saya kira pertanyaan yang lebih tepat bukanlah apa yang BK maui thd
Pancasila...tapi apa yang BUNG KARNO maui terhadap masa depan republik
kesatuan Indonesia...
=== >>
Thanks, mas Wawan.
Ya
.setuju dengan pernyataan tersebut diatas. Cukup paham.
Karena BK juga pernah bilang..bahwa Revolusi belum selesai / belum
berakhir. Dan Revolusi akan menelan korban (anak anak bangsa ? ).., maka
BK merelakan dirinya jadi tumbal peristiwa G 30 S PKI. (pasukan AU dan
Marinir sudah siap siap tinggal tunggu perintah komando untuk gempur
pasukan AD / RPKAD ).
Yang di bawah ini..juga pernah dapat.., dari bapak Suratal ( Dosen fak
Ekonomi Undip mantan ketua DPD PDI Jateng ).
Rumusan Pancasila
Kebangsaan Indonesia
Internasionalisme,-atau peri-kemanusiaan [sic!]
Mufakat,-atau demokrasi [sic!]
Kesejahteraan sosial
ke-Tuhanan yang berkebudayaan [sic!]
Rumusan Trisila
Socio-nationalisme [sic!]
Socio-demokratie [sic!]
ke-Tuhanan [sic!]
Rumusan Ekasila
Gotong-Royong [sic!]
---------- >>
yang perlu di waspadai.., dan hati hati
tidak sekedar me revisi PANCA
SILA
pada saat dan waktu yang amat tepat.
Tapi
negara ber dasarkan syariat agama. Itu..loh
sudah dekat dengan
kekuasaan. Sebentar lagi..akan dapat kursi Mentri..cukup banyak
= dana
kampanye untuk pemilu 2014. target ..Presiden dari partai itu. Sejalan
dengan keberhasilan memperoleh kursi DPR. --> Wuuiiiittt
ya harus ada
GORO GORO ..dulu.
Akankah Sejarah hitam akan terulang kembali
di negeri ini ? semoga
NGEH akan sejarah pemberontakan berdasarkan atas suatu ajaran syariat
agama
meskipun dari kelompok tertentu.., minoritas. Tapi sekarang
..sudah besar
,loh.
Tapi..saya akan melihat seperti apa adanya ( kalau di kasih jatah umur
.panjang ? ).
Dan ..kemampuan saya Cuma menulis.., bersama teman teman..yang
BERNAFASKAN UNIVERSAL di millist Beceka, PU , SI.
UNIVERSAL..berarti tidak boleh ada keterikatan ..kemelekatan..dari
bendera apapun dan tidak boleh ada doktrin indoktrinasi apapun kepada
siapapun dengan alasan apapun kepada jiwa manusia yang dari
sananya..BEBAS MERDEKA ber ibadah..ber kerokhanian..ber spiritual.
Ya..wis
.
Buat teman teman --> PEJUANG PEMIKIR PEMIKIR PEJUANG. Ingat paham
perjuangan kita.., faham kemasyarakatan dan kenegaraan yang sekaligus
adalah ideologi dan teori perjuangan rakyat indonesia.
1. Ketuhanan YME , landasan kerokhanian yang menjiwai dan
mengilhami kedua dasar berikut :
2. Sosio Nasionalisme ialah Persatuan Indonesia yang adil ,beradab
dan berkemanusiaan dengan di dijiwai dan di ilhami landasan kerokhanian
ke Tuhanan YME
3. Sosio Demokrasi, demokrasi yang adil dan berperikemanusiaan
dengan memperjuangkan Demokrasi Ekonomi, Demokrasi Sosial , Demokrasi
Politik atas dasar prinsip keadilan , kemerdekaan dan persamaan antar
manusia dan bangsa yang dijiwai / di ilhami landasan kerokhanian Ke
Tuhanan yang maha esa.
Salam Persaudaraan
Sudrajat
-----Original Message-----
From:
Spiritual-Indonesia@...
[mailto:
Spiritual-Indonesia@...] On Behalf Of selarasmilis
Sent: Thursday, July 02, 2009 2:18 PM
To:
Spiritual-Indonesia@...
Subject: Re: to mas Wawan - [Spiritual-Indonesia] Apa kata Bung Karno
dlm 50 tahun memperingati wafatnya Karl Marx...
Dear Mas Sudrajad
saya melihat bung karno dari perspektive marxisme saja, karena bung
karno juga mengaku dirinya marxist.
sedikit cerita thd bung hatta
Untuk bung Hatta sejak soviet madiun dia berseteru dengan orang-orang
kiri, bahkan sama-sama orang minang bung Hatta dan Tan Malaka berseteru.
Perlu diketahui konflik ini berkepanjangan, warisan Bung Karno
sebenarnya kepada Tan Malaka, bung Karno memberikan warisan penerus
revolusi kepada Tan Malaka tapi diveto oleh Bung Hatta.
Ada sebab juga mengapa keduanya berbeda aliran, Tan Malaka meski punya
gelar datuk, tapi hidupnya miskin, jadi dia adaptasi ke komunis cepat
sekali, sedangkan Bung Hatta dari kalangan kelas borjuasi dan mampu
bersekolah di belanda, lain dengan Tan Malaka bisa sekolah di Belanda
atas permintaan gurunya yang menganggapnya anak cerdas. Tan Malaka
sebenarnya tidak berhak bersekolah karena miskin, namun kecerdasannya
yang membuat dia mampu sampai ke Belanda, Soviet, China dan
negeri-negeri lainnya menggerakan revolusi.
Kembali kepada Bung Karno dalam perspektive marxisme...
marxisme hukum utamanya adalah yang sejati adalah perubahan...
nggak heran bung karno bilang revolusi belum selesai, atau permanent
revolusi...ini ditulis oleh Leon Trotsky dan sudah terbit edisi
Indonesia. Saya belum baca detilnya tapi asumsi saya mudah...bahwa
perubahan akan bergerak terus menerus sehingga yang namanya adaptasi
perubahan pastilah berjalan terus menerus.
kembali kepada Pancasila, saya kira bung karno tidak ingin ini
dikultuskan...mudah saja menebaknya, bung karno sudah menulis wasiat
kalau dirinya meninggal yang meneruskan revolusi adalah tan malaka, dan
jelas tan malaka itu adalah seorang komunis moscow.
tan malaka lebih tua daripada bung karno, bahkan bung karno mengaku
beberapa ide didapatnya dari tan malaka, seperti konsep republik
indonesia, ini yang menulis adalah tan malaka dengan bukunya naar de
republik indonesia, dan itu dibaca bung karno. Tan Malaka sekarang
digelari bapak Republik Indonesia atas jasanya memberikan ide Indonesia
berbentuk republik.
mohon dipahami bung karno tidak bersekolah di belanda, jadi akses ke
buku-buku dan wawasannya lebih terbatas daripada tan malaka
tan malaka mempunyai kelemahan utama, yaitu mungkin gangguan kejiwaan,
karena tan malaka sangat paranoid karena seringnya dipenjara bahkan
untuk bertemu bung karno dia tidak mengenalkan dirinya sebagai tan
malaka, orang hanya tahu dia tan malaka ketika dia bisa menjelaskan apa
yang ditulisnya, dan bung karno mengenalinya karena membaca tulisannya.
saya kira pertanyaan yang lebih tepat bukanlah apa yang BK maui thd
Pancasila...tapi apa yang BUNG KARNO maui terhadap masa depan republik
kesatuan Indonesia...
lebih penting Indonesia-nya daripada Pancasilanya...
pancasila itu hanya konsepnya...seperti setirnya...perahu besarnya
adalah Republik Kesatuan Indonesia...nahkodanya dulu bung karno...
kira-kira bukankah begitu mas sudrajad???
--- In
Spiritual-Indonesia@...
<mailto:Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com> , "Sudrajat"
<sudrajat@...> wrote:
>
>
>
> Dear mas Wawan
.Marxis. (tulisane..salah apa betul ? )
>
> Numpang tanya
,
>
> Banyak orang yang tidak tahu.arah jalan pikiran Gusdur. Ada tokoh
> nasional ..dianataranya mantan sekjen Golkar Sarwono K .., menyatakan
> bahwa untuk mengerti jalan pikiran Gusdur..baru akan diketahui / ter
> deteksi..setelah sekian tahun kemudian.
>
> Berangkat dari asumsi pemikiran tersebut diatas, ini mungkin yang
> terjadi antara Bung Hatta ..saat ber seteru ..tidak sependapat akan
> kebijakasanaan BK terlalu dekat dengan KOMUNIS.
>
> Ggguiiiimmmaaannna ????
>
> Kalau iyaaaa , siapa orang Indonesia
yang cukup mumpuni..untuk
> menyatakan diri..: saya cukup paham apa yang dimaui ..di inginkan
> BK..perihal PANCA SILA.
>
> Terima kasih
> Sudrajat
>
>