlah kecil.
> Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang
> ilmuwan-ilmuwan tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul
> adalah dibutuhkan satu barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom

> untuk mencapai ke molekul. Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin
kecil
> partikel, semakin besar volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang
> sebuah tingkat daripada sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini
> sangat besar, sementara semakin besar butiran dari materi atau partikel,

> semakin kecil volume ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika
kamu
> memasuki ruang itu, kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih

> luas. Tentu saja, hanya dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru
> bisa memasuki ruang itu. Jika kamu mencoba untuk mengertinya dengan
> pikiran-pikiran, konsep-konsep dan cara-cara pemahaman manusia pada
dunia
> fisik sekarang, tidak akan masuk akal bagimu dan kamu tidak akan
memasuki
> kondisi tersebut juga. Manusia mengaku bahwa ilmu pengetahuan mereka
> begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan tidak melampaui ruang dari

> tingkat molekul, atau pun bisa melihat ruang-ruang lain, dan tetapi
> manusia puas terhadap diri mereka sendiri. Apalagi melihat ruang yang
> terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah pemisahan sistem-sistem

> ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara atom-atom dan nukleus
> atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, dan ruang juga
> masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. Mengenai berapa
> tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, ia tidak bisa

> dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka kalpa yang
> digunakan oleh Buddha-Buddha.
> Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa
tahu
> apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah
> tahu apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam
semesta,
> dan tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam
semesta
> ini akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan

> mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> kultivator-kultivator bisa â€" satu-satunya caramu adalah melalui
kultivasi.
> Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian
pada
> tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan

> dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan
> enam nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan
> merebak jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha.
Tapi
> Dewa-Dewa tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena
itu
> ilmu pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia
ketika
> mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena
> tidak adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral
> manusia tidak bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia
> bisa terus mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan
> peralatan manusia untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan
> melihatnya semua dengan sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta

> itu. Jika kamu ingin mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
> Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada
> ini. Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa
ditemukan
> banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya

> jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul
adalah
> materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti
> baja, besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas,
dll,

> dll. Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh
> molekul-molekul dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat
> dari ruang/dimensi dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang
> terkomposisikan sedikit lebih kecil daripada partikel-partikel dari
> tingkat terbesar ini, kamu tidak akan bisa melihatnya. Lalu
> molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat dimensi dengan
> partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. Banyak, banyak
> tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil dan
> partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul

> ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk
berbagai
> dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik
> (bisa dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia
> bisa melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa

> melihat dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah
> sederhana.
> Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia
terlalu
> banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan
tentang
> apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa
menemukannya
> semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya
telah
> berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami
> alam semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak
mengakui
> ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih
> pencapaian yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena
titik
> awalnya salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah
penyimpangan
> yang agak besar dari kebenaran.
> Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa
ilmu
> pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran
secara
> keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya
> bahwa perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi
> tidak kuat sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa
> manusia menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia

> menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul
dari
> evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya,
> penuh dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan
proses-proses
> penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga
tidak
> ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal
itu
> bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan
hidup
> muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah
> kata tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena
kemerosotan
> moral, banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada
masa
> lampau, banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana
> orang-orang berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat

> merah, dengan jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak.
Suatu
> periode akan datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada
> anjing. Banyak orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki,
sebagai
> anak-anak, memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus
yang
> bermerek, membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak
> sendiri. Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya
> juga telah bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di
> Amerika. Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4
> dolar". Dia sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus
> memberitahukan kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada
> manusia di atas Bumi ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia,

> segala hal lainnya eksis di atas bumi ini. Semua binatang,
makhluk-makhluk
> dan tumbuh-tumbuhan diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk
> manusia, dibentuk untuk manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak

> akan ada yang eksis jika bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga
> untuk manusia. Segalanya di atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang

> ini semua konsep-konsep ini berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan
bisa
> disamakan dengan manusia ?! Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh
> manusia dan menjadi masternya, yang mana dilarang oleh langit !
Bagaimana
> itu bisa terjadi ? Karena paling mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau
> Buddha melalui kultivasi. Disamping itu, asal mereka semua dari
> tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal kehidupan-kehidupan ini
> diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara sambil lalu isu ini telah

> dibahas.
> Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa

> evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak
peradaban
> dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang
> selamat pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan
> sejarah sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu

> kembali. Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi

> beberapa kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa
problem;
> banyak penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan
> menekankan teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak

> bisa menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa
> manusia dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan
> bukti-bukti tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi.
Orang
> modern semua mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh

> orang-orang Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan
> orang-orang Mesir masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa

> mempunyai pengertian yang salah tentang sejarah mereka sendiri.
> Piramida-piramida dan orang-orang Mesir sama sekali tidak ada
hubungannya
> satu sama lain. Piramida-piramida tersebut dibangun pada satu peradaban
> pra-sejarah, dan tenggelam di bawah air selama perubahan benua. Ketika
> peradaban berikutnya akan dimulai dan benua-baru diciptakan, ia muncul
> dari dasar air. Kelompok orang-orangnya telah lama punah, dan kemudian
> datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah menemukan fungsi piramida
yang
> demikian, orang-orang Mesir membangun beberapa piramida-piramida yang
> lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik untuk menempatkan peti mati
di
> dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di dalamnya. Beberapa baru
saja
> dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat lampau. Orang-orang
> sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka sebenarnya berasal dari

> periode apa. Sejarahnya kacau.
> Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan
orang-orang
> Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia
periode
> sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan
> hanya sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya
berhubungan
> langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan
> secara detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama
halnya
> dengan Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah

> banjir besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah

> dua ribu meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya
> orang-orang yang menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita
> dari Bahtera Nabi Nuh adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan
> orang-orang Barat seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga
dalam
> kondisi rusak. Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan

> pegunungan Kunlun, seperti orang-orang desa, beruntung selamat.
> Orang-orang Cina yang tinggal di Pegunungan Kunlun selamat. Karena
> kebudayaan yang berkembang dengan baik di Timur pada masa itu, Hetu
> (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai Luo), I Ching (Buku
> Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan lain-lain diwariskan
dari
> masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini atau itu dari generasi

> berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya memodifikasinya dan
> mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama sekali bukan
> diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
pra-sejarah.
> Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi disimpan
pada
> masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi semakin sedikit

> dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, Cina
menjadi
> bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam dalam asal
> sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa setelah
> kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada waktu
itu,
> pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu adalah
> area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai
> tahap sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya
menjelaskannya
> pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka
> mempunyai banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak
bisa
> dijelaskan. Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan
> alam semesta tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada
> banyak ilmuwan yang melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan

> yang salah. Khususnya, ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam
> bidang-bidang mereka masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya
lagi.
> Mereka membuat definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan
> demikian membentuk suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini
> adalah murid-murid yang belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2
> yang berpikiran terbuka. Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi
> tersebut benar di dalam batasan cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu
> temukan mereka salah dan membatasi begitu kamu melampaui pengertiannya
dan
> cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang benar-benar membuat suatu pencapaian
> adalah seseorang yang berani mendobrak keluar dari batasan-batasan ini.
> Einstein juga tidak terkecuali; apa yang dikatakannya adalah benar di
> dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi melampaui cakrawala ini, apa
> yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah begitu ? Semakin
> mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi meningkat,
semakin
> kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa pemahaman pada
> tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia
tersesat
> pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang
> materi dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang
ekstrim
> kecil di dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping
> itu, hanyalah terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang
> Saya baru saja jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang
kecil,
> sistem dari setitik debu di antara milyaran ruang-ruang /
dimensi-dimensi
> begini yang tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu â€"
pemahaman
> dari suatu ruang kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu,
mengenai
> ilmu pengetahuan manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari
> pijakan yang salah. Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia,

> lebih kompleks lagi. Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika
kita
> berbicara lebih lagi, akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang
> mana sangat rumit. Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi
> tingkatnya diajarkan, orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia
> mempunyai mentalitas manusia. Sementara Saya berbicara di sini,
Dewa-Dewa
> akan percaya ketika mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai
> mentalitas Dewa-Dewa. Karena mereka melihatnya pada cakrawala mereka,
cara
> berpikir mereka sepenuhnya berbeda dari manusia.
>
> [2 of 4] Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari

> Yuan Siao Thn 2003
> T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam

> diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus

> masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh,
> yang terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia
tidak
> datang maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal
yang
> lain, betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi,
jika
> dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang
> dimensi yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam

> ruang dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda,
> sedangkan anda tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi
> yang eksis semacam itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia
> tidak mempengaruhi anda. Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan

> sedikit kepada kalian tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan
> meriah)
> Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang,
jeruk,
> anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing,
> kalian juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon,
tumbuhan,
> bunga. Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai
bumi
> pada badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada.
> Dengan demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari
> partikel yang setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar
> juga ada binatang, tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit
itu
> besarnya bahkan mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada
> planet tingkat rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari
apel
> besar pada partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit

> ada singa, yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di
langit
> ada manusia, yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak
terbandingkan.
> Kehidupan ada rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada
rajanya.
> Raja dari satu kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut,

> semua yang berada dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang
> besar kecilnya berbeda. Makhluk yang berada pada planet dari satu
tingkat
> partikel terbesar, yang juga merupakan raja dari segala makhluk,
> partikelnya akan termanifestasi pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan
ribu
> materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat
> begitu banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali
> bukanlah milik satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun
> mereka semua hidup disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk
> bersangkutan dan rajanya sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan
> dengan kehidupan yang lain. Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka
> saling menyilang dalam seluruh ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka

> mempunyai sistim yang berdiri sendiri dan sang raja yang mengurusnya.
Maka
> singa mempunyai raja, apel juga mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai
> raja, pohon juga mempunyai raja, tumbuhan, rumput, bunga, apapun
mempunyai
> raja, segala kehidupan dalam ruang dimensi yang setara semuanya eksis
> bersilangan seperti itu, manusia dapat tembus melewati kehidupan
raksasa,
> setiap saat setiap waktu juga ada unsur kehidupan yang sangat
mikrokosmis
> mengalir melewati tubuh manusia biasa. Bagian permukaan kalian ada
Fashen
> saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi kalian yang telah berhasil
> dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu tingkat, disegel satu
tingkat,
> dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat, siapapun tidak dapat
> menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini sangatlah rumit, saya
telah
> menceritakan lagi satu macam keadaan struktur alam semesta kepada
kalian.
> (tepuk tangan meriah)
>
> Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> [3 of 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> kehidupan di berbagai tingkat.
> 81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka
yang
> tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga
> mana?
> Guru: Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir
> pasir yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak
terhitung.
> Ada jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingka
t
> dari badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan

> tanpa mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan
mengenai

> kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan
> kurang dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah
> sesuatu yang terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada
> kehidupan yang tak terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak
> kehidupan yang ada di Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat
> dipahami oleh imajinasi manusia.
>
> [4 of 4] Alam Semesta â€" Pemusnahan alam & pemusnahan individu
> 97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?

> Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?
> Guru: Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan

> mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi
> pemusnahan didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan

> pada tingkat tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan
> tersisa. Situasi ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang
> dimusnahkan secara individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu
> adalah dimusnahkan selapis demi selapis untuk membayar karma mereka.
Maka
> bahkan ketika mereka mati, mereka harus membayar karma dan membayar
hutang
> mereka. Tetapi peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang
terjadi
> dalam sekejap, segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu
> saja hal tersebut lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
>
>
> TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
>
> Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas
> Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video
dan
> foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama
> dengan kita.
>
> Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di
> rumah rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya
sebagai
> Buddha yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar.
> Kadang-kadang ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat
keluar
> jendela, saya melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada
badan
> kosmik. Guru memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya,
> berdiri di sampingnya. Mereka luar biasa agung.
>
> Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar

> Fa, pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat
> Fashen Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga
> melihat Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan
Mei
> 2001, saya mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan
> praktisi menurut petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan
kejahatan.
> Ada makhluk jahat dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang
> bendera dan menabuh genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada
> kita. Beberapa dari mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka,
> alien dan juga beberapa dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung,
> sebesar gunung dan sebesar bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada
> hari-hari itu, saya akan memancarkan pikiran lurus pada siang tengah
hari
> dan malam hari. Saya memancarkan pikiran lurus untuk pertama kalinya
pada
> waktu pagi hari selama setengah jam.
>
> Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi."
Saya
> melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi

> saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh

> saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika
muncul.
> Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.

> Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua.
Setelah
> melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga
> lotus terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus,
> kapal tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah
> dunia yang sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak
> Buddha, Dao dan dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang
> mendengar ceramah Fa yang diberikan oleh Guru. Buddha besar
memperlihatkan
> banyak simbol swastika di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak
> gambar Taichi di tubuh mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa,
saya
> kembali.
>
> Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> memancarkan pikiran lurus.
>
> Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan
kemudian
> beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis

> dan iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang
melalui
> lebih banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan
> seterusnya. Suatu hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan
> berpikir bahwa saya telah terbang keluar dari alam semesta terakhir,
> karena saya tidak melihat apa-apa namun hanya tubuh gong Guru yang
agung.
> Ketika saya melihat ke bawah, saya melihat tingkat-tingkat badan langit.

> Saya terbang ke atas dalam waktu yang lama dan tidak melihat apapun,
maka
> saya kembali. Pada hari berikutnya, setelah saya melakukan latihan, saya

> menemukan bahwa jauh dari kosmos yang telah saya keluar, masih ada
kosmos
> lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya memusnahkan kejahatan selagi
> terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa tempat dimana saya sedang
lewati
> melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya adalah kosong. Saya tidak
tahu
> apa nama tempat dimana saya berada, tetapi sistem kosmos ini berbeda
> dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa besarnya sehingga tidak
dapat
> dihitung dengan angka dalam milyaran atau bahkan triyunan. Pada hari
> ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar.
> Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas kosmos, kelihatannya
> seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, saya melalui alam
> semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, dan banyak alam

> semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah kosmos yang
> makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat
dilindungi
> oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai dewa,
namun
> mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. Mereka dapat
> melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai kekuatan yang
> lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi iblis-iblis dan
> roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka setiap hari,
> rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. Kita
> melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati bermilyar-milyar

> sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya hanya merasa
> bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
>
> Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam
> hari, saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya
tubuh
> saya akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar
> dari setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya

> saya terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran
lurus,
> dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di
> dalam kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung
> jumlahnya seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem
> kosmik. Untuk membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang
sebelumnya
> saya sebutkan, saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar."
Setelah
> melalui kosmos besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol
Wan
> [swastika] di setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa
besar
> dan saya melihat semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah
> pori di kulit saya.
>
> Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam
> dunia yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat
> menyebut namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh
di
> luar penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang
> sangat rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia,
> seluruh dunia merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk

> didalam bunga lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang
kecil.
> Disana ada bunga lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar
> dunia ini, dan di luar dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang
> bahkan lebih besar, dan lebih maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih
> besar tak terhitung jumlahnya, dan seterusnya. Didalam beberapa dunia,
> makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. Buddha, Dao dan Dewa pada
tingkat
> tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, dan beberapa kelihatan
seperti
> anak kecil, namun mereka jauh luar biasa lebih indah yang tak terhitung
> bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi Dafa turun, mereka
> bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan membentuk hubungan
> dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya terbang ke atas
> dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya mengetahui
> semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah saya
> musnahkan.
>
> Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu
ruang
> kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi
dan
> melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung
jumlahnya.
> Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran

> saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru

> di Zhuan Falun tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak
> terhitung jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi.
> Seseorang pada tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi

> makhluk-makhluk pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang
> sangat-sangat kotor dari setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa,
> melakukan latihan gerakan dan memancarkan pikiran lurus setiap hari.
> Kadang-kadang saya juga pergi keluar untuk melakukan klarifikasi fakta
> sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos yang bahkan lebih tinggi, dan
> Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua memiliki Falun emas pada
tubuh
> mereka. Sekalipun telah melewati sebuah sistem kosmos yang besar, lebih
> besar dari pada "sistem kosmik besar," saya melihat makhluk-makhluk di
> sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya hanya dapat Menyebutnya
> sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya bertanya kepada guru
> mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui sistem kosmik yang
tak
> terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu tahu, lakukan
> kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa yang telah
> saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka seperti
> itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos
yang
> tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan
Fa).
> Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di sana

> ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang
> lebih besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada
> ruang-ruang kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak

> ada kata-kata yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya
telah
> lihat. Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat
indah.
> Sebuah dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak
> terhitung jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya
> sendiri, dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga
> terdiri dari partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung
> jumlahnya, dan seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa
memiliki
> makin banyak Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada
> setiap pori kulit mereka.
>
> Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika

> mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak
> membicarakannya di sini.
>
> Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena
praktisi
> ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan
secara
> keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat
jelas,
> pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta
> dalam Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita,
tidak
> ada satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari
Fa;
> mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
>
> Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh
perhatian

> melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
>
> Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> dengan belas kasih anda.
>
>
>
>
> TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
>
>
> Dafa Yang Maha Agung
>
> Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari
> dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
> Source :
>
>
> Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan
> saya, saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004,
> saya praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya

> mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying
barong
> dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya
melihat
> banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang
hitam
> tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus
> menjerit-jerit ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya
> lihat. Waktu itu semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau
> orang kerauhan (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya

> malah terus menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu
> terus saya lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan.
> Besoknya tetap saya melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di
> sekitar rumah dan saya langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi

> panik dengan kondisi saya tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit
> bebai dewa (dirasuki mahluk puti kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke
> beberapa orang pintar atau dukun, tidak juga membuahkan hasil apa-apa?
> tetap saja saya selalu melihat mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya
> terbiasa melihat mahluk-mahluk tersebut.
>
> Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh
kakak
> misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak
> saya menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada

> kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya
membaca
> buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk
yang
> aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih
halus
> dan tidak menyeramkan lagi.
>
> Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak
saya
> bertanya “apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?” saya
bilang
> lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan

> Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum
ikut
> latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu “dulu itu Dewi tidak
kena
> penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah

> terbuka”
>
> Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata
> saya terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan
selesai,
> saya merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung
pelindung
> yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung
tersebut

> Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
>
> Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
>
> Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
>
> Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh
cahaya
> naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam
semesta,
> saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau
> tingkat-tingkat alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya
merasa
> takut, tapi saya diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik
ke
> atas. Akhirnya saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa
> tanah lapangan yang sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya
> sangat indah sekali. Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu.
Di
> pinggir lapangan tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya
> seperti bangunan Cina. Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan
> gerakan Falun Dafa, pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai
> kasaya kuning, ada yang memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya
> ungu, ada yang memakai pakaian kaos putih yang ada lambang Falun seperti

> yang dimiliki kakak saya dan lain-lainnya. Di tengah-tengah orang
latihan
> gerakan Falun Dafa tersebut ada Buddha emas sangat besar dan tinggi yang

> sedang meditasi, saya tahu beliau adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat
> tersebut. Waktu itu ada orang yang sedang menonton latihan tersebut
> mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak seperti bahasa manusia, tapi

> anehnya saya bisa mengerti dan bisa bercakap-capak dengan orang
tersebut.
> Orang tersebut memaksa saya pergi dari tempat tersebut untuk diajak dan
> ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan lebih indah, begitu kata dia,
tapi
> saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya hanya mau menonton latihan
Falun
> Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik saya terus…akhirnya saya
putuskan
> untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya sampai dibawah, saya melihat

> teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu itu saya geleng-geleng
> kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke atas.
>
> Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya
> energi yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya
yang
> sangat besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada
> Buddha, Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai
> saya tidak bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
>
> Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh
mahluk-mahluk
> yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan
> ingin masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk
> tersebut tidak bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga

> pernah di ganggu oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya,
> berkali-kali naga merah tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat
> gerogi dan ketakutan, tapi saya segera memancarkan Zheng Nian, naga
merah
> tersebut berbalik lari dan energi Gong yang saya pancarkan terus
mengerjar
> sampai ke balik awan-awan sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh
> Buddha Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya,
waktu
> itu saya sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau
> karena saking tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan
beliau.
> Waktu itu saya bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu
> tidak menjawab pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke
atas
> secepat kilat menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu
udah
> berapa milyad tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba

> saya di ajak keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam
> semesta dari luar bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya

> sangat terang sekali, waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah

> ke atas, menujukkan tubuh alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara
> sedikit pun pada saya. Bumi kita ini tidak kelihatan sama sekali,
> tingkat-tingkat tubuh alam semesta saja seperti bulatan kecil-kecil
> kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan sulit
saya
> mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun ke bumi oleh Shifu.
>
> Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun

> Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
>
>
> Catatan :
> Fa â€" hukum/ajaran/dharma/dhamma
> Da Fa (dibaca ‘Ta Fa’) â€" Maha Hukum
> Fa Lun â€" Roda Hukum
> Zhen-Shan-Ren â€" Sejati, Baik dan Sabar
>




Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by the_most_braveheart :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas JEsse..

Bagi saya hati mengenal kebaikan dan kebenaran..level kebenaran yg semakin meningkat, semakin dalam ke hati (hati nurani)..hati bingung?hmm..

Namun begitu saya tetap di jalan yg telah saya lalui..sekedar melihat saja..menghargai kebenaran dalam bentuk yg berbeda..sudut pemahaman dan metode yg berbeda tentunya..

Pertanyaan saya: Bagaimana FAlun Dafa bisa menjadi universal kepada seluruh ummat manusia, jika nilai2 yg dianutnya  lebih Budhis dan Tao..lalu tentunya akan membawa murid ke dunia Falun..Saya ga ngebayang jika murid yg background selain Budhis dan Tao bisa nerima konsep dewa, Tao, Shen dan simbol2 yg berbeda dengan keyakinan mereka, swastika misalnya..bagaimana menjelaskan ini?


SAlam

--- In Spiritual-Indonesia@..., Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...> wrote:

>
> Mas Bambang yang punya braveheart,
> dibaca lagi dibaca lagi selalu ada hal baru yang muncul :)
> Silahkan mampir ke www.falundafa.or.id disana ada banyak
> materi ceramah Fa yang lain yang juga sangat bagus- download gratis.
> Sesungguhnya materi2 ceramah Fa ini hanya sebagai PENUNJANG dari
> buku kultivasi utama ZHUAN FALUN agar lebih mudah dipahami.
> Itu ajaran KULTIVASI ada banyak hal sesungguhnya bila manusia
> tidak berkultivasi membuat hati bergejolak/ bingung- hanya ketika hatinya
> SUDAH SIAP dia akan mudah mengerti.
> Salam,
> jesseprakasa/falundafahao!!
>
>
>
>
> "the_most_braveheart" <the_most_braveheart@...>
> Sent by: Spiritual-Indonesia@...
> 02/07/2009 16:34
> Please respond to
> Spiritual-Indonesia@...
>
>
> To
> Spiritual-Indonesia@...
> cc
>
> Subject
> [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> mantap Mas..Hati saya juga senang membaca artikel ini..
> --- In Spiritual-Indonesia@..., Jesse Jopie Rotinsulu Jr
> <jesse.rotinsulu@> wrote:
> >
> > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> > ----------------------------------------------------------
> >
> > KATA ULASAN
> >
> >
> > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di
> dunia.
> > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
> >
> > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
>
> > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang
> telah
> > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai
> > kategori bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut
> > riset. Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada
> > kitab suci, itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa
> > Buddha secara jelas dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai
> dari
> > partikel, molekul sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang
>
> > lebih besar, meliputi segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia
> > adalah karakter alam semesta Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda
>
> > pada tingkat yang berbeda, yang disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut
>
> > Fa oleh aliran Buddha.
> >
> > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik
>
> > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, â€Å"Sekarang sudah zaman
> elektronik,
> > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah
> > terbang ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul
> usang
> > seperti itu ?” Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun
> tidak
> > mampu menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap
> > merupakan misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang
> > terbang amat tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang
> fisik
> > yang dihuni umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya
> mampu
> > memahami sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari
> > pemahaman sejati akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan
> > tidak berani menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani
> > mengakui realitas fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu
> > konservatif, tidak ingin dan tidak mau mengubah pemikiran dari
> mentalitas
> > tradisional. Jika ingin tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang
> > waktu dan tubuh manusia, Fa Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara
>
> > sejati dapat membedakan baik dan jahat, benar dan salah, menghapus
> segala
> > pandangan salah dan memberikan pandangan yang benar.
> >
> > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga
> > terefleksi dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah
> > tidak berani disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang
>
> > yang keras kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan
> mengatakan
> > hal itu sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah
> > mengingkari hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang
> > yang kurang suka berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan
> belum
> > maju. Jika umat manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam
> > semesta, mengubah mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh
> > suatu kemajuan pesat. Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak
>
> > terukur tak berbatas bagi umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah
> > satu-satunya yang dapat menjelaskan dengan sempurna tentang umat
> manusia,
> > eksistensi materi berbagai ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
> >
> > Li Hongzhi
> > 2 Juni 1992
> >
> > .:.
> >
> > *Struktur Alam SemestA*
> >
> > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
> > :::
> > [1 of 4] CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan komposisi dari ruang dari alam
> > semesta ini. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk
> menjabarkannya
> > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai,
> pikiranmu
> > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
>
> > bisa memahaminya. Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
> dapat
> > dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam
> > semesta dengan jelas. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu,
> alam
> > semesta yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang
> wawasan
> > dari sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke
> Amerika,
> > Saya menjelaskan bahwa wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar
> galaksi
> > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar)
> menyusun
> > satu alam semesta. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
> batasan.
> > Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
>
> > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam
> begini.
> > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini
> menyusun
> > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
>
> > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam
> > semesta lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus
>
> > atom, nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk
> > molekul-molekul. Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk
>
> > partikel-partikel yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini
>
> > yang Saya telah jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem
> > semacam ini. Bahasa tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia
> tidak
> > mampu mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini,
> beginilah
> > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah
> kamu
> > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
>
> > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
>
> > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis
> ke
> > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni
> > datang dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam
> konteks
> > dari satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel
> > kecil membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel
> besar
> > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
>
> > seluruh badan langit.
> > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
>
> > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar
> > yang digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua
> milyar
> > tahun dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa,
> > seseorang masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam
> > semesta â€" bukan berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak
> lapisan
> > alam semesta demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang
> > manusia, mereka sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu
> yang
> > lalu, Saya katakan bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik
> debu,
> > hanya dapat dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang
> yang
> > tidak terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini?
> Saya
> > juga mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita
> > manusia hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah
> partikel.
> > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil
> yang
> > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti.
> > Partikel terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan
> > partikel terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia
> > berada tepat di antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan
> > bintang-bintang. Tepat di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari
> > sudut lain, sangatlah kecil.
> > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang
> > ilmuwan-ilmuwan tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul
> > adalah dibutuhkan satu barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom
>
> > untuk mencapai ke molekul. Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin
> kecil
> > partikel, semakin besar volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang
> > sebuah tingkat daripada sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini
> > sangat besar, sementara semakin besar butiran dari materi atau partikel,
>
> > semakin kecil volume ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika
> kamu
> > memasuki ruang itu, kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih
>
> > luas. Tentu saja, hanya dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru
> > bisa memasuki ruang itu. Jika kamu mencoba untuk mengertinya dengan
> > pikiran-pikiran, konsep-konsep dan cara-cara pemahaman manusia pada
> dunia
> > fisik sekarang, tidak akan masuk akal bagimu dan kamu tidak akan
> memasuki
> > kondisi tersebut juga. Manusia mengaku bahwa ilmu pengetahuan mereka
> > begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan tidak melampaui ruang dari
>
> > tingkat molekul, atau pun bisa melihat ruang-ruang lain, dan tetapi
> > manusia puas terhadap diri mereka sendiri. Apalagi melihat ruang yang
> > terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah pemisahan sistem-sistem
>
> > ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara atom-atom dan nukleus
> > atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, dan ruang juga
> > masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. Mengenai berapa
> > tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, ia tidak bisa
>
> > dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka kalpa yang
> > digunakan oleh Buddha-Buddha.
> > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa
> tahu
> > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah
> > tahu apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam
> semesta,
> > dan tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam
> semesta
> > ini akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
>
> > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> > kultivator-kultivator bisa â€" satu-satunya caramu adalah melalui
> kultivasi.
> > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian
> pada
> > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
>
> > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan
> > enam nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan
> > merebak jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha.
> Tapi
> > Dewa-Dewa tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena
> itu
> > ilmu pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia
> ketika
> > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena
> > tidak adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral
> > manusia tidak bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia
> > bisa terus mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan
> > peralatan manusia untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan
> > melihatnya semua dengan sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta
>
> > itu. Jika kamu ingin mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
> > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada
> > ini. Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa
> ditemukan
> > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
>
> > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul
> adalah
> > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti
> > baja, besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas,
> dll,
> > dll. Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh
> > molekul-molekul dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat
> > dari ruang/dimensi dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang
> > terkomposisikan sedikit lebih kecil daripada partikel-partikel dari
> > tingkat terbesar ini, kamu tidak akan bisa melihatnya. Lalu
> > molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat dimensi dengan
> > partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. Banyak, banyak
> > tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil dan
> > partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
>
> > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk
> berbagai
> > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik
> > (bisa dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia
> > bisa melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa
>
> > melihat dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah
> > sederhana.
> > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia
> terlalu
> > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan
> tentang
> > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa
> menemukannya
> > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya
> telah
> > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami
> > alam semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak
> mengakui
> > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih
> > pencapaian yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena
> titik
> > awalnya salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah
> penyimpangan
> > yang agak besar dari kebenaran.
> > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa
> ilmu
> > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran
> secara
> > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya
> > bahwa perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi
> > tidak kuat sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa
> > manusia menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
>
> > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul
> dari
> > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya,
> > penuh dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan
> proses-proses
> > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga
> tidak
> > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal
> itu
> > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan
> hidup
> > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah
> > kata tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena
> kemerosotan
> > moral, banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada
> masa
> > lampau, banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana
> > orang-orang berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat
>
> > merah, dengan jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak.
> Suatu
> > periode akan datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada
> > anjing. Banyak orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki,
> sebagai
> > anak-anak, memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus
> yang
> > bermerek, membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak
> > sendiri. Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya
> > juga telah bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di
> > Amerika. Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4
> > dolar". Dia sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus
> > memberitahukan kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada
> > manusia di atas Bumi ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia,
>
> > segala hal lainnya eksis di atas bumi ini. Semua binatang,
> makhluk-makhluk
> > dan tumbuh-tumbuhan diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk
> > manusia, dibentuk untuk manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak
>
> > akan ada yang eksis jika bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga
> > untuk manusia. Segalanya di atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang
>
> > ini semua konsep-konsep ini berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan
> bisa
> > disamakan dengan manusia ?! Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh
> > manusia dan menjadi masternya, yang mana dilarang oleh langit !
> Bagaimana
> > itu bisa terjadi ? Karena paling mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau
> > Buddha melalui kultivasi. Disamping itu, asal mereka semua dari
> > tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal kehidupan-kehidupan ini
> > diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara sambil lalu isu ini telah
>
> > dibahas.
> > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
>
> > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak
> peradaban
> > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang
> > selamat pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan
> > sejarah sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu
>
> > kembali. Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi
>
> > beberapa kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa
> problem;
> > banyak penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan
> > menekankan teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak
>
> > bisa menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa
> > manusia dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan
> > bukti-bukti tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi.
> Orang
> > modern semua mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh
>
> > orang-orang Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan
> > orang-orang Mesir masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa
>
> > mempunyai pengertian yang salah tentang sejarah mereka sendiri.
> > Piramida-piramida dan orang-orang Mesir sama sekali tidak ada
> hubungannya
> > satu sama lain. Piramida-piramida tersebut dibangun pada satu peradaban
> > pra-sejarah, dan tenggelam di bawah air selama perubahan benua. Ketika
> > peradaban berikutnya akan dimulai dan benua-baru diciptakan, ia muncul
> > dari dasar air. Kelompok orang-orangnya telah lama punah, dan kemudian
> > datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah menemukan fungsi piramida
> yang
> > demikian, orang-orang Mesir membangun beberapa piramida-piramida yang
> > lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik untuk menempatkan peti mati
> di
> > dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di dalamnya. Beberapa baru
> saja
> > dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat lampau. Orang-orang
> > sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka sebenarnya berasal dari
>
> > periode apa. Sejarahnya kacau.
> > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan
> orang-orang
> > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia
> periode
> > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan
> > hanya sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya
> berhubungan
> > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan
> > secara detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama
> halnya
> > dengan Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah
>
> > banjir besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah
>
> > dua ribu meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya
> > orang-orang yang menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita
> > dari Bahtera Nabi Nuh adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan
> > orang-orang Barat seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga
> dalam
> > kondisi rusak. Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan
>
> > pegunungan Kunlun, seperti orang-orang desa, beruntung selamat.
> > Orang-orang Cina yang tinggal di Pegunungan Kunlun selamat. Karena
> > kebudayaan yang berkembang dengan baik di Timur pada masa itu, Hetu
> > (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai Luo), I Ching (Buku
> > Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan lain-lain diwariskan
> dari
> > masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini atau itu dari generasi
>
> > berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya memodifikasinya dan
> > mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama sekali bukan
> > diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
> pra-sejarah.
> > Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi disimpan
> pada
> > masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi semakin sedikit
>
> > dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, Cina
> menjadi
> > bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam dalam asal
> > sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa setelah
> > kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada waktu
> itu,
> > pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu adalah
> > area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai
> > tahap sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya
> menjelaskannya
> > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka
> > mempunyai banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak
> bisa
> > dijelaskan. Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan
> > alam semesta tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada
> > banyak ilmuwan yang melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan
>
> > yang salah. Khususnya, ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam
> > bidang-bidang mereka masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya
> lagi.
> > Mereka membuat definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan
> > demikian membentuk suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini
> > adalah murid-murid yang belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2
> > yang berpikiran terbuka. Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi
> > tersebut benar di dalam batasan cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu
> > temukan mereka salah dan membatasi begitu kamu melampaui pengertiannya
> dan
> > cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang benar-benar membuat suatu pencapaian
> > adalah seseorang yang berani mendobrak keluar dari batasan-batasan ini.
> > Einstein juga tidak terkecuali; apa yang dikatakannya adalah benar di
> > dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi melampaui cakrawala ini, apa
> > yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah begitu ? Semakin
> > mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi meningkat,
> semakin
> > kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa pemahaman pada
> > tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia
> tersesat
> > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang
> > materi dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang
> ekstrim
> > kecil di dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping
> > itu, hanyalah terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang
> > Saya baru saja jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang
> kecil,
> > sistem dari setitik debu di antara milyaran ruang-ruang /
> dimensi-dimensi
> > begini yang tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu â€"
> pemahaman
> > dari suatu ruang kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu,
> mengenai
> > ilmu pengetahuan manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari
> > pijakan yang salah. Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia,
>
> > lebih kompleks lagi. Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika
> kita
> > berbicara lebih lagi, akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang
> > mana sangat rumit. Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi
> > tingkatnya diajarkan, orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia
> > mempunyai mentalitas manusia. Sementara Saya berbicara di sini,
> Dewa-Dewa
> > akan percaya ketika mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai
> > mentalitas Dewa-Dewa. Karena mereka melihatnya pada cakrawala mereka,
> cara
> > berpikir mereka sepenuhnya berbeda dari manusia.
> >
> > [2 of 4] Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
>
> > Yuan Siao Thn 2003
> > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
>
> > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
>
> > masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh,
> > yang terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia
> tidak
> > datang maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal
> yang
> > lain, betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi,
> jika
> > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang
> > dimensi yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam
>
> > ruang dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda,
> > sedangkan anda tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi
> > yang eksis semacam itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia
> > tidak mempengaruhi anda. Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan
>
> > sedikit kepada kalian tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan
> > meriah)
> > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang,
> jeruk,
> > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing,
> > kalian juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon,
> tumbuhan,
> > bunga. Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai
> bumi
> > pada badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada.
> > Dengan demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari
> > partikel yang setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar
> > juga ada binatang, tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit
> itu
> > besarnya bahkan mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada
> > planet tingkat rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari
> apel
> > besar pada partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit
>
> > ada singa, yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di
> langit
> > ada manusia, yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak
> terbandingkan.
> > Kehidupan ada rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada
> rajanya.
> > Raja dari satu kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut,
>
> > semua yang berada dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang
> > besar kecilnya berbeda. Makhluk yang berada pada planet dari satu
> tingkat
> > partikel terbesar, yang juga merupakan raja dari segala makhluk,
> > partikelnya akan termanifestasi pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan
> ribu
> > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat
> > begitu banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali
> > bukanlah milik satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun
> > mereka semua hidup disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk
> > bersangkutan dan rajanya sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan
> > dengan kehidupan yang lain. Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka
> > saling menyilang dalam seluruh ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka
>
> > mempunyai sistim yang berdiri sendiri dan sang raja yang mengurusnya.
> Maka
> > singa mempunyai raja, apel juga mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai
> > raja, pohon juga mempunyai raja, tumbuhan, rumput, bunga, apapun
> mempunyai
> > raja, segala kehidupan dalam ruang dimensi yang setara semuanya eksis
> > bersilangan seperti itu, manusia dapat tembus melewati kehidupan
> raksasa,
> > setiap saat setiap waktu juga ada unsur kehidupan yang sangat
> mikrokosmis
> > mengalir melewati tubuh manusia biasa. Bagian permukaan kalian ada
> Fashen
> > saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi kalian yang telah berhasil
> > dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu tingkat, disegel satu
> tingkat,
> > dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat, siapapun tidak dapat
> > menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini sangatlah rumit, saya
> telah
> > menceritakan lagi satu macam keadaan struktur alam semesta kepada
> kalian.
> > (tepuk tangan meriah)
> >
> > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> > [3 of 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> > kehidupan di berbagai tingkat.
> > 81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka
> yang
> > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga
> > mana?
> > Guru: Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir
> > pasir yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak
> terhitung.
> > Ada jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingka
> t
> > dari badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan
>
> > tanpa mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan
> mengenai
> > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan
> > kurang dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah
> > sesuatu yang terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada
> > kehidupan yang tak terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak
> > kehidupan yang ada di Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat
> > dipahami oleh imajinasi manusia.
> >
> > [4 of 4] Alam Semesta â€" Pemusnahan alam & pemusnahan individu
> > 97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
>
> > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?
> > Guru: Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
>
> > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi
> > pemusnahan didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan
>
> > pada tingkat tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan
> > tersisa. Situasi ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang
> > dimusnahkan secara individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu
> > adalah dimusnahkan selapis demi selapis untuk membayar karma mereka.
> Maka
> > bahkan ketika mereka mati, mereka harus membayar karma dan membayar
> hutang
> > mereka. Tetapi peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang
> terjadi
> > dalam sekejap, segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu
> > saja hal tersebut lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
> >
> >
> > TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> > Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas
> > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video
> dan
> > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama
> > dengan kita.
> >
> > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di
> > rumah rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya
> sebagai
> > Buddha yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar.
> > Kadang-kadang ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat
> keluar
> > jendela, saya melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada
> badan
> > kosmik. Guru memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya,
> > berdiri di sampingnya. Mereka luar biasa agung.
> >
> > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar
>
> > Fa, pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat
> > Fashen Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga
> > melihat Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan
> Mei
> > 2001, saya mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan
> > praktisi menurut petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan
> kejahatan.
> > Ada makhluk jahat dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang
> > bendera dan menabuh genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada
> > kita. Beberapa dari mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka,
> > alien dan juga beberapa dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung,
> > sebesar gunung dan sebesar bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada
> > hari-hari itu, saya akan memancarkan pikiran lurus pada siang tengah
> hari
> > dan malam hari. Saya memancarkan pikiran lurus untuk pertama kalinya
> pada
> > waktu pagi hari selama setengah jam.
> >
> > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi."
> Saya
> > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
>
> > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
>
> > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika
> muncul.
> > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
>
> > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua.
> Setelah
> > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga
> > lotus terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus,
> > kapal tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah
> > dunia yang sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak
> > Buddha, Dao dan dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang
> > mendengar ceramah Fa yang diberikan oleh Guru. Buddha besar
> memperlihatkan
> > banyak simbol swastika di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak
> > gambar Taichi di tubuh mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa,
> saya
> > kembali.
> >
> > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> > memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan
> kemudian
> > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis
>
> > dan iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang
> melalui
> > lebih banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan
> > seterusnya. Suatu hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan
> > berpikir bahwa saya telah terbang keluar dari alam semesta terakhir,
> > karena saya tidak melihat apa-apa namun hanya tubuh gong Guru yang
> agung.
> > Ketika saya melihat ke bawah, saya melihat tingkat-tingkat badan langit.
>
> > Saya terbang ke atas dalam waktu yang lama dan tidak melihat apapun,
> maka
> > saya kembali. Pada hari berikutnya, setelah saya melakukan latihan, saya
>
> > menemukan bahwa jauh dari kosmos yang telah saya keluar, masih ada
> kosmos
> > lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya memusnahkan kejahatan selagi
> > terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa tempat dimana saya sedang
> lewati
> > melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya adalah kosong. Saya tidak
> tahu
> > apa nama tempat dimana saya berada, tetapi sistem kosmos ini berbeda
> > dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa besarnya sehingga tidak
> dapat
> > dihitung dengan angka dalam milyaran atau bahkan triyunan. Pada hari
> > ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar.
> > Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas kosmos, kelihatannya
> > seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, saya melalui alam
> > semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, dan banyak alam
>
> > semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah kosmos yang
> > makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat
> dilindungi
> > oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai dewa,
> namun
> > mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. Mereka dapat
> > melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai kekuatan yang
> > lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi iblis-iblis dan
> > roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka setiap hari,
> > rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. Kita
> > melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati bermilyar-milyar
>
> > sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya hanya merasa
> > bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
> >
> > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam
> > hari, saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya
> tubuh
> > saya akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar
> > dari setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya
>
> > saya terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran
> lurus,
> > dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di
> > dalam kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung
> > jumlahnya seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem
> > kosmik. Untuk membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang
> sebelumnya
> > saya sebutkan, saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar."
> Setelah
> > melalui kosmos besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol
> Wan
> > [swastika] di setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa
> besar
> > dan saya melihat semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah
> > pori di kulit saya.
> >
> > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam
> > dunia yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat
> > menyebut namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh
> di
> > luar penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang
> > sangat rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia,
> > seluruh dunia merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk
>
> > didalam bunga lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang
> kecil.
> > Disana ada bunga lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar
> > dunia ini, dan di luar dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang
> > bahkan lebih besar, dan lebih maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih
> > besar tak terhitung jumlahnya, dan seterusnya. Didalam beberapa dunia,
> > makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. Buddha, Dao dan Dewa pada
> tingkat
> > tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, dan beberapa kelihatan
> seperti
> > anak kecil, namun mereka jauh luar biasa lebih indah yang tak terhitung
> > bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi Dafa turun, mereka
> > bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan membentuk hubungan
> > dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya terbang ke atas
> > dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya mengetahui
> > semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah saya
> > musnahkan.
> >
> > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu
> ruang
> > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi
> dan
> > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung
> jumlahnya.
> > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
>
> > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru
>
> > di Zhuan Falun tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak
> > terhitung jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi.
> > Seseorang pada tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi
>
> > makhluk-makhluk pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang
> > sangat-sangat kotor dari setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa,
> > melakukan latihan gerakan dan memancarkan pikiran lurus setiap hari.
> > Kadang-kadang saya juga pergi keluar untuk melakukan klarifikasi fakta
> > sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos yang bahkan lebih tinggi, dan
> > Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua memiliki Falun emas pada
> tubuh
> > mereka. Sekalipun telah melewati sebuah sistem kosmos yang besar, lebih
> > besar dari pada "sistem kosmik besar," saya melihat makhluk-makhluk di
> > sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya hanya dapat Menyebutnya
> > sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya bertanya kepada guru
> > mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui sistem kosmik yang
> tak
> > terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu tahu, lakukan
> > kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa yang telah
> > saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka seperti
> > itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos
> yang
> > tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan
> Fa).
> > Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di sana
>
> > ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang
> > lebih besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada
> > ruang-ruang kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak
>
> > ada kata-kata yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya
> telah
> > lihat. Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat
> indah.
> > Sebuah dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak
> > terhitung jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya
> > sendiri, dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga
> > terdiri dari partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung
> > jumlahnya, dan seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa
> memiliki
> > makin banyak Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada
> > setiap pori kulit mereka.
> >
> > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
>
> > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak
> > membicarakannya di sini.
> >
> > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena
> praktisi
> > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan
> secara
> > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat
> jelas,
> > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta
> > dalam Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita,
> tidak
> > ada satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari
> Fa;
> > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
> >
> > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh
> perhatian
> > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> > dengan belas kasih anda.
> >
> >
> >
> >
> > TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> >
> > Dafa Yang Maha Agung
> >
> > Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari
> > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
> > Source :
> >
> >
> > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan
> > saya, saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004,
> > saya praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
>
> > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying
> barong
> > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya
> melihat
> > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang
> hitam
> > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus
> > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya
> > lihat. Waktu itu semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau
> > orang kerauhan (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya
>
> > malah terus menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu
> > terus saya lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan.
> > Besoknya tetap saya melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di
> > sekitar rumah dan saya langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi
>
> > panik dengan kondisi saya tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit
> > bebai dewa (dirasuki mahluk puti kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke
> > beberapa orang pintar atau dukun, tidak juga membuahkan hasil apa-apa?
> > tetap saja saya selalu melihat mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya
> > terbiasa melihat mahluk-mahluk tersebut.
> >
> > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh
> kakak
> > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak
> > saya menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
>
> > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya
> membaca
> > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk
> yang
> > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih
> halus
> > dan tidak menyeramkan lagi.
> >
> > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak
> saya
> > bertanya â€Å"apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?” saya
> bilang
> > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
>
> > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum
> ikut
> > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu â€Å"dulu itu Dewi tidak
> kena
> > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
>
> > terbuka”
> >
> > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata
> > saya terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan
> selesai,
> > saya merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung
> pelindung
> > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung
> tersebut
> > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
> >
> > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
> >
> > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
> >
> > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh
> cahaya
> > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam
> semesta,
> > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau
> > tingkat-tingkat alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya
> merasa
> > takut, tapi saya diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik
> ke
> > atas. Akhirnya saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa
> > tanah lapangan yang sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya
> > sangat indah sekali. Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu.
> Di
> > pinggir lapangan tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya
> > seperti bangunan Cina. Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan
> > gerakan Falun Dafa, pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai
> > kasaya kuning, ada yang memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya
> > ungu, ada yang memakai pakaian kaos putih yang ada lambang Falun seperti
>
> > yang dimiliki kakak saya dan lain-lainnya. Di tengah-tengah orang
> latihan
> > gerakan Falun Dafa tersebut ada Buddha emas sangat besar dan tinggi yang
>
> > sedang meditasi, saya tahu beliau adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat
> > tersebut. Waktu itu ada orang yang sedang menonton latihan tersebut
> > mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak seperti bahasa manusia, tapi
>
> > anehnya saya bisa mengerti dan bisa bercakap-capak dengan orang
> tersebut.
> > Orang tersebut memaksa saya pergi dari tempat tersebut untuk diajak dan
> > ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan lebih indah, begitu kata dia,
> tapi
> > saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya hanya mau menonton latihan
> Falun
> > Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik saya terus…akhirnya saya
> putuskan
> > untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya sampai dibawah, saya melihat
>
> > teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu itu saya geleng-geleng
> > kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke atas.
> >
> > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya
> > energi yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya
> yang
> > sangat besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada
> > Buddha, Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai
> > saya tidak bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
> >
> > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh
> mahluk-mahluk
> > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan
> > ingin masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk
> > tersebut tidak bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga
>
> > pernah di ganggu oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya,
> > berkali-kali naga merah tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat
> > gerogi dan ketakutan, tapi saya segera memancarkan Zheng Nian, naga
> merah
> > tersebut berbalik lari dan energi Gong yang saya pancarkan terus
> mengerjar
> > sampai ke balik awan-awan sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh
> > Buddha Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya,
> waktu
> > itu saya sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau
> > karena saking tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan
> beliau.
> > Waktu itu saya bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu
> > tidak menjawab pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke
> atas
> > secepat kilat menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu
> udah
> > berapa milyad tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba
>
> > saya di ajak keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam
> > semesta dari luar bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya
>
> > sangat terang sekali, waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah
>
> > ke atas, menujukkan tubuh alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara
> > sedikit pun pada saya. Bumi kita ini tidak kelihatan sama sekali,
> > tingkat-tingkat tubuh alam semesta saja seperti bulatan kecil-kecil
> > kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan sulit
> saya
> > mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun ke bumi oleh Shifu.
> >
> > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
>
> > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
> >
> >
> > Catatan :
> > Fa â€" hukum/ajaran/dharma/dhamma
> > Da Fa (dibaca ‘Ta Fa’) â€" Maha Hukum
> > Fa Lun â€" Roda Hukum
> > Zhen-Shan-Ren â€" Sejati, Baik dan Sabar
> >
>



Re: Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by Jesse Jopie Rotinsulu Jr :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas Bambang yang punya braveheart,
Aku jawab dibawah saja +++




"the_most_braveheart" <the_most_braveheart@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
03/07/2009 21:41
Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
[Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa











Mas JEsse..

Bagi saya hati mengenal kebaikan dan kebenaran..level kebenaran yg semakin
meningkat, semakin dalam ke hati (hati nurani)..hati bingung?hmm..
+++ Mas Bambang membaca Fa jika tidak berkultivasi ada 2 hal jika mampu
membacanya.PERTAMA: Sebab sungguh membaca Fa ini tidak mudah selalu ada
GANGGUAN- KECUALI BERJODOH.Sebab karma dan entitas2 buruk yang menempel
pada tubuh dan pikiran setiap orang TIDAK INGIN MUSNAH maka membuat orang
ini membuat tidak mendapatkan Fa ini.KEDUA: Bila mampu membacanya umumnya
akan mendapatkan sesuai dengan daya tahan hatinya sebab bila tidak akan
bergejolak/bingung.

Namun begitu saya tetap di jalan yg telah saya lalui..sekedar melihat
saja..menghargai kebenaran dalam bentuk yg berbeda..sudut pemahaman dan
metode yg berbeda tentunya..
+++ Silahkan:) karena berjodoh bertemu ( walau terbatas) saran saya
gunakan Fa/Tao/Hukum ortodok yang mas miliki sekarang ini untuk
BERKULTIVASI. Bila tidak berkultivasi/laku / bertarekat-sangat disayangkan
tidak ada apapun yang dapat membuat mas meningkat.Cuma berjalan ditempat
sebab PIJAKAN berfikir adalah tingkat manusia biasa.Sesungguhnya untuk
membuat manusia menjadi DIAM/HENING dengan segala cara dan metode itu
artifisial/buatan -itu seperti mencari ke luar diri.Selamanya tidak akan
memperoleh apapun.Kemajuan yang terlihat sebenarnya hanya mengikuti
perasaan sendiri.

Pertanyaan saya: Bagaimana FAlun Dafa bisa menjadi universal kepada
seluruh ummat manusia, jika nilai2 yg dianutnya lebih Budhis dan Tao..lalu
tentunya akan membawa murid ke dunia Falun..Saya ga ngebayang jika murid
yg background selain Budhis dan Tao bisa nerima konsep dewa, Tao, Shen dan
simbol2 yg berbeda dengan keyakinan mereka, swastika misalnya..bagaimana
menjelaskan ini?
+++ Sedikit saja aku buka terutama mengenai WAN/Srivatatsa/Swatika
sesungguhnya adalah SIMBOL BUDDHA.Kalau mas bisa MELIHAT LANGSUNG maka
pada tubuh Buddha akan ada simbol ini bahwa Buddha yang leih tinggi lagi
akan ada 2,3,4,5 dst sampai sekujur tubuh dipenuhi simbol itu.Ha2l yang
berhubung dengan terbentuknya suatu agama dll dalam proses kebelakang
sesungguhnya keluarga Fa/Dhamma/Ajaran keluarga Buddha mengutamakan
karakter alam semesta SHAN ( Kasih) ada puluha ribu Fa Buddha ( Dhamma
Sakyamuni) yang turun ke bumi sebelum dan sesudahNya dibumi dengan nama
yang berbeda2.Belum lagi termasuk ajaran Dao ( Tao) yang mengutamakan
karakter ZHEN ( Sejati, Lurus, Jujur) yang pada buah Status Raja Fa akan
memiliki simbol Tao pada tubuhnya- makin tinggi statusnya akan makin
banyak jumlah simbol Tao itu.Demikian penjelasannya.Semoga dimengerti
kalau tidak ya nggak apa2  itu soal jodoh saja :)
Salam,
jesseprakasa/falundafahao!!

SAlam

--- In Spiritual-Indonesia@..., Jesse Jopie Rotinsulu Jr
<jesse.rotinsulu@...> wrote:
>
> Mas Bambang yang punya braveheart,
> dibaca lagi dibaca lagi selalu ada hal baru yang muncul :)
> Silahkan mampir ke www.falundafa.or.id disana ada banyak
> materi ceramah Fa yang lain yang juga sangat bagus- download gratis.
> Sesungguhnya materi2 ceramah Fa ini hanya sebagai PENUNJANG dari
> buku kultivasi utama ZHUAN FALUN agar lebih mudah dipahami.
> Itu ajaran KULTIVASI ada banyak hal sesungguhnya bila manusia
> tidak berkultivasi membuat hati bergejolak/ bingung- hanya ketika
hatinya

> SUDAH SIAP dia akan mudah mengerti.
> Salam,
> jesseprakasa/falundafahao!!
>
>
>
>
> "the_most_braveheart" <the_most_braveheart@...>
> Sent by: Spiritual-Indonesia@...
> 02/07/2009 16:34
> Please respond to
> Spiritual-Indonesia@...
>
>
> To
> Spiritual-Indonesia@...
> cc
>
> Subject
> [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> mantap Mas..Hati saya juga senang membaca artikel ini..
> --- In Spiritual-Indonesia@..., Jesse Jopie Rotinsulu Jr
> <jesse.rotinsulu@> wrote:
> >
> > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> > ----------------------------------------------------------
> >
> > KATA ULASAN
> >
> >
> > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di
> dunia.
> > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta
selamanya
> > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya
merangkak
> > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
> >
> > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat?
Semua
>
> > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang
> telah
> > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai
> > kategori bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang
disebut
> > riset. Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada
pada
> > kitab suci, itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa
> > Buddha secara jelas dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai
> dari
> > partikel, molekul sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai
yang
>
> > lebih besar, meliputi segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia
> > adalah karakter alam semesta Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara
berbeda
>
> > pada tingkat yang berbeda, yang disebut Tao oleh aliran Tao, dan
disebut
>
> > Fa oleh aliran Buddha.
> >
> > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah

> > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena
spesifik
>
> > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, â€Å"Sekarang sudah zaman
> elektronik,
> > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah
> > terbang ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul
> usang
> > seperti itu ?” Terus terang, komputer yang amat canggih
sekalipun
> tidak
> > mampu menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap
> > merupakan misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa
yang
> > terbang amat tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang
> fisik
> > yang dihuni umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya
> mampu
> > memahami sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari
> > pemahaman sejati akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan
> > tidak berani menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak
berani
> > mengakui realitas fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu
> > konservatif, tidak ingin dan tidak mau mengubah pemikiran dari
> mentalitas
> > tradisional. Jika ingin tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang
> > waktu dan tubuh manusia, Fa Buddha adalah satu-satunya cara, yang
secara
>
> > sejati dapat membedakan baik dan jahat, benar dan salah, menghapus
> segala
> > pandangan salah dan memberikan pandangan yang benar.
> >
> > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni

> > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset.
Sedang
> > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga
> > terefleksi dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud,
malah
> > tidak berani disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas.
Orang
>
> > yang keras kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan
> mengatakan
> > hal itu sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah
> > mengingkari hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang

> > yang kurang suka berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan
> belum
> > maju. Jika umat manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam
> > semesta, mengubah mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh

> > suatu kemajuan pesat. Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang
tak
>
> > terukur tak berbatas bagi umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah

> > satu-satunya yang dapat menjelaskan dengan sempurna tentang umat
> manusia,
> > eksistensi materi berbagai ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
> >
> > Li Hongzhi
> > 2 Juni 1992
> >
> > .:.
> >
> > *Struktur Alam SemestA*
> >
> > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua

> > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya
dengan
> > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li
Hongzhi)
> > :::
> > [1 of 4] CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan komposisi dari ruang dari alam
> > semesta ini. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk
> menjabarkannya
> > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai,
> pikiranmu
> > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga
tidak
>
> > bisa memahaminya. Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
> dapat
> > dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada

> > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam
> > semesta dengan jelas. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu,
> alam
> > semesta yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang
> wawasan
> > dari sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke
> Amerika,
> > Saya menjelaskan bahwa wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar
> galaksi
> > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar)
> menyusun
> > satu alam semesta. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
> batasan.
> > Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat
yang
>
> > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam
suatu
> > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam
> begini.
> > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini
> menyusun
> > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih
bisa
>
> > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam
> > semesta lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk
nukleus
>
> > atom, nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk
> > molekul-molekul. Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik
membentuk
>
> > partikel-partikel yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta
ini
>
> > yang Saya telah jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem

> > semacam ini. Bahasa tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia
> tidak
> > mampu mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini,
> beginilah
> > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah
> kamu
> > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran
seperti
>
> > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun
bisa
>
> > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta
lapis

> ke
> > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni
> > datang dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam
> konteks
> > dari satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel
> > kecil membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel
> besar
> > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar
di
>
> > seluruh badan langit.
> > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika

> > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari
delapan
>
> > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia.
Itu
> > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar

> > yang digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua
> milyar
> > tahun dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa,
> > seseorang masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam
> > semesta â€" bukan berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak

> lapisan
> > alam semesta demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang
> > manusia, mereka sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu
> yang
> > lalu, Saya katakan bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik
> debu,
> > hanya dapat dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang
> yang
> > tidak terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini?
> Saya
> > juga mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita
> > manusia hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah
> partikel.
> > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti,
dan
> > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil
> yang
> > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti.
> > Partikel terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan

> > partikel terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia
> > berada tepat di antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan
> > bintang-bintang. Tepat di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi
dari
> > sudut lain, sangatlah kecil.
> > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom
dan
> > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ?
Kelihatannya
> > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang
> > ilmuwan-ilmuwan tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul
> > adalah dibutuhkan satu barisan yang menjajarkan dua ratus ribu
atom-atom
>
> > untuk mencapai ke molekul. Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin
> kecil
> > partikel, semakin besar volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang

> > sebuah tingkat daripada sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini

> > sangat besar, sementara semakin besar butiran dari materi atau
partikel,
>
> > semakin kecil volume ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika
> kamu
> > memasuki ruang itu, kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat
lebih
>
> > luas. Tentu saja, hanya dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru

> > bisa memasuki ruang itu. Jika kamu mencoba untuk mengertinya dengan
> > pikiran-pikiran, konsep-konsep dan cara-cara pemahaman manusia pada
> dunia
> > fisik sekarang, tidak akan masuk akal bagimu dan kamu tidak akan
> memasuki
> > kondisi tersebut juga. Manusia mengaku bahwa ilmu pengetahuan mereka
> > begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan tidak melampaui ruang
dari
>
> > tingkat molekul, atau pun bisa melihat ruang-ruang lain, dan tetapi
> > manusia puas terhadap diri mereka sendiri. Apalagi melihat ruang yang
> > terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah pemisahan
sistem-sistem
>
> > ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara atom-atom dan nukleus
> > atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, dan ruang juga
> > masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. Mengenai berapa
> > tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, ia tidak
bisa
>
> > dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka kalpa
yang
> > digunakan oleh Buddha-Buddha.
> > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa
> tahu
> > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah

> > tahu apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam
> semesta,
> > dan tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam
> semesta
> > ini akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja,
bukan
>
> > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> > kultivator-kultivator bisa â€" satu-satunya caramu adalah melalui
> kultivasi.
> > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian
> pada
> > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak
lapisan
>
> > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan

> > enam nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik
akan

> > merebak jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha.
> Tapi
> > Dewa-Dewa tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena
> itu
> > ilmu pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia
> ketika
> > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena
> > tidak adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral
> > manusia tidak bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral
manusia
> > bisa terus mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan
> > peralatan manusia untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan
> > melihatnya semua dengan sekilas pandang. Inilah seperti apa alam
semesta
>
> > itu. Jika kamu ingin mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala
ini.
> > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada

> > ini. Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa
> ditemukan
> > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang
Saya
>
> > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul
> adalah
> > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti

> > baja, besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas,
> dll,
> > dll. Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh
> > molekul-molekul dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu
tingkat
> > dari ruang/dimensi dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang
> > terkomposisikan sedikit lebih kecil daripada partikel-partikel dari
> > tingkat terbesar ini, kamu tidak akan bisa melihatnya. Lalu
> > molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat dimensi dengan
> > partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. Banyak, banyak

> > tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil dan
> > partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh
molekul-molekul
>
> > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk
> berbagai
> > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di
tempat
> > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik
> > (bisa dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul,
dia
> > bisa melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak
bisa

>
> > melihat dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah
> > sederhana.
> > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia
> terlalu
> > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan
> tentang
> > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa
> menemukannya
> > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya
> telah
> > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami

> > alam semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak
> mengakui
> > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih
> > pencapaian yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena
> titik
> > awalnya salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah
> penyimpangan
> > yang agak besar dari kebenaran.
> > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa
> ilmu
> > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran
> secara
> > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya
> > bahwa perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori
evolusi
> > tidak kuat sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa
bahwa
> > manusia menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa
manusia

>
> > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul
> dari
> > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya,
> > penuh dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan
> proses-proses
> > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga
> tidak
> > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal

> itu
> > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan
> hidup
> > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah

> > kata tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena
> kemerosotan
> > moral, banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada
> masa
> > lampau, banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana
> > orang-orang berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut
dicat
>
> > merah, dengan jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak.
> Suatu
> > periode akan datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada
> > anjing. Banyak orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki,
> sebagai
> > anak-anak, memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus
> yang
> > bermerek, membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka
anak
> > sendiri. Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya

> > juga telah bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di
> > Amerika. Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4
> > dolar". Dia sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus
> > memberitahukan kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada
> > manusia di atas Bumi ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan
manusia,
>
> > segala hal lainnya eksis di atas bumi ini. Semua binatang,
> makhluk-makhluk
> > dan tumbuh-tumbuhan diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk
> > manusia, dibentuk untuk manusia, dan untuk digunakan oleh manusia.
Tidak
>
> > akan ada yang eksis jika bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga
> > untuk manusia. Segalanya di atas bumi diciptakan untuk manusia.
Sekarang
>
> > ini semua konsep-konsep ini berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan
> bisa
> > disamakan dengan manusia ?! Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh
> > manusia dan menjadi masternya, yang mana dilarang oleh langit !
> Bagaimana
> > itu bisa terjadi ? Karena paling mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau

> > Buddha melalui kultivasi. Disamping itu, asal mereka semua dari
> > tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal kehidupan-kehidupan ini

> > diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara sambil lalu isu ini
telah
>
> > dibahas.
> > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya
bahwa
>
> > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak
> peradaban
> > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang
> > selamat pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan
> > sejarah sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman
batu
>
> > kembali. Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja.
Terjadi
>
> > beberapa kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa
> problem;
> > banyak penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi,
dengan
> > menekankan teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka
tidak
>
> > bisa menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa
> > manusia dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan
> > bukti-bukti tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi.
> Orang
> > modern semua mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun
oleh
>
> > orang-orang Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan
> > orang-orang Mesir masa kini. Itu berarti, orang-orang atau
bangsa-bangsa
>
> > mempunyai pengertian yang salah tentang sejarah mereka sendiri.
> > Piramida-piramida dan orang-orang Mesir sama sekali tidak ada
> hubungannya
> > satu sama lain. Piramida-piramida tersebut dibangun pada satu
peradaban
> > pra-sejarah, dan tenggelam di bawah air selama perubahan benua. Ketika

> > peradaban berikutnya akan dimulai dan benua-baru diciptakan, ia muncul

> > dari dasar air. Kelompok orang-orangnya telah lama punah, dan kemudian

> > datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah menemukan fungsi piramida
> yang
> > demikian, orang-orang Mesir membangun beberapa piramida-piramida yang
> > lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik untuk menempatkan peti mati

> di
> > dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di dalamnya. Beberapa baru
> saja
> > dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat lampau. Orang-orang
> > sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka sebenarnya berasal
dari
>
> > periode apa. Sejarahnya kacau.
> > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan
> orang-orang
> > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan

> > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia
> periode
> > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan
> > hanya sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya
> berhubungan
> > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan
> > secara detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama
> halnya
> > dengan Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh
sebuah
>
> > banjir besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di
bawah
>
> > dua ribu meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya
> > orang-orang yang menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita

> > dari Bahtera Nabi Nuh adalah benar. Selama banjir besar ini,
kebudayaan
> > orang-orang Barat seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga
> dalam
> > kondisi rusak. Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya
dan
>
> > pegunungan Kunlun, seperti orang-orang desa, beruntung selamat.
> > Orang-orang Cina yang tinggal di Pegunungan Kunlun selamat. Karena
> > kebudayaan yang berkembang dengan baik di Timur pada masa itu, Hetu
> > (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai Luo), I Ching (Buku
> > Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan lain-lain diwariskan
> dari
> > masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini atau itu dari
generasi
>
> > berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya memodifikasinya dan
> > mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama sekali bukan
> > diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
> pra-sejarah.
> > Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi disimpan
> pada
> > masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi semakin
sedikit
>
> > dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, Cina
> menjadi
> > bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam dalam
asal
> > sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa
setelah
> > kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada waktu
> itu,
> > pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu adalah

> > area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai

> > tahap sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.

> > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya
> menjelaskannya
> > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka
> > mempunyai banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak
> bisa
> > dijelaskan. Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan

> > alam semesta tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada
> > banyak ilmuwan yang melakukan penelitian mereka berdasarkan pada
pijakan
>
> > yang salah. Khususnya, ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam

> > bidang-bidang mereka masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya
> lagi.
> > Mereka membuat definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti,
dengan
> > demikian membentuk suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini
> > adalah murid-murid yang belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S
2
> > yang berpikiran terbuka. Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi
> > tersebut benar di dalam batasan cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu
> > temukan mereka salah dan membatasi begitu kamu melampaui pengertiannya

> dan
> > cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang benar-benar membuat suatu
pencapaian
> > adalah seseorang yang berani mendobrak keluar dari batasan-batasan
ini.
> > Einstein juga tidak terkecuali; apa yang dikatakannya adalah benar di
> > dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi melampaui cakrawala ini, apa

> > yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah begitu ? Semakin
> > mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi meningkat,
> semakin
> > kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa pemahaman pada
> > tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia
> tersesat
> > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan
itu
> > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang
> > materi dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang
> ekstrim
> > kecil di dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping

> > itu, hanyalah terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang
yang

> > Saya baru saja jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang
> kecil,
> > sistem dari setitik debu di antara milyaran ruang-ruang /
> dimensi-dimensi
> > begini yang tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu â€"
> pemahaman
> > dari suatu ruang kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu,
> mengenai
> > ilmu pengetahuan manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari
> > pijakan yang salah. Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan
manusia,
>
> > lebih kompleks lagi. Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika
> kita
> > berbicara lebih lagi, akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang

> > mana sangat rumit. Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi
> > tingkatnya diajarkan, orang-orang tidak akan percaya. Lagipula,
manusia
> > mempunyai mentalitas manusia. Sementara Saya berbicara di sini,
> Dewa-Dewa
> > akan percaya ketika mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai
> > mentalitas Dewa-Dewa. Karena mereka melihatnya pada cakrawala mereka,
> cara
> > berpikir mereka sepenuhnya berbeda dari manusia.
> >
> > [2 of 4] Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat
Hari
>
> > Yuan Siao Thn 2003
> > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat
dalam
>
> > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang
menembus
>
> > masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh,

> > yang terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia
> tidak
> > datang maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal
> yang
> > lain, betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi,
> jika
> > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang
> > dimensi yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan
dalam
>
> > ruang dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda,
> > sedangkan anda tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi

> > yang eksis semacam itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia
> > tidak mempengaruhi anda. Bicara tentang struktur, saya akan
menceritakan
>
> > sedikit kepada kalian tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan
> > meriah)
> > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan

> > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang,
> jeruk,
> > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing,
> > kalian juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon,
> tumbuhan,
> > bunga. Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai
> bumi
> > pada badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada.
> > Dengan demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari
> > partikel yang setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar

> > juga ada binatang, tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit

> itu
> > besarnya bahkan mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada
pada
> > planet tingkat rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari
> apel
> > besar pada partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di
langit
>
> > ada singa, yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di
> langit
> > ada manusia, yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak
> terbandingkan.
> > Kehidupan ada rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada
> rajanya.
> > Raja dari satu kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel
tersebut,

>
> > semua yang berada dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang
> > besar kecilnya berbeda. Makhluk yang berada pada planet dari satu
> tingkat
> > partikel terbesar, yang juga merupakan raja dari segala makhluk,
> > partikelnya akan termanifestasi pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan
> ribu
> > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat
> > begitu banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali
> > bukanlah milik satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun
> > mereka semua hidup disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk

> > bersangkutan dan rajanya sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan

> > dengan kehidupan yang lain. Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka

> > saling menyilang dalam seluruh ruang dimensi alam semesta, tetapi
mereka
>
> > mempunyai sistim yang berdiri sendiri dan sang raja yang mengurusnya.
> Maka
> > singa mempunyai raja, apel juga mempunyai raja, dan pisangpun
mempunyai

> > raja, pohon juga mempunyai raja, tumbuhan, rumput, bunga, apapun
> mempunyai
> > raja, segala kehidupan dalam ruang dimensi yang setara semuanya eksis
> > bersilangan seperti itu, manusia dapat tembus melewati kehidupan
> raksasa,
> > setiap saat setiap waktu juga ada unsur kehidupan yang sangat
> mikrokosmis
> > mengalir melewati tubuh manusia biasa. Bagian permukaan kalian ada
> Fashen
> > saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi kalian yang telah berhasil
> > dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu tingkat, disegel satu
> tingkat,
> > dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat, siapapun tidak dapat
> > menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini sangatlah rumit, saya
> telah
> > menceritakan lagi satu macam keadaan struktur alam semesta kepada
> kalian.
> > (tepuk tangan meriah)
> >
> > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> > [3 of 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada

> > kehidupan di berbagai tingkat.
> > 81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka
> yang
> > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga

> > mana?
> > Guru: Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir
> > pasir yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak
> terhitung.
> > Ada jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap
tingka
> t
> > dari badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan
diciptakan

>
> > tanpa mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan
> mengenai
> > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan
> > kurang dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah
> > sesuatu yang terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada
> > kehidupan yang tak terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak
> > kehidupan yang ada di Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat
> > dipahami oleh imajinasi manusia.
> >
> > [4 of 4] Alam Semesta â€" Pemusnahan alam & pemusnahan individu
> > 97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk
hidup?
>
> > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?
> > Guru: Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran

> > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak
akan
>
> > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat
mikrokospik.
> > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi
> > pemusnahan didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua
kehidupan
>
> > pada tingkat tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan

> > tersisa. Situasi ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang
> > dimusnahkan secara individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara
individu
> > adalah dimusnahkan selapis demi selapis untuk membayar karma mereka.
> Maka
> > bahkan ketika mereka mati, mereka harus membayar karma dan membayar
> hutang
> > mereka. Tetapi peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang
> terjadi
> > dalam sekejap, segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa.
Tentu

> > saja hal tersebut lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
> >
> >
> > TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> > Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas
> > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video
> dan
> > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama
> > dengan kita.
> >
> > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di
> > rumah rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya
> sebagai
> > Buddha yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar.
> > Kadang-kadang ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat
> keluar
> > jendela, saya melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada
> badan
> > kosmik. Guru memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya,
> > berdiri di sampingnya. Mereka luar biasa agung.
> >
> > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya
mendengar
>
> > Fa, pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat
> > Fashen Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan
juga
> > melihat Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan
> Mei
> > 2001, saya mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan
> > praktisi menurut petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan
> kejahatan.
> > Ada makhluk jahat dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang
> > bendera dan menabuh genderang ketika mereka melancarkan serangan
kepada
> > kita. Beberapa dari mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka,
> > alien dan juga beberapa dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung,

> > sebesar gunung dan sebesar bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada
> > hari-hari itu, saya akan memancarkan pikiran lurus pada siang tengah
> hari
> > dan malam hari. Saya memancarkan pikiran lurus untuk pertama kalinya
> pada
> > waktu pagi hari selama setengah jam.
> >
> > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang
memancarkan
> > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi."
> Saya
> > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di
dalam
> > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya.
Selagi
>
> > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul
ditubuh
>
> > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika
> muncul.
> > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu
kosmos.
>
> > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua.
> Setelah
> > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga

> > lotus terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus,

> > kapal tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah

> > dunia yang sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak

> > Buddha, Dao dan dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang
> > mendengar ceramah Fa yang diberikan oleh Guru. Buddha besar
> memperlihatkan
> > banyak simbol swastika di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak

> > gambar Taichi di tubuh mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa,
> saya
> > kembali.
> >
> > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> > memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam
sebuah
> > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan
> kemudian
> > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja
iblis
>
> > dan iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang
> melalui
> > lebih banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan
> > seterusnya. Suatu hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan
> > berpikir bahwa saya telah terbang keluar dari alam semesta terakhir,
> > karena saya tidak melihat apa-apa namun hanya tubuh gong Guru yang
> agung.
> > Ketika saya melihat ke bawah, saya melihat tingkat-tingkat badan
langit.
>
> > Saya terbang ke atas dalam waktu yang lama dan tidak melihat apapun,
> maka
> > saya kembali. Pada hari berikutnya, setelah saya melakukan latihan,
saya

>
> > menemukan bahwa jauh dari kosmos yang telah saya keluar, masih ada
> kosmos
> > lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya memusnahkan kejahatan selagi
> > terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa tempat dimana saya sedang
> lewati
> > melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya adalah kosong. Saya tidak
> tahu
> > apa nama tempat dimana saya berada, tetapi sistem kosmos ini berbeda
> > dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa besarnya sehingga tidak
> dapat
> > dihitung dengan angka dalam milyaran atau bahkan triyunan. Pada hari
> > ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan kosmos yang lebih
besar.
> > Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas kosmos, kelihatannya
> > seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, saya melalui
alam
> > semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, dan banyak
alam
>
> > semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah kosmos
yang
> > makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat
> dilindungi
> > oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai dewa,
> namun
> > mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. Mereka
dapat
> > melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai kekuatan
yang
> > lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi iblis-iblis dan
> > roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka setiap hari,
> > rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. Kita
> > melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati
bermilyar-milyar
>
> > sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya hanya merasa

> > bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
> >
> > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam
> > hari, saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya
> tubuh
> > saya akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar

> > dari setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari
berikutnya

>
> > saya terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran
> lurus,
> > dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di
> > dalam kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung
> > jumlahnya seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem
> > kosmik. Untuk membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang
> sebelumnya
> > saya sebutkan, saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar."
> Setelah
> > melalui kosmos besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol

> Wan
> > [swastika] di setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa
> besar
> > dan saya melihat semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh
sebuah
> > pori di kulit saya.
> >
> > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam
> > dunia yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat
> > menyebut namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh

> di
> > luar penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang
> > sangat rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia,
> > seluruh dunia merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua
makhluk
>
> > didalam bunga lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang
> kecil.
> > Disana ada bunga lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar

> > dunia ini, dan di luar dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang
> > bahkan lebih besar, dan lebih maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih
> > besar tak terhitung jumlahnya, dan seterusnya. Didalam beberapa dunia,

> > makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. Buddha, Dao dan Dewa pada
> tingkat
> > tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, dan beberapa kelihatan
> seperti
> > anak kecil, namun mereka jauh luar biasa lebih indah yang tak
terhitung
> > bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi Dafa turun, mereka
> > bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan membentuk hubungan
> > dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya terbang ke
atas
> > dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya mengetahui
> > semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah saya
> > musnahkan.
> >
> > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu
> ruang
> > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi

> dan
> > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat
seperti
> > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung
> jumlahnya.
> > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam
pikiran
>
> > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh
Guru
>
> > di Zhuan Falun tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak
> > terhitung jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi.
> > Seseorang pada tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun,
bagi
>
> > makhluk-makhluk pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang
> > sangat-sangat kotor dari setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa,
> > melakukan latihan gerakan dan memancarkan pikiran lurus setiap hari.
> > Kadang-kadang saya juga pergi keluar untuk melakukan klarifikasi fakta

> > sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos yang bahkan lebih tinggi, dan

> > Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua memiliki Falun emas pada
> tubuh
> > mereka. Sekalipun telah melewati sebuah sistem kosmos yang besar,
lebih
> > besar dari pada "sistem kosmik besar," saya melihat makhluk-makhluk di

> > sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya hanya dapat
Menyebutnya
> > sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya bertanya kepada guru
> > mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui sistem kosmik yang
> tak
> > terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu tahu, lakukan
> > kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa yang
telah
> > saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka seperti

> > itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos
> yang
> > tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan
> Fa).
> > Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di
sana
>
> > ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang
> > lebih besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada
> > ruang-ruang kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh,
tidak
>
> > ada kata-kata yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya
> telah
> > lihat. Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat
> indah.
> > Sebuah dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak
> > terhitung jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah
dunianya
> > sendiri, dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga
> > terdiri dari partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung
> > jumlahnya, dan seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa
> memiliki
> > makin banyak Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun
pada
> > setiap pori kulit mereka.
> >
> > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil
ketika
>
> > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat

> > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak
> > membicarakannya di sini.
> >
> > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena
> praktisi
> > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan
> secara
> > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat
> jelas,
> > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta
> > dalam Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita,
> tidak
> > ada satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari

> Fa;
> > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
> >
> > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh
> perhatian
> > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat

> > dengan belas kasih anda.
> >
> >
> >
> >
> > TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> >
> > Dafa Yang Maha Agung
> >
> > Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari
> > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
> > Source :
> >
> >
> > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan
> > saya, saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober
2004,
> > saya praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit
saya
>
> > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying
> barong
> > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya
> melihat
> > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang
> hitam
> > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang
kepalanya
> > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah
menyeramkan,
> > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh
orang-orang.
> > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus
> > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus
saya
> > lihat. Waktu itu semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau

> > orang kerauhan (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi
saya
>
> > malah terus menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan
itu
> > terus saya lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan.
> > Besoknya tetap saya melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di

> > sekitar rumah dan saya langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua
jadi
>
> > panik dengan kondisi saya tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit
> > bebai dewa (dirasuki mahluk puti kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa
ke
> > beberapa orang pintar atau dukun, tidak juga membuahkan hasil apa-apa?

> > tetap saja saya selalu melihat mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya
saya
> > terbiasa melihat mahluk-mahluk tersebut.
> >
> > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh
> kakak
> > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak

> > saya menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau
ada
>
> > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya
> membaca
> > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca
buku
> > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk
> yang
> > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih
> halus
> > dan tidak menyeramkan lagi.
> >
> > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak
saya
> > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak
> saya
> > bertanya â€Å"apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?”
saya
> bilang
> > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di
perlihatkan
>
> > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang
dan
> > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum
> ikut
> > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu â€Å"dulu itu Dewi
tidak
> kena
> > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang
telah
>
> > terbuka”
> >
> > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata

> > saya terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan
> selesai,
> > saya merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung
> pelindung
> > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung
> tersebut
> > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya
juga
> > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
> >
> > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas
kepala
> > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya

> > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
> >
> > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat
kami
> > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan

> > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
> >
> > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh
> cahaya
> > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam
> semesta,
> > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau
> > tingkat-tingkat alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya
> merasa
> > takut, tapi saya diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus
naik
> ke
> > atas. Akhirnya saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa
> > tanah lapangan yang sangat luas dan sangat indah sekali,
bunga-bunganya
> > sangat indah sekali. Saya belum pernah melihat pemandangan seindah
itu.
> Di
> > pinggir lapangan tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya

> > seperti bangunan Cina. Di tengah lapangan ada orang yang sedang
latihan
> > gerakan Falun Dafa, pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai
> > kasaya kuning, ada yang memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya
> > ungu, ada yang memakai pakaian kaos putih yang ada lambang Falun
seperti
>
> > yang dimiliki kakak saya dan lain-lainnya. Di tengah-tengah orang
> latihan
> > gerakan Falun Dafa tersebut ada Buddha emas sangat besar dan tinggi
yang
>
> > sedang meditasi, saya tahu beliau adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat

> > tersebut. Waktu itu ada orang yang sedang menonton latihan tersebut
> > mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak seperti bahasa manusia,
tapi
>
> > anehnya saya bisa mengerti dan bisa bercakap-capak dengan orang
> tersebut.
> > Orang tersebut memaksa saya pergi dari tempat tersebut untuk diajak
dan
> > ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan lebih indah, begitu kata dia,
> tapi
> > saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya hanya mau menonton latihan
> Falun
> > Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik saya terus…akhirnya saya

> putuskan
> > untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya sampai dibawah, saya
melihat
>
> > teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu itu saya geleng-geleng

> > kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke atas.
> >
> > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya
> > energi yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya
> yang
> > sangat besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut
ada
> > Buddha, Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas,
sampai
> > saya tidak bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan
saya.
> >
> > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh
> mahluk-mahluk
> > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan

> > ingin masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk
> > tersebut tidak bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya
juga
>
> > pernah di ganggu oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya,
> > berkali-kali naga merah tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat

> > gerogi dan ketakutan, tapi saya segera memancarkan Zheng Nian, naga
> merah
> > tersebut berbalik lari dan energi Gong yang saya pancarkan terus
> mengerjar
> > sampai ke balik awan-awan sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas

> > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh
> > Buddha Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya,
> waktu
> > itu saya sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau

> > karena saking tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan
> beliau.
> > Waktu itu saya bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu
> > tidak menjawab pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke
> atas
> > secepat kilat menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu
> udah
> > berapa milyad tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas
tiba-tiba
>
> > saya di ajak keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam
> > semesta dari luar bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas
bercahaya
>
> > sangat terang sekali, waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari
bawah
>
> > ke atas, menujukkan tubuh alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara

> > sedikit pun pada saya. Bumi kita ini tidak kelihatan sama sekali,
> > tingkat-tingkat tubuh alam semesta saja seperti bulatan kecil-kecil
> > kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan sulit
> saya
> > mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun ke bumi oleh Shifu.
> >
> > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih
kepada
> > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan
Falun

>
> > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
> >
> >
> > Catatan :
> > Fa â€" hukum/ajaran/dharma/dhamma
> > Da Fa (dibaca ‘Ta Fa’) â€" Maha Hukum
> > Fa Lun â€" Roda Hukum
> > Zhen-Shan-Ren â€" Sejati, Baik dan Sabar
> >
>




Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by David Silalahi :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan?

2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>

>
>
>
> Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> ------------------------------------------------------------------
>
> *KATA  ULASAN*
>
>
>
>         Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
> Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
>
> Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
> ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
> dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori
> bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset.
> Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci,
> itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas
> dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul
> sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi
> segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta
> Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang
> disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut Fa oleh aliran Buddha.
>
> Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
> dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, “Sekarang sudah zaman elektronik,
> ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang
> ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti
> itu ?”  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu
> menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan
> misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang terbang amat
> tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni
> umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami
> sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati
> akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan tidak berani
> menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas
> fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin
> dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin
> tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa
> Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik
> dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan
> pandangan yang benar.
>
> Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi
> dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani
> disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras
> kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu
> sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari
> hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka
> berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat
> manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah
> mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat.
> Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi
> umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat
> menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai
> ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
>
> Li Hongzhi
> 2 Juni 1992
>
>
> .:.
>
>
> **Struktur Alam SemestA**
>
>  Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
>
> :::
>
> *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
>
> Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam
> semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
> dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
> juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
> bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
> dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta
> dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta
> yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari
> sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya
> menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
> seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
> satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
> batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
> berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
> Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
> alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
> didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta
> lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom,
> nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul.
> Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel
> yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah
> jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa
> tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu
> mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
> kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
> kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
> alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
> memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
> dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang
> dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari
> satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil
> membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
> membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
> seluruh badan langit.
>
> Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
> puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang
> digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun
> dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang
> masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan
> berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta
> demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka
> sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan
> bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat
> dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak
> terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga
> mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia
> hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
> Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
> Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel
> terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel
> terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di
> antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat
> di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah
> kecil.
>
> Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan
> tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu
> barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul.
> Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar
> volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada
> sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara
> semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume
> ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu,
> kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya
> dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika
> kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan
> cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal
> bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku
> bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan
> tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat
> ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri.
> Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah
> pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara
> atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark,
> dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino.
> Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi,
> ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka
> kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha.
>
> Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
> apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu
> apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan
> tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini
> akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
> mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
> Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
> tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
> dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam
> nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak
> jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa
> tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu
> pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
> mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak
> adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak
> bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus
> mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia
> untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan
> sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin
> mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
>
> Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini.
> Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
> banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
> jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
> materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja,
> besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll.
> Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi
> dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit
> lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak
> akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat
> dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil.
> Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil
> dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
> dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa
> dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa
> melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat
> dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana.
>
> Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
> banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
> apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
> semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
> berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam
> semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
> ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian
> yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya
> salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak
> besar dari kebenaran.
>
> Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
> pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
> keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa
> perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat
> sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia
> menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
> menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
> evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh
> dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
> penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
> ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
> bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
> muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
>
> Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata
> tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral,
> banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau,
> banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang
> berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan
> jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan
> datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak
> orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak,
> memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek,
> membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri.
> Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah
> bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika.
> Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia
> sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan
> kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi
> ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis
> di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan
> diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk
> manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika
> bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di
> atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini
> berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?!
> Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya,
> yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling
> mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping
> itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal
> kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara
> sambil lalu isu ini telah dibahas.
>
> Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
> evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
> dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat
> pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah
> sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali.
> Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa
> kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak
> penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan
> teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa
> menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia
> dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti
> tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua
> mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang
> Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir
> masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian
> yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang
> Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida
> tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah
> air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan
> benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya
> telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah
> menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun
> beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik
> untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di
> dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat
> lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka
> sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau.
>
> Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
> Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
> sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya
> sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
> langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara
> detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan
> Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir
> besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu
> meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang
> menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh
> adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat
> seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak.
> Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun,
> seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal
> di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik
> di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai
> Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan
> lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini
> atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya
> memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama
> sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
> pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi
> disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi
> semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil,
> Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam
> dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa
> setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada
> waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu
> adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap
> sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
>
> Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
> pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai
> banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan.
> Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta
> tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang
> melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya,
> ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka
> masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat
> definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk
> suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang
> belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka.
> Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan
> cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi
> begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang
> benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak
> keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang
> dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi
> melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah
> begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi
> meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa
> pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
>
> Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
> pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi
> dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di
> dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah
> terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja
> jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari
> setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang
> tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang
> kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan
> manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah.
> Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi.
> Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi,
> akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit.
> Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan,
> orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas
> manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika
> mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena
> mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya
> berbeda dari manusia.
>
> *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
> Yuan Siao Thn 2003
>
> T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
> diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
> masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
>
> S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang
> terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang
> maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain,
> betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
> dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi
> yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang
> dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda
> tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam
> itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda.
> Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian
> tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah)
>
> Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
> anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian
> juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga.
> Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada
> badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan
> demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang
> setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang,
> tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan
> mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat
> rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada
> partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa,
> yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia,
> yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada
> rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu
> kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada
> dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda.
> Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang
> juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi
> pada berbagai tingkatan dibawahnya.
>
> Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
> materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu
> banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik
> satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup
> disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya
> sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain.
> Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh
> ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri
> sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga
> mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja,
> tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang
> dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat
> tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur
> kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa.
> Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi
> kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu
> tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu
> tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini
> sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur
> alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah)
>
>
> Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> kehidupan di berbagai tingkat.*
>
> *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
> tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
> mana?*
> *Guru:*  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir
> yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada
> jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari
> badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa
> mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
> kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang
> dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang
> terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak
> terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di
> Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi
> manusia.
>
> *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu*
> *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
> Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?*
> *Guru:*  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
> mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan
> didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat
> tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi
> ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara
> individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan
> selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka
> mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi
> peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap,
> segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut
> lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
>
>
> *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
>
> *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas*
>
> Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
> foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan
> kita.
>
> Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah
> rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha
> yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang
> ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya
> melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru
> memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di
> sampingnya. Mereka luar biasa agung.
>
> Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa,
> pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen
> Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat
> Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya
> mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut
> petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat
> dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh
> genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari
> mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa
> dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar
> bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan
> pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan
> pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah
> jam.
>
>
> Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
> melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
> saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
> saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
> Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
> Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
> melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus
> terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal
> tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang
> sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan
> dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa
> yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika
> di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh
> mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali.
>
> Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> memancarkan pikiran lurus.
>
> Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
> beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan
> iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih
> banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu
> hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah
> terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa
> namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya
> melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang
> lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya,
> setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang
> telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya
> memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa
> tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya
> adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi
> sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa
> besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau
> bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan
> kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas
> kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas,
> saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya,
> dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah
> kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat
> dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai
> dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa.
> Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai
> kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi
> iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka
> setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik.
> Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati
> bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya
> hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
>
> Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari,
> saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya
> akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari
> setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya
> terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan
> melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam
> kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya
> seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk
> membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan,
> saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos
> besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di
> setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat
> semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya.
>
> Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia
> yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut
> namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar
> penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat
> rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia
> merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga
> lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga
> lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar
> dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih
> maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan
> seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat.
> Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda,
> dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa
> lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi
> Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan
> membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya
> terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya
> mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah
> saya musnahkan.
>
> Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
> kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
> melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
> Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
> saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di
> *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung
> jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada
> tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk
> pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari
> setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan
> memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar
> untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos
> yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua
> memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah
> sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya
> melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya
> hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya
> bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui
> sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu
> tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa
> yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka
> seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos
> yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan
> Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di
> sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih
> besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang
> kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata
> yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat.
> Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah
> dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung
> jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri,
> dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari
> partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan
> seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak
> Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit
> mereka.
>
> Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
> mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya
> di sini.
>
> Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
> ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
> keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
> pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam
> Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada
> satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
> mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
>
> Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
> melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
>
> Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> dengan belas kasih anda.
>
>
>
>
> *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
>
>
> Dafa Yang Maha Agung
>
> *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari*
> dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
>
> Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm>
>
>
> Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya,
> saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya
> praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
> mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
> dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
> banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
> tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit
> ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu
> semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan
> (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus
> menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya
> lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya
> melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya
> langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya
> tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti
> kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun,
> tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat
> mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk
> tersebut.
>
> Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
> misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya
> menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
> kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
> buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
> aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
> dan tidak menyeramkan lagi.
>
> Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
> bertanya “apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?” saya bilang
> lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
> Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
> latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu “dulu itu Dewi tidak kena
> penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
> terbuka”
>
> Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya
> terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya
> merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
> yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
> Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
>
> Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
>
> Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
>
> Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
> naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
> saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat
> alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya
> diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya
> saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang
> sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali.
> Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan
> tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina.
> Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa,
> pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang
> memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian
> kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan
> lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada
> Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau
> adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang
> sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak
> seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa
> bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari
> tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan
> lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya
> hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik
> saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya
> sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu
> itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke
> atas.
>
> Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi
> yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat
> besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha,
> Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak
> bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
>
> Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
> yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin
> masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak
> bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu
> oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah
> tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi
> saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan
> energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan
> sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha
> Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya
> sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking
> tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya
> bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab
> pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat
> menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad
> tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak
> keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar
> bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali,
> waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh
> alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi
> kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta
> saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang
> sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun
> ke bumi oleh Shifu.
>
> Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
> Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
>
>
> Catatan :
> Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma
> Da Fa (dibaca ‘Ta Fa’) – Maha Hukum
> Fa Lun – Roda Hukum
> Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar
>  
>



--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::

Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by Djoko Prasetyo :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:)

Powered by S9®

-----Original Message-----
From: David Silalahi <davidfr766hi@...>

Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38
To: <Spiritual-Indonesia@...>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa


bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan?

2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>

>
>
>
> Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> ------------------------------------------------------------------
>
> *KATA  ULASAN*
>
>
>
>         Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
> Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
>
> Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
> ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
> dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori
> bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset.
> Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci,
> itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas
> dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul
> sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi
> segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta
> Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang
> disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut Fa oleh aliran Buddha.
>
> Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
> dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, “Sekarang sudah zaman elektronik,
> ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang
> ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti
> itu ?”  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu
> menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan
> misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang terbang amat
> tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni
> umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami
> sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati
> akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan tidak berani
> menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas
> fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin
> dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin
> tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa
> Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik
> dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan
> pandangan yang benar.
>
> Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi
> dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani
> disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras
> kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu
> sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari
> hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka
> berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat
> manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah
> mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat.
> Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi
> umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat
> menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai
> ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
>
> Li Hongzhi
> 2 Juni 1992
>
>
> .:.
>
>
> **Struktur Alam SemestA**
>
>  Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
>
> :::
>
> *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
>
> Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam
> semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
> dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
> juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
> bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
> dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta
> dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta
> yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari
> sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya
> menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
> seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
> satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
> batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
> berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
> Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
> alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
> didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta
> lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom,
> nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul.
> Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel
> yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah
> jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa
> tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu
> mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
> kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
> kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
> alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
> memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
> dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang
> dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari
> satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil
> membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
> membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
> seluruh badan langit.
>
> Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
> puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang
> digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun
> dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang
> masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan
> berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta
> demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka
> sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan
> bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat
> dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak
> terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga
> mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia
> hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
> Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
> Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel
> terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel
> terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di
> antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat
> di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah
> kecil.
>
> Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan
> tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu
> barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul.
> Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar
> volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada
> sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara
> semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume
> ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu,
> kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya
> dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika
> kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan
> cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal
> bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku
> bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan
> tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat
> ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri.
> Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah
> pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara
> atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark,
> dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino.
> Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi,
> ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka
> kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha.
>
> Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
> apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu
> apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan
> tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini
> akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
> mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
> Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
> tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
> dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam
> nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak
> jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa
> tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu
> pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
> mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak
> adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak
> bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus
> mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia
> untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan
> sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin
> mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
>
> Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini.
> Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
> banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
> jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
> materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja,
> besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll.
> Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi
> dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit
> lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak
> akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat
> dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil.
> Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil
> dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
> dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa
> dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa
> melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat
> dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana.
>
> Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
> banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
> apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
> semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
> berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam
> semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
> ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian
> yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya
> salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak
> besar dari kebenaran.
>
> Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
> pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
> keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa
> perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat
> sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia
> menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
> menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
> evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh
> dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
> penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
> ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
> bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
> muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
>
> Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata
> tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral,
> banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau,
> banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang
> berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan
> jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan
> datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak
> orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak,
> memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek,
> membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri.
> Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah
> bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika.
> Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia
> sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan
> kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi
> ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis
> di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan
> diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk
> manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika
> bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di
> atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini
> berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?!
> Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya,
> yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling
> mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping
> itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal
> kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara
> sambil lalu isu ini telah dibahas.
>
> Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
> evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
> dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat
> pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah
> sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali.
> Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa
> kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak
> penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan
> teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa
> menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia
> dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti
> tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua
> mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang
> Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir
> masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian
> yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang
> Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida
> tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah
> air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan
> benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya
> telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah
> menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun
> beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik
> untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di
> dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat
> lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka
> sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau.
>
> Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
> Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
> sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya
> sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
> langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara
> detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan
> Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir
> besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu
> meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang
> menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh
> adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat
> seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak.
> Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun,
> seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal
> di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik
> di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai
> Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan
> lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini
> atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya
> memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama
> sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
> pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi
> disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi
> semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil,
> Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam
> dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa
> setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada
> waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu
> adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap
> sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
>
> Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
> pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai
> banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan.
> Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta
> tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang
> melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya,
> ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka
> masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat
> definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk
> suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang
> belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka.
> Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan
> cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi
> begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang
> benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak
> keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang
> dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi
> melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah
> begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi
> meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa
> pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
>
> Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
> pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi
> dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di
> dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah
> terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja
> jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari
> setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang
> tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang
> kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan
> manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah.
> Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi.
> Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi,
> akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit.
> Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan,
> orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas
> manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika
> mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena
> mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya
> berbeda dari manusia.
>
> *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
> Yuan Siao Thn 2003
>
> T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
> diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
> masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
>
> S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang
> terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang
> maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain,
> betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
> dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi
> yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang
> dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda
> tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam
> itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda.
> Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian
> tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah)
>
> Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
> anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian
> juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga.
> Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada
> badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan
> demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang
> setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang,
> tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan
> mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat
> rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada
> partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa,
> yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia,
> yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada
> rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu
> kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada
> dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda.
> Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang
> juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi
> pada berbagai tingkatan dibawahnya.
>
> Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
> materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu
> banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik
> satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup
> disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya
> sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain.
> Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh
> ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri
> sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga
> mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja,
> tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang
> dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat
> tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur
> kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa.
> Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi
> kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu
> tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu
> tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini
> sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur
> alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah)
>
>
> Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> kehidupan di berbagai tingkat.*
>
> *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
> tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
> mana?*
> *Guru:*  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir
> yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada
> jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari
> badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa
> mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
> kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang
> dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang
> terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak
> terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di
> Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi
> manusia.
>
> *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu*
> *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
> Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?*
> *Guru:*  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
> mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan
> didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat
> tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi
> ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara
> individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan
> selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka
> mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi
> peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap,
> segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut
> lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
>
>
> *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
>
> *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas*
>
> Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
> foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan
> kita.
>
> Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah
> rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha
> yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang
> ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya
> melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru
> memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di
> sampingnya. Mereka luar biasa agung.
>
> Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa,
> pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen
> Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat
> Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya
> mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut
> petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat
> dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh
> genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari
> mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa
> dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar
> bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan
> pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan
> pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah
> jam.
>
>
> Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
> melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
> saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
> saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
> Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
> Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
> melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus
> terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal
> tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang
> sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan
> dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa
> yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika
> di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh
> mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali.
>
> Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> memancarkan pikiran lurus.
>
> Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
> beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan
> iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih
> banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu
> hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah
> terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa
> namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya
> melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang
> lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya,
> setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang
> telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya
> memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa
> tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya
> adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi
> sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa
> besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau
> bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan
> kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas
> kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas,
> saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya,
> dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah
> kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat
> dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai
> dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa.
> Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai
> kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi
> iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka
> setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik.
> Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati
> bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya
> hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
>
> Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari,
> saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya
> akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari
> setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya
> terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan
> melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam
> kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya
> seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk
> membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan,
> saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos
> besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di
> setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat
> semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya.
>
> Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia
> yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut
> namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar
> penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat
> rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia
> merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga
> lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga
> lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar
> dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih
> maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan
> seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat.
> Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda,
> dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa
> lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi
> Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan
> membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya
> terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya
> mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah
> saya musnahkan.
>
> Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
> kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
> melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
> Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
> saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di
> *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung
> jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada
> tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk
> pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari
> setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan
> memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar
> untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos
> yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua
> memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah
> sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya
> melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya
> hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya
> bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui
> sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu
> tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa
> yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka
> seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos
> yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan
> Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di
> sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih
> besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang
> kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata
> yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat.
> Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah
> dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung
> jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri,
> dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari
> partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan
> seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak
> Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit
> mereka.
>
> Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
> mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya
> di sini.
>
> Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
> ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
> keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
> pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam
> Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada
> satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
> mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
>
> Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
> melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
>
> Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> dengan belas kasih anda.
>
>
>
>
> *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
>
>
> Dafa Yang Maha Agung
>
> *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari*
> dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
>
> Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm>
>
>
> Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya,
> saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya
> praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
> mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
> dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
> banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
> tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit
> ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu
> semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan
> (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus
> menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya
> lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya
> melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya
> langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya
> tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti
> kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun,
> tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat
> mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk
> tersebut.
>
> Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
> misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya
> menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
> kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
> buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
> aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
> dan tidak menyeramkan lagi.
>
> Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
> bertanya “apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?” saya bilang
> lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
> Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
> latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu “dulu itu Dewi tidak kena
> penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
> terbuka”
>
> Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya
> terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya
> merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
> yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
> Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
>
> Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
>
> Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
>
> Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
> naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
> saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat
> alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya
> diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya
> saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang
> sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali.
> Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan
> tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina.
> Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa,
> pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang
> memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian
> kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan
> lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada
> Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau
> adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang
> sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak
> seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa
> bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari
> tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan
> lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya
> hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik
> saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya
> sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu
> itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke
> atas.
>
> Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi
> yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat
> besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha,
> Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak
> bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
>
> Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
> yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin
> masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak
> bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu
> oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah
> tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi
> saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan
> energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan
> sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha
> Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya
> sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking
> tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya
> bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab
> pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat
> menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad
> tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak
> keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar
> bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali,
> waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh
> alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi
> kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta
> saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang
> sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun
> ke bumi oleh Shifu.
>
> Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
> Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
>
>
> Catatan :
> Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma
> Da Fa (dibaca ‘Ta Fa’) – Maha Hukum
> Fa Lun – Roda Hukum
> Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar
>  
>



--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::


Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by Jesse Jopie Rotinsulu Jr :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas David menanyakan Fa tentang struktur alam semesta yang bahkan Dewa
banyak yang tidak tahu apalagi seorang kultivator seperti saya
hehehe...silahkan tentu saja apa yang aku pahami pada tingkatku dan dengan
segala keterbatasanku menjelaskan Fa.Sesungguhnya dasar dari semua ceramah
Fa ada dalam Zhuan Falun sebagai buku kultivasi utama.
salam,
jesseprakasa/falundafahao!!




David Silalahi <davidfr766hi@...>
Sent by: Spiritual-Indonesia@...
06/07/2009 18:40
Please respond to
Spiritual-Indonesia@...


To
Spiritual-Indonesia@...
cc

Subject
Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa











bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan?

2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>



Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
------------------------------------------------------------------

KATA  ULASAN



        Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.

Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai
kategori bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut
riset. Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada
kitab suci, itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa
Buddha secara jelas dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari
partikel, molekul sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang
lebih besar, meliputi segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia
adalah karakter alam semesta Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda
pada tingkat yang berbeda, yang disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut
Fa oleh aliran Buddha.

Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, “Sekarang sudah zaman elektronik,
ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah
terbang ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang
seperti itu ?”  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak
mampu menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap
merupakan misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang
terbang amat tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik
yang dihuni umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu
memahami sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari
pemahaman sejati akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan
tidak berani menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani
mengakui realitas fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu
konservatif, tidak ingin dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas
tradisional. Jika ingin tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang
waktu dan tubuh manusia, Fa Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara
sejati dapat membedakan baik dan jahat, benar dan salah, menghapus segala
pandangan salah dan memberikan pandangan yang benar.

Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga
terefleksi dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah
tidak berani disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang
yang keras kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan
hal itu sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah
mengingkari hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang
yang kurang suka berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum
maju. Jika umat manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam
semesta, mengubah mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh
suatu kemajuan pesat. Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak
terukur tak berbatas bagi umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah
satu-satunya yang dapat menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia,
eksistensi materi berbagai ruang, jiwa serta segenap alam semesta.

Li Hongzhi
2 Juni 1992


.:.


*Struktur Alam SemestA*

Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
:::
[1 of 4] CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997

Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan komposisi dari ruang dari alam
semesta ini. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
bisa memahaminya. Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak dapat
dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam
semesta dengan jelas. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam
semesta yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan
dari sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika,
Saya menjelaskan bahwa wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
satu alam semesta. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau batasan.
Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam
semesta lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus
atom, nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk
molekul-molekul. Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk
partikel-partikel yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini
yang Saya telah jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem
semacam ini. Bahasa tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak
mampu mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni
datang dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks
dari satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel
kecil membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
seluruh badan langit.
Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar
yang digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar
tahun dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa,
seseorang masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam
semesta – bukan berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan
alam semesta demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang
manusia, mereka sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang
lalu, Saya katakan bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu,
hanya dapat dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang
tidak terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya
juga mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita
manusia hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti.
Partikel terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan
partikel terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia
berada tepat di antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan
bintang-bintang. Tepat di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari
sudut lain, sangatlah kecil.
Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang
ilmuwan-ilmuwan tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul
adalah dibutuhkan satu barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom
untuk mencapai ke molekul. Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil
partikel, semakin besar volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang
sebuah tingkat daripada sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini
sangat besar, sementara semakin besar butiran dari materi atau partikel,
semakin kecil volume ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu
memasuki ruang itu, kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih
luas. Tentu saja, hanya dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru
bisa memasuki ruang itu. Jika kamu mencoba untuk mengertinya dengan
pikiran-pikiran, konsep-konsep dan cara-cara pemahaman manusia pada dunia
fisik sekarang, tidak akan masuk akal bagimu dan kamu tidak akan memasuki
kondisi tersebut juga. Manusia mengaku bahwa ilmu pengetahuan mereka
begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan tidak melampaui ruang dari
tingkat molekul, atau pun bisa melihat ruang-ruang lain, dan tetapi
manusia puas terhadap diri mereka sendiri. Apalagi melihat ruang yang
terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah pemisahan sistem-sistem
ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara atom-atom dan nukleus
atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, dan ruang juga
masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. Mengenai berapa
tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, ia tidak bisa
dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka kalpa yang
digunakan oleh Buddha-Buddha.
Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah
tahu apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta,
dan tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta
ini akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan
enam nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan
merebak jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi
Dewa-Dewa tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu
ilmu pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena
tidak adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral
manusia tidak bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia
bisa terus mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan
peralatan manusia untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan
melihatnya semua dengan sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta
itu. Jika kamu ingin mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada
ini. Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti
baja, besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll,
dll. Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh
molekul-molekul dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat
dari ruang/dimensi dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang
terkomposisikan sedikit lebih kecil daripada partikel-partikel dari
tingkat terbesar ini, kamu tidak akan bisa melihatnya. Lalu
molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat dimensi dengan
partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. Banyak, banyak
tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil dan
partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik
(bisa dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia
bisa melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa
melihat dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah
sederhana.
Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami
alam semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih
pencapaian yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik
awalnya salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan
yang agak besar dari kebenaran.
Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya
bahwa perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi
tidak kuat sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa
manusia menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya,
penuh dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah
kata tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan
moral, banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa
lampau, banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana
orang-orang berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat
merah, dengan jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu
periode akan datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada
anjing. Banyak orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai
anak-anak, memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang
bermerek, membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak
sendiri. Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya
juga telah bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di
Amerika. Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4
dolar". Dia sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus
memberitahukan kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada
manusia di atas Bumi ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia,
segala hal lainnya eksis di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk
dan tumbuh-tumbuhan diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk
manusia, dibentuk untuk manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak
akan ada yang eksis jika bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga
untuk manusia. Segalanya di atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang
ini semua konsep-konsep ini berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa
disamakan dengan manusia ?! Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh
manusia dan menjadi masternya, yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana
itu bisa terjadi ? Karena paling mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau
Buddha melalui kultivasi. Disamping itu, asal mereka semua dari
tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal kehidupan-kehidupan ini
diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara sambil lalu isu ini telah
dibahas.
Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang
selamat pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan
sejarah sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu
kembali. Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi
beberapa kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem;
banyak penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan
menekankan teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak
bisa menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa
manusia dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan
bukti-bukti tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang
modern semua mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh
orang-orang Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan
orang-orang Mesir masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa
mempunyai pengertian yang salah tentang sejarah mereka sendiri.
Piramida-piramida dan orang-orang Mesir sama sekali tidak ada hubungannya
satu sama lain. Piramida-piramida tersebut dibangun pada satu peradaban
pra-sejarah, dan tenggelam di bawah air selama perubahan benua. Ketika
peradaban berikutnya akan dimulai dan benua-baru diciptakan, ia muncul
dari dasar air. Kelompok orang-orangnya telah lama punah, dan kemudian
datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah menemukan fungsi piramida yang
demikian, orang-orang Mesir membangun beberapa piramida-piramida yang
lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik untuk menempatkan peti mati di
dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di dalamnya. Beberapa baru saja
dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat lampau. Orang-orang
sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka sebenarnya berasal dari
periode apa. Sejarahnya kacau.
Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan
hanya sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan
secara detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya
dengan Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah
banjir besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah
dua ribu meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya
orang-orang yang menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita
dari Bahtera Nabi Nuh adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan
orang-orang Barat seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam
kondisi rusak. Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan
pegunungan Kunlun, seperti orang-orang desa, beruntung selamat.
Orang-orang Cina yang tinggal di Pegunungan Kunlun selamat. Karena
kebudayaan yang berkembang dengan baik di Timur pada masa itu, Hetu
(Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai Luo), I Ching (Buku
Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan lain-lain diwariskan dari
masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini atau itu dari generasi
berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya memodifikasinya dan
mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama sekali bukan
diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan pra-sejarah.
Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi disimpan pada
masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi semakin sedikit
dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, Cina menjadi
bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam dalam asal
sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa setelah
kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada waktu itu,
pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu adalah
area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai
tahap sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka
mempunyai banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa
dijelaskan. Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan
alam semesta tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada
banyak ilmuwan yang melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan
yang salah. Khususnya, ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam
bidang-bidang mereka masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi.
Mereka membuat definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan
demikian membentuk suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini
adalah murid-murid yang belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2
yang berpikiran terbuka. Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi
tersebut benar di dalam batasan cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu
temukan mereka salah dan membatasi begitu kamu melampaui pengertiannya dan
cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang benar-benar membuat suatu pencapaian
adalah seseorang yang berani mendobrak keluar dari batasan-batasan ini.
Einstein juga tidak terkecuali; apa yang dikatakannya adalah benar di
dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi melampaui cakrawala ini, apa
yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah begitu ? Semakin
mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi meningkat, semakin
kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa pemahaman pada
tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang
materi dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim
kecil di dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping
itu, hanyalah terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang
Saya baru saja jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil,
sistem dari setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi
begini yang tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman
dari suatu ruang kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai
ilmu pengetahuan manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari
pijakan yang salah. Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia,
lebih kompleks lagi. Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita
berbicara lebih lagi, akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang
mana sangat rumit. Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi
tingkatnya diajarkan, orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia
mempunyai mentalitas manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa
akan percaya ketika mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai
mentalitas Dewa-Dewa. Karena mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara
berpikir mereka sepenuhnya berbeda dari manusia.
[2 of 4] Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
Yuan Siao Thn 2003

T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh,
yang terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak
datang maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang
lain, betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang
dimensi yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam
ruang dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda,
sedangkan anda tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi
yang eksis semacam itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia
tidak mempengaruhi anda. Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan
sedikit kepada kalian tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan
meriah)
Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing,
kalian juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan,
bunga. Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi
pada badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada.
Dengan demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari
partikel yang setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar
juga ada binatang, tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu
besarnya bahkan mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada
planet tingkat rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel
besar pada partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit
ada singa, yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit
ada manusia, yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan.
Kehidupan ada rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya.
Raja dari satu kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut,
semua yang berada dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang
besar kecilnya berbeda. Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat
partikel terbesar, yang juga merupakan raja dari segala makhluk,
partikelnya akan termanifestasi pada berbagai tingkatan dibawahnya.
Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat
begitu banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali
bukanlah milik satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun
mereka semua hidup disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk
bersangkutan dan rajanya sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan
dengan kehidupan yang lain. Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka
saling menyilang dalam seluruh ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka
mempunyai sistim yang berdiri sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka
singa mempunyai raja, apel juga mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai
raja, pohon juga mempunyai raja, tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai
raja, segala kehidupan dalam ruang dimensi yang setara semuanya eksis
bersilangan seperti itu, manusia dapat tembus melewati kehidupan raksasa,
setiap saat setiap waktu juga ada unsur kehidupan yang sangat mikrokosmis
mengalir melewati tubuh manusia biasa. Bagian permukaan kalian ada Fashen
saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi kalian yang telah berhasil
dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat,
dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat, siapapun tidak dapat
menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini sangatlah rumit, saya telah
menceritakan lagi satu macam keadaan struktur alam semesta kepada kalian.
(tepuk tangan meriah)

Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
[3 of 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
kehidupan di berbagai tingkat.

81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
mana?
Guru:  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir
pasir yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung.
Ada jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat
dari badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan
tanpa mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan
kurang dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah
sesuatu yang terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada
kehidupan yang tak terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak
kehidupan yang ada di Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat
dipahami oleh imajinasi manusia.

[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu

97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?
Guru:  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi
pemusnahan didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan
pada tingkat tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan
tersisa. Situasi ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang
dimusnahkan secara individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu
adalah dimusnahkan selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka
bahkan ketika mereka mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang
mereka. Tetapi peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi
dalam sekejap, segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu
saja hal tersebut lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.


TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas
Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama
dengan kita.

Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di
rumah rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai
Buddha yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar.
Kadang-kadang ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar
jendela, saya melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan
kosmik. Guru memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya,
berdiri di sampingnya. Mereka luar biasa agung.

Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar
Fa, pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat
Fashen Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga
melihat Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei
2001, saya mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan
praktisi menurut petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan.
Ada makhluk jahat dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang
bendera dan menabuh genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada
kita. Beberapa dari mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka,
alien dan juga beberapa dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung,
sebesar gunung dan sebesar bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada
hari-hari itu, saya akan memancarkan pikiran lurus pada siang tengah hari
dan malam hari. Saya memancarkan pikiran lurus untuk pertama kalinya pada
waktu pagi hari selama setengah jam.


Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga
lotus terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus,
kapal tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah
dunia yang sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak
Buddha, Dao dan dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang
mendengar ceramah Fa yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan
banyak simbol swastika di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak
gambar Taichi di tubuh mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya
kembali.

Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
memancarkan pikiran lurus.


Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis
dan iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui
lebih banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan
seterusnya. Suatu hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan
berpikir bahwa saya telah terbang keluar dari alam semesta terakhir,
karena saya tidak melihat apa-apa namun hanya tubuh gong Guru yang agung.
Ketika saya melihat ke bawah, saya melihat tingkat-tingkat badan langit.
Saya terbang ke atas dalam waktu yang lama dan tidak melihat apapun, maka
saya kembali. Pada hari berikutnya, setelah saya melakukan latihan, saya
menemukan bahwa jauh dari kosmos yang telah saya keluar, masih ada kosmos
lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya memusnahkan kejahatan selagi
terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa tempat dimana saya sedang lewati
melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya adalah kosong. Saya tidak tahu
apa nama tempat dimana saya berada, tetapi sistem kosmos ini berbeda
dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa besarnya sehingga tidak dapat
dihitung dengan angka dalam milyaran atau bahkan triyunan. Pada hari
ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar.
Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas kosmos, kelihatannya
seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, saya melalui alam
semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, dan banyak alam
semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah kosmos yang
makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat dilindungi
oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai dewa, namun
mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. Mereka dapat
melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai kekuatan yang
lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi iblis-iblis dan
roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka setiap hari,
rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. Kita
melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati bermilyar-milyar
sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya hanya merasa
bahwa saya naik ke atas sangat cepat.

Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam
hari, saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh
saya akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar
dari setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya
saya terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus,
dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di
dalam kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung
jumlahnya seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem
kosmik. Untuk membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya
saya sebutkan, saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah
melalui kosmos besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan
[swastika] di setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar
dan saya melihat semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah
pori di kulit saya.

Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam
dunia yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat
menyebut namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di
luar penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang
sangat rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia,
seluruh dunia merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk
didalam bunga lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil.
Disana ada bunga lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar
dunia ini, dan di luar dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang
bahkan lebih besar, dan lebih maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih
besar tak terhitung jumlahnya, dan seterusnya. Didalam beberapa dunia,
makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat
tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, dan beberapa kelihatan seperti
anak kecil, namun mereka jauh luar biasa lebih indah yang tak terhitung
bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi Dafa turun, mereka
bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan membentuk hubungan
dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya terbang ke atas
dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya mengetahui
semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah saya
musnahkan.


Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru
di Zhuan Falun tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak
terhitung jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi.
Seseorang pada tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi
makhluk-makhluk pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang
sangat-sangat kotor dari setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa,
melakukan latihan gerakan dan memancarkan pikiran lurus setiap hari.
Kadang-kadang saya juga pergi keluar untuk melakukan klarifikasi fakta
sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos yang bahkan lebih tinggi, dan
Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua memiliki Falun emas pada tubuh
mereka. Sekalipun telah melewati sebuah sistem kosmos yang besar, lebih
besar dari pada "sistem kosmik besar," saya melihat makhluk-makhluk di
sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya hanya dapat Menyebutnya
sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya bertanya kepada guru
mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui sistem kosmik yang tak
terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu tahu, lakukan
kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa yang telah
saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka seperti
itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos yang
tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan Fa).
Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di sana
ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang
lebih besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada
ruang-ruang kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak
ada kata-kata yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah
lihat. Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah.
Sebuah dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak
terhitung jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya
sendiri, dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga
terdiri dari partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung
jumlahnya, dan seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki
makin banyak Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada
setiap pori kulit mereka.

Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak
membicarakannya di sini.

Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta
dalam Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak
ada satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.

Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.

Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
dengan belas kasih anda.




TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):


Dafa Yang Maha Agung

Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari
dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005

Source :



Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.

Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan
saya, saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004,
saya praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus
menjerit-jerit ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya
lihat. Waktu itu semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau
orang kerauhan (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya
malah terus menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu
terus saya lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan.
Besoknya tetap saya melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di
sekitar rumah dan saya langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi
panik dengan kondisi saya tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit
bebai dewa (dirasuki mahluk puti kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke
beberapa orang pintar atau dukun, tidak juga membuahkan hasil apa-apa?
tetap saja saya selalu melihat mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya
terbiasa melihat mahluk-mahluk tersebut.

Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak
saya menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
dan tidak menyeramkan lagi.

Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
bertanya “apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?” saya bilang
lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu “dulu itu Dewi tidak kena
penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
terbuka”

Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata
saya terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai,
saya merasa sangat aneh kok bias begitu ?
Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.

Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.

Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.

Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau
tingkat-tingkat alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa
takut, tapi saya diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke
atas. Akhirnya saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa
tanah lapangan yang sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya
sangat indah sekali. Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di
pinggir lapangan tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya
seperti bangunan Cina. Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan
gerakan Falun Dafa, pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai
kasaya kuning, ada yang memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya
ungu, ada yang memakai pakaian kaos putih yang ada lambang Falun seperti
yang dimiliki kakak saya dan lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan
gerakan Falun Dafa tersebut ada Buddha emas sangat besar dan tinggi yang
sedang meditasi, saya tahu beliau adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat
tersebut. Waktu itu ada orang yang sedang menonton latihan tersebut
mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak seperti bahasa manusia, tapi
anehnya saya bisa mengerti dan bisa bercakap-capak dengan orang tersebut.
Orang tersebut memaksa saya pergi dari tempat tersebut untuk diajak dan
ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan lebih indah, begitu kata dia, tapi
saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya hanya mau menonton latihan Falun
Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik saya terus…akhirnya saya putuskan
untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya sampai dibawah, saya melihat
teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu itu saya geleng-geleng
kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke atas.

Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya
energi yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang
sangat besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada
Buddha, Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai
saya tidak bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.

Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan
ingin masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk
tersebut tidak bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga
pernah di ganggu oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya,
berkali-kali naga merah tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat
gerogi dan ketakutan, tapi saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah
tersebut berbalik lari dan energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar
sampai ke balik awan-awan sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh
Buddha Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu
itu saya sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau
karena saking tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau.
Waktu itu saya bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu
tidak menjawab pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas
secepat kilat menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah
berapa milyad tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba
saya di ajak keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam
semesta dari luar bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya
sangat terang sekali, waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah
ke atas, menujukkan tubuh alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara
sedikit pun pada saya. Bumi kita ini tidak kelihatan sama sekali,
tingkat-tingkat tubuh alam semesta saja seperti bulatan kecil-kecil
kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan sulit saya
mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun ke bumi oleh Shifu.


Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….


Catatan :
Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma
Da Fa (dibaca ‘Ta Fa’) – Maha Hukum
Fa Lun – Roda Hukum
Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar




--
Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com

:: ...we should cherish the life we live... ::



Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by Agung Pindha :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

bukankah itu lebih baik?
coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri,
semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import?
kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara.
yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal.

shanti is sedih campur mangkel.




--- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> wrote:

>
> Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:)
>
> Powered by S9®
>
> -----Original Message-----
> From: David Silalahi <davidfr766hi@...>
>
> Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38
> To: <Spiritual-Indonesia@...>
> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa
>
>
> bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan?
>
> 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
>
> >
> >
> >
> > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> > ------------------------------------------------------------------
> >
> > *KATA  ULASAN*
> >
> >
> >
> >         Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
> > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
> >
> > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
> > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
> > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori
> > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset.
> > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci,
> > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas
> > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul
> > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi
> > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta
> > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang
> > disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut Fa oleh aliran Buddha.
> >
> > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> > bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
> > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik,
> > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang
> > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti
> > itu ?"  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu
> > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan
> > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang terbang amat
> > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni
> > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami
> > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati
> > akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan tidak berani
> > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas
> > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin
> > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin
> > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa
> > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik
> > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan
> > pandangan yang benar.
> >
> > Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi
> > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani
> > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras
> > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu
> > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari
> > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka
> > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat
> > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah
> > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat.
> > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi
> > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat
> > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai
> > ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
> >
> > Li Hongzhi
> > 2 Juni 1992
> >
> >
> > .:.
> >
> >
> > **Struktur Alam SemestA**
> >
> >  Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
> >
> > :::
> >
> > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> >
> > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam
> > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
> > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
> > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
> > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
> > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta
> > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta
> > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari
> > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya
> > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
> > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
> > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
> > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
> > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
> > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
> > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
> > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta
> > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom,
> > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul.
> > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel
> > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah
> > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa
> > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu
> > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
> > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
> > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
> > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
> > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
> > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang
> > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari
> > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil
> > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
> > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
> > seluruh badan langit.
> >
> > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
> > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang
> > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun
> > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang
> > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan
> > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta
> > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka
> > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan
> > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat
> > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak
> > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga
> > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia
> > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
> > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
> > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel
> > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel
> > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di
> > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat
> > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah
> > kecil.
> >
> > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan
> > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu
> > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul.
> > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar
> > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada
> > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara
> > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume
> > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu,
> > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya
> > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika
> > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan
> > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal
> > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku
> > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan
> > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat
> > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri.
> > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah
> > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara
> > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark,
> > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino.
> > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi,
> > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka
> > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha.
> >
> > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
> > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu
> > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan
> > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini
> > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
> > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
> > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
> > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
> > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam
> > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak
> > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa
> > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu
> > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
> > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak
> > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak
> > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus
> > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia
> > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan
> > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin
> > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
> >
> > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini.
> > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
> > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
> > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
> > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja,
> > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll.
> > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi
> > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit
> > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak
> > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat
> > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil.
> > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil
> > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
> > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa
> > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa
> > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat
> > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana.
> >
> > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
> > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
> > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
> > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
> > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam
> > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
> > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian
> > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya
> > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak
> > besar dari kebenaran.
> >
> > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
> > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
> > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa
> > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat
> > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia
> > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
> > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
> > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh
> > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
> > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
> > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
> > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
> > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> >
> > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata
> > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral,
> > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau,
> > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang
> > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan
> > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan
> > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak
> > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak,
> > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek,
> > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri.
> > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah
> > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika.
> > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia
> > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan
> > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi
> > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis
> > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan
> > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk
> > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika
> > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di
> > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini
> > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?!
> > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya,
> > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling
> > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping
> > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal
> > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara
> > sambil lalu isu ini telah dibahas.
> >
> > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
> > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
> > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat
> > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah
> > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali.
> > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa
> > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak
> > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan
> > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa
> > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia
> > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti
> > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua
> > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang
> > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir
> > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian
> > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang
> > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida
> > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah
> > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan
> > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya
> > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah
> > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun
> > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik
> > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di
> > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat
> > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka
> > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau.
> >
> > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
> > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
> > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya
> > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
> > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara
> > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan
> > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir
> > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu
> > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang
> > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh
> > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat
> > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak.
> > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun,
> > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal
> > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik
> > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai
> > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan
> > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini
> > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya
> > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama
> > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
> > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi
> > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi
> > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil,
> > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam
> > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa
> > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada
> > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu
> > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap
> > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> >
> > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
> > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai
> > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan.
> > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta
> > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang
> > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya,
> > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka
> > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat
> > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk
> > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang
> > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka.
> > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan
> > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi
> > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang
> > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak
> > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang
> > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi
> > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah
> > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi
> > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa
> > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> >
> > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
> > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi
> > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di
> > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah
> > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja
> > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari
> > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang
> > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang
> > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan
> > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah.
> > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi.
> > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi,
> > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit.
> > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan,
> > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas
> > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika
> > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena
> > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya
> > berbeda dari manusia.
> >
> > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
> > Yuan Siao Thn 2003
> >
> > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
> > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
> > masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> >
> > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang
> > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang
> > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain,
> > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
> > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi
> > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang
> > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda
> > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam
> > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda.
> > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian
> > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah)
> >
> > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
> > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian
> > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga.
> > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada
> > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan
> > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang
> > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang,
> > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan
> > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat
> > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada
> > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa,
> > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia,
> > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada
> > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu
> > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada
> > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda.
> > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang
> > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi
> > pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> >
> > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
> > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu
> > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik
> > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup
> > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya
> > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain.
> > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh
> > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri
> > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga
> > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja,
> > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang
> > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat
> > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur
> > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa.
> > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi
> > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu
> > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu
> > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini
> > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur
> > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah)
> >
> >
> > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> > kehidupan di berbagai tingkat.*
> >
> > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
> > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
> > mana?*
> > *Guru:*  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir
> > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada
> > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari
> > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa
> > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
> > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang
> > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang
> > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak
> > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di
> > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi
> > manusia.
> >
> > *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu*
> > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
> > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?*
> > *Guru:*  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
> > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan
> > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat
> > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi
> > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara
> > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan
> > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka
> > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi
> > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap,
> > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut
> > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
> >
> >
> > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas*
> >
> > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
> > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan
> > kita.
> >
> > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah
> > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha
> > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang
> > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya
> > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru
> > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di
> > sampingnya. Mereka luar biasa agung.
> >
> > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa,
> > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen
> > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat
> > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya
> > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut
> > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat
> > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh
> > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari
> > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa
> > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar
> > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan
> > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan
> > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah
> > jam.
> >
> >
> > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
> > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
> > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
> > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
> > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
> > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
> > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus
> > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal
> > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang
> > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan
> > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa
> > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika
> > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh
> > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali.
> >
> > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> > memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
> > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan
> > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih
> > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu
> > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah
> > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa
> > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya
> > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang
> > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya,
> > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang
> > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya
> > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa
> > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya
> > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi
> > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa
> > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau
> > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan
> > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas
> > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas,
> > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya,
> > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah
> > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat
> > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai
> > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa.
> > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai
> > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi
> > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka
> > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik.
> > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati
> > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya
> > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
> >
> > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari,
> > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya
> > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari
> > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya
> > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan
> > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam
> > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya
> > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk
> > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan,
> > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos
> > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di
> > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat
> > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya.
> >
> > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia
> > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut
> > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar
> > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat
> > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia
> > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga
> > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga
> > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar
> > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih
> > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan
> > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat.
> > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda,
> > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa
> > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi
> > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan
> > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya
> > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya
> > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah
> > saya musnahkan.
> >
> > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
> > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
> > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
> > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
> > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di
> > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung
> > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada
> > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk
> > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari
> > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan
> > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar
> > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos
> > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua
> > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah
> > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya
> > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya
> > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya
> > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui
> > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu
> > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa
> > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka
> > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos
> > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan
> > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di
> > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih
> > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang
> > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata
> > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat.
> > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah
> > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung
> > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri,
> > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari
> > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan
> > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak
> > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit
> > mereka.
> >
> > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
> > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya
> > di sini.
> >
> > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
> > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
> > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
> > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam
> > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada
> > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
> > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
> >
> > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
> > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> > dengan belas kasih anda.
> >
> >
> >
> >
> > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> >
> > Dafa Yang Maha Agung
> >
> > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari*
> > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
> >
> > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm>
> >
> >
> > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya,
> > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya
> > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
> > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
> > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
> > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
> > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit
> > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu
> > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan
> > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus
> > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya
> > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya
> > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya
> > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya
> > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti
> > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun,
> > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat
> > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk
> > tersebut.
> >
> > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
> > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya
> > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
> > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
> > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
> > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
> > dan tidak menyeramkan lagi.
> >
> > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
> > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang
> > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
> > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
> > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena
> > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
> > terbuka"
> >
> > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya
> > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya
> > merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
> > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
> > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
> >
> > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
> >
> > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
> >
> > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
> > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
> > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat
> > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya
> > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya
> > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang
> > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali.
> > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan
> > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina.
> > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa,
> > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang
> > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian
> > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan
> > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada
> > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau
> > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang
> > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak
> > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa
> > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari
> > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan
> > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya
> > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik
> > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya
> > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu
> > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke
> > atas.
> >
> > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi
> > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat
> > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha,
> > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak
> > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
> >
> > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
> > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin
> > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak
> > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu
> > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah
> > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi
> > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan
> > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan
> > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha
> > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya
> > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking
> > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya
> > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab
> > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat
> > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad
> > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak
> > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar
> > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali,
> > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh
> > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi
> > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta
> > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang
> > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun
> > ke bumi oleh Shifu.
> >
> > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
> > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
> >
> >
> > Catatan :
> > Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma
> > Da Fa (dibaca `Ta Fa') – Maha Hukum
> > Fa Lun – Roda Hukum
> > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar
> >  
> >
>
>
>
> --
> Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
> Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com
>
> :: ...we should cherish the life we live... ::
>



Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by Agung Pindha :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

bukankah itu lebih baik?
coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri,
semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import?
kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara.
yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal.

shanti is sedih campur mangkel.




--- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> wrote:

>
> Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:)
>
> Powered by S9®
>
> -----Original Message-----
> From: David Silalahi <davidfr766hi@...>
>
> Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38
> To: <Spiritual-Indonesia@...>
> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa
>
>
> bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan?
>
> 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
>
> >
> >
> >
> > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> > ------------------------------------------------------------------
> >
> > *KATA  ULASAN*
> >
> >
> >
> >         Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
> > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
> >
> > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
> > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
> > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori
> > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset.
> > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci,
> > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas
> > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul
> > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi
> > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta
> > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang
> > disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut Fa oleh aliran Buddha.
> >
> > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> > bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
> > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik,
> > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang
> > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti
> > itu ?"  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu
> > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan
> > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang terbang amat
> > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni
> > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami
> > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati
> > akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan tidak berani
> > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas
> > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin
> > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin
> > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa
> > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik
> > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan
> > pandangan yang benar.
> >
> > Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi
> > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani
> > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras
> > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu
> > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari
> > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka
> > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat
> > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah
> > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat.
> > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi
> > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat
> > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai
> > ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
> >
> > Li Hongzhi
> > 2 Juni 1992
> >
> >
> > .:.
> >
> >
> > **Struktur Alam SemestA**
> >
> >  Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
> >
> > :::
> >
> > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> >
> > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam
> > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
> > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
> > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
> > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
> > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta
> > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta
> > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari
> > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya
> > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
> > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
> > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
> > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
> > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
> > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
> > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
> > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta
> > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom,
> > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul.
> > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel
> > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah
> > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa
> > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu
> > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
> > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
> > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
> > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
> > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
> > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang
> > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari
> > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil
> > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
> > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
> > seluruh badan langit.
> >
> > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
> > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang
> > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun
> > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang
> > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan
> > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta
> > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka
> > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan
> > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat
> > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak
> > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga
> > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia
> > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
> > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
> > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel
> > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel
> > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di
> > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat
> > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah
> > kecil.
> >
> > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan
> > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu
> > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul.
> > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar
> > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada
> > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara
> > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume
> > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu,
> > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya
> > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika
> > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan
> > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal
> > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku
> > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan
> > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat
> > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri.
> > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah
> > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara
> > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark,
> > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino.
> > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi,
> > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka
> > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha.
> >
> > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
> > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu
> > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan
> > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini
> > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
> > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
> > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
> > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
> > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam
> > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak
> > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa
> > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu
> > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
> > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak
> > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak
> > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus
> > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia
> > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan
> > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin
> > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
> >
> > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini.
> > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
> > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
> > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
> > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja,
> > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll.
> > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi
> > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit
> > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak
> > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat
> > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil.
> > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil
> > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
> > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa
> > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa
> > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat
> > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana.
> >
> > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
> > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
> > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
> > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
> > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam
> > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
> > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian
> > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya
> > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak
> > besar dari kebenaran.
> >
> > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
> > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
> > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa
> > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat
> > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia
> > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
> > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
> > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh
> > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
> > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
> > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
> > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
> > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> >
> > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata
> > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral,
> > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau,
> > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang
> > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan
> > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan
> > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak
> > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak,
> > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek,
> > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri.
> > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah
> > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika.
> > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia
> > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan
> > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi
> > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis
> > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan
> > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk
> > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika
> > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di
> > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini
> > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?!
> > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya,
> > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling
> > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping
> > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal
> > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara
> > sambil lalu isu ini telah dibahas.
> >
> > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
> > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
> > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat
> > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah
> > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali.
> > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa
> > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak
> > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan
> > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa
> > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia
> > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti
> > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua
> > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang
> > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir
> > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian
> > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang
> > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida
> > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah
> > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan
> > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya
> > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah
> > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun
> > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik
> > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di
> > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat
> > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka
> > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau.
> >
> > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
> > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
> > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya
> > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
> > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara
> > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan
> > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir
> > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu
> > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang
> > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh
> > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat
> > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak.
> > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun,
> > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal
> > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik
> > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai
> > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan
> > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini
> > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya
> > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama
> > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
> > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi
> > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi
> > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil,
> > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam
> > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa
> > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada
> > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu
> > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap
> > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> >
> > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
> > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai
> > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan.
> > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta
> > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang
> > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya,
> > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka
> > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat
> > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk
> > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang
> > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka.
> > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan
> > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi
> > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang
> > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak
> > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang
> > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi
> > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah
> > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi
> > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa
> > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> >
> > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
> > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi
> > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di
> > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah
> > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja
> > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari
> > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang
> > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang
> > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan
> > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah.
> > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi.
> > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi,
> > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit.
> > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan,
> > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas
> > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika
> > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena
> > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya
> > berbeda dari manusia.
> >
> > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
> > Yuan Siao Thn 2003
> >
> > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
> > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
> > masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> >
> > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang
> > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang
> > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain,
> > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
> > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi
> > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang
> > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda
> > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam
> > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda.
> > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian
> > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah)
> >
> > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
> > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian
> > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga.
> > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada
> > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan
> > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang
> > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang,
> > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan
> > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat
> > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada
> > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa,
> > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia,
> > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada
> > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu
> > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada
> > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda.
> > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang
> > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi
> > pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> >
> > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
> > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu
> > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik
> > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup
> > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya
> > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain.
> > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh
> > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri
> > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga
> > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja,
> > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang
> > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat
> > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur
> > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa.
> > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi
> > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu
> > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu
> > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini
> > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur
> > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah)
> >
> >
> > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> > kehidupan di berbagai tingkat.*
> >
> > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
> > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
> > mana?*
> > *Guru:*  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir
> > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada
> > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari
> > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa
> > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
> > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang
> > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang
> > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak
> > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di
> > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi
> > manusia.
> >
> > *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu*
> > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
> > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?*
> > *Guru:*  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
> > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan
> > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat
> > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi
> > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara
> > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan
> > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka
> > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi
> > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap,
> > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut
> > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
> >
> >
> > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas*
> >
> > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
> > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan
> > kita.
> >
> > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah
> > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha
> > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang
> > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya
> > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru
> > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di
> > sampingnya. Mereka luar biasa agung.
> >
> > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa,
> > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen
> > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat
> > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya
> > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut
> > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat
> > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh
> > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari
> > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa
> > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar
> > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan
> > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan
> > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah
> > jam.
> >
> >
> > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
> > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
> > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
> > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
> > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
> > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
> > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus
> > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal
> > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang
> > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan
> > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa
> > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika
> > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh
> > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali.
> >
> > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> > memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
> > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan
> > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih
> > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu
> > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah
> > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa
> > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya
> > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang
> > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya,
> > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang
> > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya
> > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa
> > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya
> > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi
> > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa
> > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau
> > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan
> > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas
> > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas,
> > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya,
> > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah
> > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat
> > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai
> > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa.
> > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai
> > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi
> > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka
> > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik.
> > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati
> > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya
> > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
> >
> > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari,
> > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya
> > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari
> > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya
> > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan
> > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam
> > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya
> > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk
> > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan,
> > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos
> > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di
> > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat
> > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya.
> >
> > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia
> > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut
> > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar
> > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat
> > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia
> > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga
> > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga
> > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar
> > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih
> > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan
> > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat.
> > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda,
> > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa
> > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi
> > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan
> > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya
> > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya
> > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah
> > saya musnahkan.
> >
> > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
> > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
> > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
> > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
> > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di
> > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung
> > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada
> > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk
> > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari
> > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan
> > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar
> > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos
> > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua
> > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah
> > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya
> > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya
> > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya
> > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui
> > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu
> > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa
> > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka
> > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos
> > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan
> > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di
> > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih
> > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang
> > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata
> > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat.
> > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah
> > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung
> > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri,
> > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari
> > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan
> > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak
> > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit
> > mereka.
> >
> > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
> > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya
> > di sini.
> >
> > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
> > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
> > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
> > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam
> > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada
> > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
> > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
> >
> > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
> > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> > dengan belas kasih anda.
> >
> >
> >
> >
> > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> >
> > Dafa Yang Maha Agung
> >
> > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari*
> > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
> >
> > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm>
> >
> >
> > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya,
> > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya
> > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
> > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
> > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
> > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
> > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit
> > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu
> > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan
> > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus
> > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya
> > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya
> > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya
> > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya
> > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti
> > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun,
> > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat
> > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk
> > tersebut.
> >
> > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
> > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya
> > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
> > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
> > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
> > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
> > dan tidak menyeramkan lagi.
> >
> > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
> > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang
> > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
> > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
> > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena
> > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
> > terbuka"
> >
> > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya
> > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya
> > merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
> > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
> > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
> >
> > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
> >
> > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
> >
> > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
> > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
> > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat
> > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya
> > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya
> > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang
> > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali.
> > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan
> > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina.
> > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa,
> > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang
> > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian
> > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan
> > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada
> > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau
> > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang
> > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak
> > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa
> > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari
> > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan
> > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya
> > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik
> > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya
> > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu
> > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke
> > atas.
> >
> > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi
> > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat
> > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha,
> > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak
> > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
> >
> > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
> > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin
> > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak
> > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu
> > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah
> > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi
> > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan
> > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan
> > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha
> > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya
> > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking
> > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya
> > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab
> > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat
> > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad
> > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak
> > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar
> > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali,
> > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh
> > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi
> > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta
> > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang
> > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun
> > ke bumi oleh Shifu.
> >
> > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
> > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
> >
> >
> > Catatan :
> > Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma
> > Da Fa (dibaca `Ta Fa') – Maha Hukum
> > Fa Lun – Roda Hukum
> > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar
> >  
> >
>
>
>
> --
> Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
> Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com
>
> :: ...we should cherish the life we live... ::
>



Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by Agung Pindha :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

bukankah itu lebih baik?
coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri,
semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import?
kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara.
yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal.

shanti is sedih campur mangkel.




--- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> wrote:

>
> Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:)
>
> Powered by S9®
>
> -----Original Message-----
> From: David Silalahi <davidfr766hi@...>
>
> Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38
> To: <Spiritual-Indonesia@...>
> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa
>
>
> bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan?
>
> 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
>
> >
> >
> >
> > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> > ------------------------------------------------------------------
> >
> > *KATA  ULASAN*
> >
> >
> >
> >         Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
> > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
> >
> > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
> > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
> > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori
> > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset.
> > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci,
> > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas
> > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul
> > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi
> > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta
> > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang
> > disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut Fa oleh aliran Buddha.
> >
> > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> > bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
> > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik,
> > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang
> > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti
> > itu ?"  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu
> > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan
> > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang terbang amat
> > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni
> > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami
> > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati
> > akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan tidak berani
> > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas
> > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin
> > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin
> > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa
> > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik
> > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan
> > pandangan yang benar.
> >
> > Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi
> > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani
> > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras
> > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu
> > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari
> > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka
> > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat
> > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah
> > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat.
> > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi
> > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat
> > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai
> > ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
> >
> > Li Hongzhi
> > 2 Juni 1992
> >
> >
> > .:.
> >
> >
> > **Struktur Alam SemestA**
> >
> >  Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
> >
> > :::
> >
> > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> >
> > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam
> > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
> > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
> > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
> > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
> > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta
> > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta
> > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari
> > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya
> > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
> > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
> > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
> > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
> > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
> > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
> > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
> > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta
> > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom,
> > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul.
> > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel
> > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah
> > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa
> > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu
> > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
> > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
> > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
> > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
> > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
> > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang
> > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari
> > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil
> > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
> > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
> > seluruh badan langit.
> >
> > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
> > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang
> > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun
> > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang
> > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan
> > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta
> > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka
> > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan
> > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat
> > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak
> > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga
> > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia
> > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
> > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
> > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel
> > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel
> > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di
> > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat
> > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah
> > kecil.
> >
> > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan
> > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu
> > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul.
> > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar
> > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada
> > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara
> > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume
> > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu,
> > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya
> > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika
> > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan
> > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal
> > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku
> > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan
> > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat
> > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri.
> > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah
> > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara
> > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark,
> > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino.
> > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi,
> > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka
> > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha.
> >
> > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
> > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu
> > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan
> > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini
> > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
> > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
> > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
> > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
> > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam
> > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak
> > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa
> > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu
> > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
> > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak
> > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak
> > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus
> > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia
> > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan
> > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin
> > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
> >
> > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini.
> > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
> > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
> > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
> > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja,
> > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll.
> > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi
> > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit
> > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak
> > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat
> > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil.
> > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil
> > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
> > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa
> > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa
> > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat
> > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana.
> >
> > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
> > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
> > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
> > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
> > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam
> > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
> > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian
> > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya
> > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak
> > besar dari kebenaran.
> >
> > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
> > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
> > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa
> > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat
> > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia
> > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
> > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
> > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh
> > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
> > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
> > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
> > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
> > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> >
> > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata
> > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral,
> > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau,
> > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang
> > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan
> > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan
> > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak
> > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak,
> > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek,
> > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri.
> > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah
> > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika.
> > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia
> > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan
> > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi
> > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis
> > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan
> > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk
> > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika
> > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di
> > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini
> > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?!
> > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya,
> > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling
> > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping
> > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal
> > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara
> > sambil lalu isu ini telah dibahas.
> >
> > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
> > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
> > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat
> > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah
> > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali.
> > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa
> > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak
> > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan
> > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa
> > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia
> > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti
> > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua
> > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang
> > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir
> > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian
> > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang
> > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida
> > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah
> > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan
> > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya
> > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah
> > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun
> > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik
> > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di
> > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat
> > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka
> > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau.
> >
> > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
> > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
> > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya
> > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
> > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara
> > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan
> > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir
> > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu
> > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang
> > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh
> > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat
> > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak.
> > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun,
> > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal
> > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik
> > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai
> > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan
> > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini
> > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya
> > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama
> > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
> > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi
> > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi
> > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil,
> > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam
> > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa
> > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada
> > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu
> > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap
> > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> >
> > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
> > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai
> > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan.
> > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta
> > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang
> > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya,
> > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka
> > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat
> > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk
> > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang
> > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka.
> > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan
> > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi
> > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang
> > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak
> > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang
> > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi
> > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah
> > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi
> > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa
> > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> >
> > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
> > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi
> > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di
> > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah
> > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja
> > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari
> > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang
> > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang
> > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan
> > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah.
> > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi.
> > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi,
> > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit.
> > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan,
> > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas
> > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika
> > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena
> > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya
> > berbeda dari manusia.
> >
> > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
> > Yuan Siao Thn 2003
> >
> > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
> > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
> > masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> >
> > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang
> > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang
> > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain,
> > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
> > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi
> > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang
> > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda
> > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam
> > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda.
> > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian
> > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah)
> >
> > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
> > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian
> > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga.
> > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada
> > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan
> > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang
> > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang,
> > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan
> > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat
> > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada
> > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa,
> > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia,
> > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada
> > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu
> > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada
> > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda.
> > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang
> > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi
> > pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> >
> > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
> > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu
> > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik
> > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup
> > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya
> > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain.
> > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh
> > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri
> > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga
> > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja,
> > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang
> > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat
> > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur
> > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa.
> > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi
> > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu
> > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu
> > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini
> > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur
> > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah)
> >
> >
> > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> > kehidupan di berbagai tingkat.*
> >
> > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
> > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
> > mana?*
> > *Guru:*  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir
> > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada
> > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari
> > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa
> > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
> > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang
> > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang
> > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak
> > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di
> > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi
> > manusia.
> >
> > *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu*
> > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
> > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?*
> > *Guru:*  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
> > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan
> > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat
> > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi
> > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara
> > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan
> > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka
> > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi
> > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap,
> > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut
> > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
> >
> >
> > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas*
> >
> > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
> > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan
> > kita.
> >
> > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah
> > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha
> > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang
> > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya
> > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru
> > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di
> > sampingnya. Mereka luar biasa agung.
> >
> > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa,
> > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen
> > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat
> > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya
> > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut
> > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat
> > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh
> > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari
> > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa
> > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar
> > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan
> > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan
> > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah
> > jam.
> >
> >
> > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
> > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
> > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
> > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
> > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
> > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
> > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus
> > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal
> > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang
> > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan
> > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa
> > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika
> > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh
> > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali.
> >
> > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> > memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
> > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan
> > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih
> > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu
> > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah
> > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa
> > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya
> > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang
> > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya,
> > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang
> > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya
> > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa
> > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya
> > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi
> > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa
> > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau
> > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan
> > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas
> > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas,
> > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya,
> > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah
> > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat
> > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai
> > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa.
> > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai
> > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi
> > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka
> > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik.
> > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati
> > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya
> > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
> >
> > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari,
> > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya
> > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari
> > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya
> > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan
> > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam
> > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya
> > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk
> > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan,
> > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos
> > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di
> > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat
> > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya.
> >
> > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia
> > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut
> > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar
> > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat
> > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia
> > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga
> > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga
> > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar
> > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih
> > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan
> > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat.
> > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda,
> > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa
> > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi
> > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan
> > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya
> > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya
> > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah
> > saya musnahkan.
> >
> > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
> > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
> > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
> > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
> > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di
> > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung
> > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada
> > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk
> > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari
> > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan
> > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar
> > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos
> > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua
> > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah
> > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya
> > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya
> > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya
> > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui
> > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu
> > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa
> > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka
> > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos
> > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan
> > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di
> > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih
> > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang
> > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata
> > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat.
> > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah
> > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung
> > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri,
> > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari
> > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan
> > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak
> > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit
> > mereka.
> >
> > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
> > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya
> > di sini.
> >
> > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
> > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
> > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
> > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam
> > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada
> > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
> > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
> >
> > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
> > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> > dengan belas kasih anda.
> >
> >
> >
> >
> > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> >
> > Dafa Yang Maha Agung
> >
> > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari*
> > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
> >
> > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm>
> >
> >
> > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya,
> > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya
> > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
> > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
> > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
> > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
> > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit
> > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu
> > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan
> > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus
> > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya
> > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya
> > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya
> > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya
> > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti
> > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun,
> > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat
> > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk
> > tersebut.
> >
> > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
> > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya
> > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
> > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
> > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
> > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
> > dan tidak menyeramkan lagi.
> >
> > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
> > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang
> > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
> > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
> > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena
> > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
> > terbuka"
> >
> > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya
> > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya
> > merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
> > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
> > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
> >
> > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
> >
> > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
> >
> > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
> > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
> > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat
> > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya
> > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya
> > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang
> > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali.
> > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan
> > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina.
> > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa,
> > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang
> > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian
> > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan
> > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada
> > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau
> > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang
> > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak
> > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa
> > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari
> > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan
> > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya
> > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik
> > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya
> > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu
> > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke
> > atas.
> >
> > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi
> > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat
> > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha,
> > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak
> > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
> >
> > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
> > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin
> > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak
> > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu
> > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah
> > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi
> > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan
> > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan
> > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha
> > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya
> > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking
> > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya
> > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab
> > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat
> > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad
> > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak
> > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar
> > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali,
> > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh
> > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi
> > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta
> > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang
> > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun
> > ke bumi oleh Shifu.
> >
> > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
> > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
> >
> >
> > Catatan :
> > Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma
> > Da Fa (dibaca `Ta Fa') – Maha Hukum
> > Fa Lun – Roda Hukum
> > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar
> >  
> >
>
>
>
> --
> Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
> Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com
>
> :: ...we should cherish the life we live... ::
>



Re: Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by bens.sudjanto :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Wah bener2 nih Bli Agung, sampai 3X kirim. I do, I do, I do (ABBA)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "IGusti Agung" <agungpindha@...>

Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34
To: <Spiritual-Indonesia@...>
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa


bukankah itu lebih baik?
coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri,
semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import?
kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara.
yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal.

shanti is sedih campur mangkel.




--- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> wrote:

>
> Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:)
>
> Powered by S9®
>
> -----Original Message-----
> From: David Silalahi <davidfr766hi@...>
>
> Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38
> To: <Spiritual-Indonesia@...>
> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa
>
>
> bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan?
>
> 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
>
> >
> >
> >
> > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> > ------------------------------------------------------------------
> >
> > *KATA  ULASAN*
> >
> >
> >
> >         Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
> > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
> >
> > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
> > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
> > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori
> > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset.
> > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci,
> > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas
> > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul
> > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi
> > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta
> > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang
> > disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut Fa oleh aliran Buddha.
> >
> > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> > bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
> > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik,
> > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang
> > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti
> > itu ?"  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu
> > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan
> > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang terbang amat
> > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni
> > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami
> > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati
> > akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan tidak berani
> > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas
> > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin
> > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin
> > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa
> > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik
> > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan
> > pandangan yang benar.
> >
> > Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi
> > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani
> > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras
> > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu
> > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari
> > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka
> > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat
> > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah
> > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat.
> > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi
> > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat
> > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai
> > ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
> >
> > Li Hongzhi
> > 2 Juni 1992
> >
> >
> > .:.
> >
> >
> > **Struktur Alam SemestA**
> >
> >  Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
> >
> > :::
> >
> > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> >
> > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam
> > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
> > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
> > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
> > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
> > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta
> > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta
> > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari
> > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya
> > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
> > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
> > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
> > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
> > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
> > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
> > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
> > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta
> > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom,
> > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul.
> > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel
> > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah
> > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa
> > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu
> > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
> > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
> > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
> > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
> > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
> > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang
> > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari
> > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil
> > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
> > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
> > seluruh badan langit.
> >
> > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
> > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang
> > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun
> > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang
> > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan
> > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta
> > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka
> > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan
> > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat
> > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak
> > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga
> > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia
> > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
> > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
> > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel
> > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel
> > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di
> > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat
> > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah
> > kecil.
> >
> > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan
> > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu
> > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul.
> > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar
> > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada
> > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara
> > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume
> > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu,
> > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya
> > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika
> > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan
> > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal
> > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku
> > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan
> > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat
> > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri.
> > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah
> > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara
> > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark,
> > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino.
> > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi,
> > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka
> > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha.
> >
> > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
> > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu
> > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan
> > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini
> > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
> > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
> > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
> > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
> > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam
> > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak
> > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa
> > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu
> > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
> > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak
> > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak
> > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus
> > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia
> > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan
> > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin
> > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
> >
> > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini.
> > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
> > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
> > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
> > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja,
> > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll.
> > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi
> > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit
> > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak
> > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat
> > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil.
> > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil
> > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
> > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa
> > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa
> > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat
> > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana.
> >
> > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
> > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
> > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
> > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
> > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam
> > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
> > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian
> > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya
> > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak
> > besar dari kebenaran.
> >
> > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
> > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
> > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa
> > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat
> > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia
> > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
> > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
> > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh
> > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
> > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
> > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
> > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
> > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> >
> > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata
> > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral,
> > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau,
> > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang
> > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan
> > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan
> > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak
> > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak,
> > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek,
> > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri.
> > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah
> > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika.
> > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia
> > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan
> > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi
> > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis
> > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan
> > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk
> > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika
> > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di
> > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini
> > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?!
> > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya,
> > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling
> > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping
> > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal
> > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara
> > sambil lalu isu ini telah dibahas.
> >
> > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
> > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
> > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat
> > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah
> > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali.
> > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa
> > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak
> > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan
> > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa
> > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia
> > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti
> > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua
> > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang
> > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir
> > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian
> > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang
> > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida
> > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah
> > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan
> > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya
> > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah
> > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun
> > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik
> > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di
> > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat
> > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka
> > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau.
> >
> > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
> > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
> > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya
> > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
> > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara
> > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan
> > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir
> > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu
> > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang
> > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh
> > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat
> > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak.
> > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun,
> > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal
> > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik
> > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai
> > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan
> > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini
> > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya
> > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama
> > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
> > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi
> > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi
> > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil,
> > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam
> > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa
> > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada
> > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu
> > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap
> > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> >
> > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
> > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai
> > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan.
> > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta
> > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang
> > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya,
> > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka
> > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat
> > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk
> > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang
> > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka.
> > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan
> > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi
> > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang
> > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak
> > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang
> > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi
> > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah
> > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi
> > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa
> > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> >
> > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
> > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi
> > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di
> > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah
> > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja
> > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari
> > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang
> > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang
> > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan
> > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah.
> > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi.
> > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi,
> > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit.
> > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan,
> > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas
> > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika
> > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena
> > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya
> > berbeda dari manusia.
> >
> > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
> > Yuan Siao Thn 2003
> >
> > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
> > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
> > masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> >
> > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang
> > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang
> > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain,
> > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
> > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi
> > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang
> > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda
> > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam
> > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda.
> > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian
> > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah)
> >
> > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
> > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian
> > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga.
> > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada
> > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan
> > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang
> > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang,
> > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan
> > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat
> > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada
> > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa,
> > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia,
> > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada
> > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu
> > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada
> > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda.
> > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang
> > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi
> > pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> >
> > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
> > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu
> > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik
> > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup
> > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya
> > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain.
> > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh
> > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri
> > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga
> > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja,
> > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang
> > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat
> > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur
> > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa.
> > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi
> > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu
> > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu
> > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini
> > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur
> > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah)
> >
> >
> > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> > kehidupan di berbagai tingkat.*
> >
> > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
> > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
> > mana?*
> > *Guru:*  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir
> > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada
> > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari
> > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa
> > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
> > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang
> > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang
> > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak
> > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di
> > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi
> > manusia.
> >
> > *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu*
> > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
> > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?*
> > *Guru:*  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
> > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan
> > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat
> > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi
> > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara
> > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan
> > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka
> > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi
> > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap,
> > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut
> > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
> >
> >
> > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas*
> >
> > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
> > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan
> > kita.
> >
> > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah
> > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha
> > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang
> > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya
> > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru
> > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di
> > sampingnya. Mereka luar biasa agung.
> >
> > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa,
> > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen
> > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat
> > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya
> > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut
> > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat
> > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh
> > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari
> > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa
> > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar
> > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan
> > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan
> > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah
> > jam.
> >
> >
> > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
> > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
> > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
> > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
> > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
> > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
> > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus
> > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal
> > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang
> > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan
> > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa
> > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika
> > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh
> > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali.
> >
> > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> > memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
> > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan
> > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih
> > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu
> > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah
> > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa
> > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya
> > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang
> > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya,
> > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang
> > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya
> > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa
> > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya
> > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi
> > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa
> > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau
> > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan
> > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas
> > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas,
> > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya,
> > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah
> > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat
> > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai
> > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa.
> > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai
> > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi
> > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka
> > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik.
> > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati
> > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya
> > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
> >
> > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari,
> > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya
> > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari
> > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya
> > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan
> > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam
> > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya
> > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk
> > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan,
> > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos
> > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di
> > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat
> > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya.
> >
> > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia
> > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut
> > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar
> > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat
> > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia
> > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga
> > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga
> > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar
> > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih
> > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan
> > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat.
> > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda,
> > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa
> > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi
> > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan
> > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya
> > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya
> > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah
> > saya musnahkan.
> >
> > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
> > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
> > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
> > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
> > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di
> > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung
> > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada
> > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk
> > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari
> > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan
> > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar
> > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos
> > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua
> > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah
> > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya
> > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya
> > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya
> > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui
> > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu
> > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa
> > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka
> > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos
> > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan
> > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di
> > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih
> > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang
> > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata
> > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat.
> > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah
> > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung
> > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri,
> > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari
> > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan
> > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak
> > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit
> > mereka.
> >
> > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
> > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya
> > di sini.
> >
> > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
> > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
> > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
> > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam
> > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada
> > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
> > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
> >
> > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
> > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> > dengan belas kasih anda.
> >
> >
> >
> >
> > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> >
> > Dafa Yang Maha Agung
> >
> > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari*
> > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
> >
> > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm>
> >
> >
> > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya,
> > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya
> > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
> > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
> > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
> > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
> > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit
> > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu
> > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan
> > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus
> > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya
> > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya
> > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya
> > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya
> > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti
> > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun,
> > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat
> > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk
> > tersebut.
> >
> > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
> > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya
> > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
> > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
> > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
> > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
> > dan tidak menyeramkan lagi.
> >
> > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
> > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang
> > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
> > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
> > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena
> > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
> > terbuka"
> >
> > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya
> > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya
> > merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
> > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
> > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
> >
> > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
> >
> > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
> >
> > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
> > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
> > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat
> > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya
> > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya
> > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang
> > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali.
> > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan
> > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina.
> > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa,
> > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang
> > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian
> > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan
> > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada
> > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau
> > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang
> > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak
> > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa
> > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari
> > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan
> > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya
> > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik
> > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya
> > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu
> > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke
> > atas.
> >
> > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi
> > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat
> > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha,
> > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak
> > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
> >
> > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
> > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin
> > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak
> > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu
> > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah
> > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi
> > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan
> > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan
> > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha
> > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya
> > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking
> > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya
> > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab
> > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat
> > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad
> > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak
> > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar
> > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali,
> > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh
> > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi
> > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta
> > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang
> > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun
> > ke bumi oleh Shifu.
> >
> > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
> > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
> >
> >
> > Catatan :
> > Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma
> > Da Fa (dibaca `Ta Fa') – Maha Hukum
> > Fa Lun – Roda Hukum
> > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar
> >  
> >
>
>
>
> --
> Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
> Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com
>
> :: ...we should cherish the life we live... ::
>




Re: Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by Djoko Prasetyo :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas Agung,
Iya tuh saya sendiri juga mangkel sama hal itu..

Salam, dipo
Powered by S9®

-----Original Message-----
From: "IGusti Agung" <agungpindha@...>

Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:23
To: <Spiritual-Indonesia@...>
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa


bukankah itu lebih baik?
coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri,
semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import?
kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara.
yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal.

shanti is sedih campur mangkel.




--- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> wrote:

>
> Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:)
>
> Powered by S9®
>
> -----Original Message-----
> From: David Silalahi <davidfr766hi@...>
>
> Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38
> To: <Spiritual-Indonesia@...>
> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa
>
>
> bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan?
>
> 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
>
> >
> >
> >
> > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> > ------------------------------------------------------------------
> >
> > *KATA  ULASAN*
> >
> >
> >
> >         Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
> > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
> >
> > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
> > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
> > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori
> > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset.
> > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci,
> > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas
> > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul
> > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi
> > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta
> > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang
> > disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut Fa oleh aliran Buddha.
> >
> > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> > bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
> > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik,
> > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang
> > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti
> > itu ?"  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu
> > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan
> > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang terbang amat
> > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni
> > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami
> > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati
> > akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan tidak berani
> > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas
> > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin
> > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin
> > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa
> > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik
> > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan
> > pandangan yang benar.
> >
> > Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi
> > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani
> > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras
> > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu
> > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari
> > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka
> > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat
> > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah
> > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat.
> > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi
> > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat
> > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai
> > ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
> >
> > Li Hongzhi
> > 2 Juni 1992
> >
> >
> > .:.
> >
> >
> > **Struktur Alam SemestA**
> >
> >  Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
> >
> > :::
> >
> > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> >
> > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam
> > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
> > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
> > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
> > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
> > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta
> > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta
> > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari
> > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya
> > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
> > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
> > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
> > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
> > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
> > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
> > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
> > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta
> > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom,
> > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul.
> > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel
> > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah
> > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa
> > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu
> > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
> > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
> > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
> > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
> > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
> > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang
> > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari
> > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil
> > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
> > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
> > seluruh badan langit.
> >
> > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
> > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang
> > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun
> > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang
> > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan
> > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta
> > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka
> > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan
> > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat
> > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak
> > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga
> > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia
> > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
> > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
> > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel
> > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel
> > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di
> > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat
> > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah
> > kecil.
> >
> > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan
> > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu
> > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul.
> > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar
> > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada
> > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara
> > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume
> > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu,
> > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya
> > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika
> > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan
> > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal
> > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku
> > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan
> > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat
> > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri.
> > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah
> > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara
> > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark,
> > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino.
> > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi,
> > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka
> > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha.
> >
> > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
> > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu
> > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan
> > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini
> > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
> > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
> > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
> > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
> > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam
> > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak
> > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa
> > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu
> > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
> > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak
> > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak
> > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus
> > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia
> > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan
> > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin
> > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
> >
> > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini.
> > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
> > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
> > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
> > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja,
> > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll.
> > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi
> > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit
> > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak
> > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat
> > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil.
> > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil
> > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
> > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa
> > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa
> > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat
> > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana.
> >
> > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
> > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
> > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
> > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
> > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam
> > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
> > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian
> > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya
> > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak
> > besar dari kebenaran.
> >
> > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
> > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
> > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa
> > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat
> > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia
> > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
> > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
> > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh
> > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
> > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
> > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
> > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
> > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> >
> > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata
> > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral,
> > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau,
> > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang
> > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan
> > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan
> > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak
> > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak,
> > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek,
> > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri.
> > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah
> > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika.
> > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia
> > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan
> > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi
> > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis
> > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan
> > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk
> > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika
> > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di
> > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini
> > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?!
> > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya,
> > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling
> > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping
> > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal
> > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara
> > sambil lalu isu ini telah dibahas.
> >
> > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
> > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
> > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat
> > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah
> > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali.
> > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa
> > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak
> > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan
> > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa
> > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia
> > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti
> > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua
> > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang
> > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir
> > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian
> > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang
> > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida
> > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah
> > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan
> > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya
> > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah
> > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun
> > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik
> > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di
> > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat
> > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka
> > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau.
> >
> > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
> > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
> > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya
> > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
> > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara
> > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan
> > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir
> > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu
> > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang
> > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh
> > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat
> > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak.
> > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun,
> > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal
> > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik
> > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai
> > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan
> > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini
> > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya
> > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama
> > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
> > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi
> > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi
> > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil,
> > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam
> > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa
> > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada
> > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu
> > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap
> > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> >
> > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
> > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai
> > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan.
> > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta
> > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang
> > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya,
> > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka
> > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat
> > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk
> > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang
> > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka.
> > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan
> > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi
> > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang
> > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak
> > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang
> > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi
> > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah
> > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi
> > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa
> > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> >
> > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
> > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi
> > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di
> > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah
> > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja
> > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari
> > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang
> > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang
> > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan
> > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah.
> > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi.
> > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi,
> > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit.
> > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan,
> > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas
> > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika
> > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena
> > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya
> > berbeda dari manusia.
> >
> > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
> > Yuan Siao Thn 2003
> >
> > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
> > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
> > masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> >
> > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang
> > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang
> > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain,
> > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
> > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi
> > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang
> > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda
> > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam
> > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda.
> > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian
> > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah)
> >
> > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
> > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian
> > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga.
> > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada
> > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan
> > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang
> > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang,
> > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan
> > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat
> > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada
> > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa,
> > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia,
> > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada
> > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu
> > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada
> > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda.
> > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang
> > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi
> > pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> >
> > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
> > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu
> > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik
> > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup
> > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya
> > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain.
> > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh
> > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri
> > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga
> > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja,
> > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang
> > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat
> > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur
> > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa.
> > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi
> > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu
> > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu
> > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini
> > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur
> > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah)
> >
> >
> > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> > kehidupan di berbagai tingkat.*
> >
> > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
> > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
> > mana?*
> > *Guru:*  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir
> > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada
> > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari
> > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa
> > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
> > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang
> > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang
> > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak
> > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di
> > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi
> > manusia.
> >
> > *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu*
> > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
> > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?*
> > *Guru:*  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
> > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan
> > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat
> > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi
> > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara
> > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan
> > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka
> > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi
> > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap,
> > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut
> > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
> >
> >
> > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas*
> >
> > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
> > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan
> > kita.
> >
> > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah
> > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha
> > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang
> > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya
> > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru
> > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di
> > sampingnya. Mereka luar biasa agung.
> >
> > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa,
> > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen
> > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat
> > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya
> > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut
> > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat
> > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh
> > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari
> > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa
> > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar
> > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan
> > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan
> > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah
> > jam.
> >
> >
> > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
> > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
> > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
> > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
> > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
> > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
> > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus
> > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal
> > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang
> > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan
> > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa
> > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika
> > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh
> > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali.
> >
> > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> > memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
> > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan
> > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih
> > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu
> > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah
> > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa
> > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya
> > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang
> > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya,
> > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang
> > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya
> > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa
> > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya
> > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi
> > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa
> > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau
> > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan
> > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas
> > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas,
> > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya,
> > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah
> > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat
> > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai
> > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa.
> > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai
> > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi
> > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka
> > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik.
> > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati
> > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya
> > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
> >
> > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari,
> > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya
> > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari
> > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya
> > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan
> > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam
> > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya
> > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk
> > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan,
> > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos
> > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di
> > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat
> > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya.
> >
> > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia
> > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut
> > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar
> > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat
> > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia
> > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga
> > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga
> > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar
> > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih
> > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan
> > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat.
> > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda,
> > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa
> > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi
> > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan
> > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya
> > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya
> > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah
> > saya musnahkan.
> >
> > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
> > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
> > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
> > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
> > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di
> > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung
> > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada
> > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk
> > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari
> > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan
> > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar
> > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos
> > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua
> > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah
> > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya
> > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya
> > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya
> > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui
> > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu
> > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa
> > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka
> > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos
> > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan
> > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di
> > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih
> > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang
> > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata
> > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat.
> > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah
> > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung
> > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri,
> > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari
> > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan
> > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak
> > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit
> > mereka.
> >
> > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
> > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya
> > di sini.
> >
> > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
> > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
> > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
> > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam
> > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada
> > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
> > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
> >
> > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
> > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
> >
> > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> > dengan belas kasih anda.
> >
> >
> >
> >
> > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> >
> >
> > Dafa Yang Maha Agung
> >
> > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari*
> > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
> >
> > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm>
> >
> >
> > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya,
> > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya
> > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
> > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
> > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
> > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
> > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit
> > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu
> > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan
> > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus
> > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya
> > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya
> > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya
> > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya
> > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti
> > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun,
> > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat
> > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk
> > tersebut.
> >
> > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
> > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya
> > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
> > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
> > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
> > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
> > dan tidak menyeramkan lagi.
> >
> > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
> > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang
> > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
> > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
> > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena
> > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
> > terbuka"
> >
> > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya
> > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya
> > merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
> > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
> > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
> >
> > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
> >
> > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
> >
> > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
> > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
> > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat
> > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya
> > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya
> > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang
> > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali.
> > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan
> > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina.
> > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa,
> > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang
> > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian
> > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan
> > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada
> > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau
> > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang
> > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak
> > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa
> > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari
> > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan
> > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya
> > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik
> > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya
> > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu
> > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke
> > atas.
> >
> > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi
> > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat
> > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha,
> > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak
> > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
> >
> > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
> > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin
> > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak
> > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu
> > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah
> > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi
> > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan
> > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan
> > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha
> > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya
> > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking
> > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya
> > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab
> > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat
> > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad
> > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak
> > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar
> > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali,
> > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh
> > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi
> > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta
> > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang
> > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun
> > ke bumi oleh Shifu.
> >
> > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
> > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
> >
> >
> > Catatan :
> > Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma
> > Da Fa (dibaca `Ta Fa') – Maha Hukum
> > Fa Lun – Roda Hukum
> > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar
> >  
> >
>
>
>
> --
> Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
> Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com
>
> :: ...we should cherish the life we live... ::
>




Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by Agung Pindha :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


hehehe... ciri ciri khas orang gaptek ,
apalgi baru nyoba laptop asing... soooorrry..

shanti,


--- In Spiritual-Indonesia@..., bens.sudjanto@... wrote:

>
> Wah bener2 nih Bli Agung, sampai 3X kirim. I do, I do, I do (ABBA)
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: "IGusti Agung" <agungpindha@...>
>
> Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34
> To: <Spiritual-Indonesia@...>
> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa
>
>
> bukankah itu lebih baik?
> coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri,
> semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import?
> kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara.
> yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal.
>
> shanti is sedih campur mangkel.
>
>
>
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@> wrote:
> >
> > Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:)
> >
> > Powered by S9®
> >
> > -----Original Message-----
> > From: David Silalahi <davidfr766hi@>
> >
> > Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38
> > To: <Spiritual-Indonesia@...>
> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa
> >
> >
> > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan?
> >
> > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@>
> >
> > >
> > >
> > >
> > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> > > ------------------------------------------------------------------
> > >
> > > *KATA  ULASAN*
> > >
> > >
> > >
> > >         Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
> > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
> > >
> > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
> > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
> > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori
> > > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset.
> > > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci,
> > > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas
> > > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul
> > > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi
> > > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta
> > > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang
> > > disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut Fa oleh aliran Buddha.
> > >
> > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> > > bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
> > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik,
> > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang
> > > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti
> > > itu ?"  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu
> > > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan
> > > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang terbang amat
> > > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni
> > > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami
> > > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati
> > > akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan tidak berani
> > > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas
> > > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin
> > > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin
> > > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa
> > > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik
> > > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan
> > > pandangan yang benar.
> > >
> > > Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi
> > > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani
> > > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras
> > > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu
> > > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari
> > > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka
> > > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat
> > > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah
> > > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat.
> > > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi
> > > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat
> > > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai
> > > ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
> > >
> > > Li Hongzhi
> > > 2 Juni 1992
> > >
> > >
> > > .:.
> > >
> > >
> > > **Struktur Alam SemestA**
> > >
> > >  Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
> > >
> > > :::
> > >
> > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> > >
> > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam
> > > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
> > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
> > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
> > > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
> > > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta
> > > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta
> > > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari
> > > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya
> > > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
> > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
> > > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
> > > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
> > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
> > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
> > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
> > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta
> > > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom,
> > > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul.
> > > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel
> > > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah
> > > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa
> > > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu
> > > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
> > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
> > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
> > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
> > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
> > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang
> > > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari
> > > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil
> > > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
> > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
> > > seluruh badan langit.
> > >
> > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
> > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang
> > > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun
> > > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang
> > > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan
> > > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta
> > > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka
> > > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan
> > > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat
> > > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak
> > > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga
> > > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia
> > > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
> > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
> > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel
> > > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel
> > > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di
> > > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat
> > > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah
> > > kecil.
> > >
> > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan
> > > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu
> > > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul.
> > > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar
> > > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada
> > > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara
> > > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume
> > > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu,
> > > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya
> > > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika
> > > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan
> > > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal
> > > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku
> > > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan
> > > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat
> > > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri.
> > > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah
> > > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara
> > > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark,
> > > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino.
> > > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi,
> > > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka
> > > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha.
> > >
> > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
> > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu
> > > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan
> > > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini
> > > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
> > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> > > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
> > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
> > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
> > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam
> > > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak
> > > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa
> > > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu
> > > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
> > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak
> > > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak
> > > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus
> > > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia
> > > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan
> > > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin
> > > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
> > >
> > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini.
> > > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
> > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
> > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
> > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja,
> > > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll.
> > > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi
> > > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit
> > > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak
> > > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat
> > > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil.
> > > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil
> > > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> > > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
> > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa
> > > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa
> > > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat
> > > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana.
> > >
> > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
> > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
> > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
> > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
> > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam
> > > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> > > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
> > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian
> > > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya
> > > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak
> > > besar dari kebenaran.
> > >
> > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
> > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
> > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa
> > > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat
> > > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia
> > > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
> > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
> > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh
> > > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
> > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
> > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
> > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
> > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> > >
> > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata
> > > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral,
> > > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau,
> > > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang
> > > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan
> > > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan
> > > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak
> > > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak,
> > > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek,
> > > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri.
> > > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah
> > > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika.
> > > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia
> > > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan
> > > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi
> > > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis
> > > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan
> > > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk
> > > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika
> > > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di
> > > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini
> > > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?!
> > > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya,
> > > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling
> > > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping
> > > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal
> > > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara
> > > sambil lalu isu ini telah dibahas.
> > >
> > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
> > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
> > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat
> > > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah
> > > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali.
> > > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa
> > > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak
> > > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan
> > > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa
> > > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia
> > > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti
> > > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua
> > > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang
> > > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir
> > > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian
> > > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang
> > > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida
> > > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah
> > > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan
> > > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya
> > > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah
> > > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun
> > > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik
> > > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di
> > > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat
> > > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka
> > > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau.
> > >
> > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
> > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
> > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya
> > > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
> > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara
> > > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan
> > > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir
> > > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu
> > > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang
> > > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh
> > > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat
> > > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak.
> > > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun,
> > > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal
> > > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik
> > > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai
> > > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan
> > > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini
> > > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya
> > > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama
> > > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
> > > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi
> > > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi
> > > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil,
> > > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam
> > > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa
> > > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada
> > > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu
> > > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap
> > > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> > >
> > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
> > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai
> > > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan.
> > > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta
> > > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang
> > > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya,
> > > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka
> > > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat
> > > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk
> > > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang
> > > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka.
> > > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan
> > > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi
> > > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang
> > > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak
> > > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang
> > > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi
> > > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah
> > > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi
> > > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa
> > > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> > >
> > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
> > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi
> > > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di
> > > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah
> > > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja
> > > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari
> > > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang
> > > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang
> > > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan
> > > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah.
> > > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi.
> > > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi,
> > > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit.
> > > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan,
> > > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas
> > > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika
> > > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena
> > > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya
> > > berbeda dari manusia.
> > >
> > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
> > > Yuan Siao Thn 2003
> > >
> > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
> > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
> > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> > >
> > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang
> > > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang
> > > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain,
> > > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
> > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi
> > > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang
> > > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda
> > > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam
> > > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda.
> > > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian
> > > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah)
> > >
> > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
> > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian
> > > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga.
> > > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada
> > > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan
> > > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang
> > > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang,
> > > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan
> > > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat
> > > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada
> > > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa,
> > > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia,
> > > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada
> > > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu
> > > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada
> > > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda.
> > > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang
> > > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi
> > > pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> > >
> > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
> > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu
> > > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik
> > > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup
> > > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya
> > > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain.
> > > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh
> > > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri
> > > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga
> > > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja,
> > > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang
> > > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat
> > > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur
> > > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa.
> > > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi
> > > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu
> > > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu
> > > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini
> > > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur
> > > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah)
> > >
> > >
> > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81:
> > > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada
> > > kehidupan di berbagai tingkat.*
> > >
> > > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang
> > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam  surga
> > > mana?*
> > > *Guru:*  Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan
> > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir
> > > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada
> > > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari
> > > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa
> > > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai
> > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang
> > > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang
> > > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak
> > > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di
> > > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi
> > > manusia.
> > >
> > > *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu*
> > > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta.
> > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup?
> > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?*
> > > *Guru:*  Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran
> > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan
> > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu
> > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda,
> > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik.
> > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan
> > > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat
> > > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi
> > > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara
> > > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan
> > > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka
> > > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi
> > > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap,
> > > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut
> > > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan.
> > >
> > >
> > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> > >
> > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat
> > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas*
> > >
> > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan
> > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan
> > > kita.
> > >
> > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah
> > > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha
> > > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang
> > > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya
> > > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru
> > > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di
> > > sampingnya. Mereka luar biasa agung.
> > >
> > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan
> > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa,
> > > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen
> > > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat
> > > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya
> > > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut
> > > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat
> > > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh
> > > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari
> > > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa
> > > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar
> > > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan
> > > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan
> > > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah
> > > jam.
> > >
> > >
> > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan
> > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya
> > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam
> > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi
> > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh
> > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul.
> > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos.
> > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah
> > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus
> > > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal
> > > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang
> > > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan
> > > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa
> > > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika
> > > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh
> > > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali.
> > >
> > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan
> > > memancarkan pikiran lurus.
> > >
> > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah
> > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian
> > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan
> > > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih
> > > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu
> > > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah
> > > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa
> > > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya
> > > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang
> > > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya,
> > > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang
> > > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya
> > > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa
> > > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya
> > > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi
> > > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa
> > > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau
> > > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan
> > > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas
> > > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas,
> > > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya,
> > > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah
> > > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat
> > > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai
> > > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa.
> > > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai
> > > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi
> > > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka
> > > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik.
> > > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati
> > > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya
> > > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat.
> > >
> > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari,
> > > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya
> > > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari
> > > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya
> > > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan
> > > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam
> > > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya
> > > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk
> > > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan,
> > > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos
> > > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di
> > > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat
> > > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya.
> > >
> > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia
> > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia
> > > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut
> > > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar
> > > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat
> > > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia
> > > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga
> > > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga
> > > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar
> > > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih
> > > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan
> > > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat.
> > > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda,
> > > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa
> > > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi
> > > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan
> > > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya
> > > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya
> > > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah
> > > saya musnahkan.
> > >
> > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang
> > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan
> > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti
> > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya.
> > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran
> > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di
> > > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung
> > > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada
> > > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk
> > > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari
> > > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan
> > > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar
> > > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos
> > > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua
> > > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah
> > > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya
> > > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya
> > > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya
> > > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui
> > > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu
> > > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa
> > > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka
> > > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos
> > > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan
> > > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di
> > > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak
> > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih
> > > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang
> > > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata
> > > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat.
> > > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah
> > > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung
> > > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri,
> > > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari
> > > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan
> > > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak
> > > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit
> > > mereka.
> > >
> > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika
> > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat
> > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya
> > > di sini.
> > >
> > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi
> > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara
> > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan
> > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas,
> > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam
> > > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada
> > > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa;
> > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya.
> > >
> > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian
> > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus.
> > >
> > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat
> > > dengan belas kasih anda.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI):
> > >
> > >
> > > Dafa Yang Maha Agung
> > >
> > > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari*
> > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005
> > >
> > > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm>
> > >
> > >
> > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi
> > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya.
> > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya,
> > > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya
> > > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli.
> > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya
> > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan
> > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong
> > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat
> > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam
> > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya
> > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan,
> > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit
> > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang.
> > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit
> > > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu
> > > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan
> > > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus
> > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya
> > > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya
> > > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya
> > > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya
> > > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti
> > > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun,
> > > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat
> > > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk
> > > tersebut.
> > >
> > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak
> > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya
> > > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada
> > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca
> > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku
> > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang
> > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus
> > > dan tidak menyeramkan lagi.
> > >
> > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya
> > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya
> > > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang
> > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan
> > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan
> > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut
> > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena
> > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah
> > > terbuka"
> > >
> > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya
> > > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya
> > > merasa sangat aneh kok bias begitu ?
> > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung
> > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung
> > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut
> > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga
> > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi
> > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi.
> > >
> > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala
> > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya
> > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan.
> > >
> > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami
> > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan
> > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya.
> > >
> > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya
> > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta,
> > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat
> > > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya
> > > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya
> > > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang
> > > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali.
> > > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan
> > > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina.
> > > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa,
> > > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang
> > > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian
> > > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan
> > > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada
> > > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau
> > > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang
> > > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak
> > > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa
> > > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari
> > > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan
> > > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya
> > > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik
> > > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya
> > > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu
> > > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke
> > > atas.
> > >
> > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi
> > > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat
> > > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha,
> > > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak
> > > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya.
> > >
> > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk
> > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin
> > > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak
> > > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu
> > > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah
> > > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi
> > > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan
> > > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan
> > > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi.
> > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas
> > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha
> > > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya
> > > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking
> > > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya
> > > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab
> > > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat
> > > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad
> > > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak
> > > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar
> > > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali,
> > > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh
> > > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi
> > > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta
> > > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang
> > > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun
> > > ke bumi oleh Shifu.
> > >
> > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada
> > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun
> > > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao……….
> > >
> > >
> > > Catatan :
> > > Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma
> > > Da Fa (dibaca `Ta Fa') – Maha Hukum
> > > Fa Lun – Roda Hukum
> > > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar
> > >  
> > >
> >
> >
> >
> > --
> > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%?
> > Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com
> >
> > :: ...we should cherish the life we live... ::
> >
>



Re: Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa

by bens.sudjanto :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Sebenarnya tak ada import eksport, itu koneksitas dan universalitas lintas batas tanpa batas.

Yg menyedihkan adalah illusi kemasan komoditas agama sbg alat kendali dan illusi kuasa manusia thd manusia lain.
Kasihan ya orang yg belum tahu harga dirinya, maka dirinya dijadikan komoditas yg dijual kesana kemari seharga setali tiga uang.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "IGusti Agung" <agungpindha@...>

Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34
To: <Spiritual-Indonesia@...>
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa


bukankah itu lebih baik?
coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri,
semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import?
kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara.
yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal.

shanti is sedih campur mangkel.




--- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> wrote:

>
> Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:)
>
> Powered by S9®
>
> -----Original Message-----
> From: David Silalahi <davidfr766hi@...>
>
> Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38
> To: <Spiritual-Indonesia@...>
> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa
>
>
> bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan?
>
> 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...>
>
> >
> >
> >
> > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang
> > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa.
> > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat.
> > ------------------------------------------------------------------
> >
> > *KATA  ULASAN*
> >
> >
> >
> >         Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu
> > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia.
> > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah
> > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya
> > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak
> > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri.
> >
> > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua
> > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah
> > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori
> > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset.
> > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci,
> > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas
> > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul
> > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi
> > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta
> > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang
> > disebut Tao oleh aliran Tao,  dan disebut Fa oleh aliran Buddha.
> >
> > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah
> > bagian dari misteri alam semesta.  Ketika kita menyebut fenomena spesifik
> > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik,
> > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang
> > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti
> > itu ?"  Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu
> > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan
> > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa  yang terbang amat
> > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni
> > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami
> > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati
> > akan wujud tulen alam semesta.  Sebagian orang bahkan tidak berani
> > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas
> > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin
> > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin
> > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa
> > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik
> > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan
> > pandangan yang benar.
> >
> > Ideologi pembimbing  ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset
> > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni
> > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang
> > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat,
> > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi
> > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani
> > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras
> > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu
> > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari
> > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka
> > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat
> > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah
> > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat.
> > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi
> > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat
> > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai
> > ruang, jiwa serta segenap alam semesta.
> >
> > Li Hongzhi
> > 2 Juni 1992
> >
> >
> > .:.
> >
> >
> > **Struktur Alam SemestA**
> >
> >  Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua
> > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan
> > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi)
> >
> > :::
> >
> > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997
> >
> > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam
> > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya
> > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu
> > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak
> > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak
> > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada
> > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta
> > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta
> > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari
> > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya
> > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi
> > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun
> > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau
> > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui
> > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang
> > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu
> > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini.
> > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun
> > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa
> > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam
> > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta
> > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom,
> > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul.
> > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel
> > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah
> > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa
> > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu
> > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah
> > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom
> > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu
> > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti
> > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa
> > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke
> > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang
> > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari
> > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil
> > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar
> > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu
> > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel.
> > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di
> > seluruh badan langit.
> >
> > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika
> > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan
> > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan
> > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu
> > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang
> > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun
> > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang
> > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan
> > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta
> > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka
> > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan
> > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat
> > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak
> > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga
> > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia
> > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh
> > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara
> > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel.
> > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan
> > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang
> > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel
> > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel
> > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di
> > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat
> > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah
> > kecil.
> >
> > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan
> > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya
> > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan
> > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu
> > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul.
> > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar
> > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada
> > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara
> > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume
> > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu,
> > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya
> > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika
> > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan
> > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal
> > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku
> > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan
> > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat
> > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri.
> > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah
> > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara
> > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark,
> > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino.
> > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi,
> > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka
> > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha.
> >
> > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu
> > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu
> > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan
> > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini
> > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan
> > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu;
> > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi
> > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi.
> > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa
> > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada
> > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan
> > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam
> > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak
> > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa
> > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu
> > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika
> > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu
> > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak
> > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak
> > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus
> > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia
> > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan
> > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin
> > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini.
> >
> > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari
> > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini.
> > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan
> > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya
> > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah
> > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja,
> > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll.
> > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari
> > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi
> > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit
> > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak
> > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat
> > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil.
> > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil
> > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul
> > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang
> > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai
> > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa
> > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat
> > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa
> > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa
> > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat
> > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana.
> >
> > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih
> > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu
> > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang
> > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya
> > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah
> > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam
> > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita
> > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui
> > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja,
> > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan
> > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian
> > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya
> > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak
> > besar dari kebenaran.
> >
> > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses
> > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu
> > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara
> > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa
> > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat
> > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia
> > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia
> > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari
> > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh
> > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses
> > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari
> > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak
> > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu
> > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia
> > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup
> > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut.
> >
> > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata
> > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral,
> > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau,
> > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang
> > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan
> > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan
> > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak
> > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak,
> > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek,
> > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri.
> > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah
> > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika.
> > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia
> > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan
> > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi
> > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis
> > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan
> > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk
> > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika
> > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di
> > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini
> > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?!
> > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya,
> > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling
> > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping
> > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal
> > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara
> > sambil lalu isu ini telah dibahas.
> >
> > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa
> > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban
> > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi
> > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat
> > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah
> > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali.
> > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa
> > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak
> > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan
> > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa
> > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia
> > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti
> > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua
> > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang
> > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir
> > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian
> > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang
> > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida
> > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah
> > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan
> > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya
> > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah
> > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun
> > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik
> > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di
> > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat
> > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka
> > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau.
> >
> > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang
> > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan
> > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan
> > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode
> > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya
> > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan
> > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara
> > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan
> > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir
> > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu
> > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang
> > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh
> > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat
> > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak.
> > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun,
> > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal
> > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik
> > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai
> > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan
> > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini
> > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya
> > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama
> > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan
> > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi
> > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi
> > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil,
> > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam
> > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa
> > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada
> > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu
> > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang
> > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap
> > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini.
> >
> > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini.
> > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya
> > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai
> > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan.
> > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta
> > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang
> > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya,
> > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka
> > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat
> > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk
> > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang
> > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka.
> > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan
> > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi
> > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang
> > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak
> > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang
> > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi
> > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah
> > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi
> > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa
> > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya.
> >
> > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat
> > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat
> > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang.
> > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu
> > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi
> > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di
> > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah
> > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja
> > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari
> > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang
> > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang
> > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan
> > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah.
> > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi.
> > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi,
> > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit.
> > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan,
> > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas
> > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika
> > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena
> > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya
> > berbeda dari manusia.
> >
> > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari
> > Yuan Siao Thn 2003
> >
> > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam
> > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus
> > masuk dalam tubuh pengikut Dafa?
> >
> > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang
> > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang
> > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain,
> > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika
> > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi
> > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang
> > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda
> > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam
> > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda.
> > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian
> > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah)
> >
> > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan
> > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk,
> > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian
> > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga.
> > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada
> > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan
> > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang
> > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang,
> > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan
> > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat
> > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada
> > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa,
> > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia,
> > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada
> > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu
> > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada
> > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda.
> > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang
> > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi
> > pada berbagai tingkatan dibawahnya.
> >
> > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu
> &g