Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

View: New views
20 Messages — Rating Filter:   Alert me  
< Prev | 1 - 2 | Next >

Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by Leonardo Rimba :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Friends,



Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk
angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi
manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka
mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya
jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap agak
aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space
brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space
brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg
mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers
seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya juga
sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg
pernah bertemu Tuhan di Arash.





+



PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA





T = Hai Mas Leo,



Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang
terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep
TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah
no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet lain,
karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.



Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda,
jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk
pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.



<http://indoraelian.org/index.php/download>

Download | RAELIAN INDONESIA

Source: indoraelian.org

Amanat Elohim untuk anak-anaknya.



J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan
rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you
hold a discussion with many more friends there, unmoderated.



T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,



J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya
aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to
read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih sama
seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia
memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat yg
manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam
syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like
that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan
tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.



T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau
deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan
agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll )?



J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari
aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, misalnya
Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa.
Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas
akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan
bukan wilayahnya.



Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai
simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri
kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita
menyembah kesadaran kita sendiri saja.



Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa
ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan
melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja berubah
terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama.
Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di
luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.



Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada
pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus
merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan
Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg
dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa
dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb.
Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa
dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India
disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.



Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan diajarkan
bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote
control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai
hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga,
maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam selalu
seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap
meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan
syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah
wilayah mana lagi setelah ini...



T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita mitologi kuno itu sangat strong?



Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari
langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia
yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur
Tengah seperti oleh agama Islam.



Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/
malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di
daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa
Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.



Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya
adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai tekhnologi
tinggi yang datang dari planet lain.



Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo
cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh
suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif
ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang
ke bumi.



Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?



J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku
karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan
anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di
bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar
angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu,
yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi
awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.



Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai
dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah
penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain
dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan
mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan
pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja.
Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja.
Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother yg
cute.



T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman dahulu
pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda?



J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner
self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own
understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman.
Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di
kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada
malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak ada.
Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu
intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian
di-interpretasikan sebagai satu malaikat.



Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya
dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas.
Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan dekapannya
di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo
Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu
merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu itu.



Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya.
Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut
sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah
mengandung interpretasi.



T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab
adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun
temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon yang
tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet
disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut
disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan saya
di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan
diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo
cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap burung
besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.



Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli,
begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung tanpa
tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief
peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother ini.



Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal
jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang
terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang
primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman
sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu
yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.



J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya
begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu
tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi
setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya
saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu
menceritakan asal usul mereka.



Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg
menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg
lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 tahun
lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan
legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan Dewi
Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.



Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam itu.
Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan
mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik lainnya
juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos,
tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian
dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari luar
seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.



But I have no problem with theories propagating the belief that we have
space brothers. I myself would really like to believe that, but I have
to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my
personal longing to have either an etheric or a physical twin brother.
The latter is preferable.





+



PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH





T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu
TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana
pendapat anda?



J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar
saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya
mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai
kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.



T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau
tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan
perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau perbuatannya
adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di
kesadaran kita.



J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita
bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim
kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun
merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan.
Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu.



Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari
ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan
beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka
juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak
datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan
ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah
proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita
sebagai individu tidak terpengaruh.



Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga
harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan
bisa tenang saja, enjoy saja.



T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda
utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan
pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana?



J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar
ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah kaprah
sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih
tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. Tentukan
titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke
dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat
kesadaran kita berada.



Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup.
Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut mati.
Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya
gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan
bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal
atau God Spot itu.





+



Leo

@ Komunitas Spiritual Indonesia <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.





Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.


      New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by Agung Pindha :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


Sedang berpikir... apakah Raelien ( Re alien) sejenis atau sama dengan Church of Scientology yang membernya seperti Tom Cruise?
Mungkin Will Smith juga member dari Scientology , karena waktu jadi guest nya Oprah Winfrey , dia terang terangan bilang percaya dengan reincarnation.

shanti is nggak punya otak , mikirnya pakai kontol aja.


--- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba <leonardo_rimba@...> wrote:

>
> Friends,
>
>
>
> Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk
> angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi
> manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka
> mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya
> jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap agak
> aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space
> brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space
> brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg
> mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers
> seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya juga
> sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg
> pernah bertemu Tuhan di Arash.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
>
>
>
>
>
> T = Hai Mas Leo,
>
>
>
> Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang
> terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep
> TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah
> no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet lain,
> karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
>
>
>
> Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda,
> jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk
> pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
>
>
>
> <http://indoraelian.org/index.php/download>
>
> Download | RAELIAN INDONESIA
>
> Source: indoraelian.org
>
> Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
>
>
>
> J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan
> rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you
> hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
>
>
>
> T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
>
>
>
> J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya
> aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to
> read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih sama
> seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia
> memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat yg
> manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam
> syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like
> that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan
> tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
>
>
>
> T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau
> deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan
> agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll )?
>
>
>
> J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari
> aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, misalnya
> Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa.
> Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas
> akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan
> bukan wilayahnya.
>
>
>
> Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai
> simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri
> kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita
> menyembah kesadaran kita sendiri saja.
>
>
>
> Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa
> ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan
> melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja berubah
> terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama.
> Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di
> luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
>
>
>
> Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada
> pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus
> merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan
> Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg
> dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa
> dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb.
> Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa
> dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India
> disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
>
>
>
> Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan diajarkan
> bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote
> control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai
> hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
> mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga,
> maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam selalu
> seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap
> meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan
> syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah
> wilayah mana lagi setelah ini...
>
>
>
> T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita mitologi kuno itu sangat strong?
>
>
>
> Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari
> langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia
> yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur
> Tengah seperti oleh agama Islam.
>
>
>
> Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/
> malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di
> daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa
> Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
>
>
>
> Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya
> adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai tekhnologi
> tinggi yang datang dari planet lain.
>
>
>
> Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo
> cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh
> suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif
> ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang
> ke bumi.
>
>
>
> Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
>
>
>
> J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku
> karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan
> anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di
> bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar
> angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu,
> yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi
> awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
>
>
>
> Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai
> dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah
> penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain
> dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan
> mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan
> pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja.
> Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja.
> Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother yg
> cute.
>
>
>
> T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman dahulu
> pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda?
>
>
>
> J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner
> self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own
> understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman.
> Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di
> kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada
> malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak ada.
> Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu
> intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian
> di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
>
>
>
> Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya
> dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas.
> Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan dekapannya
> di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo
> Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu
> merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu itu.
>
>
>
> Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya.
> Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut
> sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah
> mengandung interpretasi.
>
>
>
> T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab
> adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun
> temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon yang
> tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet
> disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut
> disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan saya
> di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan
> diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo
> cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap burung
> besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
>
>
>
> Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli,
> begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung tanpa
> tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief
> peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother ini.
>
>
>
> Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal
> jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang
> terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang
> primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman
> sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu
> yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
>
>
>
> J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya
> begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu
> tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi
> setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya
> saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu
> menceritakan asal usul mereka.
>
>
>
> Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg
> menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg
> lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 tahun
> lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan
> legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan Dewi
> Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
>
>
>
> Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam itu.
> Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan
> mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik lainnya
> juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos,
> tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian
> dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari luar
> seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
>
>
>
> But I have no problem with theories propagating the belief that we have
> space brothers. I myself would really like to believe that, but I have
> to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my
> personal longing to have either an etheric or a physical twin brother.
> The latter is preferable.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
>
>
>
>
>
> T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu
> TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana
> pendapat anda?
>
>
>
> J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar
> saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya
> mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai
> kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
>
>
>
> T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau
> tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan
> perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau perbuatannya
> adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di
> kesadaran kita.
>
>
>
> J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita
> bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim
> kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun
> merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan.
> Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu.
>
>
>
> Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari
> ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan
> beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka
> juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak
> datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan
> ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah
> proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita
> sebagai individu tidak terpengaruh.
>
>
>
> Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga
> harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan
> bisa tenang saja, enjoy saja.
>
>
>
> T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda
> utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan
> pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana?
>
>
>
> J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar
> ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah kaprah
> sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih
> tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. Tentukan
> titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke
> dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat
> kesadaran kita berada.
>
>
>
> Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup.
> Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut mati.
> Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya
> gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan
> bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal
> atau God Spot itu.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> Leo
>
> @ Komunitas Spiritual Indonesia <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
>
>
>
>
>
> Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
>
>
>       New Email names for you!
> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
> Hurry before someone else does!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
>



Bls: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by Wal Suparmo :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Salam,
Komentar serabutan:
1) Wali kota PDG membuat peraturan PEMAKSAAN pemakaian jilbab dan PELARANGAN merayakan hari Valentine yang dianggap hari peringatan Kristen. Walikota Bukiitinggi menutup jam gadang supaya masyarakat  tidak merayakan Tahun Baru yang dianggap tahun baru Kristen.
Senuanya tentunya dengan persetujuan atau minimal sepengetahuan  atasannya yaitu gubernur Sumbar yang sekarang malah dipromosikan menjadi Menteri Dalam Negeri.
2) Mengenai kaleng cocacola di Papua, teringat film THE GODS MAY BE CRAZY, di lembang Sirangeti di Afrika.
Wasalam,
Wal Supamo

--- Pada Sab, 31/10/09, leonardo rimba <leonardo_rimba@...> menulis:

Dari: leonardo rimba <leonardo_rimba@...>
Judul: [Spiritual-Indonesia] Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita
Kepada: spiritual-indonesia@...
Tanggal: Sabtu, 31 Oktober, 2009, 9:39 AM






 




   
                  Friends,



Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk
angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi
manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka
mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya
jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap agak
aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space
brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space
brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg
mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers
seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya juga
sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg
pernah bertemu Tuhan di Arash.





+



PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA





T = Hai Mas Leo,



Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang
terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan . Tidak ada konsep
TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah
no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet lain,
karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.



Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda,
jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk
pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.



<http://indoraelian. org/index.php/download>

Download | RAELIAN INDONESIA

Source: indoraelian. org

Amanat Elohim untuk anak-anaknya.



J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>.
Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan
rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you
hold a discussion with many more friends there, unmoderated.



T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,



J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya
aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to
read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih sama
seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia
memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat yg
manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam
syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like
that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan
tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.



T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau
deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan
agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll )?



J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari
aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, misalnya
Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa.
Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas
akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan
bukan wilayahnya.



Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai
simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri
kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita
menyembah kesadaran kita sendiri saja.



Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa
ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan
melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja berubah
terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama.
Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di
luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.



Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada
pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus
merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan
Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg
dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa
dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb.
Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa
dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India
disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.



Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan diajarkan
bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote
control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai
hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga,
maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam selalu
seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap
meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan
syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah
wilayah mana lagi setelah ini...



T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita mitologi kuno itu sangat strong?



Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari
langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia
yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur
Tengah seperti oleh agama Islam.



Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/
malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di
daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa
Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.



Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya
adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai tekhnologi
tinggi yang datang dari planet lain.



Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo
cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh
suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif
ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang
ke bumi.



Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?



J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku
karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan
anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di
bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar
angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu,
yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi
awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.



Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai
dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah
penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain
dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan
mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan
pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja.
Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja.
Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother yg
cute.



T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman dahulu
pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda?



J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner
self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own
understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman.
Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di
kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada
malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak ada.
Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu
intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian
di-interpretasikan sebagai satu malaikat.



Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya
dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas.
Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan dekapannya
di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo
Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu
merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu itu.



Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya.
Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut
sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah
mengandung interpretasi.



T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab
adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun
temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon yang
tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet
disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut
disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan saya
di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan
diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo
cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap burung
besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.



Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli,
begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung tanpa
tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief
peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother ini.



Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal
jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang
terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang
primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman
sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu
yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.



J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya
begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu
tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi
setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya
saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu
menceritakan asal usul mereka.



Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg
menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg
lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 tahun
lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan
legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan Dewi
Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.



Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam itu.
Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan
mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik lainnya
juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos,
tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian
dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari luar
seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.



But I have no problem with theories propagating the belief that we have
space brothers. I myself would really like to believe that, but I have
to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my
personal longing to have either an etheric or a physical twin brother.
The latter is preferable.





+



PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH





T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu
TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana
pendapat anda?



J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar
saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya
mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai
kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.



T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau
tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan
perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau perbuatannya
adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di
kesadaran kita.



J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita
bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim
kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun
merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan.
Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu.



Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari
ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan
beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka
juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak
datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan
ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah
proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita
sebagai individu tidak terpengaruh.



Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga
harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan
bisa tenang saja, enjoy saja.



T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda
utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan
pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana?



J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar
ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah kaprah
sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih
tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. Tentukan
titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke
dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat
kesadaran kita berada.



Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup.
Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut mati.
Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya
gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan
bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal
atau God Spot itu.





+



Leo

@ Komunitas Spiritual Indonesia <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>.





Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.

        New Email names for you!  

Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.

Hurry before someone else does!
 

     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


      Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com

Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by Adi Brama :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Aku setuju untuk  urusan space brother..........
mungkin juga other dimension brother.....
Salam,

 



________________________________
From: Agung Pindha <agungpindha@...>
To: Spiritual-Indonesia@...
Sent: Sat, October 31, 2009 10:15:05 AM
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

 

Sedang berpikir... apakah Raelien ( Re alien) sejenis atau sama dengan Church of Scientology yang membernya seperti Tom Cruise?
Mungkin Will Smith juga member dari Scientology , karena waktu jadi guest nya Oprah Winfrey , dia terang terangan bilang percaya dengan reincarnation.

shanti is nggak punya otak , mikirnya pakai kontol aja.

--- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, leonardo rimba <leonardo_rimba@ ...> wrote:

>
> Friends,
>
>
>
> Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk
> angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi
> manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka
> mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya
> jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap agak
> aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space
> brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space
> brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg
> mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers
> seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya juga
> sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg
> pernah bertemu Tuhan di Arash.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
>
>
>
>
>
> T = Hai Mas Leo,
>
>
>
> Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang
> terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan . Tidak ada konsep
> TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah
> no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet lain,
> karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
>
>
>
> Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda,
> jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk
> pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
>
>
>
> <http://indoraelian. org/index. php/download>
>
> Download | RAELIAN INDONESIA
>
> Source: indoraelian. org
>
> Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
>
>
>
> J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>.
> Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan
> rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you
> hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
>
>
>
> T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
>
>
>
> J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya
> aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to
> read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih sama
> seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia
> memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat yg
> manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam
> syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like
> that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan
> tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
>
>
>
> T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau
> deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan
> agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll )?
>
>
>
> J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari
> aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, misalnya
> Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa.
> Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas
> akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan
> bukan wilayahnya.
>
>
>
> Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai
> simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri
> kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita
> menyembah kesadaran kita sendiri saja.
>
>
>
> Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa
> ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan
> melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja berubah
> terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama.
> Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di
> luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
>
>
>
> Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada
> pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus
> merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan
> Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg
> dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa
> dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb.
> Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa
> dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India
> disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
>
>
>
> Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan diajarkan
> bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote
> control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai
> hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
> mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga,
> maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam selalu
> seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap
> meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan
> syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah
> wilayah mana lagi setelah ini...
>
>
>
> T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita mitologi kuno itu sangat strong?
>
>
>
> Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari
> langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia
> yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur
> Tengah seperti oleh agama Islam.
>
>
>
> Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/
> malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di
> daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa
> Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
>
>
>
> Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya
> adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai tekhnologi
> tinggi yang datang dari planet lain.
>
>
>
> Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo
> cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh
> suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif
> ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang
> ke bumi.
>
>
>
> Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
>
>
>
> J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku
> karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan
> anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di
> bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar
> angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu,
> yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi
> awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
>
>
>
> Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai
> dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah
> penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain
> dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan
> mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan
> pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja.
> Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja.
> Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother yg
> cute.
>
>
>
> T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman dahulu
> pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda?
>
>
>
> J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner
> self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own
> understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman.
> Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di
> kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada
> malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak ada.
> Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu
> intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian
> di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
>
>
>
> Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya
> dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas.
> Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan dekapannya
> di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo
> Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu
> merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu itu.
>
>
>
> Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya.
> Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut
> sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah
> mengandung interpretasi.
>
>
>
> T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab
> adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun
> temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon yang
> tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet
> disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut
> disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan saya
> di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan
> diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo
> cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap burung
> besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
>
>
>
> Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli,
> begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung tanpa
> tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief
> peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother ini.
>
>
>
> Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal
> jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang
> terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang
> primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman
> sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu
> yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
>
>
>
> J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya
> begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu
> tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi
> setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya
> saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu
> menceritakan asal usul mereka.
>
>
>
> Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg
> menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg
> lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 tahun
> lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan
> legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan Dewi
> Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
>
>
>
> Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam itu.
> Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan
> mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik lainnya
> juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos,
> tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian
> dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari luar
> seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
>
>
>
> But I have no problem with theories propagating the belief that we have
> space brothers. I myself would really like to believe that, but I have
> to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my
> personal longing to have either an etheric or a physical twin brother.
> The latter is preferable.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
>
>
>
>
>
> T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu
> TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana
> pendapat anda?
>
>
>
> J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar
> saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya
> mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai
> kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
>
>
>
> T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau
> tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan
> perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau perbuatannya
> adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di
> kesadaran kita.
>
>
>
> J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita
> bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim
> kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun
> merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan.
> Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu.
>
>
>
> Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari
> ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan
> beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka
> juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak
> datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan
> ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah
> proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita
> sebagai individu tidak terpengaruh.
>
>
>
> Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga
> harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan
> bisa tenang saja, enjoy saja.
>
>
>
> T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda
> utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan
> pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana?
>
>
>
> J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar
> ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah kaprah
> sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih
> tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. Tentukan
> titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke
> dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat
> kesadaran kita berada.
>
>
>
> Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup.
> Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut mati.
> Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya
> gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan
> bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal
> atau God Spot itu.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> Leo
>
> @ Komunitas Spiritual Indonesia <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>.
>
>
>
>
>
> Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
>
>
> New Email names for you!
> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
> Hurry before someone else does!
> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/
>





     

Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by tuhantu.hantuhantu :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep
TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah
no 1. End of quote:

TuHanTu:  Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode... Salah
satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika sains
adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan
Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
´KataMorgana´...

Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh
sains...

Be Fun

TuHanTu

http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>






--- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba
<leonardo_rimba@...> wrote:

>
> Friends,
>
>
>
> Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk
> angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi
> manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka
> mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya
> jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap
agak
> aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space
> brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space
> brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg
> mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers
> seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya
juga

> sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg
> pernah bertemu Tuhan di Arash.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
>
>
>
>
>
> T = Hai Mas Leo,
>
>
>
> Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang
> terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep
> TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah
> no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet
lain,

> karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
>
>
>
> Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda,
> jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk
> pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
>
>
>
> <http://indoraelian.org/index.php/download>
>
> Download | RAELIAN INDONESIA
>
> Source: indoraelian.org
>
> Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
>
>
>
> J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa
upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
<http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan
> rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you
> hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
>
>
>
> T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya
ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
>
>
>
> J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya
> aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to
> read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih
sama
> seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia
> memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat
yg

> manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam
> syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like
> that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan
> tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
>
>
>
> T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau
> deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan
> agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll
)?
>
>
>
> J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari
> aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik,
misalnya

> Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa.
> Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas
> akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan
> bukan wilayahnya.
>
>
>
> Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai
> simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri
> kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita
> menyembah kesadaran kita sendiri saja.
>
>
>
> Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa
> ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan
> melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja
berubah

> terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama.
> Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di
> luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
>
>
>
> Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada
> pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus
> merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan
> Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg
> dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa
> dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb.
> Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa
> dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India
> disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
>
>
>
> Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan
diajarkan
> bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote
> control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai
> hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
> mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga,
> maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam
selalu
> seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap
> meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan
> syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah
> wilayah mana lagi setelah ini...
>
>
>
> T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita
mitologi kuno itu sangat strong?

>
>
>
> Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari
> langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia
> yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur
> Tengah seperti oleh agama Islam.
>
>
>
> Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/
> malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di
> daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa
> Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
>
>
>
> Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya
> adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai
tekhnologi

> tinggi yang datang dari planet lain.
>
>
>
> Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo
> cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh
> suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif
> ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang
> ke bumi.
>
>
>
> Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
>
>
>
> J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku
> karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan
> anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di
> bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar
> angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu,
> yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi
> awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
>
>
>
> Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai
> dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah
> penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain
> dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan
> mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan
> pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja.
> Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja.
> Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother
yg
> cute.
>
>
>
> T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman
dahulu

> pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda?
>
>
>
> J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner
> self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own
> understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman.
> Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di
> kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada
> malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak
ada.
> Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu
> intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian
> di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
>
>
>
> Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya
> dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas.
> Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan
dekapannya
> di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo
> Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu
> merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu
itu.

>
>
>
> Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya.
> Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut
> sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah
> mengandung interpretasi.
>
>
>
> T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab
> adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun
> temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon
yang
> tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet
> disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut
> disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan
saya
> di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan
> diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo
> cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap
burung
> besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
>
>
>
> Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli,
> begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung
tanpa
> tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief
> peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother
ini.

>
>
>
> Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal
> jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang
> terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang
> primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman
> sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu
> yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
>
>
>
> J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya
> begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu
> tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi
> setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya
> saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu
> menceritakan asal usul mereka.
>
>
>
> Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg
> menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg
> lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000
tahun
> lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan
> legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan
Dewi
> Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
>
>
>
> Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam
itu.
> Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan
> mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik
lainnya
> juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos,
> tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian
> dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari
luar
> seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
>
>
>
> But I have no problem with theories propagating the belief that we
have

> space brothers. I myself would really like to believe that, but I have
> to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my
> personal longing to have either an etheric or a physical twin brother.
> The latter is preferable.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
>
>
>
>
>
> T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu
> TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana
> pendapat anda?
>
>
>
> J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar
> saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya
> mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai
> kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
>
>
>
> T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau
> tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan
> perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
perbuatannya

> adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di
> kesadaran kita.
>
>
>
> J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita
> bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim
> kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun
> merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan.
> Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu.
>
>
>
> Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari
> ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan
> beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka
> juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak
> datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan
> ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah
> proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita
> sebagai individu tidak terpengaruh.
>
>
>
> Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga
> harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan
> bisa tenang saja, enjoy saja.
>
>
>
> T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda
> utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan
> pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana?
>
>
>
> J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar
> ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah
kaprah
> sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih
> tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah.
Tentukan
> titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke
> dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat
> kesadaran kita berada.
>
>
>
> Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup.
> Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut
mati.

> Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya
> gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan
> bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal
> atau God Spot itu.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> Leo
>
> @ Komunitas Spiritual Indonesia
<http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.

>
>
>
>
>
> Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
>
>
> New Email names for you!
> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and
@rocketmail.
> Hurry before someone else does!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
>



Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by tuhantu.hantuhantu :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep
TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah
no 1. End of quote:

TuHanTu:  Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode... Salah
satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika sains
adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan
Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
´KataMorgana´...

Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh
sains...

Be Fun

TuHanTu

http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com/>
--- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba
<leonardo_rimba@...> wrote:

>
> Friends,
>
>
>
> Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk
> angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi
> manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka
> mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya
> jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap
agak
> aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space
> brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space
> brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg
> mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers
> seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya
juga

> sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg
> pernah bertemu Tuhan di Arash.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
>
>
>
>
>
> T = Hai Mas Leo,
>
>
>
> Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang
> terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep
> TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah
> no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet
lain,

> karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
>
>
>
> Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda,
> jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk
> pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
>
>
>
> <http://indoraelian.org/index.php/download>
>
> Download | RAELIAN INDONESIA
>
> Source: indoraelian.org
>
> Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
>
>
>
> J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa
upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
<http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan
> rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you
> hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
>
>
>
> T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya
ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
>
>
>
> J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya
> aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to
> read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih
sama
> seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia
> memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat
yg

> manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam
> syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like
> that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan
> tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
>
>
>
> T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau
> deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan
> agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll
)?
>
>
>
> J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari
> aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik,
misalnya

> Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa.
> Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas
> akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan
> bukan wilayahnya.
>
>
>
> Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai
> simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri
> kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita
> menyembah kesadaran kita sendiri saja.
>
>
>
> Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa
> ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan
> melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja
berubah

> terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama.
> Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di
> luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
>
>
>
> Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada
> pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus
> merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan
> Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg
> dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa
> dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb.
> Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa
> dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India
> disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
>
>
>
> Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan
diajarkan
> bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote
> control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai
> hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
> mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga,
> maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam
selalu
> seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap
> meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan
> syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah
> wilayah mana lagi setelah ini...
>
>
>
> T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita
mitologi kuno itu sangat strong?

>
>
>
> Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari
> langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia
> yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur
> Tengah seperti oleh agama Islam.
>
>
>
> Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/
> malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di
> daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa
> Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
>
>
>
> Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya
> adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai
tekhnologi

> tinggi yang datang dari planet lain.
>
>
>
> Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo
> cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh
> suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif
> ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang
> ke bumi.
>
>
>
> Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
>
>
>
> J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku
> karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan
> anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di
> bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar
> angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu,
> yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi
> awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
>
>
>
> Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai
> dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah
> penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain
> dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan
> mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan
> pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja.
> Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja.
> Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother
yg
> cute.
>
>
>
> T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman
dahulu

> pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda?
>
>
>
> J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner
> self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own
> understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman.
> Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di
> kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada
> malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak
ada.
> Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu
> intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian
> di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
>
>
>
> Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya
> dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas.
> Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan
dekapannya
> di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo
> Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu
> merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu
itu.

>
>
>
> Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya.
> Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut
> sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah
> mengandung interpretasi.
>
>
>
> T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab
> adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun
> temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon
yang
> tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet
> disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut
> disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan
saya
> di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan
> diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo
> cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap
burung
> besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
>
>
>
> Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli,
> begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung
tanpa
> tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief
> peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother
ini.

>
>
>
> Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal
> jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang
> terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang
> primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman
> sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu
> yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
>
>
>
> J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya
> begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu
> tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi
> setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya
> saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu
> menceritakan asal usul mereka.
>
>
>
> Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg
> menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg
> lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000
tahun
> lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan
> legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan
Dewi
> Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
>
>
>
> Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam
itu.
> Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan
> mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik
lainnya
> juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos,
> tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian
> dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari
luar
> seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
>
>
>
> But I have no problem with theories propagating the belief that we
have

> space brothers. I myself would really like to believe that, but I have
> to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my
> personal longing to have either an etheric or a physical twin brother.
> The latter is preferable.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
>
>
>
>
>
> T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu
> TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana
> pendapat anda?
>
>
>
> J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar
> saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya
> mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai
> kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
>
>
>
> T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau
> tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan
> perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
perbuatannya

> adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di
> kesadaran kita.
>
>
>
> J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita
> bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim
> kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun
> merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan.
> Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu.
>
>
>
> Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari
> ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan
> beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka
> juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak
> datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan
> ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah
> proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita
> sebagai individu tidak terpengaruh.
>
>
>
> Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga
> harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan
> bisa tenang saja, enjoy saja.
>
>
>
> T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda
> utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan
> pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana?
>
>
>
> J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar
> ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah
kaprah
> sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih
> tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah.
Tentukan
> titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke
> dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat
> kesadaran kita berada.
>
>
>
> Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup.
> Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut
mati.

> Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya
> gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan
> bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal
> atau God Spot itu.
>
>
>
>
>
> +
>
>
>
> Leo
>
> @ Komunitas Spiritual Indonesia
<http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.

>
>
>
>
>
> Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
>
>
> New Email names for you!
> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and
@rocketmail.
> Hurry before someone else does!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
>



Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by blubps :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

fatamorgana, kali. kali2 aja....

coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains....


blub!


--- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu" <tuhantu.hantuhantu@...> wrote:

>
>
> Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep
> TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah
> no 1. End of quote:
>
> TuHanTu:  Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode... Salah
> satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika sains
> adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan
> Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> ´KataMorgana´...
>
> Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh
> sains...
>
> Be Fun
>
> TuHanTu
>
> http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
>
>
>
>
>
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba
> <leonardo_rimba@> wrote:
> >
> > Friends,
> >
> >
> >
> > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk
> > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi
> > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka
> > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya
> > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap
> agak
> > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space
> > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space
> > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg
> > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers
> > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya
> juga
> > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg
> > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> >
> >
> >
> >
> >
> > +
> >
> >
> >
> > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
> >
> >
> >
> >
> >
> > T = Hai Mas Leo,
> >
> >
> >
> > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang
> > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep
> > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah
> > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet
> lain,
> > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> >
> >
> >
> > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda,
> > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk
> > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> >
> >
> >
> > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> >
> > Download | RAELIAN INDONESIA
> >
> > Source: indoraelian.org
> >
> > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> >
> >
> >
> > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa
> upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan
> > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you
> > hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
> >
> >
> >
> > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya
> ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> >
> >
> >
> > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya
> > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to
> > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih
> sama
> > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia
> > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat
> yg
> > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam
> > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like
> > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan
> > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> >
> >
> >
> > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau
> > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan
> > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll
> )?
> >
> >
> >
> > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari
> > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik,
> misalnya
> > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa.
> > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas
> > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan
> > bukan wilayahnya.
> >
> >
> >
> > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai
> > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri
> > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita
> > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> >
> >
> >
> > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa
> > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan
> > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja
> berubah
> > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama.
> > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di
> > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> >
> >
> >
> > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada
> > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus
> > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan
> > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg
> > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa
> > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb.
> > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa
> > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India
> > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> >
> >
> >
> > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan
> diajarkan
> > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote
> > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai
> > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
> > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga,
> > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam
> selalu
> > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap
> > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan
> > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah
> > wilayah mana lagi setelah ini...
> >
> >
> >
> > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita
> mitologi kuno itu sangat strong?
> >
> >
> >
> > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari
> > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia
> > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur
> > Tengah seperti oleh agama Islam.
> >
> >
> >
> > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/
> > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di
> > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa
> > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> >
> >
> >
> > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya
> > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai
> tekhnologi
> > tinggi yang datang dari planet lain.
> >
> >
> >
> > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo
> > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh
> > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif
> > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang
> > ke bumi.
> >
> >
> >
> > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> >
> >
> >
> > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku
> > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan
> > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di
> > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar
> > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu,
> > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi
> > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> >
> >
> >
> > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai
> > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah
> > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain
> > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan
> > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan
> > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja.
> > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja.
> > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother
> yg
> > cute.
> >
> >
> >
> > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman
> dahulu
> > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda?
> >
> >
> >
> > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner
> > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own
> > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman.
> > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di
> > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada
> > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak
> ada.
> > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu
> > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian
> > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> >
> >
> >
> > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya
> > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas.
> > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan
> dekapannya
> > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo
> > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu
> > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu
> itu.
> >
> >
> >
> > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya.
> > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut
> > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah
> > mengandung interpretasi.
> >
> >
> >
> > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab
> > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun
> > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon
> yang
> > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet
> > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut
> > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan
> saya
> > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan
> > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo
> > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap
> burung
> > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
> >
> >
> >
> > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli,
> > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung
> tanpa
> > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief
> > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother
> ini.
> >
> >
> >
> > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal
> > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang
> > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang
> > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman
> > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu
> > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
> >
> >
> >
> > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya
> > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu
> > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi
> > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya
> > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu
> > menceritakan asal usul mereka.
> >
> >
> >
> > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg
> > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg
> > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000
> tahun
> > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan
> > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan
> Dewi
> > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
> >
> >
> >
> > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam
> itu.
> > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan
> > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik
> lainnya
> > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos,
> > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian
> > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari
> luar
> > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> >
> >
> >
> > But I have no problem with theories propagating the belief that we
> have
> > space brothers. I myself would really like to believe that, but I have
> > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my
> > personal longing to have either an etheric or a physical twin brother.
> > The latter is preferable.
> >
> >
> >
> >
> >
> > +
> >
> >
> >
> > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> >
> >
> >
> >
> >
> > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu
> > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana
> > pendapat anda?
> >
> >
> >
> > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar
> > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya
> > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai
> > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> >
> >
> >
> > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau
> > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan
> > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
> perbuatannya
> > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di
> > kesadaran kita.
> >
> >
> >
> > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita
> > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim
> > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun
> > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan.
> > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu.
> >
> >
> >
> > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari
> > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan
> > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka
> > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak
> > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan
> > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah
> > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita
> > sebagai individu tidak terpengaruh.
> >
> >
> >
> > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga
> > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan
> > bisa tenang saja, enjoy saja.
> >
> >
> >
> > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda
> > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan
> > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana?
> >
> >
> >
> > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar
> > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah
> kaprah
> > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih
> > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah.
> Tentukan
> > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke
> > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat
> > kesadaran kita berada.
> >
> >
> >
> > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup.
> > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut
> mati.
> > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya
> > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan
> > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal
> > atau God Spot itu.
> >
> >
> >
> >
> >
> > +
> >
> >
> >
> > Leo
> >
> > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> >
> >
> >
> >
> >
> > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
> >
> >
> > New Email names for you!
> > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and
> @rocketmail.
> > Hurry before someone else does!
> > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> >
>



Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by tuhantu.hantuhantu :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


  Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
sains....End of quote.

TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...

Be Fun

TuHanTu

http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>




--- In Spiritual-Indonesia@..., "blubps" <blubps@...> wrote:

>
> fatamorgana, kali. kali2 aja....
>
> coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains....
>
>
> blub!
>
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu"
tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> >
> >
> > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep
> > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains
adalah
> > no 1. End of quote:
> >
> > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode...
Salah
> > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika
sains

> > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan
> > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > ´KataMorgana´...
> >
> > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh
> > sains...
> >
> > Be Fun
> >
> > TuHanTu
> >
> > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba
> > <leonardo_rimba@> wrote:
> > >
> > > Friends,
> > >
> > >
> > >
> > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita?
Makhluk
> > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi
> > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih
suka
> > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya
> > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap
> > agak
> > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space
> > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini.
Space
> > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu
ada yg
> > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers
> > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya
> > juga
> > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan
yg

> > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > +
> > >
> > >
> > >
> > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > T = Hai Mas Leo,
> > >
> > >
> > >
> > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan
yang
> > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada
konsep
> > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains
adalah
> > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet
> > lain,
> > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > >
> > >
> > >
> > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan
anda,

> > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk
> > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > >
> > >
> > >
> > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > >
> > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > >
> > > Source: indoraelian.org
> > >
> > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > >
> > >
> > >
> > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa
> > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga
dengan
> > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that
you
> > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
> > >
> > >
> > >
> > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan,
saya
> > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > >
> > >
> > >
> > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa
adanya
> > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no
time to
> > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih
> > sama
> > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia
> > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi
umat
> > yg
> > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam
> > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things
like
> > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga
dengan
> > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> > >
> > >
> > >
> > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN
atau
> > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno
dan
> > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin,
dll
> > )?
> > >
> > >
> > >
> > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari
> > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik,
> > misalnya
> > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa
Shiwa.
> > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas
> > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan
> > > bukan wilayahnya.
> > >
> > >
> > >
> > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva
sebagai
> > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah
diri
> > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka
kita
> > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > >
> > >
> > >
> > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan
bahwa
> > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan
> > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja
> > berubah
> > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama.
> > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada
di
> > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> > >
> > >
> > >
> > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada
> > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus
> > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan
> > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg
> > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai
dewa
> > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api,
dsb.
> > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua
dewa
> > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di
India
> > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > >
> > >
> > >
> > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan
> > diajarkan
> > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang
remote
> > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang
sebagai
> > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
> > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok
juga,
> > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam
> > selalu
> > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap
> > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau
memaksakan
> > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan
entah
> > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > >
> > >
> > >
> > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa
cerita-cerita
> > mitologi kuno itu sangat strong?
> > >
> > >
> > >
> > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari
> > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha
'dia
> > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di
Timur
> > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > >
> > >
> > >
> > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/
> > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi
di
> > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan
bahwa

> > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > >
> > >
> > >
> > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya
> > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai
> > tekhnologi
> > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > >
> > >
> > >
> > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan
cargo
> > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa
oleh
> > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang
primitif
> > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat
datang
> > > ke bumi.
> > >
> > >
> > >
> > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > >
> > >
> > >
> > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca
buku
> > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ
malahan
> > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia
di
> > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar
> > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa
itu,
> > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya
menjadi
> > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > >
> > >
> > >
> > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai
> > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma
kitalah
> > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain
> > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi
dengan
> > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan
> > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri
saja.
> > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja.
> > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space
brother

> > yg
> > > cute.
> > >
> > >
> > >
> > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman
> > dahulu
> > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda?
> > >
> > >
> > >
> > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their
inner
> > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own
> > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman.
> > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis
di
> > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar
ada

> > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak
> > ada.
> > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu
> > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian
> > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > >
> > >
> > >
> > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya
> > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau
lepas.
> > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan
> > dekapannya
> > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya
'Darmo
> > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu
> > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun
lalu
> > itu.
> > >
> > >
> > >
> > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli,
sebenarnya.
> > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita
sebut
> > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting.
Sudah
> > > mengandung interpretasi.
> > >
> > >
> > >
> > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam
Alkitab
> > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun
> > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon
> > yang
> > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat
jet
> > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet
tersebut
> > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan
> > saya
> > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang
akan
> > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya
'cargo

> > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap
> > burung
> > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
> > >
> > >
> > >
> > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli,
> > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung
> > tanpa
> > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief
> > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space
brother
> > ini.
> > >
> > >
> > >
> > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk
akal
> > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang
> > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh
orang-orang
> > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada
zaman
> > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman
dahulu
> > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
> > >
> > >
> > >
> > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya
> > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan
itu
> > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi
> > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain,
akhirnya
> > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa
lalu
> > > menceritakan asal usul mereka.
> > >
> > >
> > >
> > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg
> > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu
yg
> > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000
> > tahun
> > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun,
dan
> > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan
> > Dewi
> > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
> > >
> > >
> > >
> > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam
> > itu.
> > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa
dan
> > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik
> > lainnya
> > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai
mitos,
> > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun,
bagian
> > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari
> > luar
> > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > >
> > >
> > >
> > > But I have no problem with theories propagating the belief that we
> > have
> > > space brothers. I myself would really like to believe that, but I
have
> > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my
> > > personal longing to have either an etheric or a physical twin
brother.

> > > The latter is preferable.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > +
> > >
> > >
> > >
> > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu
> > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH.
Bagaimana
> > > pendapat anda?
> > >
> > >
> > >
> > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya
biar
> > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam.
Artinya
> > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai
> > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > >
> > >
> > >
> > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau
> > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk
melakukan
> > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
> > perbuatannya
> > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan
di
> > > kesadaran kita.
> > >
> > >
> > >
> > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika
kita
> > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu
ekstrim
> > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh
bangun
> > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke
kanan.
> > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti
itu.
> > >
> > >
> > >
> > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari
> > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan
> > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela.
Mereka
> > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak
> > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran.
Dan
> > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di
tengah
> > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting
kita
> > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > >
> > >
> > >
> > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita
juga
> > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita
bahkan
> > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > >
> > >
> > >
> > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda
> > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan
> > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di
mana?
> > >
> > >
> > >
> > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal.
Kelenjar
> > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah
> > kaprah
> > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih
> > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah.
> > Tentukan
> > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu
ke
> > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat
> > > kesadaran kita berada.
> > >
> > >
> > >
> > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk
hidup.
> > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut
> > mati.
> > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak
adanya
> > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita
katakan
> > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar
pineal

> > > atau God Spot itu.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > +
> > >
> > >
> > >
> > > Leo
> > >
> > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
> > >
> > >
> > > New Email names for you!
> > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and
> > @rocketmail.
> > > Hurry before someone else does!
> > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > >
> >
>



Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by tuhantu.hantuhantu :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


Masih banyak kok, mbak Kanthi...Satu aja dulu...:-)...




--- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu"
<tuhantu.hantuhantu@...> wrote:

>
>
> Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> sains....End of quote.
>
> TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...
>
> Be Fun
>
> TuHanTu
>
> http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
>
>
>
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "blubps" blubps@ wrote:
> >
> > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> >
> > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains....
> >
> >
> > blub!
> >
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu"
> tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > >
> > >
> > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada
konsep
> > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains
> adalah
> > > no 1. End of quote:
> > >
> > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode...
> Salah
> > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika
> sains
> > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam
menjelaskan

> > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > ´KataMorgana´...
> > >
> > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh
> > > sains...
> > >
> > > Be Fun
> > >
> > > TuHanTu
> > >
> > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba
> > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > >
> > > > Friends,
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita?
> Makhluk
> > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai
menjadi
> > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih
> suka
> > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba,
makanya
> > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda
anggap
> > > agak
> > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu
space
> > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini.
> Space
> > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu
> ada yg
> > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space
brothers
> > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti
saya

> > > juga
> > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan
> yg
> > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > +
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Hai Mas Leo,
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist,
dan
> yang
> > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada
> konsep
> > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains
> adalah
> > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari
planet
> > > lain,
> > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan
> anda,
> > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian
untuk

> > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > > >
> > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > >
> > > > Source: indoraelian.org
> > > >
> > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa
> > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga
> dengan
> > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that
> you
> > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan,
> saya
> > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa
> adanya
> > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no
> time to
> > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang
lebih
> > > sama
> > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat
manusia
> > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi
> umat
> > > yg
> > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam
> > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi.
Things

> like
> > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga
> dengan
> > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN
> atau
> > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno
> dan
> > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin,
> dll
> > > )?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi
dari
> > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik,
> > > misalnya
> > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa
> Shiwa.
> > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan
realitas
> > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja,
dan

> > > > bukan wilayahnya.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva
> sebagai
> > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah
> diri
> > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka
> kita
> > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan
> bahwa
> > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali,
dan
> > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja
> > > berubah
> > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian
Lama.
> > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg
berada
> di
> > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada
> > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus
> > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan.
Dan
> > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg
> > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol
sebagai

> dewa
> > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api,
> dsb.
> > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua
> dewa
> > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di
> India
> > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan
> > > diajarkan
> > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang
> remote
> > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang
> sebagai
> > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
> > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok
> juga,
> > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam
> > > selalu
> > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan
siap

> > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau
> memaksakan
> > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan
> entah
> > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa
> cerita-cerita
> > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang
dari
> > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha
> 'dia
> > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di
> Timur
> > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/
TUHAN/
> > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan
mitologi
> di
> > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan
> bahwa
> > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya,
sebenarnya
> > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai
> > > tekhnologi
> > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan
> cargo
> > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda
dewa

> oleh
> > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang
> primitif
> > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat
> datang
> > > > ke bumi.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca
> buku
> > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ
> malahan
> > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia
> di
> > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar
> > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa
> itu,
> > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya
> menjadi
> > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai
> > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma
> kitalah
> > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi
lain
> > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi
> dengan
> > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak
menggunakan
> > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri
> saja.
> > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol
saja.

> > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space
> brother
> > > yg
> > > > cute.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman
> > > dahulu
> > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their
> inner
> > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my
own
> > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat
semalaman.
> > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis
> di
> > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar
> ada
> > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya
tidak
> > > ada.
> > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg
begitu
> > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg
kemudian
> > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki
saya
> > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau
> lepas.
> > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan
> > > dekapannya
> > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya
> 'Darmo
> > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat
itu

> > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun
> lalu
> > > itu.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli,
> sebenarnya.
> > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita
> sebut
> > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting.
> Sudah
> > > > mengandung interpretasi.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam
> Alkitab
> > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun
> > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif
Amazon
> > > yang
> > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar
pesawat
> jet
> > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet
> tersebut
> > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah
kedatangan

> > > saya
> > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang
> akan
> > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya
> 'cargo
> > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap
> > > burung
> > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok
asli,
> > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan
payung

> > > tanpa
> > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief
> > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space
> brother
> > > ini.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk
> akal
> > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika
yang

> > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh
> orang-orang
> > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada
> zaman
> > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman
> dahulu
> > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya
> > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar,
dan

> itu
> > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi
> > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain,
> akhirnya
> > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa
> lalu
> > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari
yg
> > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa
lalu
> yg
> > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama
2,000
> > > tahun
> > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun
temurun,
> dan
> > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah
keturunan
> > > Dewi
> > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah
semacam

> > > itu.
> > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa
> dan
> > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik
> > > lainnya
> > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai
> mitos,
> > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun,
> bagian
> > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing
dari
> > > luar
> > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > But I have no problem with theories propagating the belief that
we
> > > have
> > > > space brothers. I myself would really like to believe that, but
I
> have
> > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite
my

> > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin
> brother.
> > > > The latter is preferable.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > +
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah
bertemu

> > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH.
> Bagaimana
> > > > pendapat anda?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya
> biar
> > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam.
> Artinya
> > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai
> > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau
> > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk
> melakukan
> > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
> > > perbuatannya
> > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan
menyaksikan

> di
> > > > kesadaran kita.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika
> kita
> > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu
> ekstrim
> > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh
> bangun
> > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke
> kanan.
> > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti
> itu.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun
dari
> > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat
kefanatikan
> > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela.
> Mereka
> > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang
tidak

> > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran.
> Dan
> > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di
> tengah
> > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting
> kita
> > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa
kita
> juga
> > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita
> bahkan
> > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda
> > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar
penyatuan

> > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di
> mana?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal.
> Kelenjar
> > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah
> > > kaprah
> > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih
> > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah.
> > > Tentukan
> > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik
itu
> ke
> > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat
> > > > kesadaran kita berada.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk
> hidup.
> > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita
disebut

> > > mati.
> > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak
> adanya
> > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita
> katakan
> > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar
> pineal
> > > > atau God Spot itu.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > +
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Leo
> > > >
> > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
> > > >
> > > >
> > > > New Email names for you!
> > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail
and
> > > @rocketmail.
> > > > Hurry before someone else does!
> > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > > >
> > >
> >
>




Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by blubps :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

hai Mas Tuhantu....
apa kabar, Mas Tuhantu?
napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu?

biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas Tuhantu.

blubps mah bagian sorak2 doang.
haha...!


blub!
blubps



--- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu" <tuhantu.hantuhantu@...> wrote:

>
>
>   Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> sains....End of quote.
>
> TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...
>
> Be Fun
>
> TuHanTu
>
> http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
>
>
>
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "blubps" <blubps@> wrote:
> >
> > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> >
> > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains....
> >
> >
> > blub!
> >
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu"
> tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > >
> > >
> > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep
> > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains
> adalah
> > > no 1. End of quote:
> > >
> > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode...
> Salah
> > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika
> sains
> > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan
> > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > ´KataMorgana´...
> > >
> > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh
> > > sains...
> > >
> > > Be Fun
> > >
> > > TuHanTu
> > >
> > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba
> > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > >
> > > > Friends,
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita?
> Makhluk
> > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi
> > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih
> suka
> > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya
> > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap
> > > agak
> > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space
> > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini.
> Space
> > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu
> ada yg
> > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers
> > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya
> > > juga
> > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan
> yg
> > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > +
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Hai Mas Leo,
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan
> yang
> > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada
> konsep
> > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains
> adalah
> > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet
> > > lain,
> > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan
> anda,
> > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk
> > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > > >
> > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > >
> > > > Source: indoraelian.org
> > > >
> > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa
> > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga
> dengan
> > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that
> you
> > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan,
> saya
> > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa
> adanya
> > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no
> time to
> > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih
> > > sama
> > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia
> > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi
> umat
> > > yg
> > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam
> > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things
> like
> > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga
> dengan
> > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN
> atau
> > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno
> dan
> > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin,
> dll
> > > )?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari
> > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik,
> > > misalnya
> > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa
> Shiwa.
> > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas
> > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan
> > > > bukan wilayahnya.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva
> sebagai
> > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah
> diri
> > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka
> kita
> > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan
> bahwa
> > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan
> > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja
> > > berubah
> > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama.
> > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada
> di
> > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada
> > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus
> > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan
> > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg
> > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai
> dewa
> > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api,
> dsb.
> > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua
> dewa
> > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di
> India
> > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan
> > > diajarkan
> > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang
> remote
> > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang
> sebagai
> > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
> > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok
> juga,
> > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam
> > > selalu
> > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap
> > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau
> memaksakan
> > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan
> entah
> > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa
> cerita-cerita
> > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari
> > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha
> 'dia
> > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di
> Timur
> > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/
> > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi
> di
> > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan
> bahwa
> > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya
> > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai
> > > tekhnologi
> > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan
> cargo
> > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa
> oleh
> > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang
> primitif
> > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat
> datang
> > > > ke bumi.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca
> buku
> > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ
> malahan
> > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia
> di
> > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar
> > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa
> itu,
> > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya
> menjadi
> > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai
> > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma
> kitalah
> > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain
> > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi
> dengan
> > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan
> > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri
> saja.
> > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja.
> > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space
> brother
> > > yg
> > > > cute.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman
> > > dahulu
> > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their
> inner
> > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own
> > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman.
> > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis
> di
> > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar
> ada
> > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak
> > > ada.
> > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu
> > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian
> > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya
> > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau
> lepas.
> > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan
> > > dekapannya
> > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya
> 'Darmo
> > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu
> > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun
> lalu
> > > itu.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli,
> sebenarnya.
> > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita
> sebut
> > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting.
> Sudah
> > > > mengandung interpretasi.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam
> Alkitab
> > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun
> > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon
> > > yang
> > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat
> jet
> > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet
> tersebut
> > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan
> > > saya
> > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang
> akan
> > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya
> 'cargo
> > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap
> > > burung
> > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli,
> > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung
> > > tanpa
> > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief
> > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space
> brother
> > > ini.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk
> akal
> > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang
> > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh
> orang-orang
> > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada
> zaman
> > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman
> dahulu
> > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya
> > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan
> itu
> > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi
> > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain,
> akhirnya
> > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa
> lalu
> > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg
> > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu
> yg
> > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000
> > > tahun
> > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun,
> dan
> > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan
> > > Dewi
> > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam
> > > itu.
> > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa
> dan
> > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik
> > > lainnya
> > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai
> mitos,
> > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun,
> bagian
> > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari
> > > luar
> > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > But I have no problem with theories propagating the belief that we
> > > have
> > > > space brothers. I myself would really like to believe that, but I
> have
> > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my
> > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin
> brother.
> > > > The latter is preferable.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > +
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu
> > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH.
> Bagaimana
> > > > pendapat anda?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya
> biar
> > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam.
> Artinya
> > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai
> > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau
> > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk
> melakukan
> > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
> > > perbuatannya
> > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan
> di
> > > > kesadaran kita.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika
> kita
> > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu
> ekstrim
> > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh
> bangun
> > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke
> kanan.
> > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti
> itu.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari
> > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan
> > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela.
> Mereka
> > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak
> > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran.
> Dan
> > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di
> tengah
> > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting
> kita
> > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita
> juga
> > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita
> bahkan
> > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda
> > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan
> > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di
> mana?
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal.
> Kelenjar
> > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah
> > > kaprah
> > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih
> > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah.
> > > Tentukan
> > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu
> ke
> > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat
> > > > kesadaran kita berada.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk
> hidup.
> > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut
> > > mati.
> > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak
> adanya
> > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita
> katakan
> > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar
> pineal
> > > > atau God Spot itu.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > +
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Leo
> > > >
> > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
> > > >
> > > >
> > > > New Email names for you!
> > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and
> > > @rocketmail.
> > > > Hurry before someone else does!
> > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > > >
> > >
> >
>



Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by TuhanTu :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-)


--- In Spiritual-Indonesia@..., "blubps" <blubps@...> wrote:
>
> hai Mas Tuhantu....
> apa kabar, Mas Tuhantu?
> napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu?
>
> biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas
Tuhantu.

>
> blubps mah bagian sorak2 doang.
> haha...!
>
>
> blub!
> blubps
>
>
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu"
tuhantu.hantuhantu@ wrote:

> >
> >
> > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> > sains....End of quote.
> >
> > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...
> >
> > Be Fun
> >
> > TuHanTu
> >
> > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> >
> >
> >
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@..., "blubps" <blubps@>
wrote:

> > >
> > > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> > >
> > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains....
> > >
> > >
> > > blub!
> > >
> > >
> > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu"
> > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > >
> > > >
> > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada
konsep
> > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains
> > adalah
> > > > no 1. End of quote:
> > > >
> > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah
metode...
> > Salah
> > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika
> > sains
> > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam
menjelaskan
> > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > > ´KataMorgana´...
> > > >
> > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab
oleh

> > > > sains...
> > > >
> > > > Be Fun
> > > >
> > > > TuHanTu
> > > >
> > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba
> > > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > > >
> > > > > Friends,
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita?
> > Makhluk
> > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai
menjadi
> > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers
masih
> > suka
> > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba,
makanya
> > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda
anggap
> > > > agak
> > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu
space
> > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini.
> > Space
> > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa
tahu
> > ada yg
> > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space
brothers
> > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti
saya
> > > > juga
> > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang
rekan

> > yg
> > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > +
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Hai Mas Leo,
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist,
dan
> > yang
> > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada
> > konsep
> > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya,
sains
> > adalah
> > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari
planet
> > > > lain,
> > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan
> > anda,
> > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian
untuk

> > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > > > >
> > > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > > >
> > > > > Source: indoraelian.org
> > > > >
> > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda
bisa
> > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga
> > dengan
> > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better
that

> > you
> > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan,
> > saya
> > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa
> > adanya
> > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no
> > time to
> > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang
lebih
> > > > sama
> > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat
manusia
> > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau
menjadi
> > umat
> > > > yg
> > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk
dalam
> > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi.
Things
> > like
> > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip
juga
> > dengan
> > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya
TUHAN
> > atau
> > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban
kuno
> > dan
> > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik,
Hindustin,
> > dll
> > > > )?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi
dari
> > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik,
> > > > misalnya
> > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa
> > Shiwa.
> > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan
realitas
> > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja,
dan
> > > > > bukan wilayahnya.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva
> > sebagai
> > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah
> > diri
> > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva,
maka
> > kita
> > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya
dikonsepkan
> > bahwa
> > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali,
dan
> > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu
saja
> > > > berubah
> > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian
Lama.
> > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg
berada
> > di
> > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini,
ada
> > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya
sekaligus
> > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan.
Dan
> > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal.
Yg
> > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol
sebagai
> > dewa
> > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol
api,

> > dsb.
> > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua
> > dewa
> > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di
> > India
> > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan
> > > > diajarkan
> > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang
> > remote
> > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang
> > sebagai
> > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
> > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok
> > juga,
> > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan
Islam
> > > > selalu
> > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan
siap

> > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau
> > memaksakan
> > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan
> > entah
> > > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa
> > cerita-cerita
> > > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang
dari
> > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha
> > 'dia
> > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di
> > Timur
> > > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/
TUHAN/
> > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan
mitologi
> > di
> > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan
> > bahwa
> > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya,
sebenarnya
> > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai
> > > > tekhnologi
> > > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan
> > cargo
> > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda
dewa
> > oleh
> > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang
> > primitif
> > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu
sempat

> > datang
> > > > > ke bumi.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda
baca
> > buku
> > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ
> > malahan
> > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras
manusia
> > di
> > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk
luar
> > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar
angkasa
> > itu,
> > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya
> > menjadi
> > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di
berbagai
> > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma
> > kitalah
> > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi
lain
> > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi
> > dengan
> > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak
menggunakan
> > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri
> > saja.
> > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol
saja.
> > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space
> > brother
> > > > yg
> > > > > cute.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari
zaman
> > > > dahulu
> > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut
anda?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than
their
> > inner
> > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my
own
> > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat
semalaman.
> > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg
ditulis
> > di
> > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah
benar
> > ada
> > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya
tidak
> > > > ada.
> > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg
begitu
> > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg
kemudian
> > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki
saya
> > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau
> > lepas.
> > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan
> > > > dekapannya
> > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya
> > 'Darmo
> > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat
itu
> > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun
> > lalu
> > > > itu.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli,
> > sebenarnya.
> > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang
kita

> > sebut
> > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting.
> > Sudah
> > > > > mengandung interpretasi.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam
> > Alkitab
> > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan
turun
> > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif
Amazon
> > > > yang
> > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar
pesawat
> > jet
> > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet
> > tersebut
> > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah
kedatangan
> > > > saya
> > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang
> > akan
> > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya
> > 'cargo
> > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu
dianggap
> > > > burung
> > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok
asli,
> > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan
payung
> > > > tanpa
> > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita
relief-relief
> > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space
> > brother
> > > > ini.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang
masuk
> > akal
> > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika
yang

> > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh
> > orang-orang
> > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada
> > zaman
> > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman
> > dahulu
> > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu
saya
> > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar,
dan
> > itu
> > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi.
Tapi
> > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain,
> > akhirnya
> > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia
masa
> > lalu
> > > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi
Matahari yg
> > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa
lalu
> > yg
> > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama
2,000
> > > > tahun
> > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun
temurun,
> > dan
> > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah
keturunan
> > > > Dewi
> > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah
semacam
> > > > itu.
> > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar
angkasa
> > dan
> > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara.
Etnik
> > > > lainnya
> > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut
sebagai
> > mitos,
> > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun
temurun,
> > bagian
> > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing
dari
> > > > luar
> > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > But I have no problem with theories propagating the belief
that we
> > > > have
> > > > > space brothers. I myself would really like to believe that,
but I
> > have
> > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite
my

> > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin
> > brother.
> > > > > The latter is preferable.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > +
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah
bertemu
> > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH.
> > Bagaimana
> > > > > pendapat anda?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut
saya
> > biar
> > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam.
> > Artinya
> > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash
sebagai
> > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah
tau
> > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk
> > melakukan
> > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
> > > > perbuatannya
> > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan
menyaksikan
> > di
> > > > > kesadaran kita.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia
ketika
> > kita
> > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu
> > ekstrim
> > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh
> > bangun
> > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke
> > kanan.
> > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu
seperti
> > itu.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun
dari
> > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat
kefanatikan
> > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela.
> > Mereka
> > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang
tidak
> > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada
kehancuran.

> > Dan
> > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di
> > tengah
> > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting
> > kita
> > > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa
kita
> > juga
> > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita
> > bahkan
> > > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg
anda
> > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar
penyatuan
> > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di
> > mana?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal.
> > Kelenjar
> > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara
salah
> > > > kaprah
> > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang
lebih
> > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah.
> > > > Tentukan
> > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik
itu
> > ke
> > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot.
Tempat
> > > > > kesadaran kita berada.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut
makhluk
> > hidup.
> > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita
disebut
> > > > mati.
> > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau
tidak
> > adanya
> > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita
> > katakan
> > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam
kelenjar

> > pineal
> > > > > atau God Spot itu.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > +
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Leo
> > > > >
> > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
> > > > >
> > > > >
> > > > > New Email names for you!
> > > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail
and
> > > > @rocketmail.
> > > > > Hurry before someone else does!
> > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > > > >
> > > >
> > >
> >
>




Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by daniel ADE RAY :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua manusia....
.........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?*
.....

2009/11/1 dogod.godog <dogod.godog@...>

>
>
>
> Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-)
>
>
> --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>,
> "blubps" <blubps@...> wrote:
> >
> > hai Mas Tuhantu....
> > apa kabar, Mas Tuhantu?
> > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu?
> >
> > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas
> Tuhantu.
> >
> > blubps mah bagian sorak2 doang.
> > haha...!
> >
> >
> > blub!
> > blubps
> >
> >
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>,
> "tuhantu.hantuhantu"
> tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > >
> > >
> > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> > > sains....End of quote.
> > >
> > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...
> > >
> > > Be Fun
> > >
> > > TuHanTu
> > >
> > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>,
> "blubps" <blubps@>
> wrote:
> > > >
> > > > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> > > >
> > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains....
> > > >
> > > >
> > > > blub!
> > > >
> > > >
> > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>,
> "tuhantu.hantuhantu"
> > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > >
> > > > >
> > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada
> konsep
> > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains
> > > adalah
> > > > > no 1. End of quote:
> > > > >
> > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah
> metode...
> > > Salah
> > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika
> > > sains
> > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam
> menjelaskan
> > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > > > ´KataMorgana´...
> > > > >
> > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab
> oleh
> > > > > sains...
> > > > >
> > > > > Be Fun
> > > > >
> > > > > TuHanTu
> > > > >
> > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>,
> leonardo rimba
> > > > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > > > >
> > > > > > Friends,
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita?
> > > Makhluk
> > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai
> menjadi
> > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers
> masih
> > > suka
> > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba,
> makanya
> > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda
> anggap
> > > > > agak
> > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu
> space
> > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini.
> > > Space
> > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa
> tahu
> > > ada yg
> > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space
> brothers
> > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti
> saya
> > > > > juga
> > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang
> rekan
> > > yg
> > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > +
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > T = Hai Mas Leo,
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist,
> dan
> > > yang
> > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada
> > > konsep
> > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya,
> sains
> > > adalah
> > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari
> planet
> > > > > lain,
> > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan
> > > anda,
> > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian
> untuk
> > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > > > > >
> > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > > > >
> > > > > > Source: indoraelian.org
> > > > > >
> > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda
> bisa
> > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga
> > > dengan
> > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better
> that
> > > you
> > > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan,
> > > saya
> > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa
> > > adanya
> > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no
> > > time to
> > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang
> lebih
> > > > > sama
> > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat
> manusia
> > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau
> menjadi
> > > umat
> > > > > yg
> > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk
> dalam
> > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi.
> Things
> > > like
> > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip
> juga
> > > dengan
> > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya
> TUHAN
> > > atau
> > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban
> kuno
> > > dan
> > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik,
> Hindustin,
> > > dll
> > > > > )?
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi
> dari
> > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik,
> > > > > misalnya
> > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa
> > > Shiwa.
> > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan
> realitas
> > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja,
> dan
> > > > > > bukan wilayahnya.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva
> > > sebagai
> > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah
> > > diri
> > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva,
> maka
> > > kita
> > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya
> dikonsepkan
> > > bahwa
> > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali,
> dan
> > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu
> saja
> > > > > berubah
> > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian
> Lama.
> > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg
> berada
> > > di
> > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini,
> ada
> > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya
> sekaligus
> > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan.
> Dan
> > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal.
> Yg
> > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol
> sebagai
> > > dewa
> > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol
> api,
> > > dsb.
> > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua
> > > dewa
> > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di
> > > India
> > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan
> > > > > diajarkan
> > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang
> > > remote
> > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang
> > > sebagai
> > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
> > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok
> > > juga,
> > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan
> Islam
> > > > > selalu
> > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan
> siap
> > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau
> > > memaksakan
> > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan
> > > entah
> > > > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa
> > > cerita-cerita
> > > > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang
> dari
> > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha
> > > 'dia
> > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di
> > > Timur
> > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/
> TUHAN/
> > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan
> mitologi
> > > di
> > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan
> > > bahwa
> > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya,
> sebenarnya
> > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai
> > > > > tekhnologi
> > > > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan
> > > cargo
> > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda
> dewa
> > > oleh
> > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang
> > > primitif
> > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu
> sempat
> > > datang
> > > > > > ke bumi.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda
> baca
> > > buku
> > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ
> > > malahan
> > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras
> manusia
> > > di
> > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk
> luar
> > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar
> angkasa
> > > itu,
> > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya
> > > menjadi
> > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di
> berbagai
> > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma
> > > kitalah
> > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi
> lain
> > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi
> > > dengan
> > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak
> menggunakan
> > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri
> > > saja.
> > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol
> saja.
> > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space
> > > brother
> > > > > yg
> > > > > > cute.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari
> zaman
> > > > > dahulu
> > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut
> anda?
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than
> their
> > > inner
> > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my
> own
> > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat
> semalaman.
> > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg
> ditulis
> > > di
> > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah
> benar
> > > ada
> > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya
> tidak
> > > > > ada.
> > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg
> begitu
> > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg
> kemudian
> > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki
> saya
> > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau
> > > lepas.
> > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan
> > > > > dekapannya
> > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya
> > > 'Darmo
> > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat
> itu
> > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun
> > > lalu
> > > > > itu.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli,
> > > sebenarnya.
> > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang
> kita
> > > sebut
> > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting.
> > > Sudah
> > > > > > mengandung interpretasi.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam
> > > Alkitab
> > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan
> turun
> > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif
> Amazon
> > > > > yang
> > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar
> pesawat
> > > jet
> > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet
> > > tersebut
> > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah
> kedatangan
> > > > > saya
> > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang
> > > akan
> > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya
> > > 'cargo
> > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu
> dianggap
> > > > > burung
> > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok
> asli,
> > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan
> payung
> > > > > tanpa
> > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita
> relief-relief
> > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space
> > > brother
> > > > > ini.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang
> masuk
> > > akal
> > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika
> yang
> > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh
> > > orang-orang
> > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada
> > > zaman
> > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman
> > > dahulu
> > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu
> saya
> > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar,
> dan
> > > itu
> > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi.
> Tapi
> > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain,
> > > akhirnya
> > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia
> masa
> > > lalu
> > > > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi
> Matahari yg
> > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa
> lalu
> > > yg
> > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama
> 2,000
> > > > > tahun
> > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun
> temurun,
> > > dan
> > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah
> keturunan
> > > > > Dewi
> > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah
> semacam
> > > > > itu.
> > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar
> angkasa
> > > dan
> > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara.
> Etnik
> > > > > lainnya
> > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut
> sebagai
> > > mitos,
> > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun
> temurun,
> > > bagian
> > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing
> dari
> > > > > luar
> > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief
> that we
> > > > > have
> > > > > > space brothers. I myself would really like to believe that,
> but I
> > > have
> > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite
> my
> > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin
> > > brother.
> > > > > > The latter is preferable.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > +
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah
> bertemu
> > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH.
> > > Bagaimana
> > > > > > pendapat anda?
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut
> saya
> > > biar
> > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam.
> > > Artinya
> > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash
> sebagai
> > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah
> tau
> > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk
> > > melakukan
> > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
> > > > > perbuatannya
> > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan
> menyaksikan
> > > di
> > > > > > kesadaran kita.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia
> ketika
> > > kita
> > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu
> > > ekstrim
> > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh
> > > bangun
> > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke
> > > kanan.
> > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu
> seperti
> > > itu.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun
> dari
> > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat
> kefanatikan
> > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela.
> > > Mereka
> > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang
> tidak
> > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada
> kehancuran.
> > > Dan
> > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di
> > > tengah
> > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting
> > > kita
> > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa
> kita
> > > juga
> > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita
> > > bahkan
> > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg
> anda
> > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar
> penyatuan
> > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di
> > > mana?
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal.
> > > Kelenjar
> > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara
> salah
> > > > > kaprah
> > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang
> lebih
> > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah.
> > > > > Tentukan
> > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik
> itu
> > > ke
> > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot.
> Tempat
> > > > > > kesadaran kita berada.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut
> makhluk
> > > hidup.
> > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita
> disebut
> > > > > mati.
> > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau
> tidak
> > > adanya
> > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita
> > > katakan
> > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam
> kelenjar
> > > pineal
> > > > > > atau God Spot itu.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > +
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Leo
> > > > > >
> > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > New Email names for you!
> > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail
> and
> > > > > @rocketmail.
> > > > > > Hurry before someone else does!
> > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> >
>
>  
>

Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by TuhanTu :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

SIAPA IBU KAMU?......
 
Jawab: Tanya sendiri sama ibu kamu
 
SIAPA BAPAK KAMU.?.....
 

Jawab: Tanya sendiri sama bapak kamu
 
SIAPA KAMU?
 

Jawab: Tanya sendiri sama dirimu
 
 

--- On Sun, 11/1/09, daniel ADE RAY <danieladeray@...> wrote:


From: daniel ADE RAY <danieladeray@...>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita
To: Spiritual-Indonesia@...
Date: Sunday, November 1, 2009, 5:00 PM


 



pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua manusia....
.........SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?
.....



2009/11/1 dogod.godog <dogod.godog@ yahoo.com>


 




Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-)




--- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "blubps" <blubps@...> wrote:
>
> hai Mas Tuhantu....
> apa kabar, Mas Tuhantu?
> napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu?
>
> biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas
Tuhantu.

>
> blubps mah bagian sorak2 doang.
> haha...!
>
>
> blub!
> blubps
>
>
>
> --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "tuhantu.hantuhantu"
tuhantu.hantuhantu@ wrote:

> >
> >
> > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> > sains....End of quote.
> >
> > TuHanTu: What is the highest intelligent? ...hihihi. ..
> >
> > Be Fun
> >
> > TuHanTu
> >
> > http://holespirit. ning.com <http://holespirit. ning.com>
> >
> >
> >
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "blubps" <blubps@>
wrote:

> > >
> > > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> > >
> > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains....
> > >
> > >
> > > blub!
> > >
> > >
> > > --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "tuhantu.hantuhantu"
> > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > >
> > > >
> > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan . Tidak ada
konsep
> > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains
> > adalah
> > > > no 1. End of quote:
> > > >
> > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah
metode...
> > Salah
> > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika
> > sains
> > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam
menjelaskan
> > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > > ´KataMorgana´. ..
> > > >
> > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanya an yg tidak bisa terjawab
oleh

> > > > sains...
> > > >
> > > > Be Fun
> > > >
> > > > TuHanTu
> > > >
> > > > http://holespirit. ning.com <http://holespirit. ning.com>
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, leonardo rimba
> > > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > > >
> > > > > Friends,
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita?
> > Makhluk
> > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai
menjadi
> > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers
masih
> > suka
> > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba,
makanya
> > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda
anggap
> > > > agak
> > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu
space
> > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini.
> > Space
> > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa
tahu
> > ada yg
> > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space
brothers
> > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti
saya
> > > > juga
> > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang
rekan

> > yg
> > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > +
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Hai Mas Leo,
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist,
dan
> > yang
> > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan . Tidak ada
> > konsep
> > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya,
sains
> > adalah
> > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari
planet
> > > > lain,
> > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan
> > anda,
> > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian
untuk

> > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > <http://indoraelian. org/index. php/download>
> > > > >
> > > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > > >
> > > > > Source: indoraelian. org
> > > > >
> > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda
bisa
> > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> > > > <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>.
> > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga
> > dengan
> > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better
that

> > you
> > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan,
> > saya
> > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa
> > adanya
> > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no
> > time to
> > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang
lebih
> > > > sama
> > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat
manusia
> > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau
menjadi
> > umat
> > > > yg
> > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk
dalam
> > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi.
Things
> > like
> > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip
juga
> > dengan
> > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya
TUHAN
> > atau
> > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban
kuno
> > dan
> > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik,
Hindustin,
> > dll
> > > > )?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi
dari
> > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik,
> > > > misalnya
> > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa
> > Shiwa.
> > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan
realitas
> > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja,
dan
> > > > > bukan wilayahnya.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva
> > sebagai
> > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah
> > diri
> > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva,
maka
> > kita
> > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya
dikonsepkan
> > bahwa
> > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali,
dan
> > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu
saja
> > > > berubah
> > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian
Lama.
> > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg
berada
> > di
> > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini,
ada
> > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya
sekaligus
> > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan.
Dan
> > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal.
Yg
> > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol
sebagai
> > dewa
> > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol
api,

> > dsb.
> > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua
> > dewa
> > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di
> > India
> > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan
> > > > diajarkan
> > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang
> > remote
> > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang
> > sebagai
> > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah
> > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok
> > juga,
> > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan
Islam
> > > > selalu
> > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan
siap

> > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau
> > memaksakan
> > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan
> > entah
> > > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa
> > cerita-cerita
> > > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang
dari
> > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha
> > 'dia
> > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di
> > Timur
> > > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/
TUHAN/
> > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan
mitologi
> > di
> > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan
> > bahwa
> > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya,
sebenarnya
> > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai
> > > > tekhnologi
> > > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan
> > cargo
> > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda
dewa
> > oleh
> > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang
> > primitif
> > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu
sempat

> > datang
> > > > > ke bumi.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda
baca
> > buku
> > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ
> > malahan
> > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras
manusia
> > di
> > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk
luar
> > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar
angkasa
> > itu,
> > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya
> > menjadi
> > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di
berbagai
> > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma
> > kitalah
> > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi
lain
> > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi
> > dengan
> > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak
menggunakan
> > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri
> > saja.
> > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol
saja.
> > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space
> > brother
> > > > yg
> > > > > cute.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari
zaman
> > > > dahulu
> > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut
anda?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than
their
> > inner
> > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my
own
> > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat
semalaman.
> > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg
ditulis
> > di
> > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah
benar
> > ada
> > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya
tidak
> > > > ada.
> > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg
begitu
> > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg
kemudian
> > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki
saya
> > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau
> > lepas.
> > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan
> > > > dekapannya
> > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya
> > 'Darmo
> > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat
itu
> > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun
> > lalu
> > > > itu.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli,
> > sebenarnya.
> > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang
kita

> > sebut
> > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting.
> > Sudah
> > > > > mengandung interpretasi.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam
> > Alkitab
> > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan
turun
> > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif
Amazon
> > > > yang
> > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar
pesawat
> > jet
> > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet
> > tersebut
> > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah
kedatangan
> > > > saya
> > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang
> > akan
> > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya
> > 'cargo
> > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu
dianggap
> > > > burung
> > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok
asli,
> > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan
payung
> > > > tanpa
> > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita
relief-relief
> > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space
> > brother
> > > > ini.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang
masuk
> > akal
> > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika
yang

> > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh
> > orang-orang
> > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada
> > zaman
> > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman
> > dahulu
> > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu
saya
> > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar,
dan
> > itu
> > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi.
Tapi
> > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain,
> > akhirnya
> > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia
masa
> > lalu
> > > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi
Matahari yg
> > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa
lalu
> > yg
> > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama
2,000
> > > > tahun
> > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun
temurun,
> > dan
> > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah
keturunan
> > > > Dewi
> > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah
semacam
> > > > itu.
> > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar
angkasa
> > dan
> > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara.
Etnik
> > > > lainnya
> > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut
sebagai
> > mitos,
> > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun
temurun,
> > bagian
> > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing
dari
> > > > luar
> > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > But I have no problem with theories propagating the belief
that we
> > > > have
> > > > > space brothers. I myself would really like to believe that,
but I
> > have
> > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite
my

> > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin
> > brother.
> > > > > The latter is preferable.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > +
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah
bertemu
> > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH.
> > Bagaimana
> > > > > pendapat anda?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut
saya
> > biar
> > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam.
> > Artinya
> > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash
sebagai
> > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah
tau
> > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk
> > melakukan
> > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
> > > > perbuatannya
> > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan
menyaksikan
> > di
> > > > > kesadaran kita.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia
ketika
> > kita
> > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu
> > ekstrim
> > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh
> > bangun
> > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke
> > kanan.
> > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu
seperti
> > itu.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun
dari
> > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat
kefanatikan
> > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela.
> > Mereka
> > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang
tidak
> > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada
kehancuran.

> > Dan
> > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di
> > tengah
> > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting
> > kita
> > > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa
kita
> > juga
> > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita
> > bahkan
> > > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg
anda
> > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar
penyatuan
> > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di
> > mana?
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal.
> > Kelenjar
> > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara
salah
> > > > kaprah
> > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang
lebih
> > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah.
> > > > Tentukan
> > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik
itu
> > ke
> > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot.
Tempat
> > > > > kesadaran kita berada.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut
makhluk
> > hidup.
> > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita
disebut
> > > > mati.
> > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau
tidak
> > adanya
> > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita
> > katakan
> > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam
kelenjar

> > pineal
> > > > > atau God Spot itu.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > +
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Leo
> > > > >
> > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > > <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
> > > > >
> > > > >
> > > > > New Email names for you!
> > > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail
and
> > > > @rocketmail.
> > > > > Hurry before someone else does!
> > > > > http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/
> > > > >
> > > >
> > >
> >
>




















     

Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by tuhantu.hantuhantu :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua
manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA
KAMU?* End of quote.

TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan
kepada semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi-
´jendela´ apa yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan
tersebut...

Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka tentu
yang bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA.

Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu sendiri...
Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih
bisa terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan
tersebut menjadi subjektif.

Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab,
sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya saya
katakan bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya
jendela untuk melihat hidup dan kehidupan...

Be Fun

TuHanTu

http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>





--- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY
<danieladeray@...> wrote:
>
> pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua
manusia....

> .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?*
> .....
>
> 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@...
>
> >
> >
> >
> > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-)
> >
> >
> > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.co\
m>,

> > "blubps" blubps@ wrote:
> > >
> > > hai Mas Tuhantu....
> > > apa kabar, Mas Tuhantu?
> > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu?
> > >
> > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas
> > Tuhantu.
> > >
> > > blubps mah bagian sorak2 doang.
> > > haha...!
> > >
> > >
> > > blub!
> > > blubps
> > >
> > >
> > >
> > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.co\
m>,

> > "tuhantu.hantuhantu"
> > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > >
> > > >
> > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> > > > sains....End of quote.
> > > >
> > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...
> > > >
> > > > Be Fun
> > > >
> > > > TuHanTu
> > > >
> > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.co\
m>,

> > "blubps" <blubps@>
> > wrote:
> > > > >
> > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> > > > >
> > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains....
> > > > >
> > > > >
> > > > > blub!
> > > > >
> > > > >
> > > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.co\
m>,
> > "tuhantu.hantuhantu"
> > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak
ada
> > konsep
> > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya,
sains
> > > > adalah
> > > > > > no 1. End of quote:
> > > > > >
> > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah
> > metode...
> > > > Salah
> > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan...
Jika

> > > > sains
> > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam
> > menjelaskan
> > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > > > > ´KataMorgana´...
> > > > > >
> > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab
> > oleh
> > > > > > sains...
> > > > > >
> > > > > > Be Fun
> > > > > >
> > > > > > TuHanTu
> > > > > >
> > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.co\
m>,
> > leonardo rimba
> > > > > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > > > > >
> > > > > > > Friends,
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers
kita?
> > > > Makhluk
> > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai
> > menjadi
> > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers
> > masih
> > > > suka
> > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba,
> > makanya
> > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg
anda
> > anggap
> > > > > > agak
> > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar
itu
> > space
> > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi
ini.
> > > > Space
> > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa
> > tahu
> > > > ada yg
> > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space
> > brothers
> > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan
seperti

> > saya
> > > > > > juga
> > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang
> > rekan
> > > > yg
> > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > +
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS
KITA

> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Hai Mas Leo,
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum
Buddhist,
> > dan
> > > > yang
> > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak
ada

> > > > konsep
> > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya,
> > sains
> > > > adalah
> > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari
> > planet
> > > > > > lain,
> > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi
dengan
> > > > anda,
> > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran
Raelian

> > untuk
> > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > > > > > >
> > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > > > > >
> > > > > > > Source: indoraelian.org
> > > > > > >
> > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan
anda
> > bisa
> > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab
juga
> > > > dengan
> > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's
better
> > that
> > > > you
> > > > > > > hold a discussion with many more friends there,
unmoderated.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti
keroyokan,
> > > > saya
> > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis
apa
> > > > adanya
> > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I
have no
> > > > time to
> > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya
kurang

> > lebih
> > > > > > sama
> > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat
> > manusia
> > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau
> > menjadi
> > > > umat
> > > > > > yg
> > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk
> > dalam
> > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi.
> > Things
> > > > like
> > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip
> > juga
> > > > dengan
> > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya
> > TUHAN
> > > > atau
> > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban
> > kuno
> > > > dan
> > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik,
> > Hindustin,
> > > > dll
> > > > > > )?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan
representasi
> > dari
> > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek
fisik,
> > > > > > misalnya
> > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti
Dewa
> > > > Shiwa.
> > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan
> > realitas
> > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta
saja,
> > dan
> > > > > > > bukan wilayahnya.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa
Shiva
> > > > sebagai
> > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya
adalah

> > > > diri
> > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva,
> > maka
> > > > kita
> > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya
> > dikonsepkan
> > > > bahwa
> > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah
sama-sekali,
> > dan
> > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu
> > saja
> > > > > > berubah
> > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di
Perjanjian
> > Lama.
> > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg
> > berada
> > > > di
> > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di
sini,
> > ada
> > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya
> > sekaligus
> > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta.
Berkaitan.
> > Dan
> > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak
dikenal.
> > Yg
> > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol
> > sebagai
> > > > dewa
> > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol
> > api,
> > > > dsb.
> > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari
semua
> > > > dewa
> > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan.
Di
> > > > India
> > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula.
Dan
> > > > > > diajarkan
> > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan
pegang
> > > > remote
> > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke
Padang
> > > > sebagai
> > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi
sekolah
> > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum
kapok
> > > > juga,
> > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak
ada
> > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan
> > Islam
> > > > > > selalu
> > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor
dan
> > siap
> > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau
> > > > memaksakan
> > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi,
dan

> > > > entah
> > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa
> > > > cerita-cerita
> > > > > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang
datang
> > dari
> > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata
Eloha
> > > > 'dia
> > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha
diadopsi di

> > > > Timur
> > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/
> > TUHAN/
> > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan
> > mitologi
> > > > di
> > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu
menyebutkan
> > > > bahwa
> > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang
sekarang
> > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya,
> > sebenarnya
> > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah
mempunyai
> > > > > > tekhnologi
> > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang
melahirkan
> > > > cargo
> > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai
benda
> > dewa
> > > > oleh
> > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi
orang-orang

> > > > primitif
> > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu
> > sempat
> > > > datang
> > > > > > > ke bumi.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau
anda
> > baca
> > > > buku
> > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di
situ
> > > > malahan
> > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras
> > manusia
> > > > di
> > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh
makhluk
> > luar
> > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar
> > angkasa
> > > > itu,
> > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka
akhirnya
> > > > menjadi
> > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di
> > berbagai
> > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal,
cuma
> > > > kitalah
> > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada
dimensi-dimensi
> > lain
> > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk
berkomunikasi
> > > > dengan
> > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak
> > menggunakan
> > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita
sendiri
> > > > saja.
> > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan
simbol-simbol
> > saja.
> > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka
space

> > > > brother
> > > > > > yg
> > > > > > > cute.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari
> > zaman
> > > > > > dahulu
> > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut
> > anda?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than
> > their
> > > > inner
> > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based
on my

> > own
> > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat
> > semalaman.
> > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg
> > ditulis
> > > > di
> > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah
> > benar
> > > > ada
> > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut
saya

> > tidak
> > > > > > ada.
> > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg
> > begitu
> > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg
> > kemudian
> > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa
kaki
> > saya
> > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak
mau
> > > > lepas.
> > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma
merasakan
> > > > > > dekapannya
> > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa
namanya
> > > > 'Darmo
> > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan
malaikat
> > itu
> > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua
tahun
> > > > lalu
> > > > > > itu.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli,
> > > > sebenarnya.
> > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg
sekarang
> > kita
> > > > sebut
> > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami
editting.
> > > > Sudah
> > > > > > > mengandung interpretasi.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan'
dalam
> > > > Alkitab
> > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan
> > turun
> > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku
primitif
> > Amazon
> > > > > > yang
> > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar
> > pesawat
> > > > jet
> > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat
jet
> > > > tersebut
> > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah
> > kedatangan
> > > > > > saya
> > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang
datang
> > > > akan
> > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan
adanya
> > > > 'cargo
> > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu
> > dianggap
> > > > > > burung
> > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan
sosok
> > asli,
> > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan
> > payung
> > > > > > tanpa
> > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita
> > relief-relief
> > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran
space
> > > > brother
> > > > > > ini.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang
> > masuk
> > > > akal
> > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena
jika
> > yang
> > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh
> > > > orang-orang
> > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang
pada
> > > > zaman
> > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif
zaman
> > > > dahulu
> > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal
juga.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true.
Dulu
> > saya
> > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa
luar,
> > dan
> > > > itu
> > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan
komunikasi.
> > Tapi
> > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan
lain,
> > > > akhirnya
> > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara
manusia
> > masa
> > > > lalu
> > > > > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi
> > Matahari yg
> > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di
masa
> > lalu
> > > > yg
> > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan
selama

> > 2,000
> > > > > > tahun
> > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun
> > temurun,
> > > > dan
> > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah
> > keturunan
> > > > > > Dewi
> > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah
> > semacam
> > > > > > itu.
> > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar
> > angkasa
> > > > dan
> > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara.
> > Etnik
> > > > > > lainnya
> > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut
> > sebagai
> > > > mitos,
> > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun
> > temurun,
> > > > bagian
> > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama
asing

> > dari
> > > > > > luar
> > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief
> > that we
> > > > > > have
> > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe
that,
> > but I
> > > > have
> > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far,
despite
> > my
> > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical
twin

> > > > brother.
> > > > > > > The latter is preferable.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > +
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah
> > bertemu
> > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di
ARASH.
> > > > Bagaimana
> > > > > > > pendapat anda?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut
> > saya
> > > > biar
> > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang
bermacam-macam.
> > > > Artinya
> > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash
> > sebagai
> > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang
sudah
> > tau
> > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah
melihat
> > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan
untuk

> > > > melakukan
> > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
> > > > > > perbuatannya
> > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan
> > menyaksikan
> > > > di
> > > > > > > kesadaran kita.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia
> > ketika
> > > > kita
> > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri,
lalu
> > > > ekstrim
> > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita
jatuh
> > > > bangun
> > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir
ke
> > > > kanan.
> > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu
> > seperti
> > > > itu.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh
bangun
> > dari
> > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat
> > kefanatikan
> > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme
meraja-lela.
> > > > Mereka
> > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati
sekarang
> > tidak
> > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada
> > kehancuran.
> > > > Dan
> > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada
di
> > > > tengah
> > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg
penting
> > > > kita
> > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti
bahwa
> > kita
> > > > juga
> > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi
kita

> > > > bahkan
> > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg
> > anda
> > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar
> > penyatuan
> > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat
keberadaannya di
> > > > mana?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar
pineal.
> > > > Kelenjar
> > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara
> > salah
> > > > > > kaprah
> > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang
> > lebih
> > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya
mudah.
> > > > > > Tentukan
> > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik
titik

> > itu
> > > > ke
> > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot.
> > Tempat
> > > > > > > kesadaran kita berada.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut
> > makhluk
> > > > hidup.
> > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita
> > disebut
> > > > > > mati.
> > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau
> > tidak
> > > > adanya
> > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila
kita

> > > > katakan
> > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam
> > kelenjar
> > > > pineal
> > > > > > > atau God Spot itu.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > +
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Leo
> > > > > > >
> > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > New Email names for you!
> > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new
@ymail

> > and
> > > > > > @rocketmail.
> > > > > > > Hurry before someone else does!
> > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > > > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> >
> >
> >
>



Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by tuhantu.hantuhantu :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua
manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA
KAMU?* End of quote.

TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan
kepada semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi-
´jendela´ apa yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan
tersebut...

Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka tentu
yang bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA.

Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu sendiri...
Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih
bisa terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan
tersebut menjadi subjektif.

Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab,
sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya saya
katakan bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya
jendela untuk melihat hidup dan kehidupan...

Be Fun

TuHanTu

http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com/>
--- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY
<danieladeray@...> wrote:
>
> pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua
manusia....

> .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?*
> .....
>
> 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@...
>
> >
> >
> >
> > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-)
> >
> >
> > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.co\
m>,

> > "blubps" blubps@ wrote:
> > >
> > > hai Mas Tuhantu....
> > > apa kabar, Mas Tuhantu?
> > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu?
> > >
> > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas
> > Tuhantu.
> > >
> > > blubps mah bagian sorak2 doang.
> > > haha...!
> > >
> > >
> > > blub!
> > > blubps
> > >
> > >
> > >
> > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.co\
m>,

> > "tuhantu.hantuhantu"
> > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > >
> > > >
> > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> > > > sains....End of quote.
> > > >
> > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...
> > > >
> > > > Be Fun
> > > >
> > > > TuHanTu
> > > >
> > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.co\
m>,

> > "blubps" <blubps@>
> > wrote:
> > > > >
> > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> > > > >
> > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains....
> > > > >
> > > > >
> > > > > blub!
> > > > >
> > > > >
> > > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.co\
m>,
> > "tuhantu.hantuhantu"
> > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak
ada
> > konsep
> > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya,
sains
> > > > adalah
> > > > > > no 1. End of quote:
> > > > > >
> > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah
> > metode...
> > > > Salah
> > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan...
Jika

> > > > sains
> > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam
> > menjelaskan
> > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > > > > ´KataMorgana´...
> > > > > >
> > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab
> > oleh
> > > > > > sains...
> > > > > >
> > > > > > Be Fun
> > > > > >
> > > > > > TuHanTu
> > > > > >
> > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.co\
m>,
> > leonardo rimba
> > > > > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > > > > >
> > > > > > > Friends,
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers
kita?
> > > > Makhluk
> > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai
> > menjadi
> > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers
> > masih
> > > > suka
> > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba,
> > makanya
> > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg
anda
> > anggap
> > > > > > agak
> > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar
itu
> > space
> > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi
ini.
> > > > Space
> > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa
> > tahu
> > > > ada yg
> > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space
> > brothers
> > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan
seperti

> > saya
> > > > > > juga
> > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang
> > rekan
> > > > yg
> > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > +
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS
KITA

> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Hai Mas Leo,
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum
Buddhist,
> > dan
> > > > yang
> > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak
ada

> > > > konsep
> > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya,
> > sains
> > > > adalah
> > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari
> > planet
> > > > > > lain,
> > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi
dengan
> > > > anda,
> > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran
Raelian

> > untuk
> > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > > > > > >
> > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > > > > >
> > > > > > > Source: indoraelian.org
> > > > > > >
> > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan
anda
> > bisa
> > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab
juga
> > > > dengan
> > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's
better
> > that
> > > > you
> > > > > > > hold a discussion with many more friends there,
unmoderated.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti
keroyokan,
> > > > saya
> > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis
apa
> > > > adanya
> > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I
have no
> > > > time to
> > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya
kurang

> > lebih
> > > > > > sama
> > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat
> > manusia
> > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau
> > menjadi
> > > > umat
> > > > > > yg
> > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk
> > dalam
> > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi.
> > Things
> > > > like
> > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip
> > juga
> > > > dengan
> > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya
> > TUHAN
> > > > atau
> > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban
> > kuno
> > > > dan
> > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik,
> > Hindustin,
> > > > dll
> > > > > > )?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan
representasi
> > dari
> > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek
fisik,
> > > > > > misalnya
> > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti
Dewa
> > > > Shiwa.
> > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan
> > realitas
> > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta
saja,
> > dan
> > > > > > > bukan wilayahnya.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa
Shiva
> > > > sebagai
> > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya
adalah

> > > > diri
> > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva,
> > maka
> > > > kita
> > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya
> > dikonsepkan
> > > > bahwa
> > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah
sama-sekali,
> > dan
> > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu
> > saja
> > > > > > berubah
> > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di
Perjanjian
> > Lama.
> > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg
> > berada
> > > > di
> > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di
sini,
> > ada
> > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya
> > sekaligus
> > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta.
Berkaitan.
> > Dan
> > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak
dikenal.
> > Yg
> > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol
> > sebagai
> > > > dewa
> > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol
> > api,
> > > > dsb.
> > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari
semua
> > > > dewa
> > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan.
Di
> > > > India
> > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula.
Dan
> > > > > > diajarkan
> > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan
pegang
> > > > remote
> > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke
Padang
> > > > sebagai
> > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi
sekolah
> > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum
kapok
> > > > juga,
> > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak
ada
> > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan
> > Islam
> > > > > > selalu
> > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor
dan
> > siap
> > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau
> > > > memaksakan
> > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi,
dan

> > > > entah
> > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa
> > > > cerita-cerita
> > > > > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang
datang
> > dari
> > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata
Eloha
> > > > 'dia
> > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha
diadopsi di

> > > > Timur
> > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/
> > TUHAN/
> > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan
> > mitologi
> > > > di
> > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu
menyebutkan
> > > > bahwa
> > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang
sekarang
> > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya,
> > sebenarnya
> > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah
mempunyai
> > > > > > tekhnologi
> > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang
melahirkan
> > > > cargo
> > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai
benda
> > dewa
> > > > oleh
> > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi
orang-orang

> > > > primitif
> > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu
> > sempat
> > > > datang
> > > > > > > ke bumi.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau
anda
> > baca
> > > > buku
> > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di
situ
> > > > malahan
> > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras
> > manusia
> > > > di
> > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh
makhluk
> > luar
> > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar
> > angkasa
> > > > itu,
> > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka
akhirnya
> > > > menjadi
> > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di
> > berbagai
> > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal,
cuma
> > > > kitalah
> > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada
dimensi-dimensi
> > lain
> > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk
berkomunikasi
> > > > dengan
> > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak
> > menggunakan
> > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita
sendiri
> > > > saja.
> > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan
simbol-simbol
> > saja.
> > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka
space

> > > > brother
> > > > > > yg
> > > > > > > cute.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari
> > zaman
> > > > > > dahulu
> > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut
> > anda?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than
> > their
> > > > inner
> > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based
on my

> > own
> > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat
> > semalaman.
> > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg
> > ditulis
> > > > di
> > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah
> > benar
> > > > ada
> > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut
saya

> > tidak
> > > > > > ada.
> > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg
> > begitu
> > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg
> > kemudian
> > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa
kaki
> > saya
> > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak
mau
> > > > lepas.
> > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma
merasakan
> > > > > > dekapannya
> > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa
namanya
> > > > 'Darmo
> > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan
malaikat
> > itu
> > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua
tahun
> > > > lalu
> > > > > > itu.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli,
> > > > sebenarnya.
> > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg
sekarang
> > kita
> > > > sebut
> > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami
editting.
> > > > Sudah
> > > > > > > mengandung interpretasi.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan'
dalam
> > > > Alkitab
> > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan
> > turun
> > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku
primitif
> > Amazon
> > > > > > yang
> > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar
> > pesawat
> > > > jet
> > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat
jet
> > > > tersebut
> > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah
> > kedatangan
> > > > > > saya
> > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang
datang
> > > > akan
> > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan
adanya
> > > > 'cargo
> > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu
> > dianggap
> > > > > > burung
> > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan
sosok
> > asli,
> > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan
> > payung
> > > > > > tanpa
> > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita
> > relief-relief
> > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran
space
> > > > brother
> > > > > > ini.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang
> > masuk
> > > > akal
> > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena
jika
> > yang
> > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh
> > > > orang-orang
> > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang
pada
> > > > zaman
> > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif
zaman
> > > > dahulu
> > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal
juga.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true.
Dulu
> > saya
> > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa
luar,
> > dan
> > > > itu
> > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan
komunikasi.
> > Tapi
> > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan
lain,
> > > > akhirnya
> > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara
manusia
> > masa
> > > > lalu
> > > > > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi
> > Matahari yg
> > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di
masa
> > lalu
> > > > yg
> > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan
selama

> > 2,000
> > > > > > tahun
> > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun
> > temurun,
> > > > dan
> > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah
> > keturunan
> > > > > > Dewi
> > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah
> > semacam
> > > > > > itu.
> > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar
> > angkasa
> > > > dan
> > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara.
> > Etnik
> > > > > > lainnya
> > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut
> > sebagai
> > > > mitos,
> > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun
> > temurun,
> > > > bagian
> > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama
asing

> > dari
> > > > > > luar
> > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief
> > that we
> > > > > > have
> > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe
that,
> > but I
> > > > have
> > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far,
despite
> > my
> > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical
twin

> > > > brother.
> > > > > > > The latter is preferable.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > +
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah
> > bertemu
> > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di
ARASH.
> > > > Bagaimana
> > > > > > > pendapat anda?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut
> > saya
> > > > biar
> > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang
bermacam-macam.
> > > > Artinya
> > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash
> > sebagai
> > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang
sudah
> > tau
> > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah
melihat
> > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan
untuk

> > > > melakukan
> > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
> > > > > > perbuatannya
> > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan
> > menyaksikan
> > > > di
> > > > > > > kesadaran kita.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia
> > ketika
> > > > kita
> > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri,
lalu
> > > > ekstrim
> > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita
jatuh
> > > > bangun
> > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir
ke
> > > > kanan.
> > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu
> > seperti
> > > > itu.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh
bangun
> > dari
> > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat
> > kefanatikan
> > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme
meraja-lela.
> > > > Mereka
> > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati
sekarang
> > tidak
> > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada
> > kehancuran.
> > > > Dan
> > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada
di
> > > > tengah
> > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg
penting
> > > > kita
> > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti
bahwa
> > kita
> > > > juga
> > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi
kita

> > > > bahkan
> > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg
> > anda
> > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar
> > penyatuan
> > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat
keberadaannya di
> > > > mana?
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar
pineal.
> > > > Kelenjar
> > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara
> > salah
> > > > > > kaprah
> > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang
> > lebih
> > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya
mudah.
> > > > > > Tentukan
> > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik
titik

> > itu
> > > > ke
> > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot.
> > Tempat
> > > > > > > kesadaran kita berada.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut
> > makhluk
> > > > hidup.
> > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita
> > disebut
> > > > > > mati.
> > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau
> > tidak
> > > > adanya
> > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila
kita

> > > > katakan
> > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam
> > kelenjar
> > > > pineal
> > > > > > > atau God Spot itu.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > +
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Leo
> > > > > > >
> > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > New Email names for you!
> > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new
@ymail

> > and
> > > > > > @rocketmail.
> > > > > > > Hurry before someone else does!
> > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > > > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> >
> >
> >
>



Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by iskandar effendi-2 :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Ada tebakkan nih,,, seru juga..
*Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua
manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA
KAMU?* End of quote.*
*jawaban nya...MANUSIA.
*.hahaha,,, ada ada saja.
salam
ie
Pada 3 November 2009 00:11, tuhantu.hantuhantu <tuhantu.hantuhantu@...
> menulis:

>
>
> Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua
> manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA
> KAMU?* End of quote.
>
> TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan kepada
> semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi- ´jendela´ apa
> yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut...
>
> Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka tentu yang
> bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA.
>
> Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu sendiri...
> Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih bisa
> terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan
> tersebut menjadi subjektif.
>
> Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab,
> sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya saya katakan
> bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya jendela untuk
> melihat hidup dan kehidupan...
>
> Be Fun
>
> TuHanTu
>
> http://holespirit.ning.com
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY <danieladeray@...>
> wrote:
> >
> > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua
> manusia....
> > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?*
> > .....
> >
> > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@...
>
> >
> > >
> > >
> > >
> > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-)
> > >
> > >
> > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> 40yahoogroups.com>,
>
> > > "blubps" blubps@ wrote:
> > > >
> > > > hai Mas Tuhantu....
> > > > apa kabar, Mas Tuhantu?
> > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu?
> > > >
> > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas
> > > Tuhantu.
> > > >
> > > > blubps mah bagian sorak2 doang.
> > > > haha...!
> > > >
> > > >
> > > > blub!
> > > > blubps
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> 40yahoogroups.com>,
>
> > > "tuhantu.hantuhantu"
> > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > >
> > > > >
> > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> > > > > sains....End of quote.
> > > > >
> > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...
> > > > >
> > > > > Be Fun
> > > > >
> > > > > TuHanTu
> > > > >
> > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> 40yahoogroups.com>,
>
> > > "blubps" <blubps@>
> > > wrote:
> > > > > >
> > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> > > > > >
> > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains....
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > blub!
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> 40yahoogroups.com>,
>
> > > "tuhantu.hantuhantu"
> > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada
> > > konsep
> > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains
> > > > > adalah
> > > > > > > no 1. End of quote:
> > > > > > >
> > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah
> > > metode...
> > > > > Salah
> > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan...
> Jika
> > > > > sains
> > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam
> > > menjelaskan
> > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > > > > > ´KataMorgana´...
> > > > > > >
> > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab
> > > oleh
> > > > > > > sains...
> > > > > > >
> > > > > > > Be Fun
> > > > > > >
> > > > > > > TuHanTu
> > > > > > >
> > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...
> <Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>,
>
> > > leonardo rimba
> > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > > > > > >
> > > > > > > > Friends,
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita?
> > > > > Makhluk
> > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai
> > > menjadi
> > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers
> > > masih
> > > > > suka
> > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba,
> > > makanya
> > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda
> > > anggap
> > > > > > > agak
> > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu
> > > space
> > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi
> ini.
> > > > > Space
> > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa
> > > tahu
> > > > > ada yg
> > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space
> > > brothers
> > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti
> > > saya
> > > > > > > juga
> > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang
> > > rekan
> > > > > yg
> > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > +
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > T = Hai Mas Leo,
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist,
> > > dan
> > > > > yang
> > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak
> ada
> > > > > konsep
> > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya,
> > > sains
> > > > > adalah
> > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari
> > > planet
> > > > > > > lain,
> > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan
> > > > > anda,
> > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian
> > > untuk
> > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > > > > > > >
> > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > > > > > >
> > > > > > > > Source: indoraelian.org
> > > > > > > >
> > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda
> > > bisa
> > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga
> > > > > dengan
> > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better
> > > that
> > > > > you
> > > > > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti
> keroyokan,
> > > > > saya
> > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa
> > > > > adanya
> > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have
> no
> > > > > time to
> > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang
> > > lebih
> > > > > > > sama
> > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat
> > > manusia
> > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau
> > > menjadi
> > > > > umat
> > > > > > > yg
> > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk
> > > dalam
> > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi.
> > > Things
> > > > > like
> > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip
> > > juga
> > > > > dengan
> > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya
> > > TUHAN
> > > > > atau
> > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban
> > > kuno
> > > > > dan
> > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik,
> > > Hindustin,
> > > > > dll
> > > > > > > )?
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi
> > > dari
> > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek
> fisik,
> > > > > > > misalnya
> > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa
> > > > > Shiwa.
> > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan
> > > realitas
> > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta
> saja,
> > > dan
> > > > > > > > bukan wilayahnya.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva
> > > > > sebagai
> > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya
> adalah
> > > > > diri
> > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva,
> > > maka
> > > > > kita
> > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya
> > > dikonsepkan
> > > > > bahwa
> > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali,
> > > dan
> > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu
> > > saja
> > > > > > > berubah
> > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian
> > > Lama.
> > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg
> > > berada
> > > > > di
> > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini,
> > > ada
> > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya
> > > sekaligus
> > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta.
> Berkaitan.
> > > Dan
> > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal.
> > > Yg
> > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol
> > > sebagai
> > > > > dewa
> > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol
> > > api,
> > > > > dsb.
> > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari
> semua
> > > > > dewa
> > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di
> > > > > India
> > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan
> > > > > > > diajarkan
> > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan
> pegang
> > > > > remote
> > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang
> > > > > sebagai
> > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi
> sekolah
> > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum
> kapok
> > > > > juga,
> > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada
> > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan
> > > Islam
> > > > > > > selalu
> > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan
> > > siap
> > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau
> > > > > memaksakan
> > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan
> > > > > entah
> > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa
> > > > > cerita-cerita
> > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang
> > > dari
> > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata
> Eloha
> > > > > 'dia
> > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi
> di
> > > > > Timur
> > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/
> > > TUHAN/
> > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan
> > > mitologi
> > > > > di
> > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu
> menyebutkan
> > > > > bahwa
> > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang
> > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya,
> > > sebenarnya
> > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai
> > > > > > > tekhnologi
> > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang
> melahirkan
> > > > > cargo
> > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda
> > > dewa
> > > > > oleh
> > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang
> > > > > primitif
> > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu
> > > sempat
> > > > > datang
> > > > > > > > ke bumi.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda
> > > baca
> > > > > buku
> > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di
> situ
> > > > > malahan
> > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras
> > > manusia
> > > > > di
> > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk
> > > luar
> > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar
> > > angkasa
> > > > > itu,
> > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka
> akhirnya
> > > > > menjadi
> > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di
> > > berbagai
> > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma
> > > > > kitalah
> > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi
> > > lain
> > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi
> > > > > dengan
> > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak
> > > menggunakan
> > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri
> > > > > saja.
> > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol
> > > saja.
> > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space
> > > > > brother
> > > > > > > yg
> > > > > > > > cute.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari
> > > zaman
> > > > > > > dahulu
> > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut
> > > anda?
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than
> > > their
> > > > > inner
> > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on
> my
> > > own
> > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat
> > > semalaman.
> > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg
> > > ditulis
> > > > > di
> > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah
> > > benar
> > > > > ada
> > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya
> > > tidak
> > > > > > > ada.
> > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg
> > > begitu
> > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg
> > > kemudian
> > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki
> > > saya
> > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau
> > > > > lepas.
> > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan
> > > > > > > dekapannya
> > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya
> > > > > 'Darmo
> > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan
> malaikat
> > > itu
> > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua
> tahun
> > > > > lalu
> > > > > > > itu.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli,
> > > > > sebenarnya.
> > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang
> > > kita
> > > > > sebut
> > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting.
> > > > > Sudah
> > > > > > > > mengandung interpretasi.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam
> > > > > Alkitab
> > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan
> > > turun
> > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif
> > > Amazon
> > > > > > > yang
> > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar
> > > pesawat
> > > > > jet
> > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet
> > > > > tersebut
> > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah
> > > kedatangan
> > > > > > > saya
> > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang
> datang
> > > > > akan
> > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan
> adanya
> > > > > 'cargo
> > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu
> > > dianggap
> > > > > > > burung
> > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok
> > > asli,
> > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan
> > > payung
> > > > > > > tanpa
> > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita
> > > relief-relief
> > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space
> > > > > brother
> > > > > > > ini.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang
> > > masuk
> > > > > akal
> > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika
> > > yang
> > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh
> > > > > orang-orang
> > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada
> > > > > zaman
> > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif
> zaman
> > > > > dahulu
> > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu
> > > saya
> > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa
> luar,
> > > dan
> > > > > itu
> > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi.
> > > Tapi
> > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain,
> > > > > akhirnya
> > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia
> > > masa
> > > > > lalu
> > > > > > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi
> > > Matahari yg
> > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa
> > > lalu
> > > > > yg
> > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama
> > > 2,000
> > > > > > > tahun
> > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun
> > > temurun,
> > > > > dan
> > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah
> > > keturunan
> > > > > > > Dewi
> > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah
> > > semacam
> > > > > > > itu.
> > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar
> > > angkasa
> > > > > dan
> > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara.
> > > Etnik
> > > > > > > lainnya
> > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut
> > > sebagai
> > > > > mitos,
> > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun
> > > temurun,
> > > > > bagian
> > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing
> > > dari
> > > > > > > luar
> > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief
> > > that we
> > > > > > > have
> > > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe that,
> > > but I
> > > > > have
> > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far,
> despite
> > > my
> > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin
> > > > > brother.
> > > > > > > > The latter is preferable.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > +
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah
> > > bertemu
> > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH.
> > > > > Bagaimana
> > > > > > > > pendapat anda?
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut
> > > saya
> > > > > biar
> > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam.
> > > > > Artinya
> > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash
> > > sebagai
> > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah
> > > tau
> > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat
> > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk
> > > > > melakukan
> > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau
> > > > > > > perbuatannya
> > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan
> > > menyaksikan
> > > > > di
> > > > > > > > kesadaran kita.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia
> > > ketika
> > > > > kita
> > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu
> > > > > ekstrim
> > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita
> jatuh
> > > > > bangun
> > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke
> > > > > kanan.
> > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu
> > > seperti
> > > > > itu.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun
> > > dari
> > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat
> > > kefanatikan
> > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela.
> > > > > Mereka
> > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang
> > > tidak
> > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada
> > > kehancuran.
> > > > > Dan
> > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di
> > > > > tengah
> > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg
> penting
> > > > > kita
> > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa
> > > kita
> > > > > juga
> > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi
> kita
> > > > > bahkan
> > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg
> > > anda
> > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar
> > > penyatuan
> > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya
> di
> > > > > mana?
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal.
> > > > > Kelenjar
> > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara
> > > salah
> > > > > > > kaprah
> > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang
> > > lebih
> > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya
> mudah.
> > > > > > > Tentukan
> > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik
> > > itu
> > > > > ke
> > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot.
> > > Tempat
> > > > > > > > kesadaran kita berada.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut
> > > makhluk
> > > > > hidup.
> > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita
> > > disebut
> > > > > > > mati.
> > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau
> > > tidak
> > > > > adanya
> > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita
> > > > > katakan
> > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam
> > > kelenjar
> > > > > pineal
> > > > > > > > atau God Spot itu.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > +
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Leo
> > > > > > > >
> > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > New Email names for you!
> > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail
> > > and
> > > > > > > @rocketmail.
> > > > > > > > Hurry before someone else does!
> > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> > >
> > >
> >
>
>  
>

Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by tuhantu.hantuhantu :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


Hahahaha... Ntar ditanya lagi kok...siapa bapak/ibu dari bapak/ibu dari
bapak/ibu/kakek/nenek moyang manusia... Masihkah manusia?...:D...

Be Fun

TuHanTu

http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>




--- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi
<iskandar.effendi@...> wrote:
>
> Ada tebakkan nih,,, seru juga..
> *Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk
semua
> manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK
KAMU.?.....SIAPA

> KAMU?* End of quote.*
> *jawaban nya...MANUSIA.
> *.hahaha,,, ada ada saja.
> salam
> ie
> Pada 3 November 2009 00:11, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@...
> > menulis:
>
> >
> >
> > Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk
semua
> > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK
KAMU.?.....SIAPA
> > KAMU?* End of quote.
> >
> > TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan
kepada
> > semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi-
´jendela´ apa
> > yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut...
> >
> > Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka
tentu yang
> > bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA.
> >
> > Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu
sendiri...
> > Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih
bisa
> > terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan
> > tersebut menjadi subjektif.
> >
> > Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab,
> > sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya
saya katakan
> > bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya
jendela untuk
> > melihat hidup dan kehidupan...
> >
> > Be Fun
> >
> > TuHanTu
> >
> > http://holespirit.ning.com
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY
danieladeray@
> > wrote:
> > >
> > > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua
> > manusia....
> > > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA
KAMU?*

> > > .....
> > >
> > > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@
> >
> > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-)
> > > >
> > > >
> > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> > 40yahoogroups.com>,
> >
> > > > "blubps" blubps@ wrote:
> > > > >
> > > > > hai Mas Tuhantu....
> > > > > apa kabar, Mas Tuhantu?
> > > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu?
> > > > >
> > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan
Mas

> > > > Tuhantu.
> > > > >
> > > > > blubps mah bagian sorak2 doang.
> > > > > haha...!
> > > > >
> > > > >
> > > > > blub!
> > > > > blubps
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%

> > 40yahoogroups.com>,
> >
> > > > "tuhantu.hantuhantu"
> > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> > > > > > sains....End of quote.
> > > > > >
> > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...
> > > > > >
> > > > > > Be Fun
> > > > > >
> > > > > > TuHanTu
> > > > > >
> > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> > 40yahoogroups.com>,
> >
> > > > "blubps" <blubps@>
> > > > wrote:
> > > > > > >
> > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> > > > > > >
> > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
sains....
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > blub!
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> > 40yahoogroups.com>,
> >
> > > > "tuhantu.hantuhantu"
> > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan.
Tidak ada
> > > > konsep
> > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas
saya, sains
> > > > > > adalah
> > > > > > > > no 1. End of quote:
> > > > > > > >
> > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah
> > > > metode...
> > > > > > Salah
> > > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan
kehidupan...
> > Jika
> > > > > > sains
> > > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam
> > > > menjelaskan
> > > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > > > > > > ´KataMorgana´...
> > > > > > > >
> > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa
terjawab

> > > > oleh
> > > > > > > > sains...
> > > > > > > >
> > > > > > > > Be Fun
> > > > > > > >
> > > > > > > > TuHanTu
> > > > > > > >
> > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...
> > <Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>,
> >
> > > > leonardo rimba
> > > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Friends,
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space
brothers kita?
> > > > > > Makhluk
> > > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk
mulai
> > > > menjadi
> > > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space
brothers
> > > > masih
> > > > > > suka
> > > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka
tiba-tiba,
> > > > makanya
> > > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg
anda
> > > > anggap
> > > > > > > > agak
> > > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan
besar itu
> > > > space
> > > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di
bumi
> > ini.
> > > > > > Space
> > > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya.
Siapa
> > > > tahu
> > > > > > ada yg
> > > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari
space
> > > > brothers
> > > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan
seperti
> > > > saya
> > > > > > > > juga
> > > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan
seorang

> > > > rekan
> > > > > > yg
> > > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > +
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS
KITA

> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > T = Hai Mas Leo,
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum
Buddhist,
> > > > dan
> > > > > > yang
> > > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan.
Tidak
> > ada
> > > > > > konsep
> > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas
saya,
> > > > sains
> > > > > > adalah
> > > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang
dari
> > > > planet
> > > > > > > > lain,
> > > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi
dengan
> > > > > > anda,
> > > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran
Raelian

> > > > untuk
> > > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Source: indoraelian.org
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan
anda
> > > > bisa
> > > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa
tanya-jawab juga
> > > > > > dengan
> > > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's
better
> > > > that
> > > > > > you
> > > > > > > > > hold a discussion with many more friends there,
unmoderated.

> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti
> > keroyokan,
> > > > > > saya
> > > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya,
tulis apa
> > > > > > adanya
> > > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I
have
> > no
> > > > > > time to
> > > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya
kurang
> > > > lebih
> > > > > > > > sama
> > > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita
umat
> > > > manusia
> > > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah
mau
> > > > menjadi
> > > > > > umat
> > > > > > > > yg
> > > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap
terpuruk
> > > > dalam
> > > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak
manusiawi.
> > > > Things
> > > > > > like
> > > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin
mirip
> > > > juga
> > > > > > dengan
> > > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda
percaya
> > > > TUHAN
> > > > > > atau
> > > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi
peradaban-peradaban

> > > > kuno
> > > > > > dan
> > > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik,
> > > > Hindustin,
> > > > > > dll
> > > > > > > > )?
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan
representasi
> > > > dari
> > > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa
aspek
> > fisik,
> > > > > > > > misalnya
> > > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia,
seperti Dewa
> > > > > > Shiwa.
> > > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan
bukan
> > > > realitas
> > > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan.
Peta
> > saja,
> > > > dan
> > > > > > > > > bukan wilayahnya.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa
Shiva
> > > > > > sebagai
> > > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia
seutuhnya
> > adalah
> > > > > > diri
> > > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah
Shiva,

> > > > maka
> > > > > > kita
> > > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya
> > > > dikonsepkan
> > > > > > bahwa
> > > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah
sama-sekali,
> > > > dan
> > > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg
tentu
> > > > saja
> > > > > > > > berubah
> > > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di
Perjanjian
> > > > Lama.
> > > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada
Tuhan yg
> > > > berada
> > > > > > di
> > > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di
sini,
> > > > ada
> > > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya
> > > > sekaligus
> > > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta.
> > Berkaitan.
> > > > Dan
> > > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak
dikenal.
> > > > Yg
> > > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan
simbol
> > > > sebagai
> > > > > > dewa
> > > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk
simbol
> > > > api,
> > > > > > dsb.
> > > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan
dari
> > semua
> > > > > > dewa
> > > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak
terdefinisikan. Di
> > > > > > India
> > > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal
mula. Dan
> > > > > > > > diajarkan
> > > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya.
Tuhan
> > pegang
> > > > > > remote
> > > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke
Padang
> > > > > > sebagai
> > > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi
> > sekolah
> > > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih
belum
> > kapok
> > > > > > juga,
> > > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus
tidak ada
> > > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani
dan
> > > > Islam
> > > > > > > > selalu
> > > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan
monitor dan
> > > > siap
> > > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah
mau
> > > > > > memaksakan
> > > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa
bumi, dan

> > > > > > entah
> > > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa
> > > > > > cerita-cerita
> > > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang
datang
> > > > dari
> > > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari
kata
> > Eloha
> > > > > > 'dia
> > > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha
diadopsi
> > di
> > > > > > Timur
> > > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan,
dewa/
> > > > TUHAN/
> > > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop
dengan

> > > > mitologi
> > > > > > di
> > > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu
> > menyebutkan
> > > > > > bahwa
> > > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang
sekarang
> > > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya,
> > > > sebenarnya
> > > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah
mempunyai
> > > > > > > > tekhnologi
> > > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang
> > melahirkan
> > > > > > cargo
> > > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai
benda
> > > > dewa
> > > > > > oleh
> > > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi
orang-orang
> > > > > > primitif
> > > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini
dulu

> > > > sempat
> > > > > > datang
> > > > > > > > > ke bumi.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau
anda
> > > > baca
> > > > > > buku
> > > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet',
di
> > situ
> > > > > > malahan
> > > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa
ras
> > > > manusia
> > > > > > di
> > > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh
makhluk
> > > > luar
> > > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh
luar

> > > > angkasa
> > > > > > itu,
> > > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka
> > akhirnya
> > > > > > menjadi
> > > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di
> > > > berbagai
> > > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal,
cuma
> > > > > > kitalah
> > > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada
dimensi-dimensi
> > > > lain
> > > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk
berkomunikasi
> > > > > > dengan
> > > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak
> > > > menggunakan
> > > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita
sendiri
> > > > > > saja.
> > > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan
simbol-simbol
> > > > saja.
> > > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka
space
> > > > > > brother
> > > > > > > > yg
> > > > > > > > > cute.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita
dari
> > > > zaman
> > > > > > > > dahulu
> > > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana
menurut
> > > > anda?
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other
than
> > > > their
> > > > > > inner
> > > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so,
based on
> > my
> > > > own
> > > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu
malaikat
> > > > semalaman.
> > > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa
yg
> > > > ditulis
> > > > > > di
> > > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi
apakah
> > > > benar
> > > > > > ada
> > > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub?
Menurut saya
> > > > tidak
> > > > > > > > ada.
> > > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan
batin yg
> > > > begitu
> > > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok
yg
> > > > kemudian
> > > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur
merasa kaki
> > > > saya
> > > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang
tidak mau
> > > > > > lepas.
> > > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma
merasakan
> > > > > > > > dekapannya
> > > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa
namanya
> > > > > > 'Darmo
> > > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan
> > malaikat
> > > > itu
> > > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami
dua
> > tahun
> > > > > > lalu
> > > > > > > > itu.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi
asli,
> > > > > > sebenarnya.
> > > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg
sekarang
> > > > kita
> > > > > > sebut
> > > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami
editting.
> > > > > > Sudah
> > > > > > > > > mengandung interpretasi.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan'
dalam
> > > > > > Alkitab
> > > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong
dan
> > > > turun
> > > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku
primitif
> > > > Amazon
> > > > > > > > yang
> > > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan
besar
> > > > pesawat
> > > > > > jet
> > > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara
pesawat jet
> > > > > > tersebut
> > > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun
setelah
> > > > kedatangan
> > > > > > > > saya
> > > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa
yang
> > datang
> > > > > > akan
> > > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti
dengan
> > adanya
> > > > > > 'cargo
> > > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala
itu
> > > > dianggap
> > > > > > > > burung
> > > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh
mereka.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan
sosok
> > > > asli,
> > > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha
dengan
> > > > payung
> > > > > > > > tanpa
> > > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita
> > > > relief-relief
> > > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran
space
> > > > > > brother
> > > > > > > > ini.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya
kurang
> > > > masuk
> > > > > > akal
> > > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin,
karena jika
> > > > yang
> > > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis
oleh
> > > > > > orang-orang
> > > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong.
Memang pada
> > > > > > zaman
> > > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang
primitif
> > zaman
> > > > > > dahulu
> > > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal
juga.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true.
Dulu
> > > > saya
> > > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk
angkasa
> > luar,
> > > > dan
> > > > > > itu
> > > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan
komunikasi.
> > > > Tapi
> > > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di
kebudayaan lain,
> > > > > > akhirnya
> > > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara
manusia
> > > > masa
> > > > > > lalu
> > > > > > > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi
> > > > Matahari yg
> > > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh
di masa
> > > > lalu
> > > > > > yg
> > > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan
selama
> > > > 2,000
> > > > > > > > tahun
> > > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara
turun
> > > > temurun,
> > > > > > dan
> > > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka
adalah
> > > > keturunan
> > > > > > > > Dewi
> > > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu
Omikami.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki
kisah-kisah
> > > > semacam
> > > > > > > > itu.
> > > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari
luar
> > > > angkasa
> > > > > > dan
> > > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi
Utara.
> > > > Etnik
> > > > > > > > lainnya
> > > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita
sebut
> > > > sebagai
> > > > > > mitos,
> > > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun
> > > > temurun,
> > > > > > bagian
> > > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk
agama-agama asing
> > > > dari
> > > > > > > > luar
> > > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the
belief
> > > > that we
> > > > > > > > have
> > > > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe
that,
> > > > but I
> > > > > > have
> > > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far,
> > despite
> > > > my
> > > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a
physical twin

> > > > > > brother.
> > > > > > > > > The latter is preferable.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > +
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya
telah
> > > > bertemu
> > > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di
ARASH.
> > > > > > Bagaimana
> > > > > > > > > pendapat anda?
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu.
Menurut
> > > > saya
> > > > > > biar
> > > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang
bermacam-macam.
> > > > > > Artinya
> > > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan
arash
> > > > sebagai
> > > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang
sudah
> > > > tau
> > > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah
melihat
> > > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan
untuk
> > > > > > melakukan
> > > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka
tau
> > > > > > > > perbuatannya
> > > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan
> > > > menyaksikan
> > > > > > di
> > > > > > > > > kesadaran kita.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi
manusia
> > > > ketika
> > > > > > kita
> > > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim
kiri, lalu
> > > > > > ekstrim
> > > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah
kita
> > jatuh
> > > > > > bangun
> > > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting
setir ke
> > > > > > kanan.
> > > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu.
Selalu
> > > > seperti
> > > > > > itu.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh
bangun
> > > > dari
> > > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat
> > > > kefanatikan
> > > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme
meraja-lela.
> > > > > > Mereka
> > > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati
sekarang
> > > > tidak
> > > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada
> > > > kehancuran.
> > > > > > Dan
> > > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang
berada di
> > > > > > tengah
> > > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg
> > penting
> > > > > > kita
> > > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti
bahwa
> > > > kita
> > > > > > juga
> > > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara
pribadi
> > kita
> > > > > > bahkan
> > > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan
kesadaran yg
> > > > anda
> > > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya
sekedar
> > > > penyatuan
> > > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat
keberadaannya
> > di
> > > > > > mana?
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar
pineal.
> > > > > > Kelenjar
> > > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan
secara
> > > > salah
> > > > > > > > kaprah
> > > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang
kurang
> > > > lebih
> > > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal,
caranya
> > mudah.
> > > > > > > > Tentukan
> > > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu
tarik titik
> > > > itu
> > > > > > ke
> > > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God
Spot.
> > > > Tempat
> > > > > > > > > kesadaran kita berada.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita
disebut
> > > > makhluk
> > > > > > hidup.
> > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka
kita
> > > > disebut
> > > > > > > > mati.
> > > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada
atau
> > > > tidak
> > > > > > adanya
> > > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan
apabila kita

> > > > > > katakan
> > > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam
> > > > kelenjar
> > > > > > pineal
> > > > > > > > > atau God Spot itu.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > +
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Leo
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di
AS.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > New Email names for you!
> > > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new
@ymail

> > > > and
> > > > > > > > @rocketmail.
> > > > > > > > > Hurry before someone else does!
> > > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > >
> >
> >
> >
>



Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by iskandar effendi-2 :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

    ....aahh,,, lebih enak guyon aja dah....
dari mana datang nya linta.
dari sawah turun kekali.
dari mana datang nya cinta
dari mata turun kehati.
..................................trus nasarudin mulai bikin tebakkan lagi.,
untuk sains.
bisa nggak para sains menentukan "kapan , dimana, dan berapa kekuatan gempa
yang bakal terjadi"
.....nohhhh,,,jawaban nya harus 100% betul....
para sains, sampai hari ini cuma bisa bilang......hohohoho, elmu sains kami
belum sampe disitu  ....nantiiiiiii pasti bisa....
nasaradin malah bisa menjawab........ hohohoho...5menit lagi, gempa lokal,
di tempat tidur, kecepatan naik turun, magnitudenya sedang sedang saja,
............bobok ahhhhhh....mau bikin gempa dulu  yaaaa..



Pada 3 November 2009 00:37, tuhantu.hantuhantu <tuhantu.hantuhantu@...
> menulis:

>
>
> Hahahaha... Ntar ditanya lagi kok...siapa bapak/ibu dari bapak/ibu dari
> bapak/ibu/kakek/nenek moyang manusia... Masihkah manusia?...:D...
>
> Be Fun
>
> TuHanTu
>
> http://holespirit.ning.com
>
>
>
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi
> <iskandar.effendi@...> wrote:
> >
> > Ada tebakkan nih,,, seru juga..
> > *Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua
> > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA
> > KAMU?* End of quote.*
> > *jawaban nya...MANUSIA.
> > *.hahaha,,, ada ada saja.
> > salam
> > ie
> > Pada 3 November 2009 00:11, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@...
>
> > > menulis:
> >
> > >
> > >
> > > Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua
> > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK
> KAMU.?.....SIAPA
> > > KAMU?* End of quote.
> > >
> > > TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan
> kepada
> > > semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi- ´jendela´
> apa
> > > yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut...
> > >
> > > Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka tentu yang
> > > bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA.
> > >
> > > Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu
> sendiri...
> > > Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih
> bisa
> > > terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan
> > > tersebut menjadi subjektif.
> > >
> > > Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab,
> > > sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya saya katakan
> > > bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya jendela
> untuk
> > > melihat hidup dan kehidupan...
> > >
> > > Be Fun
> > >
> > > TuHanTu
> > >
> > > http://holespirit.ning.com
> > >
> > > --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY
> danieladeray@
> > > wrote:
> > > >
> > > > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua
> > > manusia....
> > > > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?*
> > > > .....
> > > >
> > > > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@
> > >
> > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-)
> > > > >
> > > > >
> > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> > > 40yahoogroups.com>,
> > >
> > > > > "blubps" blubps@ wrote:
> > > > > >
> > > > > > hai Mas Tuhantu....
> > > > > > apa kabar, Mas Tuhantu?
> > > > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu?
> > > > > >
> > > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas
> > > > > Tuhantu.
> > > > > >
> > > > > > blubps mah bagian sorak2 doang.
> > > > > > haha...!
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > blub!
> > > > > > blubps
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> > > 40yahoogroups.com>,
> > >
> > > > > "tuhantu.hantuhantu"
> > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> > > > > > > sains....End of quote.
> > > > > > >
> > > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...
> > > > > > >
> > > > > > > Be Fun
> > > > > > >
> > > > > > > TuHanTu
> > > > > > >
> > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...
> <Spiritual-Indonesia%
> > > 40yahoogroups.com>,
> > >
> > > > > "blubps" <blubps@>
> > > > > wrote:
> > > > > > > >
> > > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> > > > > > > >
> > > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> sains....
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > blub!
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...
> <Spiritual-Indonesia%
> > > 40yahoogroups.com>,
> > >
> > > > > "tuhantu.hantuhantu"
> > > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak
> ada
> > > > > konsep
> > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya,
> sains
> > > > > > > adalah
> > > > > > > > > no 1. End of quote:
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah
> > > > > metode...
> > > > > > > Salah
> > > > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan...
> > > Jika
> > > > > > > sains
> > > > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam
> > > > > menjelaskan
> > > > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > > > > > > > ´KataMorgana´...
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa
> terjawab
> > > > > oleh
> > > > > > > > > sains...
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Be Fun
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > TuHanTu
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...
> > > <Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>,
> > >
> > > > > leonardo rimba
> > > > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Friends,
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers
> kita?
> > > > > > > Makhluk
> > > > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai
> > > > > menjadi
> > > > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space
> brothers
> > > > > masih
> > > > > > > suka
> > > > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba,
> > > > > makanya
> > > > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg
> anda
> > > > > anggap
> > > > > > > > > agak
> > > > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar
> itu
> > > > > space
> > > > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi
> > > ini.
> > > > > > > Space
> > > > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya.
> Siapa
> > > > > tahu
> > > > > > > ada yg
> > > > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space
> > > > > brothers
> > > > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan
> seperti
> > > > > saya
> > > > > > > > > juga
> > > > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan
> seorang
> > > > > rekan
> > > > > > > yg
> > > > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > +
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS
> KITA
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo,
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum
> Buddhist,
> > > > > dan
> > > > > > > yang
> > > > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan.
> Tidak
> > > ada
> > > > > > > konsep
> > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya,
> > > > > sains
> > > > > > > adalah
> > > > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang
> dari
> > > > > planet
> > > > > > > > > lain,
> > > > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi
> dengan
> > > > > > > anda,
> > > > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran
> Raelian
> > > > > untuk
> > > > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Source: indoraelian.org
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan
> anda
> > > > > bisa
> > > > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia
> > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab
> juga
> > > > > > > dengan
> > > > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's
> better
> > > > > that
> > > > > > > you
> > > > > > > > > > hold a discussion with many more friends there,
> unmoderated.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti
> > > keroyokan,
> > > > > > > saya
> > > > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis
> apa
> > > > > > > adanya
> > > > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I
> have
> > > no
> > > > > > > time to
> > > > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya
> kurang
> > > > > lebih
> > > > > > > > > sama
> > > > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat
> > > > > manusia
> > > > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau
> > > > > menjadi
> > > > > > > umat
> > > > > > > > > yg
> > > > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap
> terpuruk
> > > > > dalam
> > > > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak
> manusiawi.
> > > > > Things
> > > > > > > like
> > > > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin
> mirip
> > > > > juga
> > > > > > > dengan
> > > > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda
> percaya
> > > > > TUHAN
> > > > > > > atau
> > > > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi
> peradaban-peradaban
> > > > > kuno
> > > > > > > dan
> > > > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik,
> > > > > Hindustin,
> > > > > > > dll
> > > > > > > > > )?
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan
> representasi
> > > > > dari
> > > > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek
> > > fisik,
> > > > > > > > > misalnya
> > > > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti
> Dewa
> > > > > > > Shiwa.
> > > > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan
> > > > > realitas
> > > > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta
> > > saja,
> > > > > dan
> > > > > > > > > > bukan wilayahnya.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa
> Shiva
> > > > > > > sebagai
> > > > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya
> > > adalah
> > > > > > > diri
> > > > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah
> Shiva,
> > > > > maka
> > > > > > > kita
> > > > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya
> > > > > dikonsepkan
> > > > > > > bahwa
> > > > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah
> sama-sekali,
> > > > > dan
> > > > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg
> tentu
> > > > > saja
> > > > > > > > > berubah
> > > > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di
> Perjanjian
> > > > > Lama.
> > > > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan
> yg
> > > > > berada
> > > > > > > di
> > > > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di
> sini,
> > > > > ada
> > > > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya
> > > > > sekaligus
> > > > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta.
> > > Berkaitan.
> > > > > Dan
> > > > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak
> dikenal.
> > > > > Yg
> > > > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol
> > > > > sebagai
> > > > > > > dewa
> > > > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk
> simbol
> > > > > api,
> > > > > > > dsb.
> > > > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari
> > > semua
> > > > > > > dewa
> > > > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak
> terdefinisikan. Di
> > > > > > > India
> > > > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula.
> Dan
> > > > > > > > > diajarkan
> > > > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan
> > > pegang
> > > > > > > remote
> > > > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke
> Padang
> > > > > > > sebagai
> > > > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi
> > > sekolah
> > > > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum
> > > kapok
> > > > > > > juga,
> > > > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak
> ada
> > > > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani
> dan
> > > > > Islam
> > > > > > > > > selalu
> > > > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor
> dan
> > > > > siap
> > > > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah
> mau
> > > > > > > memaksakan
> > > > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi,
> dan
> > > > > > > entah
> > > > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa
> > > > > > > cerita-cerita
> > > > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang
> datang
> > > > > dari
> > > > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata
> > > Eloha
> > > > > > > 'dia
> > > > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha
> diadopsi
> > > di
> > > > > > > Timur
> > > > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan,
> dewa/
> > > > > TUHAN/
> > > > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan
> > > > > mitologi
> > > > > > > di
> > > > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu
> > > menyebutkan
> > > > > > > bahwa
> > > > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang
> sekarang
> > > > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya,
> > > > > sebenarnya
> > > > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah
> mempunyai
> > > > > > > > > tekhnologi
> > > > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang
> > > melahirkan
> > > > > > > cargo
> > > > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai
> benda
> > > > > dewa
> > > > > > > oleh
> > > > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi
> orang-orang
> > > > > > > primitif
> > > > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu
> > > > > sempat
> > > > > > > datang
> > > > > > > > > > ke bumi.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau
> anda
> > > > > baca
> > > > > > > buku
> > > > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di
> > > situ
> > > > > > > malahan
> > > > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras
> > > > > manusia
> > > > > > > di
> > > > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh
> makhluk
> > > > > luar
> > > > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar
> > > > > angkasa
> > > > > > > itu,
> > > > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka
> > > akhirnya
> > > > > > > menjadi
> > > > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di
> > > > > berbagai
> > > > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal,
> cuma
> > > > > > > kitalah
> > > > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada
> dimensi-dimensi
> > > > > lain
> > > > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk
> berkomunikasi
> > > > > > > dengan
> > > > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak
> > > > > menggunakan
> > > > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita
> sendiri
> > > > > > > saja.
> > > > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan
> simbol-simbol
> > > > > saja.
> > > > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka
> space
> > > > > > > brother
> > > > > > > > > yg
> > > > > > > > > > cute.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita
> dari
> > > > > zaman
> > > > > > > > > dahulu
> > > > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana
> menurut
> > > > > anda?
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than
> > > > > their
> > > > > > > inner
> > > > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based
> on
> > > my
> > > > > own
> > > > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat
> > > > > semalaman.
> > > > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg
> > > > > ditulis
> > > > > > > di
> > > > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah
> > > > > benar
> > > > > > > ada
> > > > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut
> saya
> > > > > tidak
> > > > > > > > > ada.
> > > > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin
> yg
> > > > > begitu
> > > > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg
> > > > > kemudian
> > > > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa
> kaki
> > > > > saya
> > > > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak
> mau
> > > > > > > lepas.
> > > > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma
> merasakan
> > > > > > > > > dekapannya
> > > > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa
> namanya
> > > > > > > 'Darmo
> > > > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan
> > > malaikat
> > > > > itu
> > > > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua
> > > tahun
> > > > > > > lalu
> > > > > > > > > itu.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi
> asli,
> > > > > > > sebenarnya.
> > > > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg
> sekarang
> > > > > kita
> > > > > > > sebut
> > > > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami
> editting.
> > > > > > > Sudah
> > > > > > > > > > mengandung interpretasi.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan'
> dalam
> > > > > > > Alkitab
> > > > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan
> > > > > turun
> > > > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku
> primitif
> > > > > Amazon
> > > > > > > > > yang
> > > > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar
> > > > > pesawat
> > > > > > > jet
> > > > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat
> jet
> > > > > > > tersebut
> > > > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah
> > > > > kedatangan
> > > > > > > > > saya
> > > > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang
> > > datang
> > > > > > > akan
> > > > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan
> > > adanya
> > > > > > > 'cargo
> > > > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu
> > > > > dianggap
> > > > > > > > > burung
> > > > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan
> sosok
> > > > > asli,
> > > > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha
> dengan
> > > > > payung
> > > > > > > > > tanpa
> > > > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita
> > > > > relief-relief
> > > > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran
> space
> > > > > > > brother
> > > > > > > > > ini.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang
> > > > > masuk
> > > > > > > akal
> > > > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena
> jika
> > > > > yang
> > > > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh
> > > > > > > orang-orang
> > > > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang
> pada
> > > > > > > zaman
> > > > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif
> > > zaman
> > > > > > > dahulu
> > > > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal
> juga.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true.
> Dulu
> > > > > saya
> > > > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa
> > > luar,
> > > > > dan
> > > > > > > itu
> > > > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan
> komunikasi.
> > > > > Tapi
> > > > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan
> lain,
> > > > > > > akhirnya
> > > > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara
> manusia
> > > > > masa
> > > > > > > lalu
> > > > > > > > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi
> > > > > Matahari yg
> > > > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di
> masa
> > > > > lalu
> > > > > > > yg
> > > > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan
> selama
> > > > > 2,000
> > > > > > > > > tahun
> > > > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun
> > > > > temurun,
> > > > > > > dan
> > > > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah
> > > > > keturunan
> > > > > > > > > Dewi
> > > > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki
> kisah-kisah
> > > > > semacam
> > > > > > > > > itu.
> > > > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar
> > > > > angkasa
> > > > > > > dan
> > > > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara.
> > > > > Etnik
> > > > > > > > > lainnya
> > > > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut
> > > > > sebagai
> > > > > > > mitos,
> > > > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun
> > > > > temurun,
> > > > > > > bagian
> > > > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama
> asing
> > > > > dari
> > > > > > > > > luar
> > > > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the
> belief
> > > > > that we
> > > > > > > > > have
> > > > > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe
> that,
> > > > > but I
> > > > > > > have
> > > > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far,
> > > despite
> > > > > my
> > > > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical
> twin
> > > > > > > brother.
> > > > > > > > > > The latter is preferable.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > +
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya
> telah
> > > > > bertemu
> > > > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di
> ARASH.
> > > > > > > Bagaimana
> > > > > > > > > > pendapat anda?
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu.
> Menurut
> > > > > saya
> > > > > > > biar
> > > > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang
> bermacam-macam.
> > > > > > > Artinya
> > > > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash
> > > > > sebagai
> > > > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang
> sudah
> > > > > tau
> > > > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah
> melihat
> > > > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan
> untuk
> > > > > > > melakukan
> > > > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka
> tau
> > > > > > > > > perbuatannya
> > > > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan
> > > > > menyaksikan
> > > > > > > di
> > > > > > > > > > kesadaran kita.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia
> > > > > ketika
> > > > > > > kita
> > > > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri,
> lalu
> > > > > > > ekstrim
> > > > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita
> > > jatuh
> > > > > > > bangun
> > > > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting
> setir ke
> > > > > > > kanan.
> > > > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu
> > > > > seperti
> > > > > > > itu.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh
> bangun
> > > > > dari
> > > > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat
> > > > > kefanatikan
> > > > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme
> meraja-lela.
> > > > > > > Mereka
> > > > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati
> sekarang
> > > > > tidak
> > > > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada
> > > > > kehancuran.
> > > > > > > Dan
> > > > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada
> di
> > > > > > > tengah
> > > > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg
> > > penting
> > > > > > > kita
> > > > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti
> bahwa
> > > > > kita
> > > > > > > juga
> > > > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi
> > > kita
> > > > > > > bahkan
> > > > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran
> yg
> > > > > anda
> > > > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar
> > > > > penyatuan
> > > > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat
> keberadaannya
> > > di
> > > > > > > mana?
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar
> pineal.
> > > > > > > Kelenjar
> > > > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan
> secara
> > > > > salah
> > > > > > > > > kaprah
> > > > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang
> > > > > lebih
> > > > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya
> > > mudah.
> > > > > > > > > Tentukan
> > > > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik
> titik
> > > > > itu
> > > > > > > ke
> > > > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot.
> > > > > Tempat
> > > > > > > > > > kesadaran kita berada.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut
> > > > > makhluk
> > > > > > > hidup.
> > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita
> > > > > disebut
> > > > > > > > > mati.
> > > > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau
> > > > > tidak
> > > > > > > adanya
> > > > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila
> kita
> > > > > > > katakan
> > > > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam
> > > > > kelenjar
> > > > > > > pineal
> > > > > > > > > > atau God Spot itu.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > +
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Leo
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS.
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > New Email names for you!
> > > > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new
> @ymail
> > > > > and
> > > > > > > > > @rocketmail.
> > > > > > > > > > Hurry before someone else does!
> > > > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> > >
> > >
> >
>
>  
>

Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by TuhanTu :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message



  <http://holespirit.ning.com/>
Hehehe, ya mendingan guyon bin santai ajah...  :)

Be Fun

TuHanTu




--- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi
<iskandar.effendi@...> wrote:
>
> ....aahh,,, lebih enak guyon aja dah....
> dari mana datang nya linta.
> dari sawah turun kekali.
> dari mana datang nya cinta
> dari mata turun kehati.
> ..................................trus nasarudin mulai bikin tebakkan
lagi.,
> untuk sains.
> bisa nggak para sains menentukan "kapan , dimana, dan berapa kekuatan
gempa
> yang bakal terjadi"
> .....nohhhh,,,jawaban nya harus 100% betul....
> para sains, sampai hari ini cuma bisa bilang......hohohoho, elmu sains
kami
> belum sampe disitu ....nantiiiiiii pasti bisa....
> nasaradin malah bisa menjawab........ hohohoho...5menit lagi, gempa
lokal,
> di tempat tidur, kecepatan naik turun, magnitudenya sedang sedang
saja,

> ............bobok ahhhhhh....mau bikin gempa dulu yaaaa..
>
>
>
> Pada 3 November 2009 00:37, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@...
> > menulis:
>
> >
> >
> > Hahahaha... Ntar ditanya lagi kok...siapa bapak/ibu dari bapak/ibu
dari

> > bapak/ibu/kakek/nenek moyang manusia... Masihkah manusia?...:D...
> >
> > Be Fun
> >
> > TuHanTu
> >
> > http://holespirit.ning.com
> >
> >
> >
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi
> > iskandar.effendi@ wrote:
> > >
> > > Ada tebakkan nih,,, seru juga..
> > > *Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk
semua
> > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK
KAMU.?.....SIAPA

> > > KAMU?* End of quote.*
> > > *jawaban nya...MANUSIA.
> > > *.hahaha,,, ada ada saja.
> > > salam
> > > ie
> > > Pada 3 November 2009 00:11, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@
> >
> > > > menulis:
> > >
> > > >
> > > >
> > > > Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk
semua
> > > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK
> > KAMU.?.....SIAPA
> > > > KAMU?* End of quote.
> > > >
> > > > TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas
ditujukan
> > kepada
> > > > semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi-
´jendela´
> > apa
> > > > yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut...
> > > >
> > > > Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka
tentu yang
> > > > bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA.
> > > >
> > > > Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu
> > sendiri...
> > > > Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut
masih
> > bisa
> > > > terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan
> > > > tersebut menjadi subjektif.
> > > >
> > > > Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa
terjawab,
> > > > sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya
saya katakan
> > > > bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya
jendela

> > untuk
> > > > melihat hidup dan kehidupan...
> > > >
> > > > Be Fun
> > > >
> > > > TuHanTu
> > > >
> > > > http://holespirit.ning.com
> > > >
> > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY
> > danieladeray@
> > > > wrote:
> > > > >
> > > > > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk
semua
> > > > manusia....
> > > > > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA
KAMU?*

> > > > > .....
> > > > >
> > > > > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@
> > > >
> > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-)
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> > > > 40yahoogroups.com>,
> > > >
> > > > > > "blubps" blubps@ wrote:
> > > > > > >
> > > > > > > hai Mas Tuhantu....
> > > > > > > apa kabar, Mas Tuhantu?
> > > > > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu?
> > > > > > >
> > > > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab
pertanyaan Mas

> > > > > > Tuhantu.
> > > > > > >
> > > > > > > blubps mah bagian sorak2 doang.
> > > > > > > haha...!
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > blub!
> > > > > > > blubps
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> > > > 40yahoogroups.com>,
> > > >
> > > > > > "tuhantu.hantuhantu"
> > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab
oleh

> > > > > > > > sains....End of quote.
> > > > > > > >
> > > > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...
> > > > > > > >
> > > > > > > > Be Fun
> > > > > > > >
> > > > > > > > TuHanTu
> > > > > > > >
> > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...
> > <Spiritual-Indonesia%
> > > > 40yahoogroups.com>,
> > > >
> > > > > > "blubps" <blubps@>
> > > > > > wrote:
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> > sains....
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > blub!
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...
> > <Spiritual-Indonesia%
> > > > 40yahoogroups.com>,
> > > >
> > > > > > "tuhantu.hantuhantu"
> > > > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan.
Tidak
> > ada
> > > > > > konsep
> > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas
saya,
> > sains
> > > > > > > > adalah
> > > > > > > > > > no 1. End of quote:
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains
hanyalah
> > > > > > metode...
> > > > > > > > Salah
> > > > > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan
kehidupan...
> > > > Jika
> > > > > > > > sains
> > > > > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´
dalam

> > > > > > menjelaskan
> > > > > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > > > > > > > > ´KataMorgana´...
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa
> > terjawab
> > > > > > oleh
> > > > > > > > > > sains...
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Be Fun
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > TuHanTu
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com
<http://holespirit.ning.com>

> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...
> > > > <Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>,
> > > >
> > > > > > leonardo rimba
> > > > > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Friends,
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space
brothers
> > kita?
> > > > > > > > Makhluk
> > > > > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita
untuk mulai
> > > > > > menjadi
> > > > > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space
> > brothers
> > > > > > masih
> > > > > > > > suka
> > > > > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka
tiba-tiba,
> > > > > > makanya
> > > > > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan
manusia yg
> > anda
> > > > > > anggap
> > > > > > > > > > agak
> > > > > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan
besar
> > itu
> > > > > > space
> > > > > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito
di bumi
> > > > ini.
> > > > > > > > Space
> > > > > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg
percaya.
> > Siapa
> > > > > > tahu
> > > > > > > > ada yg
> > > > > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari
space
> > > > > > brothers
> > > > > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan
(dan

> > seperti
> > > > > > saya
> > > > > > > > > > juga
> > > > > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan
> > seorang
> > > > > > rekan
> > > > > > > > yg
> > > > > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > +
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE
BROTHERS

> > KITA
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo,
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip
kaum
> > Buddhist,
> > > > > > dan
> > > > > > > > yang
> > > > > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah
ketidak-terhinggaan.
> > Tidak
> > > > ada
> > > > > > > > konsep
> > > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam
spiritualitas saya,
> > > > > > sains
> > > > > > > > adalah
> > > > > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang
datang
> > dari
> > > > > > planet
> > > > > > > > > > lain,
> > > > > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin
berdiskusi
> > dengan
> > > > > > > > anda,
> > > > > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook
ajaran

> > Raelian
> > > > > > untuk
> > > > > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Source: indoraelian.org
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu.
Dan
> > anda
> > > > > > bisa
> > > > > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual
indonesia
> > > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa
tanya-jawab
> > juga
> > > > > > > > dengan
> > > > > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe
it's
> > better
> > > > > > that
> > > > > > > > you
> > > > > > > > > > > hold a discussion with many more friends there,
> > unmoderated.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana
nanti
> > > > keroyokan,
> > > > > > > > saya
> > > > > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh
sharingnya, tulis
> > apa
> > > > > > > > adanya
> > > > > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be
honest, I
> > have
> > > > no
> > > > > > > > time to
> > > > > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka,
isinya
> > kurang
> > > > > > lebih
> > > > > > > > > > sama
> > > > > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana
kita umat
> > > > > > manusia
> > > > > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan.
Apakah mau

> > > > > > menjadi
> > > > > > > > umat
> > > > > > > > > > yg
> > > > > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap
> > terpuruk
> > > > > > dalam
> > > > > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak
> > manusiawi.
> > > > > > Things
> > > > > > > > like
> > > > > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga.
Mungkin
> > mirip
> > > > > > juga
> > > > > > > > dengan
> > > > > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in
itself.

> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda
> > percaya
> > > > > > TUHAN
> > > > > > > > atau
> > > > > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi
> > peradaban-peradaban
> > > > > > kuno
> > > > > > > > dan
> > > > > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama
Abrahamik,

> > > > > > Hindustin,
> > > > > > > > dll
> > > > > > > > > > )?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan
> > representasi
> > > > > > dari
> > > > > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa
aspek
> > > > fisik,
> > > > > > > > > > misalnya
> > > > > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia,
seperti
> > Dewa
> > > > > > > > Shiwa.
> > > > > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja,
dan bukan
> > > > > > realitas
> > > > > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau
dikomunikasikan. Peta
> > > > saja,
> > > > > > dan
> > > > > > > > > > > bukan wilayahnya.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik.
Dewa
> > Shiva
> > > > > > > > sebagai
> > > > > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia
seutuhnya
> > > > adalah
> > > > > > > > diri
> > > > > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita
menyembah
> > Shiva,
> > > > > > maka
> > > > > > > > kita
> > > > > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi.
Mulanya
> > > > > > dikonsepkan
> > > > > > > > bahwa
> > > > > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah
> > sama-sekali,
> > > > > > dan
> > > > > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim
yg
> > tentu
> > > > > > saja
> > > > > > > > > > berubah
> > > > > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di
> > Perjanjian
> > > > > > Lama.
> > > > > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada
Tuhan
> > yg
> > > > > > berada
> > > > > > > > di
> > > > > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam
semesta.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak
begitu. Di
> > sini,
> > > > > > ada
> > > > > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan
kesadarannya
> > > > > > sekaligus
> > > > > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam
semesta.
> > > > Berkaitan.
> > > > > > Dan
> > > > > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim
tidak
> > dikenal.
> > > > > > Yg
> > > > > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan
simbol
> > > > > > sebagai
> > > > > > > > dewa
> > > > > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni
untuk
> > simbol
> > > > > > api,
> > > > > > > > dsb.
> > > > > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah
gabungan dari

> > > > semua
> > > > > > > > dewa
> > > > > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak
> > terdefinisikan. Di
> > > > > > > > India
> > > > > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak
awal mula.
> > Dan
> > > > > > > > > > diajarkan
> > > > > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya.
Tuhan
> > > > pegang
> > > > > > > > remote
> > > > > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi
ke
> > Padang
> > > > > > > > sebagai
> > > > > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa
siswi
> > > > sekolah
> > > > > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih
belum
> > > > kapok
> > > > > > > > juga,
> > > > > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus
menerus tidak
> > ada
> > > > > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi,
Nasrani
> > dan
> > > > > > Islam
> > > > > > > > > > selalu
> > > > > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan
monitor
> > dan
> > > > > > siap
> > > > > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu
jahilliyah
> > mau
> > > > > > > > memaksakan
> > > > > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena
gempa bumi,
> > dan
> > > > > > > > entah
> > > > > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran
kenapa
> > > > > > > > cerita-cerita
> > > > > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka
yang
> > datang
> > > > > > dari
> > > > > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal
dari kata

> > > > Eloha
> > > > > > > > 'dia
> > > > > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha
> > diadopsi
> > > > di
> > > > > > > > Timur
> > > > > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang
mensyaratkan,
> > dewa/
> > > > > > TUHAN/
> > > > > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop
dengan

> > > > > > mitologi
> > > > > > > > di
> > > > > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu
> > > > menyebutkan
> > > > > > > > bahwa
> > > > > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang
> > sekarang
> > > > > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan
malaikatnya,
> > > > > > sebenarnya
> > > > > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah
> > mempunyai
> > > > > > > > > > tekhnologi
> > > > > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II,
yang
> > > > melahirkan
> > > > > > > > cargo
> > > > > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan
sebagai
> > benda
> > > > > > dewa
> > > > > > > > oleh
> > > > > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi
> > orang-orang
> > > > > > > > primitif
> > > > > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh
ini dulu

> > > > > > sempat
> > > > > > > > datang
> > > > > > > > > > > ke bumi.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion.
Kalau
> > anda
> > > > > > baca
> > > > > > > > buku
> > > > > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third
Planet', di
> > > > situ
> > > > > > > > malahan
> > > > > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan
bahwa ras
> > > > > > manusia
> > > > > > > > di
> > > > > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai
oleh
> > makhluk
> > > > > > luar
> > > > > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para
tokoh luar
> > > > > > angkasa
> > > > > > > > itu,
> > > > > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan
mereka
> > > > akhirnya
> > > > > > > > menjadi
> > > > > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai
makhluk di
> > > > > > berbagai
> > > > > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita
kenal,
> > cuma
> > > > > > > > kitalah
> > > > > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada
> > dimensi-dimensi
> > > > > > lain
> > > > > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk
> > berkomunikasi
> > > > > > > > dengan
> > > > > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun.
Tidak
> > > > > > menggunakan
> > > > > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran
kita
> > sendiri
> > > > > > > > saja.
> > > > > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan
> > simbol-simbol
> > > > > > saja.
> > > > > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya
suka
> > space
> > > > > > > > brother
> > > > > > > > > > yg
> > > > > > > > > > > cute.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para
pencerita

> > dari
> > > > > > zaman
> > > > > > > > > > dahulu
> > > > > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana
> > menurut
> > > > > > anda?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none
other than
> > > > > > their
> > > > > > > > inner
> > > > > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so,
based
> > on
> > > > my
> > > > > > own
> > > > > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu
malaikat
> > > > > > semalaman.
> > > > > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya
apa yg
> > > > > > ditulis
> > > > > > > > di
> > > > > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi
apakah
> > > > > > benar
> > > > > > > > ada
> > > > > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub?
Menurut
> > saya
> > > > > > tidak
> > > > > > > > > > ada.
> > > > > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan
batin
> > yg
> > > > > > begitu
> > > > > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu
sosok yg
> > > > > > kemudian
> > > > > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur
merasa
> > kaki
> > > > > > saya
> > > > > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang
tidak
> > mau
> > > > > > > > lepas.
> > > > > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma
> > merasakan
> > > > > > > > > > dekapannya
> > > > > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu
bahwa
> > namanya
> > > > > > > > 'Darmo
> > > > > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub
dengan
> > > > malaikat
> > > > > > itu
> > > > > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya
alami dua
> > > > tahun
> > > > > > > > lalu
> > > > > > > > > > itu.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak
lagi
> > asli,
> > > > > > > > sebenarnya.
> > > > > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg
> > sekarang
> > > > > > kita
> > > > > > > > sebut
> > > > > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah
mengalami
> > editting.
> > > > > > > > Sudah
> > > > > > > > > > > mengandung interpretasi.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun
'Tuhan'
> > dalam
> > > > > > > > Alkitab
> > > > > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka
strong dan
> > > > > > turun
> > > > > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku
> > primitif
> > > > > > Amazon
> > > > > > > > > > yang
> > > > > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi,
kemungkinan besar
> > > > > > pesawat
> > > > > > > > jet
> > > > > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara
pesawat
> > jet
> > > > > > > > tersebut
> > > > > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun
setelah
> > > > > > kedatangan
> > > > > > > > > > saya
> > > > > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa
yang
> > > > datang
> > > > > > > > akan
> > > > > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti
dengan
> > > > adanya
> > > > > > > > 'cargo
> > > > > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika
kala itu
> > > > > > dianggap
> > > > > > > > > > burung
> > > > > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh
mereka.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli,
dan
> > sosok
> > > > > > asli,
> > > > > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana,
Buddha
> > dengan
> > > > > > payung
> > > > > > > > > > tanpa
> > > > > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita
> > > > > > relief-relief
> > > > > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan
kehadiran
> > space
> > > > > > > > brother
> > > > > > > > > > ini.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya
kurang
> > > > > > masuk
> > > > > > > > akal
> > > > > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin,
karena
> > jika
> > > > > > yang
> > > > > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang
ditulis oleh
> > > > > > > > orang-orang
> > > > > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong.
Memang
> > pada
> > > > > > > > zaman
> > > > > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang
primitif
> > > > zaman
> > > > > > > > dahulu
> > > > > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk
akal
> > juga.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were
true.
> > Dulu
> > > > > > saya
> > > > > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk
angkasa
> > > > luar,
> > > > > > dan
> > > > > > > > itu
> > > > > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan
> > komunikasi.
> > > > > > Tapi
> > > > > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di
kebudayaan
> > lain,
> > > > > > > > akhirnya
> > > > > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah
cara
> > manusia
> > > > > > masa
> > > > > > > > lalu
> > > > > > > > > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada
Dewi
> > > > > > Matahari yg
> > > > > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling
berpengaruh di
> > masa
> > > > > > lalu
> > > > > > > > yg
> > > > > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah
bertahan
> > selama
> > > > > > 2,000
> > > > > > > > > > tahun
> > > > > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar
secara turun
> > > > > > temurun,
> > > > > > > > dan
> > > > > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka
adalah
> > > > > > keturunan
> > > > > > > > > > Dewi
> > > > > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu
Omikami.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki
> > kisah-kisah
> > > > > > semacam
> > > > > > > > > > itu.
> > > > > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari
luar
> > > > > > angkasa
> > > > > > > > dan
> > > > > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi
Utara.
> > > > > > Etnik
> > > > > > > > > > lainnya
> > > > > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita
sebut
> > > > > > sebagai
> > > > > > > > mitos,
> > > > > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan
turun
> > > > > > temurun,
> > > > > > > > bagian
> > > > > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk
agama-agama
> > asing
> > > > > > dari
> > > > > > > > > > luar
> > > > > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating
the
> > belief
> > > > > > that we
> > > > > > > > > > have
> > > > > > > > > > > space brothers. I myself would really like to
believe
> > that,
> > > > > > but I
> > > > > > > > have
> > > > > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so
far,
> > > > despite
> > > > > > my
> > > > > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a
physical

> > twin
> > > > > > > > brother.
> > > > > > > > > > > The latter is preferable.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > +
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa
saya
> > telah
> > > > > > bertemu
> > > > > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya
di

> > ARASH.
> > > > > > > > Bagaimana
> > > > > > > > > > > pendapat anda?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu.
> > Menurut
> > > > > > saya
> > > > > > > > biar
> > > > > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang
> > bermacam-macam.
> > > > > > > > Artinya
> > > > > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan
arash
> > > > > > sebagai
> > > > > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita
yang
> > sudah
> > > > > > tau
> > > > > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat
gerah
> > melihat
> > > > > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan
Tuhan
> > untuk
> > > > > > > > melakukan
> > > > > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal
mereka
> > tau
> > > > > > > > > > perbuatannya
> > > > > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton
dan
> > > > > > menyaksikan
> > > > > > > > di
> > > > > > > > > > > kesadaran kita.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi
manusia
> > > > > > ketika
> > > > > > > > kita
> > > > > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim
kiri,
> > lalu
> > > > > > > > ekstrim
> > > > > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah,
setelah kita
> > > > jatuh
> > > > > > > > bangun
> > > > > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan
banting
> > setir ke
> > > > > > > > kanan.
> > > > > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu.
Selalu
> > > > > > seperti
> > > > > > > > itu.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami
jatuh
> > bangun
> > > > > > dari
> > > > > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami
saat-saat
> > > > > > kefanatikan
> > > > > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme
> > meraja-lela.
> > > > > > > > Mereka
> > > > > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka
nikmati
> > sekarang
> > > > > > tidak
> > > > > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun.
Ada
> > > > > > kehancuran.
> > > > > > > > Dan
> > > > > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang
berada
> > di
> > > > > > > > tengah
> > > > > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa
dihindari. Yg
> > > > penting
> > > > > > > > kita
> > > > > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak
berarti
> > bahwa
> > > > > > kita
> > > > > > > > juga
> > > > > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara
pribadi
> > > > kita
> > > > > > > > bahkan
> > > > > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan
kesadaran
> > yg
> > > > > > anda
> > > > > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya
sekedar
> > > > > > penyatuan
> > > > > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat
> > keberadaannya
> > > > di
> > > > > > > > mana?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau
kelenjar
> > pineal.
> > > > > > > > Kelenjar
> > > > > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita
dan
> > secara
> > > > > > salah
> > > > > > > > > > kaprah
> > > > > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang
kurang
> > > > > > lebih
> > > > > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal,
caranya
> > > > mudah.
> > > > > > > > > > Tentukan
> > > > > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu
tarik
> > titik
> > > > > > itu
> > > > > > > > ke
> > > > > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God
Spot.
> > > > > > Tempat
> > > > > > > > > > > kesadaran kita berada.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita
disebut
> > > > > > makhluk
> > > > > > > > hidup.
> > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi
maka kita
> > > > > > disebut
> > > > > > > > > > mati.
> > > > > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah
ada atau
> > > > > > tidak
> > > > > > > > adanya
> > > > > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan
apabila
> > kita
> > > > > > > > katakan
> > > > > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di
dalam

> > > > > > kelenjar
> > > > > > > > pineal
> > > > > > > > > > > atau God Spot itu.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > +
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Leo
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film
di AS.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > New Email names for you!
> > > > > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the
new

> > @ymail
> > > > > > and
> > > > > > > > > > @rocketmail.
> > > > > > > > > > > Hurry before someone else does!
> > > > > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > >
> >
> >
> >
>



Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita

by Nanda-4 :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message




Itut dung klo gu gu yo no..




..
power by nanda BakiakBerry®

-----Original Message-----
From: "dogod.godog" <dogod.godog@...>
Date: Tue, 03 Nov 2009 12:19:11
To: <Spiritual-Indonesia@...>
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita



  <http://holespirit.ning.com/>
Hehehe, ya mendingan guyon bin santai ajah...  :)

Be Fun

TuHanTu




--- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi
<iskandar.effendi@...> wrote:
>
> ....aahh,,, lebih enak guyon aja dah....
> dari mana datang nya linta.
> dari sawah turun kekali.
> dari mana datang nya cinta
> dari mata turun kehati.
> ..................................trus nasarudin mulai bikin tebakkan
lagi.,
> untuk sains.
> bisa nggak para sains menentukan "kapan , dimana, dan berapa kekuatan
gempa
> yang bakal terjadi"
> .....nohhhh,,,jawaban nya harus 100% betul....
> para sains, sampai hari ini cuma bisa bilang......hohohoho, elmu sains
kami
> belum sampe disitu ....nantiiiiiii pasti bisa....
> nasaradin malah bisa menjawab........ hohohoho...5menit lagi, gempa
lokal,
> di tempat tidur, kecepatan naik turun, magnitudenya sedang sedang
saja,

> ............bobok ahhhhhh....mau bikin gempa dulu yaaaa..
>
>
>
> Pada 3 November 2009 00:37, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@...
> > menulis:
>
> >
> >
> > Hahahaha... Ntar ditanya lagi kok...siapa bapak/ibu dari bapak/ibu
dari

> > bapak/ibu/kakek/nenek moyang manusia... Masihkah manusia?...:D...
> >
> > Be Fun
> >
> > TuHanTu
> >
> > http://holespirit.ning.com
> >
> >
> >
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi
> > iskandar.effendi@ wrote:
> > >
> > > Ada tebakkan nih,,, seru juga..
> > > *Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk
semua
> > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK
KAMU.?.....SIAPA

> > > KAMU?* End of quote.*
> > > *jawaban nya...MANUSIA.
> > > *.hahaha,,, ada ada saja.
> > > salam
> > > ie
> > > Pada 3 November 2009 00:11, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@
> >
> > > > menulis:
> > >
> > > >
> > > >
> > > > Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk
semua
> > > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK
> > KAMU.?.....SIAPA
> > > > KAMU?* End of quote.
> > > >
> > > > TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas
ditujukan
> > kepada
> > > > semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi-
´jendela´
> > apa
> > > > yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut...
> > > >
> > > > Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka
tentu yang
> > > > bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA.
> > > >
> > > > Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu
> > sendiri...
> > > > Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut
masih
> > bisa
> > > > terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan
> > > > tersebut menjadi subjektif.
> > > >
> > > > Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa
terjawab,
> > > > sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya
saya katakan
> > > > bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya
jendela

> > untuk
> > > > melihat hidup dan kehidupan...
> > > >
> > > > Be Fun
> > > >
> > > > TuHanTu
> > > >
> > > > http://holespirit.ning.com
> > > >
> > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY
> > danieladeray@
> > > > wrote:
> > > > >
> > > > > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk
semua
> > > > manusia....
> > > > > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA
KAMU?*

> > > > > .....
> > > > >
> > > > > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@
> > > >
> > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-)
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> > > > 40yahoogroups.com>,
> > > >
> > > > > > "blubps" blubps@ wrote:
> > > > > > >
> > > > > > > hai Mas Tuhantu....
> > > > > > > apa kabar, Mas Tuhantu?
> > > > > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu?
> > > > > > >
> > > > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab
pertanyaan Mas

> > > > > > Tuhantu.
> > > > > > >
> > > > > > > blubps mah bagian sorak2 doang.
> > > > > > > haha...!
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > blub!
> > > > > > > blubps
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > --- In
Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%
> > > > 40yahoogroups.com>,
> > > >
> > > > > > "tuhantu.hantuhantu"
> > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab
oleh

> > > > > > > > sains....End of quote.
> > > > > > > >
> > > > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi...
> > > > > > > >
> > > > > > > > Be Fun
> > > > > > > >
> > > > > > > > TuHanTu
> > > > > > > >
> > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com>
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...
> > <Spiritual-Indonesia%
> > > > 40yahoogroups.com>,
> > > >
> > > > > > "blubps" <blubps@>
> > > > > > wrote:
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja....
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh
> > sains....
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > blub!
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...
> > <Spiritual-Indonesia%
> > > > 40yahoogroups.com>,
> > > >
> > > > > > "tuhantu.hantuhantu"
> > > > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote:
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan.
Tidak
> > ada
> > > > > > konsep
> > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas
saya,
> > sains
> > > > > > > > adalah
> > > > > > > > > > no 1. End of quote:
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains
hanyalah
> > > > > > metode...
> > > > > > > > Salah
> > > > > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan
kehidupan...
> > > > Jika
> > > > > > > > sains
> > > > > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´
dalam

> > > > > > menjelaskan
> > > > > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk
> > > > > > > > > > ´KataMorgana´...
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa
> > terjawab
> > > > > > oleh
> > > > > > > > > > sains...
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > Be Fun
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > TuHanTu
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com
<http://holespirit.ning.com>

> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...
> > > > <Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>,
> > > >
> > > > > > leonardo rimba
> > > > > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Friends,
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space
brothers
> > kita?
> > > > > > > > Makhluk
> > > > > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita
untuk mulai
> > > > > > menjadi
> > > > > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space
> > brothers
> > > > > > masih
> > > > > > > > suka
> > > > > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka
tiba-tiba,
> > > > > > makanya
> > > > > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan
manusia yg
> > anda
> > > > > > anggap
> > > > > > > > > > agak
> > > > > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan
besar
> > itu
> > > > > > space
> > > > > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito
di bumi
> > > > ini.
> > > > > > > > Space
> > > > > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg
percaya.
> > Siapa
> > > > > > tahu
> > > > > > > > ada yg
> > > > > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari
space
> > > > > > brothers
> > > > > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan
(dan

> > seperti
> > > > > > saya
> > > > > > > > > > juga
> > > > > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan
> > seorang
> > > > > > rekan
> > > > > > > > yg
> > > > > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > +
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE
BROTHERS

> > KITA
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo,
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip
kaum
> > Buddhist,
> > > > > > dan
> > > > > > > > yang
> > > > > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah
ketidak-terhinggaan.
> > Tidak
> > > > ada
> > > > > > > > konsep
> > > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam
spiritualitas saya,
> > > > > > sains
> > > > > > > > adalah
> > > > > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang
datang
> > dari
> > > > > > planet
> > > > > > > > > > lain,
> > > > > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin
berdiskusi
> > dengan
> > > > > > > > anda,
> > > > > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook
ajaran

> > Raelian
> > > > > > untuk
> > > > > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download>
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Source: indoraelian.org
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu.
Dan
> > anda
> > > > > > bisa
> > > > > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual
indonesia
> > > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa
tanya-jawab
> > juga
> > > > > > > > dengan
> > > > > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe
it's
> > better
> > > > > > that
> > > > > > > > you
> > > > > > > > > > > hold a discussion with many more friends there,
> > unmoderated.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana
nanti
> > > > keroyokan,
> > > > > > > > saya
> > > > > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe,
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh
sharingnya, tulis
> > apa
> > > > > > > > adanya
> > > > > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be
honest, I
> > have
> > > > no
> > > > > > > > time to
> > > > > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka,
isinya
> > kurang
> > > > > > lebih
> > > > > > > > > > sama
> > > > > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana
kita umat
> > > > > > manusia
> > > > > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan.
Apakah mau

> > > > > > menjadi
> > > > > > > > umat
> > > > > > > > > > yg
> > > > > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap
> > terpuruk
> > > > > > dalam
> > > > > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak
> > manusiawi.
> > > > > > Things
> > > > > > > > like
> > > > > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga.
Mungkin
> > mirip
> > > > > > juga
> > > > > > > > dengan
> > > > > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in
itself.

> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda
> > percaya
> > > > > > TUHAN
> > > > > > > > atau
> > > > > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi
> > peradaban-peradaban
> > > > > > kuno
> > > > > > > > dan
> > > > > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama
Abrahamik,

> > > > > > Hindustin,
> > > > > > > > dll
> > > > > > > > > > )?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan
> > representasi
> > > > > > dari
> > > > > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa
aspek
> > > > fisik,
> > > > > > > > > > misalnya
> > > > > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia,
seperti
> > Dewa
> > > > > > > > Shiwa.
> > > > > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja,
dan bukan
> > > > > > realitas
> > > > > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau
dikomunikasikan. Peta
> > > > saja,
> > > > > > dan
> > > > > > > > > > > bukan wilayahnya.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik.
Dewa
> > Shiva
> > > > > > > > sebagai
> > > > > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia
seutuhnya
> > > > adalah
> > > > > > > > diri
> > > > > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita
menyembah
> > Shiva,
> > > > > > maka
> > > > > > > > kita
> > > > > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi.
Mulanya
> > > > > > dikonsepkan
> > > > > > > > bahwa
> > > > > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah
> > sama-sekali,
> > > > > > dan
> > > > > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim
yg
> > tentu
> > > > > > saja
> > > > > > > > > > berubah
> > > > > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di
> > Perjanjian
> > > > > > Lama.
> > > > > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada
Tuhan
> > yg
> > > > > > berada
> > > > > > > > di
> > > > > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam
semesta.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak
begitu. Di
> > sini,
> > > > > > ada
> > > > > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan
kesadarannya
> > > > > > sekaligus
> > > > > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam
semesta.
> > > > Berkaitan.
> > > > > > Dan
> > > > > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim
tidak
> > dikenal.
> > > > > > Yg
> > > > > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan
simbol
> > > > > > sebagai
> > > > > > > > dewa
> > > > > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni
untuk
> > simbol
> > > > > > api,
> > > > > > > > dsb.
> > > > > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah
gabungan dari

> > > > semua
> > > > > > > > dewa
> > > > > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak
> > terdefinisikan. Di
> > > > > > > > India
> > > > > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak
awal mula.
> > Dan
> > > > > > > > > > diajarkan
> > > > > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya.
Tuhan
> > > > pegang
> > > > > > > > remote
> > > > > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi
ke
> > Padang
> > > > > > > > sebagai
> > > > > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa
siswi
> > > > sekolah
> > > > > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih
belum
> > > > kapok
> > > > > > > > juga,
> > > > > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus
menerus tidak
> > ada
> > > > > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi,
Nasrani
> > dan
> > > > > > Islam
> > > > > > > > > > selalu
> > > > > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan
monitor
> > dan
> > > > > > siap
> > > > > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu
jahilliyah
> > mau
> > > > > > > > memaksakan
> > > > > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena
gempa bumi,
> > dan
> > > > > > > > entah
> > > > > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini...
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran
kenapa
> > > > > > > > cerita-cerita
> > > > > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka
yang
> > datang
> > > > > > dari
> > > > > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal
dari kata

> > > > Eloha
> > > > > > > > 'dia
> > > > > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha
> > diadopsi
> > > > di
> > > > > > > > Timur
> > > > > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang
mensyaratkan,
> > dewa/
> > > > > > TUHAN/
> > > > > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop
dengan

> > > > > > mitologi
> > > > > > > > di
> > > > > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu
> > > > menyebutkan
> > > > > > > > bahwa
> > > > > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang
> > sekarang
> > > > > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan
malaikatnya,
> > > > > > sebenarnya
> > > > > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah
> > mempunyai
> > > > > > > > > > tekhnologi
> > > > > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II,
yang
> > > > melahirkan
> > > > > > > > cargo
> > > > > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan
sebagai
> > benda
> > > > > > dewa
> > > > > > > > oleh
> > > > > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi
> > orang-orang
> > > > > > > > primitif
> > > > > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh
ini dulu

> > > > > > sempat
> > > > > > > > datang
> > > > > > > > > > > ke bumi.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion.
Kalau
> > anda
> > > > > > baca
> > > > > > > > buku
> > > > > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third
Planet', di
> > > > situ
> > > > > > > > malahan
> > > > > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan
bahwa ras
> > > > > > manusia
> > > > > > > > di
> > > > > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai
oleh
> > makhluk
> > > > > > luar
> > > > > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para
tokoh luar
> > > > > > angkasa
> > > > > > > > itu,
> > > > > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan
mereka
> > > > akhirnya
> > > > > > > > menjadi
> > > > > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai
makhluk di
> > > > > > berbagai
> > > > > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita
kenal,
> > cuma
> > > > > > > > kitalah
> > > > > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada
> > dimensi-dimensi
> > > > > > lain
> > > > > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk
> > berkomunikasi
> > > > > > > > dengan
> > > > > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun.
Tidak
> > > > > > menggunakan
> > > > > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran
kita
> > sendiri
> > > > > > > > saja.
> > > > > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan
> > simbol-simbol
> > > > > > saja.
> > > > > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya
suka
> > space
> > > > > > > > brother
> > > > > > > > > > yg
> > > > > > > > > > > cute.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para
pencerita

> > dari
> > > > > > zaman
> > > > > > > > > > dahulu
> > > > > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana
> > menurut
> > > > > > anda?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none
other than
> > > > > > their
> > > > > > > > inner
> > > > > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so,
based
> > on
> > > > my
> > > > > > own
> > > > > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu
malaikat
> > > > > > semalaman.
> > > > > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya
apa yg
> > > > > > ditulis
> > > > > > > > di
> > > > > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi
apakah
> > > > > > benar
> > > > > > > > ada
> > > > > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub?
Menurut
> > saya
> > > > > > tidak
> > > > > > > > > > ada.
> > > > > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan
batin
> > yg
> > > > > > begitu
> > > > > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu
sosok yg
> > > > > > kemudian
> > > > > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur
merasa
> > kaki
> > > > > > saya
> > > > > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang
tidak
> > mau
> > > > > > > > lepas.
> > > > > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma
> > merasakan
> > > > > > > > > > dekapannya
> > > > > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu
bahwa
> > namanya
> > > > > > > > 'Darmo
> > > > > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub
dengan
> > > > malaikat
> > > > > > itu
> > > > > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya
alami dua
> > > > tahun
> > > > > > > > lalu
> > > > > > > > > > itu.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak
lagi
> > asli,
> > > > > > > > sebenarnya.
> > > > > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg
> > sekarang
> > > > > > kita
> > > > > > > > sebut
> > > > > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah
mengalami
> > editting.
> > > > > > > > Sudah
> > > > > > > > > > > mengandung interpretasi.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun
'Tuhan'
> > dalam
> > > > > > > > Alkitab
> > > > > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka
strong dan
> > > > > > turun
> > > > > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku
> > primitif
> > > > > > Amazon
> > > > > > > > > > yang
> > > > > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi,
kemungkinan besar
> > > > > > pesawat
> > > > > > > > jet
> > > > > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara
pesawat
> > jet
> > > > > > > > tersebut
> > > > > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun
setelah
> > > > > > kedatangan
> > > > > > > > > > saya
> > > > > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa
yang
> > > > datang
> > > > > > > > akan
> > > > > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti
dengan
> > > > adanya
> > > > > > > > 'cargo
> > > > > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika
kala itu
> > > > > > dianggap
> > > > > > > > > > burung
> > > > > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh
mereka.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli,
dan
> > sosok
> > > > > > asli,
> > > > > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana,
Buddha
> > dengan
> > > > > > payung
> > > > > > > > > > tanpa
> > > > > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita
> > > > > > relief-relief
> > > > > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan
kehadiran
> > space
> > > > > > > > brother
> > > > > > > > > > ini.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya
kurang
> > > > > > masuk
> > > > > > > > akal
> > > > > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin,
karena
> > jika
> > > > > > yang
> > > > > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang
ditulis oleh
> > > > > > > > orang-orang
> > > > > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong.
Memang
> > pada
> > > > > > > > zaman
> > > > > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang
primitif
> > > > zaman
> > > > > > > > dahulu
> > > > > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk
akal
> > juga.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were
true.
> > Dulu
> > > > > > saya
> > > > > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk
angkasa
> > > > luar,
> > > > > > dan
> > > > > > > > itu
> > > > > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan
> > komunikasi.
> > > > > > Tapi
> > > > > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di
kebudayaan
> > lain,
> > > > > > > > akhirnya
> > > > > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah
cara
> > manusia
> > > > > > masa
> > > > > > > > lalu
> > > > > > > > > > > menceritakan asal usul mereka.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada
Dewi
> > > > > > Matahari yg
> > > > > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling
berpengaruh di
> > masa
> > > > > > lalu
> > > > > > > > yg
> > > > > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah
bertahan
> > selama
> > > > > > 2,000
> > > > > > > > > > tahun
> > > > > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar
secara turun
> > > > > > temurun,
> > > > > > > > dan
> > > > > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka
adalah
> > > > > > keturunan
> > > > > > > > > > Dewi
> > > > > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu
Omikami.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki
> > kisah-kisah
> > > > > > semacam
> > > > > > > > > > itu.
> > > > > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari
luar
> > > > > > angkasa
> > > > > > > > dan
> > > > > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi
Utara.
> > > > > > Etnik
> > > > > > > > > > lainnya
> > > > > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita
sebut
> > > > > > sebagai
> > > > > > > > mitos,
> > > > > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan
turun
> > > > > > temurun,
> > > > > > > > bagian
> > > > > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk
agama-agama
> > asing
> > > > > > dari
> > > > > > > > > > luar
> > > > > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating
the
> > belief
> > > > > > that we
> > > > > > > > > > have
> > > > > > > > > > > space brothers. I myself would really like to
believe
> > that,
> > > > > > but I
> > > > > > > > have
> > > > > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so
far,
> > > > despite
> > > > > > my
> > > > > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a
physical

> > twin
> > > > > > > > brother.
> > > > > > > > > > > The latter is preferable.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > +
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa
saya
> > telah
> > > > > > bertemu
> > > > > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya
di

> > ARASH.
> > > > > > > > Bagaimana
> > > > > > > > > > > pendapat anda?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu.
> > Menurut
> > > > > > saya
> > > > > > > > biar
> > > > > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang
> > bermacam-macam.
> > > > > > > > Artinya
> > > > > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan
arash
> > > > > > sebagai
> > > > > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita
yang
> > sudah
> > > > > > tau
> > > > > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat
gerah
> > melihat
> > > > > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan
Tuhan
> > untuk
> > > > > > > > melakukan
> > > > > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal
mereka
> > tau
> > > > > > > > > > perbuatannya
> > > > > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton
dan
> > > > > > menyaksikan
> > > > > > > > di
> > > > > > > > > > > kesadaran kita.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi
manusia
> > > > > > ketika
> > > > > > > > kita
> > > > > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim
kiri,
> > lalu
> > > > > > > > ekstrim
> > > > > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah,
setelah kita
> > > > jatuh
> > > > > > > > bangun
> > > > > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan
banting
> > setir ke
> > > > > > > > kanan.
> > > > > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu.
Selalu
> > > > > > seperti
> > > > > > > > itu.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami
jatuh
> > bangun
> > > > > > dari
> > > > > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami
saat-saat
> > > > > > kefanatikan
> > > > > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme
> > meraja-lela.
> > > > > > > > Mereka
> > > > > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka
nikmati
> > sekarang
> > > > > > tidak
> > > > > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun.
Ada
> > > > > > kehancuran.
> > > > > > > > Dan
> > > > > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang
berada
> > di
> > > > > > > > tengah
> > > > > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa
dihindari. Yg
> > > > penting
> > > > > > > > kita
> > > > > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak
berarti
> > bahwa
> > > > > > kita
> > > > > > > > juga
> > > > > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara
pribadi
> > > > kita
> > > > > > > > bahkan
> > > > > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan
kesadaran
> > yg
> > > > > > anda
> > > > > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya
sekedar
> > > > > > penyatuan
> > > > > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat
> > keberadaannya
> > > > di
> > > > > > > > mana?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau
kelenjar
> > pineal.
> > > > > > > > Kelenjar
> > > > > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita
dan
> > secara
> > > > > > salah
> > > > > > > > > > kaprah
> > > > > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang
kurang
> > > > > > lebih
> > > > > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal,
caranya
> > > > mudah.
> > > > > > > > > > Tentukan
> > > > > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu
tarik
> > titik
> > > > > > itu
> > > > > > > > ke
> > > > > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God
Spot.
> > > > > > Tempat
> > > > > > > > > > > kesadaran kita berada.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita
disebut
> > > > > > makhluk
> > > > > > > > hidup.
> > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi
maka kita
> > > > > > disebut
> > > > > > > > > > mati.
> > > > > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah
ada atau
> > > > > > tidak
> > > > > > > > adanya
> > > > > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan
apabila
> > kita
> > > > > > > > katakan
> > > > > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di
dalam

> > > > > > kelenjar
> > > > > > > > pineal
> > > > > > > > > > > atau God Spot itu.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > +
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Leo
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia
> > > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film
di AS.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > New Email names for you!
> > > > > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the
new

> > @ymail
> > > > > > and
> > > > > > > > > > @rocketmail.
> > > > > > > > > > > Hurry before someone else does!
> > > > > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > >
> >
> >
> >
>



< Prev | 1 - 2 | Next >