|
View:
New views
20 Messages
—
Rating Filter:
Alert me
|
| < Prev | 1 - 2 - 3 - 4 | Next > |
|
|
Re: Struktur Alam Semesta dari Dafasetuju mas Bens , karena sejak dulupun memang sudah berhubungan , terbukti dari sarcophagus yang ditemukan di bali dan temapt lain. Kalau dari dulu masih berhubungan sampai searang ,jadi EXIM itu memang relevan , karena memang sudah ada dari dulu , di israel dan di nusantara... so , Exim hanya ada karena ada batasan ilusi penguasa.. maybe. mungkin suatu saat juga bakala bersatu lagi as a steam will be back becomung a water.. shanti. --- In Spiritual-Indonesia@..., bens.sudjanto@... wrote: > > Sebenarnya tak ada import eksport, itu koneksitas dan universalitas lintas batas tanpa batas. > > Yg menyedihkan adalah illusi kemasan komoditas agama sbg alat kendali dan illusi kuasa manusia thd manusia lain. > Kasihan ya orang yg belum tahu harga dirinya, maka dirinya dijadikan komoditas yg dijual kesana kemari seharga setali tiga uang. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> > > Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34 > To: <Spiritual-Indonesia@...> > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > bukankah itu lebih baik? > coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri, > semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import? > kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara. > yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal. > > shanti is sedih campur mangkel. > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@> wrote: > > > > Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:) > > > > Powered by S9® > > > > -----Original Message----- > > From: David Silalahi <davidfr766hi@> > > > > Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38 > > To: <Spiritual-Indonesia@...> > > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > > > > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan? > > > > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@> > > > > > > > > > > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > > > ------------------------------------------------------------------ > > > > > > *KATA ULASAN* > > > > > > > > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia. > > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya > > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak > > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > > > > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua > > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah > > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori > > > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset. > > > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci, > > > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas > > > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul > > > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi > > > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta > > > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang > > > disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut Fa oleh aliran Buddha. > > > > > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > > > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik > > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik, > > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang > > > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti > > > itu ?" Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu > > > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan > > > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang terbang amat > > > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni > > > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami > > > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati > > > akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan tidak berani > > > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas > > > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin > > > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin > > > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa > > > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik > > > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan > > > pandangan yang benar. > > > > > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang > > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi > > > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani > > > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras > > > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu > > > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari > > > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka > > > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat > > > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah > > > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat. > > > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi > > > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat > > > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai > > > ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > > > > > Li Hongzhi > > > 2 Juni 1992 > > > > > > > > > .:. > > > > > > > > > **Struktur Alam SemestA** > > > > > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan > > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi) > > > > > > ::: > > > > > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam > > > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya > > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu > > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak > > > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > > > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta > > > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta > > > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari > > > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya > > > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi > > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun > > > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > > > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang > > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu > > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini. > > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun > > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa > > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta > > > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom, > > > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul. > > > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel > > > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah > > > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa > > > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu > > > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah > > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu > > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti > > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa > > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke > > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang > > > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari > > > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil > > > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar > > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di > > > seluruh badan langit. > > > > > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan > > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu > > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang > > > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun > > > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang > > > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta bukan > > > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta > > > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka > > > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan > > > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat > > > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak > > > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga > > > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia > > > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel. > > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan > > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang > > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel > > > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel > > > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di > > > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat > > > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah > > > kecil. > > > > > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan > > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya > > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan > > > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu > > > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul. > > > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar > > > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada > > > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara > > > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume > > > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu, > > > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya > > > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika > > > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan > > > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal > > > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku > > > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan > > > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat > > > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri. > > > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah > > > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara > > > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, > > > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. > > > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, > > > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka > > > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha. > > > > > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu > > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu > > > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan > > > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini > > > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan > > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > > > kultivator-kultivator bisa satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi. > > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada > > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan > > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam > > > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak > > > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa > > > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu > > > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika > > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak > > > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak > > > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus > > > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia > > > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan > > > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin > > > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini. > > > > > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini. > > > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan > > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya > > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah > > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja, > > > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll. > > > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi > > > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit > > > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak > > > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat > > > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. > > > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil > > > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > > > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai > > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat > > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa > > > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa > > > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat > > > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana. > > > > > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu > > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang > > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya > > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah > > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam > > > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > > > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui > > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian > > > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya > > > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak > > > besar dari kebenaran. > > > > > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu > > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara > > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa > > > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat > > > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia > > > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia > > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari > > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh > > > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses > > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak > > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu > > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup > > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > > > > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata > > > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral, > > > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau, > > > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang > > > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan > > > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan > > > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak > > > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak, > > > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek, > > > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri. > > > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah > > > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika. > > > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia > > > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan > > > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi > > > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis > > > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan > > > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk > > > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika > > > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di > > > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini > > > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?! > > > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya, > > > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling > > > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping > > > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal > > > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara > > > sambil lalu isu ini telah dibahas. > > > > > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa > > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban > > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat > > > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah > > > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali. > > > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa > > > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak > > > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan > > > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa > > > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia > > > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti > > > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua > > > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang > > > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir > > > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian > > > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang > > > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida > > > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah > > > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan > > > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya > > > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah > > > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun > > > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik > > > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di > > > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat > > > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka > > > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau. > > > > > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang > > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode > > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya > > > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan > > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara > > > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan > > > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir > > > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu > > > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang > > > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh > > > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat > > > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak. > > > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun, > > > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal > > > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik > > > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai > > > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan > > > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini > > > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya > > > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama > > > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > > > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi > > > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi > > > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, > > > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam > > > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > > > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada > > > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu > > > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap > > > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > > > > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya > > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai > > > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan. > > > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta > > > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang > > > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya, > > > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka > > > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat > > > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk > > > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang > > > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka. > > > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan > > > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi > > > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang > > > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak > > > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang > > > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi > > > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah > > > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi > > > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa > > > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > > > > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat > > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu > > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi > > > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di > > > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah > > > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja > > > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari > > > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang > > > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu pemahaman dari suatu ruang > > > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan > > > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah. > > > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi. > > > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi, > > > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit. > > > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan, > > > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas > > > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika > > > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena > > > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya > > > berbeda dari manusia. > > > > > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari > > > Yuan Siao Thn 2003 > > > > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam > > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus > > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > > > > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang > > > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang > > > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain, > > > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika > > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi > > > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang > > > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda > > > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam > > > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda. > > > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian > > > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah) > > > > > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk, > > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian > > > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga. > > > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada > > > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan > > > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang > > > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang, > > > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan > > > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat > > > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada > > > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa, > > > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia, > > > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada > > > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu > > > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada > > > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda. > > > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang > > > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi > > > pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > > > > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu > > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu > > > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik > > > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup > > > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya > > > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain. > > > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh > > > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri > > > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga > > > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja, > > > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang > > > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat > > > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur > > > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa. > > > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi > > > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu > > > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > > > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini > > > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur > > > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah) > > > > > > > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: > > > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > > > kehidupan di berbagai tingkat.* > > > > > > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang > > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > > > mana?* > > > *Guru:* Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir > > > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada > > > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari > > > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa > > > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai > > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang > > > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang > > > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak > > > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di > > > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi > > > manusia. > > > > > > *[4 of 4] Alam Semesta Pemusnahan alam & pemusnahan individu* > > > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup? > > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?* > > > *Guru:* Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan > > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik. > > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan > > > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat > > > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi > > > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara > > > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan > > > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka > > > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi > > > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap, > > > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut > > > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas* > > > > > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan > > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan > > > kita. > > > > > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah > > > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha > > > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang > > > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya > > > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru > > > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di > > > sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > > > > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa, > > > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen > > > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat > > > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya > > > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut > > > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat > > > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh > > > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari > > > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa > > > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar > > > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan > > > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan > > > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah > > > jam. > > > > > > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan > > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya > > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam > > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi > > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh > > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul. > > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos. > > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah > > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus > > > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal > > > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang > > > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan > > > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa > > > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika > > > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh > > > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali. > > > > > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > > > memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah > > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian > > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan > > > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih > > > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu > > > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah > > > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa > > > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya > > > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang > > > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya, > > > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang > > > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya > > > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa > > > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya > > > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi > > > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa > > > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau > > > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan > > > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas > > > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, > > > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, > > > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah > > > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > > > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai > > > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. > > > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai > > > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi > > > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka > > > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. > > > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > > > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya > > > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > > > > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari, > > > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya > > > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari > > > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya > > > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan > > > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam > > > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya > > > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk > > > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan, > > > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos > > > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di > > > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat > > > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya. > > > > > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia > > > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut > > > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar > > > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat > > > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia > > > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga > > > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga > > > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar > > > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih > > > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. > > > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, > > > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa > > > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi > > > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan > > > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya > > > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya > > > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah > > > saya musnahkan. > > > > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang > > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan > > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti > > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya. > > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran > > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di > > > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung > > > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada > > > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk > > > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari > > > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan > > > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar > > > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos > > > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua > > > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah > > > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya > > > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya > > > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya > > > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui > > > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu > > > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa > > > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka > > > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > > > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > > > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > > > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih > > > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang > > > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata > > > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat. > > > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah > > > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung > > > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri, > > > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari > > > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak > > > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit > > > mereka. > > > > > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika > > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya > > > di sini. > > > > > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi > > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara > > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas, > > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam > > > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada > > > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa; > > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > > > > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian > > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > > > dengan belas kasih anda. > > > > > > > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > > > > Dafa Yang Maha Agung > > > > > > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari* > > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > > > > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm> > > > > > > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya, > > > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya > > > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya > > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong > > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat > > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam > > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya > > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan, > > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang. > > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit > > > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu > > > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan > > > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus > > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya > > > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya > > > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya > > > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya > > > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti > > > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun, > > > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat > > > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk > > > tersebut. > > > > > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak > > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya > > > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada > > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca > > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku > > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang > > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus > > > dan tidak menyeramkan lagi. > > > > > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya > > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya > > > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang > > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan > > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan > > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut > > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena > > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah > > > terbuka" > > > > > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya > > > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya > > > merasa sangat aneh kok bias begitu ? > > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung > > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut > > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga > > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > > > > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala > > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > > > > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami > > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > > > > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya > > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta, > > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat > > > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya > > > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya > > > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang > > > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali. > > > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan > > > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina. > > > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa, > > > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang > > > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian > > > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan > > > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada > > > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau > > > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang > > > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak > > > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa > > > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari > > > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan > > > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya > > > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik > > > saya terus akhirnya saya putuskan untuk balik turun tiba-tiba jreg saya > > > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu > > > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke > > > atas. > > > > > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi > > > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat > > > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha, > > > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak > > > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya. > > > > > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk > > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin > > > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak > > > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu > > > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah > > > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi > > > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan > > > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan > > > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha > > > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya > > > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking > > > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya > > > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab > > > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat > > > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad > > > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak > > > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar > > > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali, > > > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh > > > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi > > > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta > > > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang > > > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun > > > ke bumi oleh Shifu. > > > > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada > > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun > > > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao . > > > > > > > > > Catatan : > > > Fa hukum/ajaran/dharma/dhamma > > > Da Fa (dibaca `Ta Fa') Maha Hukum > > > Fa Lun Roda Hukum > > > Zhen-Shan-Ren Sejati, Baik dan Sabar > > > > > > > > > > > > > > -- > > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? > > Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com > > > > :: ...we should cherish the life we live... :: > > > |
|
|
Re: Struktur Alam Semesta dari Dafawualah.. sakne mas Bens,
jatahnya koq peringatan , warning terus... naik pangkatnya kapan? shanti. --- In Spiritual-Indonesia@..., bens.sudjanto@... wrote: > > Ya Mas Dipo, Bli Agung angliputi alam Indonesia, Aussie dan alam gaib, masing2 dapat jatah peringatan. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:20:15 > To: SI<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Mas Bens, > Kiriman mas Agung yang terakhir itu artinya: Mangkeloni.. > Hahaha... > > Salam, dipo > Powered by S9® > > -----Original Message----- > From: bens.sudjanto@... > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:12:45 > To: SI-mail<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Wah bener2 nih Bli Agung, sampai 3X kirim. I do, I do, I do (ABBA) > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> > > Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34 > To: <Spiritual-Indonesia@...> > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > bukankah itu lebih baik? > coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri, > semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import? > kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara. > yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal. > > shanti is sedih campur mangkel. > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@> wrote: > > > > Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:) > > > > Powered by S9® > > > > -----Original Message----- > > From: David Silalahi <davidfr766hi@> > > > > Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38 > > To: <Spiritual-Indonesia@...> > > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > > > > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan? > > > > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@> > > > > > > > > > > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > > > ------------------------------------------------------------------ > > > > > > *KATA ULASAN* > > > > > > > > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia. > > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya > > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak > > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > > > > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua > > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah > > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori > > > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset. > > > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci, > > > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas > > > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul > > > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi > > > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta > > > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang > > > disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut Fa oleh aliran Buddha. > > > > > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > > > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik > > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik, > > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang > > > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti > > > itu ?" Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu > > > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan > > > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang terbang amat > > > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni > > > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami > > > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati > > > akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan tidak berani > > > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas > > > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin > > > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin > > > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa > > > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik > > > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan > > > pandangan yang benar. > > > > > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang > > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi > > > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani > > > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras > > > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu > > > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari > > > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka > > > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat > > > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah > > > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat. > > > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi > > > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat > > > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai > > > ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > > > > > Li Hongzhi > > > 2 Juni 1992 > > > > > > > > > .:. > > > > > > > > > **Struktur Alam SemestA** > > > > > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan > > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi) > > > > > > ::: > > > > > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam > > > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya > > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu > > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak > > > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > > > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta > > > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta > > > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari > > > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya > > > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi > > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun > > > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > > > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang > > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu > > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini. > > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun > > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa > > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta > > > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom, > > > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul. > > > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel > > > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah > > > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa > > > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu > > > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah > > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu > > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti > > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa > > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke > > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang > > > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari > > > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil > > > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar > > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di > > > seluruh badan langit. > > > > > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan > > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu > > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang > > > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun > > > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang > > > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta bukan > > > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta > > > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka > > > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan > > > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat > > > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak > > > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga > > > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia > > > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel. > > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan > > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang > > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel > > > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel > > > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di > > > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat > > > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah > > > kecil. > > > > > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan > > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya > > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan > > > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu > > > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul. > > > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar > > > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada > > > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara > > > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume > > > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu, > > > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya > > > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika > > > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan > > > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal > > > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku > > > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan > > > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat > > > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri. > > > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah > > > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara > > > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, > > > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. > > > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, > > > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka > > > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha. > > > > > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu > > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu > > > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan > > > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini > > > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan > > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > > > kultivator-kultivator bisa satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi. > > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada > > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan > > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam > > > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak > > > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa > > > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu > > > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika > > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak > > > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak > > > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus > > > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia > > > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan > > > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin > > > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini. > > > > > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini. > > > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan > > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya > > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah > > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja, > > > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll. > > > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi > > > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit > > > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak > > > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat > > > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. > > > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil > > > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > > > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai > > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat > > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa > > > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa > > > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat > > > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana. > > > > > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu > > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang > > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya > > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah > > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam > > > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > > > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui > > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian > > > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya > > > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak > > > besar dari kebenaran. > > > > > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu > > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara > > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa > > > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat > > > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia > > > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia > > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari > > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh > > > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses > > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak > > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu > > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup > > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > > > > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata > > > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral, > > > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau, > > > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang > > > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan > > > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan > > > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak > > > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak, > > > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek, > > > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri. > > > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah > > > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika. > > > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia > > > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan > > > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi > > > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis > > > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan > > > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk > > > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika > > > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di > > > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini > > > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?! > > > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya, > > > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling > > > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping > > > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal > > > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara > > > sambil lalu isu ini telah dibahas. > > > > > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa > > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban > > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat > > > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah > > > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali. > > > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa > > > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak > > > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan > > > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa > > > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia > > > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti > > > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua > > > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang > > > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir > > > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian > > > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang > > > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida > > > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah > > > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan > > > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya > > > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah > > > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun > > > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik > > > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di > > > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat > > > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka > > > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau. > > > > > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang > > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode > > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya > > > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan > > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara > > > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan > > > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir > > > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu > > > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang > > > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh > > > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat > > > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak. > > > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun, > > > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal > > > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik > > > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai > > > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan > > > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini > > > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya > > > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama > > > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > > > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi > > > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi > > > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, > > > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam > > > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > > > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada > > > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu > > > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap > > > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > > > > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya > > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai > > > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan. > > > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta > > > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang > > > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya, > > > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka > > > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat > > > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk > > > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang > > > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka. > > > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan > > > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi > > > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang > > > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak > > > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang > > > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi > > > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah > > > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi > > > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa > > > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > > > > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat > > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu > > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi > > > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di > > > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah > > > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja > > > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari > > > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang > > > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu pemahaman dari suatu ruang > > > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan > > > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah. > > > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi. > > > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi, > > > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit. > > > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan, > > > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas > > > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika > > > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena > > > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya > > > berbeda dari manusia. > > > > > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari > > > Yuan Siao Thn 2003 > > > > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam > > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus > > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > > > > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang > > > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang > > > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain, > > > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika > > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi > > > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang > > > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda > > > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam > > > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda. > > > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian > > > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah) > > > > > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk, > > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian > > > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga. > > > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada > > > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan > > > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang > > > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang, > > > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan > > > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat > > > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada > > > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa, > > > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia, > > > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada > > > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu > > > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada > > > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda. > > > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang > > > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi > > > pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > > > > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu > > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu > > > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik > > > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup > > > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya > > > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain. > > > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh > > > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri > > > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga > > > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja, > > > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang > > > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat > > > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur > > > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa. > > > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi > > > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu > > > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > > > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini > > > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur > > > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah) > > > > > > > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: > > > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > > > kehidupan di berbagai tingkat.* > > > > > > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang > > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > > > mana?* > > > *Guru:* Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir > > > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada > > > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari > > > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa > > > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai > > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang > > > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang > > > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak > > > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di > > > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi > > > manusia. > > > > > > *[4 of 4] Alam Semesta Pemusnahan alam & pemusnahan individu* > > > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup? > > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?* > > > *Guru:* Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan > > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik. > > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan > > > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat > > > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi > > > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara > > > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan > > > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka > > > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi > > > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap, > > > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut > > > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas* > > > > > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan > > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan > > > kita. > > > > > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah > > > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha > > > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang > > > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya > > > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru > > > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di > > > sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > > > > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa, > > > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen > > > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat > > > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya > > > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut > > > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat > > > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh > > > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari > > > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa > > > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar > > > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan > > > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan > > > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah > > > jam. > > > > > > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan > > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya > > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam > > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi > > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh > > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul. > > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos. > > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah > > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus > > > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal > > > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang > > > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan > > > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa > > > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika > > > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh > > > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali. > > > > > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > > > memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah > > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian > > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan > > > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih > > > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu > > > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah > > > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa > > > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya > > > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang > > > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya, > > > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang > > > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya > > > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa > > > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya > > > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi > > > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa > > > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau > > > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan > > > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas > > > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, > > > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, > > > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah > > > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > > > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai > > > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. > > > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai > > > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi > > > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka > > > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. > > > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > > > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya > > > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > > > > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari, > > > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya > > > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari > > > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya > > > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan > > > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam > > > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya > > > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk > > > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan, > > > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos > > > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di > > > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat > > > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya. > > > > > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia > > > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut > > > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar > > > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat > > > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia > > > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga > > > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga > > > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar > > > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih > > > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. > > > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, > > > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa > > > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi > > > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan > > > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya > > > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya > > > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah > > > saya musnahkan. > > > > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang > > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan > > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti > > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya. > > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran > > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di > > > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung > > > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada > > > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk > > > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari > > > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan > > > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar > > > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos > > > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua > > > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah > > > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya > > > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya > > > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya > > > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui > > > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu > > > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa > > > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka > > > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > > > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > > > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > > > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih > > > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang > > > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata > > > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat. > > > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah > > > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung > > > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri, > > > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari > > > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak > > > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit > > > mereka. > > > > > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika > > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya > > > di sini. > > > > > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi > > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara > > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas, > > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam > > > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada > > > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa; > > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > > > > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian > > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > > > dengan belas kasih anda. > > > > > > > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > > > > Dafa Yang Maha Agung > > > > > > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari* > > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > > > > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm> > > > > > > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya, > > > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya > > > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya > > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong > > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat > > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam > > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya > > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan, > > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang. > > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit > > > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu > > > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan > > > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus > > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya > > > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya > > > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya > > > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya > > > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti > > > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun, > > > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat > > > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk > > > tersebut. > > > > > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak > > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya > > > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada > > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca > > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku > > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang > > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus > > > dan tidak menyeramkan lagi. > > > > > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya > > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya > > > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang > > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan > > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan > > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut > > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena > > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah > > > terbuka" > > > > > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya > > > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya > > > merasa sangat aneh kok bias begitu ? > > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung > > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut > > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga > > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > > > > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala > > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > > > > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami > > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > > > > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya > > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta, > > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat > > > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya > > > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya > > > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang > > > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali. > > > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan > > > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina. > > > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa, > > > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang > > > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian > > > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan > > > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada > > > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau > > > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang > > > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak > > > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa > > > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari > > > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan > > > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya > > > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik > > > saya terus akhirnya saya putuskan untuk balik turun tiba-tiba jreg saya > > > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu > > > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke > > > atas. > > > > > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi > > > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat > > > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha, > > > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak > > > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya. > > > > > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk > > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin > > > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak > > > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu > > > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah > > > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi > > > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan > > > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan > > > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha > > > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya > > > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking > > > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya > > > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab > > > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat > > > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad > > > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak > > > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar > > > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali, > > > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh > > > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi > > > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta > > > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang > > > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun > > > ke bumi oleh Shifu. > > > > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada > > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun > > > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao . > > > > > > > > > Catatan : > > > Fa hukum/ajaran/dharma/dhamma > > > Da Fa (dibaca `Ta Fa') Maha Hukum > > > Fa Lun Roda Hukum > > > Zhen-Shan-Ren Sejati, Baik dan Sabar > > > > > > > > > > > > > > -- > > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? > > Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com > > > > :: ...we should cherish the life we live... :: > > > |
|
|
Re: Struktur Alam Semesta dari Dafamas Dipo , mas Bens and all,
ada teman sahabat saya orang Kiwi , tidur dirumah lama, dia bilang temannya ini research untuk pasca sarjananya. Dia temukan orang Kiwi itu leluhurnya ang laki dari Indonesia sedang perempuannya dari ras lain , dari DNA nya.. kata dia lho. shanti is asli...... campuran --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> wrote: > > Mas Bens, > Tulisan sampeyan mengingatkan saya bahwa diantara Aussy dan New Zeland juga ada 'segitiga' kecil klo gak salah dekat dimana mas Agung tinggal.. > Makanya mas Agung betah disana... Monggo silahken di explore.. > > Salam, dipo > Powered by S9® > > -----Original Message----- > From: bens.sudjanto@... > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:24:17 > To: SI-mail<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Ya Mas Dipo, Bli Agung angliputi alam Indonesia, Aussie dan alam gaib, masing2 dapat jatah peringatan. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:20:15 > To: SI<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Mas Bens, > Kiriman mas Agung yang terakhir itu artinya: Mangkeloni.. > Hahaha... > > Salam, dipo > Powered by S9® > > -----Original Message----- > From: bens.sudjanto@... > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:12:45 > To: SI-mail<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Wah bener2 nih Bli Agung, sampai 3X kirim. I do, I do, I do (ABBA) > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> > > Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34 > To: <Spiritual-Indonesia@...> > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > bukankah itu lebih baik? > coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri, > semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import? > kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara. > yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal. > > shanti is sedih campur mangkel. > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@> wrote: > > > > Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:) > > > > Powered by S9® > > > > -----Original Message----- > > From: David Silalahi <davidfr766hi@> > > > > Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38 > > To: <Spiritual-Indonesia@...> > > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > > > > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan? > > > > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@> > > > > > > > > > > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > > > ------------------------------------------------------------------ > > > > > > *KATA ULASAN* > > > > > > > > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia. > > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya > > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak > > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > > > > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua > > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah > > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori > > > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset. > > > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci, > > > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas > > > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul > > > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi > > > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta > > > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang > > > disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut Fa oleh aliran Buddha. > > > > > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > > > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik > > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik, > > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang > > > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti > > > itu ?" Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu > > > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan > > > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang terbang amat > > > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni > > > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami > > > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati > > > akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan tidak berani > > > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas > > > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin > > > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin > > > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa > > > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik > > > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan > > > pandangan yang benar. > > > > > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang > > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi > > > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani > > > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras > > > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu > > > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari > > > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka > > > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat > > > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah > > > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat. > > > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi > > > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat > > > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai > > > ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > > > > > Li Hongzhi > > > 2 Juni 1992 > > > > > > > > > .:. > > > > > > > > > **Struktur Alam SemestA** > > > > > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan > > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi) > > > > > > ::: > > > > > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam > > > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya > > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu > > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak > > > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > > > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta > > > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta > > > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari > > > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya > > > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi > > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun > > > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > > > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang > > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu > > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini. > > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun > > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa > > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta > > > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom, > > > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul. > > > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel > > > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah > > > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa > > > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu > > > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah > > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu > > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti > > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa > > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke > > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang > > > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari > > > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil > > > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar > > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di > > > seluruh badan langit. > > > > > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan > > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu > > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang > > > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun > > > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang > > > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta bukan > > > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta > > > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka > > > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan > > > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat > > > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak > > > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga > > > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia > > > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel. > > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan > > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang > > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel > > > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel > > > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di > > > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat > > > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah > > > kecil. > > > > > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan > > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya > > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan > > > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu > > > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul. > > > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar > > > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada > > > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara > > > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume > > > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu, > > > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya > > > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika > > > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan > > > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal > > > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku > > > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan > > > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat > > > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri. > > > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah > > > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara > > > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, > > > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. > > > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, > > > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka > > > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha. > > > > > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu > > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu > > > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan > > > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini > > > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan > > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > > > kultivator-kultivator bisa satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi. > > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada > > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan > > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam > > > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak > > > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa > > > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu > > > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika > > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak > > > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak > > > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus > > > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia > > > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan > > > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin > > > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini. > > > > > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini. > > > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan > > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya > > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah > > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja, > > > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll. > > > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi > > > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit > > > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak > > > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat > > > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. > > > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil > > > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > > > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai > > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat > > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa > > > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa > > > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat > > > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana. > > > > > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu > > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang > > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya > > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah > > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam > > > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > > > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui > > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian > > > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya > > > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak > > > besar dari kebenaran. > > > > > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu > > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara > > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa > > > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat > > > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia > > > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia > > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari > > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh > > > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses > > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak > > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu > > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup > > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > > > > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata > > > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral, > > > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau, > > > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang > > > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan > > > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan > > > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak > > > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak, > > > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek, > > > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri. > > > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah > > > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika. > > > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia > > > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan > > > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi > > > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis > > > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan > > > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk > > > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika > > > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di > > > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini > > > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?! > > > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya, > > > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling > > > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping > > > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal > > > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara > > > sambil lalu isu ini telah dibahas. > > > > > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa > > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban > > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat > > > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah > > > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali. > > > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa > > > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak > > > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan > > > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa > > > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia > > > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti > > > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua > > > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang > > > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir > > > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian > > > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang > > > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida > > > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah > > > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan > > > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya > > > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah > > > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun > > > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik > > > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di > > > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat > > > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka > > > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau. > > > > > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang > > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode > > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya > > > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan > > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara > > > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan > > > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir > > > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu > > > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang > > > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh > > > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat > > > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak. > > > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun, > > > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal > > > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik > > > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai > > > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan > > > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini > > > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya > > > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama > > > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > > > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi > > > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi > > > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, > > > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam > > > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > > > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada > > > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu > > > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap > > > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > > > > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya > > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai > > > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan. > > > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta > > > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang > > > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya, > > > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka > > > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat > > > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk > > > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang > > > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka. > > > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan > > > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi > > > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang > > > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak > > > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang > > > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi > > > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah > > > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi > > > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa > > > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > > > > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat > > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu > > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi > > > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di > > > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah > > > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja > > > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari > > > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang > > > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu pemahaman dari suatu ruang > > > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan > > > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah. > > > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi. > > > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi, > > > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit. > > > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan, > > > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas > > > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika > > > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena > > > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya > > > berbeda dari manusia. > > > > > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari > > > Yuan Siao Thn 2003 > > > > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam > > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus > > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > > > > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang > > > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang > > > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain, > > > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika > > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi > > > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang > > > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda > > > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam > > > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda. > > > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian > > > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah) > > > > > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk, > > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian > > > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga. > > > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada > > > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan > > > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang > > > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang, > > > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan > > > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat > > > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada > > > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa, > > > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia, > > > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada > > > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu > > > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada > > > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda. > > > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang > > > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi > > > pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > > > > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu > > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu > > > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik > > > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup > > > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya > > > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain. > > > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh > > > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri > > > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga > > > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja, > > > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang > > > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat > > > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur > > > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa. > > > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi > > > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu > > > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > > > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini > > > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur > > > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah) > > > > > > > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: > > > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > > > kehidupan di berbagai tingkat.* > > > > > > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang > > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > > > mana?* > > > *Guru:* Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir > > > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada > > > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari > > > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa > > > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai > > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang > > > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang > > > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak > > > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di > > > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi > > > manusia. > > > > > > *[4 of 4] Alam Semesta Pemusnahan alam & pemusnahan individu* > > > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup? > > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?* > > > *Guru:* Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan > > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik. > > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan > > > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat > > > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi > > > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara > > > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan > > > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka > > > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi > > > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap, > > > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut > > > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas* > > > > > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan > > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan > > > kita. > > > > > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah > > > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha > > > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang > > > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya > > > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru > > > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di > > > sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > > > > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa, > > > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen > > > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat > > > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya > > > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut > > > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat > > > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh > > > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari > > > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa > > > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar > > > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan > > > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan > > > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah > > > jam. > > > > > > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan > > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya > > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam > > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi > > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh > > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul. > > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos. > > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah > > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus > > > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal > > > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang > > > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan > > > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa > > > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika > > > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh > > > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali. > > > > > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > > > memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah > > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian > > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan > > > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih > > > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu > > > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah > > > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa > > > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya > > > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang > > > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya, > > > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang > > > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya > > > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa > > > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya > > > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi > > > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa > > > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau > > > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan > > > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas > > > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, > > > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, > > > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah > > > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > > > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai > > > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. > > > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai > > > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi > > > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka > > > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. > > > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > > > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya > > > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > > > > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari, > > > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya > > > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari > > > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya > > > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan > > > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam > > > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya > > > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk > > > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan, > > > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos > > > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di > > > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat > > > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya. > > > > > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia > > > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut > > > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar > > > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat > > > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia > > > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga > > > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga > > > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar > > > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih > > > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. > > > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, > > > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa > > > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi > > > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan > > > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya > > > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya > > > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah > > > saya musnahkan. > > > > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang > > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan > > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti > > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya. > > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran > > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di > > > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung > > > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada > > > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk > > > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari > > > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan > > > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar > > > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos > > > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua > > > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah > > > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya > > > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya > > > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya > > > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui > > > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu > > > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa > > > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka > > > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > > > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > > > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > > > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih > > > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang > > > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata > > > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat. > > > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah > > > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung > > > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri, > > > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari > > > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak > > > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit > > > mereka. > > > > > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika > > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya > > > di sini. > > > > > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi > > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara > > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas, > > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam > > > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada > > > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa; > > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > > > > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian > > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > > > dengan belas kasih anda. > > > > > > > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > > > > Dafa Yang Maha Agung > > > > > > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari* > > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > > > > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm> > > > > > > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya, > > > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya > > > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya > > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong > > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat > > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam > > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya > > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan, > > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang. > > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit > > > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu > > > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan > > > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus > > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya > > > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya > > > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya > > > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya > > > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti > > > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun, > > > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat > > > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk > > > tersebut. > > > > > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak > > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya > > > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada > > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca > > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku > > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang > > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus > > > dan tidak menyeramkan lagi. > > > > > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya > > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya > > > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang > > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan > > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan > > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut > > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena > > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah > > > terbuka" > > > > > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya > > > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya > > > merasa sangat aneh kok bias begitu ? > > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung > > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut > > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga > > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > > > > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala > > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > > > > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami > > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > > > > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya > > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta, > > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat > > > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya > > > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya > > > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang > > > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali. > > > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan > > > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina. > > > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa, > > > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang > > > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian > > > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan > > > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada > > > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau > > > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang > > > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak > > > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa > > > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari > > > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan > > > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya > > > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik > > > saya terus akhirnya saya putuskan untuk balik turun tiba-tiba jreg saya > > > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu > > > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke > > > atas. > > > > > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi > > > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat > > > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha, > > > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak > > > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya. > > > > > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk > > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin > > > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak > > > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu > > > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah > > > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi > > > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan > > > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan > > > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha > > > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya > > > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking > > > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya > > > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab > > > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat > > > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad > > > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak > > > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar > > > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali, > > > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh > > > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi > > > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta > > > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang > > > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun > > > ke bumi oleh Shifu. > > > > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada > > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun > > > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao . > > > > > > > > > Catatan : > > > Fa hukum/ajaran/dharma/dhamma > > > Da Fa (dibaca `Ta Fa') Maha Hukum > > > Fa Lun Roda Hukum > > > Zhen-Shan-Ren Sejati, Baik dan Sabar > > > > > > > > > > > > > > -- > > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? > > Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com > > > > :: ...we should cherish the life we live... :: > > > |
|
|
Re: Re: Struktur Alam Semesta dari DafaHihihi...,
Klo sudah 'jatah'nya apa bisa ditolak? Ngabuuurrr. Dipo Powered by S9® -----Original Message----- From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> Date: Mon, 06 Jul 2009 12:33:02 To: <Spiritual-Indonesia@...> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa wualah.. sakne mas Bens, jatahnya koq peringatan , warning terus... naik pangkatnya kapan? shanti. --- In Spiritual-Indonesia@..., bens.sudjanto@... wrote: > > Ya Mas Dipo, Bli Agung angliputi alam Indonesia, Aussie dan alam gaib, masing2 dapat jatah peringatan. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:20:15 > To: SI<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Mas Bens, > Kiriman mas Agung yang terakhir itu artinya: Mangkeloni.. > Hahaha... > > Salam, dipo > Powered by S9® > > -----Original Message----- > From: bens.sudjanto@... > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:12:45 > To: SI-mail<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Wah bener2 nih Bli Agung, sampai 3X kirim. I do, I do, I do (ABBA) > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> > > Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34 > To: <Spiritual-Indonesia@...> > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > bukankah itu lebih baik? > coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri, > semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import? > kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara. > yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal. > > shanti is sedih campur mangkel. > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@> wrote: > > > > Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:) > > > > Powered by S9® > > > > -----Original Message----- > > From: David Silalahi <davidfr766hi@> > > > > Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38 > > To: <Spiritual-Indonesia@...> > > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > > > > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan? > > > > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@> > > > > > > > > > > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > > > ------------------------------------------------------------------ > > > > > > *KATA ULASAN* > > > > > > > > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia. > > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya > > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak > > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > > > > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua > > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah > > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori > > > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset. > > > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci, > > > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas > > > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul > > > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi > > > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta > > > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang > > > disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut Fa oleh aliran Buddha. > > > > > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > > > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik > > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik, > > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang > > > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti > > > itu ?" Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu > > > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan > > > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang terbang amat > > > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni > > > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami > > > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati > > > akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan tidak berani > > > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas > > > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin > > > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin > > > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa > > > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik > > > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan > > > pandangan yang benar. > > > > > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang > > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi > > > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani > > > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras > > > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu > > > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari > > > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka > > > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat > > > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah > > > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat. > > > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi > > > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat > > > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai > > > ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > > > > > Li Hongzhi > > > 2 Juni 1992 > > > > > > > > > .:. > > > > > > > > > **Struktur Alam SemestA** > > > > > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan > > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi) > > > > > > ::: > > > > > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam > > > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya > > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu > > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak > > > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > > > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta > > > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta > > > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari > > > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya > > > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi > > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun > > > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > > > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang > > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu > > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini. > > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun > > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa > > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta > > > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom, > > > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul. > > > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel > > > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah > > > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa > > > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu > > > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah > > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu > > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti > > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa > > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke > > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang > > > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari > > > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil > > > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar > > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di > > > seluruh badan langit. > > > > > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan > > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu > > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang > > > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun > > > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang > > > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan > > > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta > > > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka > > > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan > > > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat > > > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak > > > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga > > > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia > > > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel. > > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan > > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang > > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel > > > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel > > > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di > > > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat > > > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah > > > kecil. > > > > > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan > > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya > > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan > > > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu > > > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul. > > > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar > > > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada > > > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara > > > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume > > > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu, > > > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya > > > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika > > > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan > > > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal > > > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku > > > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan > > > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat > > > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri. > > > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah > > > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara > > > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, > > > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. > > > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, > > > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka > > > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha. > > > > > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu > > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu > > > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan > > > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini > > > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan > > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > > > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi. > > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada > > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan > > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam > > > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak > > > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa > > > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu > > > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika > > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak > > > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak > > > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus > > > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia > > > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan > > > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin > > > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini. > > > > > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini. > > > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan > > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya > > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah > > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja, > > > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll. > > > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi > > > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit > > > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak > > > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat > > > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. > > > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil > > > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > > > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai > > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat > > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa > > > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa > > > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat > > > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana. > > > > > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu > > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang > > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya > > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah > > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam > > > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > > > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui > > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian > > > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya > > > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak > > > besar dari kebenaran. > > > > > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu > > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara > > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa > > > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat > > > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia > > > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia > > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari > > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh > > > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses > > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak > > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu > > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup > > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > > > > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata > > > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral, > > > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau, > > > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang > > > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan > > > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan > > > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak > > > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak, > > > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek, > > > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri. > > > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah > > > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika. > > > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia > > > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan > > > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi > > > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis > > > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan > > > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk > > > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika > > > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di > > > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini > > > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?! > > > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya, > > > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling > > > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping > > > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal > > > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara > > > sambil lalu isu ini telah dibahas. > > > > > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa > > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban > > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat > > > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah > > > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali. > > > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa > > > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak > > > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan > > > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa > > > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia > > > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti > > > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua > > > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang > > > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir > > > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian > > > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang > > > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida > > > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah > > > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan > > > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya > > > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah > > > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun > > > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik > > > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di > > > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat > > > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka > > > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau. > > > > > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang > > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode > > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya > > > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan > > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara > > > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan > > > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir > > > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu > > > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang > > > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh > > > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat > > > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak. > > > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun, > > > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal > > > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik > > > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai > > > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan > > > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini > > > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya > > > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama > > > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > > > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi > > > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi > > > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, > > > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam > > > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > > > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada > > > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu > > > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap > > > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > > > > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya > > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai > > > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan. > > > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta > > > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang > > > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya, > > > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka > > > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat > > > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk > > > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang > > > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka. > > > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan > > > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi > > > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang > > > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak > > > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang > > > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi > > > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah > > > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi > > > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa > > > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > > > > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat > > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu > > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi > > > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di > > > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah > > > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja > > > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari > > > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang > > > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang > > > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan > > > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah. > > > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi. > > > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi, > > > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit. > > > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan, > > > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas > > > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika > > > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena > > > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya > > > berbeda dari manusia. > > > > > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari > > > Yuan Siao Thn 2003 > > > > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam > > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus > > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > > > > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang > > > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang > > > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain, > > > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika > > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi > > > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang > > > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda > > > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam > > > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda. > > > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian > > > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah) > > > > > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk, > > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian > > > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga. > > > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada > > > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan > > > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang > > > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang, > > > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan > > > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat > > > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada > > > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa, > > > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia, > > > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada > > > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu > > > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada > > > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda. > > > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang > > > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi > > > pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > > > > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu > > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu > > > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik > > > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup > > > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya > > > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain. > > > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh > > > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri > > > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga > > > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja, > > > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang > > > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat > > > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur > > > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa. > > > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi > > > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu > > > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > > > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini > > > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur > > > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah) > > > > > > > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: > > > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > > > kehidupan di berbagai tingkat.* > > > > > > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang > > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > > > mana?* > > > *Guru:* Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir > > > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada > > > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari > > > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa > > > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai > > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang > > > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang > > > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak > > > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di > > > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi > > > manusia. > > > > > > *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu* > > > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup? > > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?* > > > *Guru:* Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan > > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik. > > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan > > > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat > > > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi > > > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara > > > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan > > > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka > > > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi > > > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap, > > > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut > > > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas* > > > > > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan > > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan > > > kita. > > > > > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah > > > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha > > > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang > > > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya > > > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru > > > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di > > > sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > > > > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa, > > > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen > > > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat > > > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya > > > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut > > > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat > > > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh > > > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari > > > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa > > > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar > > > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan > > > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan > > > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah > > > jam. > > > > > > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan > > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya > > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam > > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi > > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh > > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul. > > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos. > > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah > > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus > > > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal > > > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang > > > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan > > > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa > > > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika > > > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh > > > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali. > > > > > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > > > memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah > > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian > > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan > > > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih > > > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu > > > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah > > > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa > > > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya > > > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang > > > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya, > > > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang > > > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya > > > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa > > > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya > > > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi > > > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa > > > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau > > > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan > > > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas > > > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, > > > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, > > > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah > > > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > > > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai > > > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. > > > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai > > > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi > > > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka > > > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. > > > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > > > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya > > > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > > > > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari, > > > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya > > > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari > > > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya > > > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan > > > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam > > > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya > > > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk > > > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan, > > > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos > > > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di > > > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat > > > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya. > > > > > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia > > > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut > > > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar > > > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat > > > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia > > > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga > > > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga > > > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar > > > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih > > > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. > > > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, > > > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa > > > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi > > > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan > > > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya > > > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya > > > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah > > > saya musnahkan. > > > > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang > > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan > > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti > > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya. > > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran > > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di > > > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung > > > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada > > > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk > > > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari > > > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan > > > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar > > > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos > > > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua > > > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah > > > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya > > > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya > > > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya > > > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui > > > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu > > > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa > > > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka > > > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > > > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > > > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > > > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih > > > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang > > > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata > > > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat. > > > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah > > > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung > > > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri, > > > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari > > > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak > > > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit > > > mereka. > > > > > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika > > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya > > > di sini. > > > > > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi > > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara > > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas, > > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam > > > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada > > > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa; > > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > > > > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian > > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > > > dengan belas kasih anda. > > > > > > > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > > > > Dafa Yang Maha Agung > > > > > > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari* > > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > > > > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm> > > > > > > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya, > > > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya > > > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya > > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong > > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat > > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam > > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya > > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan, > > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang. > > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit > > > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu > > > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan > > > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus > > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya > > > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya > > > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya > > > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya > > > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti > > > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun, > > > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat > > > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk > > > tersebut. > > > > > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak > > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya > > > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada > > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca > > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku > > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang > > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus > > > dan tidak menyeramkan lagi. > > > > > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya > > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya > > > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang > > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan > > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan > > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut > > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena > > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah > > > terbuka" > > > > > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya > > > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya > > > merasa sangat aneh kok bias begitu ? > > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung > > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut > > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga > > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > > > > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala > > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > > > > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami > > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > > > > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya > > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta, > > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat > > > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya > > > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya > > > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang > > > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali. > > > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan > > > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina. > > > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa, > > > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang > > > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian > > > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan > > > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada > > > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau > > > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang > > > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak > > > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa > > > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari > > > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan > > > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya > > > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik > > > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya > > > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu > > > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke > > > atas. > > > > > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi > > > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat > > > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha, > > > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak > > > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya. > > > > > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk > > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin > > > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak > > > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu > > > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah > > > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi > > > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan > > > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan > > > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha > > > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya > > > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking > > > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya > > > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab > > > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat > > > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad > > > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak > > > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar > > > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali, > > > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh > > > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi > > > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta > > > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang > > > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun > > > ke bumi oleh Shifu. > > > > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada > > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun > > > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao………. > > > > > > > > > Catatan : > > > Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma > > > Da Fa (dibaca `Ta Fa') – Maha Hukum > > > Fa Lun – Roda Hukum > > > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar > > > > > > > > > > > > > > -- > > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? > > Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com > > > > :: ...we should cherish the life we live... :: > > > |
|
|
Re: Re: Struktur Alam Semesta dari DafaItulah Mas Dipo, frekuensi getaran2 disain DNA menarik ketempat2 lain dimana ditemukan jodohnya dan mengaktifkan tombol2 genetika melalui pengalaman2 hidup bercampur2.
Saya senang yg dicampur2, biasa lebih eksotis sekaligus misterius, terutama pandangan matanya, them their eyes. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> Date: Mon, 6 Jul 2009 12:29:58 To: SI<Spiritual-Indonesia@...> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa Mas Bens, Tulisan sampeyan mengingatkan saya bahwa diantara Aussy dan New Zeland juga ada 'segitiga' kecil klo gak salah dekat dimana mas Agung tinggal.. Makanya mas Agung betah disana... Monggo silahken di explore.. Salam, dipo Powered by S9® -----Original Message----- From: bens.sudjanto@... Date: Mon, 6 Jul 2009 12:24:17 To: SI-mail<Spiritual-Indonesia@...> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa Ya Mas Dipo, Bli Agung angliputi alam Indonesia, Aussie dan alam gaib, masing2 dapat jatah peringatan. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> Date: Mon, 6 Jul 2009 12:20:15 To: SI<Spiritual-Indonesia@...> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa Mas Bens, Kiriman mas Agung yang terakhir itu artinya: Mangkeloni.. Hahaha... Salam, dipo Powered by S9® -----Original Message----- From: bens.sudjanto@... Date: Mon, 6 Jul 2009 12:12:45 To: SI-mail<Spiritual-Indonesia@...> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa Wah bener2 nih Bli Agung, sampai 3X kirim. I do, I do, I do (ABBA) Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34 To: <Spiritual-Indonesia@...> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa bukankah itu lebih baik? coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri, semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import? kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara. yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal. shanti is sedih campur mangkel. --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> wrote: > > Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:) > > Powered by S9® > > -----Original Message----- > From: David Silalahi <davidfr766hi@...> > > Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38 > To: <Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan? > > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...> > > > > > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > > ------------------------------------------------------------------ > > > > *KATA ULASAN* > > > > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia. > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori > > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset. > > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci, > > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas > > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul > > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi > > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta > > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang > > disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut Fa oleh aliran Buddha. > > > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik, > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang > > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti > > itu ?" Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu > > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan > > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang terbang amat > > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni > > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami > > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati > > akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan tidak berani > > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas > > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin > > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin > > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa > > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik > > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan > > pandangan yang benar. > > > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi > > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani > > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras > > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu > > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari > > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka > > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat > > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah > > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat. > > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi > > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat > > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai > > ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > > > Li Hongzhi > > 2 Juni 1992 > > > > > > .:. > > > > > > **Struktur Alam SemestA** > > > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi) > > > > ::: > > > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam > > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak > > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta > > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta > > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari > > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya > > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun > > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini. > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta > > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom, > > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul. > > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel > > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah > > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa > > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu > > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang > > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari > > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil > > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di > > seluruh badan langit. > > > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang > > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun > > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang > > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan > > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta > > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka > > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan > > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat > > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak > > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga > > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia > > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel. > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel > > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel > > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di > > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat > > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah > > kecil. > > > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan > > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu > > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul. > > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar > > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada > > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara > > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume > > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu, > > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya > > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika > > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan > > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal > > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku > > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan > > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat > > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri. > > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah > > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara > > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, > > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. > > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, > > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka > > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha. > > > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu > > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan > > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini > > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi. > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam > > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak > > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa > > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu > > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak > > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak > > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus > > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia > > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan > > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin > > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini. > > > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini. > > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja, > > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll. > > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi > > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit > > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak > > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat > > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. > > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil > > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa > > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa > > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat > > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana. > > > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam > > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian > > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya > > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak > > besar dari kebenaran. > > > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa > > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat > > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia > > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh > > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata > > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral, > > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau, > > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang > > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan > > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan > > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak > > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak, > > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek, > > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri. > > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah > > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika. > > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia > > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan > > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi > > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis > > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan > > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk > > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika > > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di > > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini > > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?! > > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya, > > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling > > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping > > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal > > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara > > sambil lalu isu ini telah dibahas. > > > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat > > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah > > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali. > > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa > > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak > > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan > > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa > > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia > > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti > > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua > > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang > > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir > > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian > > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang > > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida > > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah > > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan > > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya > > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah > > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun > > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik > > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di > > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat > > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka > > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau. > > > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya > > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara > > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan > > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir > > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu > > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang > > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh > > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat > > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak. > > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun, > > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal > > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik > > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai > > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan > > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini > > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya > > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama > > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi > > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi > > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, > > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam > > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada > > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu > > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap > > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai > > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan. > > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta > > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang > > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya, > > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka > > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat > > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk > > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang > > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka. > > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan > > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi > > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang > > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak > > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang > > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi > > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah > > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi > > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa > > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi > > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di > > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah > > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja > > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari > > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang > > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang > > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan > > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah. > > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi. > > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi, > > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit. > > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan, > > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas > > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika > > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena > > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya > > berbeda dari manusia. > > > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari > > Yuan Siao Thn 2003 > > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang > > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang > > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain, > > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi > > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang > > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda > > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam > > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda. > > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian > > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah) > > > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk, > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian > > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga. > > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada > > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan > > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang > > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang, > > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan > > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat > > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada > > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa, > > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia, > > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada > > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu > > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada > > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda. > > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang > > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi > > pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu > > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik > > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup > > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya > > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain. > > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh > > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri > > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga > > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja, > > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang > > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat > > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur > > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa. > > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi > > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu > > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini > > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur > > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah) > > > > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: > > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > > kehidupan di berbagai tingkat.* > > > > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > > mana?* > > *Guru:* Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir > > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada > > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari > > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa > > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang > > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang > > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak > > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di > > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi > > manusia. > > > > *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu* > > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup? > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?* > > *Guru:* Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik. > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan > > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat > > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi > > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara > > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan > > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka > > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi > > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap, > > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut > > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas* > > > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan > > kita. > > > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah > > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha > > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang > > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya > > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru > > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di > > sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa, > > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen > > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat > > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya > > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut > > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat > > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh > > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari > > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa > > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar > > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan > > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan > > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah > > jam. > > > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul. > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos. > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus > > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal > > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang > > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan > > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa > > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika > > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh > > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali. > > > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > > memancarkan pikiran lurus. > > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan > > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih > > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu > > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah > > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa > > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya > > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang > > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya, > > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang > > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya > > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa > > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya > > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi > > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa > > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau > > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan > > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas > > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, > > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, > > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah > > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai > > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. > > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai > > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi > > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka > > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. > > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya > > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari, > > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya > > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari > > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya > > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan > > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam > > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya > > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk > > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan, > > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos > > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di > > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat > > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya. > > > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia > > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut > > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar > > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat > > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia > > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga > > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga > > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar > > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih > > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan > > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. > > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, > > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa > > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi > > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan > > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya > > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya > > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah > > saya musnahkan. > > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya. > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di > > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung > > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada > > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk > > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari > > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan > > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar > > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos > > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua > > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah > > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya > > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya > > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya > > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui > > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu > > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa > > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka > > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih > > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang > > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata > > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat. > > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah > > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung > > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri, > > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari > > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan > > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak > > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit > > mereka. > > > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya > > di sini. > > > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas, > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam > > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada > > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa; > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > > dengan belas kasih anda. > > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > Dafa Yang Maha Agung > > > > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari* > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm> > > > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya, > > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya > > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan, > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang. > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit > > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu > > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan > > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya > > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya > > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya > > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya > > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti > > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun, > > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat > > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk > > tersebut. > > > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya > > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus > > dan tidak menyeramkan lagi. > > > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya > > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah > > terbuka" > > > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya > > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya > > merasa sangat aneh kok bias begitu ? > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta, > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat > > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya > > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya > > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang > > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali. > > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan > > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina. > > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa, > > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang > > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian > > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan > > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada > > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau > > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang > > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak > > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa > > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari > > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan > > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya > > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik > > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya > > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu > > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke > > atas. > > > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi > > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat > > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha, > > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak > > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya. > > > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin > > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak > > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu > > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah > > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi > > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan > > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan > > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha > > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya > > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking > > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya > > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab > > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat > > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad > > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak > > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar > > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali, > > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh > > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi > > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta > > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang > > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun > > ke bumi oleh Shifu. > > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun > > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao………. > > > > > > Catatan : > > Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma > > Da Fa (dibaca `Ta Fa') – Maha Hukum > > Fa Lun – Roda Hukum > > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar > > > > > > > > -- > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? > Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com > > :: ...we should cherish the life we live... :: > |
|
|
Re: Re: Struktur Alam Semesta dari DafaUntuk naik pangkat mesti turun dulu sedikit dan agak menjongkok lalu melompat dan lari sesuai jalurnya (kebayang yg siap2 posisi lomba lari)
Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> Date: Mon, 06 Jul 2009 12:33:02 To: <Spiritual-Indonesia@...> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa wualah.. sakne mas Bens, jatahnya koq peringatan , warning terus... naik pangkatnya kapan? shanti. --- In Spiritual-Indonesia@..., bens.sudjanto@... wrote: > > Ya Mas Dipo, Bli Agung angliputi alam Indonesia, Aussie dan alam gaib, masing2 dapat jatah peringatan. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:20:15 > To: SI<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Mas Bens, > Kiriman mas Agung yang terakhir itu artinya: Mangkeloni.. > Hahaha... > > Salam, dipo > Powered by S9® > > -----Original Message----- > From: bens.sudjanto@... > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:12:45 > To: SI-mail<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Wah bener2 nih Bli Agung, sampai 3X kirim. I do, I do, I do (ABBA) > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> > > Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34 > To: <Spiritual-Indonesia@...> > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > bukankah itu lebih baik? > coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri, > semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import? > kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara. > yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal. > > shanti is sedih campur mangkel. > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@> wrote: > > > > Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:) > > > > Powered by S9® > > > > -----Original Message----- > > From: David Silalahi <davidfr766hi@> > > > > Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38 > > To: <Spiritual-Indonesia@...> > > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > > > > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan? > > > > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@> > > > > > > > > > > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > > > ------------------------------------------------------------------ > > > > > > *KATA ULASAN* > > > > > > > > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia. > > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya > > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak > > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > > > > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua > > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah > > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori > > > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset. > > > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci, > > > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas > > > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul > > > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi > > > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta > > > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang > > > disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut Fa oleh aliran Buddha. > > > > > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > > > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik > > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik, > > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang > > > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti > > > itu ?" Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu > > > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan > > > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang terbang amat > > > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni > > > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami > > > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati > > > akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan tidak berani > > > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas > > > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin > > > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin > > > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa > > > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik > > > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan > > > pandangan yang benar. > > > > > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang > > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi > > > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani > > > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras > > > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu > > > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari > > > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka > > > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat > > > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah > > > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat. > > > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi > > > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat > > > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai > > > ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > > > > > Li Hongzhi > > > 2 Juni 1992 > > > > > > > > > .:. > > > > > > > > > **Struktur Alam SemestA** > > > > > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan > > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi) > > > > > > ::: > > > > > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam > > > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya > > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu > > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak > > > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > > > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta > > > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta > > > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari > > > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya > > > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi > > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun > > > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > > > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang > > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu > > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini. > > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun > > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa > > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta > > > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom, > > > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul. > > > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel > > > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah > > > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa > > > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu > > > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah > > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu > > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti > > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa > > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke > > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang > > > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari > > > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil > > > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar > > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di > > > seluruh badan langit. > > > > > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan > > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu > > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang > > > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun > > > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang > > > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan > > > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta > > > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka > > > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan > > > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat > > > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak > > > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga > > > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia > > > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel. > > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan > > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang > > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel > > > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel > > > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di > > > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat > > > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah > > > kecil. > > > > > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan > > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya > > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan > > > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu > > > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul. > > > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar > > > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada > > > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara > > > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume > > > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu, > > > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya > > > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika > > > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan > > > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal > > > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku > > > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan > > > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat > > > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri. > > > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah > > > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara > > > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, > > > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. > > > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, > > > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka > > > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha. > > > > > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu > > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu > > > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan > > > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini > > > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan > > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > > > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi. > > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada > > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan > > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam > > > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak > > > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa > > > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu > > > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika > > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak > > > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak > > > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus > > > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia > > > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan > > > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin > > > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini. > > > > > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini. > > > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan > > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya > > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah > > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja, > > > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll. > > > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi > > > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit > > > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak > > > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat > > > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. > > > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil > > > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > > > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai > > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat > > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa > > > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa > > > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat > > > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana. > > > > > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu > > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang > > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya > > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah > > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam > > > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > > > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui > > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian > > > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya > > > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak > > > besar dari kebenaran. > > > > > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu > > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara > > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa > > > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat > > > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia > > > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia > > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari > > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh > > > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses > > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak > > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu > > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup > > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > > > > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata > > > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral, > > > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau, > > > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang > > > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan > > > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan > > > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak > > > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak, > > > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek, > > > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri. > > > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah > > > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika. > > > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia > > > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan > > > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi > > > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis > > > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan > > > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk > > > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika > > > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di > > > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini > > > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?! > > > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya, > > > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling > > > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping > > > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal > > > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara > > > sambil lalu isu ini telah dibahas. > > > > > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa > > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban > > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat > > > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah > > > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali. > > > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa > > > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak > > > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan > > > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa > > > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia > > > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti > > > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua > > > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang > > > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir > > > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian > > > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang > > > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida > > > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah > > > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan > > > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya > > > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah > > > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun > > > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik > > > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di > > > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat > > > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka > > > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau. > > > > > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang > > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode > > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya > > > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan > > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara > > > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan > > > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir > > > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu > > > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang > > > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh > > > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat > > > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak. > > > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun, > > > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal > > > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik > > > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai > > > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan > > > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini > > > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya > > > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama > > > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > > > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi > > > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi > > > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, > > > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam > > > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > > > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada > > > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu > > > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap > > > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > > > > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya > > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai > > > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan. > > > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta > > > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang > > > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya, > > > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka > > > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat > > > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk > > > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang > > > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka. > > > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan > > > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi > > > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang > > > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak > > > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang > > > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi > > > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah > > > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi > > > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa > > > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > > > > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat > > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu > > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi > > > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di > > > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah > > > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja > > > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari > > > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang > > > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang > > > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan > > > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah. > > > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi. > > > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi, > > > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit. > > > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan, > > > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas > > > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika > > > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena > > > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya > > > berbeda dari manusia. > > > > > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari > > > Yuan Siao Thn 2003 > > > > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam > > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus > > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > > > > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang > > > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang > > > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain, > > > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika > > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi > > > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang > > > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda > > > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam > > > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda. > > > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian > > > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah) > > > > > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk, > > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian > > > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga. > > > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada > > > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan > > > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang > > > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang, > > > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan > > > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat > > > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada > > > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa, > > > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia, > > > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada > > > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu > > > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada > > > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda. > > > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang > > > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi > > > pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > > > > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu > > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu > > > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik > > > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup > > > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya > > > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain. > > > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh > > > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri > > > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga > > > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja, > > > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang > > > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat > > > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur > > > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa. > > > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi > > > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu > > > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > > > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini > > > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur > > > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah) > > > > > > > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: > > > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > > > kehidupan di berbagai tingkat.* > > > > > > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang > > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > > > mana?* > > > *Guru:* Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir > > > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada > > > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari > > > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa > > > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai > > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang > > > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang > > > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak > > > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di > > > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi > > > manusia. > > > > > > *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu* > > > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup? > > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?* > > > *Guru:* Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan > > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik. > > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan > > > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat > > > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi > > > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara > > > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan > > > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka > > > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi > > > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap, > > > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut > > > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas* > > > > > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan > > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan > > > kita. > > > > > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah > > > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha > > > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang > > > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya > > > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru > > > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di > > > sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > > > > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa, > > > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen > > > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat > > > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya > > > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut > > > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat > > > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh > > > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari > > > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa > > > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar > > > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan > > > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan > > > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah > > > jam. > > > > > > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan > > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya > > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam > > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi > > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh > > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul. > > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos. > > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah > > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus > > > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal > > > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang > > > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan > > > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa > > > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika > > > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh > > > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali. > > > > > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > > > memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah > > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian > > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan > > > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih > > > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu > > > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah > > > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa > > > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya > > > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang > > > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya, > > > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang > > > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya > > > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa > > > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya > > > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi > > > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa > > > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau > > > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan > > > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas > > > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, > > > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, > > > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah > > > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > > > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai > > > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. > > > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai > > > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi > > > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka > > > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. > > > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > > > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya > > > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > > > > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari, > > > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya > > > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari > > > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya > > > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan > > > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam > > > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya > > > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk > > > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan, > > > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos > > > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di > > > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat > > > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya. > > > > > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia > > > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut > > > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar > > > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat > > > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia > > > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga > > > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga > > > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar > > > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih > > > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. > > > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, > > > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa > > > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi > > > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan > > > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya > > > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya > > > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah > > > saya musnahkan. > > > > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang > > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan > > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti > > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya. > > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran > > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di > > > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung > > > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada > > > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk > > > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari > > > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan > > > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar > > > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos > > > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua > > > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah > > > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya > > > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya > > > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya > > > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui > > > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu > > > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa > > > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka > > > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > > > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > > > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > > > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih > > > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang > > > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata > > > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat. > > > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah > > > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung > > > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri, > > > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari > > > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak > > > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit > > > mereka. > > > > > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika > > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya > > > di sini. > > > > > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi > > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara > > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas, > > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam > > > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada > > > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa; > > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > > > > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian > > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > > > dengan belas kasih anda. > > > > > > > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > > > > Dafa Yang Maha Agung > > > > > > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari* > > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > > > > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm> > > > > > > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya, > > > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya > > > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya > > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong > > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat > > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam > > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya > > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan, > > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang. > > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit > > > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu > > > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan > > > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus > > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya > > > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya > > > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya > > > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya > > > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti > > > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun, > > > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat > > > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk > > > tersebut. > > > > > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak > > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya > > > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada > > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca > > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku > > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang > > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus > > > dan tidak menyeramkan lagi. > > > > > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya > > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya > > > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang > > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan > > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan > > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut > > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena > > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah > > > terbuka" > > > > > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya > > > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya > > > merasa sangat aneh kok bias begitu ? > > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung > > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut > > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga > > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > > > > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala > > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > > > > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami > > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > > > > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya > > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta, > > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat > > > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya > > > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya > > > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang > > > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali. > > > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan > > > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina. > > > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa, > > > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang > > > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian > > > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan > > > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada > > > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau > > > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang > > > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak > > > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa > > > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari > > > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan > > > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya > > > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik > > > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya > > > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu > > > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke > > > atas. > > > > > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi > > > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat > > > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha, > > > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak > > > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya. > > > > > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk > > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin > > > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak > > > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu > > > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah > > > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi > > > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan > > > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan > > > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha > > > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya > > > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking > > > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya > > > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab > > > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat > > > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad > > > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak > > > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar > > > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali, > > > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh > > > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi > > > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta > > > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang > > > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun > > > ke bumi oleh Shifu. > > > > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada > > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun > > > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao………. > > > > > > > > > Catatan : > > > Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma > > > Da Fa (dibaca `Ta Fa') – Maha Hukum > > > Fa Lun – Roda Hukum > > > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar > > > > > > > > > > > > > > -- > > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? > > Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com > > > > :: ...we should cherish the life we live... :: > > > |
|
|
Re: Re: Struktur Alam Semesta dari DafaSoal pangkat, dari dulu sampai saat ini juga gak naik2 dari captain sampai sekarang TETAP captain;)
Salam, dipo Powered by S9® -----Original Message----- From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> Date: Mon, 06 Jul 2009 12:33:02 To: <Spiritual-Indonesia@...> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa wualah.. sakne mas Bens, jatahnya koq peringatan , warning terus... naik pangkatnya kapan? shanti. --- In Spiritual-Indonesia@..., bens.sudjanto@... wrote: > > Ya Mas Dipo, Bli Agung angliputi alam Indonesia, Aussie dan alam gaib, masing2 dapat jatah peringatan. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:20:15 > To: SI<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Mas Bens, > Kiriman mas Agung yang terakhir itu artinya: Mangkeloni.. > Hahaha... > > Salam, dipo > Powered by S9® > > -----Original Message----- > From: bens.sudjanto@... > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:12:45 > To: SI-mail<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Wah bener2 nih Bli Agung, sampai 3X kirim. I do, I do, I do (ABBA) > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> > > Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34 > To: <Spiritual-Indonesia@...> > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > bukankah itu lebih baik? > coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri, > semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import? > kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara. > yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal. > > shanti is sedih campur mangkel. > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@> wrote: > > > > Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:) > > > > Powered by S9® > > > > -----Original Message----- > > From: David Silalahi <davidfr766hi@> > > > > Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38 > > To: <Spiritual-Indonesia@...> > > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > > > > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan? > > > > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@> > > > > > > > > > > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > > > ------------------------------------------------------------------ > > > > > > *KATA ULASAN* > > > > > > > > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia. > > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya > > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak > > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > > > > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua > > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah > > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori > > > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset. > > > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci, > > > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas > > > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul > > > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi > > > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta > > > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang > > > disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut Fa oleh aliran Buddha. > > > > > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > > > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik > > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik, > > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang > > > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti > > > itu ?" Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu > > > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan > > > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang terbang amat > > > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni > > > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami > > > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati > > > akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan tidak berani > > > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas > > > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin > > > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin > > > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa > > > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik > > > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan > > > pandangan yang benar. > > > > > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang > > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi > > > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani > > > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras > > > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu > > > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari > > > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka > > > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat > > > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah > > > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat. > > > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi > > > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat > > > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai > > > ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > > > > > Li Hongzhi > > > 2 Juni 1992 > > > > > > > > > .:. > > > > > > > > > **Struktur Alam SemestA** > > > > > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan > > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi) > > > > > > ::: > > > > > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam > > > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya > > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu > > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak > > > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > > > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta > > > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta > > > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari > > > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya > > > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi > > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun > > > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > > > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang > > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu > > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini. > > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun > > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa > > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta > > > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom, > > > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul. > > > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel > > > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah > > > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa > > > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu > > > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah > > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu > > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti > > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa > > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke > > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang > > > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari > > > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil > > > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar > > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di > > > seluruh badan langit. > > > > > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan > > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu > > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang > > > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun > > > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang > > > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan > > > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta > > > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka > > > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan > > > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat > > > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak > > > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga > > > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia > > > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel. > > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan > > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang > > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel > > > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel > > > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di > > > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat > > > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah > > > kecil. > > > > > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan > > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya > > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan > > > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu > > > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul. > > > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar > > > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada > > > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara > > > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume > > > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu, > > > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya > > > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika > > > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan > > > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal > > > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku > > > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan > > > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat > > > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri. > > > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah > > > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara > > > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, > > > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. > > > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, > > > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka > > > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha. > > > > > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu > > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu > > > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan > > > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini > > > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan > > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > > > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi. > > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada > > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan > > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam > > > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak > > > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa > > > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu > > > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika > > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak > > > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak > > > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus > > > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia > > > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan > > > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin > > > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini. > > > > > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini. > > > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan > > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya > > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah > > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja, > > > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll. > > > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi > > > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit > > > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak > > > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat > > > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. > > > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil > > > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > > > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai > > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat > > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa > > > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa > > > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat > > > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana. > > > > > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu > > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang > > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya > > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah > > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam > > > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > > > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui > > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian > > > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya > > > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak > > > besar dari kebenaran. > > > > > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu > > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara > > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa > > > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat > > > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia > > > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia > > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari > > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh > > > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses > > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak > > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu > > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup > > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > > > > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata > > > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral, > > > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau, > > > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang > > > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan > > > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan > > > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak > > > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak, > > > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek, > > > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri. > > > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah > > > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika. > > > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia > > > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan > > > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi > > > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis > > > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan > > > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk > > > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika > > > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di > > > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini > > > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?! > > > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya, > > > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling > > > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping > > > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal > > > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara > > > sambil lalu isu ini telah dibahas. > > > > > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa > > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban > > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat > > > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah > > > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali. > > > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa > > > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak > > > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan > > > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa > > > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia > > > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti > > > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua > > > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang > > > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir > > > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian > > > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang > > > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida > > > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah > > > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan > > > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya > > > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah > > > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun > > > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik > > > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di > > > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat > > > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka > > > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau. > > > > > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang > > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode > > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya > > > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan > > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara > > > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan > > > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir > > > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu > > > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang > > > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh > > > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat > > > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak. > > > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun, > > > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal > > > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik > > > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai > > > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan > > > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini > > > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya > > > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama > > > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > > > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi > > > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi > > > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, > > > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam > > > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > > > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada > > > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu > > > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap > > > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > > > > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya > > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai > > > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan. > > > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta > > > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang > > > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya, > > > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka > > > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat > > > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk > > > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang > > > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka. > > > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan > > > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi > > > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang > > > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak > > > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang > > > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi > > > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah > > > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi > > > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa > > > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > > > > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat > > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu > > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi > > > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di > > > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah > > > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja > > > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari > > > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang > > > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang > > > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan > > > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah. > > > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi. > > > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi, > > > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit. > > > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan, > > > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas > > > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika > > > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena > > > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya > > > berbeda dari manusia. > > > > > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari > > > Yuan Siao Thn 2003 > > > > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam > > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus > > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > > > > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang > > > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang > > > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain, > > > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika > > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi > > > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang > > > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda > > > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam > > > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda. > > > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian > > > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah) > > > > > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk, > > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian > > > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga. > > > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada > > > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan > > > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang > > > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang, > > > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan > > > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat > > > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada > > > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa, > > > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia, > > > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada > > > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu > > > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada > > > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda. > > > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang > > > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi > > > pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > > > > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu > > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu > > > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik > > > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup > > > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya > > > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain. > > > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh > > > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri > > > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga > > > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja, > > > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang > > > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat > > > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur > > > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa. > > > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi > > > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu > > > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > > > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini > > > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur > > > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah) > > > > > > > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: > > > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > > > kehidupan di berbagai tingkat.* > > > > > > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang > > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > > > mana?* > > > *Guru:* Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir > > > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada > > > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari > > > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa > > > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai > > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang > > > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang > > > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak > > > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di > > > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi > > > manusia. > > > > > > *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu* > > > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup? > > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?* > > > *Guru:* Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan > > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik. > > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan > > > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat > > > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi > > > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara > > > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan > > > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka > > > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi > > > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap, > > > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut > > > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas* > > > > > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan > > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan > > > kita. > > > > > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah > > > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha > > > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang > > > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya > > > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru > > > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di > > > sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > > > > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa, > > > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen > > > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat > > > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya > > > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut > > > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat > > > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh > > > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari > > > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa > > > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar > > > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan > > > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan > > > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah > > > jam. > > > > > > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan > > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya > > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam > > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi > > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh > > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul. > > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos. > > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah > > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus > > > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal > > > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang > > > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan > > > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa > > > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika > > > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh > > > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali. > > > > > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > > > memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah > > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian > > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan > > > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih > > > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu > > > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah > > > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa > > > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya > > > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang > > > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya, > > > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang > > > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya > > > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa > > > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya > > > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi > > > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa > > > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau > > > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan > > > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas > > > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, > > > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, > > > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah > > > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > > > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai > > > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. > > > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai > > > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi > > > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka > > > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. > > > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > > > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya > > > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > > > > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari, > > > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya > > > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari > > > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya > > > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan > > > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam > > > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya > > > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk > > > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan, > > > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos > > > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di > > > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat > > > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya. > > > > > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia > > > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut > > > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar > > > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat > > > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia > > > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga > > > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga > > > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar > > > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih > > > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. > > > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, > > > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa > > > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi > > > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan > > > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya > > > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya > > > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah > > > saya musnahkan. > > > > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang > > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan > > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti > > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya. > > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran > > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di > > > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung > > > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada > > > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk > > > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari > > > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan > > > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar > > > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos > > > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua > > > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah > > > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya > > > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya > > > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya > > > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui > > > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu > > > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa > > > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka > > > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > > > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > > > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > > > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih > > > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang > > > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata > > > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat. > > > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah > > > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung > > > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri, > > > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari > > > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak > > > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit > > > mereka. > > > > > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika > > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya > > > di sini. > > > > > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi > > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara > > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas, > > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam > > > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada > > > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa; > > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > > > > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian > > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > > > dengan belas kasih anda. > > > > > > > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > > > > Dafa Yang Maha Agung > > > > > > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari* > > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > > > > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm> > > > > > > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya, > > > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya > > > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya > > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong > > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat > > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam > > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya > > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan, > > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang. > > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit > > > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu > > > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan > > > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus > > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya > > > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya > > > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya > > > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya > > > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti > > > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun, > > > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat > > > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk > > > tersebut. > > > > > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak > > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya > > > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada > > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca > > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku > > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang > > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus > > > dan tidak menyeramkan lagi. > > > > > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya > > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya > > > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang > > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan > > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan > > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut > > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena > > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah > > > terbuka" > > > > > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya > > > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya > > > merasa sangat aneh kok bias begitu ? > > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung > > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut > > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga > > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > > > > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala > > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > > > > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami > > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > > > > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya > > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta, > > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat > > > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya > > > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya > > > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang > > > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali. > > > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan > > > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina. > > > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa, > > > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang > > > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian > > > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan > > > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada > > > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau > > > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang > > > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak > > > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa > > > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari > > > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan > > > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya > > > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik > > > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya > > > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu > > > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke > > > atas. > > > > > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi > > > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat > > > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha, > > > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak > > > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya. > > > > > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk > > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin > > > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak > > > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu > > > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah > > > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi > > > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan > > > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan > > > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha > > > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya > > > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking > > > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya > > > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab > > > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat > > > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad > > > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak > > > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar > > > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali, > > > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh > > > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi > > > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta > > > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang > > > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun > > > ke bumi oleh Shifu. > > > > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada > > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun > > > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao………. > > > > > > > > > Catatan : > > > Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma > > > Da Fa (dibaca `Ta Fa') – Maha Hukum > > > Fa Lun – Roda Hukum > > > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar > > > > > > > > > > > > > > -- > > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? > > Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com > > > > :: ...we should cherish the life we live... :: > > > |
|
|
Re: Struktur Alam Semesta dari DafaYa dan tidak, masne.
Yang bukan import export adalah inti ajaran, yang pasti ada sifat universalnya. But you are right, kemasan agama itu yang maha konyol, dijadikan alat komoditas, seperti kunjungan haji adalah komoditas devisa pemerintah diraja Saudi. Juga konsep ke-Yahudian di kemas dalam falsafah Eropa (Plato + Arostoteles dsb) menjadi kemasan komoditi pemerintah pemerintah kolonisator dalam mengkoloni hamba sahaya kulit berwarna.. Legenda, kisah, hikayat, dongeng dari ruang budaya Semit, alias Yahudi Arab, bukanlah hasil budaya bumi kita. Dengan segala kisah para nabi dan tetek bengek.. Setiap ruang budaya memiliki cara pandang, cara pikir yang khas. nah inilah yang di ping pong kesana kemari... Salam membumi Danardono --- In Spiritual-Indonesia@..., bens.sudjanto@... wrote: > > Sebenarnya tak ada import eksport, itu koneksitas dan universalitas lintas batas tanpa batas. > > Yg menyedihkan adalah illusi kemasan komoditas agama sbg alat kendali dan illusi kuasa manusia thd manusia lain. > Kasihan ya orang yg belum tahu harga dirinya, maka dirinya dijadikan komoditas yg dijual kesana kemari seharga setali tiga uang. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> > > Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34 > To: <Spiritual-Indonesia@...> > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > bukankah itu lebih baik? > coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri, > semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import? > kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara. > yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal. > > shanti is sedih campur mangkel. > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@> wrote: > > > > Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:) > > > > Powered by S9® > > > > -----Original Message----- > > From: David Silalahi <davidfr766hi@> > > > > Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38 > > To: <Spiritual-Indonesia@...> > > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > > > > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan? > > > > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@> > > > > > > > > > > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > > > ------------------------------------------------------------------ > > > > > > *KATA ULASAN* > > > > > > > > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia. > > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya > > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak > > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > > > > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua > > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah > > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori > > > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset. > > > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci, > > > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas > > > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul > > > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi > > > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta > > > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang > > > disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut Fa oleh aliran Buddha. > > > > > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > > > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik > > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik, > > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang > > > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti > > > itu ?" Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu > > > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan > > > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang terbang amat > > > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni > > > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami > > > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati > > > akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan tidak berani > > > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas > > > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin > > > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin > > > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa > > > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik > > > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan > > > pandangan yang benar. > > > > > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang > > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi > > > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani > > > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras > > > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu > > > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari > > > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka > > > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat > > > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah > > > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat. > > > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi > > > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat > > > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai > > > ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > > > > > Li Hongzhi > > > 2 Juni 1992 > > > > > > > > > .:. > > > > > > > > > **Struktur Alam SemestA** > > > > > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan > > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi) > > > > > > ::: > > > > > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam > > > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya > > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu > > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak > > > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > > > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta > > > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta > > > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari > > > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya > > > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi > > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun > > > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > > > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang > > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu > > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini. > > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun > > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa > > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta > > > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom, > > > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul. > > > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel > > > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah > > > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa > > > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu > > > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah > > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu > > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti > > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa > > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke > > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang > > > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari > > > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil > > > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar > > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di > > > seluruh badan langit. > > > > > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan > > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu > > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang > > > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun > > > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang > > > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta bukan > > > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta > > > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka > > > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan > > > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat > > > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak > > > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga > > > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia > > > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel. > > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan > > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang > > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel > > > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel > > > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di > > > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat > > > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah > > > kecil. > > > > > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan > > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya > > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan > > > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu > > > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul. > > > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar > > > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada > > > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara > > > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume > > > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu, > > > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya > > > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika > > > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan > > > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal > > > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku > > > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan > > > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat > > > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri. > > > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah > > > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara > > > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, > > > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. > > > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, > > > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka > > > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha. > > > > > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu > > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu > > > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan > > > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini > > > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan > > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > > > kultivator-kultivator bisa satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi. > > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada > > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan > > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam > > > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak > > > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa > > > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu > > > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika > > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak > > > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak > > > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus > > > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia > > > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan > > > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin > > > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini. > > > > > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini. > > > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan > > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya > > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah > > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja, > > > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll. > > > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi > > > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit > > > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak > > > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat > > > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. > > > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil > > > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > > > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai > > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat > > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa > > > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa > > > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat > > > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana. > > > > > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu > > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang > > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya > > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah > > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam > > > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > > > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui > > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian > > > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya > > > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak > > > besar dari kebenaran. > > > > > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu > > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara > > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa > > > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat > > > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia > > > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia > > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari > > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh > > > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses > > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak > > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu > > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup > > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > > > > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata > > > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral, > > > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau, > > > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang > > > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan > > > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan > > > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak > > > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak, > > > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek, > > > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri. > > > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah > > > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika. > > > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia > > > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan > > > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi > > > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis > > > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan > > > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk > > > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika > > > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di > > > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini > > > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?! > > > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya, > > > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling > > > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping > > > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal > > > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara > > > sambil lalu isu ini telah dibahas. > > > > > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa > > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban > > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat > > > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah > > > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali. > > > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa > > > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak > > > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan > > > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa > > > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia > > > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti > > > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua > > > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang > > > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir > > > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian > > > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang > > > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida > > > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah > > > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan > > > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya > > > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah > > > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun > > > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik > > > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di > > > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat > > > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka > > > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau. > > > > > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang > > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode > > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya > > > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan > > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara > > > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan > > > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir > > > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu > > > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang > > > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh > > > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat > > > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak. > > > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun, > > > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal > > > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik > > > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai > > > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan > > > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini > > > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya > > > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama > > > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > > > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi > > > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi > > > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, > > > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam > > > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > > > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada > > > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu > > > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap > > > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > > > > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya > > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai > > > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan. > > > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta > > > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang > > > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya, > > > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka > > > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat > > > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk > > > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang > > > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka. > > > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan > > > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi > > > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang > > > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak > > > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang > > > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi > > > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah > > > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi > > > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa > > > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > > > > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat > > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu > > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi > > > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di > > > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah > > > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja > > > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari > > > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang > > > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu pemahaman dari suatu ruang > > > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan > > > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah. > > > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi. > > > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi, > > > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit. > > > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan, > > > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas > > > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika > > > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena > > > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya > > > berbeda dari manusia. > > > > > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari > > > Yuan Siao Thn 2003 > > > > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam > > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus > > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > > > > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang > > > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang > > > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain, > > > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika > > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi > > > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang > > > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda > > > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam > > > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda. > > > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian > > > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah) > > > > > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk, > > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian > > > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga. > > > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada > > > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan > > > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang > > > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang, > > > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan > > > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat > > > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada > > > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa, > > > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia, > > > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada > > > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu > > > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada > > > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda. > > > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang > > > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi > > > pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > > > > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu > > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu > > > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik > > > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup > > > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya > > > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain. > > > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh > > > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri > > > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga > > > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja, > > > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang > > > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat > > > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur > > > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa. > > > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi > > > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu > > > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > > > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini > > > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur > > > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah) > > > > > > > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: > > > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > > > kehidupan di berbagai tingkat.* > > > > > > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang > > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > > > mana?* > > > *Guru:* Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir > > > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada > > > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari > > > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa > > > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai > > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang > > > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang > > > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak > > > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di > > > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi > > > manusia. > > > > > > *[4 of 4] Alam Semesta Pemusnahan alam & pemusnahan individu* > > > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup? > > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?* > > > *Guru:* Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan > > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik. > > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan > > > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat > > > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi > > > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara > > > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan > > > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka > > > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi > > > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap, > > > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut > > > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas* > > > > > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan > > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan > > > kita. > > > > > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah > > > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha > > > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang > > > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya > > > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru > > > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di > > > sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > > > > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa, > > > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen > > > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat > > > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya > > > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut > > > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat > > > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh > > > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari > > > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa > > > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar > > > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan > > > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan > > > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah > > > jam. > > > > > > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan > > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya > > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam > > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi > > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh > > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul. > > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos. > > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah > > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus > > > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal > > > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang > > > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan > > > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa > > > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika > > > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh > > > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali. > > > > > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > > > memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah > > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian > > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan > > > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih > > > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu > > > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah > > > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa > > > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya > > > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang > > > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya, > > > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang > > > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya > > > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa > > > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya > > > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi > > > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa > > > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau > > > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan > > > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas > > > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, > > > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, > > > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah > > > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > > > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai > > > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. > > > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai > > > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi > > > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka > > > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. > > > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > > > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya > > > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > > > > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari, > > > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya > > > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari > > > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya > > > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan > > > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam > > > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya > > > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk > > > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan, > > > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos > > > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di > > > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat > > > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya. > > > > > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia > > > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut > > > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar > > > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat > > > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia > > > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga > > > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga > > > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar > > > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih > > > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. > > > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, > > > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa > > > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi > > > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan > > > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya > > > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya > > > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah > > > saya musnahkan. > > > > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang > > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan > > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti > > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya. > > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran > > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di > > > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung > > > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada > > > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk > > > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari > > > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan > > > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar > > > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos > > > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua > > > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah > > > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya > > > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya > > > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya > > > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui > > > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu > > > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa > > > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka > > > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > > > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > > > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > > > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih > > > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang > > > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata > > > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat. > > > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah > > > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung > > > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri, > > > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari > > > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak > > > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit > > > mereka. > > > > > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika > > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya > > > di sini. > > > > > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi > > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara > > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas, > > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam > > > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada > > > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa; > > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > > > > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian > > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > > > dengan belas kasih anda. > > > > > > > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > > > > Dafa Yang Maha Agung > > > > > > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari* > > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > > > > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm> > > > > > > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya, > > > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya > > > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya > > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong > > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat > > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam > > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya > > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan, > > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang. > > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit > > > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu > > > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan > > > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus > > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya > > > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya > > > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya > > > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya > > > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti > > > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun, > > > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat > > > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk > > > tersebut. > > > > > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak > > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya > > > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada > > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca > > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku > > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang > > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus > > > dan tidak menyeramkan lagi. > > > > > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya > > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya > > > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang > > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan > > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan > > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut > > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena > > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah > > > terbuka" > > > > > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya > > > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya > > > merasa sangat aneh kok bias begitu ? > > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung > > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut > > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga > > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > > > > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala > > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > > > > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami > > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > > > > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya > > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta, > > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat > > > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya > > > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya > > > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang > > > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali. > > > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan > > > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina. > > > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa, > > > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang > > > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian > > > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan > > > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada > > > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau > > > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang > > > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak > > > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa > > > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari > > > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan > > > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya > > > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik > > > saya terus akhirnya saya putuskan untuk balik turun tiba-tiba jreg saya > > > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu > > > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke > > > atas. > > > > > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi > > > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat > > > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha, > > > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak > > > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya. > > > > > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk > > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin > > > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak > > > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu > > > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah > > > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi > > > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan > > > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan > > > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha > > > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya > > > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking > > > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya > > > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab > > > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat > > > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad > > > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak > > > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar > > > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali, > > > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh > > > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi > > > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta > > > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang > > > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun > > > ke bumi oleh Shifu. > > > > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada > > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun > > > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao . > > > > > > > > > Catatan : > > > Fa hukum/ajaran/dharma/dhamma > > > Da Fa (dibaca `Ta Fa') Maha Hukum > > > Fa Lun Roda Hukum > > > Zhen-Shan-Ren Sejati, Baik dan Sabar > > > > > > > > > > > > > > -- > > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? > > Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com > > > > :: ...we should cherish the life we live... :: > > > |
|
|
Re: Struktur Alam Semesta dari DafaSegitiga tsb, kami sebut Tasmania / Tassie disini mas Dipo.
Tassie terkenal karena buah apelnya berwarna warni. Benar.. saya betah disini karena tassie , tapi yang kecil, buahnya cuman satu warna , pink. Hanya sayang tassie ini bisa bikin celaka , karena ada black holenya. shanti , is it black or pink hole? --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> wrote: > > Mas Bens, > Tulisan sampeyan mengingatkan saya bahwa diantara Aussy dan New Zeland juga ada 'segitiga' kecil klo gak salah dekat dimana mas Agung tinggal.. > Makanya mas Agung betah disana... Monggo silahken di explore.. > > Salam, dipo > Powered by S9® > > -----Original Message----- > From: bens.sudjanto@... > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:24:17 > To: SI-mail<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Ya Mas Dipo, Bli Agung angliputi alam Indonesia, Aussie dan alam gaib, masing2 dapat jatah peringatan. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "Djoko Prasetyo" <mangdipo@...> > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:20:15 > To: SI<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Mas Bens, > Kiriman mas Agung yang terakhir itu artinya: Mangkeloni.. > Hahaha... > > Salam, dipo > Powered by S9® > > -----Original Message----- > From: bens.sudjanto@... > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:12:45 > To: SI-mail<Spiritual-Indonesia@...> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Wah bener2 nih Bli Agung, sampai 3X kirim. I do, I do, I do (ABBA) > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "IGusti Agung" <agungpindha@...> > > Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34 > To: <Spiritual-Indonesia@...> > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > bukankah itu lebih baik? > coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri, > semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import? > kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara. > yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal. > > shanti is sedih campur mangkel. > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "Djoko Prasetyo" <mangdipo@> wrote: > > > > Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya...Alam semesta:) > > > > Powered by S9® > > > > -----Original Message----- > > From: David Silalahi <davidfr766hi@> > > > > Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38 > > To: <Spiritual-Indonesia@...> > > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > > > > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan? > > > > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@> > > > > > > > > > > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > > > ------------------------------------------------------------------ > > > > > > *KATA ULASAN* > > > > > > > > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia. > > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya > > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak > > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > > > > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua > > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah > > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori > > > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset. > > > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci, > > > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas > > > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul > > > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi > > > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta > > > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang > > > disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut Fa oleh aliran Buddha. > > > > > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > > > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik > > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik, > > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang > > > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti > > > itu ?" Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu > > > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan > > > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang terbang amat > > > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni > > > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami > > > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati > > > akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan tidak berani > > > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas > > > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin > > > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin > > > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa > > > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik > > > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan > > > pandangan yang benar. > > > > > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang > > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi > > > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani > > > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras > > > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu > > > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari > > > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka > > > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat > > > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah > > > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat. > > > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi > > > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat > > > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai > > > ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > > > > > Li Hongzhi > > > 2 Juni 1992 > > > > > > > > > .:. > > > > > > > > > **Struktur Alam SemestA** > > > > > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan > > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi) > > > > > > ::: > > > > > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam > > > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya > > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu > > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak > > > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > > > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta > > > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta > > > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari > > > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya > > > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi > > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun > > > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > > > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang > > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu > > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini. > > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun > > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa > > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta > > > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom, > > > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul. > > > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel > > > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah > > > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa > > > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu > > > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah > > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu > > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti > > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa > > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke > > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang > > > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari > > > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil > > > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar > > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di > > > seluruh badan langit. > > > > > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan > > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu > > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang > > > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun > > > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang > > > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta bukan > > > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta > > > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka > > > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan > > > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat > > > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak > > > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga > > > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia > > > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel. > > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan > > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang > > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel > > > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel > > > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di > > > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat > > > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah > > > kecil. > > > > > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan > > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya > > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan > > > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu > > > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul. > > > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar > > > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada > > > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara > > > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume > > > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu, > > > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya > > > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika > > > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan > > > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal > > > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku > > > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan > > > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat > > > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri. > > > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah > > > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara > > > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, > > > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. > > > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, > > > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka > > > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha. > > > > > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu > > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu > > > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan > > > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini > > > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan > > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > > > kultivator-kultivator bisa satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi. > > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada > > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan > > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam > > > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak > > > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa > > > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu > > > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika > > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak > > > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak > > > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus > > > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia > > > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan > > > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin > > > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini. > > > > > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini. > > > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan > > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya > > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah > > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja, > > > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll. > > > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi > > > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit > > > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak > > > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat > > > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. > > > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil > > > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > > > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai > > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat > > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa > > > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa > > > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat > > > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana. > > > > > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu > > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang > > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya > > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah > > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam > > > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > > > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui > > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian > > > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya > > > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak > > > besar dari kebenaran. > > > > > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu > > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara > > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa > > > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat > > > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia > > > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia > > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari > > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh > > > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses > > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak > > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu > > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup > > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > > > > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata > > > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral, > > > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau, > > > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang > > > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan > > > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan > > > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak > > > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak, > > > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek, > > > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri. > > > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah > > > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika. > > > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia > > > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan > > > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi > > > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis > > > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan > > > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk > > > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika > > > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di > > > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini > > > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?! > > > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya, > > > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling > > > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping > > > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal > > > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara > > > sambil lalu isu ini telah dibahas. > > > > > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa > > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban > > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat > > > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah > > > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali. > > > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa > > > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak > > > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan > > > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa > > > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia > > > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti > > > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua > > > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang > > > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir > > > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian > > > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang > > > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida > > > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah > > > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan > > > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya > > > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah > > > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun > > > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik > > > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di > > > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat > > > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka > > > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau. > > > > > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang > > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode > > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya > > > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan > > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara > > > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan > > > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir > > > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu > > > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang > > > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh > > > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat > > > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak. > > > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun, > > > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal > > > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik > > > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai > > > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan > > > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini > > > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya > > > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama > > > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > > > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi > > > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi > > > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, > > > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam > > > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > > > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada > > > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu > > > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap > > > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > > > > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya > > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai > > > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan. > > > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta > > > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang > > > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya, > > > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka > > > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat > > > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk > > > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang > > > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka. > > > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan > > > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi > > > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang > > > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak > > > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang > > > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi > > > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah > > > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi > > > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa > > > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > > > > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat > > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu > > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi > > > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di > > > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah > > > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja > > > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari > > > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang > > > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu pemahaman dari suatu ruang > > > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan > > > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah. > > > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi. > > > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi, > > > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit. > > > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan, > > > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas > > > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika > > > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena > > > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya > > > berbeda dari manusia. > > > > > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari > > > Yuan Siao Thn 2003 > > > > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam > > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus > > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > > > > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang > > > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang > > > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain, > > > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika > > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi > > > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang > > > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda > > > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam > > > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda. > > > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian > > > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah) > > > > > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk, > > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian > > > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga. > > > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada > > > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan > > > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang > > > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang, > > > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan > > > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat > > > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada > > > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa, > > > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia, > > > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada > > > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu > > > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada > > > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda. > > > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang > > > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi > > > pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > > > > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu > > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu > > > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik > > > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup > > > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya > > > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain. > > > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh > > > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri > > > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga > > > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja, > > > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang > > > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat > > > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur > > > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa. > > > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi > > > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu > > > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > > > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini > > > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur > > > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah) > > > > > > > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: > > > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > > > kehidupan di berbagai tingkat.* > > > > > > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang > > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > > > mana?* > > > *Guru:* Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir > > > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada > > > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari > > > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa > > > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai > > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang > > > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang > > > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak > > > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di > > > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi > > > manusia. > > > > > > *[4 of 4] Alam Semesta Pemusnahan alam & pemusnahan individu* > > > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup? > > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?* > > > *Guru:* Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan > > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik. > > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan > > > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat > > > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi > > > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara > > > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan > > > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka > > > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi > > > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap, > > > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut > > > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas* > > > > > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan > > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan > > > kita. > > > > > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah > > > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha > > > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang > > > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya > > > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru > > > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di > > > sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > > > > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa, > > > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen > > > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat > > > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya > > > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut > > > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat > > > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh > > > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari > > > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa > > > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar > > > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan > > > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan > > > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah > > > jam. > > > > > > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan > > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya > > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam > > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi > > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh > > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul. > > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos. > > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah > > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus > > > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal > > > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang > > > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan > > > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa > > > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika > > > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh > > > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali. > > > > > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > > > memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah > > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian > > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan > > > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih > > > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu > > > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah > > > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa > > > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya > > > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang > > > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya, > > > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang > > > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya > > > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa > > > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya > > > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi > > > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa > > > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau > > > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan > > > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas > > > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, > > > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, > > > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah > > > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > > > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai > > > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. > > > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai > > > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi > > > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka > > > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. > > > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > > > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya > > > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > > > > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari, > > > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya > > > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari > > > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya > > > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan > > > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam > > > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya > > > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk > > > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan, > > > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos > > > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di > > > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat > > > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya. > > > > > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia > > > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut > > > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar > > > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat > > > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia > > > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga > > > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga > > > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar > > > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih > > > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. > > > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, > > > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa > > > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi > > > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan > > > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya > > > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya > > > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah > > > saya musnahkan. > > > > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang > > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan > > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti > > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya. > > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran > > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di > > > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung > > > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada > > > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk > > > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari > > > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan > > > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar > > > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos > > > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua > > > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah > > > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya > > > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya > > > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya > > > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui > > > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu > > > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa > > > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka > > > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > > > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > > > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > > > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih > > > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang > > > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata > > > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat. > > > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah > > > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung > > > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri, > > > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari > > > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak > > > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit > > > mereka. > > > > > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika > > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya > > > di sini. > > > > > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi > > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara > > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas, > > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam > > > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada > > > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa; > > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > > > > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian > > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > > > dengan belas kasih anda. > > > > > > > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > > > > Dafa Yang Maha Agung > > > > > > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari* > > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > > > > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm> > > > > > > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya, > > > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya > > > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya > > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong > > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat > > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam > > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya > > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan, > > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang. > > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit > > > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu > > > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan > > > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus > > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya > > > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya > > > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya > > > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya > > > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti > > > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun, > > > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat > > > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk > > > tersebut. > > > > > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak > > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya > > > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada > > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca > > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku > > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang > > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus > > > dan tidak menyeramkan lagi. > > > > > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya > > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya > > > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang > > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan > > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan > > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut > > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena > > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah > > > terbuka" > > > > > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya > > > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya > > > merasa sangat aneh kok bias begitu ? > > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung > > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut > > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga > > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > > > > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala > > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > > > > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami > > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > > > > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya > > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta, > > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat > > > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya > > > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya > > > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang > > > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali. > > > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan > > > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina. > > > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa, > > > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang > > > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian > > > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan > > > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada > > > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau > > > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang > > > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak > > > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa > > > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari > > > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan > > > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya > > > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik > > > saya terus akhirnya saya putuskan untuk balik turun tiba-tiba jreg saya > > > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu > > > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke > > > atas. > > > > > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi > > > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat > > > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha, > > > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak > > > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya. > > > > > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk > > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin > > > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak > > > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu > > > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah > > > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi > > > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan > > > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan > > > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha > > > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya > > > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking > > > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya > > > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab > > > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat > > > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad > > > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak > > > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar > > > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali, > > > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh > > > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi > > > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta > > > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang > > > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun > > > ke bumi oleh Shifu. > > > > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada > > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun > > > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao . > > > > > > > > > Catatan : > > > Fa hukum/ajaran/dharma/dhamma > > > Da Fa (dibaca `Ta Fa') Maha Hukum > > > Fa Lun Roda Hukum > > > Zhen-Shan-Ren Sejati, Baik dan Sabar > > > > > > > > > > > > > > -- > > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? > > Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com > > > > :: ...we should cherish the life we live... :: > > > |
|
|
|
|
|
Bls: Re: Struktur Alam Semesta dari DafaSegitiga...pokoknya yang disegitiga atau tang ditutupi segitiga itu memeng mbetahi je
apalagi ada kata Tassie... ________________________________ Dari: IGusti Agung <agungpindha@...> Kepada: Spiritual-Indonesia@... Terkirim: Selasa, 7 Juli, 2009 04:27:15 Judul: [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa Segitiga tsb, kami sebut Tasmania / Tassie disini mas Dipo. Tassie terkenal karena buah apelnya berwarna warni. Benar.. saya betah disini karena tassie , tapi yang kecil, buahnya cuman satu warna , pink. Hanya sayang tassie ini bisa bikin celaka , karena ada black holenya. shanti , is it black or pink hole? --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "Djoko Prasetyo" <mangdipo@.. .> wrote: > > Mas Bens, > Tulisan sampeyan mengingatkan saya bahwa diantara Aussy dan New Zeland juga ada 'segitiga' kecil klo gak salah dekat dimana mas Agung tinggal.. > Makanya mas Agung betah disana... Monggo silahken di explore.. > > Salam, dipo > Powered by S9® > > -----Original Message----- > From: bens.sudjanto@ ... > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:24:17 > To: SI-mail<Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Ya Mas Dipo, Bli Agung angliputi alam Indonesia, Aussie dan alam gaib, masing2 dapat jatah peringatan. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "Djoko Prasetyo" <mangdipo@.. .> > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:20:15 > To: SI<Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Mas Bens, > Kiriman mas Agung yang terakhir itu artinya: Mangkeloni.. > Hahaha... > > Salam, dipo > Powered by S9® > > -----Original Message----- > From: bens.sudjanto@ ... > > Date: Mon, 6 Jul 2009 12:12:45 > To: SI-mail<Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > Wah bener2 nih Bli Agung, sampai 3X kirim. I do, I do, I do (ABBA) > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "IGusti Agung" <agungpindha@ ...> > > Date: Mon, 06 Jul 2009 12:08:34 > To: <Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com> > Subject: [Spiritual-Indonesi a] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > bukankah itu lebih baik? > coba saja kita mau belajar lebih tahu ajaran leluhur kita sendiri, > semua sudah ada didalamnya , kenapa perlu barang barang import? > kalau kita sudah diwariskan ajaran yang jauh lebih selaras dengan alam, kejawen , karihangat ,badui , bali dll. yang lebih cocok dengan alam nusantara. > yang lebih sedih lagi , pemerintah justru tidak mengakui warisan leluhur / way of life leluhur nusantara , sebaliknya mengakui agama agama import.. piye jal. > > shanti is sedih campur mangkel. > > > > > --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "Djoko Prasetyo" <mangdipo@> wrote: > > > > Didalam bahasa jawa yang disebut Meng-"Angliputi" keseluruhannya. ..Alam semesta:) > > > > Powered by S9® > > > > -----Original Message----- > > From: David Silalahi <davidfr766hi@ > > > > > Date: Mon, 6 Jul 2009 18:40:38 > > To: <Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com> > > Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > > > > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan? > > > > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ > > > > > > > > > > > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > > > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - > > > > > > *KATA ULASAN* > > > > > > > > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia. > > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya > > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak > > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > > > > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua > > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah > > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori > > > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset. > > > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci, > > > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas > > > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul > > > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi > > > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta > > > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang > > > disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut Fa oleh aliran Buddha. > > > > > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > > > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik > > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, "Sekarang sudah zaman elektronik, > > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang > > > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti > > > itu ?" Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu > > > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan > > > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang terbang amat > > > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni > > > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami > > > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati > > > akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan tidak berani > > > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas > > > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin > > > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin > > > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa > > > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik > > > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan > > > pandangan yang benar. > > > > > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang > > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi > > > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani > > > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras > > > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu > > > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari > > > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka > > > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat > > > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah > > > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat. > > > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi > > > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat > > > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai > > > ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > > > > > Li Hongzhi > > > 2 Juni 1992 > > > > > > > > > .:. > > > > > > > > > **Struktur Alam SemestA** > > > > > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan > > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi) > > > > > > ::: > > > > > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam > > > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya > > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu > > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak > > > bisa memahaminya. * **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > > > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta > > > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta > > > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari > > > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya > > > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi > > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun > > > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > > > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang > > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu > > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini. > > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun > > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa > > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta > > > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom, > > > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul. > > > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel > > > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah > > > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa > > > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu > > > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah > > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu > > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti > > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa > > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke > > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang > > > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari > > > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil > > > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar > > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di > > > seluruh badan langit. > > > > > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan > > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu > > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang > > > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun > > > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang > > > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan > > > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta > > > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka > > > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan > > > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat > > > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak > > > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga > > > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia > > > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel. > > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan > > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang > > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel > > > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel > > > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di > > > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat > > > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah > > > kecil. > > > > > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan > > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya > > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan > > > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu > > > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul. > > > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar > > > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada > > > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara > > > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume > > > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu, > > > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya > > > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika > > > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan > > > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal > > > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku > > > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan > > > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat > > > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri. > > > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah > > > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara > > > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, > > > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. > > > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, > > > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka > > > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha. > > > > > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu > > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu > > > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan > > > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini > > > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan > > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > > > kultivator-kultivat or bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi. > > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada > > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan > > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam > > > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak > > > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa > > > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu > > > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika > > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak > > > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak > > > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus > > > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia > > > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan > > > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin > > > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini. > > > > > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini. > > > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan > > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya > > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah > > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja, > > > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll. > > > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi > > > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit > > > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak > > > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat > > > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. > > > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil > > > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > > > tersusun-oleh- molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai > > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat > > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa > > > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa > > > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat > > > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana. > > > > > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu > > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang > > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya > > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah > > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam > > > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > > > kultivator-kultivat or pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui > > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian > > > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya > > > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak > > > besar dari kebenaran. > > > > > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu > > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara > > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa > > > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat > > > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia > > > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia > > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari > > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh > > > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses > > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak > > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu > > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup > > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > > > > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata > > > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral, > > > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau, > > > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang > > > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan > > > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan > > > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak > > > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak, > > > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek, > > > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri. > > > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah > > > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika. > > > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia > > > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan > > > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi > > > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberada an manusia, segala hal lainnya eksis > > > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan > > > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk > > > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika > > > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di > > > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini > > > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?! > > > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya, > > > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling > > > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping > > > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal > > > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara > > > sambil lalu isu ini telah dibahas. > > > > > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa > > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban > > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat > > > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah > > > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali. > > > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa > > > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak > > > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan > > > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa > > > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia > > > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti > > > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua > > > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang > > > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir > > > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian > > > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang > > > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida > > > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah > > > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan > > > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya > > > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah > > > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun > > > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik > > > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di > > > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat > > > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka > > > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau. > > > > > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang > > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode > > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya > > > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan > > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara > > > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan > > > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir > > > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu > > > meter di atas-permukaan- laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang > > > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh > > > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat > > > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak. > > > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun, > > > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal > > > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik > > > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai > > > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan > > > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini > > > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya > > > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama > > > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > > > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi > > > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi > > > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, > > > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam > > > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > > > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada > > > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu > > > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap > > > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > > > > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya > > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai > > > banyak pertanyaan-pertanya an yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan. > > > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta > > > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang > > > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya, > > > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka > > > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat > > > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk > > > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang > > > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka. > > > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan > > > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi > > > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang > > > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak > > > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang > > > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi > > > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah > > > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi > > > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa > > > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > > > > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat > > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu > > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi > > > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di > > > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah > > > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja > > > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari > > > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang > > > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang > > > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan > > > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah. > > > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi. > > > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi, > > > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit. > > > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan, > > > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas > > > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika > > > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena > > > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya > > > berbeda dari manusia. > > > > > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari > > > Yuan Siao Thn 2003 > > > > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam > > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus > > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > > > > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang > > > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang > > > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain, > > > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika > > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi > > > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang > > > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda > > > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam > > > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda. > > > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian > > > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah) > > > > > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk, > > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian > > > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga. > > > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada > > > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan > > > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang > > > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang, > > > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan > > > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat > > > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada > > > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa, > > > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia, > > > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada > > > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu > > > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada > > > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda. > > > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang > > > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi > > > pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > > > > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu > > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu > > > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik > > > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup > > > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya > > > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain. > > > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh > > > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri > > > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga > > > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja, > > > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang > > > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat > > > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur > > > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa. > > > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi > > > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu > > > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > > > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini > > > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur > > > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah) > > > > > > > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: > > > *[3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > > > kehidupan di berbagai tingkat.* > > > > > > *81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang > > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > > > mana?* > > > *Guru:* Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir > > > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada > > > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari > > > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa > > > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai > > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang > > > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang > > > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak > > > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di > > > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi > > > manusia. > > > > > > *[4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu* > > > *97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup? > > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?* > > > *Guru:* Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan > > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik. > > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan > > > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat > > > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi > > > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara > > > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan > > > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka > > > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi > > > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap, > > > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut > > > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI) : > > > > > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas* > > > > > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan > > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan > > > kita. > > > > > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah > > > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha > > > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang > > > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya > > > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru > > > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di > > > sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > > > > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa, > > > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen > > > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat > > > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya > > > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut > > > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat > > > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh > > > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari > > > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa > > > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar > > > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan > > > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan > > > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah > > > jam. > > > > > > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan > > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya > > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam > > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi > > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh > > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul. > > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos. > > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah > > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus > > > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal > > > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang > > > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan > > > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa > > > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika > > > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh > > > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali. > > > > > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > > > memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah > > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian > > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan > > > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih > > > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu > > > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah > > > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa > > > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya > > > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang > > > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya, > > > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang > > > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya > > > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa > > > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya > > > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi > > > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa > > > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau > > > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan > > > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas > > > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, > > > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, > > > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah > > > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > > > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai > > > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. > > > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai > > > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi > > > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka > > > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. > > > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > > > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya > > > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > > > > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari, > > > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya > > > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari > > > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya > > > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan > > > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam > > > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya > > > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk > > > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan, > > > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos > > > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di > > > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat > > > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya. > > > > > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia > > > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut > > > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar > > > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat > > > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia > > > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga > > > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga > > > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar > > > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih > > > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. > > > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, > > > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa > > > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi > > > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan > > > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya > > > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya > > > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah > > > saya musnahkan. > > > > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang > > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan > > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti > > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya. > > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran > > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di > > > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung > > > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada > > > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk > > > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari > > > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan > > > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar > > > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos > > > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua > > > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah > > > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya > > > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya > > > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya > > > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui > > > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu > > > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya. " Saya tidak tahu tempat apa > > > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka > > > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > > > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > > > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > > > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih > > > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang > > > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata > > > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat. > > > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah > > > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung > > > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri, > > > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari > > > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan > > > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak > > > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit > > > mereka. > > > > > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika > > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya > > > di sini. > > > > > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi > > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara > > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas, > > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam > > > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada > > > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa; > > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > > > > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian > > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > > > dengan belas kasih anda. > > > > > > > > > > > > > > > *TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI) : > > > > > > > > > Dafa Yang Maha Agung > > > > > > *Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari* > > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > > > > Source : <http://www.falundaf a.or.id/p141. htm> > > > > > > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya, > > > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya > > > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya > > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong > > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat > > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam > > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya > > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan, > > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang. > > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit > > > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu > > > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan > > > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus > > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya > > > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya > > > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya > > > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya > > > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti > > > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun, > > > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat > > > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk > > > tersebut. > > > > > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak > > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya > > > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada > > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca > > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku > > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang > > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus > > > dan tidak menyeramkan lagi. > > > > > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya > > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya > > > bertanya "apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?" saya bilang > > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan > > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan > > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut > > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu "dulu itu Dewi tidak kena > > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah > > > terbuka" > > > > > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya > > > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya > > > merasa sangat aneh kok bias begitu ? > > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung > > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut > > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga > > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > > > > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala > > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > > > > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami > > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > > > > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya > > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta, > > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat > > > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya > > > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya > > > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang > > > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali. > > > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan > > > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina. > > > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa, > > > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang > > > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian > > > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan > > > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada > > > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau > > > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang > > > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak > > > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa > > > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari > > > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan > > > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya > > > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik > > > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya > > > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu > > > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke > > > atas. > > > > > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi > > > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat > > > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha, > > > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak > > > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya. > > > > > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk > > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin > > > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak > > > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu > > > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah > > > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi > > > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan > > > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan > > > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha > > > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya > > > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking > > > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya > > > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab > > > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat > > > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad > > > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak > > > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar > > > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali, > > > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh > > > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi > > > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta > > > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang > > > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun > > > ke bumi oleh Shifu. > > > > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada > > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun > > > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao………. > > > > > > > > > Catatan : > > > Fa – hukum/ajaran/ dharma/dhamma > > > Da Fa (dibaca `Ta Fa') – Maha Hukum > > > Fa Lun – Roda Hukum > > > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar > > > > > > > > > > > > > > -- > > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? > > Lihat di: www.belanjaantar. multiply. com > > > > :: ...we should cherish the life we live... :: > > > Warnai pesan status dengan Emoticon. Sekarang bisa dengan Yahoo! Messenger baru http://id.messenger.yahoo.com |
|
|
Re: Struktur Alam Semesta dari DafaMas jesse..
Thanks atas sharingnya.. memang ada kalanya hati bingung, karena mungkin di luar pemahamannya atau definisi yg kabur..namun demikian hati nurani mampu mencapai kebenaran di atas hati/lebih memahami..Coba saja tanyakan pada hati dan atau hati nurani, siapa nama Tuhanmu? maka biasanya agak lama menjawab, yg ada hanya rasa senang..dan tiba2 biasanya dipengaruhi background saat ini, bagi yg muslim dan terbiasa Allah, pasti menyebut Allah..ada juga nyebut Thian, Brahman, Amitabha, Bapa atau Tuhan saja..namun demikian kadang2 jiwa2 lama kita bisa juga membawa ke sebutan Tuhan di waktu dia hidup..misal 'Sang Hyang Widi' ketika dia hidup di zaman pra Islam nusantara.. Pemahaman kami tidaklah demikian..Karena metode meditasi kami tidak untuk peningkatan kesadaran (mungkin kultivasi yg mas sebut), karena kami mengandalkan Kasih dan Cahaya Illahi dengan tujuan akhir untuk semakin dekat KepadaNya yg ujung2nya Yoga/penyatuan..Banyak memang metode meditasi untuk peningkatan kesadaran seperti ini, yg kadang2 mengandalkan usaha diri sendiri dan dibantu Guru (mungkin semacam term sufi: maqam/station: sebuah tingkatan yg telah kita lalui)..Makanya kami mengandalkan Kasih Illahi, sehingga dikenal istilah Pasrah/Ikhlas, bukan mengandalkan usaha sendiri, meskipun harus sinergi juga..Apakah itu Fa ortodok? kl cuma klaim sih gpp, semua aliran spiritual pasti mengklaim alirannya yg terbaik.. Saya rasa pengalaman2 itu juga bersifat lokal..Sufi dan aliran spiritual lain tentu tidak melihat dan mengalami hal2 seperti ini..dewa pun mungkin ga diperhatikan mereka, karena dewa2 sendiri memang dimensinya di atas dimensi manusia, meski mereka juga eksis..namun di atas dimensi dewa2 masih banyak dimensi lainnya..Guru kami juga mengatakan demikian tentang keberadaan Taoist Master, mereka eksis dan terkesan abadi/immortal, namun tidaklah demikian..Rekan alumni dengan background Tao, Budhis, Himalayan, Tibetan dan banyak aliran lain (Yoga, dsb) menemukan sesuatu yg kurang, yakni arti dan pengalaman 'Kasih Illahi' serta pasrah dan ikhlas tsb..Karena ajaran Tao lebih memperhatikan pengumpulan Gong dengan tujuan menjadi dewa kelak.. Maaf, ini cuma pemahaman saya, apakah sudah mewakili Guru atau bukan saya belum sampai ke sana..Konsep kami meskipun beraliran Tibetan/Reiki, yoga namun tetap menuju Tuhan YME, suatu konsep yg berbeda dengan aliran2 spiritual lain.. Salam KAsih > Mas JEsse.. > > Bagi saya hati mengenal kebaikan dan kebenaran..level kebenaran yg semakin > meningkat, semakin dalam ke hati (hati nurani)..hati bingung?hmm.. > +++ Mas Bambang membaca Fa jika tidak berkultivasi ada 2 hal jika mampu > membacanya.PERTAMA: Sebab sungguh membaca Fa ini tidak mudah selalu ada > GANGGUAN- KECUALI BERJODOH.Sebab karma dan entitas2 buruk yang menempel > pada tubuh dan pikiran setiap orang TIDAK INGIN MUSNAH maka membuat orang > ini membuat tidak mendapatkan Fa ini.KEDUA: Bila mampu membacanya umumnya > akan mendapatkan sesuai dengan daya tahan hatinya sebab bila tidak akan > bergejolak/bingung. > > Namun begitu saya tetap di jalan yg telah saya lalui..sekedar melihat > saja..menghargai kebenaran dalam bentuk yg berbeda..sudut pemahaman dan > metode yg berbeda tentunya.. > +++ Silahkan:) karena berjodoh bertemu ( walau terbatas) saran saya > gunakan Fa/Tao/Hukum ortodok yang mas miliki sekarang ini untuk > BERKULTIVASI. Bila tidak berkultivasi/laku / bertarekat-sangat disayangkan > tidak ada apapun yang dapat membuat mas meningkat.Cuma berjalan ditempat > sebab PIJAKAN berfikir adalah tingkat manusia biasa.Sesungguhnya untuk > membuat manusia menjadi DIAM/HENING dengan segala cara dan metode itu > artifisial/buatan -itu seperti mencari ke luar diri.Selamanya tidak akan > memperoleh apapun.Kemajuan yang terlihat sebenarnya hanya mengikuti > perasaan sendiri. > > Pertanyaan saya: Bagaimana FAlun Dafa bisa menjadi universal kepada > seluruh ummat manusia, jika nilai2 yg dianutnya lebih Budhis dan Tao..lalu > tentunya akan membawa murid ke dunia Falun..Saya ga ngebayang jika murid > yg background selain Budhis dan Tao bisa nerima konsep dewa, Tao, Shen dan > simbol2 yg berbeda dengan keyakinan mereka, swastika misalnya..bagaimana > menjelaskan ini? > +++ Sedikit saja aku buka terutama mengenai WAN/Srivatatsa/Swatika > sesungguhnya adalah SIMBOL BUDDHA.Kalau mas bisa MELIHAT LANGSUNG maka > pada tubuh Buddha akan ada simbol ini bahwa Buddha yang leih tinggi lagi > akan ada 2,3,4,5 dst sampai sekujur tubuh dipenuhi simbol itu.Ha2l yang > berhubung dengan terbentuknya suatu agama dll dalam proses kebelakang > sesungguhnya keluarga Fa/Dhamma/Ajaran keluarga Buddha mengutamakan > karakter alam semesta SHAN ( Kasih) ada puluha ribu Fa Buddha ( Dhamma > Sakyamuni) yang turun ke bumi sebelum dan sesudahNya dibumi dengan nama > yang berbeda2.Belum lagi termasuk ajaran Dao ( Tao) yang mengutamakan > karakter ZHEN ( Sejati, Lurus, Jujur) yang pada buah Status Raja Fa akan > memiliki simbol Tao pada tubuhnya- makin tinggi statusnya akan makin > banyak jumlah simbol Tao itu.Demikian penjelasannya.Semoga dimengerti > kalau tidak ya nggak apa2 itu soal jodoh saja :) > Salam, > jesseprakasa/falundafahao!! > > SAlam > > --- In Spiritual-Indonesia@..., Jesse Jopie Rotinsulu Jr > <jesse.rotinsulu@> wrote: > > > > Mas Bambang yang punya braveheart, > > dibaca lagi dibaca lagi selalu ada hal baru yang muncul :) > > Silahkan mampir ke www.falundafa.or.id disana ada banyak > > materi ceramah Fa yang lain yang juga sangat bagus- download gratis. > > Sesungguhnya materi2 ceramah Fa ini hanya sebagai PENUNJANG dari > > buku kultivasi utama ZHUAN FALUN agar lebih mudah dipahami. > > Itu ajaran KULTIVASI ada banyak hal sesungguhnya bila manusia > > tidak berkultivasi membuat hati bergejolak/ bingung- hanya ketika > hatinya > > SUDAH SIAP dia akan mudah mengerti. > > Salam, > > jesseprakasa/falundafahao!! > > > > > > > > > > "the_most_braveheart" <the_most_braveheart@> > > Sent by: Spiritual-Indonesia@... > > 02/07/2009 16:34 > > Please respond to > > Spiritual-Indonesia@... > > > > > > To > > Spiritual-Indonesia@... > > cc > > > > Subject > > [Spiritual-Indonesia] Re: Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > mantap Mas..Hati saya juga senang membaca artikel ini.. > > --- In Spiritual-Indonesia@..., Jesse Jopie Rotinsulu Jr > > <jesse.rotinsulu@> wrote: > > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > > > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > > > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > > > ---------------------------------------------------------- > > > > > > KATA ULASAN > > > > > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > > > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di > > dunia. > > > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > > > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta > selamanya > > > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya > merangkak > > > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > > > > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? > Semua > > > > > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang > > telah > > > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai > > > kategori bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang > disebut > > > riset. Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada > pada > > > kitab suci, itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa > > > Buddha secara jelas dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai > > dari > > > partikel, molekul sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai > yang > > > > > lebih besar, meliputi segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia > > > adalah karakter alam semesta Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara > berbeda > > > > > pada tingkat yang berbeda, yang disebut Tao oleh aliran Tao, dan > disebut > > > > > Fa oleh aliran Buddha. > > > > > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > > > > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena > spesifik > > > > > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, ââ∠"Sekarang sudah zaman > > elektronik, > > > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah > > > terbang ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul > > usang > > > seperti itu ?âââ¬Ã Terus terang, komputer yang amat canggih > sekalipun > > tidak > > > mampu menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap > > > merupakan misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa > yang > > > terbang amat tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang > > fisik > > > yang dihuni umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya > > mampu > > > memahami sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari > > > pemahaman sejati akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan > > > tidak berani menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak > berani > > > mengakui realitas fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu > > > konservatif, tidak ingin dan tidak mau mengubah pemikiran dari > > mentalitas > > > tradisional. Jika ingin tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang > > > waktu dan tubuh manusia, Fa Buddha adalah satu-satunya cara, yang > secara > > > > > sejati dapat membedakan baik dan jahat, benar dan salah, menghapus > > segala > > > pandangan salah dan memberikan pandangan yang benar. > > > > > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > > > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > > > > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. > Sedang > > > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > > > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga > > > terefleksi dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, > malah > > > tidak berani disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. > Orang > > > > > yang keras kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan > > mengatakan > > > hal itu sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah > > > mengingkari hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang > > > > yang kurang suka berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan > > belum > > > maju. Jika umat manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam > > > semesta, mengubah mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh > > > > suatu kemajuan pesat. Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang > tak > > > > > terukur tak berbatas bagi umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah > > > > satu-satunya yang dapat menjelaskan dengan sempurna tentang umat > > manusia, > > > eksistensi materi berbagai ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > > > > > Li Hongzhi > > > 2 Juni 1992 > > > > > > .:. > > > > > > *Struktur Alam SemestA* > > > > > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > > > > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya > dengan > > > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li > Hongzhi) > > > ::: > > > [1 of 4] CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan komposisi dari ruang dari alam > > > semesta ini. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk > > menjabarkannya > > > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, > > pikiranmu > > > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga > tidak > > > > > bisa memahaminya. Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > > dapat > > > dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > > > > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam > > > semesta dengan jelas. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, > > alam > > > semesta yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang > > wawasan > > > dari sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke > > Amerika, > > > Saya menjelaskan bahwa wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar > > galaksi > > > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) > > menyusun > > > satu alam semesta. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > > batasan. > > > Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > > > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat > yang > > > > > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam > suatu > > > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam > > begini. > > > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini > > menyusun > > > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih > bisa > > > > > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > > > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam > > > semesta lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk > nukleus > > > > > atom, nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk > > > molekul-molekul. Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik > membentuk > > > > > partikel-partikel yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta > ini > > > > > yang Saya telah jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem > > > > semacam ini. Bahasa tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia > > tidak > > > mampu mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, > > beginilah > > > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > > > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah > > kamu > > > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran > seperti > > > > > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun > bisa > > > > > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta > lapis > > ke > > > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni > > > datang dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam > > konteks > > > dari satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel > > > kecil membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel > > besar > > > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > > > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > > > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar > di > > > > > seluruh badan langit. > > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > > > > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > > > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari > delapan > > > > > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. > Itu > > > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar > > > > yang digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua > > milyar > > > tahun dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, > > > seseorang masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam > > > semesta âââ¬" bukan berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak > > > lapisan > > > alam semesta demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang > > > manusia, mereka sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu > > yang > > > lalu, Saya katakan bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik > > debu, > > > hanya dapat dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang > > yang > > > tidak terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? > > Saya > > > juga mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita > > > manusia hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > > > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > > > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah > > partikel. > > > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, > dan > > > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil > > yang > > > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. > > > Partikel terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan > > > > partikel terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia > > > berada tepat di antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan > > > bintang-bintang. Tepat di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi > dari > > > sudut lain, sangatlah kecil. > > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom > dan > > > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? > Kelihatannya > > > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang > > > ilmuwan-ilmuwan tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul > > > adalah dibutuhkan satu barisan yang menjajarkan dua ratus ribu > atom-atom > > > > > untuk mencapai ke molekul. Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin > > kecil > > > partikel, semakin besar volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang > > > > sebuah tingkat daripada sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini > > > > sangat besar, sementara semakin besar butiran dari materi atau > partikel, > > > > > semakin kecil volume ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika > > kamu > > > memasuki ruang itu, kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat > lebih > > > > > luas. Tentu saja, hanya dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru > > > > bisa memasuki ruang itu. Jika kamu mencoba untuk mengertinya dengan > > > pikiran-pikiran, konsep-konsep dan cara-cara pemahaman manusia pada > > dunia > > > fisik sekarang, tidak akan masuk akal bagimu dan kamu tidak akan > > memasuki > > > kondisi tersebut juga. Manusia mengaku bahwa ilmu pengetahuan mereka > > > begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan tidak melampaui ruang > dari > > > > > tingkat molekul, atau pun bisa melihat ruang-ruang lain, dan tetapi > > > manusia puas terhadap diri mereka sendiri. Apalagi melihat ruang yang > > > terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah pemisahan > sistem-sistem > > > > > ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara atom-atom dan nukleus > > > atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, dan ruang juga > > > masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. Mengenai berapa > > > tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, ia tidak > bisa > > > > > dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka kalpa > yang > > > digunakan oleh Buddha-Buddha. > > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa > > tahu > > > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah > > > > tahu apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam > > semesta, > > > dan tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam > > semesta > > > ini akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, > bukan > > > > > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > > > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > > > kultivator-kultivator bisa âââ¬" satu-satunya caramu adalah melalui > > kultivasi. > > > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > > > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian > > pada > > > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak > lapisan > > > > > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan > > > > enam nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik > akan > > > merebak jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. > > Tapi > > > Dewa-Dewa tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena > > itu > > > ilmu pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia > > ketika > > > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > > > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena > > > tidak adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral > > > manusia tidak bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral > manusia > > > bisa terus mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan > > > peralatan manusia untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan > > > melihatnya semua dengan sekilas pandang. Inilah seperti apa alam > semesta > > > > > itu. Jika kamu ingin mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala > ini. > > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > > > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada > > > > ini. Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa > > ditemukan > > > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang > Saya > > > > > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul > > adalah > > > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti > > > > baja, besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, > > dll, > > > dll. Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > > > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh > > > molekul-molekul dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu > tingkat > > > dari ruang/dimensi dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang > > > terkomposisikan sedikit lebih kecil daripada partikel-partikel dari > > > tingkat terbesar ini, kamu tidak akan bisa melihatnya. Lalu > > > molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat dimensi dengan > > > partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. Banyak, banyak > > > > tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil dan > > > partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh > molekul-molekul > > > > > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > > > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk > > berbagai > > > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > > > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di > tempat > > > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik > > > (bisa dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, > dia > > > bisa melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak > bisa > > > > > melihat dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah > > > sederhana. > > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > > > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia > > terlalu > > > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan > > tentang > > > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa > > menemukannya > > > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya > > telah > > > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami > > > > alam semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > > > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak > > mengakui > > > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > > > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > > > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih > > > pencapaian yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena > > titik > > > awalnya salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah > > penyimpangan > > > yang agak besar dari kebenaran. > > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > > > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa > > ilmu > > > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran > > secara > > > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya > > > bahwa perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori > evolusi > > > tidak kuat sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa > bahwa > > > manusia menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa > manusia > > > > > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul > > dari > > > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, > > > penuh dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan > > proses-proses > > > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > > > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga > > tidak > > > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal > > > itu > > > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > > > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan > > hidup > > > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah > > > > kata tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena > > kemerosotan > > > moral, banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada > > masa > > > lampau, banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana > > > orang-orang berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut > dicat > > > > > merah, dengan jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. > > Suatu > > > periode akan datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada > > > anjing. Banyak orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, > > sebagai > > > anak-anak, memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus > > yang > > > bermerek, membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka > anak > > > sendiri. Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya > > > > juga telah bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di > > > Amerika. Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 > > > dolar". Dia sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus > > > memberitahukan kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada > > > manusia di atas Bumi ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan > manusia, > > > > > segala hal lainnya eksis di atas bumi ini. Semua binatang, > > makhluk-makhluk > > > dan tumbuh-tumbuhan diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk > > > manusia, dibentuk untuk manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. > Tidak > > > > > akan ada yang eksis jika bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga > > > untuk manusia. Segalanya di atas bumi diciptakan untuk manusia. > Sekarang > > > > > ini semua konsep-konsep ini berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan > > bisa > > > disamakan dengan manusia ?! Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh > > > manusia dan menjadi masternya, yang mana dilarang oleh langit ! > > Bagaimana > > > itu bisa terjadi ? Karena paling mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau > > > > Buddha melalui kultivasi. Disamping itu, asal mereka semua dari > > > tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal kehidupan-kehidupan ini > > > > diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara sambil lalu isu ini > telah > > > > > dibahas. > > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya > bahwa > > > > > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak > > peradaban > > > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > > > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang > > > selamat pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan > > > sejarah sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman > batu > > > > > kembali. Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. > Terjadi > > > > > beberapa kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa > > problem; > > > banyak penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, > dengan > > > menekankan teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka > tidak > > > > > bisa menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa > > > manusia dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan > > > bukti-bukti tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. > > Orang > > > modern semua mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun > oleh > > > > > orang-orang Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan > > > orang-orang Mesir masa kini. Itu berarti, orang-orang atau > bangsa-bangsa > > > > > mempunyai pengertian yang salah tentang sejarah mereka sendiri. > > > Piramida-piramida dan orang-orang Mesir sama sekali tidak ada > > hubungannya > > > satu sama lain. Piramida-piramida tersebut dibangun pada satu > peradaban > > > pra-sejarah, dan tenggelam di bawah air selama perubahan benua. Ketika > > > > peradaban berikutnya akan dimulai dan benua-baru diciptakan, ia muncul > > > > dari dasar air. Kelompok orang-orangnya telah lama punah, dan kemudian > > > > datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah menemukan fungsi piramida > > yang > > > demikian, orang-orang Mesir membangun beberapa piramida-piramida yang > > > lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik untuk menempatkan peti mati > > > di > > > dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di dalamnya. Beberapa baru > > saja > > > dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat lampau. Orang-orang > > > sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka sebenarnya berasal > dari > > > > > periode apa. Sejarahnya kacau. > > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan > > orang-orang > > > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > > > > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > > > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia > > periode > > > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan > > > hanya sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya > > berhubungan > > > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan > > > secara detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama > > halnya > > > dengan Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh > sebuah > > > > > banjir besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di > bawah > > > > > dua ribu meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya > > > orang-orang yang menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita > > > > dari Bahtera Nabi Nuh adalah benar. Selama banjir besar ini, > kebudayaan > > > orang-orang Barat seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga > > dalam > > > kondisi rusak. Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya > dan > > > > > pegunungan Kunlun, seperti orang-orang desa, beruntung selamat. > > > Orang-orang Cina yang tinggal di Pegunungan Kunlun selamat. Karena > > > kebudayaan yang berkembang dengan baik di Timur pada masa itu, Hetu > > > (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai Luo), I Ching (Buku > > > Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan lain-lain diwariskan > > dari > > > masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini atau itu dari > generasi > > > > > berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya memodifikasinya dan > > > mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama sekali bukan > > > diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > > pra-sejarah. > > > Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi disimpan > > pada > > > masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi semakin > sedikit > > > > > dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, Cina > > menjadi > > > bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam dalam > asal > > > sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > setelah > > > kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada waktu > > itu, > > > pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu adalah > > > > area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > > > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai > > > > tahap sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > > > > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya > > menjelaskannya > > > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka > > > mempunyai banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak > > bisa > > > dijelaskan. Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan > > > > alam semesta tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada > > > banyak ilmuwan yang melakukan penelitian mereka berdasarkan pada > pijakan > > > > > yang salah. Khususnya, ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam > > > > bidang-bidang mereka masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya > > lagi. > > > Mereka membuat definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, > dengan > > > demikian membentuk suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini > > > adalah murid-murid yang belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S > 2 > > > yang berpikiran terbuka. Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi > > > tersebut benar di dalam batasan cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu > > > temukan mereka salah dan membatasi begitu kamu melampaui pengertiannya > > > dan > > > cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang benar-benar membuat suatu > pencapaian > > > adalah seseorang yang berani mendobrak keluar dari batasan-batasan > ini. > > > Einstein juga tidak terkecuali; apa yang dikatakannya adalah benar di > > > dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi melampaui cakrawala ini, apa > > > > yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah begitu ? Semakin > > > mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi meningkat, > > semakin > > > kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa pemahaman pada > > > tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia > > tersesat > > > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > > > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > > > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan > itu > > > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang > > > materi dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang > > ekstrim > > > kecil di dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping > > > > itu, hanyalah terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang > yang > > > Saya baru saja jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang > > kecil, > > > sistem dari setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / > > dimensi-dimensi > > > begini yang tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu âââ¬" > > pemahaman > > > dari suatu ruang kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, > > mengenai > > > ilmu pengetahuan manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari > > > pijakan yang salah. Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan > manusia, > > > > > lebih kompleks lagi. Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika > > kita > > > berbicara lebih lagi, akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang > > > > mana sangat rumit. Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi > > > tingkatnya diajarkan, orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, > manusia > > > mempunyai mentalitas manusia. Sementara Saya berbicara di sini, > > Dewa-Dewa > > > akan percaya ketika mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai > > > mentalitas Dewa-Dewa. Karena mereka melihatnya pada cakrawala mereka, > > cara > > > berpikir mereka sepenuhnya berbeda dari manusia. > > > > > > [2 of 4] Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat > Hari > > > > > Yuan Siao Thn 2003 > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat > dalam > > > > > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang > menembus > > > > > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, > > > > yang terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia > > tidak > > > datang maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal > > yang > > > lain, betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, > > jika > > > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang > > > dimensi yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan > dalam > > > > > ruang dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, > > > sedangkan anda tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi > > > > yang eksis semacam itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia > > > tidak mempengaruhi anda. Bicara tentang struktur, saya akan > menceritakan > > > > > sedikit kepada kalian tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan > > > meriah) > > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > > > > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, > > jeruk, > > > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, > > > kalian juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, > > tumbuhan, > > > bunga. Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai > > bumi > > > pada badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. > > > Dengan demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari > > > partikel yang setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar > > > > juga ada binatang, tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit > > > itu > > > besarnya bahkan mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada > pada > > > planet tingkat rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari > > apel > > > besar pada partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di > langit > > > > > ada singa, yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di > > langit > > > ada manusia, yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak > > terbandingkan. > > > Kehidupan ada rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada > > rajanya. > > > Raja dari satu kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel > tersebut, > > > > > semua yang berada dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang > > > besar kecilnya berbeda. Makhluk yang berada pada planet dari satu > > tingkat > > > partikel terbesar, yang juga merupakan raja dari segala makhluk, > > > partikelnya akan termanifestasi pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan > > ribu > > > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat > > > begitu banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali > > > bukanlah milik satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun > > > mereka semua hidup disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk > > > > bersangkutan dan rajanya sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan > > > > dengan kehidupan yang lain. Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka > > > > saling menyilang dalam seluruh ruang dimensi alam semesta, tetapi > mereka > > > > > mempunyai sistim yang berdiri sendiri dan sang raja yang mengurusnya. > > Maka > > > singa mempunyai raja, apel juga mempunyai raja, dan pisangpun > mempunyai > > > raja, pohon juga mempunyai raja, tumbuhan, rumput, bunga, apapun > > mempunyai > > > raja, segala kehidupan dalam ruang dimensi yang setara semuanya eksis > > > bersilangan seperti itu, manusia dapat tembus melewati kehidupan > > raksasa, > > > setiap saat setiap waktu juga ada unsur kehidupan yang sangat > > mikrokosmis > > > mengalir melewati tubuh manusia biasa. Bagian permukaan kalian ada > > Fashen > > > saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi kalian yang telah berhasil > > > dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > > tingkat, > > > dihasilkan satu tingkat, disegel satu tingkat, siapapun tidak dapat > > > menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini sangatlah rumit, saya > > telah > > > menceritakan lagi satu macam keadaan struktur alam semesta kepada > > kalian. > > > (tepuk tangan meriah) > > > > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: > > > [3 of 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > > > > kehidupan di berbagai tingkat. > > > 81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka > > yang > > > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > > > > mana? > > > Guru: Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > > > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir > > > pasir yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak > > terhitung. > > > Ada jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap > tingka > > t > > > dari badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan > diciptakan > > > > > tanpa mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan > > mengenai > > > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan > > > kurang dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah > > > sesuatu yang terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada > > > kehidupan yang tak terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak > > > kehidupan yang ada di Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat > > > dipahami oleh imajinasi manusia. > > > > > > [4 of 4] Alam Semesta âââ¬" Pemusnahan alam & pemusnahan individu > > > 97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > > > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk > hidup? > > > > > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa? > > > Guru: Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > > > > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak > akan > > > > > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > > > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > > > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat > mikrokospik. > > > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi > > > pemusnahan didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua > kehidupan > > > > > pada tingkat tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan > > > > tersisa. Situasi ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang > > > dimusnahkan secara individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara > individu > > > adalah dimusnahkan selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. > > Maka > > > bahkan ketika mereka mati, mereka harus membayar karma dan membayar > > hutang > > > mereka. Tetapi peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang > > terjadi > > > dalam sekejap, segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. > Tentu > > > saja hal tersebut lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > > > > > > > > TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > > > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas > > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video > > dan > > > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama > > > dengan kita. > > > > > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di > > > rumah rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya > > sebagai > > > Buddha yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. > > > Kadang-kadang ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat > > keluar > > > jendela, saya melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada > > badan > > > kosmik. Guru memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, > > > berdiri di sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > > > > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > > > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya > mendengar > > > > > Fa, pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat > > > Fashen Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan > juga > > > melihat Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan > > Mei > > > 2001, saya mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan > > > praktisi menurut petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan > > kejahatan. > > > Ada makhluk jahat dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang > > > bendera dan menabuh genderang ketika mereka melancarkan serangan > kepada > > > kita. Beberapa dari mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, > > > alien dan juga beberapa dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, > > > > sebesar gunung dan sebesar bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada > > > hari-hari itu, saya akan memancarkan pikiran lurus pada siang tengah > > hari > > > dan malam hari. Saya memancarkan pikiran lurus untuk pertama kalinya > > pada > > > waktu pagi hari selama setengah jam. > > > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang > memancarkan > > > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." > > Saya > > > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di > dalam > > > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. > Selagi > > > > > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul > ditubuh > > > > > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika > > muncul. > > > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu > kosmos. > > > > > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. > > Setelah > > > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga > > > > lotus terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, > > > > kapal tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah > > > > dunia yang sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak > > > > Buddha, Dao dan dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang > > > mendengar ceramah Fa yang diberikan oleh Guru. Buddha besar > > memperlihatkan > > > banyak simbol swastika di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak > > > > gambar Taichi di tubuh mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, > > saya > > > kembali. > > > > > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > > > memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam > sebuah > > > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan > > kemudian > > > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja > iblis > > > > > dan iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang > > melalui > > > lebih banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan > > > seterusnya. Suatu hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan > > > berpikir bahwa saya telah terbang keluar dari alam semesta terakhir, > > > karena saya tidak melihat apa-apa namun hanya tubuh gong Guru yang > > agung. > > > Ketika saya melihat ke bawah, saya melihat tingkat-tingkat badan > langit. > > > > > Saya terbang ke atas dalam waktu yang lama dan tidak melihat apapun, > > maka > > > saya kembali. Pada hari berikutnya, setelah saya melakukan latihan, > saya > > > > > menemukan bahwa jauh dari kosmos yang telah saya keluar, masih ada > > kosmos > > > lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya memusnahkan kejahatan selagi > > > terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa tempat dimana saya sedang > > lewati > > > melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya adalah kosong. Saya tidak > > tahu > > > apa nama tempat dimana saya berada, tetapi sistem kosmos ini berbeda > > > dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa besarnya sehingga tidak > > dapat > > > dihitung dengan angka dalam milyaran atau bahkan triyunan. Pada hari > > > ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan kosmos yang lebih > besar. > > > Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas kosmos, kelihatannya > > > seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, saya melalui > alam > > > semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, dan banyak > alam > > > > > semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah kosmos > yang > > > makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > > dilindungi > > > oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai dewa, > > namun > > > mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. Mereka > dapat > > > melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai kekuatan > yang > > > lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi iblis-iblis dan > > > roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka setiap hari, > > > rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. Kita > > > melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > bermilyar-milyar > > > > > sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya hanya merasa > > > > bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > > > > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam > > > hari, saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya > > tubuh > > > saya akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar > > > > dari setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari > berikutnya > > > > > saya terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran > > lurus, > > > dan melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di > > > dalam kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung > > > jumlahnya seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem > > > kosmik. Untuk membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang > > sebelumnya > > > saya sebutkan, saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." > > Setelah > > > melalui kosmos besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol > > > Wan > > > [swastika] di setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa > > besar > > > dan saya melihat semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh > sebuah > > > pori di kulit saya. > > > > > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > > > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam > > > dunia yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat > > > menyebut namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh > > > di > > > luar penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang > > > sangat rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, > > > seluruh dunia merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua > makhluk > > > > > didalam bunga lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang > > kecil. > > > Disana ada bunga lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar > > > > dunia ini, dan di luar dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang > > > bahkan lebih besar, dan lebih maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih > > > besar tak terhitung jumlahnya, dan seterusnya. Didalam beberapa dunia, > > > > makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. Buddha, Dao dan Dewa pada > > tingkat > > > tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, dan beberapa kelihatan > > seperti > > > anak kecil, namun mereka jauh luar biasa lebih indah yang tak > terhitung > > > bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi Dafa turun, mereka > > > bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan membentuk hubungan > > > dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya terbang ke > atas > > > dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya mengetahui > > > semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah saya > > > musnahkan. > > > > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu > > ruang > > > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi > > > dan > > > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat > seperti > > > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung > > jumlahnya. > > > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam > pikiran > > > > > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh > Guru > > > > > di Zhuan Falun tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak > > > terhitung jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. > > > Seseorang pada tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, > bagi > > > > > makhluk-makhluk pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang > > > sangat-sangat kotor dari setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, > > > melakukan latihan gerakan dan memancarkan pikiran lurus setiap hari. > > > Kadang-kadang saya juga pergi keluar untuk melakukan klarifikasi fakta > > > > sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos yang bahkan lebih tinggi, dan > > > > Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua memiliki Falun emas pada > > tubuh > > > mereka. Sekalipun telah melewati sebuah sistem kosmos yang besar, > lebih > > > besar dari pada "sistem kosmik besar," saya melihat makhluk-makhluk di > > > > sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya hanya dapat > Menyebutnya > > > sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya bertanya kepada guru > > > mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui sistem kosmik yang > > tak > > > terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu tahu, lakukan > > > kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa yang > telah > > > saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka seperti > > > > itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > > yang > > > tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > > Fa). > > > Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > sana > > > > > ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > > > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang > > > lebih besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada > > > ruang-ruang kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, > tidak > > > > > ada kata-kata yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya > > telah > > > lihat. Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat > > indah. > > > Sebuah dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak > > > terhitung jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah > dunianya > > > sendiri, dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga > > > terdiri dari partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung > > > jumlahnya, dan seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa > > memiliki > > > makin banyak Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun > pada > > > setiap pori kulit mereka. > > > > > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil > ketika > > > > > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > > > > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak > > > membicarakannya di sini. > > > > > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena > > praktisi > > > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan > > secara > > > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > > > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat > > jelas, > > > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta > > > dalam Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, > > tidak > > > ada satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari > > > Fa; > > > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > > > > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh > > perhatian > > > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > > > > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > > > > dengan belas kasih anda. > > > > > > > > > > > > > > > TAMBAHAN1: (KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > > > > > > > Dafa Yang Maha Agung > > > > > > Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari > > > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > Source : > > > > > > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > > > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan > > > saya, saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober > 2004, > > > saya praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > > > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit > saya > > > > > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > > > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying > > barong > > > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya > > melihat > > > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang > > hitam > > > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang > kepalanya > > > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah > menyeramkan, > > > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > > > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh > orang-orang. > > > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus > > > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus > saya > > > lihat. Waktu itu semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau > > > > orang kerauhan (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi > saya > > > > > malah terus menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan > itu > > > terus saya lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. > > > Besoknya tetap saya melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di > > > > sekitar rumah dan saya langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua > jadi > > > > > panik dengan kondisi saya tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit > > > bebai dewa (dirasuki mahluk puti kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa > ke > > > beberapa orang pintar atau dukun, tidak juga membuahkan hasil apa-apa? > > > > tetap saja saya selalu melihat mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya > saya > > > terbiasa melihat mahluk-mahluk tersebut. > > > > > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh > > kakak > > > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak > > > > saya menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau > ada > > > > > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya > > membaca > > > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca > buku > > > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk > > yang > > > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih > > halus > > > dan tidak menyeramkan lagi. > > > > > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak > saya > > > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak > > saya > > > bertanya ââ∠"apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?âââ¬Ã > saya > > bilang > > > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di > perlihatkan > > > > > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang > dan > > > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum > > ikut > > > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu ââ∠"dulu itu Dewi > tidak > > kena > > > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang > telah > > > > > terbukaâââ¬Ã > > > > > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata > > > > saya terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan > > selesai, > > > saya merasa sangat aneh kok bias begitu ? > > > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung > > pelindung > > > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > > > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung > > tersebut > > > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya > juga > > > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > > > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > > > > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas > kepala > > > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > > > > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > > > > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat > kami > > > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > > > > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > > > > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh > > cahaya > > > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam > > semesta, > > > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau > > > tingkat-tingkat alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya > > merasa > > > takut, tapi saya diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus > naik > > ke > > > atas. Akhirnya saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa > > > tanah lapangan yang sangat luas dan sangat indah sekali, > bunga-bunganya > > > sangat indah sekali. Saya belum pernah melihat pemandangan seindah > itu. > > Di > > > pinggir lapangan tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya > > > > seperti bangunan Cina. Di tengah lapangan ada orang yang sedang > latihan > > > gerakan Falun Dafa, pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai > > > kasaya kuning, ada yang memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya > > > ungu, ada yang memakai pakaian kaos putih yang ada lambang Falun > seperti > > > > > yang dimiliki kakak saya dan lain-lainnya. Di tengah-tengah orang > > latihan > > > gerakan Falun Dafa tersebut ada Buddha emas sangat besar dan tinggi > yang > > > > > sedang meditasi, saya tahu beliau adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat > > > > tersebut. Waktu itu ada orang yang sedang menonton latihan tersebut > > > mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak seperti bahasa manusia, > tapi > > > > > anehnya saya bisa mengerti dan bisa bercakap-capak dengan orang > > tersebut. > > > Orang tersebut memaksa saya pergi dari tempat tersebut untuk diajak > dan > > > ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan lebih indah, begitu kata dia, > > tapi > > > saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya hanya mau menonton latihan > > Falun > > > Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik saya terusâââ¬Ã¦akhirnya saya > > > putuskan > > > untuk balik turunâââ¬Ã¦tiba-tiba jregâââ¬Ã¦saya sampai dibawah, saya > melihat > > > > > teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu itu saya geleng-geleng > > > > kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke atas. > > > > > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya > > > energi yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya > > yang > > > sangat besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut > ada > > > Buddha, Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, > sampai > > > saya tidak bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan > saya. > > > > > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh > > mahluk-mahluk > > > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan > > > > ingin masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk > > > tersebut tidak bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya > juga > > > > > pernah di ganggu oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, > > > berkali-kali naga merah tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat > > > > gerogi dan ketakutan, tapi saya segera memancarkan Zheng Nian, naga > > merah > > > tersebut berbalik lari dan energi Gong yang saya pancarkan terus > > mengerjar > > > sampai ke balik awan-awan sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > > > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > > > > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh > > > Buddha Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, > > waktu > > > itu saya sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau > > > > karena saking tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan > > beliau. > > > Waktu itu saya bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu > > > tidak menjawab pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke > > atas > > > secepat kilat menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu > > udah > > > berapa milyad tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas > tiba-tiba > > > > > saya di ajak keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam > > > semesta dari luar bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas > bercahaya > > > > > sangat terang sekali, waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari > bawah > > > > > ke atas, menujukkan tubuh alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara > > > > sedikit pun pada saya. Bumi kita ini tidak kelihatan sama sekali, > > > tingkat-tingkat tubuh alam semesta saja seperti bulatan kecil-kecil > > > kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan sulit > > saya > > > mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun ke bumi oleh Shifu. > > > > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih > kepada > > > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan > Falun > > > > > Dafa pada saya. Falun Dafa Haoâââ¬Ã¦Ã¢ââ¬Ã¦Ã¢ââ¬Ã¦. > > > > > > > > > Catatan : > > > Fa âââ¬" hukum/ajaran/dharma/dhamma > > > Da Fa (dibaca âââ¬ÃÅ"Ta Faâââ‰â¢) âââ¬" Maha Hukum > > > Fa Lun âââ¬" Roda Hukum > > > Zhen-Shan-Ren âââ¬" Sejati, Baik dan Sabar > > > > > > |
|
|
Re: Struktur Alam Semesta dari Dafakutipan 1:
Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai ruang, jiwa serta segenap alam semesta. pertanyaan kutipan 1: anda bilang dewa saja banyak yang tidak tahu tapi li hong zhi sudah tahu bahwa hanya dengan fa buddha maka bisa terjelaskan. li hong zhi secara tidak langsung menyatakan bahwa ia sudah tahu fa buddha karena sedang berusaha mengajarkannya. - mahluk tingkatan apakah li hong zhi ini? - apakah anda sudah mengecek kebenaran li hong zhi ataukah anda hanya ber-iman kepada li hong zhi? - kalau anda sudah mengeceknya, apakah fa dan alam semesta itu sudah anda lihat? satu kutipan dulu, bung Jesse. satu kutipan inipun kelihatannya akan panjang .. makasih sebelumnya... 2009/7/6 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@...> > > > > Mas David menanyakan Fa tentang struktur alam semesta yang bahkan Dewa > banyak yang tidak tahu apalagi seorang kultivator seperti saya > hehehe...silahkan tentu saja apa yang aku pahami pada tingkatku dan dengan > segala keterbatasanku menjelaskan Fa.Sesungguhnya dasar dari semua ceramah > Fa ada dalam Zhuan Falun sebagai buku kultivasi utama. > salam, > jesseprakasa/falundafahao!! > > > > *David Silalahi <davidfr766hi@...>* > Sent by: Spiritual-Indonesia@... > > 06/07/2009 18:40 > Please respond to > Spiritual-Indonesia@... > > To > Spiritual-Indonesia@... cc > Subject > Re: [Spiritual-Indonesia] Struktur Alam Semesta dari Dafa > > > > > > > > bung Jesse, apakah tulisan yang ini sudah boleh ditanyakan? > > 2009/7/2 Jesse Jopie Rotinsulu Jr <*jesse.rotinsulu@...*<jesse.rotinsulu@...> > > > > > Ini adalah hasil rangkuman pak Sunari tentang > Struktur Alam semesta dari Falun DaFa. > Masih baik untuk dishare...semoga bermanfaat. > ------------------------------------------------------------------ > > * > KATA ULASAN* > > > > > Fa Buddha adalah hal paling mendalam, dia merupakan ilmu > pengetahuan yang paling muskil dan supernormal dari segala teori di dunia. > Untuk menyelami bidang ini, kita perlu secara fundamental mengubah > mentalitas manusia biasa, bila tidak, wajah asli alam semesta selamanya > tetap menjadi legenda manusia, karena manusia biasa selamanya merangkak > dalam bingkai yang terbentuk oleh kepandirannya sendiri. > > Jadi, apa sebenarnya Fa Buddha itu? Apakah agama? Apakah filsafat? Semua > ini hanya merupakan pengertian dari para akademisi agama Buddha yang telah > dipermodern. Mereka hanya mempelajari teori, menganggapnya sebagai kategori > bahan filsafat untuk studi kritik dan sebagai apa yang disebut riset. > Sesungguhnya Fa Buddha tidak hanya sedikit seperti yang ada pada kitab suci, > itu hanya merupakan Fa Buddha pada tingkat permulaan. Fa Buddha secara jelas > dan gamblang memperlihatkan segala misteri, mulai dari partikel, molekul > sampai alam semesta, dari yang lebih kecil sampai yang lebih besar, meliputi > segala-galanya, tidak ada yang tertinggal. Dia adalah karakter alam semesta > Zhen-Shan-Ren yang diuraikan secara berbeda pada tingkat yang berbeda, yang > disebut Tao oleh aliran Tao, dan disebut Fa oleh aliran Buddha. > > Dewasa ini, betapapun maju ilmu pengetahuan umat manusia, itu hanyalah > bagian dari misteri alam semesta. Ketika kita menyebut fenomena spesifik > dari Fa Buddha, akan ada yang berkata, “Sekarang sudah zaman elektronik, > ilmu pengetahuan telah sangat maju, pesawat ruang angkasa juga telah terbang > ke planet lain, mengapa masih membicarakan hal-hal takhayul usang seperti > itu ?” Terus terang, komputer yang amat canggih sekalipun tidak mampu > menandingi otak manusia, dan sampai kini otak manusia tetap merupakan > misteri yang tidak dapat dipahami. Pesawat ruang angkasa yang terbang amat > tinggi sekalipun juga belum terbang ke luar dari ruang fisik yang dihuni > umat manusia ini. Pengetahuan umat manusia modern hanya mampu memahami > sekelumit hal dan ekstrim dangkal, terpaut jauh sekali dari pemahaman sejati > akan wujud tulen alam semesta. Sebagian orang bahkan tidak berani > menatapkan pandangan, tidak berani menyentuh, tidak berani mengakui realitas > fenomena yang eksis obyektif, karena mereka terlalu konservatif, tidak ingin > dan tidak mau mengubah pemikiran dari mentalitas tradisional. Jika ingin > tuntas mengungkap misteri alam semesta, ruang waktu dan tubuh manusia, Fa > Buddha adalah satu-satunya cara, yang secara sejati dapat membedakan baik > dan jahat, benar dan salah, menghapus segala pandangan salah dan memberikan > pandangan yang benar. > > Ideologi pembimbing ilmu pengetahuan umat manusia modern, dalam riset > perkembangan nya, hanya mampu menyentuh dalam batas dunia fisik, yakni > ketika suatu peristiwa telah dimengerti barulah dilakukan riset. Sedang > dalam ruang kita ini, sesuatu yang tidak dapat diraba tidak terlihat, > padahal secara obyektif eksis; fenomena yang meskipun dapat juga terefleksi > dalam ruang fisik kita ini, yang nyata-nyata terwujud, malah tidak berani > disentuh, dianggap sebagai fenomena yang tidak jelas. Orang yang keras > kepala bersikukuh mencari dalih tak berdasar dengan mengatakan hal itu > sebagai fenomena alam, orang yang punya maksud tertentu telah mengingkari > hati nuraninya, memukul rata dengan stigma takhayul, orang yang kurang suka > berusaha, menghindar dengan alasan ilmu pengetahuan belum maju. Jika umat > manusia dapat mengenali kembali diri sendiri dan alam semesta, mengubah > mentalitas yang kaku, mereka niscaya akan memperoleh suatu kemajuan pesat. > Fa Buddha dapat sepenuhnya memahami dunia yang tak terukur tak berbatas bagi > umat manusia. Sepanjang zaman, Fa Buddha-lah satu-satunya yang dapat > menjelaskan dengan sempurna tentang umat manusia, eksistensi materi berbagai > ruang, jiwa serta segenap alam semesta. > > Li Hongzhi > 2 Juni 1992 > > > > .:. > > > * > *Struktur Alam SemestA** > > Tentu saja disaat saya menceritakan struktur alam semesta kalian semua > merasa tertarik, jangankan kalian, dewa pun akan mendengarkannya dengan > seksama, mereka juga tidak tahu (kutipan dari ucapan Master Li Hongzhi) > > ::: > > *[1 of 4] *CERAMAH FA di NEW YORK, 23 Maret 1997 > > > Berikutnya, saya akan lanjutkan dengan *komposisi dari ruang dari alam > semesta ini*. Seberapa besar alam semesta ini ? Sulit untuk menjabarkannya > dengan bahasa manusia. Itu karena bahasa manusia tidak memadai, pikiranmu > juga tidak bisa mengakomodasi bahkan jika ia dijabarkan, kamu juga tidak > bisa memahaminya.* **Ia terlalu luas. Ia terlalu besar sampai ia tidak > dapat dibayangkan. Ia tak dapat dibayangkan bahkan oleh dewa, maka tidak ada > Buddha, Tao, atau Dewa berkemampuan menjabarkan seberapa besar alam semesta > dengan jelas*. Seperti yang Saya katakan beberapa waktu lalu, alam semesta > yang secara umum kita mengerti sesungguhnya adalah tentang wawasan dari > sebuah alam semesta kecil. Pada perjalanan terakhir Saya ke Amerika, Saya > menjelaskan bahwa *wawasan ini yang mana lebih dari 2,7 milyar galaksi > seperti Bima Sakti (kira-kira sejumlah itu, kurang dari 3 milyar) menyusun > satu alam semesta*. Dan alam semesta ini mempunyai kulit luar atau > batasan. Inilah alam semesta yang secara umum kita tahu. Tetapi, melampaui > batasan-batasan dari alam semesta ini dan bahkan pada tempat-tempat yang > berjarak lebih jauh, ada alam-semesta alam-semesta lainnya. Dalam suatu > batasan tertentu, ada tiga ribu alam-semesta alam-semesta semacam begini. > Semua dengan kulit luar, tiga ribu alam-semesta alam-semesta ini menyusun > alam semesta lapis ke dua. Di luar alam semesta lapis ke dua, masih bisa > didapatkan kira-kira tiga ribu alam-semesta alam-semesta sebesar alam > semesta lapis ke dua. Lagi, dengan kulit luar, mereka menyusun alam semesta > lapis ke tiga. Seperti partikel-partikel kecil membentuk nukleus atom, > nukleus atom membentuk atom-atom, atom-atom membentuk molekul-molekul. > Seperti kondisi partikel-partikel mikroskopik membentuk partikel-partikel > yang lebih besar dalam sebuah sistem. Alam semesta ini yang Saya telah > jabarkan hanyalah suatu kondisi di dalam sebuah sistem semacam ini. Bahasa > tidak mampu untuk menjabarkannya. Bahasa manusia tidak mampu > mengekpresikannya secara jelas. Di bawah kondisi satu ini, beginilah > kondisinya. Tapi ada banyak, banyak sistem, sebanyak jumlah atom-atom > membentuk molekul-molekul, tersebar di seluruh alam semesta. Bisakah kamu > kira-kira berapa banyak alam-semesta alam-semesta yang berukuran seperti > alam semesta kecil kita ada di alam semesta ini ? Tidak seorang pun bisa > memberitahu secara tepat. Saya baru saja menjabarkan alam semesta lapis ke > dua, alam semesta lapis ke tiga, dan kenyataan bahwa Buddha Sakyamuni datang > dari alam semesta lapis ke enam. Ini hanya dijelaskan dalam konteks dari > satu sistem, satu sistem tertentu ini. Seperti partikel-partikel kecil > membentuk partikel-partikel lebih besar dan partikel-partikel besar > membentuk partikel-partikel yang lebih besar, yang mana di dalam satu > sistem. Tetapi, tidak terbatas pada hanya satu sistem partikel. > Partikel-partikel tak-terhitung dari tingkat-tingkat berbeda tersebar di > seluruh badan langit. > > Alam semesta ini sangat kompleks. Saya berbicara lebih spesifik ketika > berceramah di Swedia. Saya membicarakan delapan puluh satu lapisan > alam-semesta alam-semesta; sebenarnya ada lebih banyak lagi dari delapan > puluh satu lapisan. Tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia. Itu > karena angka terbesar manusia adalah Zhao (trilyun) dan angka terbesar yang > digunakan oleh Buddha adalah Kalpa. Satu kalpa sama dengan dua milyar tahun > dan dua milyar tahun menyusun satu kalpa. Bahkan dengan kalpa, seseorang > masih tidak bisa menghitung ada berapa banyak lapisan alam semesta – bukan > berapa banyak lapisan surga, tetapi berapa banyak lapisan alam semesta > demikianlah kemegahan / kebesarannya. Berbicara tentang manusia, mereka > sangat sepele. Seperti yang Saya sebutkan pada waktu yang lalu, Saya katakan > bahwa bahkan bumi bukanlah apa-apa tetapi setitik debu, hanya dapat > dilalaikan. Lalu dalam luasan begini, ada struktur ruang yang tidak > terhitung dan kompleks. Apakah bentuk dari struktur ruang ini? Saya juga > mendeskripsikannya pada waktu lalu. Tingkat ruang yang mana kita manusia > hidup ? Kita hidup pada materi permukaan yang dibentuk oleh > partikel-partikel molekuler dari tingkat terbesar dan hidup di antara > molekul-molekul dan bintang-bintang. Bintang adalah juga sebuah partikel. > Dalam alam semesta yang luas ia juga setitik debu yang tak berarti, dan > begitu juga Galaksi Bima Sakti. Alam semesta ini, alam semesta kecil yang > Saya baru saja jabarkan, juga adalah setitik debu yang tak berarti. Partikel > terbesar yang mata manusia kita bisa lihat adalah bintang dan partikel > terkecil kelihatan oleh manusia adalah molekul. Kita manusia berada tepat di > antara partikel-partikel antara molekul-molekul dan bintang-bintang. Tepat > di antara ruang ini. Kamu merasa luas, tapi dari sudut lain, sangatlah > kecil. > > Saya akan berbicara dari perspektif lain. Bukankah antara atom-atom dan > molekul-molekul merupakan sebuah tingkat-ruang / dimensi ? Kelihatannya > sulit untuk dimengerti. Saya beritahukan kamu ini: sekarang ilmuwan-ilmuwan > tahu bahwa jarak antara sebuah atom ke sebuah molekul adalah dibutuhkan satu > barisan yang menjajarkan dua ratus ribu atom-atom untuk mencapai ke molekul. > Tetapi, semakin kecil tubuh, atau semakin kecil partikel, semakin besar > volume keseluruhannya, karena ia adalah bidang sebuah tingkat daripada > sebuah titik yang terisolasi. Lalu molekul ini sangat besar, sementara > semakin besar butiran dari materi atau partikel, semakin kecil volume > ruangnya atau keseluruhan volume ruangnya. Jika kamu memasuki ruang itu, > kamu akan menemukannya sebagai ruang yang amat lebih luas. Tentu saja, hanya > dengan menyesuaikan pada kondisi itu kamu baru bisa memasuki ruang itu. Jika > kamu mencoba untuk mengertinya dengan pikiran-pikiran, konsep-konsep dan > cara-cara pemahaman manusia pada dunia fisik sekarang, tidak akan masuk akal > bagimu dan kamu tidak akan memasuki kondisi tersebut juga. Manusia mengaku > bahwa ilmu pengetahuan mereka begitu maju. Itu patut dikasihani ! Ia bahkan > tidak melampaui ruang dari tingkat molekul, atau pun bisa melihat > ruang-ruang lain, dan tetapi manusia puas terhadap diri mereka sendiri. > Apalagi melihat ruang yang terkomposisikan atom. Saya beritahu kamu, inilah > pemisahan sistem-sistem ruang pada skala yang besar; ruang eksis antara > atom-atom dan nukleus atom; ruang eksis antara nukleus atom dan quark-quark, > dan ruang juga masih eksis antara quark-quark dan neutrino-neutrino. > Mengenai berapa tingkat-tingkat eksis sampai ke asal muasal sumber materi, > ia tidak bisa dihitung dengan angka-angka manusia, atau bahkan angka-angka > kalpa yang digunakan oleh Buddha-Buddha. > > Jika manusia ingin sungguh-sungguh mengerti materi, mereka hanya bisa tahu > apa yang ada dalam pengetahuan manusia kini. Manusia tidak akan pernah tahu > apakah elemen yang paling fundamental dari materi dalam alam semesta, dan > tidak akan pernah menemukannya dengan menyelidiki. Maka, alam semesta ini > akan selamanya tetap menjadi misteri bagi manusia. Tentu saja, bukan > mengatakan bahwa makhluk hidup tingkat tinggi tidak akan pernah tahu; > manusia biasa tidak mungkin mengetahui alam semesta ini, tetapi > kultivator-kultivator bisa – satu-satunya caramu adalah melalui kultivasi. > Dengan menggunakan teknologi manusia, manusia tidak akan pernah bisa > mencapai kondisi di mana memiliki kemampuan-kemampuan agung demikian pada > tingkatan cakrawala Buddha dan bisa melihat tembus begitu banyak lapisan > dari ruang-ruang dan alam-semesta alam-semesta. Karena tujuh emosi dan enam > nafsu yang dimiliki manusia, perang bintang dan perang kosmik akan merebak > jika manusia benar-benar mencapai cakrawala-cakrawala Buddha. Tapi Dewa-Dewa > tidak akan membiarkan ini terjadi pada manusia; oleh karena itu ilmu > pengetahuan manusia pasti menjadi berbahaya bagi umat manusia ketika > mencapai tingkat tertentu. Moral manusia tidak akan mencapai sebegitu > tinggi; alhasil, peradaban manusia akan dimusnahkan. Ini bukan karena tidak > adil, karena manusia sendiri tidak mencapai standard dan moral manusia tidak > bisa terus mengikuti. Tapi sebaliknya, jika moral manusia bisa terus > mengikuti, mereka menjadi Dewa-Dewa dan tidak membutuhkan peralatan manusia > untuk menyelidiki. Mereka buka mata mereka dan melihatnya semua dengan > sekilas pandang. Inilah seperti apa alam semesta itu. Jika kamu ingin > mengetahuinya, kamu harus melampaui cakrawala ini. > > Saya baru saja menjabarkan dunia-dunia yang terkomposisi dari > partikel-partikel yang berbeda ukuran. Sebenarnya, tidak terbatas pada ini. > Bahkan dalam ruang-ruang molekul-molekul kita sekarang bisa ditemukan > banyak, banyak ruang yang tidak terlihat oleh manusia. Seperti yang Saya > jelaskan barusan, partikel terbesar terbentuk oleh molekul-molekul adalah > materi terkomposisikan pada paling permukaan dari kita manusia seperti baja, > besi, kayu, tubuh manusia, plastik, batu, tanah, bahkan kertas, dll, dll. > Semua benda-benda yang manusia bisa lihat terkomposisikan dari > partikel-partikel dari tingkat terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > dari tingkat terbesar. Ia kelihatan. Jika suatu tingkat dari ruang/dimensi > dibentuk oleh partikel-partikel dari molekul yang terkomposisikan sedikit > lebih kecil daripada partikel-partikel dari tingkat terbesar ini, kamu tidak > akan bisa melihatnya. Lalu molekul-molekul bisa membentuk suatu tingkat > dimensi dengan partikel-partikel pada tingkat yang bahkan lebih kecil. > Banyak, banyak tingkat dimensi eksis antara partikel-partikel paling kecil > dan partikel-partikel permukaan terbesar yang terbentuk oleh molekul-molekul > ini; atau dengan kata lain, keberadaan dari partikel-partikel yang > tersusun-oleh-molekul yang berbeda dari berbagai ukuran membentuk berbagai > dimensi molekul, yang mana sangat kompleks. Orang tidak percaya bahwa > seseorang bisa tiba-tiba menghilang, dan lalu mendadak muncul di tempat > lain. Jika tubuhnya terkomposisi dari butiran-butiran yang amat renik (bisa > dicapai melalui kultivasi), walaupun ia dari molekul-molekul, dia bisa > melewati dimensi-dimensi. Dia tiba-tiba menghilang, kamu tidak bisa melihat > dia; dia muncul di tempat lain secara mendadak; sangatlah sederhana. > > Baru saja Saya menerangkan struktur ruang ini dengan cara yang lebih > mendetil daripada waktu lalu. Saya tidak bisa memberitahu manusia terlalu > banyak, karena mereka tidak sepatutnya tahu begitu banyak. Bahkan tentang > apa yang Saya beritahukan padamu, manusia tidak mungkin bisa menemukannya > semua dengan menyelidiki. Ilmu pengetahuan modern manusia sebenarnya telah > berkembang pada pijakan yang salah, dengan secara total salah memahami alam > semesta, umat manusia, dan kehidupan. Itulah mengapa kita > kultivator-kultivator pada komunitas kultivasi sama sekali tidak mengakui > ilmu pengetahuan modern, mempercayainya adalah kesalahan. Tentu saja, > manusia biasa semua telah mempelajarinya dengan cara ini dengan > dikategorikan dalam begitu banyak bidang. Kamu semua telah meraih pencapaian > yang lumayan dalam bidangmu masing-masing. Tetapi, karena titik awalnya > salah, pemahaman kamu manusia selalu merupakan sebuah penyimpangan yang agak > besar dari kebenaran. > > Pemahaman manusia tentang ilmu pengetahuan selamanya merupakan proses > menyelidiki. Seorang yang buta menyelidiki gajah, itulah seperti apa ilmu > pengetahuan sekarang. Sebenarnya, dia tidak bisa melihat kebenaran secara > keseluruhan. Apa yang Saya baru saja katakan ? Orang sekarang percaya bahwa > perkembangan manusia berdasarkan atas evolusi, tapi teori evolusi tidak kuat > sama sekali. Di dalam komunitas kultivasi, kita merasa bahwa manusia > menghina diri mereka sendiri. Kita menganggap lucu bahwa manusia > menghubungkan diri mereka dengan monyet-monyet. Manusia tidak muncul dari > evolusi sama sekali. Ketika Darwin mempresentasikan teori evolusinya, penuh > dengan lubang, cacat terbesarnya adalah ketidak-adaan proses-proses > penghubung evolusi dari manusia-monyet (ape) menjadi manusia dan dari > makhluk kuno menjadi makhluk modern. Tidak hanya untuk manusia, juga tidak > ada untuk makhluk-makhluk hidup dan hewan-hewan lainnya. Bagaimana hal itu > bisa dijelaskan ? Sebenarnya pada masa sejarah yang berbeda, manusia > mempunyai kondisi-kondisi hidup yang berbeda. Yang mana, lingkungan hidup > muncul untuk mengakomodasi manusia pada masa tersebut. > > Sementara masih di topik ini, Saya sebaiknya mengatakan beberapa patah kata > tentang konsep-konsep dari manusia masa sekarang. Karena kemerosotan moral, > banyak konsep-konsep telah mengalami sebagian perubahan. Pada masa lampau, > banyak peramal juga mengatakan bahwa akan datang masa di mana orang-orang > berpakaian seperti jin-jin. Kamu lihat sekarang rambut dicat merah, dengan > jambul ditengah-tengah dan kedua sisi tercukur botak. Suatu periode akan > datang di mana manusia diperlakukan lebih buruk daripada anjing. Banyak > orang memperlakukan anjing sebagai anak laki-laki, sebagai anak-anak, > memberi makan dengan susu, memakaikan pakaian bagus-bagus yang bermerek, > membawa mereka dalam kereta dorong, dan memanggil mereka anak sendiri. > Sementara itu, banyak orang mengemis makanan di jalanan. Saya juga telah > bertemu orang-orang begini. Mereka juga bisa ditemukan di Amerika. > Mengulurkan tangannya dengan bergumam, "tolong beri saya 1/4 dolar". Dia > sungguh-sungguh lebih parah dari anjing. Tapi Saya harus memberitahukan > kamu, bahwa tidak akan ada yang eksis jika tidak ada manusia di atas Bumi > ini. Tepatnya karena eksistensi/keberadaan manusia, segala hal lainnya eksis > di atas bumi ini. Semua binatang, makhluk-makhluk dan tumbuh-tumbuhan > diciptakan untuk umat manusia, dimusnahkan untuk manusia, dibentuk untuk > manusia, dan untuk digunakan oleh manusia. Tidak akan ada yang eksis jika > bukan untuk manusia. Enam jalur samsara juga untuk manusia. Segalanya di > atas bumi diciptakan untuk manusia. Sekarang ini semua konsep-konsep ini > berubah menjadi terbalik. Bagaimana hewan bisa disamakan dengan manusia ?! > Sekarang ini, hewan-hewan menyusupi tubuh manusia dan menjadi masternya, > yang mana dilarang oleh langit ! Bagaimana itu bisa terjadi ? Karena paling > mulia, manusia bisa menjadi Dewa atau Buddha melalui kultivasi. Disamping > itu, asal mereka semua dari tingkat-tingkat tinggi. Di mana banyak hal-hal > kehidupan-kehidupan ini diciptakan di sini, diciptakan di bumi. Secara > sambil lalu isu ini telah dibahas. > > Untuk teori evolusi yang Saya sebutkan barusan, kita tidak percaya bahwa > evolusi terjadi. Sepanjang masa, manusia telah melampaui banyak peradaban > dari periode-periode yang berbeda. Setiap kali moral manusia menjadi > merosot, peradabannya dimusnahkan, dengan sangat sedikit orang yang selamat > pada akhirnya. Yang selamat mewarisi sebagian dari kebudayaan sejarah > sebelumnya dan mulai mengembangkannya setelah melalui jaman batu kembali. > Jaman batu tidak terbatas hanya pada satu periode saja. Terjadi beberapa > kali. Ilmuwan-ilmuwan masa kini telah menemukan beberapa problem; banyak > penemuan arkeologi tidak berasal dari satu periode. Tapi, dengan menekankan > teori evolusi terhadap penemuan-penemuan begini, mereka tidak bisa > menjelaskannya dihadapan fakta-fakta. Kita telah menemukan bahwa manusia > dari periode-periode sejarah yang berbeda telah meninggalkan bukti-bukti > tentang periode-periode peradaban yang berbeda di bumi. Orang modern semua > mengatakan bahwa piramida-piramida Mesir kuno dibangun oleh orang-orang > Mesir. Mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang-orang Mesir > masa kini. Itu berarti, orang-orang atau bangsa-bangsa mempunyai pengertian > yang salah tentang sejarah mereka sendiri. Piramida-piramida dan orang-orang > Mesir sama sekali tidak ada hubungannya satu sama lain. Piramida-piramida > tersebut dibangun pada satu peradaban pra-sejarah, dan tenggelam di bawah > air selama perubahan benua. Ketika peradaban berikutnya akan dimulai dan > benua-baru diciptakan, ia muncul dari dasar air. Kelompok orang-orangnya > telah lama punah, dan kemudian datang orang-orang Mesir masa kini. Setelah > menemukan fungsi piramida yang demikian, orang-orang Mesir membangun > beberapa piramida-piramida yang lebih kecil. Menemukan bahwa ia cukup baik > untuk menempatkan peti mati di dalamnya, mereka lalu meletakkan peti mati di > dalamnya. Beberapa baru saja dibangun. Beberapa adalah dari masa yang sangat > lampau. Orang-orang sekarang terlalu bingung untuk mengetahui mereka > sebenarnya berasal dari periode apa. Sejarahnya kacau. > > Banyak orang berkata bahwa kebudayaan Maya berhubungan dengan orang-orang > Meksiko masa kini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan > orang-orang Meksiko, yang mana hanyalah ras campuran dari Spanyol dan > Aborigin. Di mana, kebudayaan Maya berasal dari peradaban manusia periode > sejarah sebelumnya. Ras manusia itu telah dimusnahkan di Meksiko, dan hanya > sejumlah kecil orang-orang lari. Tetapi, kebudayaan Maya berhubungan > langsung dengan bangsa Mongolia. Di sini Saya tidak akan menyebutkan secara > detil. Manusia tidak tahu sejarah asli mereka sendiri. Sama halnya dengan > Kaukasia. Peradaban manusia yang terakhir dimusnahkan oleh sebuah banjir > besar. Selama banjir besar tersebut, semua gunung-gunung di bawah dua ribu > meter di atas-permukaan-laut di bumi tenggelam, dan hanya orang-orang yang > menempati pada dua ribu meter ke atas selamat. Cerita dari Bahtera Nabi Nuh > adalah benar. Selama banjir besar ini, kebudayaan orang-orang Barat > seluruhnya termusnahkan, dan kebudayaan Timur juga dalam kondisi rusak. > Tetapi orang-orang gunung yang hidup di area Himalaya dan pegunungan Kunlun, > seperti orang-orang desa, beruntung selamat. Orang-orang Cina yang tinggal > di Pegunungan Kunlun selamat. Karena kebudayaan yang berkembang dengan baik > di Timur pada masa itu, Hetu (Diagram Sungai Kuning), Luo Shu (Buku Sungai > Luo), I Ching (Buku Perubahan), Tai Chi, Bagua (Delapan Trigram) dan > lain-lain diwariskan dari masa lalu. Orang-orang mengatakan bahwa orang ini > atau itu dari generasi berikutnya menciptakannya. Sebenarnya, dia hanya > memodifikasinya dan mempresentasikannya kembali pada publik. Mereka sama > sekali bukan diciptakan oleh orang-orang itu. Itu semua adalah kebudayaan > pra-sejarah. Di samping dari hal-hal yang diwarisi oleh Cina, banyak lagi > disimpan pada masa kuno selama perkembangan sejarahnya. Mereka menjadi > semakin sedikit dan semakin sedikit dalam jalur pewarisannya. Sebagai hasil, > Cina menjadi bangsa yang kaya akan latar belakang kebudayaan dan mendalam > dalam asal sejarah; dan itulah Cina. Di pihak lain, tidak ada yang tersisa > setelah kebudayaan Kaukasia sepenuhnya tengelam oleh banjir besar. Pada > waktu itu, pada tepi benua Eropa, ada benua lain, yang tenggelam juga. Itu > adalah area yang paling berkembang, yang juga tenggelam. Maka, orang-orang > Kaukasia berkembang dari nol, tidak ada kebudayaan sama sekali, sampai tahap > sekarang; yang mana, ilmu pengetahuan mereka masa kini. > > Ilmu pengetahuan Cina berbeda dari ilmu pengetahuan empiris Barat ini. > Banyak arkeolog telah mendiskusikan hal ini pada Saya. Saya menjelaskannya > pada mereka. Mereka juga merasa begitulah kasusnya, karena mereka mempunyai > banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang tidak bisa dijelaskan. > Seperti yang Saya jelaskan barusan, pemahaman manusia akan alam semesta > tidak mungkin bisa lebih jauh lagi. Pada masa kini, ada banyak ilmuwan yang > melakukan penelitian mereka berdasarkan pada pijakan yang salah. Khususnya, > ketika mereka membuat beberapa pencapaian dalam bidang-bidang mereka > masing-masing, mereka tidak bisa melepaskannya lagi. Mereka membuat > definisi-definisi untuk apa yang mereka mengerti, dengan demikian membentuk > suatu batasan. Banyak dari kamu yang duduk di sini adalah murid-murid yang > belajar di luar Cina; kamu bergelar S 3 dan S 2 yang berpikiran terbuka. > Kamu akan menemukan bahwa definisi-definisi tersebut benar di dalam batasan > cakrawala-cakrawala mereka. Dan kamu temukan mereka salah dan membatasi > begitu kamu melampaui pengertiannya dan cakrawalanya. Seorang ilmuwan yang > benar-benar membuat suatu pencapaian adalah seseorang yang berani mendobrak > keluar dari batasan-batasan ini. Einstein juga tidak terkecuali; apa yang > dikatakannya adalah benar di dalam cakrawala dari pemahamannya, tetapi > melampaui cakrawala ini, apa yang Einstein katakan ditemukan salah. Bukankah > begitu ? Semakin mentalitasmu mendekati kebenaran tingkat tinggi selagi > meningkat, semakin kamu mendekati pada tingkat tinggi, kamu temukan bahwa > pemahaman pada tingkat rendah adalah salah. Begitulah tepatnya. > > Bukankah pemahaman manusia tentang materi adalah salah ? Manusia tersesat > pada ruang ini antara materi permukaan yang terkomposisi dari tingkat > terbesar dari partikel-partikel molekuler dan bintang-bintang. > Perkembangannya yang tidak-ada-akhirnya terjadi persis di sini, dan itu > menjadi ilmu pengetahuan yang absolut, pemahaman satu-satunya tentang materi > dan paling maju. Hanya mengerti dunia fisik secara sel yang ekstrim kecil di > dalam ruang kosmos ini yang maha-luas dan kompleks. Disamping itu, hanyalah > terbatasi dalam suatu ruang sempit. Struktur bintang yang Saya baru saja > jabarkan hanyalah satu sistem. Di dalam sistem yang kecil, sistem dari > setitik debu di antara milyaran ruang-ruang / dimensi-dimensi begini yang > tak terhitung, kamu memahami ruang sesempit itu – pemahaman dari suatu ruang > kecil. Kamu katakan itu benar ? Oleh karena itu, mengenai ilmu pengetahuan > manusia, perkembangan dan pemahamannya dimulai dari pijakan yang salah. > Berbicara tentang asal muasal dan kehidupan manusia, lebih kompleks lagi. > Kita tidak akan membicarakannya. Itu karena jika kita berbicara lebih lagi, > akan melibatkan asal muasal dari kehidupan, yang mana sangat rumit. > Disamping itu, jika hal-hal yang lebih tinggi tingkatnya diajarkan, > orang-orang tidak akan percaya. Lagipula, manusia mempunyai mentalitas > manusia. Sementara Saya berbicara di sini, Dewa-Dewa akan percaya ketika > mereka mendengarnya, karena mereka mempunyai mentalitas Dewa-Dewa. Karena > mereka melihatnya pada cakrawala mereka, cara berpikir mereka sepenuhnya > berbeda dari manusia. > > *[2 of 4] *Ceramah Fa (23rd) pada Konferensi Fa di Amerika Barat Saat Hari > Yuan Siao Thn 2003 > > > T: Ketika memancarkan Zheng Nian menuntaskan masalah yang terdapat dalam > diri sendiri, apakah juga adalah memberantas kekuatan lama yang menembus > masuk dalam tubuh pengikut Dafa? > > S: Disaat anda memancarkan Zheng Nian, jangankan yang ada dalam tubuh, yang > terdapat disekeliling anda pun lari ketakutan. Agar supaya dia tidak datang > maka saya selalu memancarkan Zheng Nian tanpa mengerjakan hal yang lain, > betulkah demikian ? Secara wajar dia tidak berani datang lagi, jika > dipikirkan lebih banyak lagi juga merupakan suatu keterikatan. Ruang dimensi > yang lain adalah eksis pada saat yang bersamaan, kehidupan dalam ruang > dimensi lain jalan berhadapan anda dan lewat menembus anda, sedangkan anda > tidak merasakan apapun, dia memang adalah ruang dimensi yang eksis semacam > itu. Alam semesta adalah berstruktur demikian, dia tidak mempengaruhi anda. > Bicara tentang struktur, saya akan menceritakan sedikit kepada kalian > tentang yang kalian suka dengar. (tepuk tangan meriah) > > Kalian tahu, bahwa di bumi ini, terdapat banyak tumbuhan, binatang dan > materi. Secara nyata dikatakan, kalian mengetahui ada apel, pisang, jeruk, > anggur, kalian juga mengetahui ada harimau, singa, kelinci, kambing, kalian > juga mengetahui terdapat banyak dan bermacam-macam pohon, tumbuhan, bunga. > Di ruang dimensi lain juga ada. Di atas planet yang menyerupai bumi pada > badan langit sangat jauh sekali yang sama tingkatannya juga ada. Dengan > demikian, partikel pada tingkat rendah merupakan gabungan dari partikel yang > setingkat lebih tinggi, diatas partikel yang lebih besar juga ada binatang, > tumbuhan dan materi. Apel yang berada diatas langit itu besarnya bahkan > mungkin melebihi besarnya planet, apel yang berada pada planet tingkat > rendah itu apakah merupakan partikel diantaranya dari apel besar pada > partikel tingkat tinggi ? Betul. Di bumi ada singa, di langit ada singa, > yang lebih tinggi pun ada singa. Di bumi ada manusia, di langit ada manusia, > yang lebih besar pun ada manusia, besarnya tak terbandingkan. Kehidupan ada > rajanya, juga dapat dikatakan setiap kehidupan ada rajanya. Raja dari satu > kehidupan adalah lapisan terbesar dari partikel tersebut, semua yang berada > dibawahnya, tersebar diatas partikel berlainan yang besar kecilnya berbeda. > Makhluk yang berada pada planet dari satu tingkat partikel terbesar, yang > juga merupakan raja dari segala makhluk, partikelnya akan termanifestasi > pada berbagai tingkatan dibawahnya. > > Maka bagaimanakah bentuk ruang dari alam semesta ini ? Adalah puluhan ribu > materi yang saling menyilang dan saling melebur. Diatas bumi terdapat begitu > banyak kehidupan, tetapi makhluk-makhluk tersebut sama sekali bukanlah milik > satu raja, bukan termasuk satu sistim kehidupan, namun mereka semua hidup > disini, saling melebur menjadi satu, tetapi makhluk bersangkutan dan rajanya > sendiri saling berhubungan, tidak berhubungan dengan kehidupan yang lain. > Maka dapat juga dikatakan, meskipun mereka saling menyilang dalam seluruh > ruang dimensi alam semesta, tetapi mereka mempunyai sistim yang berdiri > sendiri dan sang raja yang mengurusnya. Maka singa mempunyai raja, apel juga > mempunyai raja, dan pisangpun mempunyai raja, pohon juga mempunyai raja, > tumbuhan, rumput, bunga, apapun mempunyai raja, segala kehidupan dalam ruang > dimensi yang setara semuanya eksis bersilangan seperti itu, manusia dapat > tembus melewati kehidupan raksasa, setiap saat setiap waktu juga ada unsur > kehidupan yang sangat mikrokosmis mengalir melewati tubuh manusia biasa. > Bagian permukaan kalian ada Fashen saya dan pelindung Fa yang menjaga, sisi > kalian yang telah berhasil dikultivasi sudah disegel, dihasilkan satu > tingkat, disegel satu tingkat, dihasilkan satu tingkat, disegel satu > tingkat, siapapun tidak dapat menembusnya. Oleh sebab itu, alam semesta ini > sangatlah rumit, saya telah menceritakan lagi satu macam keadaan struktur > alam semesta kepada kalian. (tepuk tangan meriah) > > > Tambahan pada 14 Des 2008, Konferensi Fa di Selandia Baru, T-J no.81: * > [3 *of* 4] Struktur Alam Semesta: Tidak terhitung dan tidak terukur, ada > kehidupan di berbagai tingkat.* > > * > 81. Pertanyaan: Setelah kehidupan diciptakan di alam semesta, mereka yang > tidak jatuh akan masuk ke tingkat apa? Mereka akan masuk ke alam surga > mana?* * > Guru:* Alam semesta begitu tak terhingga. Fa dan dunia yang diciptakan > oleh Fa ada dimana-mana. Ada lebih banyak dari jumlah debu atau butir pasir > yang dapat anda lihat, lebih dari tidak terukur dan tidak terhitung. Ada > jumlah tak terhitung dari mereka bahkan didalam pasir. Setiap tingkat dari > badan alam semesta bisa menciptakan kehidupan. Kehidupan diciptakan tanpa > mempedulikan tingkat atau alam surga. Apa yang saya katakan mengenai > kehidupan yang jatuh kebawah adalah situasi yang sangat jarang dengan kurang > dari satu diantara jutaan, disamping itu, hal tersebut adalah sesuatu yang > terjadi selama jangka waktu yang sangat panjang. Ada kehidupan yang tak > terhitung banyaknya di surga, namun berapa banyak kehidupan yang ada di > Bumi? Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat dipahami oleh imajinasi > manusia. > * > [4 of 4] Alam Semesta – Pemusnahan alam & pemusnahan individu* > * > 97. Pertanyaan: Pemusnahan telah banyak kali terjadi di alam semesta. > Seperti apakah pemusnahan dari makhluk tingkat-tinggi dan makhluk hidup? > Seperti apakah pemusnahan sepenuhnya terhadap tubuh dan jiwa?* * > Guru:* Konsep apa dari alam semesta yang sedang anda bicarakan? Pikiran > anda tidak dapat membayangkan luasnya alam semesta, maka anda tidak akan > mengetahui betapa tak terhingganya alam semesta yang anda maksud. Itu > berarti, tidak peduli bagaimana anda mengembangkan pikiran anda, > ketidak-terhinggaan yang dapat anda bayangkan masih sangat mikrokospik. > Tetapi tidak peduli bagaimana besarnya alam semesta, jika terjadi pemusnahan > didalam jangkauan tertentu dari alam semesta, semua kehidupan pada tingkat > tersebut akan dimusnahkan, dan tidak ada apapun yang akan tersisa. Situasi > ini berbeda dengan kehidupan yang telah menyimpang dimusnahkan secara > individu. Kehidupan yang dimusnahkan secara individu adalah dimusnahkan > selapis demi selapis untuk membayar karma mereka. Maka bahkan ketika mereka > mati, mereka harus membayar karma dan membayar hutang mereka. Tetapi > peledakan didalam alam semesta adalah sesuatu yang terjadi dalam sekejap, > segalanya dimusnahkan, dan tidak ada yang tersisa. Tentu saja hal tersebut > lebih mengerikan, hal tersebut sangat mengerikan. > > * > TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > *Di Dimensi Lain: Seorang Praktisi Kecil Melihat > Alam Semesta yang Sangat Luar Biasa Luas* > > Saya hanya dapat melihat kebesaran dan belas kasih Guru kita di video dan > foto. Saya belum pernah bertemu dengannya, tetapi Guru selalu bersama dengan > kita. > > Saya pernah melihat Guru kita yang penuh belas kasih di rumah atau di rumah > rekan-rekan praktisi. Ia selalu menampakkan diri kepada saya sebagai Buddha > yang Agung, sedang duduk di atas bunga lotus yang besar. Kadang-kadang > ketika saya sedang berjalan, atau ketika saya melihat keluar jendela, saya > melihat gambar Guru yang angung di setiap tingkat pada badan kosmik. Guru > memiliki dewa pelindung-Fa yang tak terhitung jumlahnya, berdiri di > sampingnya. Mereka luar biasa agung. > > Saya mendapatkan Fa ketika berumur tiga tahun. Saya memulai dengan > mendengar ceramah Fa Guru di kota Jinan. Kemudian, ketika saya mendengar Fa, > pemandangan terus menerus muncul di depan mata saya. Saya melihat Fashen > Guru memberi ceramah Fa kepada makhluk dibanyak tingkat dan juga melihat > Falun besar yang tak terhitung jumlahnya berputar. Pada bulan Mei 2001, saya > mulai memancarkan pikiran lurus bersama dengan rekan-rekan praktisi menurut > petunjuk Guru, dan kami mulai bertempur dengan kejahatan. Ada makhluk jahat > dalam jumlah besar berdiri dalam formasi, memegang bendera dan menabuh > genderang ketika mereka melancarkan serangan kepada kita. Beberapa dari > mereka berupa binatang, ada yang berupa kerangka, alien dan juga beberapa > dalam bentuk manusia, ada yang sebesar gedung, sebesar gunung dan sebesar > bumi. Sejak saya pergi ke sekolah pada hari-hari itu, saya akan memancarkan > pikiran lurus pada siang tengah hari dan malam hari. Saya memancarkan > pikiran lurus untuk pertama kalinya pada waktu pagi hari selama setengah > jam. > > > > Suatu malam ketika saya sedang duduk di tempat tidur sedang memancarkan > pikiran lurus, Guru datang dan berkata, "Sekarang kamu boleh pergi." Saya > melihat diri saya berada di dimensi lain, terbang naik ke atas di dalam > sebuah kapal kecil dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya. Selagi > saya melalui banyak tingkat alam semesta, simbol Swastika muncul ditubuh > saya. Ketika terus melayang ke atas, lebih banyak simbol swastika muncul. > Setelah melewati banyak tingkat alam semesta, saya melewati satu kosmos. > Setelah melewati banyak alam semesta, saya melewati kosmos kedua. Setelah > melewati tiga atau empat kosmos, sebuah pintu terbuka dan sebuah bunga lotus > terbang ke arah saya. Ketika saya berjalan masuk ke bunga lotus, kapal > tersebut menghilang. Saya masuk melalui pintu dan melihat sebuah dunia yang > sangat besar. Saya melihat banyak rekan praktisi dan banyak Buddha, Dao dan > dewa sedang duduk di atas bunga lotus besar, sedang mendengar ceramah Fa > yang diberikan oleh Guru. Buddha besar memperlihatkan banyak simbol swastika > di tubuh mereka, dan Dao besar mempunyai banyak gambar Taichi di tubuh > mereka. Setelah Guru menyelesaikan ceramah Fa, saya kembali. > > Sejak hari itu, setiap hari saya belajar Fa, melakukan latihan dan > memancarkan pikiran lurus. > > > Di dimensi lain, saya melihat diri saya terbang ke atas di dalam sebuah > bunga lotus. Saya terbang melalui puluhan dan ratusan kosmos, dan kemudian > beribu-ribu kosmos. Saya memusnahkan kekuatan kejahatan, raja-raja iblis dan > iblis naga merah pada berbagai tingkat. Kemudian, saya terbang melalui lebih > banyak lagi tingkat kosmos, terus sampai ratusan juta dan seterusnya. Suatu > hari, saya terbang keluar dari sebuah kosmos dan berpikir bahwa saya telah > terbang keluar dari alam semesta terakhir, karena saya tidak melihat apa-apa > namun hanya tubuh gong Guru yang agung. Ketika saya melihat ke bawah, saya > melihat tingkat-tingkat badan langit. Saya terbang ke atas dalam waktu yang > lama dan tidak melihat apapun, maka saya kembali. Pada hari berikutnya, > setelah saya melakukan latihan, saya menemukan bahwa jauh dari kosmos yang > telah saya keluar, masih ada kosmos lain. Dua atau tiga hari kemudian, saya > memusnahkan kejahatan selagi terbang ke atas, dan saya menyadari bahwa > tempat dimana saya sedang lewati melalui kosmos yang tak terhitung jumlahnya > adalah kosong. Saya tidak tahu apa nama tempat dimana saya berada, tetapi > sistem kosmos ini berbeda dengan kosmos sebelumnya. Sangat luar biasa > besarnya sehingga tidak dapat dihitung dengan angka dalam milyaran atau > bahkan triyunan. Pada hari ketiga saya menatap ke atas dan melihat bahkan > kosmos yang lebih besar. Ketika saya melihat sistem kosmos itu dari atas > kosmos, kelihatannya seperti sebutir debu. Ketika saya terus naik ke atas, > saya melalui alam semesta yang tak terhitung jumlahnya dan kosmos lainnya, > dan banyak alam semesta dan kosmos lainnya. Setiap hari saya melalui jumlah > kosmos yang makin besar dan besar, dan saya melihat sebagian makhluk jahat > dilindungi oleh kekuatan lama pada setiap tingkat. Banyak makhluk sebagai > dewa, namun mereka telah merosot dan menjadi iblis yang mengganggu Fa. > Mereka dapat melakukan pengrusakan yang serius karena mereka mempunyai > kekuatan yang lebih besar dari pada iblis, dan mereka memanipulasi > iblis-iblis dan roh-roh jahat untuk merusak Dafa. Dengan membasmi mereka > setiap hari, rekan-rekan praktisi dan saya terus-menerus meningkat dan naik. > Kita melewati semua waktu dan ruang. Kemudian, saya melewati > bermilyar-milyar sistem kosmik sampai saya kehilangan jalur angkanya. Saya > hanya merasa bahwa saya naik ke atas sangat cepat. > > Suatu hari, saya terbang sampai ke sistem kosmis terakhir. Pada malam hari, > saya duduk di kursi dan merasakan tubuh saya ringan sepertinya tubuh saya > akan mengambang. Pikiran saya kosong. Ada lapisan luar yang besar dari > setiap sistem kosmik, dikelilingi Fashen Guru. Pada hari berikutnya saya > terus terbang ketika melakukan latihan dan memancarkan pikiran lurus, dan > melihat bahkan kosmos yang lebih besar lagi di atasnya. Berada di dalam > kosmos ini dimana terdiri dari sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya > seperti yang pernah saya terbang ke luar dari satu sistem kosmik. Untuk > membedakan antara kosmos ini dan kosmos itu yang sebelumnya saya sebutkan, > saya akan menyebut kosmos besar ini "kosmos besar." Setelah melalui kosmos > besar yang tak terhitung jumlahnya, saya melihat simbol Wan [swastika] di > setiap pori tubuh saya. Tubuh saya sungguh luar biasa besar dan saya melihat > semua iblis dimusnahkan ketika mereka menyentuh sebuah pori di kulit saya. > > Makhluk-makhluk didalam setiap kosmos sangat berbeda. Beberapa dunia > memiliki Buddha, sementara dunia yang lain memiliki Dao, dan di dalam dunia > yang lain terdiri dari berbagai dewa dimana saya tidak dapat menyebut > namanya. Mereka sangat luar biasa agung dimana mereka sungguh di luar > penggambaran kata-kata manusia, karena merupakan kehidupan yang sangat > rumit. Saya memberikan beberapa contoh. Di dalam satu dunia, seluruh dunia > merupakan sebuah bunga lotus yang besar, dan semua makhluk didalam bunga > lotus besar itu adalah bunga lotus, bunga lotus yang kecil. Disana ada bunga > lotus besar lain yang tak terhitung jumlahnya di luar dunia ini, dan di luar > dari mereka ada satu lapisan bunga lotus yang bahkan lebih besar, dan lebih > maju lagi bahkan bunga lotus yang lebih besar tak terhitung jumlahnya, dan > seterusnya. Didalam beberapa dunia, makhluk-makhluknya tidak dapat terlihat. > Buddha, Dao dan Dewa pada tingkat tinggi dari kosmos sangat luar biasa muda, > dan beberapa kelihatan seperti anak kecil, namun mereka jauh luar biasa > lebih indah yang tak terhitung bandingannya dari anak kecil. Ketika praktisi > Dafa turun, mereka bereinkarnasi pada banyak tingkat yang berbeda dan > membentuk hubungan dengan makhluk-makhluk pada setiap tingkat. Ketika saya > terbang ke atas dan membasmi iblis pada tingkat-tingkat yang berbeda, saya > mengetahui semua makhluk disana, termasuk makhluk-mahluk jahat yang telah > saya musnahkan. > > > Setelah melalui tingkat yang tak terhitung dari kosmos besar, suatu ruang > kosong yang lain muncul. Ketika saya terbang ke atas yang lebih tinggi dan > melihat ke belakang, kosmos yang baru saja saya lewati terlihat seperti > setitik debu. Saya sangat takjub oleh kosmos yang tak terhitung jumlahnya. > Pada saat ini saya tidak mempunyai konsep terhadap bumi di dalam pikiran > saya. Pada tempat itu, saya harus menggunakan apa yang disebut oleh Guru di > *Zhuan Falun* tentang "mata majemuk," jumlah mata kecil yang tak terhitung > jumlahnya di dalam sebuah mata besar, untuk melihat bumi. Seseorang pada > tingkat itu tidak akan ingin melihat bumi, walaupun, bagi makhluk-makhluk > pada tingkat itu melihat bumi seperti sampah yang sangat-sangat kotor dari > setumpuk kotoran. Saya terus belajar Fa, melakukan latihan gerakan dan > memancarkan pikiran lurus setiap hari. Kadang-kadang saya juga pergi keluar > untuk melakukan klarifikasi fakta sebenarnya. Saya terbang ke suatu kosmos > yang bahkan lebih tinggi, dan Buddha-buddha, Dao-dao dan Dewa-dewa, semua > memiliki Falun emas pada tubuh mereka. Sekalipun telah melewati sebuah > sistem kosmos yang besar, lebih besar dari pada "sistem kosmik besar," saya > melihat makhluk-makhluk di sana mempunyai dua Falun di tubuh mereka. (saya > hanya dapat Menyebutnya sebagai sistem kosmik besar, pernah sekali saya > bertanya kepada guru mengenai nama dari tempat tersebut setelah melalui > sistem kosmik yang tak terhitung jumlahnya, Guru berkata, "Kamu tidak perlu > tahu, lakukan kultivasi dengan sebaik-baiknya." Saya tidak tahu tempat apa > yang telah saya datangi. Untuk perbedaan, saya hanya dapat menamai mereka > seperti itu. Karena saya hanya melihat dimensi yang terbatas di dalam kosmos > yang tak berujung ini, dan hanya kata-kata Guru yang benar-benar merupakan > Fa). Ketika saya terus naik ke atas, jumlah Falun makin bertambah dan di > sana ada ruang kosong yang lain setelah sistem yang lebih besar yang tak > terhitung jumlahnya. Setelah itu di sana masih ada sistem kosmik yang lebih > besar, dan setelah melewati sistem besar ini, di sana masih ada ruang-ruang > kosong dan seterusnya. Selagi saya terbang lebih jauh, tidak ada kata-kata > yang dapat digunakan untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat. > Makhluk-makhluk di sana bahkan lebih mengagumkan dan sangat indah. Sebuah > dunia Buddha besar terdiri dari partikel-partikel yang tak terhitung > jumlahnya, dan setiap partikel juga merupakan sebuah dunianya sendiri, > dimana seorang Buddha besar duduk. Partikel dunia ini juga terdiri dari > partikel yang lebih kecil, partikel yang tak terhitung jumlahnya, dan > seterusnya. Maju ke depan lebih lanjut, Dewa-dewa memiliki makin banyak > Falun pada tubuh mereka sampai mereka mempunyai Falun pada setiap pori kulit > mereka. > > Di atas adalah apa yang telah dilihat oleh seorang praktisi kecil ketika > mengikuti Guru meluruskan Fa. Masih ada banyak pemandangan yang sangat > menakjubkan dari pemusnahkan iblis-iblis, dimana kami tidak membicarakannya > di sini. > > Praktisi kecil mempunyai cara kultivasinya yang khas, dan karena praktisi > ini masih sangat kecil, maka penggambarannya tidak dapat dilakukan secara > keseluruhan atau tepat, namun cerita ini sedikit banyak mengungkapkan > keagungan dan kebesaran dari Fa Buddha Falun dalam cara yang sangat jelas, > pada tingkat pemahaman orang ini pada saat ini, dan juga bagian fakta dalam > Pelurusan-Fa; namun, seperti Guru Li sering mengingatkan kita, tidak ada > satu makhluk pun akan dapat mengetahui keagungan sesungguhnya dari Fa; > mereka tidak diperkenankan untuk mengetahuinya. > > Kami berharap para praktisi akan belajar Fa dengan baik, menaruh perhatian > melakukan klarifikasi kebenaran dan memancarkan pikiran lurus. > > Mohon kiranya rekan-rekan praktisi menunjukan hal-hal yang tidak tepat > dengan belas kasih anda. > > > > * > TAMBAHAN1: *(KESAKSIAN SEORANG MURID/PRAKTISI): > > > Dafa Yang Maha Agung > * > Oleh : Dewa Agung Ayu Eka Widiantari* > dibacakan pada Konferensi Fa Surabaya 2005 > > > Source : <http://www.falundafa.or.id/p141.htm> > > > > Salam hormat saya kepada Shifu Li Hongzhi > Salam hormat kepada teman praktisi semuanya. > > Nama saya Dewa Agung Ayu Eka Widiantari, Dewi demikian nama panggilan saya, > saya baru menjadi praktisi Falun Dafa sekitar bulan Oktober 2004, saya > praktisi Falun Dafa Bali, tempat saya latihan di Bangli. > Waktu saya duduk di kelas 3 SMA, saya mengalami kejadian yang sulit saya > mengerti dan saya pahami ? Saat itu saya sedang menonton pertunjukan > kesenian bali yaitu calon arang, begitu detik-detik acara ngunying barong > dan rangda, tiba-tiba waktu orang-orang kerauhan (kesurupan) saya melihat > banyak sekali mahluk-mahluk yang sangat seram-seram sekali, ada yang hitam > tinggi besar, ada yang warna tubuhnya merah menyala, ada yang kepalanya > botak diatasnya dan rambutnya terurai panjang dengan wajah menyeramkan, > pokoknya semuanya menyeramkan, waktu itu saya langsung menjerit-jerit > ketakutan, waktu itu saya dikira kerauhan (kesurupan) oleh orang-orang. > Waktu itu saya dikasi tirta sama pemangkunya, tapi saya terus menjerit-jerit > ketakutan karena mahluk-mahluk tersebut masih terus saya lihat. Waktu itu > semua orang melihat saya dengan heran dan aneh. Kalau orang kerauhan > (kesurupan) begitu dikasi tirta langsung sadar, tapi saya malah terus > menjerit-jerit ketakutan karena mahluk yang menyeramkan itu terus saya > lihat. Semalaman saya tidak bisa tidur karena ketakutan. Besoknya tetap saya > melihat mahluk yang serem-serem tersebut muncul di sekitar rumah dan saya > langsung menjerit-jerit ketakutan. Orang tua jadi panik dengan kondisi saya > tersebut dan ditapsirkan saya kena penyakit bebai dewa (dirasuki mahluk puti > kelas tinggi). Akhirnya saya dibawa ke beberapa orang pintar atau dukun, > tidak juga membuahkan hasil apa-apa? tetap saja saya selalu melihat > mahluk-mahluk tersebut dan akhirnya saya terbiasa melihat mahluk-mahluk > tersebut. > > Pada sekitar bulan September 2001 saya dikasi Buku Zhuan Falun oleh kakak > misan saya Dewa Setiawan, seorang Praktisi Falun Dafa. Waktu itu kakak saya > menyuruh untuk baca buku tersebut dari awal sampai akhir, kalau ada > kata-kata yang tidak dimengerti terus saja baca sampai habis. Saya membaca > buku Zhuan Falun cukup lama, hampir 1 tahun baru selesai saya baca buku > tersebut. Setelah membaca buku Zhuan Falun saya jarang melihat mahluk yang > aneh-aneh dan menyeramkan, tapi saya tetap melihat mahluk yang lebih halus > dan tidak menyeramkan lagi. > > Suatu hari saya berkunjung kerumah kakak saya Dewa Setiawan, kakak saya > memperlihatkan baju putih yang ada lambang Falunnya yang besar, kakak saya > bertanya “apa yang Dewi lihat dengan lambang Falun ini ?” saya bilang > lambang Falunnya Berputar searah jarum jam, kemudian saya di perlihatkan > Foto Shifu, saya melihat Foto Shifu di selubungi sinar putih terang dan > dibelakang kepalanya ada lingkaran putih terang. Waktu itu saya belum ikut > latihan Falun Dafa. Kakak saya bilang waktu itu “dulu itu Dewi tidak kena > penyakit bebai (dirasuki puti) tetapi tianmu atau mata ketiga yang telah > terbuka” > > Pertama kali saya latihan gerakan Falun Dafa, waktu meditasi, air mata saya > terus mengalir menetes seperti orang menagis sampai latihan selesai, saya > merasa sangat aneh kok bias begitu ? > Suatu hari pada saat saya latihan gerakan, saya melihat selubung pelindung > yang melingkari area sekitar tempat kami latihan, selubung pelindung > tersebut putih bening dan transparan, di atas selubung pelindung tersebut > Shifu sedang duduk dalam posisi telapak tangan kanan di dada. Saya juga > sering melihat waktu latihan gerakan maupun meditasi semua praktisi > mengeluarkan cahaya warna-warni yang mengitari seluruh tubuh praktisi. > > Waktu latihan di kantor KONI Bangli, saya melihat 1 meter diatas kepala > tempat kami latihan ada Dewa-Dewa yang sedang ikut latihan, pakaiannya > seperti raja-raja jaman kuno dan semua memakai mahkota kerajaan. > > Saya juga pernah melihat Falun Besar berputar-putar di atas tempat kami > latihan. Saya juga melihat lambang Swastika berputar di depan saya dan > lambang Swastika tersebut langsung masuk ke dahi saya. > > Suatu hari pas latihan, saat meditasi saya tiba-tiba di dorong oleh cahaya > naik ke atas terus meluncur ke atas menembus tingkat-tingkat alam semesta, > saya tidak dapat menghitung udah berapa tingkat saya lampau tingkat-tingkat > alam semesta tersebut, waktu meluncur ke atas saya merasa takut, tapi saya > diam saja mengikuti dorongan cahaya tesebut terus naik ke atas. Akhirnya > saya berhenti di suatu tingkat, tempat tersebut berupa tanah lapangan yang > sangat luas dan sangat indah sekali, bunga-bunganya sangat indah sekali. > Saya belum pernah melihat pemandangan seindah itu. Di pinggir lapangan > tersebut ada 2 buah bangunan memanjang, arsitekturnya seperti bangunan Cina. > Di tengah lapangan ada orang yang sedang latihan gerakan Falun Dafa, > pakaiannya semuanya berbeda-beda ada yang memakai kasaya kuning, ada yang > memakai kasaya putih, ada yang memakai kasaya ungu, ada yang memakai pakaian > kaos putih yang ada lambang Falun seperti yang dimiliki kakak saya dan > lain-lainnya. Di tengah-tengah orang latihan gerakan Falun Dafa tersebut ada > Buddha emas sangat besar dan tinggi yang sedang meditasi, saya tahu beliau > adalah tubuh Buddha Shifu di tingkat tersebut. Waktu itu ada orang yang > sedang menonton latihan tersebut mendekati saya, bahasa orang tersebut tidak > seperti bahasa manusia, tapi anehnya saya bisa mengerti dan bisa > bercakap-capak dengan orang tersebut. Orang tersebut memaksa saya pergi dari > tempat tersebut untuk diajak dan ditunjukkan tempat yang lebih bagus dan > lebih indah, begitu kata dia, tapi saya tidak mau, saya bilang ke dia, saya > hanya mau menonton latihan Falun Dafa. Tapi orang tersebut menarik-narik > saya terus…akhirnya saya putuskan untuk balik turun…tiba-tiba jreg…saya > sampai dibawah, saya melihat teman-teman masih dalam latihan meditasi. Waktu > itu saya geleng-geleng kepala dan rasa takut masih terasa waktu meluncur ke > atas. > > Saya juga melihat waktu melakukan Fa Zheng Nian bersama-sama, cahaya energi > yang keluar dari tubuh praktisi menyatu menjadi energi cahaya yang sangat > besar naik ke atas, di sekeliling cahaya yang besar tersebut ada Buddha, > Dewa dan Tao mengelilingi cahaya tesebut sampai ke atas, sampai saya tidak > bisa melihatnya lagi., karena kertebatasan penglihatan saya. > > Saya juga melihat tempat latihan kami pernah di ganggu oleh mahluk-mahluk > yang aneh-aneh dan menyeramkan, makhluk-makhluk tersebut berjumpalitan ingin > masuk ke tempat area tempat kami latihan, tapi mahluk-mahluk tersebut tidak > bisa masuk kerena ada selubung pelindung Shifu. Saya juga pernah di ganggu > oleh seekor naga merah yang pingin memakan saya, berkali-kali naga merah > tersebut menyerang saya, waktu itu saya sempat gerogi dan ketakutan, tapi > saya segera memancarkan Zheng Nian, naga merah tersebut berbalik lari dan > energi Gong yang saya pancarkan terus mengerjar sampai ke balik awan-awan > sampai saya tidak bisa melihatnya lagi. > Suatu hari saat saya latihan bersama, waktu meditasi tiba-tiba di atas > kepala saya udah ada Buddha sangat tinggi besar, Beliau adalah tubuh Buddha > Shifu, beliau menyuruh saya naik ke atas telapak tangan-Nya, waktu itu saya > sampai menengok dan menengadahkan kepala melihat wajah beliau karena saking > tinggi besarnya. Saya seperti kutu di telapak tangan beliau. Waktu itu saya > bertanya pada beliau ? Saya mau di ajak kemana ? Shifu tidak menjawab > pertanyaan saya, tiba-tiba saya diajak terbang naik ke atas secepat kilat > menembus tingkat-tingkat alam semesta, saya tidak tahu udah berapa milyad > tingkat yang saya lampui. Sampai di tingkat atas tiba-tiba saya di ajak > keluar dari alam semesta, saya dapat melihat tubuh alam semesta dari luar > bertingkat-tingkat, tingkat yang paling atas bercahaya sangat terang sekali, > waktu itu beliau menunjukkan tangan-Nya dari bawah ke atas, menujukkan tubuh > alam semesta ke saya dan beliau tanpa bicara sedikit pun pada saya. Bumi > kita ini tidak kelihatan sama sekali, tingkat-tingkat tubuh alam semesta > saja seperti bulatan kecil-kecil kelihatan. Sungguh-sungguh pemandangan yang > sangat menakjubkan sulit saya mengerti ? Selanjutnya saya dibawa lagi turun > ke bumi oleh Shifu. > > > Demikian dulu pengalaman yang dapat saya ceritakan, terima kasih kepada > Shifu Li Hongzhi yang sudah memperlihatkan kemegahan dan keagungan Falun > Dafa pada saya. Falun Dafa Hao………. > > > Catatan : > Fa – hukum/ajaran/dharma/dhamma > Da Fa (dibaca ‘Ta Fa’) – Maha Hukum > Fa Lun – Roda Hukum > Zhen-Shan-Ren – Sejati, Baik dan Sabar > > > > > -- > Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? > Lihat di: > *www.belanjaantar.multiply.com* <http://www.belanjaantar.multiply.com/> > > :: ...we should cherish the life we live... :: > > > > -- Belanja buku baru gramedia dengan diskon hingga 90%? Lihat di: www.belanjaantar.multiply.com :: ...we should cherish the life we live... :: |
|
|
Re: Struktur Alam Semesta dari DafaMas David,
Bagaimana dengan hati dan pikiran manusia biasa mengukurnya hal demikian? jika manusia bisa memahami bagian2 dari Fa itu sesungguhnya dia telah berada di tingkat2 itu- sesungguhnya ada sisi manusia mengerti hanya belum mampu membahasakannya ketika membaca sekali langsung tersenyum-cukup.Buku Zhuan Falun adalah paling pokok sedang ceramah2 Fa hanya sebagai penunjang tapi kebanyakan orang sangat suka hal2 demikian untuk memuaskan keingintahuan -bukannya |