|
View:
New views
20 Messages
—
Rating Filter:
Alert me
|
| < Prev | 1 - 2 | Next > |
|
|
Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaFriends,
Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap agak aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya juga sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg pernah bertemu Tuhan di Arash. + PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA T = Hai Mas Leo, Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet lain, karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda, jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. <http://indoraelian.org/index.php/download> Download | RAELIAN INDONESIA Source: indoraelian.org Amanat Elohim untuk anak-anaknya. J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you hold a discussion with many more friends there, unmoderated. T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih sama seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat yg manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll )? J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, misalnya Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa. Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan bukan wilayahnya. Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita menyembah kesadaran kita sendiri saja. Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja berubah terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb. Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan diajarkan bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga, maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam selalu seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah wilayah mana lagi setelah ini... T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita mitologi kuno itu sangat strong? Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur Tengah seperti oleh agama Islam. Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai tekhnologi tinggi yang datang dari planet lain. Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang ke bumi. Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu, yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja. Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother yg cute. T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman dahulu pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak ada. Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian di-interpretasikan sebagai satu malaikat. Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas. Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan dekapannya di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu itu. Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya. Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah mengandung interpretasi. T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon yang tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan saya di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap burung besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli, begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung tanpa tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother ini. Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu menceritakan asal usul mereka. Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 tahun lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan Dewi Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam itu. Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik lainnya juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos, tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari luar seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. But I have no problem with theories propagating the belief that we have space brothers. I myself would really like to believe that, but I have to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my personal longing to have either an etheric or a physical twin brother. The latter is preferable. + PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana pendapat anda? J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau perbuatannya adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di kesadaran kita. J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan. Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu. Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita sebagai individu tidak terpengaruh. Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan bisa tenang saja, enjoy saja. T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana? J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah kaprah sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. Tentukan titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat kesadaran kita berada. Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup. Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut mati. Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal atau God Spot itu. + Leo @ Komunitas Spiritual Indonesia <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaSedang berpikir... apakah Raelien ( Re alien) sejenis atau sama dengan Church of Scientology yang membernya seperti Tom Cruise? Mungkin Will Smith juga member dari Scientology , karena waktu jadi guest nya Oprah Winfrey , dia terang terangan bilang percaya dengan reincarnation. shanti is nggak punya otak , mikirnya pakai kontol aja. --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba <leonardo_rimba@...> wrote: > > Friends, > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap agak > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya juga > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > + > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet lain, > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda, > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > Download | RAELIAN INDONESIA > > Source: indoraelian.org > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih sama > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat yg > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll )? > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, misalnya > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa. > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan > bukan wilayahnya. > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja berubah > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb. > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan diajarkan > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga, > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam selalu > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita mitologi kuno itu sangat strong? > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai tekhnologi > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang > ke bumi. > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu, > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja. > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother yg > cute. > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman dahulu > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak ada. > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas. > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan dekapannya > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu itu. > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya. > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah > mengandung interpretasi. > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon yang > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan saya > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap burung > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli, > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung tanpa > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother ini. > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu > menceritakan asal usul mereka. > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 tahun > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan Dewi > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam itu. > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik lainnya > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos, > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari luar > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > But I have no problem with theories propagating the belief that we have > space brothers. I myself would really like to believe that, but I have > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my > personal longing to have either an etheric or a physical twin brother. > The latter is preferable. > > > > > > + > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana > pendapat anda? > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau perbuatannya > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di > kesadaran kita. > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan. > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu. > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana? > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah kaprah > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. Tentukan > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat > kesadaran kita berada. > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup. > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut mati. > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal > atau God Spot itu. > > > > > > + > > > > Leo > > @ Komunitas Spiritual Indonesia <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > New Email names for you! > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. > Hurry before someone else does! > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > |
|
|
Bls: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaSalam,
Komentar serabutan: 1) Wali kota PDG membuat peraturan PEMAKSAAN pemakaian jilbab dan PELARANGAN merayakan hari Valentine yang dianggap hari peringatan Kristen. Walikota Bukiitinggi menutup jam gadang supaya masyarakat tidak merayakan Tahun Baru yang dianggap tahun baru Kristen. Senuanya tentunya dengan persetujuan atau minimal sepengetahuan atasannya yaitu gubernur Sumbar yang sekarang malah dipromosikan menjadi Menteri Dalam Negeri. 2) Mengenai kaleng cocacola di Papua, teringat film THE GODS MAY BE CRAZY, di lembang Sirangeti di Afrika. Wasalam, Wal Supamo --- Pada Sab, 31/10/09, leonardo rimba <leonardo_rimba@...> menulis: Dari: leonardo rimba <leonardo_rimba@...> Judul: [Spiritual-Indonesia] Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita Kepada: spiritual-indonesia@... Tanggal: Sabtu, 31 Oktober, 2009, 9:39 AM Friends, Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap agak aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya juga sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg pernah bertemu Tuhan di Arash. + PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA T = Hai Mas Leo, Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan . Tidak ada konsep TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet lain, karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda, jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. <http://indoraelian. org/index.php/download> Download | RAELIAN INDONESIA Source: indoraelian. org Amanat Elohim untuk anak-anaknya. J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>. Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you hold a discussion with many more friends there, unmoderated. T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih sama seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat yg manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll )? J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, misalnya Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa. Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan bukan wilayahnya. Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita menyembah kesadaran kita sendiri saja. Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja berubah terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb. Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan diajarkan bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga, maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam selalu seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah wilayah mana lagi setelah ini... T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita mitologi kuno itu sangat strong? Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur Tengah seperti oleh agama Islam. Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai tekhnologi tinggi yang datang dari planet lain. Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang ke bumi. Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu, yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja. Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother yg cute. T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman dahulu pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak ada. Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian di-interpretasikan sebagai satu malaikat. Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas. Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan dekapannya di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu itu. Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya. Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah mengandung interpretasi. T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon yang tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan saya di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap burung besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli, begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung tanpa tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother ini. Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu menceritakan asal usul mereka. Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 tahun lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan Dewi Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam itu. Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik lainnya juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos, tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari luar seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. But I have no problem with theories propagating the belief that we have space brothers. I myself would really like to believe that, but I have to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my personal longing to have either an etheric or a physical twin brother. The latter is preferable. + PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana pendapat anda? J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau perbuatannya adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di kesadaran kita. J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan. Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu. Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita sebagai individu tidak terpengaruh. Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan bisa tenang saja, enjoy saja. T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana? J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah kaprah sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. Tentukan titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat kesadaran kita berada. Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup. Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut mati. Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal atau God Spot itu. + Leo @ Komunitas Spiritual Indonesia <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>. Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com |
|
|
Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaAku setuju untuk urusan space brother..........
mungkin juga other dimension brother..... Salam, ________________________________ From: Agung Pindha <agungpindha@...> To: Spiritual-Indonesia@... Sent: Sat, October 31, 2009 10:15:05 AM Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita Sedang berpikir... apakah Raelien ( Re alien) sejenis atau sama dengan Church of Scientology yang membernya seperti Tom Cruise? Mungkin Will Smith juga member dari Scientology , karena waktu jadi guest nya Oprah Winfrey , dia terang terangan bilang percaya dengan reincarnation. shanti is nggak punya otak , mikirnya pakai kontol aja. --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, leonardo rimba <leonardo_rimba@ ...> wrote: > > Friends, > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap agak > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya juga > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > + > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan . Tidak ada konsep > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet lain, > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda, > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > <http://indoraelian. org/index. php/download> > > Download | RAELIAN INDONESIA > > Source: indoraelian. org > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>. > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih sama > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat yg > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll )? > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, misalnya > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa. > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan > bukan wilayahnya. > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja berubah > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb. > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan diajarkan > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga, > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam selalu > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita mitologi kuno itu sangat strong? > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai tekhnologi > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang > ke bumi. > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu, > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja. > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother yg > cute. > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman dahulu > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak ada. > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas. > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan dekapannya > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu itu. > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya. > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah > mengandung interpretasi. > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon yang > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan saya > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap burung > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli, > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung tanpa > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother ini. > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu > menceritakan asal usul mereka. > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 tahun > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan Dewi > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam itu. > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik lainnya > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos, > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari luar > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > But I have no problem with theories propagating the belief that we have > space brothers. I myself would really like to believe that, but I have > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my > personal longing to have either an etheric or a physical twin brother. > The latter is preferable. > > > > > > + > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana > pendapat anda? > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau perbuatannya > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di > kesadaran kita. > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan. > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu. > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana? > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah kaprah > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. Tentukan > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat > kesadaran kita berada. > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup. > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut mati. > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal > atau God Spot itu. > > > > > > + > > > > Leo > > @ Komunitas Spiritual Indonesia <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>. > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > New Email names for you! > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. > Hurry before someone else does! > http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/ > |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaQuote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah no 1. End of quote: TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode... Salah satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika sains adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk ´KataMorgana´... Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh sains... Be Fun TuHanTu http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba <leonardo_rimba@...> wrote: > > Friends, > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya juga > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > + > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda, > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > Download | RAELIAN INDONESIA > > Source: indoraelian.org > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih sama > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat yg > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, misalnya > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa. > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan > bukan wilayahnya. > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb. > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga, > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam selalu > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita mitologi kuno itu sangat strong? > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang > ke bumi. > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu, > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja. > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother > cute. > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman dahulu > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas. > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan dekapannya > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu itu. > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya. > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah > mengandung interpretasi. > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan saya > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap burung > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli, > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung tanpa > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother ini. > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu > menceritakan asal usul mereka. > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan Dewi > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam itu. > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik lainnya > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos, > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari luar > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > But I have no problem with theories propagating the belief that we have > space brothers. I myself would really like to believe that, but I have > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my > personal longing to have either an etheric or a physical twin brother. > The latter is preferable. > > > > > > + > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana > pendapat anda? > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di > kesadaran kita. > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan. > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu. > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana? > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. Tentukan > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat > kesadaran kita berada. > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup. > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut mati. > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal > atau God Spot itu. > > > > > > + > > > > Leo > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > New Email names for you! > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and > Hurry before someone else does! > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaQuote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah no 1. End of quote: TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode... Salah satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika sains adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk ´KataMorgana´... Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh sains... Be Fun TuHanTu http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com/> --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba <leonardo_rimba@...> wrote: > > Friends, > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya juga > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > + > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda, > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > Download | RAELIAN INDONESIA > > Source: indoraelian.org > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih sama > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat yg > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, misalnya > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa. > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan > bukan wilayahnya. > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb. > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga, > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam selalu > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita mitologi kuno itu sangat strong? > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang > ke bumi. > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu, > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja. > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother > cute. > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman dahulu > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas. > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan dekapannya > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu itu. > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya. > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah > mengandung interpretasi. > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan saya > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap burung > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli, > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung tanpa > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother ini. > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu > menceritakan asal usul mereka. > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan Dewi > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam itu. > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik lainnya > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos, > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari luar > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > But I have no problem with theories propagating the belief that we have > space brothers. I myself would really like to believe that, but I have > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my > personal longing to have either an etheric or a physical twin brother. > The latter is preferable. > > > > > > + > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana > pendapat anda? > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di > kesadaran kita. > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan. > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu. > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana? > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. Tentukan > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat > kesadaran kita berada. > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup. > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut mati. > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal > atau God Spot itu. > > > > > > + > > > > Leo > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > New Email names for you! > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and > Hurry before someone else does! > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kitafatamorgana, kali. kali2 aja....
coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains.... blub! --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu" <tuhantu.hantuhantu@...> wrote: > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah > no 1. End of quote: > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode... Salah > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika sains > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > ´KataMorgana´... > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh > sains... > > Be Fun > > TuHanTu > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > Friends, > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? Makhluk > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap > agak > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya > juga > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan yang > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet > lain, > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda, > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > Source: indoraelian.org > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga dengan > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih > sama > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat > yg > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll > )? > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, > misalnya > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa. > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja > berubah > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb. > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > diajarkan > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga, > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam > selalu > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > tekhnologi > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan cargo > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang > > ke bumi. > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu, > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja. > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother > yg > > cute. > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman > dahulu > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their inner > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak > ada. > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau lepas. > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan > dekapannya > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu > itu. > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya. > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon > yang > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan > saya > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap > burung > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli, > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung > tanpa > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space brother > ini. > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 > tahun > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan > Dewi > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam > itu. > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik > lainnya > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos, > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari > luar > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief that we > have > > space brothers. I myself would really like to believe that, but I have > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my > > personal longing to have either an etheric or a physical twin brother. > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. Bagaimana > > pendapat anda? > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > perbuatannya > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di > > kesadaran kita. > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan. > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu. > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana? > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah > kaprah > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. > Tentukan > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup. > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut > mati. > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > Leo > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > > > > New Email names for you! > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and > @rocketmail. > > Hurry before someone else does! > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaQuote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains....End of quote. TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... Be Fun TuHanTu http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> --- In Spiritual-Indonesia@..., "blubps" <blubps@...> wrote: > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains.... > > > blub! > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu" > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah > > no 1. End of quote: > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode... Salah > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika sains > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > ´KataMorgana´... > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh > > sains... > > > > Be Fun > > > > TuHanTu > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih suka > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap > > agak > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. Space > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu ada yg > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya > > juga > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan yg > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains adalah > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet > > lain, > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan anda, > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that you > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, saya > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa adanya > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no time to > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih > > sama > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi umat > > yg > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things like > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga dengan > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN atau > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno dan > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, dll > > )? > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, > > misalnya > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa Shiwa. > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva sebagai > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah diri > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka kita > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan bahwa > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja > > berubah > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada di > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai dewa > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, dsb. > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua dewa > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di India > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > > diajarkan > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang remote > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang sebagai > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok juga, > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam > > selalu > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau memaksakan > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan entah > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa cerita-cerita > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha 'dia > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di Timur > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi di > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan bahwa > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > > tekhnologi > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa oleh > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang primitif > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat datang > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca buku > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ malahan > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia di > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa itu, > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya menjadi > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma kitalah > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi dengan > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri saja. > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space brother > > yg > > > cute. > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman > > dahulu > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis di > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar ada > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak > > ada. > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan > > dekapannya > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya 'Darmo > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun lalu > > itu. > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, sebenarnya. > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita sebut > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. Sudah > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam Alkitab > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon > > yang > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat jet > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet tersebut > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan > > saya > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang akan > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya 'cargo > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap > > burung > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli, > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung > > tanpa > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space > > ini. > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk akal > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh orang-orang > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada zaman > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman dahulu > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan itu > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, akhirnya > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa lalu > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu yg > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 > > tahun > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, dan > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan > > Dewi > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam > > itu. > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa dan > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik > > lainnya > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai mitos, > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, bagian > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari > > luar > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief that we > > have > > > space brothers. I myself would really like to believe that, but I have > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin brother. > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya biar > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. Artinya > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk melakukan > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > > perbuatannya > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan di > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika kita > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu ekstrim > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh bangun > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke kanan. > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti itu. > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. Mereka > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. Dan > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di tengah > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting kita > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita juga > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita bahkan > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di mana? > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. Kelenjar > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah > > kaprah > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. > > Tentukan > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu ke > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk hidup. > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut > > mati. > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak adanya > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita katakan > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar pineal > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > > > > > > > New Email names for you! > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and > > @rocketmail. > > > Hurry before someone else does! > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaMasih banyak kok, mbak Kanthi...Satu aja dulu...:-)... --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu" <tuhantu.hantuhantu@...> wrote: > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > sains....End of quote. > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... > > Be Fun > > TuHanTu > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "blubps" blubps@ wrote: > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains.... > > > > > > blub! > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu" > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > adalah > > > no 1. End of quote: > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode... > Salah > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika > sains > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > ´KataMorgana´... > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh > > > sains... > > > > > > Be Fun > > > > > > TuHanTu > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? > Makhluk > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih > suka > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap > > > agak > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. > Space > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu > ada yg > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya > > > juga > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan > yg > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, > yang > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > konsep > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > adalah > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet > > > lain, > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan > anda, > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga > dengan > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that > you > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, > saya > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa > adanya > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no > time to > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang > > > sama > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi > umat > > > yg > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things > like > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga > dengan > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN > atau > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno > dan > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, > dll > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, > > > misalnya > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa > Shiwa. > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva > sebagai > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah > diri > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka > kita > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan > bahwa > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja > > > berubah > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada > di > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai > dewa > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, > dsb. > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua > dewa > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di > India > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > > > diajarkan > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang > remote > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang > sebagai > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok > juga, > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam > > > selalu > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau > memaksakan > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan > entah > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > cerita-cerita > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha > 'dia > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di > Timur > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi > di > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan > bahwa > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > > > tekhnologi > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan > cargo > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa > oleh > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang > primitif > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat > datang > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca > buku > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ > malahan > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia > di > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa > itu, > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya > menjadi > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma > kitalah > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi > dengan > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri > saja. > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space > brother > > > yg > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman > > > dahulu > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their > inner > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis > di > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar > ada > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak > > > ada. > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau > lepas. > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan > > > dekapannya > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya > 'Darmo > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun > lalu > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, > sebenarnya. > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita > sebut > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. > Sudah > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam > Alkitab > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif > > > yang > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat > jet > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet > tersebut > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan > > > saya > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang > akan > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya > 'cargo > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap > > > burung > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung > > > tanpa > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space > brother > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk > akal > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > orang-orang > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada > zaman > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman > dahulu > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, > itu > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, > akhirnya > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa > lalu > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu > yg > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 > > > tahun > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, > dan > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan > > > Dewi > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam > > > itu. > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa > dan > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik > > > lainnya > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai > mitos, > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, > bagian > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing > > > luar > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief that we > > > have > > > > space brothers. I myself would really like to believe that, but I > have > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin > brother. > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. > Bagaimana > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya > biar > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. > Artinya > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk > melakukan > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > > > perbuatannya > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan > di > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika > kita > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu > ekstrim > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh > bangun > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke > kanan. > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. > Mereka > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. > Dan > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di > tengah > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting > kita > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa > juga > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita > bahkan > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. > Kelenjar > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah > > > kaprah > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. > > > Tentukan > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik > ke > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk > hidup. > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut > > > mati. > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak > adanya > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita > katakan > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar > pineal > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail > > > @rocketmail. > > > > Hurry before someone else does! > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > > > > > |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kitahai Mas Tuhantu....
apa kabar, Mas Tuhantu? napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu? biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas Tuhantu. blubps mah bagian sorak2 doang. haha...! blub! blubps --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu" <tuhantu.hantuhantu@...> wrote: > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > sains....End of quote. > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... > > Be Fun > > TuHanTu > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "blubps" <blubps@> wrote: > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains.... > > > > > > blub! > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu" > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada konsep > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > adalah > > > no 1. End of quote: > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode... > Salah > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika > sains > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > ´KataMorgana´... > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh > > > sains... > > > > > > Be Fun > > > > > > TuHanTu > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? > Makhluk > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai menjadi > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih > suka > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap > > > agak > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. > Space > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu > ada yg > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya > > > juga > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan > yg > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, dan > yang > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > konsep > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > adalah > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet > > > lain, > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan > anda, > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda bisa > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga > dengan > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that > you > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, > saya > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa > adanya > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no > time to > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang lebih > > > sama > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi > umat > > > yg > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things > like > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga > dengan > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN > atau > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno > dan > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, > dll > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, > > > misalnya > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa > Shiwa. > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva > sebagai > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah > diri > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka > kita > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan > bahwa > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja > > > berubah > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada > di > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai > dewa > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, > dsb. > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua > dewa > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di > India > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > > > diajarkan > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang > remote > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang > sebagai > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok > juga, > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan Islam > > > selalu > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau > memaksakan > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan > entah > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > cerita-cerita > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang dari > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha > 'dia > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di > Timur > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi > di > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan > bahwa > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > > > tekhnologi > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan > cargo > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa > oleh > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang > primitif > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat > datang > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda baca > buku > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ > malahan > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia > di > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa > itu, > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya > menjadi > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma > kitalah > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi > dengan > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri > saja. > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space > brother > > > yg > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman > > > dahulu > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their > inner > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis > di > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar > ada > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak > > > ada. > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau > lepas. > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan > > > dekapannya > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya > 'Darmo > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun > lalu > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, > sebenarnya. > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita > sebut > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. > Sudah > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam > Alkitab > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan turun > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon > > > yang > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat > jet > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet > tersebut > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan > > > saya > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang > akan > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya > 'cargo > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap > > > burung > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli, > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung > > > tanpa > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space > brother > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk > akal > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > orang-orang > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada > zaman > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman > dahulu > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu saya > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan > itu > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, > akhirnya > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa > lalu > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu > yg > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 > > > tahun > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, > dan > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan > > > Dewi > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam > > > itu. > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa > dan > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik > > > lainnya > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai > mitos, > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, > bagian > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari > > > luar > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief that we > > > have > > > > space brothers. I myself would really like to believe that, but I > have > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin > brother. > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah bertemu > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. > Bagaimana > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya > biar > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. > Artinya > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk > melakukan > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > > > perbuatannya > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan > di > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika > kita > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu > ekstrim > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh > bangun > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke > kanan. > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. > Mereka > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. > Dan > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di > tengah > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting > kita > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa kita > juga > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita > bahkan > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. > Kelenjar > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah > > > kaprah > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. > > > Tentukan > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu > ke > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk > hidup. > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut > > > mati. > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak > adanya > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita > katakan > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar > pineal > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and > > > @rocketmail. > > > > Hurry before someone else does! > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > > > > > |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaPertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-) --- In Spiritual-Indonesia@..., "blubps" <blubps@...> wrote: > > hai Mas Tuhantu.... > apa kabar, Mas Tuhantu? > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu? > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas Tuhantu. > > blubps mah bagian sorak2 doang. > haha...! > > > blub! > blubps > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu" > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > sains....End of quote. > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... > > > > Be Fun > > > > TuHanTu > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "blubps" <blubps@> > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains.... > > > > > > > > > blub! > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "tuhantu.hantuhantu" > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > > adalah > > > > no 1. End of quote: > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode... > > Salah > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika > > sains > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > > ´KataMorgana´... > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab oleh > > > > sains... > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., leonardo rimba > > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? > > Makhluk > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih > > suka > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap > > > > agak > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. > > Space > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu > > ada yg > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya > > > > juga > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan > > yg > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, > > yang > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > > konsep > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > > adalah > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet > > > > lain, > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan > > anda, > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga > > dengan > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that > > you > > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, > > saya > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa > > adanya > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no > > time to > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang > > > > sama > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi > > umat > > > > yg > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things > > like > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga > > dengan > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN > > atau > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno > > dan > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, > > dll > > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, > > > > misalnya > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa > > Shiwa. > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan > > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva > > sebagai > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah > > diri > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka > > kita > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan > > bahwa > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja > > > > berubah > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada > > di > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai > > dewa > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, > > dsb. > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua > > dewa > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di > > India > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > > > > diajarkan > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang > > remote > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang > > sebagai > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok > > juga, > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan > > > > selalu > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau > > memaksakan > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan > > entah > > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > > cerita-cerita > > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha > > 'dia > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di > > Timur > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi > > di > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan > > bahwa > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > > > > tekhnologi > > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan > > cargo > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa > > oleh > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang > > primitif > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat > > datang > > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda > > buku > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ > > malahan > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia > > di > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa > > itu, > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya > > menjadi > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma > > kitalah > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi > > dengan > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri > > saja. > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space > > brother > > > > yg > > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman > > > > dahulu > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their > > inner > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis > > di > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar > > ada > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak > > > > ada. > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau > > lepas. > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan > > > > dekapannya > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya > > 'Darmo > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun > > lalu > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, > > sebenarnya. > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita > > sebut > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. > > Sudah > > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam > > Alkitab > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon > > > > yang > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat > > jet > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet > > tersebut > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan > > > > saya > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang > > akan > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya > > 'cargo > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap > > > > burung > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli, > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung > > > > tanpa > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space > > brother > > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk > > akal > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > > orang-orang > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada > > zaman > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman > > dahulu > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan > > itu > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, > > akhirnya > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa > > lalu > > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu > > yg > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 > > > > tahun > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, > > dan > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan > > > > Dewi > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam > > > > itu. > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa > > dan > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik > > > > lainnya > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai > > mitos, > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, > > bagian > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari > > > > luar > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief that we > > > > have > > > > > space brothers. I myself would really like to believe that, but I > > have > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin > > brother. > > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. > > Bagaimana > > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya > > biar > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. > > Artinya > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk > > melakukan > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > > > > perbuatannya > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan > > di > > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika > > kita > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu > > ekstrim > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh > > bangun > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke > > kanan. > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. > > Mereka > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. > > Dan > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di > > tengah > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting > > kita > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa > > juga > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita > > bahkan > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di > > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. > > Kelenjar > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah > > > > kaprah > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. > > > > Tentukan > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu > > ke > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat > > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk > > hidup. > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut > > > > mati. > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak > > adanya > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita > > katakan > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar > > pineal > > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail > > > > @rocketmail. > > > > > Hurry before someone else does! > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > > > > > > > > > > |
|
|
Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kitapertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua manusia....
.........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?* ..... 2009/11/1 dogod.godog <dogod.godog@...> > > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-) > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>, > "blubps" <blubps@...> wrote: > > > > hai Mas Tuhantu.... > > apa kabar, Mas Tuhantu? > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu? > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas > Tuhantu. > > > > blubps mah bagian sorak2 doang. > > haha...! > > > > > > blub! > > blubps > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>, > "tuhantu.hantuhantu" > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > > sains....End of quote. > > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... > > > > > > Be Fun > > > > > > TuHanTu > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>, > "blubps" <blubps@> > wrote: > > > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains.... > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>, > "tuhantu.hantuhantu" > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > konsep > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > > > adalah > > > > > no 1. End of quote: > > > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah > metode... > > > Salah > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika > > > sains > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam > menjelaskan > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > > > ´KataMorgana´... > > > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab > oleh > > > > > sains... > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>, > leonardo rimba > > > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? > > > Makhluk > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai > menjadi > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers > masih > > > suka > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, > makanya > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda > anggap > > > > > agak > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu > space > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. > > > Space > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa > tahu > > > ada yg > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space > brothers > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti > saya > > > > > juga > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang > rekan > > > yg > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, > dan > > > yang > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > > > konsep > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, > sains > > > adalah > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari > planet > > > > > lain, > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan > > > anda, > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian > untuk > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda > bisa > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga > > > dengan > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better > that > > > you > > > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, > > > saya > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa > > > adanya > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no > > > time to > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang > lebih > > > > > sama > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat > manusia > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau > menjadi > > > umat > > > > > yg > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk > dalam > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. > Things > > > like > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip > juga > > > dengan > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya > TUHAN > > > atau > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban > kuno > > > dan > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, > Hindustin, > > > dll > > > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi > dari > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, > > > > > misalnya > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa > > > Shiwa. > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan > realitas > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, > dan > > > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva > > > sebagai > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah > > > diri > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, > maka > > > kita > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya > dikonsepkan > > > bahwa > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, > dan > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu > saja > > > > > berubah > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian > Lama. > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg > berada > > > di > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, > ada > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya > sekaligus > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. > Dan > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. > Yg > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol > sebagai > > > dewa > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol > api, > > > dsb. > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua > > > dewa > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di > > > India > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > > > > > diajarkan > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang > > > remote > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang > > > sebagai > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok > > > juga, > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan > Islam > > > > > selalu > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan > siap > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau > > > memaksakan > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan > > > entah > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > > > cerita-cerita > > > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang > dari > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha > > > 'dia > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di > > > Timur > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ > TUHAN/ > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan > mitologi > > > di > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan > > > bahwa > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, > sebenarnya > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > > > > > tekhnologi > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan > > > cargo > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda > dewa > > > oleh > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang > > > primitif > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu > sempat > > > datang > > > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda > baca > > > buku > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ > > > malahan > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras > manusia > > > di > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk > luar > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar > angkasa > > > itu, > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya > > > menjadi > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di > berbagai > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma > > > kitalah > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi > lain > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi > > > dengan > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak > menggunakan > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri > > > saja. > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol > saja. > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space > > > brother > > > > > yg > > > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari > zaman > > > > > dahulu > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut > anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than > their > > > inner > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my > own > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat > semalaman. > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg > ditulis > > > di > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah > benar > > > ada > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya > tidak > > > > > ada. > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg > begitu > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg > kemudian > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki > saya > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau > > > lepas. > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan > > > > > dekapannya > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya > > > 'Darmo > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat > itu > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun > > > lalu > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, > > > sebenarnya. > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang > kita > > > sebut > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. > > > Sudah > > > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam > > > Alkitab > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan > turun > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif > Amazon > > > > > yang > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar > pesawat > > > jet > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet > > > tersebut > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah > kedatangan > > > > > saya > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang > > > akan > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya > > > 'cargo > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu > dianggap > > > > > burung > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok > asli, > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan > payung > > > > > tanpa > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita > relief-relief > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space > > > brother > > > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang > masuk > > > akal > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika > yang > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > > > orang-orang > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada > > > zaman > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman > > > dahulu > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu > saya > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, > dan > > > itu > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. > Tapi > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, > > > akhirnya > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia > masa > > > lalu > > > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi > Matahari yg > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa > lalu > > > yg > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama > 2,000 > > > > > tahun > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun > temurun, > > > dan > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah > keturunan > > > > > Dewi > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah > semacam > > > > > itu. > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar > angkasa > > > dan > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. > Etnik > > > > > lainnya > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut > sebagai > > > mitos, > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun > temurun, > > > bagian > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing > dari > > > > > luar > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief > that we > > > > > have > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe that, > but I > > > have > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite > my > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin > > > brother. > > > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah > bertemu > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. > > > Bagaimana > > > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut > saya > > > biar > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. > > > Artinya > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash > sebagai > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah > tau > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk > > > melakukan > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > > > > > perbuatannya > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan > menyaksikan > > > di > > > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia > ketika > > > kita > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu > > > ekstrim > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh > > > bangun > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke > > > kanan. > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu > seperti > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun > dari > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat > kefanatikan > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. > > > Mereka > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang > tidak > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada > kehancuran. > > > Dan > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di > > > tengah > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting > > > kita > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa > kita > > > juga > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita > > > bahkan > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg > anda > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar > penyatuan > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di > > > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. > > > Kelenjar > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara > salah > > > > > kaprah > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang > lebih > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. > > > > > Tentukan > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik > itu > > > ke > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. > Tempat > > > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut > makhluk > > > hidup. > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita > disebut > > > > > mati. > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau > tidak > > > adanya > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita > > > katakan > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam > kelenjar > > > pineal > > > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > > > > > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail > and > > > > > @rocketmail. > > > > > > Hurry before someone else does! > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > |
|
|
Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaSIAPA IBU KAMU?......
Jawab: Tanya sendiri sama ibu kamu SIAPA BAPAK KAMU.?..... Jawab: Tanya sendiri sama bapak kamu SIAPA KAMU? Jawab: Tanya sendiri sama dirimu --- On Sun, 11/1/09, daniel ADE RAY <danieladeray@...> wrote: From: daniel ADE RAY <danieladeray@...> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita To: Spiritual-Indonesia@... Date: Sunday, November 1, 2009, 5:00 PM pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua manusia.... .........SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU? ..... 2009/11/1 dogod.godog <dogod.godog@ yahoo.com> Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-) --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "blubps" <blubps@...> wrote: > > hai Mas Tuhantu.... > apa kabar, Mas Tuhantu? > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu? > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas Tuhantu. > > blubps mah bagian sorak2 doang. > haha...! > > > blub! > blubps > > > > --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "tuhantu.hantuhantu" > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > sains....End of quote. > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent? ...hihihi. .. > > > > Be Fun > > > > TuHanTu > > > > http://holespirit. ning.com <http://holespirit. ning.com> > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "blubps" <blubps@> > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains.... > > > > > > > > > blub! > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "tuhantu.hantuhantu" > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan . Tidak ada > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > > adalah > > > > no 1. End of quote: > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah metode... > > Salah > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika > > sains > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam menjelaskan > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > > ´KataMorgana´. .. > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanya an yg tidak bisa terjawab oleh > > > > sains... > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > http://holespirit. ning.com <http://holespirit. ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, leonardo rimba > > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? > > Makhluk > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers masih > > suka > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, makanya > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda anggap > > > > agak > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu space > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. > > Space > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa tahu > > ada yg > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space brothers > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti saya > > > > juga > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang rekan > > yg > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, > > yang > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan . Tidak ada > > konsep > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > > adalah > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari planet > > > > lain, > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan > > anda, > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian untuk > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian. org/index. php/download> > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > > > Source: indoraelian. org > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > > <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>. > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga > > dengan > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better that > > you > > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, > > saya > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa > > adanya > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no > > time to > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang > > > > sama > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat manusia > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau menjadi > > umat > > > > yg > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk dalam > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. Things > > like > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip juga > > dengan > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya TUHAN > > atau > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban kuno > > dan > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, Hindustin, > > dll > > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi dari > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, > > > > misalnya > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa > > Shiwa. > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan realitas > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, dan > > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva > > sebagai > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah > > diri > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, maka > > kita > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya dikonsepkan > > bahwa > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, dan > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu saja > > > > berubah > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian Lama. > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg berada > > di > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, ada > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya sekaligus > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. Dan > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. Yg > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol sebagai > > dewa > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol api, > > dsb. > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua > > dewa > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di > > India > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > > > > diajarkan > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang > > remote > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang > > sebagai > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok > > juga, > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan > > > > selalu > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan siap > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau > > memaksakan > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan > > entah > > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > > cerita-cerita > > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha > > 'dia > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di > > Timur > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ TUHAN/ > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan mitologi > > di > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu menyebutkan > > bahwa > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, sebenarnya > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > > > > tekhnologi > > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan > > cargo > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda dewa > > oleh > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang > > primitif > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu sempat > > datang > > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda > > buku > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ > > malahan > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras manusia > > di > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk luar > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar angkasa > > itu, > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya > > menjadi > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di berbagai > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma > > kitalah > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi lain > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi > > dengan > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak menggunakan > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri > > saja. > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol saja. > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space > > brother > > > > yg > > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari zaman > > > > dahulu > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than their > > inner > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on my own > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat semalaman. > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg ditulis > > di > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah benar > > ada > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya tidak > > > > ada. > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg begitu > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg kemudian > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki saya > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau > > lepas. > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan > > > > dekapannya > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya > > 'Darmo > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat itu > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun > > lalu > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, > > sebenarnya. > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang kita > > sebut > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. > > Sudah > > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam > > Alkitab > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif Amazon > > > > yang > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar pesawat > > jet > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet > > tersebut > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah kedatangan > > > > saya > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang > > akan > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya > > 'cargo > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu dianggap > > > > burung > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok asli, > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan payung > > > > tanpa > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita relief-relief > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space > > brother > > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang masuk > > akal > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika yang > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > > orang-orang > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada > > zaman > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman > > dahulu > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, dan > > itu > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. Tapi > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, > > akhirnya > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia masa > > lalu > > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi Matahari yg > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa lalu > > yg > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama 2,000 > > > > tahun > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun temurun, > > dan > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah keturunan > > > > Dewi > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah semacam > > > > itu. > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar angkasa > > dan > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. Etnik > > > > lainnya > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut sebagai > > mitos, > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun temurun, > > bagian > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing dari > > > > luar > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief that we > > > > have > > > > > space brothers. I myself would really like to believe that, but I > > have > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite my > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin > > brother. > > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. > > Bagaimana > > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut saya > > biar > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. > > Artinya > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash sebagai > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah tau > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk > > melakukan > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > > > > perbuatannya > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan menyaksikan > > di > > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia ketika > > kita > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu > > ekstrim > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh > > bangun > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke > > kanan. > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu seperti > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun dari > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat kefanatikan > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. > > Mereka > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang tidak > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada kehancuran. > > Dan > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di > > tengah > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting > > kita > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa > > juga > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita > > bahkan > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg anda > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar penyatuan > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya di > > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. > > Kelenjar > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara salah > > > > kaprah > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang lebih > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. > > > > Tentukan > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik itu > > ke > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. Tempat > > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut makhluk > > hidup. > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita disebut > > > > mati. > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau tidak > > adanya > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita > > katakan > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam kelenjar > > pineal > > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail > > > > @rocketmail. > > > > > Hurry before someone else does! > > > > > http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/ > > > > > > > > > > > > > > > |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaQuote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?* End of quote. TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan kepada semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi- ´jendela´ apa yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut... Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka tentu yang bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA. Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu sendiri... Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih bisa terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan tersebut menjadi subjektif. Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab, sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya saya katakan bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya jendela untuk melihat hidup dan kehidupan... Be Fun TuHanTu http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY <danieladeray@...> wrote: > > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua manusia.... > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?* > ..... > > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@... > > > > > > > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-) > > > > > > --- In m>, > > "blubps" blubps@ wrote: > > > > > > hai Mas Tuhantu.... > > > apa kabar, Mas Tuhantu? > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu? > > > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas > > Tuhantu. > > > > > > blubps mah bagian sorak2 doang. > > > haha...! > > > > > > > > > blub! > > > blubps > > > > > > > > > > > > --- In m>, > > "tuhantu.hantuhantu" > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > > > sains....End of quote. > > > > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In m>, > > "blubps" <blubps@> > > wrote: > > > > > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains.... > > > > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > > > > > > > > > > > --- In m>, > > "tuhantu.hantuhantu" > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > > konsep > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > > > > adalah > > > > > > no 1. End of quote: > > > > > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah > > metode... > > > > Salah > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika > > > > sains > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam > > menjelaskan > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > > > > ´KataMorgana´... > > > > > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab > > oleh > > > > > > sains... > > > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In m>, > > leonardo rimba > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? > > > > Makhluk > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai > > menjadi > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers > > masih > > > > suka > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, > > makanya > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda > > anggap > > > > > > agak > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu > > space > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. > > > > Space > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa > > tahu > > > > ada yg > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space > > brothers > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti > > saya > > > > > > juga > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang > > rekan > > > > yg > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum > > dan > > > > yang > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > > > > konsep > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, > > sains > > > > adalah > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari > > planet > > > > > > lain, > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi > > > > anda, > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian > > untuk > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan > > bisa > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga > > > > dengan > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better > > that > > > > you > > > > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, > > > > saya > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa > > > > adanya > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no > > > > time to > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang > > lebih > > > > > > sama > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat > > manusia > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau > > menjadi > > > > umat > > > > > > yg > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk > > dalam > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. > > Things > > > > like > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip > > juga > > > > dengan > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya > > TUHAN > > > > atau > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban > > kuno > > > > dan > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, > > Hindustin, > > > > dll > > > > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan > > dari > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, > > > > > > misalnya > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa > > > > Shiwa. > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan > > realitas > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, > > dan > > > > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva > > > > sebagai > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah > > > > diri > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, > > maka > > > > kita > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya > > dikonsepkan > > > > bahwa > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah > > dan > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu > > saja > > > > > > berubah > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian > > Lama. > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg > > berada > > > > di > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, > > ada > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya > > sekaligus > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. > > Dan > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. > > Yg > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol > > sebagai > > > > dewa > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol > > api, > > > > dsb. > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua > > > > dewa > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di > > > > India > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > > > > > > diajarkan > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang > > > > remote > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang > > > > sebagai > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok > > > > juga, > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan > > Islam > > > > > > selalu > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan > > siap > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau > > > > memaksakan > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan > > > > entah > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > > > > cerita-cerita > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang > > dari > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha > > > > 'dia > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di > > > > Timur > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ > > TUHAN/ > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan > > mitologi > > > > di > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu > > > > bahwa > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, > > sebenarnya > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > > > > > > tekhnologi > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan > > > > cargo > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda > > dewa > > > > oleh > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang > > > > primitif > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu > > sempat > > > > datang > > > > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau > > baca > > > > buku > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ > > > > malahan > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras > > manusia > > > > di > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk > > luar > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar > > angkasa > > > > itu, > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya > > > > menjadi > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di > > berbagai > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma > > > > kitalah > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi > > lain > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi > > > > dengan > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak > > menggunakan > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri > > > > saja. > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol > > saja. > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space > > > > brother > > > > > > yg > > > > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari > > zaman > > > > > > dahulu > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut > > anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than > > their > > > > inner > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based > > own > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat > > semalaman. > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg > > ditulis > > > > di > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah > > benar > > > > ada > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut > > tidak > > > > > > ada. > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg > > begitu > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg > > kemudian > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa > > saya > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau > > > > lepas. > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan > > > > > > dekapannya > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya > > > > 'Darmo > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat > > itu > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun > > > > lalu > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, > > > > sebenarnya. > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang > > kita > > > > sebut > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. > > > > Sudah > > > > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam > > > > Alkitab > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan > > turun > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif > > Amazon > > > > > > yang > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar > > pesawat > > > > jet > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet > > > > tersebut > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah > > kedatangan > > > > > > saya > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang > > > > akan > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya > > > > 'cargo > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu > > dianggap > > > > > > burung > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok > > asli, > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan > > payung > > > > > > tanpa > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita > > relief-relief > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space > > > > brother > > > > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang > > masuk > > > > akal > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika > > yang > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > > > > orang-orang > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada > > > > zaman > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman > > > > dahulu > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu > > saya > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, > > dan > > > > itu > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. > > Tapi > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, > > > > akhirnya > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia > > masa > > > > lalu > > > > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi > > Matahari yg > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa > > lalu > > > > yg > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama > > 2,000 > > > > > > tahun > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun > > temurun, > > > > dan > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah > > keturunan > > > > > > Dewi > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah > > semacam > > > > > > itu. > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar > > angkasa > > > > dan > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. > > Etnik > > > > > > lainnya > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut > > sebagai > > > > mitos, > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun > > temurun, > > > > bagian > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama > > dari > > > > > > luar > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief > > that we > > > > > > have > > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe > > but I > > > > have > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite > > my > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin > > > > brother. > > > > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah > > bertemu > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di > > > > Bagaimana > > > > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut > > saya > > > > biar > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. > > > > Artinya > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash > > sebagai > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah > > tau > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk > > > > melakukan > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > > > > > > perbuatannya > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan > > menyaksikan > > > > di > > > > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia > > ketika > > > > kita > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, > > > > ekstrim > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh > > > > bangun > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke > > > > kanan. > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu > > seperti > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun > > dari > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat > > kefanatikan > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. > > > > Mereka > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang > > tidak > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada > > kehancuran. > > > > Dan > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di > > > > tengah > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting > > > > kita > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa > > kita > > > > juga > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita > > > > bahkan > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg > > anda > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar > > penyatuan > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat > > > > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. > > > > Kelenjar > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara > > salah > > > > > > kaprah > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang > > lebih > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. > > > > > > Tentukan > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik > > itu > > > > ke > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. > > Tempat > > > > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut > > makhluk > > > > hidup. > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita > > disebut > > > > > > mati. > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau > > tidak > > > > adanya > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila > > > > katakan > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam > > kelenjar > > > > pineal > > > > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new > > and > > > > > > @rocketmail. > > > > > > > Hurry before someone else does! > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaQuote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?* End of quote. TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan kepada semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi- ´jendela´ apa yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut... Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka tentu yang bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA. Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu sendiri... Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih bisa terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan tersebut menjadi subjektif. Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab, sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya saya katakan bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya jendela untuk melihat hidup dan kehidupan... Be Fun TuHanTu http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com/> --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY <danieladeray@...> wrote: > > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua manusia.... > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?* > ..... > > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@... > > > > > > > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-) > > > > > > --- In m>, > > "blubps" blubps@ wrote: > > > > > > hai Mas Tuhantu.... > > > apa kabar, Mas Tuhantu? > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu? > > > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas > > Tuhantu. > > > > > > blubps mah bagian sorak2 doang. > > > haha...! > > > > > > > > > blub! > > > blubps > > > > > > > > > > > > --- In m>, > > "tuhantu.hantuhantu" > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > > > sains....End of quote. > > > > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In m>, > > "blubps" <blubps@> > > wrote: > > > > > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains.... > > > > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > > > > > > > > > > > --- In m>, > > "tuhantu.hantuhantu" > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > > konsep > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > > > > adalah > > > > > > no 1. End of quote: > > > > > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah > > metode... > > > > Salah > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... Jika > > > > sains > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam > > menjelaskan > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > > > > ´KataMorgana´... > > > > > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab > > oleh > > > > > > sains... > > > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In m>, > > leonardo rimba > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? > > > > Makhluk > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai > > menjadi > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers > > masih > > > > suka > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, > > makanya > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda > > anggap > > > > > > agak > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu > > space > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi ini. > > > > Space > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa > > tahu > > > > ada yg > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space > > brothers > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti > > saya > > > > > > juga > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang > > rekan > > > > yg > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum > > dan > > > > yang > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > > > > konsep > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, > > sains > > > > adalah > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari > > planet > > > > > > lain, > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi > > > > anda, > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian > > untuk > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan > > bisa > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga > > > > dengan > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better > > that > > > > you > > > > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti keroyokan, > > > > saya > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa > > > > adanya > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have no > > > > time to > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang > > lebih > > > > > > sama > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat > > manusia > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau > > menjadi > > > > umat > > > > > > yg > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk > > dalam > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. > > Things > > > > like > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip > > juga > > > > dengan > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya > > TUHAN > > > > atau > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban > > kuno > > > > dan > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, > > Hindustin, > > > > dll > > > > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan > > dari > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek fisik, > > > > > > misalnya > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa > > > > Shiwa. > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan > > realitas > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta saja, > > dan > > > > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva > > > > sebagai > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya adalah > > > > diri > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, > > maka > > > > kita > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya > > dikonsepkan > > > > bahwa > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah > > dan > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu > > saja > > > > > > berubah > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian > > Lama. > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg > > berada > > > > di > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, > > ada > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya > > sekaligus > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Berkaitan. > > Dan > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. > > Yg > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol > > sebagai > > > > dewa > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol > > api, > > > > dsb. > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari semua > > > > dewa > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di > > > > India > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > > > > > > diajarkan > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan pegang > > > > remote > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang > > > > sebagai > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi sekolah > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum kapok > > > > juga, > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan > > Islam > > > > > > selalu > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan > > siap > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau > > > > memaksakan > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan > > > > entah > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > > > > cerita-cerita > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang > > dari > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata Eloha > > > > 'dia > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi di > > > > Timur > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ > > TUHAN/ > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan > > mitologi > > > > di > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu > > > > bahwa > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, > > sebenarnya > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > > > > > > tekhnologi > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang melahirkan > > > > cargo > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda > > dewa > > > > oleh > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang > > > > primitif > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu > > sempat > > > > datang > > > > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau > > baca > > > > buku > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di situ > > > > malahan > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras > > manusia > > > > di > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk > > luar > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar > > angkasa > > > > itu, > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka akhirnya > > > > menjadi > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di > > berbagai > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma > > > > kitalah > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi > > lain > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi > > > > dengan > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak > > menggunakan > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri > > > > saja. > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol > > saja. > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space > > > > brother > > > > > > yg > > > > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari > > zaman > > > > > > dahulu > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut > > anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than > > their > > > > inner > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based > > own > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat > > semalaman. > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg > > ditulis > > > > di > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah > > benar > > > > ada > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut > > tidak > > > > > > ada. > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg > > begitu > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg > > kemudian > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa > > saya > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau > > > > lepas. > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan > > > > > > dekapannya > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya > > > > 'Darmo > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan malaikat > > itu > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua tahun > > > > lalu > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, > > > > sebenarnya. > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang > > kita > > > > sebut > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. > > > > Sudah > > > > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam > > > > Alkitab > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan > > turun > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif > > Amazon > > > > > > yang > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar > > pesawat > > > > jet > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet > > > > tersebut > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah > > kedatangan > > > > > > saya > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang datang > > > > akan > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan adanya > > > > 'cargo > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu > > dianggap > > > > > > burung > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok > > asli, > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan > > payung > > > > > > tanpa > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita > > relief-relief > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space > > > > brother > > > > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang > > masuk > > > > akal > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika > > yang > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > > > > orang-orang > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada > > > > zaman > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif zaman > > > > dahulu > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu > > saya > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa luar, > > dan > > > > itu > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. > > Tapi > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, > > > > akhirnya > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia > > masa > > > > lalu > > > > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi > > Matahari yg > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa > > lalu > > > > yg > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama > > 2,000 > > > > > > tahun > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun > > temurun, > > > > dan > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah > > keturunan > > > > > > Dewi > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah > > semacam > > > > > > itu. > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar > > angkasa > > > > dan > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. > > Etnik > > > > > > lainnya > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut > > sebagai > > > > mitos, > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun > > temurun, > > > > bagian > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama > > dari > > > > > > luar > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief > > that we > > > > > > have > > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe > > but I > > > > have > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, despite > > my > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin > > > > brother. > > > > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah > > bertemu > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di > > > > Bagaimana > > > > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut > > saya > > > > biar > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. > > > > Artinya > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash > > sebagai > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah > > tau > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk > > > > melakukan > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > > > > > > perbuatannya > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan > > menyaksikan > > > > di > > > > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia > > ketika > > > > kita > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, > > > > ekstrim > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita jatuh > > > > bangun > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke > > > > kanan. > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu > > seperti > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun > > dari > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat > > kefanatikan > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. > > > > Mereka > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang > > tidak > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada > > kehancuran. > > > > Dan > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di > > > > tengah > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg penting > > > > kita > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa > > kita > > > > juga > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi kita > > > > bahkan > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg > > anda > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar > > penyatuan > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat > > > > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. > > > > Kelenjar > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara > > salah > > > > > > kaprah > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang > > lebih > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya mudah. > > > > > > Tentukan > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik > > itu > > > > ke > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. > > Tempat > > > > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut > > makhluk > > > > hidup. > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita > > disebut > > > > > > mati. > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau > > tidak > > > > adanya > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila > > > > katakan > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam > > kelenjar > > > > pineal > > > > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new > > and > > > > > > @rocketmail. > > > > > > > Hurry before someone else does! > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > |
|
|
Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaAda tebakkan nih,,, seru juga..
*Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?* End of quote.* *jawaban nya...MANUSIA. *.hahaha,,, ada ada saja. salam ie Pada 3 November 2009 00:11, tuhantu.hantuhantu <tuhantu.hantuhantu@... > menulis: > > > Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA > KAMU?* End of quote. > > TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan kepada > semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi- ´jendela´ apa > yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut... > > Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka tentu yang > bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA. > > Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu sendiri... > Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih bisa > terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan > tersebut menjadi subjektif. > > Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab, > sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya saya katakan > bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya jendela untuk > melihat hidup dan kehidupan... > > Be Fun > > TuHanTu > > http://holespirit.ning.com > > --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY <danieladeray@...> > wrote: > > > > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua > manusia.... > > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?* > > ..... > > > > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@... > > > > > > > > > > > > > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-) > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia% > 40yahoogroups.com>, > > > > "blubps" blubps@ wrote: > > > > > > > > hai Mas Tuhantu.... > > > > apa kabar, Mas Tuhantu? > > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu? > > > > > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas > > > Tuhantu. > > > > > > > > blubps mah bagian sorak2 doang. > > > > haha...! > > > > > > > > > > > > blub! > > > > blubps > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia% > 40yahoogroups.com>, > > > > "tuhantu.hantuhantu" > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > > > > sains....End of quote. > > > > > > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia% > 40yahoogroups.com>, > > > > "blubps" <blubps@> > > > wrote: > > > > > > > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > > > > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains.... > > > > > > > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia% > 40yahoogroups.com>, > > > > "tuhantu.hantuhantu" > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > > > konsep > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > > > > > adalah > > > > > > > no 1. End of quote: > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah > > > metode... > > > > > Salah > > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... > Jika > > > > > sains > > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam > > > menjelaskan > > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > > > > > ´KataMorgana´... > > > > > > > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab > > > oleh > > > > > > > sains... > > > > > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@... > <Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>, > > > > leonardo rimba > > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers kita? > > > > > Makhluk > > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai > > > menjadi > > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers > > > masih > > > > > suka > > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, > > > makanya > > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda > > > anggap > > > > > > > agak > > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu > > > space > > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi > ini. > > > > > Space > > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa > > > tahu > > > > > ada yg > > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space > > > brothers > > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti > > > saya > > > > > > > juga > > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang > > > rekan > > > > > yg > > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS KITA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum Buddhist, > > > dan > > > > > yang > > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak > ada > > > > > konsep > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, > > > sains > > > > > adalah > > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari > > > planet > > > > > > > lain, > > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan > > > > > anda, > > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian > > > untuk > > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > > > > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan anda > > > bisa > > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga > > > > > dengan > > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better > > > that > > > > > you > > > > > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti > keroyokan, > > > > > saya > > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis apa > > > > > adanya > > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have > no > > > > > time to > > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang > > > lebih > > > > > > > sama > > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat > > > manusia > > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau > > > menjadi > > > > > umat > > > > > > > yg > > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk > > > dalam > > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. > > > Things > > > > > like > > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip > > > juga > > > > > dengan > > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya > > > TUHAN > > > > > atau > > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban > > > kuno > > > > > dan > > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, > > > Hindustin, > > > > > dll > > > > > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan representasi > > > dari > > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek > fisik, > > > > > > > misalnya > > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa > > > > > Shiwa. > > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan > > > realitas > > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta > saja, > > > dan > > > > > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva > > > > > sebagai > > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya > adalah > > > > > diri > > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, > > > maka > > > > > kita > > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya > > > dikonsepkan > > > > > bahwa > > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah sama-sekali, > > > dan > > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu > > > saja > > > > > > > berubah > > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian > > > Lama. > > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg > > > berada > > > > > di > > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, > > > ada > > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya > > > sekaligus > > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. > Berkaitan. > > > Dan > > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. > > > Yg > > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol > > > sebagai > > > > > dewa > > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol > > > api, > > > > > dsb. > > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari > semua > > > > > dewa > > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di > > > > > India > > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > > > > > > > diajarkan > > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan > pegang > > > > > remote > > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang > > > > > sebagai > > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi > sekolah > > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum > kapok > > > > > juga, > > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan > > > Islam > > > > > > > selalu > > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan > > > siap > > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau > > > > > memaksakan > > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan > > > > > entah > > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > > > > > cerita-cerita > > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang datang > > > dari > > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata > Eloha > > > > > 'dia > > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi > di > > > > > Timur > > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ > > > TUHAN/ > > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan > > > mitologi > > > > > di > > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu > menyebutkan > > > > > bahwa > > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang sekarang > > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, > > > sebenarnya > > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > > > > > > > tekhnologi > > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang > melahirkan > > > > > cargo > > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda > > > dewa > > > > > oleh > > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang > > > > > primitif > > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu > > > sempat > > > > > datang > > > > > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau anda > > > baca > > > > > buku > > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di > situ > > > > > malahan > > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras > > > manusia > > > > > di > > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk > > > luar > > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar > > > angkasa > > > > > itu, > > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka > akhirnya > > > > > menjadi > > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di > > > berbagai > > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, cuma > > > > > kitalah > > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi > > > lain > > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi > > > > > dengan > > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak > > > menggunakan > > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri > > > > > saja. > > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol > > > saja. > > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space > > > > > brother > > > > > > > yg > > > > > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari > > > zaman > > > > > > > dahulu > > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut > > > anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than > > > their > > > > > inner > > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on > my > > > own > > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat > > > semalaman. > > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg > > > ditulis > > > > > di > > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah > > > benar > > > > > ada > > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya > > > tidak > > > > > > > ada. > > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg > > > begitu > > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg > > > kemudian > > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki > > > saya > > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau > > > > > lepas. > > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan > > > > > > > dekapannya > > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya > > > > > 'Darmo > > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan > malaikat > > > itu > > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua > tahun > > > > > lalu > > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, > > > > > sebenarnya. > > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang > > > kita > > > > > sebut > > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. > > > > > Sudah > > > > > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam > > > > > Alkitab > > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan > > > turun > > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif > > > Amazon > > > > > > > yang > > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar > > > pesawat > > > > > jet > > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet > > > > > tersebut > > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah > > > kedatangan > > > > > > > saya > > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang > datang > > > > > akan > > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan > adanya > > > > > 'cargo > > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu > > > dianggap > > > > > > > burung > > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok > > > asli, > > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan > > > payung > > > > > > > tanpa > > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita > > > relief-relief > > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space > > > > > brother > > > > > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang > > > masuk > > > > > akal > > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika > > > yang > > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > > > > > orang-orang > > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada > > > > > zaman > > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif > zaman > > > > > dahulu > > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu > > > saya > > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa > luar, > > > dan > > > > > itu > > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. > > > Tapi > > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, > > > > > akhirnya > > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia > > > masa > > > > > lalu > > > > > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi > > > Matahari yg > > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa > > > lalu > > > > > yg > > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama > > > 2,000 > > > > > > > tahun > > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun > > > temurun, > > > > > dan > > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah > > > keturunan > > > > > > > Dewi > > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah > > > semacam > > > > > > > itu. > > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar > > > angkasa > > > > > dan > > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. > > > Etnik > > > > > > > lainnya > > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut > > > sebagai > > > > > mitos, > > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun > > > temurun, > > > > > bagian > > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing > > > dari > > > > > > > luar > > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief > > > that we > > > > > > > have > > > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe that, > > > but I > > > > > have > > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, > despite > > > my > > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin > > > > > brother. > > > > > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya telah > > > bertemu > > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. > > > > > Bagaimana > > > > > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut > > > saya > > > > > biar > > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. > > > > > Artinya > > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash > > > sebagai > > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah > > > tau > > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk > > > > > melakukan > > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > > > > > > > perbuatannya > > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan > > > menyaksikan > > > > > di > > > > > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia > > > ketika > > > > > kita > > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu > > > > > ekstrim > > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita > jatuh > > > > > bangun > > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke > > > > > kanan. > > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu > > > seperti > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun > > > dari > > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat > > > kefanatikan > > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. > > > > > Mereka > > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang > > > tidak > > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada > > > kehancuran. > > > > > Dan > > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di > > > > > tengah > > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg > penting > > > > > kita > > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa > > > kita > > > > > juga > > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi > kita > > > > > bahkan > > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg > > > anda > > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar > > > penyatuan > > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya > di > > > > > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. > > > > > Kelenjar > > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara > > > salah > > > > > > > kaprah > > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang > > > lebih > > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya > mudah. > > > > > > > Tentukan > > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik > > > itu > > > > > ke > > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. > > > Tempat > > > > > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut > > > makhluk > > > > > hidup. > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita > > > disebut > > > > > > > mati. > > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau > > > tidak > > > > > adanya > > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita > > > > > katakan > > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam > > > kelenjar > > > > > pineal > > > > > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail > > > and > > > > > > > @rocketmail. > > > > > > > > Hurry before someone else does! > > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaHahahaha... Ntar ditanya lagi kok...siapa bapak/ibu dari bapak/ibu dari bapak/ibu/kakek/nenek moyang manusia... Masihkah manusia?...:D... Be Fun TuHanTu http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> --- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi <iskandar.effendi@...> wrote: > > Ada tebakkan nih,,, seru juga.. > *Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA > KAMU?* End of quote.* > *jawaban nya...MANUSIA. > *.hahaha,,, ada ada saja. > salam > ie > Pada 3 November 2009 00:11, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@... > > menulis: > > > > > > > Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA > > KAMU?* End of quote. > > > > TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan kepada > > semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi- ´jendela´ apa > > yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut... > > > > Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka tentu yang > > bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA. > > > > Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu sendiri... > > Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih bisa > > terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan > > tersebut menjadi subjektif. > > > > Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab, > > sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya saya katakan > > bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya jendela untuk > > melihat hidup dan kehidupan... > > > > Be Fun > > > > TuHanTu > > > > http://holespirit.ning.com > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY danieladeray@ > > wrote: > > > > > > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua > > manusia.... > > > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?* > > > ..... > > > > > > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-) > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia% > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > "blubps" blubps@ wrote: > > > > > > > > > > hai Mas Tuhantu.... > > > > > apa kabar, Mas Tuhantu? > > > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu? > > > > > > > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan > > > > Tuhantu. > > > > > > > > > > blubps mah bagian sorak2 doang. > > > > > haha...! > > > > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > blubps > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > "tuhantu.hantuhantu" > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > > > > > sains....End of quote. > > > > > > > > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... > > > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > "blubps" <blubps@> > > > > wrote: > > > > > > > > > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > > > > > > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh sains.... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia% > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > "tuhantu.hantuhantu" > > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak ada > > > > konsep > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, sains > > > > > > adalah > > > > > > > > no 1. End of quote: > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah > > > > metode... > > > > > > Salah > > > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... > > Jika > > > > > > sains > > > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam > > > > menjelaskan > > > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > > > > > > ´KataMorgana´... > > > > > > > > > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa terjawab > > > > oleh > > > > > > > > sains... > > > > > > > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@... > > <Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>, > > > > > > leonardo rimba > > > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space > > > > > > Makhluk > > > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai > > > > menjadi > > > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space brothers > > > > masih > > > > > > suka > > > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, > > > > makanya > > > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg anda > > > > anggap > > > > > > > > agak > > > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar itu > > > > space > > > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi > > ini. > > > > > > Space > > > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. Siapa > > > > tahu > > > > > > ada yg > > > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space > > > > brothers > > > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan seperti > > > > saya > > > > > > > > juga > > > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan seorang > > > > rekan > > > > > > yg > > > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum > > > > dan > > > > > > yang > > > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak > > ada > > > > > > konsep > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, > > > > sains > > > > > > adalah > > > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang dari > > > > planet > > > > > > > > lain, > > > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi dengan > > > > > > anda, > > > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran Raelian > > > > untuk > > > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > > > > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > > > > > > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > > > > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan > > > > bisa > > > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab juga > > > > > > dengan > > > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's better > > > > that > > > > > > you > > > > > > > > > hold a discussion with many more friends there, unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti > > keroyokan, > > > > > > saya > > > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, > > > > > > adanya > > > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I have > > no > > > > > > time to > > > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya kurang > > > > lebih > > > > > > > > sama > > > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat > > > > manusia > > > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau > > > > menjadi > > > > > > umat > > > > > > > > yg > > > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap terpuruk > > > > dalam > > > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak manusiawi. > > > > Things > > > > > > like > > > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin mirip > > > > juga > > > > > > dengan > > > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda percaya > > > > TUHAN > > > > > > atau > > > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi peradaban-peradaban > > > > kuno > > > > > > dan > > > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, > > > > Hindustin, > > > > > > dll > > > > > > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan > > > > dari > > > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek > > fisik, > > > > > > > > misalnya > > > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti Dewa > > > > > > Shiwa. > > > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan > > > > realitas > > > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta > > saja, > > > > dan > > > > > > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa Shiva > > > > > > sebagai > > > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya > > adalah > > > > > > diri > > > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah Shiva, > > > > maka > > > > > > kita > > > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya > > > > dikonsepkan > > > > > > bahwa > > > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah > > > > dan > > > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg tentu > > > > saja > > > > > > > > berubah > > > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di Perjanjian > > > > Lama. > > > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan yg > > > > berada > > > > > > di > > > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di sini, > > > > ada > > > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya > > > > sekaligus > > > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. > > Berkaitan. > > > > Dan > > > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak dikenal. > > > > Yg > > > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol > > > > sebagai > > > > > > dewa > > > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk simbol > > > > api, > > > > > > dsb. > > > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari > > semua > > > > > > dewa > > > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak terdefinisikan. Di > > > > > > India > > > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. Dan > > > > > > > > diajarkan > > > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan > > pegang > > > > > > remote > > > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke Padang > > > > > > sebagai > > > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi > > sekolah > > > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum > > kapok > > > > > > juga, > > > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak ada > > > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani dan > > > > Islam > > > > > > > > selalu > > > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor dan > > > > siap > > > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah mau > > > > > > memaksakan > > > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, dan > > > > > > entah > > > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > > > > > > cerita-cerita > > > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang > > > > dari > > > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata > > Eloha > > > > > > 'dia > > > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha diadopsi > > di > > > > > > Timur > > > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, dewa/ > > > > TUHAN/ > > > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan > > > > mitologi > > > > > > di > > > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu > > menyebutkan > > > > > > bahwa > > > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang > > > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, > > > > sebenarnya > > > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah mempunyai > > > > > > > > tekhnologi > > > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang > > melahirkan > > > > > > cargo > > > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai benda > > > > dewa > > > > > > oleh > > > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi orang-orang > > > > > > primitif > > > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu > > > > sempat > > > > > > datang > > > > > > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau > > > > baca > > > > > > buku > > > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di > > situ > > > > > > malahan > > > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras > > > > manusia > > > > > > di > > > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh makhluk > > > > luar > > > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar > > > > angkasa > > > > > > itu, > > > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka > > akhirnya > > > > > > menjadi > > > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di > > > > berbagai > > > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, > > > > > > kitalah > > > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada dimensi-dimensi > > > > lain > > > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk berkomunikasi > > > > > > dengan > > > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak > > > > menggunakan > > > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita sendiri > > > > > > saja. > > > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan simbol-simbol > > > > saja. > > > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka space > > > > > > brother > > > > > > > > yg > > > > > > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita dari > > > > zaman > > > > > > > > dahulu > > > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana menurut > > > > anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than > > > > their > > > > > > inner > > > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based on > > my > > > > own > > > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat > > > > semalaman. > > > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg > > > > ditulis > > > > > > di > > > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah > > > > benar > > > > > > ada > > > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut saya > > > > tidak > > > > > > > > ada. > > > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin yg > > > > begitu > > > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg > > > > kemudian > > > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa kaki > > > > saya > > > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak mau > > > > > > lepas. > > > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma merasakan > > > > > > > > dekapannya > > > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa namanya > > > > > > 'Darmo > > > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan > > malaikat > > > > itu > > > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua > > tahun > > > > > > lalu > > > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi asli, > > > > > > sebenarnya. > > > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg sekarang > > > > kita > > > > > > sebut > > > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami editting. > > > > > > Sudah > > > > > > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' dalam > > > > > > Alkitab > > > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan > > > > turun > > > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku primitif > > > > Amazon > > > > > > > > yang > > > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar > > > > pesawat > > > > > > jet > > > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat jet > > > > > > tersebut > > > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah > > > > kedatangan > > > > > > > > saya > > > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang > > datang > > > > > > akan > > > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan > > adanya > > > > > > 'cargo > > > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu > > > > dianggap > > > > > > > > burung > > > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan sosok > > > > asli, > > > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha dengan > > > > payung > > > > > > > > tanpa > > > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita > > > > relief-relief > > > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran space > > > > > > brother > > > > > > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang > > > > masuk > > > > > > akal > > > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena jika > > > > yang > > > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > > > > > > orang-orang > > > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang pada > > > > > > zaman > > > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif > > zaman > > > > > > dahulu > > > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal juga. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. Dulu > > > > saya > > > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa > > luar, > > > > dan > > > > > > itu > > > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan komunikasi. > > > > Tapi > > > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan lain, > > > > > > akhirnya > > > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara manusia > > > > masa > > > > > > lalu > > > > > > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi > > > > Matahari yg > > > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di masa > > > > lalu > > > > > > yg > > > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan selama > > > > 2,000 > > > > > > > > tahun > > > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun > > > > temurun, > > > > > > dan > > > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah > > > > keturunan > > > > > > > > Dewi > > > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki kisah-kisah > > > > semacam > > > > > > > > itu. > > > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar > > > > angkasa > > > > > > dan > > > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. > > > > Etnik > > > > > > > > lainnya > > > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut > > > > sebagai > > > > > > mitos, > > > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun > > > > temurun, > > > > > > bagian > > > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama asing > > > > dari > > > > > > > > luar > > > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the belief > > > > that we > > > > > > > > have > > > > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe that, > > > > but I > > > > > > have > > > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, > > despite > > > > my > > > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical twin > > > > > > brother. > > > > > > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya > > > > bertemu > > > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di ARASH. > > > > > > Bagaimana > > > > > > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. Menurut > > > > saya > > > > > > biar > > > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang bermacam-macam. > > > > > > Artinya > > > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash > > > > sebagai > > > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang sudah > > > > tau > > > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah melihat > > > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan untuk > > > > > > melakukan > > > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka tau > > > > > > > > perbuatannya > > > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan > > > > menyaksikan > > > > > > di > > > > > > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia > > > > ketika > > > > > > kita > > > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, lalu > > > > > > ekstrim > > > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita > > jatuh > > > > > > bangun > > > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting setir ke > > > > > > kanan. > > > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu > > > > seperti > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh bangun > > > > dari > > > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat > > > > kefanatikan > > > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme meraja-lela. > > > > > > Mereka > > > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati sekarang > > > > tidak > > > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada > > > > kehancuran. > > > > > > Dan > > > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada di > > > > > > tengah > > > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg > > penting > > > > > > kita > > > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti bahwa > > > > kita > > > > > > juga > > > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi > > kita > > > > > > bahkan > > > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran yg > > > > anda > > > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar > > > > penyatuan > > > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat keberadaannya > > di > > > > > > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar pineal. > > > > > > Kelenjar > > > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan secara > > > > salah > > > > > > > > kaprah > > > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang > > > > lebih > > > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya > > mudah. > > > > > > > > Tentukan > > > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik titik > > > > itu > > > > > > ke > > > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. > > > > Tempat > > > > > > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut > > > > makhluk > > > > > > hidup. > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita > > > > disebut > > > > > > > > mati. > > > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau > > > > tidak > > > > > > adanya > > > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila kita > > > > > > katakan > > > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam > > > > kelenjar > > > > > > pineal > > > > > > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail > > > > and > > > > > > > > @rocketmail. > > > > > > > > > Hurry before someone else does! > > > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > |
|
|
Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita ....aahh,,, lebih enak guyon aja dah....
dari mana datang nya linta. dari sawah turun kekali. dari mana datang nya cinta dari mata turun kehati. ..................................trus nasarudin mulai bikin tebakkan lagi., untuk sains. bisa nggak para sains menentukan "kapan , dimana, dan berapa kekuatan gempa yang bakal terjadi" .....nohhhh,,,jawaban nya harus 100% betul.... para sains, sampai hari ini cuma bisa bilang......hohohoho, elmu sains kami belum sampe disitu ....nantiiiiiii pasti bisa.... nasaradin malah bisa menjawab........ hohohoho...5menit lagi, gempa lokal, di tempat tidur, kecepatan naik turun, magnitudenya sedang sedang saja, ............bobok ahhhhhh....mau bikin gempa dulu yaaaa.. Pada 3 November 2009 00:37, tuhantu.hantuhantu <tuhantu.hantuhantu@... > menulis: > > > Hahahaha... Ntar ditanya lagi kok...siapa bapak/ibu dari bapak/ibu dari > bapak/ibu/kakek/nenek moyang manusia... Masihkah manusia?...:D... > > Be Fun > > TuHanTu > > http://holespirit.ning.com > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi > <iskandar.effendi@...> wrote: > > > > Ada tebakkan nih,,, seru juga.. > > *Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA > > KAMU?* End of quote.* > > *jawaban nya...MANUSIA. > > *.hahaha,,, ada ada saja. > > salam > > ie > > Pada 3 November 2009 00:11, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@... > > > > menulis: > > > > > > > > > > > Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua > > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK > KAMU.?.....SIAPA > > > KAMU?* End of quote. > > > > > > TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan > kepada > > > semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi- ´jendela´ > apa > > > yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut... > > > > > > Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka tentu yang > > > bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA. > > > > > > Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu > sendiri... > > > Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih > bisa > > > terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan > > > tersebut menjadi subjektif. > > > > > > Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab, > > > sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya saya katakan > > > bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya jendela > untuk > > > melihat hidup dan kehidupan... > > > > > > Be Fun > > > > > > TuHanTu > > > > > > http://holespirit.ning.com > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY > danieladeray@ > > > wrote: > > > > > > > > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk semua > > > manusia.... > > > > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?* > > > > ..... > > > > > > > > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-) > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia% > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > "blubps" blubps@ wrote: > > > > > > > > > > > > hai Mas Tuhantu.... > > > > > > apa kabar, Mas Tuhantu? > > > > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu? > > > > > > > > > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas > > > > > Tuhantu. > > > > > > > > > > > > blubps mah bagian sorak2 doang. > > > > > > haha...! > > > > > > > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > > blubps > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@...<Spiritual-Indonesia% > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > "tuhantu.hantuhantu" > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > > > > > > sains....End of quote. > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... > > > > > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@... > <Spiritual-Indonesia% > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > "blubps" <blubps@> > > > > > wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > > > > > > > > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > sains.... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@... > <Spiritual-Indonesia% > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > "tuhantu.hantuhantu" > > > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. Tidak > ada > > > > > konsep > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, > sains > > > > > > > adalah > > > > > > > > > no 1. End of quote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah > > > > > metode... > > > > > > > Salah > > > > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... > > > Jika > > > > > > > sains > > > > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam > > > > > menjelaskan > > > > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > > > > > > > ´KataMorgana´... > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa > terjawab > > > > > oleh > > > > > > > > > sains... > > > > > > > > > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@... > > > <Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>, > > > > > > > > leonardo rimba > > > > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space brothers > kita? > > > > > > > Makhluk > > > > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai > > > > > menjadi > > > > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space > brothers > > > > > masih > > > > > > > suka > > > > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, > > > > > makanya > > > > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg > anda > > > > > anggap > > > > > > > > > agak > > > > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar > itu > > > > > space > > > > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi > > > ini. > > > > > > > Space > > > > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. > Siapa > > > > > tahu > > > > > > > ada yg > > > > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space > > > > > brothers > > > > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan > seperti > > > > > saya > > > > > > > > > juga > > > > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan > seorang > > > > > rekan > > > > > > > yg > > > > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE BROTHERS > KITA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip kaum > Buddhist, > > > > > dan > > > > > > > yang > > > > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. > Tidak > > > ada > > > > > > > konsep > > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, > > > > > sains > > > > > > > adalah > > > > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang > dari > > > > > planet > > > > > > > > > lain, > > > > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi > dengan > > > > > > > anda, > > > > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran > Raelian > > > > > untuk > > > > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. Dan > anda > > > > > bisa > > > > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab > juga > > > > > > > dengan > > > > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's > better > > > > > that > > > > > > > you > > > > > > > > > > hold a discussion with many more friends there, > unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti > > > keroyokan, > > > > > > > saya > > > > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis > apa > > > > > > > adanya > > > > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I > have > > > no > > > > > > > time to > > > > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya > kurang > > > > > lebih > > > > > > > > > sama > > > > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat > > > > > manusia > > > > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau > > > > > menjadi > > > > > > > umat > > > > > > > > > yg > > > > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap > terpuruk > > > > > dalam > > > > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak > manusiawi. > > > > > Things > > > > > > > like > > > > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. Mungkin > mirip > > > > > juga > > > > > > > dengan > > > > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda > percaya > > > > > TUHAN > > > > > > > atau > > > > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi > peradaban-peradaban > > > > > kuno > > > > > > > dan > > > > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama Abrahamik, > > > > > Hindustin, > > > > > > > dll > > > > > > > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan > representasi > > > > > dari > > > > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa aspek > > > fisik, > > > > > > > > > misalnya > > > > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti > Dewa > > > > > > > Shiwa. > > > > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan > > > > > realitas > > > > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta > > > saja, > > > > > dan > > > > > > > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa > Shiva > > > > > > > sebagai > > > > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya > > > adalah > > > > > > > diri > > > > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah > Shiva, > > > > > maka > > > > > > > kita > > > > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya > > > > > dikonsepkan > > > > > > > bahwa > > > > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah > sama-sekali, > > > > > dan > > > > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg > tentu > > > > > saja > > > > > > > > > berubah > > > > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di > Perjanjian > > > > > Lama. > > > > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan > yg > > > > > berada > > > > > > > di > > > > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di > sini, > > > > > ada > > > > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya > > > > > sekaligus > > > > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. > > > Berkaitan. > > > > > Dan > > > > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak > dikenal. > > > > > Yg > > > > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol > > > > > sebagai > > > > > > > dewa > > > > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk > simbol > > > > > api, > > > > > > > dsb. > > > > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari > > > semua > > > > > > > dewa > > > > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak > terdefinisikan. Di > > > > > > > India > > > > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak awal mula. > Dan > > > > > > > > > diajarkan > > > > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan > > > pegang > > > > > > > remote > > > > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke > Padang > > > > > > > sebagai > > > > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi > > > sekolah > > > > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum > > > kapok > > > > > > > juga, > > > > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak > ada > > > > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani > dan > > > > > Islam > > > > > > > > > selalu > > > > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor > dan > > > > > siap > > > > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah > mau > > > > > > > memaksakan > > > > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, > dan > > > > > > > entah > > > > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > > > > > > > cerita-cerita > > > > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang > datang > > > > > dari > > > > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata > > > Eloha > > > > > > > 'dia > > > > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha > diadopsi > > > di > > > > > > > Timur > > > > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang mensyaratkan, > dewa/ > > > > > TUHAN/ > > > > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan > > > > > mitologi > > > > > > > di > > > > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu > > > menyebutkan > > > > > > > bahwa > > > > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang > sekarang > > > > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan malaikatnya, > > > > > sebenarnya > > > > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah > mempunyai > > > > > > > > > tekhnologi > > > > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang > > > melahirkan > > > > > > > cargo > > > > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai > benda > > > > > dewa > > > > > > > oleh > > > > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi > orang-orang > > > > > > > primitif > > > > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu > > > > > sempat > > > > > > > datang > > > > > > > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. Kalau > anda > > > > > baca > > > > > > > buku > > > > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di > > > situ > > > > > > > malahan > > > > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras > > > > > manusia > > > > > > > di > > > > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh > makhluk > > > > > luar > > > > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar > > > > > angkasa > > > > > > > itu, > > > > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka > > > akhirnya > > > > > > > menjadi > > > > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di > > > > > berbagai > > > > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, > cuma > > > > > > > kitalah > > > > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada > dimensi-dimensi > > > > > lain > > > > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk > berkomunikasi > > > > > > > dengan > > > > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak > > > > > menggunakan > > > > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita > sendiri > > > > > > > saja. > > > > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan > simbol-simbol > > > > > saja. > > > > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka > space > > > > > > > brother > > > > > > > > > yg > > > > > > > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita > dari > > > > > zaman > > > > > > > > > dahulu > > > > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana > menurut > > > > > anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none other than > > > > > their > > > > > > > inner > > > > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based > on > > > my > > > > > own > > > > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat > > > > > semalaman. > > > > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg > > > > > ditulis > > > > > > > di > > > > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah > > > > > benar > > > > > > > ada > > > > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut > saya > > > > > tidak > > > > > > > > > ada. > > > > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin > yg > > > > > begitu > > > > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg > > > > > kemudian > > > > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa > kaki > > > > > saya > > > > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak > mau > > > > > > > lepas. > > > > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma > merasakan > > > > > > > > > dekapannya > > > > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa > namanya > > > > > > > 'Darmo > > > > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan > > > malaikat > > > > > itu > > > > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua > > > tahun > > > > > > > lalu > > > > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi > asli, > > > > > > > sebenarnya. > > > > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg > sekarang > > > > > kita > > > > > > > sebut > > > > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami > editting. > > > > > > > Sudah > > > > > > > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' > dalam > > > > > > > Alkitab > > > > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan > > > > > turun > > > > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku > primitif > > > > > Amazon > > > > > > > > > yang > > > > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar > > > > > pesawat > > > > > > > jet > > > > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat > jet > > > > > > > tersebut > > > > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah > > > > > kedatangan > > > > > > > > > saya > > > > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang > > > datang > > > > > > > akan > > > > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan > > > adanya > > > > > > > 'cargo > > > > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu > > > > > dianggap > > > > > > > > > burung > > > > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan > sosok > > > > > asli, > > > > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha > dengan > > > > > payung > > > > > > > > > tanpa > > > > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita > > > > > relief-relief > > > > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran > space > > > > > > > brother > > > > > > > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang > > > > > masuk > > > > > > > akal > > > > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena > jika > > > > > yang > > > > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > > > > > > > orang-orang > > > > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang > pada > > > > > > > zaman > > > > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif > > > zaman > > > > > > > dahulu > > > > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal > juga. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. > Dulu > > > > > saya > > > > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa > > > luar, > > > > > dan > > > > > > > itu > > > > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan > komunikasi. > > > > > Tapi > > > > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan > lain, > > > > > > > akhirnya > > > > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara > manusia > > > > > masa > > > > > > > lalu > > > > > > > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi > > > > > Matahari yg > > > > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di > masa > > > > > lalu > > > > > > > yg > > > > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan > selama > > > > > 2,000 > > > > > > > > > tahun > > > > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun > > > > > temurun, > > > > > > > dan > > > > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah > > > > > keturunan > > > > > > > > > Dewi > > > > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki > kisah-kisah > > > > > semacam > > > > > > > > > itu. > > > > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar > > > > > angkasa > > > > > > > dan > > > > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. > > > > > Etnik > > > > > > > > > lainnya > > > > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut > > > > > sebagai > > > > > > > mitos, > > > > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun > > > > > temurun, > > > > > > > bagian > > > > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama > asing > > > > > dari > > > > > > > > > luar > > > > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the > belief > > > > > that we > > > > > > > > > have > > > > > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe > that, > > > > > but I > > > > > > > have > > > > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, > > > despite > > > > > my > > > > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical > twin > > > > > > > brother. > > > > > > > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa saya > telah > > > > > bertemu > > > > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di > ARASH. > > > > > > > Bagaimana > > > > > > > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. > Menurut > > > > > saya > > > > > > > biar > > > > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang > bermacam-macam. > > > > > > > Artinya > > > > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan arash > > > > > sebagai > > > > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang > sudah > > > > > tau > > > > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah > melihat > > > > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan > untuk > > > > > > > melakukan > > > > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka > tau > > > > > > > > > perbuatannya > > > > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan > > > > > menyaksikan > > > > > > > di > > > > > > > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia > > > > > ketika > > > > > > > kita > > > > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, > lalu > > > > > > > ekstrim > > > > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita > > > jatuh > > > > > > > bangun > > > > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting > setir ke > > > > > > > kanan. > > > > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu > > > > > seperti > > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh > bangun > > > > > dari > > > > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat > > > > > kefanatikan > > > > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme > meraja-lela. > > > > > > > Mereka > > > > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati > sekarang > > > > > tidak > > > > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada > > > > > kehancuran. > > > > > > > Dan > > > > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada > di > > > > > > > tengah > > > > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg > > > penting > > > > > > > kita > > > > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti > bahwa > > > > > kita > > > > > > > juga > > > > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi > > > kita > > > > > > > bahkan > > > > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran > yg > > > > > anda > > > > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar > > > > > penyatuan > > > > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat > keberadaannya > > > di > > > > > > > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar > pineal. > > > > > > > Kelenjar > > > > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan > secara > > > > > salah > > > > > > > > > kaprah > > > > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang > > > > > lebih > > > > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya > > > mudah. > > > > > > > > > Tentukan > > > > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik > titik > > > > > itu > > > > > > > ke > > > > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. > > > > > Tempat > > > > > > > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut > > > > > makhluk > > > > > > > hidup. > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita > > > > > disebut > > > > > > > > > mati. > > > > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau > > > > > tidak > > > > > > > adanya > > > > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila > kita > > > > > > > katakan > > > > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam > > > > > kelenjar > > > > > > > pineal > > > > > > > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film di AS. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new > @ymail > > > > > and > > > > > > > > > @rocketmail. > > > > > > > > > > Hurry before someone else does! > > > > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > |
|
|
Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita<http://holespirit.ning.com/> Hehehe, ya mendingan guyon bin santai ajah... :) Be Fun TuHanTu --- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi <iskandar.effendi@...> wrote: > > ....aahh,,, lebih enak guyon aja dah.... > dari mana datang nya linta. > dari sawah turun kekali. > dari mana datang nya cinta > dari mata turun kehati. > ..................................trus nasarudin mulai bikin tebakkan lagi., > untuk sains. > bisa nggak para sains menentukan "kapan , dimana, dan berapa kekuatan gempa > yang bakal terjadi" > .....nohhhh,,,jawaban nya harus 100% betul.... > para sains, sampai hari ini cuma bisa bilang......hohohoho, elmu sains kami > belum sampe disitu ....nantiiiiiii pasti bisa.... > nasaradin malah bisa menjawab........ hohohoho...5menit lagi, gempa lokal, > di tempat tidur, kecepatan naik turun, magnitudenya sedang sedang saja, > ............bobok ahhhhhh....mau bikin gempa dulu yaaaa.. > > > > Pada 3 November 2009 00:37, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@... > > menulis: > > > > > > > Hahahaha... Ntar ditanya lagi kok...siapa bapak/ibu dari bapak/ibu > > bapak/ibu/kakek/nenek moyang manusia... Masihkah manusia?...:D... > > > > Be Fun > > > > TuHanTu > > > > http://holespirit.ning.com > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi > > iskandar.effendi@ wrote: > > > > > > Ada tebakkan nih,,, seru juga.. > > > *Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk > > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA > > > KAMU?* End of quote.* > > > *jawaban nya...MANUSIA. > > > *.hahaha,,, ada ada saja. > > > salam > > > ie > > > Pada 3 November 2009 00:11, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@ > > > > > > menulis: > > > > > > > > > > > > > > > Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk > > > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK > > KAMU.?.....SIAPA > > > > KAMU?* End of quote. > > > > > > > > TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan > > kepada > > > > semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi- ´jendela´ > > apa > > > > yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut... > > > > > > > > Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka tentu yang > > > > bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA. > > > > > > > > Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu > > sendiri... > > > > Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih > > bisa > > > > terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan > > > > tersebut menjadi subjektif. > > > > > > > > Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab, > > > > sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya saya katakan > > > > bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya jendela > > untuk > > > > melihat hidup dan kehidupan... > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > http://holespirit.ning.com > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY > > danieladeray@ > > > > wrote: > > > > > > > > > > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk > > > > manusia.... > > > > > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?* > > > > > ..... > > > > > > > > > > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-) > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In > > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > > > "blubps" blubps@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > hai Mas Tuhantu.... > > > > > > > apa kabar, Mas Tuhantu? > > > > > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu? > > > > > > > > > > > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas > > > > > > Tuhantu. > > > > > > > > > > > > > > blubps mah bagian sorak2 doang. > > > > > > > haha...! > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > > > blubps > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In > > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > > > "tuhantu.hantuhantu" > > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > > > > > > > sains....End of quote. > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... > > > > > > > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@... > > <Spiritual-Indonesia% > > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > > > "blubps" <blubps@> > > > > > > wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > > > > > > > > > > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > sains.... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@... > > <Spiritual-Indonesia% > > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > > > "tuhantu.hantuhantu" > > > > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. > > ada > > > > > > konsep > > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, > > sains > > > > > > > > adalah > > > > > > > > > > no 1. End of quote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah > > > > > > metode... > > > > > > > > Salah > > > > > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... > > > > Jika > > > > > > > > sains > > > > > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam > > > > > > menjelaskan > > > > > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > > > > > > > > ´KataMorgana´... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa > > terjawab > > > > > > oleh > > > > > > > > > > sains... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@... > > > > <Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>, > > > > > > > > > > leonardo rimba > > > > > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space > > kita? > > > > > > > > Makhluk > > > > > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai > > > > > > menjadi > > > > > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space > > brothers > > > > > > masih > > > > > > > > suka > > > > > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, > > > > > > makanya > > > > > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg > > anda > > > > > > anggap > > > > > > > > > > agak > > > > > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar > > itu > > > > > > space > > > > > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi > > > > ini. > > > > > > > > Space > > > > > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. > > Siapa > > > > > > tahu > > > > > > > > ada yg > > > > > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space > > > > > > brothers > > > > > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan > > seperti > > > > > > saya > > > > > > > > > > juga > > > > > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan > > seorang > > > > > > rekan > > > > > > > > yg > > > > > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE > > KITA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip > > Buddhist, > > > > > > dan > > > > > > > > yang > > > > > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. > > Tidak > > > > ada > > > > > > > > konsep > > > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, > > > > > > sains > > > > > > > > adalah > > > > > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang > > dari > > > > > > planet > > > > > > > > > > lain, > > > > > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi > > dengan > > > > > > > > anda, > > > > > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran > > Raelian > > > > > > untuk > > > > > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. > > anda > > > > > > bisa > > > > > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab > > juga > > > > > > > > dengan > > > > > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's > > better > > > > > > that > > > > > > > > you > > > > > > > > > > > hold a discussion with many more friends there, > > unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti > > > > keroyokan, > > > > > > > > saya > > > > > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis > > apa > > > > > > > > adanya > > > > > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I > > have > > > > no > > > > > > > > time to > > > > > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya > > kurang > > > > > > lebih > > > > > > > > > > sama > > > > > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat > > > > > > manusia > > > > > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau > > > > > > menjadi > > > > > > > > umat > > > > > > > > > > yg > > > > > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap > > terpuruk > > > > > > dalam > > > > > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak > > manusiawi. > > > > > > Things > > > > > > > > like > > > > > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. > > mirip > > > > > > juga > > > > > > > > dengan > > > > > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda > > percaya > > > > > > TUHAN > > > > > > > > atau > > > > > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi > > peradaban-peradaban > > > > > > kuno > > > > > > > > dan > > > > > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama > > > > > > Hindustin, > > > > > > > > dll > > > > > > > > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan > > representasi > > > > > > dari > > > > > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa > > > > fisik, > > > > > > > > > > misalnya > > > > > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti > > Dewa > > > > > > > > Shiwa. > > > > > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan > > > > > > realitas > > > > > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta > > > > saja, > > > > > > dan > > > > > > > > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa > > Shiva > > > > > > > > sebagai > > > > > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya > > > > adalah > > > > > > > > diri > > > > > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah > > Shiva, > > > > > > maka > > > > > > > > kita > > > > > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya > > > > > > dikonsepkan > > > > > > > > bahwa > > > > > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah > > sama-sekali, > > > > > > dan > > > > > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg > > tentu > > > > > > saja > > > > > > > > > > berubah > > > > > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di > > Perjanjian > > > > > > Lama. > > > > > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan > > yg > > > > > > berada > > > > > > > > di > > > > > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di > > sini, > > > > > > ada > > > > > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya > > > > > > sekaligus > > > > > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. > > > > Berkaitan. > > > > > > Dan > > > > > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak > > dikenal. > > > > > > Yg > > > > > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol > > > > > > sebagai > > > > > > > > dewa > > > > > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk > > simbol > > > > > > api, > > > > > > > > dsb. > > > > > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari > > > > semua > > > > > > > > dewa > > > > > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak > > terdefinisikan. Di > > > > > > > > India > > > > > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak > > Dan > > > > > > > > > > diajarkan > > > > > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan > > > > pegang > > > > > > > > remote > > > > > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke > > Padang > > > > > > > > sebagai > > > > > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi > > > > sekolah > > > > > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum > > > > kapok > > > > > > > > juga, > > > > > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak > > ada > > > > > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani > > dan > > > > > > Islam > > > > > > > > > > selalu > > > > > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor > > dan > > > > > > siap > > > > > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah > > mau > > > > > > > > memaksakan > > > > > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, > > dan > > > > > > > > entah > > > > > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > > > > > > > > cerita-cerita > > > > > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang > > datang > > > > > > dari > > > > > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata > > > > Eloha > > > > > > > > 'dia > > > > > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha > > diadopsi > > > > di > > > > > > > > Timur > > > > > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang > > dewa/ > > > > > > TUHAN/ > > > > > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan > > > > > > mitologi > > > > > > > > di > > > > > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu > > > > menyebutkan > > > > > > > > bahwa > > > > > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang > > sekarang > > > > > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan > > > > > > sebenarnya > > > > > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah > > mempunyai > > > > > > > > > > tekhnologi > > > > > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang > > > > melahirkan > > > > > > > > cargo > > > > > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai > > benda > > > > > > dewa > > > > > > > > oleh > > > > > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi > > orang-orang > > > > > > > > primitif > > > > > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu > > > > > > sempat > > > > > > > > datang > > > > > > > > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. > > anda > > > > > > baca > > > > > > > > buku > > > > > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di > > > > situ > > > > > > > > malahan > > > > > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras > > > > > > manusia > > > > > > > > di > > > > > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh > > makhluk > > > > > > luar > > > > > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar > > > > > > angkasa > > > > > > > > itu, > > > > > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka > > > > akhirnya > > > > > > > > menjadi > > > > > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di > > > > > > berbagai > > > > > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, > > cuma > > > > > > > > kitalah > > > > > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada > > dimensi-dimensi > > > > > > lain > > > > > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk > > berkomunikasi > > > > > > > > dengan > > > > > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak > > > > > > menggunakan > > > > > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita > > sendiri > > > > > > > > saja. > > > > > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan > > simbol-simbol > > > > > > saja. > > > > > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka > > space > > > > > > > > brother > > > > > > > > > > yg > > > > > > > > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita > > dari > > > > > > zaman > > > > > > > > > > dahulu > > > > > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana > > menurut > > > > > > anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none > > > > > > their > > > > > > > > inner > > > > > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based > > on > > > > my > > > > > > own > > > > > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat > > > > > > semalaman. > > > > > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg > > > > > > ditulis > > > > > > > > di > > > > > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah > > > > > > benar > > > > > > > > ada > > > > > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut > > saya > > > > > > tidak > > > > > > > > > > ada. > > > > > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin > > yg > > > > > > begitu > > > > > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg > > > > > > kemudian > > > > > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa > > kaki > > > > > > saya > > > > > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak > > mau > > > > > > > > lepas. > > > > > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma > > merasakan > > > > > > > > > > dekapannya > > > > > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa > > namanya > > > > > > > > 'Darmo > > > > > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan > > > > malaikat > > > > > > itu > > > > > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua > > > > tahun > > > > > > > > lalu > > > > > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi > > asli, > > > > > > > > sebenarnya. > > > > > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg > > sekarang > > > > > > kita > > > > > > > > sebut > > > > > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami > > editting. > > > > > > > > Sudah > > > > > > > > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' > > dalam > > > > > > > > Alkitab > > > > > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan > > > > > > turun > > > > > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku > > primitif > > > > > > Amazon > > > > > > > > > > yang > > > > > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar > > > > > > pesawat > > > > > > > > jet > > > > > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat > > jet > > > > > > > > tersebut > > > > > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah > > > > > > kedatangan > > > > > > > > > > saya > > > > > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang > > > > datang > > > > > > > > akan > > > > > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan > > > > adanya > > > > > > > > 'cargo > > > > > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu > > > > > > dianggap > > > > > > > > > > burung > > > > > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan > > sosok > > > > > > asli, > > > > > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha > > dengan > > > > > > payung > > > > > > > > > > tanpa > > > > > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita > > > > > > relief-relief > > > > > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran > > space > > > > > > > > brother > > > > > > > > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang > > > > > > masuk > > > > > > > > akal > > > > > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena > > jika > > > > > > yang > > > > > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > > > > > > > > orang-orang > > > > > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang > > pada > > > > > > > > zaman > > > > > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif > > > > zaman > > > > > > > > dahulu > > > > > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal > > juga. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. > > Dulu > > > > > > saya > > > > > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa > > > > luar, > > > > > > dan > > > > > > > > itu > > > > > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan > > komunikasi. > > > > > > Tapi > > > > > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan > > lain, > > > > > > > > akhirnya > > > > > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara > > manusia > > > > > > masa > > > > > > > > lalu > > > > > > > > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi > > > > > > Matahari yg > > > > > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di > > masa > > > > > > lalu > > > > > > > > yg > > > > > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan > > selama > > > > > > 2,000 > > > > > > > > > > tahun > > > > > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun > > > > > > temurun, > > > > > > > > dan > > > > > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah > > > > > > keturunan > > > > > > > > > > Dewi > > > > > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki > > kisah-kisah > > > > > > semacam > > > > > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar > > > > > > angkasa > > > > > > > > dan > > > > > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. > > > > > > Etnik > > > > > > > > > > lainnya > > > > > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut > > > > > > sebagai > > > > > > > > mitos, > > > > > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun > > > > > > temurun, > > > > > > > > bagian > > > > > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama > > asing > > > > > > dari > > > > > > > > > > luar > > > > > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the > > belief > > > > > > that we > > > > > > > > > > have > > > > > > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe > > that, > > > > > > but I > > > > > > > > have > > > > > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, > > > > despite > > > > > > my > > > > > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical > > twin > > > > > > > > brother. > > > > > > > > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa > > telah > > > > > > bertemu > > > > > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di > > ARASH. > > > > > > > > Bagaimana > > > > > > > > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. > > Menurut > > > > > > saya > > > > > > > > biar > > > > > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang > > bermacam-macam. > > > > > > > > Artinya > > > > > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan > > > > > > sebagai > > > > > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang > > sudah > > > > > > tau > > > > > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah > > melihat > > > > > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan > > untuk > > > > > > > > melakukan > > > > > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka > > tau > > > > > > > > > > perbuatannya > > > > > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan > > > > > > menyaksikan > > > > > > > > di > > > > > > > > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia > > > > > > ketika > > > > > > > > kita > > > > > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, > > lalu > > > > > > > > ekstrim > > > > > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita > > > > jatuh > > > > > > > > bangun > > > > > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting > > setir ke > > > > > > > > kanan. > > > > > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu > > > > > > seperti > > > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh > > bangun > > > > > > dari > > > > > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat > > > > > > kefanatikan > > > > > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme > > meraja-lela. > > > > > > > > Mereka > > > > > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati > > sekarang > > > > > > tidak > > > > > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada > > > > > > kehancuran. > > > > > > > > Dan > > > > > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada > > di > > > > > > > > tengah > > > > > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg > > > > penting > > > > > > > > kita > > > > > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti > > bahwa > > > > > > kita > > > > > > > > juga > > > > > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi > > > > kita > > > > > > > > bahkan > > > > > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran > > yg > > > > > > anda > > > > > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar > > > > > > penyatuan > > > > > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat > > keberadaannya > > > > di > > > > > > > > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar > > pineal. > > > > > > > > Kelenjar > > > > > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan > > secara > > > > > > salah > > > > > > > > > > kaprah > > > > > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang > > > > > > lebih > > > > > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya > > > > mudah. > > > > > > > > > > Tentukan > > > > > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik > > titik > > > > > > itu > > > > > > > > ke > > > > > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. > > > > > > Tempat > > > > > > > > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut > > > > > > makhluk > > > > > > > > hidup. > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita > > > > > > disebut > > > > > > > > > > mati. > > > > > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau > > > > > > tidak > > > > > > > > adanya > > > > > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila > > kita > > > > > > > > katakan > > > > > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam > > > > > > kelenjar > > > > > > > > pineal > > > > > > > > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new > > @ymail > > > > > > and > > > > > > > > > > @rocketmail. > > > > > > > > > > > Hurry before someone else does! > > > > > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > |
|
|
Re: Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers KitaItut dung klo gu gu yo no.. .. power by nanda BakiakBerry® -----Original Message----- From: "dogod.godog" <dogod.godog@...> Date: Tue, 03 Nov 2009 12:19:11 To: <Spiritual-Indonesia@...> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Tuhan dan Malaikat adalah Space Brothers Kita <http://holespirit.ning.com/> Hehehe, ya mendingan guyon bin santai ajah... :) Be Fun TuHanTu --- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi <iskandar.effendi@...> wrote: > > ....aahh,,, lebih enak guyon aja dah.... > dari mana datang nya linta. > dari sawah turun kekali. > dari mana datang nya cinta > dari mata turun kehati. > ..................................trus nasarudin mulai bikin tebakkan lagi., > untuk sains. > bisa nggak para sains menentukan "kapan , dimana, dan berapa kekuatan gempa > yang bakal terjadi" > .....nohhhh,,,jawaban nya harus 100% betul.... > para sains, sampai hari ini cuma bisa bilang......hohohoho, elmu sains kami > belum sampe disitu ....nantiiiiiii pasti bisa.... > nasaradin malah bisa menjawab........ hohohoho...5menit lagi, gempa lokal, > di tempat tidur, kecepatan naik turun, magnitudenya sedang sedang saja, > ............bobok ahhhhhh....mau bikin gempa dulu yaaaa.. > > > > Pada 3 November 2009 00:37, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@... > > menulis: > > > > > > > Hahahaha... Ntar ditanya lagi kok...siapa bapak/ibu dari bapak/ibu > > bapak/ibu/kakek/nenek moyang manusia... Masihkah manusia?...:D... > > > > Be Fun > > > > TuHanTu > > > > http://holespirit.ning.com > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., iskandar effendi > > iskandar.effendi@ wrote: > > > > > > Ada tebakkan nih,,, seru juga.. > > > *Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk > > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA > > > KAMU?* End of quote.* > > > *jawaban nya...MANUSIA. > > > *.hahaha,,, ada ada saja. > > > salam > > > ie > > > Pada 3 November 2009 00:11, tuhantu.hantuhantu tuhantu.hantuhantu@ > > > > > > menulis: > > > > > > > > > > > > > > > Quote: pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk > > > > manusia.... .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK > > KAMU.?.....SIAPA > > > > KAMU?* End of quote. > > > > > > > > TuHanTu: Trims pertanyaannya... Kalau pertanyaan di atas ditujukan > > kepada > > > > semua manusia...Maka, tentu tiap manusia punya -atau memlihi- ´jendela´ > > apa > > > > yg akan dia gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut... > > > > > > > > Seorang manusia jika memilih sains sebagai ´jendela´ maka tentu yang > > > > bersangkutan akan menjawab pertanyaan tersebut, yakni DNA. > > > > > > > > Karena dalam sains, DNA adalah bentuk peng-identifikasian itu > > sendiri... > > > > Artinya, dengan menggunakan jendela sains, pertanyaan tersebut masih > > bisa > > > > terjawab... Di luar itu, maka jawaban-jawaban atas pertanyaan > > > > tersebut menjadi subjektif. > > > > > > > > Sementara pertanyaan yg sebelumnya saya ajukan, tidak bisa terjawab, > > > > sekalipun menggunakan sains sebagai ´jendela´...Sebelumnya saya katakan > > > > bahwa sains adalah salah satu jendela. Tapi bukan satu-satunya jendela > > untuk > > > > melihat hidup dan kehidupan... > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > http://holespirit.ning.com > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., daniel ADE RAY > > danieladeray@ > > > > wrote: > > > > > > > > > > pertanyaan sederhana saja, bukan untuk sains, namun untuk > > > > manusia.... > > > > > .........*SIAPA IBU KAMU?...... SIAPA BAPAK KAMU.?.....SIAPA KAMU?* > > > > > ..... > > > > > > > > > > 2009/11/1 dogod.godog dogod.godog@ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Pertanyaannya Tuhantu itu aku bisa jawab kok:-) > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In > > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > > > "blubps" blubps@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > hai Mas Tuhantu.... > > > > > > > apa kabar, Mas Tuhantu? > > > > > > > napa kalo nongol di sini cuma seupil2, Mas Tuhantu? > > > > > > > > > > > > > > biarlah, sebangsa Mas Wawan Setiawan yang menjawab pertanyaan Mas > > > > > > Tuhantu. > > > > > > > > > > > > > > blubps mah bagian sorak2 doang. > > > > > > > haha...! > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > > > blubps > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In > > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > > > "tuhantu.hantuhantu" > > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Quote: coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > > > > > > > sains....End of quote. > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu: What is the highest intelligent?...hihihi... > > > > > > > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com <http://holespirit.ning.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@... > > <Spiritual-Indonesia% > > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > > > "blubps" <blubps@> > > > > > > wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > fatamorgana, kali. kali2 aja.... > > > > > > > > > > > > > > > > > > coba, mana pertanyaan2 yang tidak bisa terjawab oleh > > sains.... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > blub! > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@... > > <Spiritual-Indonesia% > > > > 40yahoogroups.com>, > > > > > > > > > > "tuhantu.hantuhantu" > > > > > > > > tuhantu.hantuhantu@ wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Quote:... dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. > > ada > > > > > > konsep > > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, > > sains > > > > > > > > adalah > > > > > > > > > > no 1. End of quote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu: Ada keterbatasan dalam sains... Sains hanyalah > > > > > > metode... > > > > > > > > Salah > > > > > > > > > > satu jendela dalam melihat/mengenali hidup dan kehidupan... > > > > Jika > > > > > > > > sains > > > > > > > > > > adalah numbre uno, kata ´ketidak-terhingaan´ dalam > > > > > > menjelaskan > > > > > > > > > > Raelian (whatever that is) adalah salah satu bentuk > > > > > > > > > > ´KataMorgana´... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya bisa kasih pertanyaan-pertanyaan yg tidak bisa > > terjawab > > > > > > oleh > > > > > > > > > > sains... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Be Fun > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > TuHanTu > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > http://holespirit.ning.com > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In Spiritual-Indonesia@... > > > > <Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>, > > > > > > > > > > leonardo rimba > > > > > > > > > > <leonardo_rimba@> wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Friends, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Apakah benar Tuhan dan para malaikat itu space > > kita? > > > > > > > > Makhluk > > > > > > > > > > > angkasa luar yg mengajarkan nenek moyang kita untuk mulai > > > > > > menjadi > > > > > > > > > > > manusiawi? Dan apakah benar sampai sekarang space > > brothers > > > > > > masih > > > > > > > > suka > > > > > > > > > > > mondar mandir mengunjungi kita? Munculnya suka tiba-tiba, > > > > > > makanya > > > > > > > > > > > jangan kaget dan marah kalau bertemu dengan manusia yg > > anda > > > > > > anggap > > > > > > > > > > agak > > > > > > > > > > > aneh penampilannya. Ada yg tidak klop. Kemungkinan besar > > itu > > > > > > space > > > > > > > > > > > brother kita yg sedang dalam perjalanan incognito di bumi > > > > ini. > > > > > > > > Space > > > > > > > > > > > brothers selalu berharap, siapa tahu ada yg percaya. > > Siapa > > > > > > tahu > > > > > > > > ada yg > > > > > > > > > > > mau menjadi 'implant agent' atau agen rahasia dari space > > > > > > brothers > > > > > > > > > > > seperti para nabi masa lalu di banyak kebudayaan (dan > > seperti > > > > > > saya > > > > > > > > > > juga > > > > > > > > > > > sekarang ini)... Percakapan kedua dilakukan dengan > > seorang > > > > > > rekan > > > > > > > > yg > > > > > > > > > > > pernah bertemu Tuhan di Arash. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 1: TUHAN DAN MALAIKAT ADALAH SPACE > > KITA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hai Mas Leo, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya seorang Raelian, spiritualitas saya mirip > > Buddhist, > > > > > > dan > > > > > > > > yang > > > > > > > > > > > terpenting dalam Raelian adalah ketidak-terhinggaan. > > Tidak > > > > ada > > > > > > > > konsep > > > > > > > > > > > TUHAN dalam spiritualitas saya. Dalam spiritualitas saya, > > > > > > sains > > > > > > > > adalah > > > > > > > > > > > no 1. Elohim kami artikan sebagai ilmuwan yang datang > > dari > > > > > > planet > > > > > > > > > > lain, > > > > > > > > > > > karena Elohim sendiri berasal dari kata jamak. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tolong, bagaimana pendapat anda, saya ingin berdiskusi > > dengan > > > > > > > > anda, > > > > > > > > > > > jika berkenan, mohon di-download ebook-ebook ajaran > > Raelian > > > > > > untuk > > > > > > > > > > > pendalaman materi nanti saat kita berdiskusi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > <http://indoraelian.org/index.php/download> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Download | RAELIAN INDONESIA > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Source: indoraelian.org > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Amanat Elohim untuk anak-anaknya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Kayaknya saya pernah tahu sekilas tentang itu. > > anda > > > > > > bisa > > > > > > > > > > upload sendiri ebook itu ke milis spiritual indonesia > > > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > Upload saja, dan perkenalkan diri anda. Bisa tanya-jawab > > juga > > > > > > > > dengan > > > > > > > > > > > rekan-rekan di sana. Members 2,100 +. I believe it's > > better > > > > > > that > > > > > > > > you > > > > > > > > > > > hold a discussion with many more friends there, > > unmoderated. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Mmm, aku gak berani di group mas, di sana nanti > > > > keroyokan, > > > > > > > > saya > > > > > > > > > > ingin berdiskusi empat mata dengan anda :D hehe, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Boleh aja, silahkan spontan aja deh sharingnya, tulis > > apa > > > > > > > > adanya > > > > > > > > > > > aja, nanti aku tanggapin di sini juga. To be honest, I > > have > > > > no > > > > > > > > time to > > > > > > > > > > > read the ebook. Dulu kayaknya pernah aku buka, isinya > > kurang > > > > > > lebih > > > > > > > > > > sama > > > > > > > > > > > seperti banyak tulisan New Age, yaitu bagaimana kita umat > > > > > > manusia > > > > > > > > > > > memiliki kesempatan untuk membuat keputusan. Apakah mau > > > > > > menjadi > > > > > > > > umat > > > > > > > > > > yg > > > > > > > > > > > manusiawi, berteknologi tinggi,... atau mau tetap > > terpuruk > > > > > > dalam > > > > > > > > > > > syariat agama yg sudah tidak relevan atau tidak > > manusiawi. > > > > > > Things > > > > > > > > like > > > > > > > > > > > that. Seperti tulisan Zecharia Sitchin juga. > > mirip > > > > > > juga > > > > > > > > dengan > > > > > > > > > > > tulisan Drunvalo Melchizedek. Nothing bad in itself. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ok, kita mulai dengan tanya jawab. Apakah anda > > percaya > > > > > > TUHAN > > > > > > > > atau > > > > > > > > > > > deity yang lebih tinggi dalam mitologi > > peradaban-peradaban > > > > > > kuno > > > > > > > > dan > > > > > > > > > > > agama-agama primitif (termasuk agama-agama > > > > > > Hindustin, > > > > > > > > dll > > > > > > > > > > )? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Deities dalam agama-agama kuno itu merupakan > > representasi > > > > > > dari > > > > > > > > > > > aspek-aspek tertentu di alam semesta. Bisa berupa > > > > fisik, > > > > > > > > > > misalnya > > > > > > > > > > > Dewa Matahari. Bisa juga aspek kejiwaan manusia, seperti > > Dewa > > > > > > > > Shiwa. > > > > > > > > > > > Dengan kata lain, deities ini cuma simbol saja, dan bukan > > > > > > realitas > > > > > > > > > > > akhir atau hakekat dari apa yg mau dikomunikasikan. Peta > > > > saja, > > > > > > dan > > > > > > > > > > > bukan wilayahnya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Peta pulau Jawa bukanlah pulau Jawa secara fisik. Dewa > > Shiva > > > > > > > > sebagai > > > > > > > > > > > simbol manusia seutuhnya adalah peta. Manusia seutuhnya > > > > adalah > > > > > > > > diri > > > > > > > > > > > kita sendiri. Kesadaran kita. Ketika kita menyembah > > Shiva, > > > > > > maka > > > > > > > > kita > > > > > > > > > > > menyembah kesadaran kita sendiri saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Elohim yg muncul di bangsa Yahudi lain lagi. Mulanya > > > > > > dikonsepkan > > > > > > > > bahwa > > > > > > > > > > > ada Tuhan yg berada di luar ciptaannya. Terpisah > > sama-sekali, > > > > > > dan > > > > > > > > > > > melakukan penciptaan. Ini konsep asli dari Elohim yg > > tentu > > > > > > saja > > > > > > > > > > berubah > > > > > > > > > > > terus. Lama kelamaan diperhalus oleh nabi-nabi di > > Perjanjian > > > > > > Lama. > > > > > > > > > > > Tetapi konsepnya tetap sama saja, yaitu bahwa ada Tuhan > > yg > > > > > > berada > > > > > > > > di > > > > > > > > > > > luar kesadaran manusia. Bahkan di luar alam semesta. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Agama-agama di India, Cina dan Jepang tidak begitu. Di > > sini, > > > > > > ada > > > > > > > > > > > pengertian bahwa manusia secara fisik dan kesadarannya > > > > > > sekaligus > > > > > > > > > > > merupakan bagian tak terpisahkan dari alam semesta. > > > > Berkaitan. > > > > > > Dan > > > > > > > > > > > Tuhan yg memberikan hukum-hukum seperti Elohim tidak > > dikenal. > > > > > > Yg > > > > > > > > > > > dikenal adalah hukum-hukum alam biasa yg diberikan simbol > > > > > > sebagai > > > > > > > > dewa > > > > > > > > > > > dewi. Dewa Bayu untuk simbol angin. Dewa Agni untuk > > simbol > > > > > > api, > > > > > > > > dsb. > > > > > > > > > > > Tuhan di kebudayaan non semitik ini adalah gabungan dari > > > > semua > > > > > > > > dewa > > > > > > > > > > > dewi itu, dan lebih lagi... Tuhan yg tidak > > terdefinisikan. Di > > > > > > > > India > > > > > > > > > > > disebut Brahman, dan di Cina disebut Tao. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Di agama Yahudi, Tuhan itu didefinisikan sejak > > Dan > > > > > > > > > > diajarkan > > > > > > > > > > > bahwa Tuhan ada di luar alam semesta ciptaan-Nya. Tuhan > > > > pegang > > > > > > > > remote > > > > > > > > > > > control. Tuhan bisa mengirimkan bencana gempa bumi ke > > Padang > > > > > > > > sebagai > > > > > > > > > > > hukuman atas kelakuan Walikota Padang yg memaksa siswi > > > > sekolah > > > > > > > > > > > mengenakan jilbab. Dan kalau walikota Padang masih belum > > > > kapok > > > > > > > > juga, > > > > > > > > > > > maka bencana demi bencana akan datang terus menerus tidak > > ada > > > > > > > > > > > putus-putusnya. Tuhan menurut konsepsi Yahudi, Nasrani > > dan > > > > > > Islam > > > > > > > > > > selalu > > > > > > > > > > > seperti itu cara bekerjanya. Tuihan ada di depan monitor > > dan > > > > > > siap > > > > > > > > > > > meledakkan bagian bumi mana saja yg terlalu jahilliyah > > mau > > > > > > > > memaksakan > > > > > > > > > > > syariat. Aceh sudah kena tsunami. Padang kena gempa bumi, > > dan > > > > > > > > entah > > > > > > > > > > > wilayah mana lagi setelah ini... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Oke saya menangkap, tapi apakah tidak heran kenapa > > > > > > > > cerita-cerita > > > > > > > > > > mitologi kuno itu sangat strong? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Contohnya Elohim, yang berasal dari kata 'mereka yang > > datang > > > > > > dari > > > > > > > > > > > langit', sebenarnya mereka jamak, yang berasal dari kata > > > > Eloha > > > > > > > > 'dia > > > > > > > > > > > yang datang dari langit', yang kemudian kata Eloha > > diadopsi > > > > di > > > > > > > > Timur > > > > > > > > > > > Tengah seperti oleh agama Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yang saya herankan, mitologi kuno yang > > dewa/ > > > > > > TUHAN/ > > > > > > > > > > > malaikat itu datang dari langit tampak sangat klop dengan > > > > > > mitologi > > > > > > > > di > > > > > > > > > > > daerah lain. Sebut saja, hampir semua mitologi itu > > > > menyebutkan > > > > > > > > bahwa > > > > > > > > > > > Tuhan/ dewa itu memiliki sosok. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Menurut saya sendiri, dewa-dewa tersebut atau yang > > sekarang > > > > > > > > > > > disalah-artikan dengan menyebut Tuhan dan > > > > > > sebenarnya > > > > > > > > > > > adalah space brother. Ya, space brother yang sudah > > mempunyai > > > > > > > > > > tekhnologi > > > > > > > > > > > tinggi yang datang dari planet lain. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Hal ini pernah terjadi ketika perang dunia II, yang > > > > melahirkan > > > > > > > > cargo > > > > > > > > > > > cult, dimana kaleng-kaleng Coca-Cola diartikan sebagai > > benda > > > > > > dewa > > > > > > > > oleh > > > > > > > > > > > suku primitif di Papua Nugini. Begitu juga bagi > > orang-orang > > > > > > > > primitif > > > > > > > > > > > ini, space brother yang datang dari planet jauh ini dulu > > > > > > sempat > > > > > > > > datang > > > > > > > > > > > ke bumi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bagaimana menurut anda pandangan saya ini? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I have no problem with that kind of opinion. > > anda > > > > > > baca > > > > > > > > buku > > > > > > > > > > > karya Zecharia Sitchin yg judulnya 'the Third Planet', di > > > > situ > > > > > > > > malahan > > > > > > > > > > > anda akan menemukan bahwa Sitchin menyimpulkan bahwa ras > > > > > > manusia > > > > > > > > di > > > > > > > > > > > bumi ini merupakan hasil peternakan yg dimulai oleh > > makhluk > > > > > > luar > > > > > > > > > > > angkasa. Dewa-dewa Mesopotamia merupakan para tokoh luar > > > > > > angkasa > > > > > > > > itu, > > > > > > > > > > > yg kemudian saling berperang. Kisah peperangan mereka > > > > akhirnya > > > > > > > > menjadi > > > > > > > > > > > awal dari mitos Tuhan yg jamak itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ada juga teori yg bilang bahwa ada berbagai makhluk di > > > > > > berbagai > > > > > > > > > > > dimensi. Dan di dimensi ruang dan waktu yg kita kenal, > > cuma > > > > > > > > kitalah > > > > > > > > > > > penghuninya. Paralel dengan dimensi kita, ada > > dimensi-dimensi > > > > > > lain > > > > > > > > > > > dengan makhluk-makhluknya sendiri. Tetapi untuk > > berkomunikasi > > > > > > > > dengan > > > > > > > > > > > mereka kita tidak bisa menggunakan alat apapun. Tidak > > > > > > menggunakan > > > > > > > > > > > pesawat canggih, tetapi masuk ke dalam kesadaran kita > > sendiri > > > > > > > > saja. > > > > > > > > > > > Tetapi akhirnya kita cuma akan bertemu dengan > > simbol-simbol > > > > > > saja. > > > > > > > > > > > Simbolnya bisa juga berbentuk space brother. Saya suka > > space > > > > > > > > brother > > > > > > > > > > yg > > > > > > > > > > > cute. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Lalu, apakah mungkin para nabi dan para pencerita > > dari > > > > > > zaman > > > > > > > > > > dahulu > > > > > > > > > > > pernah bertemu dengan space brother ini? Bagaimana > > menurut > > > > > > anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Mereka bertemu dengan malaikat who is none > > > > > > their > > > > > > > > inner > > > > > > > > > > > self. Tapi itu apa yg saya percayai. I believe so, based > > on > > > > my > > > > > > own > > > > > > > > > > > understanding. Nabi Yakub bergulat dengan satu malaikat > > > > > > semalaman. > > > > > > > > > > > Bergulat secara fisik. Itu kalau kita mau percaya apa yg > > > > > > ditulis > > > > > > > > di > > > > > > > > > > > kitab Genesis yg, konon, ditulis oleh Musa. Tetapi apakah > > > > > > benar > > > > > > > > ada > > > > > > > > > > > malaikat yg bergulat secara fisik dengan Yakub? Menurut > > saya > > > > > > tidak > > > > > > > > > > ada. > > > > > > > > > > > Kemungkinan besar Yakub cuma mengalami pergulatan batin > > yg > > > > > > begitu > > > > > > > > > > > intens sehingga dia merasa bergulat dengan suatu sosok yg > > > > > > kemudian > > > > > > > > > > > di-interpretasikan sebagai satu malaikat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Saya sendiri pernah antara tidur dan tidak tidur merasa > > kaki > > > > > > saya > > > > > > > > > > > dipegangin oleh satu makhluk. Saya tendang-tendang tidak > > mau > > > > > > > > lepas. > > > > > > > > > > > Saya tidak bisa melihat makhluk itu apa, saya cuma > > merasakan > > > > > > > > > > dekapannya > > > > > > > > > > > di kaki saya yg begitu kuat. Dan saya cuma tahu bahwa > > namanya > > > > > > > > 'Darmo > > > > > > > > > > > Gandhul'... So, mungkin kisah perjumpaan Yakub dengan > > > > malaikat > > > > > > itu > > > > > > > > > > > merupakan pengalaman serupa dengan apa yg saya alami dua > > > > tahun > > > > > > > > lalu > > > > > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Lagipula kisah-kisah para nabi Yahudi itu tidak lagi > > asli, > > > > > > > > sebenarnya. > > > > > > > > > > > Ketika dituliskan menjadi buku-buku best seller yg > > sekarang > > > > > > kita > > > > > > > > sebut > > > > > > > > > > > sebagai kitab suci, kisah-kisah itu sudah mengalami > > editting. > > > > > > > > Sudah > > > > > > > > > > > mengandung interpretasi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Hmm, kalo menurut saya, 'malaikat' maupun 'Tuhan' > > dalam > > > > > > > > Alkitab > > > > > > > > > > > adalah sosok asli, itulah kenapa cerita mereka strong dan > > > > > > turun > > > > > > > > > > > temurun. Jika kita membawa pesawat jet kepada suku > > primitif > > > > > > Amazon > > > > > > > > > > yang > > > > > > > > > > > tidak mengenal peradaban bertekhnologi, kemungkinan besar > > > > > > pesawat > > > > > > > > jet > > > > > > > > > > > disebut kendaraan dewa, dan saya yang berkendara pesawat > > jet > > > > > > > > tersebut > > > > > > > > > > > disebut dewa. Kita bisa tes saja, seratus tahun setelah > > > > > > kedatangan > > > > > > > > > > saya > > > > > > > > > > > di pedalaman Amazon tersebut, cerita mengenai dewa yang > > > > datang > > > > > > > > akan > > > > > > > > > > > diturunkan turun temurun. Hal ini sudah terbukti dengan > > > > adanya > > > > > > > > 'cargo > > > > > > > > > > > cult' pada masa PD II, di mana pesawat Amerika kala itu > > > > > > dianggap > > > > > > > > > > burung > > > > > > > > > > > besi ( kendaraan dewa ) yang patut disembah oleh mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Jadi saya berpendapat, cerita di Alkitab itu asli, dan > > sosok > > > > > > asli, > > > > > > > > > > > begitu juga di Veda dengan kendaraan vimana, Buddha > > dengan > > > > > > payung > > > > > > > > > > tanpa > > > > > > > > > > > tutup, Al Quran dengan arsy dan buraq, dan cerita > > > > > > relief-relief > > > > > > > > > > > peradaban-peradaban kuno yang menggambarkan kehadiran > > space > > > > > > > > brother > > > > > > > > > > ini. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Cerita Yakub yang anda ceritakan tadi menurut saya kurang > > > > > > masuk > > > > > > > > akal > > > > > > > > > > > jika hal tersebut hanya karena pergulatan batin, karena > > jika > > > > > > yang > > > > > > > > > > > terjadi demikian, cerita dalam Alkitab yang ditulis oleh > > > > > > > > orang-orang > > > > > > > > > > > primitif zaman dahulu tidak akan terlihat strong. Memang > > pada > > > > > > > > zaman > > > > > > > > > > > sekarang, cerita tentang pergulatan batin orang primitif > > > > zaman > > > > > > > > dahulu > > > > > > > > > > > yang kemudian dijadikan kitab cukup tampak masuk akal > > juga. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = I genuinely wished to believe that they were true. > > Dulu > > > > > > saya > > > > > > > > > > > begitu, saya percaya Musa bertemu dengan makhluk angkasa > > > > luar, > > > > > > dan > > > > > > > > itu > > > > > > > > > > > tabut perjanjian isinya alat-alat teknologi dan > > komunikasi. > > > > > > Tapi > > > > > > > > > > > setelah saya pelajari berbagai kisah kuno di kebudayaan > > lain, > > > > > > > > akhirnya > > > > > > > > > > > saya berkesimpulan bahwa memang seperti itulah cara > > manusia > > > > > > masa > > > > > > > > lalu > > > > > > > > > > > menceritakan asal usul mereka. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bangsa Jepang, misalnya, mereka percaya bahwa ada Dewi > > > > > > Matahari yg > > > > > > > > > > > menurunkan keluarga pendeta Shinto paling berpengaruh di > > masa > > > > > > lalu > > > > > > > > yg > > > > > > > > > > > lalu diangkat sebagai kaisar. Dan itu sudah bertahan > > selama > > > > > > 2,000 > > > > > > > > > > tahun > > > > > > > > > > > lebih. Keluarga yg sama tetap menjadi kaisar secara turun > > > > > > temurun, > > > > > > > > dan > > > > > > > > > > > legitimasi mereka adalah kepercayaan bahwa mereka adalah > > > > > > keturunan > > > > > > > > > > Dewi > > > > > > > > > > > Matahari yg di Jepang disebut sebagai Amaterasu Omikami. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat tradisional Indonesia juga memiliki > > kisah-kisah > > > > > > semacam > > > > > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > Yg saya ingat ada kisah tentang dewi yg turun dari luar > > > > > > angkasa > > > > > > > > dan > > > > > > > > > > > mengajarkan adat budaya kepada masyarakat Sulawesi Utara. > > > > > > Etnik > > > > > > > > > > lainnya > > > > > > > > > > > juga memiliki kepercayaan serupa yg sekarang kita sebut > > > > > > sebagai > > > > > > > > mitos, > > > > > > > > > > > tetapi di masa lalu dipegang sebagai kepercayaan turun > > > > > > temurun, > > > > > > > > bagian > > > > > > > > > > > dari agama tradisional mereka sebelum masuk agama-agama > > asing > > > > > > dari > > > > > > > > > > luar > > > > > > > > > > > seperti Hindu, Buddha, Kristen dan Islam. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > But I have no problem with theories propagating the > > belief > > > > > > that we > > > > > > > > > > have > > > > > > > > > > > space brothers. I myself would really like to believe > > that, > > > > > > but I > > > > > > > > have > > > > > > > > > > > to maintain the strongest evidence I could get so far, > > > > despite > > > > > > my > > > > > > > > > > > personal longing to have either an etheric or a physical > > twin > > > > > > > > brother. > > > > > > > > > > > The latter is preferable. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > PERCAKAPAN 2: SAYA PERNAH BERTEMU TUHAN DI ARASH > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ada kelompok tertentu yang mengatakan bahwa > > telah > > > > > > bertemu > > > > > > > > > > > TUHAN, saya bertanya di mana tempatnya? Jawabannya di > > ARASH. > > > > > > > > Bagaimana > > > > > > > > > > > pendapat anda? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Arash? Rasanya saya pernah dengar istilah itu. > > Menurut > > > > > > saya > > > > > > > > biar > > > > > > > > > > > saja orang bicara, istilah yg digunakan orang > > bermacam-macam. > > > > > > > > Artinya > > > > > > > > > > > mungkin sama. Kalau saya sendiri akan mengartikan > > > > > > sebagai > > > > > > > > > > > kesadaran. Di kesadaran. Consciousness. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Ya, saya sependapat dengan anda. Rasanya kita yang > > sudah > > > > > > tau > > > > > > > > > > > tentang diri kita sendiri... terasa amat sangat gerah > > melihat > > > > > > > > > > > kesombongan manusia-manusia yg mengatas namakan Tuhan > > untuk > > > > > > > > melakukan > > > > > > > > > > > perbuatan yg tidak berperi kemanusiaan. Pedahal mereka > > tau > > > > > > > > > > perbuatannya > > > > > > > > > > > adalah salah. Jadi tinggal kita yang bisa menonton dan > > > > > > menyaksikan > > > > > > > > di > > > > > > > > > > > kesadaran kita. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Ada yg namanya proses dalam kehidupan pribadi manusia > > > > > > ketika > > > > > > > > kita > > > > > > > > > > > bergerak dari ekstrim ke ekstrim. Mulanya ekstrim kiri, > > lalu > > > > > > > > ekstrim > > > > > > > > > > > kanan. Akhirnya kita akan berada di tengah, setelah kita > > > > jatuh > > > > > > > > bangun > > > > > > > > > > > merasakan sakitnya banting setir ke kiri dan banting > > setir ke > > > > > > > > kanan. > > > > > > > > > > > Dalam kehidupan kemasyarakatan juga seperti itu. Selalu > > > > > > seperti > > > > > > > > itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat Barat yg sangat maju sudah mengalami jatuh > > bangun > > > > > > dari > > > > > > > > > > > ekstrim ke ekstrim. Mereka pernah mengalami saat-saat > > > > > > kefanatikan > > > > > > > > > > > beragama. Pernah mengalami juga saat kapitalisme > > meraja-lela. > > > > > > > > Mereka > > > > > > > > > > > juga belajar dari pengalaman. Apa yg mereka nikmati > > sekarang > > > > > > tidak > > > > > > > > > > > datang begitu saja. Ada usaha. Ada jatuh bangun. Ada > > > > > > kehancuran. > > > > > > > > Dan > > > > > > > > > > > ada saat bangkit kembali. Kita di Indonesia sedang berada > > di > > > > > > > > tengah > > > > > > > > > > > proses semacam itu, yg memang tidak bisa dihindari. Yg > > > > penting > > > > > > > > kita > > > > > > > > > > > sebagai individu tidak terpengaruh. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Masyarakat bisa gonjang ganjing, dan itu tidak berarti > > bahwa > > > > > > kita > > > > > > > > juga > > > > > > > > > > > harus ikut gonjang-ganjing secara pribadi. Secara pribadi > > > > kita > > > > > > > > bahkan > > > > > > > > > > > bisa tenang saja, enjoy saja. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > T = Anda sering membahas sesuatu pasti dengan kesadaran > > yg > > > > > > anda > > > > > > > > > > > utamakan. Ya, saya sependapat dengan anda, hanya sekedar > > > > > > penyatuan > > > > > > > > > > > pemahaman saja. KESADARAN di diri kita tempat > > keberadaannya > > > > di > > > > > > > > mana? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > J = Menurut saya tempatnya di God Spot atau kelenjar > > pineal. > > > > > > > > Kelenjar > > > > > > > > > > > ini letaknya persis di tengah batok kepala kita dan > > secara > > > > > > salah > > > > > > > > > > kaprah > > > > > > > > > > > sering disebut sebagai cakra mata ketiga yg memang kurang > > > > > > lebih > > > > > > > > > > > tempatnya sama. Untuk mencapai kelenjar pineal, caranya > > > > mudah. > > > > > > > > > > Tentukan > > > > > > > > > > > titik di antara kedua alis mata anda. Setelah itu tarik > > titik > > > > > > itu > > > > > > > > ke > > > > > > > > > > > dalam batok kepala anda. Itulah tempat pineal. God Spot. > > > > > > Tempat > > > > > > > > > > > kesadaran kita berada. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita masih ada, maka kita disebut > > > > > > makhluk > > > > > > > > hidup. > > > > > > > > > > > Ketika gelombang otak kita sudah tidak ada lagi maka kita > > > > > > disebut > > > > > > > > > > mati. > > > > > > > > > > > Definisi hidup dan mati secara klinis itu adalah ada atau > > > > > > tidak > > > > > > > > adanya > > > > > > > > > > > gelombang otak. Makanya tidak terlalu berlebihan apabila > > kita > > > > > > > > katakan > > > > > > > > > > > bahwa kesadaran kita tempatnya di dalam otak, di dalam > > > > > > kelenjar > > > > > > > > pineal > > > > > > > > > > > atau God Spot itu. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > + > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Leo > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > @ Komunitas Spiritual Indonesia > > > > > > > > > > <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Seorang space brother kita yg ikut shooting film > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > New Email names for you! > > > > > > > > > > > Get the Email name you've always wanted on the new > > @ymail > > > > > > and > > > > > > > > > > @rocketmail. > > > > > > > > > > > Hurry before someone else does! > > > > > > > > > > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > |
| < Prev | 1 - 2 | Next > |
| Free embeddable forum powered by Nabble | Forum Help |